Anda di halaman 1dari 1

PENGATURAN POSISI PRONASI

No.Dokumen :
No.Revisi :
Tanggal Terbit :
SOP :

KABUPATEN
PURWAKARTA
UPTD PUSKESMAS H.TARSO,SKM
DTP DARANGDAN Nip.19660916 198703
1 004

1. Pengertian Pengaturan posisi pronasi adalah prosedur yang dilakukan untuk membuat
posisi pasien prone (telungkup)
2. Tujuan Sebagian acuan penerapan langkah-langkah untuk
1. Mencegah rasa tidak nyaman pada otot
2. Mempertahankan tonus otot
3. Mencegah terjadinya komplikasi immobilisasi, seperti ulkus decubitus,
kerusakan saraf superficial, kerusakan pembuluh darah dan kontraktur
3. Kebijakan
4. Referensi http://kumpulansopkePerawat/ bidanan.blogspot.com/2014/03/sop-protap-ppk-
pengaturan-posisi-pronasi.htm
5. Prosedur 1. Perawat/ bidan menjelaskan langkah-langkah tindakan
2. Perawat/ bidan mencuci tangan
3. Perawat/ bidan mempersiapkan alat
4. Perawat/ bidan membuat posisi tempat tidur yang memudahkan untuk
bekerja ( sesuai dengan tinggi Perawat/ bidan)
5. Perawat/ bidan mengatur tinggi tempat tidur pada posisi dasar yaitu posisi
datar. Ambil semua bantal dan perlengkapan lain yang digunakan pada
posisi sebelumnya.
6. Perawat/ bidan membantu pasien dalam posisi telungkup
7. Perawat/ bidan menghadapkan kepala klien di satu sisi, letakkan bantal
kecil di bawah kepala tetapi tidak sampai bahu
8. Perawat/ bidan meletakkan bantal kecil di bawah perut mulai dari diafragma
sampai krista iliaka
9. Perawat/ bidan meletakkan bantal di bawah kaki mulai dari lutut hingga
tumit
10. Perawat/ bidan mencuci tangan
11. Perawat/ bidan evaluasi respon pasien
12. Perawat/ bidan melakukan dokumentasi tindakan dan hasil
6. Unit IGD, Rawat Inap, PONED, Poli KIA&KB,Poli Umum, Poli Anak, Poli Lansia, Poli
Terkait Gigi