Anda di halaman 1dari 7

I. PENDAHULUAN.

Lingkungan pemukiman yang bersih, hijau rukun dan damai merupakan dambaan semua
warga. Namun untuk menciptakan sebuah lingkungan atau kampung yang hijau dan bersih
sesungguhnya memerlukan sebuah proses perjalanan yang sangat panjang karena menyangkut sikap
hidup, komitmen kuat, kerjasama yang solid, dan bukan sekedar slogan semata. Berperilaku green and
clean tidak dapat diciptakan dalam sekejap mata, tetapi perlu tindakan-tindakan kecil yang dilakukan
secara konsisten oleh segelintir orang kemudian menular ke banyak orang menjadi solidaritas sosial
dan menghasilkan perbaikan luar biasa. Konsep inilah yang sedang coba lakukan oleh para
mahasiswa bersama masyarakat yang peduli lingkungan Kota Malang yang tergabung dalam SAVE
BRANTAS .
Keberhasilan Kota Malang dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat
diawali dari pembersihan lingkungan penduduk, penanaman pohon-pohon, serta bersi-bersih kali
brantas. Dimulai dari tindakan-tindakan kecil tetapi massal, diharapkan kegiatan ini dapat
mendukung upaya pemerintah kota malang dalam meningkatkan kebersihan dan penghijauan sesuai
penghargaan Kota Adipura Kencana yang diraih tahun 2015 lalu.
Penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual
dalam menangani krisis lingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan
program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Penghijauan dalam arti luas adalah
segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat
berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung
lingkungan. Ada pula yang mengatakan bahwa penghijauan lingkungan suatu kampung adalah
suatu usaha untuk menghijaukan suatu kota secara keseluruhan dengan melaksanakan
pengelolaan taman-taman lingkungan, jalur hijau dan sebagainya.
Dalam melakukan reposisi lingkungan, pertama-tama diperlukan adanya pemahaman kembali
oleh seluruh warga masyarakat mengenai peran pentingnya menjaga, memelihara lingkungan yang
bersih, sehat dan hijau yang meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Berangkat dari itu
diharapkan muncul suatu kesadaran kolektif sekaligus tindakan kolektif dalam membenahi dan
mempertahankan lingkungan yang sudah tertata dengan baik. Sehingga dengan demikian, perlu
dipahami bahwa lingkungan yang sehat, bersih dan hijau merupakan aset komunitas yang potensial
dan merupakan sebuah katalis yang ideal; yang dapat mengintegrasikan antara lingkungan,
masyarakat, dan kesehatan di lingkungan kota malang dengan mempromosikan sebuah pendekatan
ekologis terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia yang didasari pada kontak dengan alam.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas, dengan semakin menurunnya kondisi lingkungan hijau
di lingkungan kota malang akibat kebiasaan yang buruk dalam membuang sampah sembarangan yang
mengakibatkan banjir saat musim hujan tiba. Terbatasnya kemampuan warga dalam pengadaan
tanaman, peralatan dan sarana prasarana pemeliharaan lingkungan menjadi kendala tersendiri dalam
mempertahankan lingkungan yang bersih dan hijau. Oleh karenanya gerakan SAVE BRANTAS
diharapkan dapat membantu rehabilitasi lingkungan dalam bentuk kerjabakti, bersih-bersih kali dan
penanaman pohon.

II. MAKSUD DAN TUJUAN


A. Maksud
Maksud diadakannya gerakan SAVE BRANTAS adalah untuk mengembalikan kualitas
lingkungan agar lebih sehat, tertata rapi, bersih dan hijau yang berdampak pada meningkatnya derajat
kesehatan masyarakat, sekaligus untuk mendukung terwujudnya Kota Malang sebagai Kota Adipura
Kencana tahun 2016.

B. Tujuan
Tujuan diadakannya gerakan SAVE BRANTAS adalah :
a. Membangun kembali kesadaran dan kebersamaan warga dalam menciptakan kesehatan dan
keindahan lingkungan baik untuk diri sendiri maupun komunitas dimana mereka tinggal
b. Meningkatkan rasa kebersamaan
c. Meningkatkan kerjasama dan rasa solidaritas social di setiap komunitas warga dalam mendukung
terciptanya Kota Malang sebagai Kota Adipura Kencana tahun 2016.
d. Membangun kembali serta mempertahankan kualitas lingkungan hijau di Kota Malang, khususnya
di sekitar kali brantas yang bersih, sehat dan hijau .

III. PESERTA
Gerakan "SAVE BRANTAS" dilaksanakan dalam bentuk kerja bakti, bersih-bersih kali dan
penanaman pohon direncanakan diikuti oleh mahasiswa dan warga sebanyak 1000 orang terdiri dari :
1. Anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
2. Anggota Komunitas 1000 Guru Malang
3. Anggota Komunitas UM Mengajar
4. Anggota Komunitas

IV. WAKTU DAN TEMPAT


Kegiatan Rehabilitasi lingkungan dalam bentuk kerja bakti dan penanaman pohon dilaksanakan pada
hari Minggu, tanggal 30 Oktober 2011, 6 dan 13 Nopember 2011 (3 kali) bertempat di RW 06
Kelurahan Cibabat.

V. KEPANITIAN
Ketua : Ateng Suwarna
Sekretaris : Iis Melaniawati
Bendahara : Asep Rusnandar
Anggota : Edi Junaedi
Tono Saptono
Dewi S.
Taufik Rusdiana
Siti Saripah
Tatang Darya
Sunardi

Cibabat, 24 Oktober 2011

KETUA RW 06
KETUA RT 05 RW 06

DADANG KOSASIH .
ATENG SUWARNA .
Perum jasa tirta (bibit) 8 spot wilayah

Remond

Sahabat bumi unisma

Csr sampurna faizin stapa

Pecinta alam se kota malang

Komunitas ciliwung

Diplomat

Nestle Surabaya
Bdsf kaos 20rb
Manufaktur (doorprize) malindo, pioneer,

Korps 21 perubahan iklim (kebijakan), 17 isu, salah satunya ttg air bersih
Kementrian lingkungan hidup

Tiap spot didukung sponsor berbeda

1 walhi pupung green peace dana redd


2 Punten---- purnama (pembiayaan TV/ dokumentasi)/ mapala sma
3 kec. Batu
4
5 mbethek (spot utama)

Aceh tari piring sbg infografis 9 kabupaten I jawatimur


30% menyumbang pangan nasional, menyumbang oksigen,
18jt ton gabah

Wartawan foto
Wartawan berita
Tv
Cetak
Panitia bersama hari bumi semalang raya

Kongres sungai Daniel stephanus macung

Vila & Resort lumbung mantan wakil presiden mcd se asia tenggara

VI. RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

NO KEBUTUHAN BANYAKNYA HARGA JUMLAH


SATUAN
1. Pohon Pucuk Merah 200 pohon 40.000,- 8.000.000,-
2. Pohon Palem Kuning 200 pohon 25.000,- 5.000.000,-
3. Pohon Palem Merah 10 pohon 50.000,- 500.000,-
4. Pohon buah-buahan :
a. Alpukat 50 pohon 50.000,- 2.500.000,-
b. Belimbing 50 pohon 50.000,- 2.500.000,-
c. Jeruk 50 pohon 50.000,- 2.500.000,-
d. Mangga 50 pohon 75.000,- 3.750.000,-
e. Duren 50 pohon 75.000,- 3.750.000,-
5. Pohon Perindang
a. Beringin, (sedang) 50 pohon 40.000,- 2.000.000,-
b. Bougenvil (sedang) 25 pohon 65.000,- 1.625.000,-
c. Mahoni (sedang) 25 pohon 25.000,- 625.000,-
6. Tanaman Obat
a. Temu lawak 50 pohon 10.000,- 500.000,-
b. Jahe 50 pohon 10.000,- 500.000,-
c. Kunyit 50 pohon 10.000,- 500.000,-
d. Kencur 50 pohon 10.000,- 500.000,-
e. Kipait 50 pohon 15.000,- 750.000,-
f. Salam 50 pohon 20.000,- 1.000.000,-
g. Laja 50 pohon 10.000,- 500.000,-
h. Sirih 50 pohon 10.000,- 500.000,-
7. Selang air 100 meter 5.000,- 500.000,-
8. Gulungan Selang 1 buah 100.000,- 100.000,-
9. Alat Siram besar 4 buah 75.000,- 300.000,-
10. Pacul 6 buah 75.000,- 450.000,-
11. Alat Perkebunan/Pertanian 1 paket 500.000,- 500.000,-
(Gacok, garpu kecil, sabit,
gunting rumput, golok, sekop
tanaman)
12. Alat Kebersihan (Sapu nyere, 1 paket 300.000,- 300.000,-
pengki, sekop sampah, tempat
sampah, garukan panjang)
13. Pot Tanaman besar 50 Cm 100 buah 30.000,- 3.000.000,-
14. Pupuk kandang halus 100 bungkus 5.000,- 500.000,-
15. Konsumsi untuk kerjabakti 3 kali 60 orang 15.000,- 2.700.000,-
16. Seragam Kelompok Penyiram 10 orang 150.000,- 1.500.000,-
dan Perawat Tanaman
JUMLAH 47.350.000,-
EMPAT PULUH TUJUH JUTA TIGA RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH
VII. SUMBER DANA
1. Swadaya Anggota Rp. 200.000,-
2. Bantuan Pemerintah Kota Cimahi
3. Donatur (swasta) atau sponsor

Demikian proposal ini kami sampaikan, atas perhatian dan bantuannya kami haturkan
terima kasih.

Cibabat, 24 Oktober 2011


KETUA SEKRETARIS,

ATENG SUWARNA . IIS MELANIAWATI