Tahapan/Urutan Tata Cara Membuat Surat Numpang Nikah:
1. Minta surat pengantar dari RT RW setempat
syarat:
a. Fotocopy KTP kamu dan pasangan
b. Fotocopy KK
c. Jangan lupa membawa materai 6000 untuk jaga-jaga soalnya ada beberapa RT yang meminta surat pernyataan
dengan materai.
Setelah dapat pengantar RT, so pasti mesti harus minta tanda tangan pak RW. Di RW tidak perlu syarat-syarat
apapun tinggal minta tanda tangan RW. (Saya tadi malam ke sekretaris RT dulu disana minta surat keterangan
pernyataan belum menikah / akan menikah. Nah ini jujur tiap RT/RW bisa beda-beda format pokoknya tinggal bilang
aja mau ngurus surat nikah. Baru dari sekretaris RT tanda tangan RT tanda tangan RW.)
2. Selanjutnya Pergi ke kelurahan untuk dibuatkan surat pengantar ke KUA pemohon ijin numpang nikah
Syaratnya adalah :
a. Fotocopy KTP kamu dan pasangan
b. Fotocopy KK
c. Surat pengantar RT/RW
d. Membawa foto 23 2 lembar, 3 x 4 2 lembar (siapin aja kalau bisa warna merah untuk tahun kelahiran ganjil dan
biru untuk genap)
e. Bayar biaya adm sekitar Rp. 30,000
f. Bawa juga Fotocopy KTP orang tua (buat jaga-jaga daripada bolak balik)
Jangan bingung. Saya tadi langsung ke loket dan bertanya untuk mengurus surat ijin numpang nikah. Perlu kamu
ketahui, di kelurahan ini kita harus mengurus 3 surat pengantar, yaitu N1, N2 dan N4.
Surat N1 ini berisi surat keterangan untuk nikah
Surat N2 ini berisi surat keterangan asal-usul
Surat N4 ini berisi surat keterangan tentang orang tua
3. Langkah terakhir adalah pergi ke KUA buat minta surat rekomendasi pindah nikah ke tempat tujuan.
SYARAT -SYARAT NIKAH
a. Fotocopy KTPkamu dan pasangan
b. Fotocopy KK
c. Surat pengantar dari kelurahan ( N1,N2 dan N4)
d. Bawa foto 23 n 34 @ 2 lembar
e. Bayar biaya adm sekitar Rp. 50,000
f. Saya juga menyiapkan fotocopy akte kelahiran, ijasah terakhir, dan KK kamu dan pasangan. Ini hanya untuk jaga-
jaga karena biar gak bolak-balik
Setelah dari KUA tempat pemohon yang mau ijin numpang nikah, kamu akan dapat surat rekomendasi pindah nikah
yang diperlukan untuk daftar ke KUA yang dituju.
SYARAT-SYARAT DAFTAR KE KUA YANG DITUJU
a. Surat rekomendasi pindah nikah dari KUA asal
b. Fotocopy KTP kamu dan pasangan
c. Fotocopy KK kamu dan pasangan
d. Foto berwarna 23; 34 bawa aja masing-masing 4 lembar (kalo bisa siapkan foto masing2 untuk
background biru 4 lembar, merah 4 lembar)
e. Fotocopy ijazah terakhir kamu dan pasangan
f. Fotocopy Akta kelahiran kamu dan pasangan
Nah itulah beberapa langkah dalam mengurus surat-surat nikah, semoga
bermanfaat. Demikian artikel tentang Persyaratn nikah terbaru 2016. Jangan
lupa share ke teman-teman kamu yang lagi bingung mau mengurus surat nikah.
Semoga bermanfaat.
Referensi kedua
Prosedur pertama dalam prosesi pernikahan di KUA adalah Anda harus memenuhi beberapa
persyaratannya berikut ini yaitu :
1. Surat keterangan untuk nikah (model N1),
2. Surat keterangan asal-usul (model N2),
3. Surat persetujuan mempelai (model N3),
4. Surat keterangan tentang orang tua (model N4),
5. Surat pemberitahuan kehendak nikah (model N7) apabila calon pengantin berhalangan,
pemberitahuan nikah dapat dilakukan oleh wali atau wakilnya.
6. Bukti imunisasi TT(Tetanus Toxoid) I calon pengantin wanita, Kartu imunisasi, dan
Imunisasi TT II dari Puskesmas setempat.
7. Membayar biaya pencatatan nikah sebesar Rp30.000,-.
8. Surat izin pengadilan apabila tidak ada izin dari orang tua/wali;
9. Pas foto ukuran 3 x 2 sebanyak 3 lembar;
10. Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi
calon istri yang belum berumur 16 tahun;
11. Bagi anggota TNI/POLRI membawa surat izin dari atasan masing-masing;
12. Surat izin Pengadilan bagi suami yang hendak beristri lebih dari seorang;
13. Akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak/buku pendaftaran cerai bagi mereka yang
perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989;
14. Surat keterangan tentang kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Kepala
Desa/Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 bagi
janda/duda yang akan menikah.
Sedangkan dalam proses pengurusan Surat Nikah ke KUA, Anda harus memenuhi hal-hal
berikut ini :
CALON SUAMI
1. Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1,
N2, N3 & N4.
2. Datang ke KUA setempat untuk mendapatkan Surat Pengantar/Rekomendasi Nikah (Jika
calon Istri beralamat lain daerah/Kecamatan).
3. Jika calon Istri sedaerah/Kecamatan, berkas calon Suami diserahkan ke pihak calon Istri.
LAMPIRAN
1. Fotokopi KTP,
2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK).
3. Pas Foto 3 x 4 = 2 lembar, jika calon istri luar daerah,
4. Pas Foto 2 x 3 = 5 lembar, jika calon istri sedaerah/Kecamatan
CALON ISTRI
1. Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1,
N2, N3 & N4.
2. Datang ke KUA setempat untuk mendaftarkan Nikah dan pemeriksaan administrasi
(bersama Wali dan calon suami)
3. Calon Suami dan Calon Istri sebelum pelaksanaan nikah akan mendapatkan Penasihatan
Perkawinan dari BP4.
LAMPIRAN
1. Fotokopi KTP,
2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK) caten.
3. Fotokopi Kartu Imunisasi TT
4. Pas Foto latar biru ukuran 2 X 3 masing-masing caten 5 lembar.
5. Akta Cerai dari PA bagi janda/ duda cerai.
6. Dispensasi Pengadilan Agama bila usia kurang dari 16 tahun dan 19 tahun.
7. Izin atasan bagi anggota TNI/ POLRI
8. Surat Keterangan Kematian Ayah bila sudah meninggal
9. Surat Keterangan Wali jika Wali tidak sealamat dari Kelurahan setempat
10. Dispensasi Camat bila kurang dari 10 hari
11. N5 (surat izin orang tua) bila usia caten kurang dari 21 tahun.
12. N6 (Surat Kematian suami/istri) bagi janda/duda meninggal dunia.