Anda di halaman 1dari 1

Saat ini telah di temukan bahwa ;rc structure; rontok seiringan dengan berjalannya waktu sebelum masa

ekspaetnya tiba. Banyak peneliti menemukan bahwa penyebab dasar penurunan kekuatan baja adalah
korosi. Melingkupi lingkungannya dan hal yang bebrbau fisika yaitu mereka yang berepengaruh pada
korosi di baja. Korosi pada kekuatan baja berjalan baik sebelum terbentuknya retakan dan gabisa di
deteksi dari mata telanjank dan bisa ditentukan oleh beberapa cara yang tidak merusak. Oleh karena itu,
penilaian kapasitas sisa, konservasi dan susunan untuk pembaruan pada struktur tersebut
membutuhkan metode pemeriksaan dan pemantauan yang tidak merusak yang mendeteksi korosi pada
tahap awal. Sesuai pengamatan struktur dari masalah korosi dan Mengambil pengukuran yang tepat
pada waktu yang tepat dapat mempengaruhi pengesavean yang signifikan. Dari pemantauan korosi,
kita dapatkan info tentang kondisi pada struktur yang terguncang pada akumulasi waktu tertentu.
Metode yang digunakan untuk menilai korosi adalah metode Open Circuit Potential (OCP), metode
Potensi Permukaan, Pengukuran Resistensi Linier Linear (LPR) dan masih banyak lagi namun tidak
memberikan tahap korosi pada struktur RC. Studi saat ini mencakup peninjauan beberapa metode
modern seperti Emisi Akustik, Pemantauan Pemantauan Galvanik, Metode Potentio-Dynamic, High
Frequency UV dan Fiber Optics yang meringkas kelebihan, kekurangan, dan kesesuaiannya dalam
penggunaan lapangan. Hal ini akan membantu para peneliti lain untuk mendapatkan ilmu dasar dari
pemantauan terjadinya korosi, metode-metode dan perlengkapannya. Juga dapat berguna sekali untuk
melanjutkan penelitian dan pengembangan dari instrument komersial untuk penentuan status
kekorosian pada suatu tempat yang sudah ada.