Anda di halaman 1dari 3

SILABUS MATA KULIAH FISIKA KESEHATAN

Mata kuliah : Fisika Kesehatan


Kode Matakuliah :
Program Studi : Keperawatan
Beban Studi : 2 SKS
Penempatan : Semester 1
Pengampu : Pipin Dana Pelita, M.Pd.

A. Deskripsi Mata kuliah


Mata kuliah ini memberi kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami hubungan fisika
sebagai ilmu dasar, dengan ilmu keperawatan sebagai ilmu terapan dalam pelayanan
keperawatan. Penerapan ilmu fisika dalam keperawatan berfokus pada pemahaman tentang
prinsip-prinsip gejala fisis yang terkait dengan manusia dan lingkungannya yang digunakan
dalam praktik keperawatan. Kegiatan pembelajaran meliputi kuliah, diskusi dan praktik
laboratorium berkenaan dengan pokok-pokok bahasan sebagai berikut: prinsip-prinisp fisika
yang berhubungan dengan kesehatan; biomekanika; termofisika; biolistrik, bioakustik;
biooptika; fisika radiasi, dan instrument dalam keperawatan.

B. Tujuan Pembelajaran
Setelah menyelesaikan perkuliahan ini, mahasiswa memiliki kemampuan menerapkan prinsip-
prinsip ilmu fisika yang berhubungan dengan keperawatan, menerapkan hukum-hukum utama
mekanika, termofisika, kelistrikan, akustik, optika, dan fisika radiasi, serta prinsip-prinsip fisika
dalam instrumentasi dalam keperawatan.

C. Lingkup Bahasan:
1.Prinsip-prinsip fisika yang berhubungan dengan ilmu keperawatan
2.Biomekanika dalam keperawatan
3.Termofisika dalam keperawatan
4.Biokustik dalam keperawatan
5.Bioakustik dalam keperawatan
6.Biooptika dalam keperawatan
7.Fisika radiasi dalam keperawatan
8.Instrumentasi dalam keperawatan

D. Proses Pembelajaran
T: Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah, diskusi, dan penugasan
P: Dilaksanakan di kelas dan laboratorium dengan menggunakan metode simulasi, demonstrasi,
dan role play.

E. Evaluasi
1.Teori : a. UTS (15%) , b. UAS (15%) c. Tugas (10%)
2.Praktikum: 50%

F.Buku Sumber
Gabril, J.F. (1996). Fisika Kedokteran. Jakarta: EGC
Cameron, J.R., Skofronick, J.G. dan Grant, R.M. (2006). Fisika Kedokteran:Fisika Tubuh Manusia.
Jakarta: C.V. Sagung Seto
Cree, L. dan Rischmiller, S. (2006). Sains dalam Keperawatan. Jakarta: EGC Saragih, H. (2009).
Applied Physics Science,
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
A.Identitas Matakuliah:

Mata kuliah : Fisika Kesehatan


Kode Mata kuliah :
Program Studi : Keperawatan
Beban Studi : 2 SKS
Penempatan : Semester 1
Pengampu : Pipin Dana Pelita, M.Pd.

B. Deskripsi Mata kuliah:


Matakuliah ini memberi kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami hubungan fisika
sebagai ilmu dasar dengan ilmu keperawatan sebagai ilmu terapan dalam pelayanan
keperawatan. Penerapan ilmu fisika dalam keperawatan berfokus pada pemahaman tentang
prinsip-prinsip gejala fisis yang terkait dengan manusia dan lingkungannya yang digunakan
dalam praktik keperawatan. Kegiatan pembelajaran meliputi kuliah, diskusi dan praktik
laboratorium berkenaan dengan pokok-pokok bahasan sebagai berikut: prinsip-prinisp fisika
yang berhubungan dengan kesehatan; biomekanika; termofisika; biolistrik, bioakustik;
biooptika; fisika radiasi, dan instrument dalam keperawatan.

C. Tujuan Mata kuliah:


Setelah menyelesaikan perkuliahan ini, mahasiswa memiliki kemampuan menerapkan prinsip-
prinsip ilmu fisika yang berhubungan dengan keperawatan, menerapkan hukum-hukum utama
mekanika, termofisika, kelistrikan, akustik, optika, dan fisika radiasi, serta prinsip-prinsip fisika
dalam instrumentasi dalam keperawatan.

D. Pokok-pokok Perkuliahan:
Pertemuan ke - 1:
Pendahuluan Fisika Kesehatan (prinsip-prinsip fisika yang berhubungan dengan ilmu
keperawatan:
Pengertian Fisika Kesehatan
Cabang-cabang fisika
Beberapa pengertian tentang konsep, prinsip, hukum, teori, dan model yang
berkaitan dengan keperawatan
Matematika sebagai alat bantu dalam mempelajari fisika

Pertemuan ke - 2:
Biomekanika dalam keperawatan:
Pengukuran besaran fisis yang berkaitan dengan keperawatan
Besaran pokok dan turunan
Satuan besaran fisika
Besaran vektor
Statika
Dinamika
Alat ukur besaran fisika
Pertemuan ke - 3:
Penggunaan Alat ukur besaran fisika
Pertemuan ke - 4:
Termofisika dalam keperawatan:
Pengertian temperatur dan kalor
Muai termal
Kalor sebagai akibat perubahan temperatur
Kalor jenis

Pertemuan ke - 5 : Efek temperatur pada benda

Pertemuan ke -6: Termofisika dalam keperawatan (lanjutan)


Perubahan fase dan kalor laten
Produksi kalor dalam tubuh manusia
Transfer kalor dan terapannya dalam kesehatan
Diagnostik dan Terapi Kalor pada tubuh manusia

Pertemuan ke - 7:
Biolistrik dalam keperawatan:
Muatan listrik dalam tubuh manusia
Medan listrik-Penjalaran impuls listrik
Potensial dan beda potensial listrik
Dipol listrik
Energi listrik
Elektrokardiogram
Pertemuan ke - 8: UTS (UJIAN TENGAH SEMESTER)

Pertemuan ke - 9: Biolistrik dalam keperawatan (lanjutan):


Arus listrik
Resistansi, hukum Ohm, dan Daya listrik
Arus listrik dalam system saraf dan konduksi saraf
Pertemuan ke - 10: Praktikum Mengukur beda potensial pada rangkaian tertutup dan terbuka

Pertemuan ke - 11: Bioakustik dalam keperawatan:


Pengertian bunyi
Beberapa parameter khas dalam gelombang bunyi
Sifat-sifat gelombang bunyi
Efek Doppler
Telinga dan pendengaran
Pertemuan ke - 12:
Biooptika dalam keperawatan:
Pengertian cahaya
Pengukuran cahaya dan satuannya
Penggunaan cahaya tampak
Sinar infra merah dan terapannya dalam bidang kesehatan
Sinar ultra violet dan terapannya dalam bidang kesehatan
Pertemuan ke - 13: Praktikum Optika

Pertemuan ke - 14 : Fisika radiasi


Pembangkitan Sinar X
Manfaat Sinar X dalam bidang kesehatan
Bahaya Sinar X
Pertemuan ke -15: Instrumentasi dalam keperawatan:
Prinsip-prinsip fisika dalam Instrumentasi keperawatan.
E.Evaluasi
1.Teori : a. UTS (15%), b. UAS (15%), c. Tugas (10%)
2.Praktikum : 50%

G.Buku Sumber
Gabril, J.F. (1996). Fisika Kedokteran. Jakarta: EGC
Cameron, J.R., Skofronick, J.G. dan Grant, R.M. (2006). Fisika Kedokteran: Fisika
Tubuh Manusia. Jakarta: C.V. Sagung Seto
Cree, L. dan Rischmiller, S. (2006). Sains dalam Keperawatan. Jakarta: EGC
Saragih, H. (2009). Applied Physics Science. Online. Tersedia: http://