Anda di halaman 1dari 10

5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)

Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
(http://www.kompasiana.com/)

LABEL POPULER Pendidikan (http://www.kompasiana.com/tag/pendidikan)

Berartinya Pengawas Menelan Obat Bagi Pasien


Tuberkulosis (TB)
Rahayu
23 Desember 2015 Sukamto
20:11:34 | Diperbarui: 23 Desember 2015 20:51:54 | Dibaca : 1,112 | Komentar : 5 | Nilai : 4 | Durasi Baca : 6 menit

(http://www.kompasiana.com/hash
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang menular, disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Penularan melalui udara,
us21)
sumber penularan adalah pasien TB yang dahaknya mengandung kuman TB. Gejala umum TB pada orang dewasa adalah batuk yang
/hashus21
terus-menerus dan berdahak selama 2 minggu atau lebih. Bila tidak diobati maka setelah lima tahun sebagian besar (50%) pasien akan
meninggal. Selengkapnya...
Gejala tambahan yang sering dijumpai yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak napas dan rasa nyeri dada, badan
lemah, nafsu makan menurun, berat badan turun, rasa kurang enak badan (malaise), berkeringat pada malam hari walaupun tanpa
(http://www.kompasiana.com/hash
kegiatan, demam meriang yang berulang lebih dari sebulan.
us21)

Sumber penularan adalah pasien TB BTA positif melalui percikan dahak yang dikeluarkannya. Namun, bukan berarti bahwa pasien TB
IKUTI
dengan hasil pemeriksaan BTA negatif tidak dapat menularkan, karena sensitivitas dengan pemeriksaan mikroskopis hanya 60%. Infeksi
akan terjadi bila seseorang menghirup udara yang mengandung percikan dahak pasien TB, pada waktu pasien batuk,bersin dan bicara
dapat Share
mengeluarkan Share
sampai satu juta percikan dahak (droplet nuclei).

0 0

JADIKAN FAVORIT

Setiap praktisi yang mengobati pasien tuberkulosis mengemban tanggung jawab kesehatan masyarakat yang penting untuk mencegah
penularan infeksi lebih lanjut dan terjadinya resistensi obat. Untuk memenuhi tanggung jawab ini praktisi tidak hanya wajib memberikan
paduan obat yang memadai tetapi juga memanfaatkan pelayanan kesehatan masyarakat lokal dan sarana lain, jika memungkinkan, untuk
menilai kepatuhan pasien serta dapat menangani ketidakpatuhan bila terjadi.



Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
Untuk membina dan menilai kepatuhan (adherence) terhadap pengobatan, suatu pendekatan pemberian obat yang berpihak kepada
(http://www.kompasiana.com/)
pasien, berdasarkan kebutuhan pasien dan rasa saling menghormati antara pasien dan penyelenggara kesehatan, seharusnya
http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 1/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)
pasien, berdasarkan kebutuhan pasien dan rasa saling menghormati antara pasien dan penyelenggara kesehatan, seharusnya
dikembangkan untuk semua pasien.

Pengawasan dan dukungan seharusnya berbasis individu dan harus memanfaatkan bermacam-macam intervensi yang direkomendasikan
Rahayu Sukamto
dan layanan pendukung yang tersedia, termasuk konseling dan penyuluhan pasien. Elemen utama dalam strategi yang berpihak kepada
(http://www.kompasiana.com/hash
pasien adalah penggunaan berbagai upaya untuk menilai dan mengutamakan kepatuhan terhadap paduan obat dan menangani
ketidakpatuhan,us21)
bila terjadi.
/hashus21


Selengkapnya...
(http://www.kompasiana.com/hash
Mulai tahun 1995, program pengendalian TB nasional mengadopsi strategi DOTS atau Directly Observed Treatment Shortcourse, yang
us21)
direkomendasi oleh WHO. Strategi DOTS telah dibuktikan dengan berbagai uji coba lapangan dapat memberikan angka kesembuhan yang
tinggi. Bank Dunia menyatakan strategi DOTS merupakan strategi kesehatan yang paling cost e ective.

IKUTI
Salah satu komponen Directly Observerd Therapy (DOTS) adalah pengobatan paduan Obat Anti TB (OAT) jangka pendek dengan pengawasan
langsung. Untuk menjamin Share
Share
keteraturan pengobatan diperlukan seorang PMO. Upaya ini dapat mencakup pengawasan langsung menelan

obat (directly observed therapy-DOT) serta identi kasi dan pelatihan bagi pengawas menelan obat (untuk tuberkulosis dan, jika
0 HIV yang0
memungkinkan, untuk dapat diterima dan dipercaya oleh pasien dan sistem kesehatan. Insentif dan dukungan, termasuk
dukungan keuangan dapat diberikan untuk mendukung kepatuhan. Upaya ini seharusnya dibuat sesuai keadaan pasien dan dapat
JADIKAN FAVORIT
diterima oleh kedua belah pihak, yaitu pasien dan penyelenggara pelayanan.

Dalam mengobati pasien TB dengan menggunakan strategi DOTS, pengawasan secara ketat oleh seorang Pengawas Menelan Obat (PMO)


merupakan hal yang penting untuk menjamin keteraturan dan kepatuhan pengobatan. Petugas kesehatan harus memastikan bahwa Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
setiap pasien TB didampingi oleh seorang PMO.
(http://www.kompasiana.com/)

Pengawasan kepada pasien TB harus dilakukan mengingat waktu pengobatan TB dalam jangka panjang minimal enam bulan supaya
pasien berobat secara teratur dan menelan obat sesuai dengan dosis dan jenis obat yang diberikan sampai selesei pengobatan, dan PMO
harus segera membawa ke pasien TB ke fasilitas pelayanan kesehatan jika pasien mengalami efek samping obat di awal pengobatan yang
bisa saja terjadi sehingga dapat mencegah efek samping yang berlanjut dan pasien tidak menghentikan
http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 pengobatannya. 2/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)
bisa saja terjadi sehingga dapat mencegah efek samping yang berlanjut dan pasien tidak menghentikan pengobatannya.

Rahayu Sukamto
Sebaiknya PMO adalah petugas kesehatan, misalnya bidan di desa, perawat, pekarya kesehatan, sanitarian, juru immunisasi, dan lain lain.
(http://www.kompasiana.com/hash
Bila tidak ada petugas kesehatan yang memungkinkan, PMO dapat berasal dari kader kesehatan, guru, anggota PPTI, PKK, atau tokoh
masyarakat lainnya
us21)atau anggota keluarga.
/hashus21

Rifqatussaadah dalam penelitiannya berjudul perilaku minum obat pada penderita Tuberkulosis (TB) Paru di Kecamatan Johar Baru, Jakarta
Selengkapnya...
Pusat Tahun 2011 menyatakan bahwa Perlu adanya Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk setiap penderita TB. PMO dapat berasal dari
(http://www.kompasiana.com/hash
keluarga, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan. Setiap penderita TB yang mempunyai PMO diharapkan dapat lebih terpantau dalam
us21)
meminum obat, juga dapat berperan untuk mengambilkan obat TB ke Puskesmas. Sehingga kendala jarak yang jauh antara rumah dengan
Puskesmas tempat pengambilan obat dapat teratasi dengan adanya PMO. Namun yang harus diperhatikan bahwa tugas seorang PMO
bukanlah untuk IKUTI
mengganti kewajiban pasien mengambil obat dari Fasilitas kesehatan.

SeorangShare
PMO harus memiliki pengetahuan tentang Penyakit TB, bahwa TB disebabkan oleh kuman, bukan penyakit keturunan atau
Share

kutukan, TB dapat disembuhkan dengan berobat teratur. PMO dapat memberikan penyuluhan kepada pasien dan keluarga pasien tentang
0
penularan 0
cara TB, gejala-gejala yang mencurigakan dan cara pencegahannya.

JADIKAN FAVORIT
Pengawas Menelan Obat harus seorang yang dikenal, dipercaya dan disetujui, baik oleh petugas kesehatan maupun pasien, selain itu
harus disegani dan dihormati oleh pasien, tinggal dekat dengan pasien, Bersedia membantu pasien dengan sukarela, dan bersedia dilatih
dan atau mendapat penyuluhan bersama-sama dengan pasien.

Keberhasilan pengobatan TB paru sangat ditentukan oleh adanya keteraturan minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Hal ini dapat dicapai


dengan adanya Pengawas Menelan Obat (PMO) yang memantau dan mengingatkan penderita TB Paru untuk meminum obat secara Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
teratur. PMO sangat penting mendampingi penderita agar dicapai hasil yang optimal (Puri, 2010).
(http://www.kompasiana.com/)

Pada penelitian tentang Hubungan Antara Pekerjaan, PMO, Pelayanan Kesehatan, Dukungan Keluarga dan Diskriminasi dengan Perilaku
Berobat Pasien TB Paru dikemukakan bahwa perlunya petugas kesehatan aktif dalam upaya peningkatan keteraturan pengobatan pasien
TB Paru dengan melakukan kerjasama dengan keluarga penderita sebagai bentuk dukungan dan pengawasan terhadap pengobatan
penderita serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar memahami penyakit TB Paru. Bagi Penderita TB Paru, diharapkan teratur
berobat sehingga tidak terjadi kegagalan pengobatan yang berakibat timbulnya resistensi terhadap obat dan sumber penularan aktif (Pare,
Rahayu Sukamto
2012).
(http://www.kompasiana.com/hash

http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 3/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)

Banyaknya penelitian
us21) tentang peran Pengawas Menelan Obat (PMO) tentu saja menunjukan bahwa Pengawas Menelan Obat (PMO)
/hashus21
memiliki peranan penting dalam pengobatan Pasien TB karena memiliki daya ungkit dalam pencapaian target kesembuhan setiap
tahunnya, keberhasilan PMO dalam melakukan pengawasan menelan obat kepada pasien TB sampai pasien TB menyeleseikan masa
Selengkapnya...
pengobatannya dan dinyatakan sembuh oleh dokter juga mengingatkan pasien untuk melakukan pemeriksaan dahak di setiap fase
(http://www.kompasiana.com/hash
pengobatan tentu saja akan mencegah terjadinya kegagalan pengobatan dan mencegah terjadinya pasien mengalami putus berobat (Loss
us21)
to follow-up) karena pasien TB yang mengalami kegagalan pengobatan ataupun putus berobat (Lost to follow-up) akan menyebabkan
pengobatan menjadi lebih lama dan obat yang harus di konsumsi menjadi lebih banyak. Sementara itu pasien TB tanpa pengobatan maka
50% akan mengalami
IKUTI resistensi Obat Anti Tuberculosis (OAT), penularan infeksi kepada anggota keluarga lainnya menjadi lebih tinggi dan
dampak buruk lainnya adalah menyebabkan kematian.

Share Share
Penyuluhan yang dilakukan Pengawas Menelan Obat (PMO) kepada anggota keluarga dengan pasien TB mengenai penatalaksanaan dan
0 0
pengobatan TB pada
pasien TB akan mencegah terjadinya penularan infeksi kepada anggota keluarga lainnya, tentu saja dengan PMO juga
harus mengajak anggota keluarga dengan pasien TB ini untuk memeriksakan dahaknya ke fasilitas pelayanan Kesehatan yang
JADIKAN FAVORIT
menyediakan pemeriksaan dahak agar dapat diketahui akan terjadinya penularan. perubahan persepsi yang baik pada keluarga tentang
penyakit TB yang sebagian oleh masyarakat dianggap sebagai penyakit kutukan, guna-guna sehingga pada akhirnya keluarga meyakini
bahwa penyakit TB bisa disembuhkan. Selain itu juga banyak persepsi dari masyarakat mengenai pantangan makanan bagi pasien TB yang
sangat bertentangan dengan kesehatan, banyak diantaranya memberikan pantangan makanan tertentu kepada pasien TB yang padahal
makanan tersebut merupakan sumber protein yang sangat dibutuhkan oleh pasien TB dalam memenuhi asupan nutrisinya, maka dengan
adanya Pengawas Menelan Obat (PMO) diharapkan persepsi tersebut akan mengalami perubahan.

Pengalaman penulis pada saat menjadi tim survey sebuah penelitian tentang TB MDR di salah satu Kabupaten di wilayah Provinsi Banten


pada bulan September 2015 bahwa karakteristik dari pasien TB adalah masyarakat miskin yang tidak memiliki sumber penghasilan tidak
Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
tetap atau ada penghasilan namun dibawah UMR, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang Perilaku Hidup bersih dan Sehat sangat
(http://www.kompasiana.com/)
terlihat jelas dimana di dalam rumahnya pasien TB tidak memiliki jamban keluarga, kepadatan hunian dan kekumuhan serta lingkungan
rumah yang kotor, rumah tinggal yang memiliki jendela namun tidak bisa dibuka sehingga menyebabkan tidak adanya sirkulasi udara
sementara penghuni didalam satu rumah bisa 9 sampai dengan 12 orang dengan batita dan balita bahkan diantaranya dirumah itu juga
keluarga memiliki hewan peliharaan yaitu satu induk kucing dengan keempat anaknya.

Ketidaktahuan pasien TB dan anggota keluarganya mengenai penularan infeksi pada pasien TB juga terlihat pada beberapa pasien TB yang
Rahayu Sukamto
penulis temui di lapangan, terdapat satu penderita TB Multi Drug Ressitance (MDR) menjadi Asisten Rumah Tangga (ART) dimana keluarga
(http://www.kompasiana.com/hash
tersebut memiliki anak balita. Dan salah satu pasien TB Multi Drug Ressitance (MDR) lainnya adalah berprofesi sebagai penjual tahu goreng
di sebuah Sekolah Menengah Atas di wilayah tinggal pasien TB. Namun demikian penulis sangat mengerti bahwa mereka melakukan
us21)

semua karena /hashus21


alasan ekonomi.

Selengkapnya...
Pada kunjungan lainnya penulis menemukan seorang pasien TB Multi Drug Ressitance (MDR) adalah seorang ibu rumah tangga yang
http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 4/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)
Selengkapnya...
Pada kunjungan lainnya penulis menemukan seorang pasien TB Multi Drug Ressitance (MDR) adalah seorang ibu rumah tangga yang
(http://www.kompasiana.com/hash
memiliki 8 anak dan salah satu anaknya yang berusia 5 tahun positif terdiagnosa TB Paru anak dengan BTA positif dan mengalami putus
us21)
berobat karena anak tidak mau menelan obat Anti Tuberkulosis (OAT), jarak dari rumah menuju Puskesmas hanya bisa ditempuhi dengan
kendaraan bermotor, tidak adanya transportasi umum, lingkungan rumah yang sangat kumuh, tidak ada jamban keluarga, jendela tertutup
tidak ada ventilasi sehingga rumah yang seharusnya terang di siang hari namun tetap gelap yang padahal posisi rumah berada di pinggir
IKUTI
sawah. lantai rumah adalah tanah, pasien dan anggota keluarga tidur dibawah dengan hanya beralaskan tikar. Keluarga juga tidak memiliki
kamar mandi,
Share keluarga mencuci
Share piring dengan air rawa yang berada di belakang rumahnya dimana rawa tersebut juga berfungsi sebagai

jamban keluarga. Alasan keluarga menggunakan air rawa tersebut bahwa air tersebut mengalir ke sawah.
0 0

Berdasarkan hasil kunjungan di lapangan maka penulis menganggap bahwa memang dibutuhkan rasa kemanusiaan yang tinggi untuk
JADIKAN FAVORIT
menjadi seorang Pengawas Menelan Obat (PMO) yang berkwalitas khususnya pada kesembuhan Pasien TB dan keluarganya, karena
dengan rasa kemanusiaan yang tinggi maka seorang Pengawas Menelan Obat akan menjalankan tugasnya bukan karena beban program
yang diembannya namun karena ia merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap Tuhannya, terhadap diri dan lingkungan sekitarnya.
Karena yang mengenaskan adalah pada salah satu kunjungan yang penulis lakukan ada petugas puskesmas yang tidak mengetahui alamat

rumah pasien TB yang terdaftar sebagai pasien TB yang diobati di Puskesmasnya sementara ia adalah penanggung jawab dari program TB


di Puskesmas tersebut, ini terlihat sekali bahwa tidak pernah adanya kunjungan ke rumah pasien TB tersebut. Jika petugas tidak pernahMasuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
melakukan kunjungan(http://www.kompasiana.com/)
lalu dari mana ia mengetahui perkembangan atau kemajuan kesembuhan pasiennya.

Kepustakaan:
Rahayu Sukamto

(http://www.kompasiana.com/hash

us21)
/hashus21
Kemenkes RI, 2014. Pedoman Nasional Penanggulangan TB

Selengkapnya...
Pare dkk, 2012. Hubungan antara Pekerjaan, PMO, Pelayanan Kesehatan, Dukungan Kelurga dan Diskriminasi dengan Perilaku Berobat Pasien TB
(http://www.kompasiana.com/hash
Paru. Makasar.
us21)

Puri, 2010. Hubungan Kinerja Pengawas Menelan Obat (PMO) dengan kesembuhan Pasien TB Paru Kasus baru Strategi DOTS.
http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 5/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)

IKUTI
Rifqatussaadah, 2011. Perilaku Minum Obat pada Penderita Tuberkulosis (TB) Paru di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat Tahun 2011.
Prosiding
Seminar Nasional
Share Kesehatan Jurusan Kesehatan Masyarkat FKIK UNSOED Purwokerto, 31 Maret 2012.
Share

0 0

JADIKAN FAVORIT


Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
(http://www.kompasiana.com/)

Rahayu Sukamto

(http://www.kompasiana.com/hash

us21)
KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
/hashus21

LABEL kesehatan (http://www.kompasiana.com/tag/kesehatan)


Selengkapnya...
(http://www.kompasiana.com/hash
us21)
TANGGAPI DENGAN ARTIKEL (http://www.kompasiana.com/dashboard/write?
parent=567a9d86369773dc09afa501)

RESPONS : 0 IKUTI

Share Share
NILAI : 4
http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 6/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)
NILAI : 4
0 0
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
JADIKAN FAVORIT

AKTUAL BERMANFAAT INSPIRATIF MENARIK MENGHIBUR TIDAK MENARIK UNIK

Star Hazellion Ibrahim A. Putra


BERMANFAAT
(http://www.kompasiana.com/star_haze) BERMANFAAT
(http://www.kompasiana.com/ibrahim2015)

Nopa Arlianti Lis Budi Rahayu




BERMANFAAT
(http://www.kompasiana.com/nopaarlianti) BERMANFAAT
(http://www.kompasiana.com/lisbudirahayu)
Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
(http://www.kompasiana.com/)

KOMENTAR : 5

Ridwan Arrayan Hamzar (http://www.kompasiana.com/souckerpunch) - 20 September 2016 21:02:44

ayo nulis lagi bunda..sangat bermanfaat..

Balas

Rahayu Sukamto
Star Hazellion (http://www.kompasiana.com/star_haze) - 24 Desember 2015 15:45:21

Sangat bermanfaat sekali infonya terima kasih banyak


(http://www.kompasiana.com/hash

us21) Balas
/hashus21

Nopa Arlianti (http://www.kompasiana.com/nopaarlianti) - 24 Desember 2015 04:58:49


Selengkapnya...
Berharap akan ada PMO sukarela di setiap wilayah agar TB menurun
(http://www.kompasiana.com/hash
us21) Balas

Star Hazellion (http://www.kompasiana.com/star_haze) - 24 Desember 2015 00:00:50


IKUTI
Nice info..keep going..

Share Balas
Share

0 0
Lis Budi Rahayu (http://www.kompasiana.com/lisbudirahayu) - 23 Desember 2015 23:13:16

Edukasi yang bagus. Good info


JADIKAN FAVORIT


Balas
http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 7/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)
Balas

Tulis Komentar Anda


Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
(http://www.kompasiana.com/)

KIRIM

Rahayu Sukamto

(http://www.kompasiana.com/hash

us21)
/hashus21

Selengkapnya...
(http://www.kompasiana.com/hash
us21)

IKUTI

Share Share

0 0
Are You a Golfer Over 45?
JADIKAN FAVORIT
Take 29 Seconds and See How
to Hit Longer, Straighter Drives
(Free).
revolutiongolf.com

http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 8/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)


Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
(http://www.kompasiana.com/)

KreditMultiguna
AjukanPinjamanDana
Rahayu Sukamto DenganJaminan.Bunga
0.86%HanyaDi
CekAja.com
(http://www.kompasiana.com/hash

us21)
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan
cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
/hashus21

EMAIL ANDA
Selengkapnya... Daftar

(http://www.kompasiana.com/hash
us21)

FEATURED ARTICLE
IKUTI (http://www.kompasiana.com/featured)
Share
Hari Bumi, Buminya Lagi Seneng Apa Sedih? (http://www.kompasiana.com/ali anorezkaadi/hari-bumi-buminya-
Share

lagi-seneng-apa-sedih_553759356ea834fd50da42d2)
0 Ali ano
0 Rezka - 22 April

JADIKAN FAVORIT

HEADLINE (HTTP://WWW.KOMPASIANA.COM/HEADLINE)

1 Seloso Selo, Festival Para Pelaku Kreatif Bertajuk "Dadi Pengusaha"


(http://www.kompasiana.com/rianadewie/seloso-selo-festival-para-pelaku-kreatif-bertajuk-dadi-
pengusaha_58fc42fb1097732e61380f56)

(http://www.kompasiana.com/rianadewie/seloso-selo-festival-para-pelaku-kreatif-bertajuk-dadi-

pengusaha_58fc42fb1097732e61380f56)
(http://www.koRiana Dewie (h - 23 April 2017 Masuk
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 9/10
5/23/2017 BerartinyaPengawasMenelanObatBagiPasienTuberkulosis(TB)
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
(http://www.kompasiana.com/)

2 Menggugat Kepahlawanan Kartini (http://www.kompasiana.com/yonbayu/menggugat-


kepahlawanan-kartini_58faf8a46e7e61516632cda5)
(http://www.kompasiana.com/yonbayu/menggugat-kepahlawanan-kartini_58faf8a46e7e61516632cda5)
(http://www.koYon Bayu (http: - 22 April 2017

3 [HUT 2
Rahayu RTC] Selamat Kepada Pemenang Event Parade Pantun Nusantara!
Sukamto
(http://www.kompasiana.com/rumpies10/hut-2-rtc-selamat-kepada-pemenang-event-parade-
(http://www.kompasiana.com/hash
pantun-nusantara_58fb800c76977325115e9405)
us21)
(http://www.kompasiana.com/rumpies10/hut-2-rtc-selamat-kepada-pemenang-event-parade-pantun-
nusantara_58fb800c76977325115e9405)
/hashus21
(http://www.koRumpies The Cl - 22 April 2017

Selengkapnya...
Monumen Pahlawan Tak Kunjung Diremajakan, Anak Muda Salatiga Lakukan Pengumpulan Koin
4(http://www.kompasiana.com/hash
(http://www.kompasiana.com/bamset2014/monumen-pahlawan-tak-kunjung-diremajakan-anak-
us21)
muda-salatiga-lakukan-pengumpulan-koin_58fc4184d57a6161601c2fad)
(http://www.kompasiana.com/bamset2014/monumen-pahlawan-tak-kunjung-diremajakan-anak-muda-salatiga-lakukan-
pengumpulan-koin_58fc4184d57a6161601c2fad)
IKUTI
(http://www.koBambang Setya - 23 April 2017

Share Share
5 Menyusuri dan Mengamati Lembah di Barat Daya Kaldera Bromo
0 (http://www.kompasiana.com/aremangadas/menyusuri-dan-mengamati-lembah-di-barat-daya-
0

kaldera-bromo_58fc00be769773843be0de24)
JADIKAN FAVORIT
(http://www.kompasiana.com/aremangadas/menyusuri-dan-mengamati-lembah-di-barat-daya-kaldera-
bromo_58fc00be769773843be0de24)
(http://www.koMbah Ukik (htt - 23 April 2017

NILAI TERTINGGI (HTTP://WWW.KOMPASIANA.COM/TRENDING) (http://www.kompasiana.com/trending)


Monumen Pahlawan Tak Kunjung Diremajakan, Anak Muda Salatiga Lakukan Pengumpulan Koin
(http://www.kompasiana.com/bamset2014/monumen-pahlawan-tak-kunjung-diremajakan-anak-muda-salatiga-
Masuk
lakukan-pengumpulan-koin_58fc4184d57a6161601c2fad)
(http://www.kompasiana.com/)
(https://sso.kompas.com/login/a29tcG
Bambang Setya - 23 April

Tamparan dari Sebuah Status Facebook (http://www.kompasiana.com/erniwardhani1/tamparan-dari-sebuah-


http://www.kompasiana.com/hashus21/berartinyapengawasmenelanobatbagipasientuberkulosistb_567a9d86369773dc09afa501 10/10