Anda di halaman 1dari 20

PELAPORAN DAN DISTRIBUSI INFORMASI

No. Dokumen

No. Revisi

PEMERINTAH KABUPATEN
SOP PUSKESMAS PERAWATAN
Tanggal Terbit DEBUT
MALUKU TENGGARA

Halaman

PUSKESMAS NY. C. G. JAMLEAN


PERAWATAN DEBUT NIP.19661120 198903 2 010

PENGERTIAN Prosedur ini mengatur proses pelaporan dan pendistribusian informasi

TUJUAN Menindaklanjuti semua informasi yang masukke Puskesmas berupa laporan dari Bides,
Pustu Poskesdes, Posbindu dan Posyandu.

KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI Permenkes 128 Tahun 2004 tentang kebijakan Puskesmas

ALAT DAN BAHAN 1. ATK


2. Computer
3. Printer
PROSEDUR 1. Petugas menerima laporan dari semua desa, perawatan, poned, posbindu dan
semua poli pelayanan, diarsipka berdasarkan data yang terkumpul.
2. Petugas melaporkan informasi tersebut ke Kepala Puskesmas.
3. Kemudian kepala Puskesmas Menginformasikan kepada stafPuskesmas melalui
apel atau mini lokakarya bulanan.
UNIT TERKAIT Seluruh staf Puskesmas

NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN TGL MULAI DIBELAKUKAN


AUDIT PENILAIAN KINERJA PENGELOLAAN
KEUANGAN

No. Dokumen

No. Revisi

PEMERINTAH KABUPATEN
SOP PUSKESMAS PERAWATAN
Tanggal Terbit DEBUT
MALUKU TENGGARA

Halaman

PUSKESMAS NY. C. G. JAMLEAN


PERAWATAN DEBUT NIP.19661120 198903 2 010

PENGERTIAN Audit Kinerja adalah pemeriksaan secara objektif dan sistematis terhadap bebbagai
macam bukti, untuk dapat melakukan penilaian secara independen.
Audit Keuangan adalah Audit terhadap laporan keuangan suatu organisasi atau
perusahan yang akan menghasilkan pendapat pihak ketiga mengenai relevansi,
akurasi, dan kelengkapan laporan- laporan tersebut.
Pebialian Kinerja adalah membandingkan kinerja aktual dengan standar-standar yang
sudah ditetapkan.
TUJUAN Sebagai acuan petugas dalam melaksanakanaudit penilaian kinerja bagi pengelola
keuangan.

KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor : tantang Audit


penilaian kinerja

REFERENSI PP No 60 tahun 2008 tentang Sistim Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

ALAT DAN BAHAN 1 ATK


2. Komputer
3. Buku Keuangan
4. Rencana Keuangan

PROSEDUR 1. Kepala Puskesmas menetapkan tim audit yang sesuai dengan kompetensi dan
tupoksi yang telah ditetapkan.
2. Tim audir menyusun jadwal audit niternal
3. Kepala Puskesmas meminta rencana keuangan Puskesmas setahun kedepan dan
laporan Keuangan kepada masing-masing petugas melalui pengelola keuangan.
4. Petugas memberikan laporan keuangan setiap bulannya kepada pengelola
keuangan.
5. Pengelola keuangan mencatat semua transaksi keuangan di buku yang telah
disediakan dan merekapnya.
6. Hasil rekapan keuangan dari pengelola keuangan diberikan kepada Kepala
Puskesmas untuk diberikan pada Tim auditing.
7. Tim auditing melakukan auditing
8. Tim auditing melaporkan hasil audit kepada kepala Puskesmas.
9. Kepala Puskesmas memberikan umpan balik kepada tim auditing.
UNIT TERKAIT Kepala Puskesmas, pengelola keuangan dan Seluruh staf Puskesmas

HAL-HAL YANG PERLU Audit keuangan ini harus dilakukan dengan teliti, hati hati dan transparan karena
DIPERHATIKAN dapat mempengaruhi kinerja petugas dan puskesmas dan dapat jatuh ke tindakan
pidana.
RUJUKAN JIKA TIDAK DAPAT MENYELESAIKAN
MASALAH HASIL REKOMENDASI AUDIT INTERNAL

No. Dokumen

No. Revisi

PEMERINTAH KABUPATEN
SOP PUSKESMAS PERAWATAN
Tanggal Terbit DEBUT
MALUKU TENGGARA

Halaman

PUSKESMAS NY. C. G. JAMLEAN


PERAWATAN DEBUT NIP.19661120 198903 2 010

PENGERTIAN Upaya untuk melakukan rujukan ke Dinas kesehatan Kabupaten untuk ditindak lanjuti
apabila ada permasalahan yang ditemukan dan direkomendasikan dalam Audit Internal
tetapintidak dapat diselesaikan sendiri oleh pimpinan dan staf Puskesmas.
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkahntuk melakukan rujukan jika tidak dapat
menyelesaikan masalah hasil rekomendasi audit internal..

KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI UU Republik Indonesia No 36 Tahun 2009 tentang tenaga Kesehatan.

ALAT DAN BAHAN 4. ATK


5. Computer
6. Printer
LANGKAH-LANGKAH 1. Tim manajemen mutu melaksanakan rekomendasi hasil audit internal.
2. Tim manajemen mutu bersama penanggung jawab program mengevaluasi
pelaksanaan hasil rekomendasi audit internal.
3. Apabila permasalahan dalam rekomendasi hasil audit internal tidak dapat
diselesaikan maka Kepala Puskesmas melakukan rujukan kepada Dinas
Kesehatan Kabupaten untuk ditindak lanjuti
4. Umpan balik/tanggapan dari Dinas Kesehatan ditindak lanjuti oleh kepala
Puskesmas dan seluruh staf.
UNIT TERKAIT 1. Kepala Puskesmas.
2. Penanggung jawab manajen mutu.
3. Penaggung jawab program dan pelayanan
DOKUMEN TERKAIT
NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN TGL MULAI DIBELAKUKAN
KAJIAN DAN TINDAK LANJUT TERHADAP
MASALAH-MASALAH DALAM PENYELENGGARAAN
PROGRAM DAN PELAYANAN
No. Dokumen

No. Revisi

PEMERINTAH KABUPATEN
SOP PUSKESMAS PERAWATAN
Tanggal Terbit DEBUT
MALUKU TENGGARA

Halaman

PUSKESMAS NY. C. G. JAMLEAN


PERAWATAN DEBUT NIP.19661120 198903 2 010

PENGERTIAN Suatu upaya untuk menggali informasi tentang masalah-masalah spesifik dan
menemukan tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah
spesifik dalam penyelenggaraan program dan pelayanan di Puskesmas.
TUJUAN 1. Untuk mengidentifikasi masalah-masalah spesifik terjadi dalam proses
penyelenggaraan pelayanan sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan.
2. Agar kegitan dan program pelayanan Puskesmas dapat berjalan dengan
lancar.
KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI

PROSEDUR/LANGKAH- 1. Mengidentifikasi masalah-masalah spesifikdalam penyelenggaraan


LANGKAH program dan pelayanan di puskesmas
2. Mencatat hasil identifikasi masalah-masalah spesifik dalam
penyelenggaraan program dan pelayanan di puskesmas
3. Membahas hasil kajian identifikasi masalah-masalah spesifik dalam
penyelenggaraan program dan pelayanan di puskesmas.
4. Menentukan upaya pencegahan dan pemecahan masalah-masalah spesifik
dalam penyelenggaraan program dan pelayanan di puskesmas.
5. Merencanakn upay tindak lanjut unutk mengatasi masalah-masalah
spesifik dalam penyelenggaraan program dan pelayanan di puskesmas.
6. Melaksanakan tindak lanjut untuk megatasi masalah-masalah spesifik
dalam penyelenggaraan program dan pelayanan di puskesmas.
DIAGRAM ALIR
Identifikasi Masalah

Pembahasan hasil audit


identifikasi

Pembahasan hasil audit


identifikasi

Tindak lanjut
UNIT TERKAIT Pelaksanaan program , pelaksanaan pelayanan

NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN TGL MULAI DIBELAKUKAN


PENYUSUNAN RUK

No. Dokumen

No. Revisi

PEMERINTAH KABUPATEN
SOP PUSKESMAS PERAWATAN
Tanggal Terbit DEBUT
MALUKU TENGGARA

Halaman

PUSKESMAS NY. C. G. JAMLEAN


PERAWATAN DEBUT NIP.19661120 198903 2 010

PENGERTIAN RUK merupakan proses pembuatan program,identifikasi program, langkah-langkah


dalam rangka penyusunan program, penjadwalan renca program dan perhitungan
perincian anggaran yang dimasukan dalam bentuk suatu Rencana Usulan Kegiatan
yang akan dilaksanakan.
TUJUAN - Mengidentifikasi apa saja yang harus dilakukan.
- Menguji dan membuktikan bahwa :
Sasaran dapat tercapai
Adanya kemampuan untuk mencapai sasaran
Sumber daya yang dubutuhkan dapat diperoleh
Semua informasi dapat diperoleh
Adanya beberapa alternatif yang harus diperhtikan
- Brperan sebagai media komunikasi
Dapat memotifasi pihak yang berkepentingandalam pencapaian
sasaran.
KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI Permenkes 128 Tahun 2004 tentang kebijakan Puskesmas

ALAT DAN BAHAN 1. ATK dan Komputer


2. POA dari masing-masing pemegang program.

PROSEDUR 1. Melakukan rapat


2. Melakukan analisa masalah
3. Menetapkan prioritas masalah
4. Merumuskan masalah
5. Mencari penyebab
DIAGRAM ALIR
Masalah

Masalah

Masalah

Masalah
UNIT TERKAIT Kepala Puskesmas
Kepala Tata Usaha
- Pimpinan Puskesmas Pembantu
- Semua pemegang program di Puskesmas
DOKUMEN TERKAIT Alur/bagan koordinasi
LOKAKARYA MINI BULANAN

No. Dokumen

No. Revisi
PEMERINTAH
KABUPATEN
SOP
Tanggal Terbit PUSKESMAS PERAWATAN DEBUT
MALUKU
TENGGARA
Halaman
PUSKESMAS
NY. C. G. JAMLEAN
PERAWATAN NIP.19661120 198903 2 010
DEBUT
PENGERTIAN Suatu pertemuan yang dilakukan setiap bulan dmana semua staff berkumpul untuk
memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya.

TUJUAN 1. Untuk mengetahui hasil kegiatan puskesmas pada bulan lalu


2. Untuk mengetahui hambatan/masalah dalam pelaksanaan kegiatan
3. Untuk memecahkan masalah yang terjadi
4. Untuk menyuun rencana kerja bulan berikutnya
KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI Buku pedoman Lokakarya Mini, DEPKES RI Tahun 2006

PROSEDUR Lokakarya Mini bulalan yang pertama


1. Bentuk tim dalam dinamika kelompok tentang peran, tanggung jawab staf dan
kewenangan puskesmas.
2. Berikan informasi tentang kebijakan program dan konsep baru berkaitan dengan
puskesmas.
3. Berikan informasi tentang tata cara penyusunan rencana kegiatan (POA ; Plan of action)
Puskesmas.
4. Inventarisir kegiatan puskesmas
5. Analisa bebab kerja tiap petugas
6. Pembagian tugas baru
7. Penyusunan POA tahunan berdasarkan rencana pelaksanaan kegiatan puskesmas
8. Buat kesepakatan bersama unuk pelasanaan kegiatan sesuai dengan POA

Lokakarya Mini Bulanan rutin


1. Laporan hasil kegiatan bulan lalu
2. Berikan informasi hasil rapat baik dari Dinas Kesehatan Kabupaten maupun dari
kecamatan
3. Berikan informasi tentang kebijakan, program dan konsep baru
4. Analisa hambatan dan masalah yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan
5. Analisa sebab masalah
6. Merumuskan alternatif pemecahan masalah
7. Buat kesepakatan bersama untuk melaksanakan kegiatan
8. Buat rencana kerja bulan yang akan datang
UNIT TERKAIT Seluruh staf Puskesmas
REKAMAN
HISTORIS TGL MULAI
PERUBAHAN NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN
DIBELAKUKAN
PEMBAHASAN UMPAN BALIK, DOKUMENTASI
PELAKSANA PEMBAHASAN, HASIL PEMBAHASAN,
TINDAK LANJUT PEMBAHASAN
No. Dokumen

No. Revisi
PEMERINTAH
KABUPATEN
SOP
Tanggal Terbit PUSKESMAS PERAWATAN DEBUT
MALUKU
TENGGARA
Halaman
PUSKESMAS
NY. C. G. JAMLEAN
PERAWATAN NIP.19661120 198903 2 010
DEBUT
PENGERTIAN

TUJUAN Umpan balik dari masyarakat atau pengguna layanan dapat diakses Puskesmas atau sebaliknya
Umpan balik dari pelaksana ke pengelola program adalah respon balik pelaksana program
mengenai pelaksanaan program melalui pengumpulan informasi, validasi sampai pada
rekomendasi tindak lanjut.

KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI Permenkes 128 Tahun 2004 tentang kebijakan Puskesmas

PROSEDUR 1. Petugas menerima keluhan dari pengguna layanan di masyarakat dan dari masyarakat
(hasil survei, kotak saran,kotak kepuasan)
2. Petugas merekap, mencatat sumber informasi dan identitas informan
3. Petugas mengarahan informan, akan unit pelayanan yang di tuju
4. Petugas mencatat keluhan
5. Petugas menyampaikan keluhan yang di terima kepada kepala TU
6. Petugas TU mencatat keluhan di buku rekpan tahunan
7. Petugas TU menyampaikan kepada Kepala Puskesmas
8. Petugas yang terdiri dari Kepala Puskesmas, manajemen, pengelola program
menganalisa dan membahas keluhan sesuai waktu yang ditentukan ( dalam rapat staf
atau lolakarya mini bulanan)
9. Petugas mencatat hasil pembahasan keluhan
10. Petugas menyampaikan umpan balik kepada informan
11. Petugas melakukan monitoring dan evaluasi.
12. Petugas melaporkan hasil monitoring dan evaluasi
UNIT TERKAIT Seluruh staf Puskesmas teutama penanggung jawab program

REKAMAN TGL MULAI


HISTORIS NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN
PERUBAHAN
DIBELAKUKAN
PERTEMUAN TINJAUAN MANAJEMEN

No. Dokumen

No. Revisi

PEMERINTAH KABUPATEN
SOP PUSKESMAS PERAWATAN
Tanggal Terbit DEBUT
MALUKU TENGGARA

Halaman

PUSKESMAS NY. C. G. JAMLEAN


PERAWATAN DEBUT NIP.19661120 198903 2 010

PENGERTIAN PERTEMUAN Tinjauan Manajemen adalah proses evaluasi terhadap kesesuaian dan
efektifitas penerapan sistem manajemen mutu yang dilakukan secara berkala dan
melibatkan berbagai pihak yang terkait dengan operasional kegiatan organisasi.
TUJUAN Agar pendelegasian wewenang disesuaikan dengan kompetesi petugas sehingga
pelayanan dapat berjalan dengan baik dengan tata nilai, visi misi .dan tujuan
puskesmas
KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor : tentang Kebijakan
peningktan mutu klinis dan keselamatan pasien.

REFERENSI Kesepakatan bersama

PROSEDUR 1. dilakukan secara berkala dengan interval waktu yang disesuaikan dengan
tingkat kepentingan.
2. Direncanakan dengan baik dengan kejelasan tujuan, agenda, dan penjadwalan.
3. Didokumentasikan dengan baik
4. Mengevaluasikan efektifitas penerapan sistim manajemen mutu dan
dampaknya pada mutu dan kinerja.
5. Membahas perubahan-perubahan yang perlu dilakukan baikpada sistim
manajemen mutu maupun sistim pelayanan.
6. Hasil pertemuan ditindak lanjuti dalam bentuk koreksi, tidakan korektif,
tindakan preventif maupun perubahan pada sistim manajemen mutu maupun
sistim pelayanan.
7. Tindak lanjut terhadap rekomedasi yang dihasilkan pada pertemuan di pantau
pelaksanaannya.
8. Pihak manajemen dan pihak pelaksana operasonal yang terkait diundang
dalam pertemuan tinjauan manajemen.
9. Pertemuan tinjauan manajemen berukutnya diawali dengan pembahasan hasil
dan tindak lanjut pertemuan tinjauan manajemen sebelumnya.
10. Agenda pertemuan tinjauan manajemen mencakup :
a. Hasil audit internal
b. Umpan balik/keluahan pelanggan
c. Kepuasan pelanggan
d. Kinerja yang dihasilkan
e. Hasil pertemuan tinjauan manajemen yang lalu.
f. Rencana perbaikan/perubahan baik pada sistem manajemen mutu
maupun sistem pelayanan
g. Masalah-masalah operasional yang terkait dengan penerapan sistem
manajemen mutu dan sistem pelayanan
h. Perubahan-perubahan yang dapat berpengaruh terhadap sistem
manajemen mutu dan sistem pelayanan.
11. Luaran dari pertemuan tinjauan
a. Rekomendasi dan keputusan tindak lanjut atas permasalahan yang telah
diidentifikasi dalam pertemuan
b. Rencana perbaikan masalah-masalah tersebut.
c. Rencana peningkatan kepuasan pelanggan/pengguna
d. Rencana pemenuhan sumber daya yang diperlukan
e. Rencana perubahan-perubahan untuk mengakomodasi persyaratan
produk/layanan/pelanggan.
UNIT TERKAIT Tim manajemen mutu

DOKUMEN TERKAIT Kompetensi petugas

BAGAN ALIR
ANALISA DATA

No. Dokumen

No. Revisi

PEMERINTAH KABUPATEN
SOP PUSKESMAS PERAWATAN
Tanggal Terbit DEBUT
MALUKU TENGGARA

Halaman

PUSKESMAS NY. C. G. JAMLEAN


PERAWATAN DEBUT NIP.19661120 198903 2 010

PENGERTIAN Proses pengolahan data hasil pementauan / pengukuran kinerja untukdibandingkan


dengan target yang ditentukan guna mendeteksi adanya penyimpangan-penyimpangan
atau ketidaksesuaian dalam informasi.
TUJUAN Sebagai penerapan langkah-langkah untuk pengendalian proses dan perbaikan
- Perbaikan dalam upaya menjamin pencapaian sasaran
- Sasaran serta persyaratan
- Persyaratan mutu yang direncanakan dengan cara mengolah data hasil
pemantauan dan pengukuran.
KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI Pedoman Kerja Puskesmas jilid I, 1998

PROSEDUR 1. Pengelola program bertanggungjawab dalam pengumpulan data dan hasil


kegiatan/program.
2. Pengelola program menentukan indikator program
3. Pengelola program menentukan frekwensi analisa sesuai keperluan dan tingkat
kepentingan
4. Pengelola program melakukan analisa data dengan cara membandingkan cakupan
dengan target yang ditentukan
5. Pengelola program menginterpretasikan hasil analisa dan melaporkan data hasil
analisa kepada Kepala Puskesmas/menajemen puskesmas
6. Hasil pengumpulan analisa data kinerja diarsipkan.
UNIT TERKAIT Pengelola Program
Unit Admin

DOKUMENTASI Format Laporan bulanan dan mingguan


TERKAIT
PEMBAHASAN UMPAN BALIK, DOKUMENTASI
PELAKSANA PEMBAHASAN, HASIL PEMBAHASAN,
TINDAK LANJUT PEMBAHASAN
No. Dokumen

No. Revisi
PEMERINTAH
KABUPATEN
SOP
Tanggal Terbit PUSKESMAS PERAWATAN DEBUT
MALUKU
TENGGARA
Halaman
PUSKESMAS
NY. C. G. JAMLEAN
PERAWATAN NIP.19661120 198903 2 010
DEBUT
PENGERTIAN

TUJUAN Umpan balik dari masyarakat atau pengguna layanan dapat diakses Puskesmas atau sebaliknya
Umpan balik dari pelaksana ke pengelola program adalah respon balik pelaksana program
mengenai pelaksanaan program melalui pengumpulan informasi, validasi sampai pada
rekomendasi tindak lanjut.

KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Debut Nomor :

REFERENSI Permenkes 128 Tahun 2004 tentang kebijakan Puskesmas

PROSEDUR 1. Petugas menerima keluhan dari pengguna layanan di masyarakat dan dari masyarakat
(hasil survei, kotak saran,kotak kepuasan)
2. Petugas merekap, mencatat sumber informasi dan identitas informan
3. Petugas mengarahan informan, akan unit pelayanan yang di tuju
4. Petugas mencatat keluhan
5. Petugas menyampaikan keluhan yang di terima kepada kepala TU
6. Petugas TU mencatat keluhan di buku rekpan tahunan
7. Petugas TU menyampaikan kepada Kepala Puskesmas
8. Petugas yang terdiri dari Kepala Puskesmas, manajemen, pengelola program
menganalisa dan membahas keluhan sesuai waktu yang ditentukan ( dalam rapat staf
atau lolakarya mini bulanan)
9. Petugas mencatat hasil pembahasan keluhan
10. Petugas menyampaikan umpan balik kepada informan
11. Petugas melakukan monitoring dan evaluasi.
12. Petugas melaporkan hasil monitoring dan evaluasi
UNIT TERKAIT Seluruh staf Puskesmas teutama penanggung jawab program

REKAMAN TGL MULAI


HISTORIS NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN
PERUBAHAN
DIBELAKUKAN
EVALUASI PERAN PIHAK TERKAIT

No. Dokumen

No. Revisi
PEMERINTAH
KABUPATEN
SOP
Tanggal Terbit PUSKESMAS PERAWATAN DEBUT
MALUKU
TENGGARA
Halaman
PUSKESMAS
NY. C. G. JAMLEAN
PERAWATAN NIP.19661120 198903 2 010
DEBUT
PENGERTIAN Evaluasi suatu proses dn pengumpulan dan analisa informsi mengenaiefektifitas dan dampak
suatu program atau keseluruhan program termasuk menilai, mendeteksi dan menyelesaikan
masalah serta merencanakan kegiatan yang akan datang.
Pihak terkait adalah pihak lain yang diperlukan dalam pelaksanaan program yang secara
aktif membantu Puskesmas dalam menjalani.......
TUJUAN 1. Terdapat gambaran baik kelebihan maupun kekurangan dari peran masing-masing
pihak terkait.
2. Adanya hasil penilaian, pencapaian kegiatan puskesmas dengan pihak terkait
3. Teridentifikasi masalah dan hambatan yang ditemui selama penyelenggaraan.
4. Adanya masukan untuk rencana kerja selanjutnya.
KEBIJAKAN Sebagai pedoman dalam pelaksanaan evaluasi dengan pihak-pihak terkait.
Langkah-langkah dalam pelaksanaan evaluasi dengan pihak-pihak terkait harus sesuai dengan
langkah-langkah dalam SPO
REFERENSI

PROSEDUR 1. Kepala puskesmas menaggil ka TU untuk merencanakan pelaksanaan evaluasi kegiatan


dengan pihak-pihak terkait dengan skala prioritas.
2. Ka TU menerima panggilan Kepala Puskesmas untuk merencanakan pelaksanaan
kegiatan evaluasi dengan pihak-pihak terkait.
3. Kepala puskesmas menerima Ka TU
4. Kepala Puskesmas menyampaikan rencana pelaksanaan evaluasi dengan pihak-pihak
terkait
5. Kepala Puskesmas bersama Ka TU menemukan waktu untuk pelaksanaan evaluasi
dengan pihak-pihak terkait.
6. Kepala Puskesmas bersama penaggung jawab program menyusun indikator evaluasi
dengan pihak terkait.
7. Kepala Puskesmas menyepakati indikator-indikator evaluasi degan pihak terkait
8. Ka TU mencatat hasil pertemuan dengan Kepala Puskesmas
9. Ka TU membuat undangan pelaksanaan evaluasi dengan pihak-pihak terkait
10. Ka TU menyerahkan undangan kepada kepala Puskesmas untuk ditandatangani
11. Kepala Puskesmas menerima undangan dari ka TU
12. Kapal Puskesmas menandatangani undangan pelaksanaan evaluasi dengan pihak-pihak
terkait
13. Kepala Puskesmas menyerahkan undangan kepada Ka TU
14. Ka TU membubuhkan cap puskesmas pada undangan
15. Ka TU memberi nomor surat keluar pada undangan
16. Ka TU mendokumentasikan undangan pada buku surat keluar
17. Ka TU menyerahkan undangan kepada petugas yng ditunjuk untuk didistribusikan
kepada pihak-pihak terkait
18. Petugas menerima undangan
19. Petugas membagikan undangan kepada pihak-pihak terkait

PELAKSANAAN
1. Kepala Puskesmas menerima pihak-pihak terkait
2. Kepala Puskesmas membuka pertemuan
3. Kepala Puskesmas menyampaikan maksud dan tujuan pertemuan
4. Kepala Puskesmas dan pihak-pihak terkait melakukan evaluasi
5. Kepala Puskesmas memberi kesempatan kepada pihak-pihak terkait untuk bertanya
6. Kepala Puskesmas memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk
menyampaikan pendapatnya apabila ada yang mau ditanyakan
7. Kepala Puskemas menaggapi pendapat dari peserta rapat (pihak-pihak terkait)
8. Kepala Puskemas beserta peserta rapat menyepakati hasil evaluasi
9. Kepala Puskesmas beserta peserta rapat menyusun rencana tindak lanjut dari evaluasi
10. Kepala Puskemas menyepakati rencana tindak lanjut yang sudah disusun.
11. Kepala Puskesmas menutup pertemuan
UNIT TERKAIT Kepala Puskesmas
Ka TU
Pelaksana kegiatan dan pelaksana program
Pihak pihak terkait
REKAMAN TGL MULAI
HISTORI NO YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN
PERUBAHAN
DIBELAKUKAN