Anda di halaman 1dari 6

POLUSI TANAH

Disusun Oleh

Kelas XI.TKR.1

Reza Nurul Akbar


Ade Rama Ramdani

SMK MJPS 2 TASIKMALAYA


TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017
Polusi Tanah
Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya
Polusi tanah merupakan polusi yang menyerang tanah. Polusi pada tanah ini sama
halnya polusi yang terjadi pada udara (baca: penyebab pencemaran udara) dan polusi air.
Polusi pada tanah merupakan kerusakan yang terjadi pada lapisan tanah yang tipis dan
mempunyai manfaat, yakni tanah produktif yang bertujuan untuk menumbuhkan tanaman
sebagai sumber makanan yang ada di Bumi.
Polusi tanah juga dapat dikatakan adanya bahan pencemar atau polutan yang ada di
dalam tanah (baca: pencemaran tanah). Dengan adanya arti yang demikian maka kita dapat
mengetahui bersama bahwasannya polusi tanah ini sangat bersifat merugikan. Polusi tanah ini
dapat menyerang tanah yang berada dimana saja. Seiring dengan kemajuan zaman dan
semakin banyak aktivitas manusia, maka polusi tanah ini akan semakin banyak terjadi.

Penyebab Polusi Tanah


Ada banyak hal yang menyebabkan terjadinya polusi, baik polusi udara, polusi air,
maupun polusi tanah. Penyebab polusi tanah ini bisa berasal dari aktivitas sehari- hari
maupun dari bencana alam yang tidak dapat diduga- duga datangnya. Beberapa hal yang
menyebabkan terjadinya polusi tanah ini antara lain sebagai berikut:
Kebocoran limbah cair
Kebocoran bahan kimia indistri atau fasilitas komersial
Penggunaan pestisida secara berlebihan
Masuknya air permukaan dari tanah yang tercemar ke dalam lapisan- lapisan sub
permukaan
Terjadinya kecelakaan kendaraan yang mengangkut minyak
Air limbah dari penimbunan sampah dan juga limbah industri yang pembuangannya
langsung dibuang ke tanah (baca: jenis jenis tanah)
Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya polusi pada tanah.
Penyebab- penyebab tersebut dapat terjadi dari aktivitas sehari- hari maupun dari berbagai
peristiwa yang tidak dapat diduga sebelumnya. Apabila terdapat zat- zat polutan atau zat yang
berbahaya telah mencemari permukaan tanah (baca:kerak Bumi), maka tanah tersebut dapat
menguap dan akhirnya tersapu oleh air hujan (baca: fungsi air hujan) dan masuk ke dalam
tanah. Setelah mengendap ke dalam tanah, kemudian zat tersebut berubah menjadi zat kimia
yang beracun di dalam tanah. Ketika ada zat beracun yang ada di dalam tanah, maka hal itu
dapat mempengaruhi langsung kepada manusia, tumbuhan, dan juga binatang ketika
bersentuhan langsung dengan tanah dan juga dapat mencemari udara yang ada di atasnya.
Bahan- bahan Penyebab Terjadinya Polusi pada Tanah
Polusi dapat disebabkan oleh berbagai macam bahan. Baik yang berbentuk padat,
cair, maupun gas. Begitu pula dengan polusi yang terjadi pada tanah ini. terjadinya polusi
tanah ini dapat disebabkan oleh berbagai macam bahan. Bahan- bahan yang menyebabkan
terjadinya polusi tanah ini bisa merupakan bahan yang tersimpan di dalam tanah sendiri,
maupun bahan- bahan yang berada di luar tanah sendiri. Setidaknya ada berbagai macam
bahan yang dapat menyebabkan terjadinya polusi tanah, antara lain adalah:
1. Zat radioaktif
Zat radioaktif merupakan zat- zat yang ihasilkan oleh PLTN. Zat- zat radioaktif ini akan
muncul dari reaktor atom maupun percobaan- percobaan lain. Zat radioaktif ini
merupakan zat yang berbahaya dan bersifat merugikan sehingga dapat menyebabkan
terjadinya polusi pada tanah dan pada akhirnya akan menyebabkan adanya kerugian.

2. Nitrogen, fosfat, dan garam mineral


Bahan yang dapat mencemari tanah antara lain juga terdiri dari nitrogen, fosfat, dan
juga garam mineral. Nitrogen, fosfat, dan garam mineral ini merupakan unsur- unsur
yang sangat diperlukan oleh tumbuh- tumbuhan untuk kepentingan pertumbuhan.
Sebenarnya ketiga unsur ini sangat baik dan diperlukan oleh tanah, namun apabila
jumlah unsur- unsur tersebut berlebihan, maka unsur- unsur tersebut akan dapat
berubah menjadi racun bagi tumbuh- tumbuhan.

3. Pestisida
Pestisida merupakan salah satu bahan yang sangat diperlukan untuk
membasmi hama- hama yang mengganggu pertanian. Hama- hama tersebut
keberadaannya sangatlah merugikan, maka dari itulah perlu dibasmi agar tidak
mengganggu pertanian masyarakat. Demi membasmi hama yang terkadang bersifat
membandel, maka petani menggunakan pestisida.
Pestisida yang digunakan petani ini terbuat dari berbagai macam bahan kimia
dan obat- obatan. Keberadaan pestisida ini pada dasarnya sangat bermanfaat, namun
ketika jumlahnya berebihan maka hal itu akan menjadi masalah serius yang dapat
menjadi pencemaran tanah. Pada dasarnya, pestisida merupakan senyawa yang
digunakan untuk membunuh berbagai makhluk hidup yang dianggap mengganggu atau
merugikan bagi manusia (bukan hanya di bidang pertanian). Pestisida ini jenisnya ada
bermacam- macam antara lain:
Insektisida (pestisida yang digunakan untuk membunuh serangga)
Rodentisida (pestisida yang digunakan untuk membunuh gulma atau tumbuh
tumbuhan yang mengganggu)
Herbisida (pestisida yang digunakan untuk membubuh hewan- hewan pengerat
Fungisisda (pestisida yang digunakan untuk membunuh jamur- jamur)
Itulah beberapa jenis dari pestisida. Semua jenis pestisida itu merupakan obat-
obatan yang apabila berlebihan akan menyebabkan polusi pada tanah.
4. Logam berat
Penyebab polusi tanah yang selanjutnya adalah logam berat. Logam- logam
berat ini merupakan bahan pencemar tanah yang dapat didapatkan dari sisa- sisa
limbah industri. Ketika ada limbah industri yang dibuang langsung ke dalam tanah
maka limbah tersebut terkadang masih mengandung senyewa logam berat yang dapat
menyebabkan polusi pada tanah. Beberapa logam berat yang dapat menyebabkan polusi
pada tanah antara lain:
Kadmium
Timbal
Kromium
Tembaga
Nikel
Besi

5. Limbah padat
Bahan selanjutnya yang dapat menyebabkan polusi pada tanah adalah limbah
padat. Limbah padat ini merupkan limbah atau sisa yang mempunyai bentuk fisik yang
dapat. Untuk limbah yang mempunyai bentuk fisisk yang padat ini biasanya dikenal
dengan sebutan sampah. Dengan sebutan sampah, pasti kita lebih mengetahui dan
familiar mengartikannya. Sampah ini terdiri atas bermacam- macam jenis. Dari
penyebabnya, sampah bisa disebabkan karena adanya aktivitas- aktivitas rumah tangga
maupun industri. Beberapa sampah yang dapat menyebabkan terjadinya polusi pada
tanah ini antara lain:
Kertas
Plastik
Kayu
Kaca
Karet
Limbah industri
Limbah rumah sakit
Limbah pasar
Limbah rumah tangga
Itulah beberapa jenis dari limbah padat yang dapat menyebabkan terjadinya
polusi pada tanah. Limbah- limbah tersebut dapat diperoleh dari berbagai macam
aktivitas sehari- hari maupun murni dari kesalahan suatu praktik aktivitas tertentu.

6. Gas- gas pencemar udara


Kemudian polusi tanah juga dapat disebabkan kerana adanya berbagai macam
gas- gas yang menyebabkan polusi udara. Mengapa polusi udara dapat mempengaruhi
polusi tanah? Hal ini karena letak tanah dan udara yang berdekatan (karena udara sealu
menempati ruang), maka keduanya saling mempengaruhi.namun perlu kita ketahui
bersama bahwasannya gas pencemar udara (baca: ciri-ciri udara tercemar) yang dapat
menyebabkan polusi pada tanah ini hanyalah gas yang dapat terlarut oleh air hujan
(baca: hujan meteor). Beberapa gas yang dapat menyebabkan terjadinya polusi pada
tanah antara lain adalah:
Oksida Nitrogen atau NO fan NO2
Oksida belerang atau SO2 dan SO3
Oksida karbon atau CO dan CO2
Bahan- bahan tersebut akan menyebabkan terjadinya hujan asam yang pada
akhirnya akan merusak kesuburan pada tanah (baca: ciri-ciri tanah subur).
Itulah beberapa bahan- bahan yang bisa mneyebakan terjadinya polusi pada
tanah. Bahan- bahan tersebut merupakan bahan yang dapat kita temukan dalam
kehidupan sehari- hari dan berada di sekitar kehidupan kita sehari- hari.

Dampak Polusi pada Tanah


Semua hal yang telah mengalami polusi pasti pada akhirnya akan menimbulkan
bermacam- macam dampak negatif, tidak terkecuali tanah ini. Jika udara dan air yang terkena
polusi akan menimbulkan berbagai macam masalah, maka tanah pun juga demikian. Ada
banyak dampak negatif yang dapat timbul karena adanya polusi tanah ini. Beberapa macam
dampak negatif dari polusi tanah antara lain sebagai berikut:
1. Menyebabkan kematian berbagai tumbuhan dan makhluk hidup lainnya
Polusi tanah ini mempunyai dampak buruk, yakni tanah yang tercemar akan menjadi
racun. Hal ini akan berakibat pada masa hidup tanaman. Tamanan yang awalnya
tumbuh dengan subur, lama- kelamaan akan menjadi layu, bahkan akan mati. Selain
tanaman, polusi pada tanah ini juga akan berdampak pada makhluk hidup lainnya. Zat-
zat polutan yang ada di dalam tanah akan masuk ke dalam jaringan tumbuhan. Ketika
tumbuhan tersebut dimakan oleh manusia maupun binatang, maka efek negatifnya
dapat tersalurkan pada binatang atau manusia yang memakan tumbuhan tersebut.

2. Menyebabkan polusi pada udara


Polusi tanah akan berdampak pada polusi udara. Hal ini terjadi karena berbagai zat
yang mencemari tanah (misalnya sampah) dalam jangka waktu yang lama akan
menyebabakan udara yang berada di sekitarnya menjadi tercemar dan tidak sehat. Hal
ini akan berakibat udara menjadi tidak nyaman untuk dihirup etika bernafas. Lalu,
apabila yang membuat polusi tanah tersebut adalah sampah, ketika akan terjadi proses
dekomposisi maka akan menimbulkan bau yang begitu menyengat, inilah yang
dimaksud dengan polusi udara.

3. Mengurangi kesuburan tanah


Polusi tanah jelas akan menyebabkan tanah menjadi tidak subur dan produktif. Kita
semua mengetahui bahwasannya tanah ini pada dasarnya mempunyai keunggulan.
Salah satu keunggulan tanah adalah mempunyai nilai kesuburan sehingga banyak
tanaman bisa hidup dengan subur. Namun ketika tanah ini sudah terkena polusi oleh
berbagai macam zat yang merugikan, hal ini akan menurunkan tingkat kesuburan tanah
tersebut. Tanah akan menjadi tidak subur karena zat- zat polutan sudah merusak
jaringan kesuburan tanah tersebut. Akibatnya, banyak tanaman yang tidak akan bisa
tumbuh dengan baik.

4. Merusak ekosistem
Ekosistem merupakan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan serta
komponen- komponen yang ada di dalamnya (baik komponen biotik maupun
komponen abiotik). Tanah ini merupakan komponen abiotik sehingga ketika tanah
tercemar pastinya akan menyebabkan menyebabakn ketidakseimbangan ekosistem
(baca: ekosistem sungai, ekosistem gurun, ekosistem hutan). Akibatnya lingkungan
menjadi tidak nyaman dan banyak fungsi yang seharusnya didapatkan justru akan
berubah menjadi suatu wujud kerugian.

5. Menimbulkan wabah penyakit


Dampak polusi tanah yang selajutnya adalah timbulnya banyak bibit penyakit. Tanah
yang tercemar merupakan rumah yang sangat nyaman bagi organisme organisme
patogen yang menimbulkan banyak penyakit. Dan dalam jangka waktu yang tidak
terlalu lama akan menyebabkan berbagai penyakit datang dan akan menyerang
makhluk hidup yang menempati tanah yang tercemar tersebut. Penyekit ini pada
akhirnya akan menyerang manusia, binatang, dan juga tumbuh- tumbuhan.

6. Merusak keindahan atau estetika


Hal yang pasti terjadi selanjutnya akibat adanya polusi tanah adalah rusaknya
nilai keindahan atau estetika lingkungan. Keindahan lingkungan tidak hanya terdapat
pada apa yang kita lihat saja, namun juga apa yang kita dengar dan apa pula yang kita
rasa. Polusi tanah akan banyak sekali merusak nilai- nilai keindahan tersebut.
Tidak hanya itu saja, dan yang paling penting polusi tanah ini akan
menyebabkan kondisi lingkungan yang kita tempati menjadi tidak nyaman sama sekali.
Terlebih apabila pencemarah tanah tersebut disebabkan oleh sampah. Sampah- sampah
akan membuat berbagai macam kerugian bagi makhluk hidup. Selain tidak sedap
dipandang mata, sampah juga akan menyebabkan bau yang sangat menyengat. Ini
sungguh tidak nyaman digunakan sebagai tempat bermukim.
Itulah beberapa dampak dari polusi tanah yang akan kita rasakan. Selain
dampak- dampat tersebut masih banyak lagi dampak yang dapat kita rasakan baik kita
sadari maupun tidak. Oleh karena itulah kita sebagai manusia harus menjaga tanah dari
berbagai bentuk polusi.