Anda di halaman 1dari 15

Ngunut, Juli 2010

RUANG POLI
Direktur,
SOP PELAYANAN OBAT RESEP RAWAT INAP

RSI MADINAH
No : Revisi : Hal. : 10 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Proses pengambilan dan peracikan obat untuk pasien rawat inap.

TUJUAN Terciptanya kemudahan dan ketepatan pada pengambilan obat pasien


rawat inap.

RUANG LINGKUP Dokter, perawat,instalasi farmasi, pasien rawat inap.

DEFINISI Penyediaan obat di instalasi farmasi dan peracikannya untuk pasien


rawat inap.

PROSEDUR 1. Menerima resep rawat inap berupa copy resep dari perawat.
2. Mengambilkan obat sesuai dengan resep dokter.
3. Memberitahukan kepada dokter penulisan resep bila ada stok obat
habis atau penggantian obat.
4. Melihat / mengontrol E.D (Batas Kadaluarsa) obat.
5. Meracik obat sesuai dengan resep dokter tersebut.
6. Memberi signa / aturan pakai pada masing2 obat sesuai dengan
resep
7. Mengecek nama, jumlah dan signa / aturan pakai obat yang sudah
diambilkan.
8. Menyerahkan copy resep tersebut kepada kasir untuk dilakukan
penghitungan.

REFERENSI Hasil Kesepakatan petugas poli, perawat dan logistik farmasi.

INDIKATOR Kelancaran dan kemudahan pasien rawat inap dalam pengambilan obat.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Direktur,
Ngunut, Juli 2010
SOP PELAYANAN RESEP UGD
(DI LUAR JAM PRAKTEK POLI)
No ; Revisi : Hal. : 9 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Proses peracikan resep pasien UGD yang rawat jalan.

TUJUAN Terciptanya kelancaran dan kemudahan rawat jalan UGD dalam


pengambilan obat.

RUANG LINGKUP Dokter, perawat UGD, instalasi farmasi, medical record,pasien.

DEFINISI Penyediaan obat di instalasi farmasi dan peracikannya sebagai ganti


obat pasien di luar jam praktek poli.

PROSEDUR 1. Apotek menerima les beserta resep dari kasir.


2. Apotek mengambilkan obat sesuai dengan resep dokter tersebut.
3. Memberikan obat tersebut kepada perawat UGD sebagai ganti obat
yang sudah diberikan.

REFERENSI Hasil Kesepakatan petugas Poli, logistik farmasi dan perawat.

INDIKATOR Stok obat rawat jalan dan UGD tetap terjaga.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
SOP PELAYANAN OBAT Direktur,
PASIEN RAWAT JALAN DI POLI DAN UGD
dr. H. Muksin
No Revisi : Hal. : 8 / 1

PENGERTIAN Proses pengambilan dan peracikan obat untuk pasien rawat jalan.

TUJUAN Terwujudnya kemudahan dan kepuasan pasien rawat jalan dalam


pengambilan obat.

RUANG LINGKUP Dokter, medical record,instalasi farmasi pasien rawat jalan.

DEFINISI Penyediaan obat di instalasi farmasi dan peracikannya untuk pasien


rawat jalan.

PROSEDUR 1 a. Apotek menerima resep dokter rawat jalan yang diserahkan oleh
bagian medical record.
b. Apotek menerima kertas resep pasien rawat jalan dari UGD.
2. Mengambilkan obat sesuai dengan resep dokter.
3. Memberitahukan kepada dokter penulis resep bila ada stok obat
habis atau penggantian obat.
4. Melihat atau mengontrol E.D (tgl kadaluarsa) obat.
6. Memberi signa / aturan pakai pada masing2 obat sesuai dg resep
tersebut.
7. Mengecek nama,jumlah dan signa (aturan pakai) obat yang sudah
diambilkan.
8. Menyerahkan resep beserta obat kepada kasir untuk dilakukan
penghitungan.

REFERENSI Hasil Kesepakatan petugas Poli, instalasi farmasi dan MR.

INDIKATOR Kelancaran dan kemudahan pasien rawat inap dalam pengambilan obat

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


Ngunut, Juli 2010
RUANG POLI
Direktur,
SOP PENYEDIAAN OBAT APOTEK
No Revisi : Hal. : 11 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Pemesanan stok obat untuk pelayanan obat di apotek yang diambil dari
gudang farmasi

TUJUAN Memperlancar dan mempermudah proses pelayanan obat di apotek.

RUANG LINGKUP Instalasi farmasi dan logistik farmasi (gudang)

DEFINISI Instalasi farmasi mengecek dan memesan obat untuk persediaan di


apotek kepada logistik farmasi.

PROSEDUR 1. Petugas apotek bertanggung jawab atas jumlah stok obat yang ada
di ruang apotek poli.
2. Menulis obat yang habis / perlu penambahan tersebut di buku
permintaan obat apotek beserta jumlahnya.
3. Memberikan buku tersebut kepada bagian gudang farmasi.
4. Mengecek apakah obat yang diambilkan sudah sesuai baik nama
obat maupun jumlahnya.
5. Mengambil obat2 tersebut ke gudang farmasi.
6. Menata dan memasukkan stok obat yang diambildari gudang
farmasi ke apotek.
7. Memasukkan stok obat kembali dari pasien rawat inap yang sudah
di total oleh bagian T.U ke stok apotek.

REFERENSI Hasil Kesepakatan instalasi farmasi dan logistik farmasi (gudang) .

INDIKATOR Stok penyediaan obat di apotek terjaga.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


Ngunut, Juli 2010
RUANG POLI
Direktur,
SOP PELAYANAN PASIEN
No Revisi : Hal. : 1 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Alur pasien berobat di poli RSI madinah

TUJUAN Memperlancar pelayanan pasien secara medis dan administratif dengan


cepat dan tepat

RUANG LINGKUP Pasien, rekam medik, petugas poli, apotek dan dokter.

DEFINISI Penerimaan pasien berobat di poli RSI madinah baik datang atas
kemauan sendiri, diantar atau rujukan

PROSEDUR 1. Pasien datang mendaftarkan diri ke bag pendaftaran Rekam Medik.


2. Pasien menuju poli yang dituju atau periksa pemeriksaan penunjang
yang lain atau MRS.
3. Pasien menunggu panggilan pemeriksaan dokter atau menunggu
hasil pemeriksaan penunjang.
4. Pemeriksaan dokter.
5 Di ruang periksa, atas pemeriksaan dokter pasien disarankan untuk
pemeriksaan penunjang / rawat inap / rujuk..
6. Setelah keseluruhan pemeriksaan pasien selesai, pasien menuju
instalasi farmasi untuk menerima obat dan menyelesaikan
administrasi.
7. Setelah smua proses selesai, pasien di ijinkan pulang.

REFERENSI Hasil Kesepakatan petugas Poli, rekam medik, dokter.

INDIKATOR Pasien tertangani dengan baik tepat dan cepat


Pasien dan keluarga merasa puas dg pelayanan RS.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


Ngunut, Juli 2010
RUANG POLI
Direktur,
SOP RUANG PERIKSA
No Revisi : Hal. : 2 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Perlengkapan pemeriksaan di ruang dokter.

TUJUAN Memperlancar pelayanan pemeriksaan dokter

RUANG LINGKUP Petugas poli dan ruang poli

DEFINISI Segala kebutuhan yang diperlukan di ruang periksa baik obat, alkes
medis dan non medis, dan sarana penujang lainnya sebelum proses
pemeriksaan pasien,

PROSEDUR 1. Petugas poli mendata inventaris tiap ruang periksa.


2. melengkapi obat, alat, injeksi yang berkurang / habis.
3. Mengecek alat2 pemerisaan dokter hingga siap pakai.
4. Melakukan penyetirilan alkes
5. Mengecek kebersihan ruangan dan alat tenun (kain)
6. Menyiapkan sarana penunjang dalam proses praktek dokter.

REFERENSI Hasil Kesepakatan petugas Poli dan kebersihan

INDIKATOR Prasarana di ruang periksa tertata dan terjaga.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
Direktur,
SOP KEBERSIHAN DAN PENYIMPANAN ALKES
No : Revisi : Hal. : 3 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Tata cara pembersihan alat medis dan penyimpanannya.

TUJUAN Petugas poli mengetahui langkah2 penyimpanan dan menjaga


kebersihan alat.

RUANG LINGKUP Petugas poli dan ruang periksa dokter.

DEFINISI Dekontaminasi adalah langkah pertama yang penting dalam menangani


peralatan, perlengkapan, dan benda2 lainnya yang terkontaminasi

PROSEDUR DEKONTAMINASI
1. Alkes direndam dg larutan antiseptik dan desinfektan 5ml ditambah
air 1 lt selama 30 mnt.
2. Dicuci dg ditergen dan disikat kemudian dibilas.
3. Pakai sarung tangan tebal untuk menjaga agar tidak terluka oleh
benda2 tajam.
4. Dikeringkan dan di lap dgn handuk.
5. Alat siap dimasukkan ke sterilisator.
6. Alkes yang sudah steril di simpan dlm wadah tertutup dan tetap
steril sampai 2 hari jika tidak digunakan.
7. Kasa tetap steril 7 hari dalam tromol.
8. Sarung tangan di tata dan disimpan dlm wadah tertutup dgn di beri
formalin 1 jam sebelumnya.

REFERENSI Hasil Kesepakatan petugas Poli, dan perawat.

INDIKATOR Petugas poli melaksanakan pembersihan dan peyimpanan alkes sesuai


prosedur.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan

`
RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
Direktur,
SOP PEMERIKSAAN ( KONSULTASI )
KE POLI SPESIALIS
No Revisi : Hal. : 5 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Pemeriksaan pelayanan terhadap jenis penyakit yang lebih spesifik.

TUJUAN Tertanganinya pasien secara profesional baik secara medis dan


administratif sehingga tercapainya kepuasan pasien dan keluarga.

RUANG LINGKUP Dokter, pasien, MR dan petugas poli lainnya.

DEFINISI Konsultasi adalah kegiatan menanyakan sesuatu hal (penyakit)


untuk mendapatkan rekomendasi lebih lanjut
Poli Spesialis adalah suatu tempat berobat jalan dimana tempat
tersebut memberikan pelayanan terhadap jenis penyakit yang lebih
spesifik (penyakit paru, penyakit dalam, penyakit syaraf,dll).

PROSEDUR 1. Pasien datang, mendaftarkan diri ke bagian pendaftaran


2. Pasien menuju poli yang dituju
3. Setelah diperiksa oleh dokter umum, dengan berbagai pertimbangan
dokter merasa pasien perlu pemeriksaan ke dokter spesialis
4. Dokter mengisi les status pasien dan memberikan ke petugas
pendaftaran untuk di kirim ke poli spesialis.
5. Setelah diperiksa dokter spesialis jika dianggap perlu, dokter
spesialis memberi surat balasan rujukan untuk dokter umum dan
pasien dipersilahkan untuk kembali kedokter umum. Jika tidak,
pasien langsung menuju ke bagian farmasi untuk mendapatkan obat
6. Setelah semua proses selesai, pasien menuju ke loket untuk
menyelesaikan administrasi.

REFERENSI Hasil Kesepakatan petugas poli dan dokter.

INDIKATOR Pasien dapat tertangani dengan baik


Pasien dan keluarga merasa puas dengan pelayanan di Rumah
Sakit

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
Direktur,
SOP PASIEN POLI MRS

No : Revisi : Hal. : 6 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Proses pasien poli masuk ke unit rawat inap.

TUJUAN Perawat Poli, perawat UGD dan bagian pendaftaran mengetahui


prosedur MRS

RUANG LINGKUP Prosedur ini berlaku untuk petugas poli, bagian pendaftaran dan perawat
UGD

DEFINISI MRS adalah individu / seseorang yang datang berobat baik melalui
rawat jalan (Poli) yang dianjurkan untuk di rawat inap setelah mendapat
persetujuan dari pasien / keluarga

PROSEDUR 1. Pasien datang, mendaftarkan diri ke bagian pendaftaran.


2. Pasien menuju poli yang dituju
3. Setelah diperiksa oleh dokter, dengan berbagai pertimbangan,
dokter menyarankan pesien untuk MRS
4. Pasien dan keluarga diberi penjelasan bahwa pasien harus MRS
5. Pasien dan atau keluarga dianjurkan ke bagian pendaftaran untuk
diantar ke UGD
6. Petugas poli di bantu satpam mengantar pasien ke UGD untuk
rawat inap beserta status pasien yang telah dilengkapi
7. Pasien diserahkan ke perawat ruangan untuk mendapat tindakan
lebih lanjut
8. Masuk prosedur MRS / IRNA.

REFERENSI Hasil Kesepakatan dokter, perawat UGD dan petugas poli

INDIKATOR Pasien dan keluarga dapat tertangani secara profesional baik secara
medis maupun administratif

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


Ngunut, Juli 2010
RUANG POLI
Direktur,
SOP MENGIRIM PASIEN KE UGD
No Revisi : Hal. : 7 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Proses pengiriman pasien poli yang memerlukan tindakan di UGD

TUJUAN Proses serah terima pasien dari Poli ke UGD dapat berjalam dengan
lancar.

RUANG LINGKUP Pasien, petugas poli, petugas MR dan perawat UGD

DEFINISI Pengiriman pasien ke UGD adalah pasien dibawa ke sebuah unit yang
menangani kegawatan dan kedaruratan medik

PROSEDUR 1. Pasien datang, mendaftarkan diri ke bagian pendaftaran


2. Pasien menunggu panggilan pemeriksaan dokter.
3. Dalam proses menunggu tersebut jika ada pasien yang merasa
tidak tahan dengan sakit yang diderita, bisa menghubungi
petugas pendaftaran untuk di antar ke UGD ( atau buku satus
dibawakan ke pasien / keluarga untuk diserahkan ke UGD)
4. Di ruang periksa dalam pemeriksaan dokter dengan berbagai
pertimbangan dokter mengirim pasien ke UGD , dengan diantar
petugas pendaftaran atau membawakan les status ke pasien
untuk ke UGD.
5. Pasien diserahkan ke perawat UGD untuk mendapatkan tindakan
lebih lanjut
6. Masuk Prosedur UGD

REFERENSI Hasil Kesepakatan perawat, petugas poli dan MR.

INDIKATOR Pasien dapat tertangani dengan baik


Pasien dan keluarga merasa puas dengan pelayanan di Rumah
Sakit

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
Direktur,
SOP MENSTIRILISASI ALKES

No : Revisi : Hal. : 4 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Ketentuan / cara menstirilisasi alkas

TUJUAN Untuk mencegah terjadinya infeksi dan memperlancar pelayanan di poli

RUANG LINGKUP Petugas poli, ruang rawat inap selatan.

DEFINISI Petugas poli menstirilisasi alkes hingga siap dipakai untuk suatu
tindakan

PROSEDUR 1. Petugas poli mencuci tangan.


2. Mengambil alkes yang sudah dibersihkan dan dikeringkan.
3. Memasukkan alkes pada alat sterilisator dan menyesuaikan jenis2
alkes dengan rapi.
3. Menyalakan alat sterilisator dan steril kurang lebih 30 mnt.
4. Mengeluarkan alkes, setelah dingin siap digunakan untuk tindakan

REFERENSI Kesepakatan perawat dan petugas poli

INDIKATOR Alkes siap untuk digunakan suatu tindakan

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
Direktur,
SOP PEMBAYARAN ( KASIR)

No : Revisi : Hal. : 13 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Proses pembayaran semua transaksi di kasir rawat jalan.

TUJUAN Tempat melakaukan pembayaran semua transaksi.

RUANG LINGKUP Kasir, Poli, UGD, Penunjang medis, Rawat Inap, Pasien.

DEFINISI Penerimaan pembayaran pengobatan dari pasien.

PROSEDUR PASIEN BEROBAT RAWAT JALAN


1. Pasien menunggu panggilan biaya admistrasi.
2. Kasir menerima les tatus, pasien dari petugas farmasi beserta resep
obat kemudian melakukan penjumlahan biaya pasien berobat di
komputer.
3. Kasir menjumlah semua resep obat beserta tindakan pelayanan
sesuai les dan ketentuan RS.
4. Kasir memanggil nama pasien beserta alamatnya untuk
pengambilan obat.
5. Pasien dijelaskan kegunaan obat dan cara aturan meminumnya.
6. Kasir menyebutkan biaya pemeriksaan yang harus di bayar oleh
pasien dan menerima uang serta mengecek keaslian uang tersebut.
7. Memberikan sisa uang pengembalian bila ada.

PASIEN RAWAT JALAN ( YANG DI UGD )


1. Kasir menerima kertas resep obat dari pasien .
2. Kasir menjumlah harga obat, biaya pemeriksaan dan jasa
pelayanan sesuai dgn resep tersebut di computer.
3. Kasir memanggil nama beserta alamat pasien untuk pengambilan
obat.
4. Pasien dijelaskan kegunaan dan aturan minum obat.
5. Menyertakan alat dan obat pengganti tindakan di UGD untuk di
serahkan ke perawat UGD.
6. Kasir menyebutkan biaya pemeriksaan yang harus di bayar oleh
pasien dan menerima uang serta mengecek keaslian uang tersebut.
7. Memberikan sisa uang pengembalian bila ada.

PASIEN BEROBAT UGD (DI LUAR JAM PRAKTEK POLI)


1. Kasir menerima les, resep obat beserta uang pasien UGD dari
perawat, dan memberikan resep kepada petugas farmasi
2. Kasir mengecek kesamaan jumlah uang dgn les status pasien.
3. Kasir memberikan keterangan tanda terima uang dari UGD kepada
perawat. Sementara apotek memberikan obat pengganti kepada
perawat
4. Kasir menjumlah semua harga obat dan tindakan jasa pelayanan di
computer sesuai dgn les dari UGD.
PEMERIKSAAN PENUNJANG MEDIS

1. Pasien menunggu panggilan administrasi.


2. Kasir menjumlah les status biaya pemeriksaan penunjang medis
dari instalasi kesehatan lain / tanpa pengantar laboratorium.
3. Menjumlah biaya pemeriksaan penunjang pasien yang berobat jalan
di poli dan dari UGD dan biaya pengobatan lain sesuai les dan
resepnya.
4. Kasir menyebutkan biaya pemeriksaan yang harus di bayar oleh
pasien dan menerima serta mengecek keaslian uang tersebut.
5. Memberikan sisa uang pengembalian bila ada..

PASIEN RAWAT INAP

1. Kasir menerima copy resep beserta obat dari petugas farmasi dan
melakukan penjumlahan semua resep yang ada melalui computer
sesuai tulisan resep tersebut.
2. Kasir memberitahu perawat bangsal bahwa resep siap diberikan.
3 Keluarga pasien rawat inap datang memberikan resep asli untuk
pengambilan obat dan kasir menyerahkan resep obat dengan
memanggil nama pasien rawat inap sesuai tulisan resep.
4. Kasir menyebutkan biaya resep yag harus di bayar, dan resep
tersebut dapat diangsur, bon / dibayar lunas.
5. Bagi yang mengangsur / bon kwitansi dibuat rangkap dua, satu
untuk pasien disertai nama dan tanda tangan pengambil resep dan
satu untuk RS
6. Menerima dengan mengecek keaslian uang tersebut
7. Mengembalikan sisa uang pengembalian bila ada.

REFERENSI Kesepakatan Kasir, Poli, UGD, Penunjang medis, Rawat Inap, Pasien.

INDIKATOR Pembayaraan semua transaksi masuk sesuai dengan keadaan uang.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
Direktur,
SOP PENYERAHAN UANG KE TU

No : Revisi : Hal. : 14 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Proses akhir semua penjumlahan transaksi di kasir rawat jalan dan di
laporkan ke administrasi RS.

TUJUAN Semua transaksi pembayaran di laporkan ke TU

RUANG LINGKUP Kasir dan administrasi RS

DEFINISI Laporan semua keuangan yang masuk poli rawat jalan dan diserahkan
ke TU rumah sakit.

PROSEDUR 1. Menjumlah hasil akhir pembayaran pasien rawat jalan.


2. Menjumlah hasil akhir pembayaran pasien rawat jalan
UGD.
3. Menjumlah hasil akhir pembayaran pasien rawat inap.
4. Mencatat semua hasil pembayaran dalam buku laporan
keuangan.
5. Melaporkan dan menyerahkan semua administrasi ke TU.

REFERENSI Kesepakatan kasir dan petugas Tata Usaha.

INDIKATOR Catatan keuangan dengan jumlah uang sesuai dan diterima TU.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan


RUANG POLI Ngunut, Juli 2010
Direktur,
SOP MENYERAHKAN OBAT KE PASIEN

No : Revisi : Hal. : 12 / 1 dr. H. Muksin

PENGERTIAN Cara memberikan obat untuk pasien

TUJUAN Terwujudnya pelayanan obat kepada pasien

RUANG LINGKUP Pasien dan kasir

DEFINISI Proses penyerahan obat pasien rawat jalan dan resep rawat ianp.

PROSEDUR RAWAT JALAN


1. Pasien menunggu panggilan pengambilan obat.
2. Kasir memanggil nama dan alamat pasien berobat
3. Kasir memberikan obat dengan menjelaskan kegunaan dan aturan
minumnya

RAWAT JALAN UGD


1. Pasien menyerahkan kertas resep pengambilan obat.
2. Kasir memanggil nama dan alamat pasien berobat.
3. Kasir memberikan obat dan alat2 pengganti tindakan untuk di cek
oleh perawat UGD.
4. Menjelaskan kegunaan dan aturan minum obat.

RAWAT INAP
1. Pasien menyerahkan kertas resep pengambilan obat
2. Kasir memanggil nama dan ruangan pasien rawat inap
3. Kasir memberikan obat kepada keluarga pasien untuk di bawa dan
di cek di ruang perawat

* Segera memberitahu dokter / perawat bila terjadi kesalahan /


penyerahan obat.

REFERENSI Kesepakatan petugas kasir, farmasi, dan perawat.

INDIKATOR Obat diterima sesuai dengan identitas dan resep pasien.

PEMBERLAKUAN Sejak tanggal disahkan dan akan direvisi bila diperlukan