Anda di halaman 1dari 6

ARSITEKTUR MODERN

ALIRAN-ALIRAN ARSITEKTUR MODERN

I. EKLECTICISM
Eklektisisme adalah tren dalam arsitektur yang terdiri dari berbagai
jenis gaya campuran yang meminjam dari berbagai gaya dan
sumber yang berbeda dan menggabungkannya. Secara umum,
istilah ini menggambarkan kombinasi dalam sebuah karya tunggal
dari berbagai pengaruh, terutama dari unsur-unsur dan gaya sejarah
yang berbeda dalam arsitektur, lukisan grafis dan seni dekoratif.
Ciri-ciri dari aliran ini adalah:
1. Karya-karya dalam Eklektisisme tidak berkesan monoton dan
meniru gaya dari arsitektur tertentu;
2. Untuk bangunan tingkat tinggi, Eklektikisme berusaha untuk tidak
menciptakan sebuah bangunan yang berkesan kotak. Jika bentuk
dasarnya kotak, maka dilakukan pengolahan facade nya.
3. Dalam setiap karyanya, Eklektikisme menambahkan unsur
emosional dan symbol-symbol. Hal ini tidak ditemui pada aliran
Arsitektur Modern yang lain.
4. Menganut gaya Internasionalis (bisa ditempatkan dimana saja)

II. MODERNISM
Modernisme Arsitektur lebih menekankan fungsi. Aliran ini mencoba
untuk menyediakan kebutuhan secara spesifik daripada meniru
alam.
Akar Modernisme dapat ditemukan dalam karya Berthold Luberkin
(1901-1990),seorang arsitek Rusia yang menetap di London dan
mendirikan sebuah kelompok Arsitek Tecton, yang menerapkan
ilmiah, metode analitis untuk desain.
Arsitektur Modernisme memiliki fitur:
1. Sedikit ornamen;
2. Banyak menggunakan bahan seperti logam dan beton;
3. Penekanan pada fungsi;
4. Pemberontakan terhadap gaya tradisional.
Contoh bangunan Aliran Modernism adalah Museum of Art at Cornell
University.

Dyah Purbandari-Universitas Pandanaran Semarang 1


ARSITEKTUR MODERN

III. EXPRESSIONISM
Ekspressionisme berevolusi dari karya seniman dan desainer Avant
Garde di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya.
Fitur utama dari Ekspressionism adalah:
1. Terdistorsi bentuk dan terfragmentasi baris;
2. Terpahat bentuk besar;
3. Lebih banyak penggunaan beton dan bata;
4. Kurang simetri;
5. Bekerja fantastis, banyak bekerja diatas kertas tetapi tidak pernah
dibangun.
Contoh bangunan Aliran Ekspressionism adalah The Einstein Tower
(Einsteinturm) in Postdam 1920.

IV. CONSTRUCTIVISME
Konstruktivis Arsitektur merupakan gabungan teknik dan teknologi
dengan ideologi politik. Arsitek Konstruktivis mencoba menyarankan
ide kolektifisme kemanusiaan melalui pengaturan harmonisasi
elemen struktur beragam.

Ciri-ciri dari aliran ini adalah:


1. Penggunaan kaca dan baja;
2. Bagian-bagian bangunan buatan mesin;
3. Abstrak bentuk geometris
Contoh Bangunan Aliran Constructivisme adalah Menara Eiffel di
Paris, Tatlins Tower di Kota St. Petersburg.

V. FUNCTIONALISM
Aliran yang diciptakan oleh Arsitek Amerika Louis Sullivan, bahwa
bentuk mengikuti fungsi kemudian menjadi trend yang dominan
dalam Arsitektur Modern.
Louis Sullivan dan lainnya mencoba untuk jujur pendekatannya
dalam merancang bangunan yang berfokus pada efisiensi
fungsional.
Contoh bangunan Aliran Functionalism ini adalah Yale Center for
British Art di New Haven, Connecticut.

VI. INTERNATIONAL STYLE


International Style adalah istilah yang sering digunakan untuk
menggambarkan arsitektur Bauhaus di Amerika Serikat. Istilah ini
berasal dari judul buku The International Style yang dikarang oleh
Dyah Purbandari-Universitas Pandanaran Semarang 2
ARSITEKTUR MODERN

sejarawan dan kritikus Henry-Russel Hitchcock dan arsitek Philip


Johnson.
International Style menjadi simbol kapitalisme: Gaya International
adalah gaya arsitektur yang disukai untuk bangunan kantor dan
rumah-rumah kelas atas.
Contoh bangunan dari Aliran International Style ini adalah Sekretariat
PBB yang dirancang oleh Le Corbusier.

VII.DESERT MODERNISM
Desert Modernisme adalah salah satu aliran dalam Arsitektur
Modern yang mengadopsi Aliran International Style dengan
pendekatan regional, dimana batu, pohon dan fitur lansekap lainnya
sering dimasukkan kedalam desain.
Karakteristik Desert Modernisme adalah:
- Dinding dan jendela terbuat dari kaca ekspansif.
- Baja dan plastik dikombinasikan dengan kayu dan batu.
- Lantai terbuka (adanya teras-teras)
- Pemandangan luar menjadi faktor utama dalam desain.
Contoh bangunan dari Aliran Desert Modernisme ini adalah
Kauffman House in Palm Spring, California, 1946 dengan arsitek
Richard Neutra.

VIII. STRUCTURALISM
Aliran Strukturalisme didasarkan pada gagasan bahwa segala
sesuatu yang dibangun dari teknik dan konstruksi adalah wujud ide
yang nyata, dan teknik bukanlah seni.
Jika Aliran Fungsional menghasilkan bentuk seragam dan monoton.
Contoh bangunan dari Aliran Structuralism ini adalah Berlin
Holocaust Memorial oleh Peter Eisenman dan The Bank of China
Tower, 1990, oleh Pritzker Prize-winning architect Ieoh Ming Pei.

IX. FORMALISM
Seperti namanya, Formalisme menekankan pada bentuk. Arsitek
aliran ini tertarik antara bagian bangunan dengan pekerjaan secara
keseluruhan. Fokus perhatiannya pada Bentuk dengan skala yang
monumental. Garis dan bentuk geometris yang kaku mendominasi
Arsitektur Formalis.
Aliran Formalism banyak ditemukan dalam Arsitektur Modern,
terutama di Bauhaus dan arsitektur International Style. Arsitek IM Pei
telah sering menggunakan formalism elegan pada karya-karyanya.

Dyah Purbandari-Universitas Pandanaran Semarang 3


ARSITEKTUR MODERN

X. HIGH TECH
Karya arsitektur Aliran High Tech mengambil bentuk-bentuk dari
karya Arsitektur Modern untuk diekstrimkan melalui kecanggihan
teknologi yang berkembang di masa itu.
Penggunaan elemen-elemen struktural sangat dominan dengan
penggunaan material bangunan, seperti kaca, beton dan baja yang
diekspose, serta pemilihan warna yang menunjukkan Arsitektur
Teknologi Canggih yang seolah-olah berkiblat ke arah arsitektur
masa depan.
Bangunan High Tech sering disebut menyerupai mesin. Baja,
aluminium, dan kaca digabungkan dengan warna yang cerah.
Banyak bagian bangunan yang prefabrikasi di pabrik dan kemudian
dirakit di lokasi pembangunan. Dukungan balok, pekerjaan struktur
bangunan, dan elemen fungsional, ditempatkan pada bagian luar
bangunan, dimana mereka menjadi fokus perhatian. Interior ruang
terbuka dan beradaptasi dengan lingkungannya.
Contoh bangunan dari Aliran High Tech ini adalah Centre Pompidou
in France, oleh Richard Rogers, Renzo Piano.

XI. BRUTALISM
Aliran Brutalisme sangat menentang kesan-kesan yang ditimbulkan
pada karya Arsitektur Modern, seperti kesan kaku dan monoton.
Karya Aliran Brutalism lebih bersifat tertutup, struktur terkesan kuat
meski mengambang, menampilkan kesan berat bangunan karena
kebanyakan menggunakan bahan fabricated (seperti beton).
Para perancang bangunan aliran Brutalism menggunakan bentuk-
bentuk sculpture, melawan perfectionisme dan vernakular, berusaha
mengutamakan bentuk-bentuk rasional dengan kesan kejujuran,
serta pemilihan material yang berkualitas.
Aliran Brutalism, karya-karyanya sangat memperhatikan skala,
terutama dalam hubungan antara proporsi bangunan, lingkungan
dan kebudayaan manusia. Karya-karya dlam aliran ini condong ke
arah aliran structuralism yang mengekspose struktur.
Brutalism tumbuh dari Gerakan Bauhaus dan bangunan Brut Beton
dengan Le Corbusier dan para pengikutnya.
Fitur umum dari Aliran Brutalism ini adalah:
- Lempeng beton pracetak.
- Kasar, permukaannya kelihatan belum selesai.
- Baja maupun balok ekspose.
- Cenderung massive.
Contoh bangunan dari Aliran Brutalism ini adalah The Paulo Mendes
da Rocha Residence in Sao Paulo dan Whitney Museum in New

Dyah Purbandari-Universitas Pandanaran Semarang 4


ARSITEKTUR MODERN

York City dan Atlanta serta Pusat Perpustakaan di Georgia oleh


arsitek Marcel Breuer Bauhaus.

XII.DECONSTRUCTIVISM
Deconstructivism atau Dekonstruksi merupakan suatu pendekatan
dalam merancang bangunan dengan mencoba melihat karya
arsitektur sepotong-potong.
Unsur-unsur dasar arsitektur bangunan dekonstruksi setelah
dibongkar akan tampak tidak memiliki logika visual, mereka tampak
terdiri dari bentuk-benruk abstrak yang tidak saling sesuai.
Ide Dekonstruksi dipinjam dari filsuf Perancis Jacques Derrida.
Contoh bangunan dari Aliran Deconstructivism ini adalah Seattle
Public Library by Rem Koolhaas, 2004.

XIII. MINIMALISM
Salah satu tren penting dalam Arsitektur Modernisme adalah
gerakan menuju desain minimalis atau reductivist.

Keunggulan dari Minimalisme meliputi:


- Penekanan pada garis atau frame dari struktur.
- Dinding interior di-eliminir penggunaannya.
- Lighting digunakan untuk mendramatisir/menonjolkan garis dan
bidang.
- Ruang-ruang dengan strukturnya adalah merupakan bagian dari
desain secara keseluruhan.
Arsitek terkenal dengan desain Minimalis terdiri dari:
1. Tadao Ando.
2. Luis Barragan, dengan karyanya Rumah Mexiko City.
3. Yoshio Taniguchi.
4. Richard Gluckman

XIV. REGIONALISM
Munculnya aliran ini dilatarbelakangi oleh adanya protes terhadap
karya-karya arsitek seperti Walter Grophius dan Le Corbusier.
Karya arsitektur aliran Regionalism ini berusaha menyesuaikan ciri
bangunan dengan kebudayaan, iklim dan struktur daerah setempat.
Jadi berdasarkan kondisi lingkungan setempat akan diciptakan suatu
bangunan yang khas. Aliran ini juga akan lebih abstrak dan lebih
berani dalam menggunakan elemen-elemen klasikal maupun
modern.
Dalam aliran ini, karya yang dihasilkan merupakan hasil pengolahan
yang unik dan fantastis. Bentuk-bentuk dominan seperti kotak diubah
menjadi bentuk ellips.
Dyah Purbandari-Universitas Pandanaran Semarang 5
ARSITEKTUR MODERN

Sesuatu yang biasanya tidak diekspose pada tampilan luar


bangunan menjadi diekspose pada aliran ini. Elemen-elemen
struktural menjadi unsur yang dominan dan diekspose dalam karya
arsitektur aliran ini.
Penggunaan material seperti kaca, beton dan baja diperlihatkan
dengan jujur pada karya aliran ini.
Contoh bangunan dari Aliran Regionaliism ini adalah Abteiburg
Museum karya Hans Hollein.

XV. CONTEXTUAL ARCHITECTURE


Munculnya aliran ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan sejarah yang
ingin keluar dari Modern Classicisme. Hal ini menyebabkan karya
arsitektur yang muncul menjadi berbeda satu sama lain, dan
berusaha untuk menjadi Landmark di kawasannya masing-masing
dengan memodifikasi ciri-ciri bangunan modern yang diteruskan
menjadi bentuk yang agak ekstrim.
Karena adanya keinginan untuk menjadikan karya arsitekturalnya
menjadi sebuah Landmark, maka akhirnya timbul suatu hubungan
yang positif dengan lingkungan sekitarnya. Inilah yang disebut
sebagai Contextual Architecture.
Karya arsitektur aliran ini menggabungkan antara arsitektur lama dan
baru melalui penggunaan ornamen-ornamen dekoratif yang memiliki
nilai yang mendukung lingkungan sekitarnya secara keseluruhan.

TUGAS I:
CARILAH GAMBAR/DESAIN ARSITEKTUR DARI ALIRAN-ALIRAN
ARSITEKTUR MODERN DIATAS. (3 BUAH ALIRAN SAJA, (UNTUK
MEMPERKAYA PENGETAHUAN ARSITEKTUR MODERN ANDA)
DIBUAT DIATAS KERTAS FOLIO.
DIBERI URAIAN TENTANG:
1. NAMA BANGUNAN.
2. PERANCANGNYA.
3. LOKASINYA.
4. TAHUN PEMBUATAN (KALAU ADA)
5. KONSEP DESAINNYA.
SELAMAT BEKERJA !!!

Dyah Purbandari-Universitas Pandanaran Semarang 6