Anda di halaman 1dari 1

QBL 10

1. a. Apakah dosis muatan selalu diperlukan untuk pasien yang diberikan regimen dosis
ganda? Faktor apa sajakah yang perlu diperhatikan?
b. Apakah dosis muatan dapat mempengaruhi Css pada obat dengan regimen dosis
ganda?

2. Apakah indeks akumulasi obat (R) dapat diaplikasikan pada semua obat yang diberikan
dengan dosis ganda atau hanya obat yang dieliminasi lambat dari tubuh?

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Cmin, Cmax, Cav, DL, R, f!


Bagaimana cara memperoleh nilai tersebut!

4. Seorang wanita (50 tahun, 75 kg) dengan fungsi ginjal normal diberikan injeksi
gentamisin 1 mg/kg tiap 8 jam. Gentamisin memiliki t1/2 = 3 jam dan Vd = 0,3 L/kg
a. Hitung Cp pada jam ke-39 setelah pemberian dosis pertama !
b. Cmin, Cmax, Cav!
c. R (akumulasi) obat !

5. Seorang pasien diberikan obat yang memiliki waktu paruh 4 jam dan Vd 15L. Kadar
obat dalam darah diharapkan antara 7-25 g/ml !
a. Tentukan regimen dosis obat tersebut jika akan diberikan secara IV bolus
b. Jika obat ini sebelumnya diberikan secara infus selama 3 hari (Css=18 g/ml) dan
akan diganti dengan IV bolus, kapan waktu yang tepat untuk memberikan obat
tersebut setelah infus dihentikan?

6. Seftriakson (k:0,25 /jam, Vd:14 L) diberikan secara IV ganda dengan dosis 1000 mg
setiap 12 jam sebanyak 6 dosis. Berapa konsentrasi obat dalam plasma 4 jam setelah
pemberian dosis ke 6 jika :
a. Dosis ke-5 terlewatkan
b. Dosis ke-6 terlewatkan
c. Dosis ke-4 terlewatkan
d. Dosis ke-3 diberikan terlambat 1 jam dari yang semestinya