Anda di halaman 1dari 2

Dividen

Distribusi kas atau saham ke pemegang saham berbasiskan proporsional (proportional


to ownership basis)

Basis proporsional berarti jika seseorang memiliki 10% saham biasa maka dia akan
menerima 10% dari dividen

Dividen dapat dibagi menjadi 4 bentuk


Kas Scrip
Properti. Saham

Cash Dividen (Dividen Kas)


Distribusi proporsional berupa kas kepada pemegang saham

Bagi perusahaan untuk membayar dividen kas harus memiliki:


1. Laba Ditahan
2. Kas yang mencukupi.
3. Pengumuman dividen oleh Dewan Direksi.

Pencatatan untuk dividen kas


Ada 3 tanggal penting
Tanggal pengumuman oleh dewan direksi
Tanggal pencatatan
Tanggal pembayaran dividen

Biasaanya 2-4 minggu jarak tanggalnya

Pengalokasian Dividen Kas antara saham Preferen dengan Biasa

Pemegang saham preferen kumulatif harus dibayarkan dividen sekarang dan tahun
sebelumnya yang belum dibayarkan sebelum pemegang saham biasa menerima
dividen.

Share Dividend (Dividen saham)


Distribusi proporsional saham milik perusahaan

menghasilkan penurunan laba ditahan dan peningkatan modal saham dan premi
saham.
Alasan mengapa perusahaan menerbitkan dividen saham:
1.Untuk memenuhi dividen yang diharapkan pemegang saham tanpa perlu
mengeluarkan kas.

2.Untuk meningkatkan kemampuan memasarkan saham perusahaan.

3.Untuk menekankan bahwa bagian ekuitas pemegang saham telah secara permanen
diinvestasikan kembali dalam bisnis.

Ukuran dividen saham


Dividen saham kecil (kurang dari 2025% dari saham perusahaan yang diterbitkan,
dicatat pada nilai pasar wajar)

Dividen saham besar (lebih dari 2025% dari saham perusahaan yang diterbitkan,
dicatat pada nilai nominal)

* Akuntansi ini didasarkan pada asumsi bahwa dividen saham ukuran kecil akan
memiliki pengaruh kecil pada harga pasar saham beredar.

Share Splits (Pemecahan saham)


Mengurangi nilai pasar saham.

Tidak ada jurnal dicatat untuk pemecahan saham.

Menurunkan nilai nominal dan meningkatkan jumlah saham.