Anda di halaman 1dari 19

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas
Identitas Sekolah : MAN 14 Jakarta
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/ Semester : X/ 1
Materi Pokok : Struktur Lewis, Ikatan ion dan ikatan kovalen,
Ikatan kovalen koordinasi, ikatan Logam
Alokasi Waktu : 4 pertemuan x (3 x 45 menit)

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator


KD dari KI 1:
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud kebesaran
Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran
kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

KD dari KI 2:
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif,
terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis,
kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan
percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
Indikator:
Rasa ingin tahu
Jujur dalam menggunakan data percobaan untuk membuktikan suatu hukum dasar
kimia (menggunakan data apa adanya dan hasilnya sesuai dengan data percobaan)
Teliti dalam mengolah dan menganalisis data (melakukan pembuktian hukum
dasar kimia secara runut dan konsisten terhadap langkah-langkah serta kebenaran
hasil)
Ulet dalam mencari sumber pengetahuan yang mendukung penyelesaian masalah
(dapat menyelesaikan masalah secara runut di awal hingga akhir dengan langkah-
langkah yang benar).

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan
serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
Indikator:
Bekerjasama dalam kelompok, bersikap santun dan toleran dalam menyatakan
pendapat
Mencintai lingkungan dan berhemat menggunakan sumber daya alam dalam
setiap aktivitas belajar di dalam dan di luar kelas

KD dari KI 3:
3.5 Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen
koordinasi dan ikatan logam serta interaksi antar partikel (atom, ion, molekul) materi
dan hubungannya dengan sifat fisik materi.
Indikator:
Menggambarkan susunan elektron valensi Lewis berdasarkan nomor atom melalui
referensi yang tersedia.
Menjelaskan konsep kestabilan unsur serta hubungannya dengan pembentukan
senyawa.
Menggambarkan proses pembentukan ikatan ion dan ikatan kovalen dalam diskusi
kelas
Menjelaskan perbedaan titik didih antara senyawa ion dan kovalen.
Menjelaskan kegunaan (technology) senyawa ion dan kovalen (science) dalam
kehidupan sehari-hari dan menghubungkaitkan dengan dampaknya terhadap
masyarakat (society) dan lingkungan (environment)
Menggambarkan proses pembentukan senyawa kovalen tunggal, kovalen rangkap
dua, kovalen rangkap tiga dan kovalen koordinasi.
Mengidentifikasi sifat fisik logam dan menghubungkannya dengan proses
pembentukan ikatan logam dalam diskusi kelompok.
Menjelaskan kegunaan (technology) ikatan logam (science) dalam kehidupan
sehari-hari dan menghubungkaitkan dengan dampaknya terhadap masyarakat
(society) dan lingkungan (environment)
Menjelaskan hubungan antara keelektronegatifan unsur dengan kecenderungan
interaksi antar molekulnya.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


Menjelaskan pengaruh interaksi antar molekul terhadap sifat fisis materi.

3.6 Menganalisis kepolaran senyawa.


Indikator:
Merancang dan melakukan percobaan untuk menyelidiki kepolaran senyawa di
laboratorium.
Menjelaskan hubungan kepolaran senyawa dengan keelektronegatifan unsur

KD dari KI 4:
4.5 Mengolah dan menganalisis perbandingan proses pembentukan ikatan ion, ikatan
kovalen, ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam serta interaksi antar partikel (atom,
ion, molekul) materi dan hubungannya dengan sifat fisik materi.
Indikator:
Mengolah data percobaan atau informasi, sehingga mampu menjelaskan proses
pembentukan ikatan kimia.
Menganalisis data percobaan atau informasi, sehingga dapat menjelaskan
hubungan pembentukan ikatan kimia serta interaksi partikel materi dengan sifat
fisik materi.

4.6 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan


kepolaran senyawa.
Indikator:
Melakukan metode ilmiah dimulai dari merancang melakukan, dan menyimpulkan
serta menyajikan hasil percobaan kepolaran senyawa sehingga dapat menjelaskan
tentang kepolaran senyawa.

C. Tujuan Pembelajaran

1. Dengan data-data dari referensi yang tersedia, siswa dapat menggambarkan susunan
elektron valensi Lewis berdasarkan nomor atom.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


2. Dengan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan konsep kestabilan unsur serta
hubungannya dengan pembentukan senyawa.
3. Dengan diskusi kelompok, siswa dapat menggambarkan proses pembentukan ikatan
ion dan ikatan kovalen dalam diskusi kelas
4. Dengan data-data yang ada, siswa dapat menjelaskan perbedaan titik didih antara
senyawa ion dan kovalen.
5. Dengan diskusi kelompok, siswa dengan komunikatif dapat menjelaskan kegunaan
(technology) senyawa ion dan kovalen (science) dalam kehidupan sehari-hari dan
menghubungkaitkan dengan dampaknya terhadap masyarakat (society) dan
lingkungan (environment)
6. Melalui latihan dan diskusi, siswa dapat menggambarkan proses pembentukan
senyawa kovalen tunggal, kovalen rangkap dua, kovalen rangkap tiga dan kovalen
koordinasi.
7. Dengan diskusi kelompok, siswa dapat mengidentifikasi sifat fisik logam dan
menghubungkannya dengan proses pembentukan ikatan logam.
8. Dengan diskusi kelompok, siswa dengan komunikatif dapat menjelaskan kegunaan
(technology) ikatan logam (science) dalam kehidupan sehari-hari dan
menghubungkaitkan dengan dampaknya terhadap masyarakat (society) dan
lingkungan (environment)
9. Melalui eksplorasi dari referensi yang ada, siswa dapat menjelaskan hubungan antara
keelektronegatifan unsur dengan kecenderungan interaksi antar molekulnya.
10. Dengan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan pengaruh interaksi antar molekul
terhadap sifat fisis materi
11. Dengan merancang dan melakukan percobaan, siswa dapat menyelidiki kepolaran
senyawa di laboratorium.
12. Dengan mengamati data hasil percobaan, siswa dapat menjelaskan hubungan
kepolaran senyawa dengan keelektronegatifan unsur.
13. Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, tekun/ulet, dan saling menghargai
pendapat melalui kegiatan diskusi kelompok, tanya jawab, dan penugasan individu.
14. Menumbuhkan kesadaran diri akan keagungan Tuhan YME dan kesadaran akan
ketetapan Tuhan YME merupakan ketetapan yang terbaik untuk kehidupan umat
manusia melalui kegiatan demonstrasi, mengamati tayangan video atau animasi, dan
kegiatan latihan kelompok/individu yang imajinatif.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


D. Materi Pembelajaran
Struktur Lewis
Ikatan ion dan ikatan kovalen
Ikatan kovalen koordinasi
Senyawa kovalen polar dan non polar.
Ikatan logam

E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran


Pendekatan : SETS
Model : Inquiry
Strategi : Kolaboratif & Kooperatif
Metode : praktikum, diskusi, penugasan, latihan

F. Media dan Sumber Belajar


LCD projector
Video / animasi (kimia komputasi)
Internet (webpage / webblog)
Lembar Kerja Siswa (LKS)
Buku-Buku Kimia SMA Kelas X

G. Langkah-Langkah Pembelajaran
- Pertemuan I
I. Pendahuluan (fase orientasi) (10 menit):
a. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


b. Memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan untuk menuntun siswa dalam
mempelajari topik yang akan dibahas dan menggali pengetahuan awal siswa,
seperti:
- Mengapa atom logam cenderung melepaskan elektron? Mengapa atom
nonlogam cenderung menerima elektron dari atom lain?
- Apakah penulisan struktur Lewis suatu molekul boleh dilakukan sembarangan?
- Siswa diminta duduk bersama kelompoknya masing-masing.

II. Kegiatan Inti:


a. Fase eksplorasi imajinasi (60 menit)

Guru meminta siswa mengamati tabel titik leleh beberapa senyawa ion dan
senyawa kovalen dan titik didih senyawa hidrogen halida.
Guru meminta siswa mengamati struktur Lewis beberapa unsur.
Guru mengenalkan siswa tentang susunan elektron valensi dalam orbital.
Guru mengenalkan siswa tentang menggambar awan elektron valensi
berdasarkan susunan elektron dalam orbital.
Siswa berlatih menggambar awan elektron valensi berdasarkan nomor
atomnya melalui tabel periodik unsur
Siswa diminta untuk menganalisis pembentukan senyawa berdasarkan
pembentukan ikatan (berhubungan dengan kecenderungan atom untuk
mencapai kestabilan).

b. Fase internalisasi (40 menit)


Siswa di minta untuk menyampaikan kesimpulan materi struktur Lewis,
kestabilan unsur gas mulia dan kecendurungannya membentuk ikatan.
Memberikan latihan individu kepada siswa dalam menginterkoneksikan level-
level fenomena kimia tentang struktur Lewis, kestabilan unsur gas mulia dan
kecendurungannya membentuk ikatan melalui LKS.

c. Penutup (fase evaluasi) (10 menit)


Guru melakukan reviu terhadap hasil kerja siswa dan melakukan refleksi
dengan meminta siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


Memberikan tugas rumah tentang hukum-hukum gas dalam menyelesaikan
masalah interkoneksi fenomena-fenomena kimia (dari level makro, submikro,
dan simbolik), sebagaimana dituangkan dalam LKS

d. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Tes hasil belajar (penguasaan konsep) kimia menggunakan peskoran (setiap
soal diberi skor 1 bila jawaban benar, dan skor nol bila salah).
2. Penilaian Sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku
3. Penilaian keterampilan mengolah data hasil percobaan menggunakan rubrik
kinerja.

- Pertemuan II
I. Pendahuluan (fase orientasi) (10 menit):
a. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
b. Memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan untuk menuntun siswa dalam
mempelajari topik yang akan dibahas dan menggali pengetahuan awal siswa,
seperti:
- Mengingatkan kembali kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilan
- Bagaimana proses terbentuknya ikatan ion? Bagaimana ikatan kovalen
terbentuk?
- Siswa diminta duduk bersama kelompoknya masing-masing.

II. Kegiatan Inti:


a. Fase eksplorasi imajinasi (60 menit)
Guru menjelaskan tentang terbentuknya ikatan ion dan kovalen, perbedaan
titik didihnya, serta contoh pembentukan senyawa ion dan kovalen.
Melalui diskusi siswa membandingkan proses terbentuknya ikatan ion dan
ikatan kovalen.
Melalui diskusi siswa menganalisis penyebab perbedaan titik leleh antara
senyawa ion dan kovalen serta menganalisis beberapa contoh pembentukan
senyawa senyawa dan ion kovalen.
Mendiskusikan senyawa ion dan kovalen yang banyak digunakan dalam
kehidupan sehari-hari.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


Mendiskusikan dampak penggunaan senyawa ion dan kovalen bagi
masyarakat dan lingkungan sekitar.

b. Fase internalisasi (40 menit)


Siswa di minta untuk melakukan analisis dan interpretasi hubungan materi
ikatan ion dan kovalen (science) dan penerapannya (technology) dalam
kehidupan serta dampaknya bagi lingkungan (environment) dan masyarakat
(society).
Memberikan latihan individu kepada siswa dalam menginterkoneksikan level-
level fenomena kimia ikatan ion dan kovalen melalui LKS.

c. Penutup (fase evaluasi) (10 menit)


Guru melakukan reviu terhadap hasil kerja siswa dan melakukan refleksi
dengan meminta siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya.
Memberikan tugas rumah tentang hukum-hukum gas dalam menyelesaikan
masalah interkoneksi fenomena-fenomena kimia (dari level makro, submikro,
dan simbolik), sebagaimana dituangkan dalam LKS

d. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Tes hasil belajar (penguasaan konsep) kimia menggunakan peskoran (setiap
soal diberi skor 1 bila jawaban benar, dan skor nol bila salah).
2. Penilaian Sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku
3. Penilaian keterampilan mengolah data hasil percobaan menggunakan rubrik
kinerja.

- Pertemuan III
I. Pendahuluan (fase orientasi) (10 menit):
a. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


b. Memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan untuk menuntun siswa dalam
mempelajari topik yang akan dibahas dan menggali pengetahuan awal siswa,
seperti:
- Mengingatkan kembali konsep pembentukan ikatan kovalen dari unsur-unsur
nonlogam
- Siswa diminta duduk bersama kelompoknya masing-masing.
II. Kegiatan Inti:
a. Fase eksplorasi imajinasi (60 menit)
Guru mengenalkan siswa tentang beberapa contoh senyawa kovalen tunggal,
kovalen rangkap dua, kovalen rangkap tiga dan kovalen koordinasi.
Guru mengenalkan siswa tentang sifat logam dengan proses pembentukan
ikatan logam.
Mengidentifikasi logam-logam yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari
Mengidentifikasi pabrik-pabrik pengolahan logam yang ada di sekitar tempat
tinggal, serta dampak yang ditimbulkan akibat adanya pabrik pengolahan
logam tersebut.
Mendiskusikan manfaat keberadaan pabrik-pabrik pengolahan logam bagi
masyarakat.
b. Fase internalisasi (40 menit)
Siswa di minta untuk melakukan analisis dan interpretasi hubungan materi
ikatan logam (science) dan penerapannya (technology) dalam kehidupan serta
dampaknya bagi lingkungan (environment) dan masyarakat (society).
Memberikan latihan individu kepada siswa dalam menginterkoneksikan level-
level fenomena kimia ikatan ion dan kovalen melalui LKS.

c. Penutup (fase evaluasi) (10 menit)


Guru melakukan reviu terhadap hasil kerja siswa dan melakukan refleksi
dengan meminta siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya.
Memberikan tugas rumah tentang hukum-hukum gas dalam menyelesaikan
masalah interkoneksi fenomena-fenomena kimia (dari level makro, submikro,
dan simbolik), sebagaimana dituangkan dalam LKS

d. Penilaian Hasil Pembelajaran

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


1. Tes hasil belajar (penguasaan konsep) kimia menggunakan peskoran (setiap
soal diberi skor 1 bila jawaban benar, dan skor nol bila salah).
2. Penilaian Sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku
3. Penilaian keterampilan mengolah data hasil percobaan menggunakan rubrik
kinerja.

- Pertemuan IV
I. Pendahuluan (fase orientasi) (10 menit):
a. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
b. Memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan untuk menuntun siswa dalam
mempelajari topik yang akan dibahas dan menggali pengetahuan awal siswa,
seperti:
- Mengapa titik didih air tinggi padahal air mempunyai massa molekul relatif
kecil?
- Apakah ada hubungan antara keelektronegatifan unsur dengan kepolaran
senyawa?
- Siswa diminta duduk bersama kelompoknya masing-masing.

II. Kegiatan Inti:


a. Fase eksplorasi imajinasi (60 menit)
Siswa berdiskusi dalam kelompoknya untuk merancang percobaan kepolaran
beberapa senyawa (mewakili senyawa kovalen, kovalen polar dan senyawa
ionik) serta mempresentasikan hasilnya untuk menyamakan persepsi.
Secara berkelompok siswa melakukan percobaan terkait kepolaran beberapa
senyawa (mewakili senyawa kovalen, kovalen polar dan senyawa ionik).
Setelah melakukan percobaan, siswa mengamati dan mencatat hasil percobaan
kepolaran senyawa.

b. Fase internalisasi (40 menit)


Siswa diminta untuk menganalisis dan menyimpulkan hasil percobaan
kepolaran senyawa dikaitkan dengan data keelektronegatifan.
Secara berkelompok, siswa diminta untuk mempresentasikan hasil percobaan
dengan menggunakan bahasa yang benar.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


Siswa dari kelompok lain diberi kesempatan untuk memberikan komentar atau
menanggapinya dengan bahasa yang baik dan santun. Dalam
berkomentar/menanggapi, siswa diminta untuk menyebutkan nama kelompok
(golongan), identitas diri berupa nama (nama unsur) dan alamat rumah (nomor
massa dan nomor atom), sesuai dengan apa yang tertera di name tage.

c. Penutup (fase evaluasi) (10 menit)


Guru melakukan reviu terhadap hasil kerja siswa dan melakukan refleksi
dengan meminta siswa mengungkapkan perasaan dan pendapatnya.
Memberikan tugas rumah tentang hukum-hukum gas dalam menyelesaikan
masalah interkoneksi fenomena-fenomena kimia (dari level makro, submikro,
dan simbolik), sebagaimana dituangkan dalam LKS

d. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Tes hasil belajar (penguasaan konsep) kimia menggunakan peskoran (setiap
soal diberi skor 1 bila jawaban benar, dan skor nol bila salah).
2. Penilaian Sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku
3. Penilaian keterampilan mengolah data hasil percobaan menggunakan rubrik
kinerja.

Contoh soal pengetahuan (tes penguasaan konsep)

1. Diantara unsur-unsur di bawah ini yang paling stabil adalah

a. 8P

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


b. 9Q

c. 10 R

d. 12 S

e. 20 T

2. Unsur dengan nomor atom di bawah ini yang memiliki kecenderungan menyerap elektron
adalah

a. 11 A

b. 12 B

c. 19 C

d. 35 D

e. 38 E

3. Diketahui unsur-unsur dengan nomor atom sebagai berikut: 8X, 9Y, Q,


11 16R, 19Z.
Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah.

a. X dan Q

b. Q dan Z

c. Y dan X

d. R dan X

e. Y dan R

4. Unsur A, B, C, D dan E berturut-turut dengan nomor atom 9, 10, 18, 19, 22. Yang paling
stabil adalah .

a. E

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


b. B

c. C

d. D

e. A

5. Senyawa manakah di bawah ini yang termasuk senyawa kovalen koordinasi, bila
diketahui nomor atom N = 7, H = 1, O = 8?

a. NH3

b. N2O3

c. NH4+

d. NO2-

e. NO3-

6. Unsur P memiliki konfigurasi elektron 2, 8, 6 dan unsur R memiliki konfigurasi elektron


2, 8, 8, 1. Bila P dan R bergabung maka dihasilkan .

a. Senyawa kovalen PR

b. Senyawa kovalen PR6

c. Senyawa ionik PR

d. Senyawa ionik P2R

e. Senyawa ionik PR2

7. Nomor atom unsur-unsur P, Q, R, S dan T masing-masing: 9, 12, 16, 17 dan 18. Pasangan
unsur-unsur yang dapat membentuk senyawa ion adalah .

a. P dan R

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


b. P dan S

c. Q dan S

d. R dan T

e. S dan T

8. Unsur dengan nomor atom di bawah ini yang memiliki kecenderungan melepas elektron
adalah.

a. 16A

b. 17B

c. 18C

d. 31D

e. 34E

9. Diantara unsur berikut ini manakah yang paling stabil (paling sukar bereaksi)?

a. Logam Alkali

b. Logam Alkali tanah

c. Golongan halogen

d. Golongan gas mulia

e. Golongan karbon

10. Unsur X dengan konfigurasi elektron: 2 8 7 dapat mencapai aturan oktet dengan cara .

a. Melepas 7 elektron

b. Menyerap 1 elektron

c. Memasangkan 1 elektron

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


d. Menyerap atau memasangkan 1 elektron

e. Menerima sepasang elektron

Penilaian keterampilan mengolah data hasil percobaan menggunakan rubrik kinerja

Pengamatan Perilaku

Aspek yang dinilai Skor Keterangan


No 1 2 3
1 Rasa ingin tahu
Ketelitian dalam menggunakan data hasil percobaan
2.
dan melakukan perhitungan
Ketekunan/ keuletan dalam belajar baik secara

3. kelompok maupun individu dalam menyelesaikan


masalah yang ada di LKS.
Kejujuran dalam mengolah data dan melakukan

4. percobaan ikatan kimia dan dalam menyelesaikan


masalah yang ada di LKS

Rubrik penilaian perilaku

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


No Aspek yang Dinilai Rubrik
3: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias,

aktif dalam dalam kegiatan baik kelompok maupun


individu

1. Menunjukkan rasa ingin tahu 2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu
antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan
kelompok ketika disuruh atau kurang antusias dalam
menyelesaikan masalah secara individu.

1: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan,


sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok atau
individu walaupun telah didorong untuk terlibat.

3. mengamati video/animasi dan mengolah data hasil

percobaan sesuai prosedur, dan melakukan


perhitungan secara tepat

2. mengamati video/animasi dan mengolah data hasil


Ketelitian dalam menggunakan
2 percobaan sesuai prosedur, namun perhitungan
data hasil percobaan dan
kurang tepat.
melakukan perhitungan
1. mengamati video/animasi dan mengolah data hasil
percobaan sesuai prosedur, tetapi perhitungan tidak
tepat, atau sebaliknya.
3: tekun/ulet dalam menyelesaikan tugas dengan
hasil terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat
Ketekunan/ keuletan dalam
waktu.
belajar baik secara kelompok
maupun individu dalam 2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas,
3.
menyelesaikan masalah yang namun belum menunjukkan upaya terbaiknya.
ada di LKS.
1: tidak berupaya sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


3: menunjukkan kejujurannya dalam menggunakan
data hasil percobaan (data apa adanya) untuk
membuktikan hukum dasar kimia dan menunjukkan
kemandirian dalam menyelsaikan masalah.

2: menunjukkan kejujurannya dalam menggunakan


data hasil percobaan (data apa adanya) untuk
Kejujuran dalam mengolah data
4 dan melakukan percobaan ikatan membuktikan hukum dasar kimia, namun kurang
kimia dan dalam menyelesaikan menunjukkan kemandirian dalam menyelsaikan
masalah yang ada di LKS masalah (masih berusaha meminta jawaban
teman/menyontek) terutama pada kegiatan individu.

1: tidak menunjukkan kejujuran dalam menggunakan


data hasil percobaan (mengubah data agar sesuai
dengan hukum dasar kimia) dan berusaha mencari
jawaban dari teman lain dengan cara menyontek
untuk menyelsaikan tugas individu.

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


Laboratorium Kimia MAN 14 Jakarta
Praktikum IV Semester 1 Kelas X
2013 / 2014

Judul : Sifat Kepolaran Suatu Senyawa


Praktikan : ......................................
Nomor Absen : .....................
Kelas : .....................
Tanggal : ......................................

I. Tujuan Kegiatan
o Siswa dapat menyelidiki dan mengetahui sifat kepolaran suatu senyawa di laboratorium

II. Dasar Teori


Lengkapi sendiri! ( cari referensi dari Buku Paket Kimia, buku kimia lainnya maupun dari
internet! )

III. Alat
a) 4 buah Buret 50 mL
b) Gelas Beaker
c) Statif
d) Penggaris Plastik / Magnet ( tiap-tiap kelompok harus membawa minimal satu )
e) Buku Paket Kimia ( tiap-tiap kelompok harus membawa )

IV. Bahan
a) Aquades ( H2O )
b) Aseton ( C3H6O )
c) Alkohol
d) Asam klorida ( HCl )
e) Asam iodida ( HI )

V. Prosedur Percobaan
1) Pasanglah buret pada standar / statif dan klem!

2) Masukkan aquades ke dalam buret!

3) Gosoklah penggaris plastik dengan menggunakan Buku Paket Kimia dengan


arah yang sama ( satu arah ), sebanyak 20 kali! ( dengan cara menjepit penggaris
plastik tersebut di tengah-tengah buku )

4) Buka kran buret, biarkan aquades mengalir secara perlahan dan dekatkan
penggaris plastik atau magnet pada aliran aquades, amati apa yang terjadi!

5) Ulangi percobaan di atas dengan menggunakan aseton, alkohol, asam klorida


dan asam iodida!

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18


VI. Hasil Pengamatan
Tidak Polar /
No Larutan Dibelokkan
Dibelokkan Nonpolar
1 Aquades
2 Aseton
3 Alkohol
4 Asam klorida
5 Asam iodida

VII. Pertanyaan ( Bahan Diskusi )


1) Mengapa magnet atau penggaris plastik yang digosok menggunakan lembaran kertas
dalam buku dapat menarik atau membelokkan aliran larutan?
2) Mengapa larutan yang diujikan ada yang dibelokkan dan tidak dibelokkan? ( Tuliskan
penyebabnya! )
3) Simpulkan, larutan manakah yang termasuk senyawa polar dan nonpolar!

VIII. Kesimpulan
Berikan kesimpulan berdasarkan data dan pengamatan yang telah kalian lakukan!

Lembar Kegiatan Siswa


Buatlah Laporan Praktikum mengenai Sifat Kepolaran Suatu Senyawa ini dengan

Format :
I. Judul Praktikum
II. Tujuan Praktikum
III. Dasar Teori
IV. Alat dan Bahan
V. Cara Kerja
VI. Data Pengamatan
VII. Pembahasan
VIII. Jawaban Pertanyaan
IX. Kesimpulan

Keterangan :
Lengkapi dengan : Nama, Nomor Absen, Kelas dan Tanggal Pelaksanaan Praktikum
HARUS DIKETIK, dicetak menggunakan kertas A4, spasi 2, ukuran huruf 12, jenis huruf
Arial Narrow
TIDAK PERLU DIJILID dan HARUS DIKUMPULKAN PALING LAMBAT 1 MINGGU SETELAH

RPP Ikatan Kimia PriyoAgung_S2 UNNES Page 18