Anda di halaman 1dari 4

Mengenal Infinite Bus - Pada Jaringan Tenaga Listrik, Infinite Bus

merupakan suatu sistem jaringan tenaga listrik yang memiliki tegangan dan frekuensi konstan
terlepas dari pengaruh perubahan beban (dinamika beban) yang disuplainya atau yang
terkoneksi dengan jaringan tersebut. Dengan demikian, bus infinite haruslah merupakan
sistim jaringan dengan daya yang besar sehingga berapapun jumlah daya nyata dan daya
reaktif yang disuplainya atau yang bergabung dengannya tidak akan mempengaruhi besarnya
tegangan dan frekuensi pada jaringan tersebut , atau dengan kata lain tegangan (voltage) dan
frekuensi (frequency) tetap konstan.

Biasanya untuksuatu sistim jaringan tenaga listrik yang bersifat infinite (bus infinite) akan
memiliki lebih dari satu generator atau pembangkit tenaga listrik yang terhubung dan
beroperasi secara paralel untuk mengisi bus tersebut. Masing masing pembangkit tersebut
bisa saja berada pada lokasi yang berjauhan.

Untuk sekumpulan mesin pembangkit yang berada pada lokasi yang sama, dapat dilihat
sebagai sebuah mesin pembangkit yang besar. Dan apabila terdapat beberapa lokasi yang
terdiri dari beberapa buah pembangkit, dan terhubung pada bus jaringan yang sama dan
hanya terpisahkan melalui saluran transmisi dengan reaktansi rendah dapat pula
dikelompokan menjadi satu mesin pembangkit yang lebih besar. Dengan bergabungnya
beberapa pembangkit tersebut, maka terbentuklah suatu sistim jaringan tenaga listrik yang
memiliki kapasitas yang sangat besar.

Dengan kapasitas sistemnya begitu besar, maka tegangan (voltage) dan frekuensinya akan
selalu konstan. Penyambungan ataupun pemutusan satu mesin atau beban pada sistem
jaringan tersebut tidak akan mempengaruhi besaran dan fase pada tegangan dan frekuensi.
Sistem jaringan akan berperilaku seperti generator besar yang memiliki impedansi internal
nol dan inersia rotasi tak terhingga.

Karakteristik Infinite Bus


Karakteristik sebuah bus (jaringan tenaga listrik) bisa dikatakan infinite adalah sebagai
berikut :

Tegangan pada terminal generator akan selalu konstan ketika beroperasi paralel dan
bergabung dengan bus infinite tersebut.
Frekuensi akan selalu konstan karena momen inersia rotasi dari total keseluruhan
pembangkit yang terhubung pada bus tersebut terlalu besar untuk memungkinkan
sebuah mesin yang baru bergabung dengan bus mengubah kecepatan sistem.
Impedansi sinkron dari keseluruhan pembangkit yang terhubung paralel ke bus sangat
kecil.

Perilaku mesin pembangkit yang terhubung pada Infinite Bus sangat berbeda dengan operasi
sebuah mesin pembangkit yang berdiri sendiri (isolated).

Dalam operasi yang terisolasi, perubahan besarnya nilai eksitasi akan mengubah besarnya
nilai tegangan voltase terminalnya dan faktor daya sistim banyak dipengaruhi oleh beban.
Bila pembangkit bekerja secara paralel dengan Infinite Bus , perubahan pada eksitasinya akan
mengubah nilai faktor daya mesin namun, perubahan eksitasi tidak akan dapat mengubah
besarnya nilai tegangan pada terminal generator. Akan tetap konstan.

Penjelasan Mengapa Nilai Tegangan dan Frekuensi Pada


Infinite Bus Selalu Konstan
Seperti dijelaskan sebelumnya, bus infinite memiliki beberapa buah mesin pembangkit
(generator ) yang terhubung paralel dan beropersi pada bus tersebut , seperti paga gambar
dibawah ini :

Pembuktian Tegangan Pada Bus Infinite Selalu Konstan,


Misalkan, sbb :

V adalah besarnya nilai tegangan pada bus infinite


E adalah tegana (induced emf ) pada setiap generator
Zs adalah nilai impedansi synchron dari setiap generator
n adalah jumlah pemangbik yang beroperasi dan terhubung paralel dengan bus
infinite

Rumus dasar untuk tegangan pada terminal generator adalah sbb :

V = E I.Zs ,
Sehingga apabila sebuah generator beropeasi sendiri (stand alone) , tegangan terminalnya
adalah sebesar V yang merupakan hasil pengurangan dari Tegangan emf (E) yang
dibangkitkan generator dengan tegangan jatuh pada impedansi generator (Zs) ketika dialiri
arus sebesar I, sesuai dengan besarnya daya yang dibangkitkan oleh generator tersebut.

Sekarang bila generator beroperasi paralel pada sebuah bus infinite maka, rumus tegangan
pada terminal stator generator V adalah sebagai berikut :

V = E I.Zseq
Zseq = Zs / n ,

dimana n adalah jumlah generator yang terhubung dan beroperasi secara paralel untuk
mengisi bus infinite tersebut.
Sebagaimana kita ketahui , nilai Zs masing masing generator biasanya kecil (kecil dari 1).
Dan ketika jumlah generator yang beroperasi paralel (n) banyak , maka Zseq = Zs/n 0,
nilai Zseq sangat kecil dan mendekati 0, sehingga nilai perkalian I.Zseq juga sangat kecil
mendekati 0.
Oleh karena itu :

V = E 0, sehingga
V = E , makanya tegangan V pada terminal generator akan selalu konstan.

Pembuktian Frekuensi Pada Bus Infinite


Selalu Konstan,
Nilai Frekuensi pada sebuah generator yang beroperasi sendiri (stand alone) dipengaruhi oleh
besarnya gaya inertia (moment inertia) yang disesuaikan dengan besarnya daya yang akan
disuplay oleh generator tersebut. Seduai dengan rumus :

Acceleration Alternator = Ta/J

Dimana :

Ta = Acceleration Torsi
J = Momen Inersia Generator

Pada saat beroperasi sendiri, accelerating torque sebuah generator harus dijaga agar nilai
frekuensi yang dihasilkan generator tidak melebihi batas yang telah ditetapkan misalnya di 50
HZ (+ 2%).
Pengaturan ini biasanya dilakukan dengan mengatur governor pada mesin pembangkit
tersebut.
Ketika beroperasi paralel an terhubung kebus, moment inersia yang mempengaruhi adalah
total seluruh moment inersia pembangkit yang terhubung kebus tersebut, sehingga rumus
accelerating generator menjadi :

Acceleration Alternator = Ta/(J.n)

Dimana n adalah jumlah pembangkit yang beroperasi paralel dan terhubung ke bus infinite.

Semakin banyak pembangkit yang beroperasi paralel maka, nilai acceleration generator akan
semakin kecil. Sehingga :

n.J >>>> (sangat besar)


Maka acceleration 0 (mendekati nilai 0)

Maka dari penjelasan diatas dapat dilihat, jumlah genrator yang dihubungkan secara paralel
harus sebesar mungkin untuk mendapatkan tegangan dan frekuensi konstan.