Anda di halaman 1dari 5

Pengertian Kehamilan

Kehamilan adalah pertumbuhan janin intrauterine mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai
permulaan persalinan (Manuaba, 2005). Kehamilan adalah peristiwa dimulainya dari ovulasi
sampai terjadinya persalinan adalah kira-kira 280 hari (40 minggu), dan tidak lebih dari 300 hari
(43 minggu). (Mochtar, 2005)
Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah
280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir. Kehamilan
dibagi menjadi tiga triwulan, yaitu triwulan pertama dimulai dari konsepsi sampai 3 bulan,
triwulan ke dua dari bulan ke-4 sampai 6 bulan triwulan ketiga dari triwulan ke-7 sampai bulan
ke-9 (sarifuddin, 2005).
Menurut sarwono (2007), ditinjau dari tuanya kehamilan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
Kehamilan triwulan pertama (0-12 minggu)
Kehamilan triwulan ke dua (12-28 minggu)
Kehamilan triwulan ke tiga (28-40 minggu)
Dalam triwulan pertama organ-organ tubuh janin mulai di bentuk, dalam triwulan kedua
organ-organ tubuh janin telah di bentuk, tetapi belum sempurna dan viabilitas janin masih
disangsikan. Bila hasil konsepsi dikeluarkan dari kavum uteri pada kehamilan di bawah 20
minggu disebut abortus (keguguran), bila hal ini terjadi di bawah 36 minggu disebut partus
prematurus (persalinan premature). Kelahiran dari 38 minggu sampai 40 minggu disebut partus
aterm (Sarwono, 2007).

2.2.2 Jenis-jenis Kehamilan


Jenis-jenis kehamilan menurut prawirohrdjo adalah:
a. Kehamilan matur, yaitu kehamilan 37-40 minggu
b. Kehamilan postmatur, yaitu kehamilan lebih dari 43 minggu
c. Kehamilan premature, yaitu kehamilan antara 28 minggu 36 minggu
(PUSDIKNAKES, 2006).

2.2.3 Perubahan-perubahan Maternal


Suatu kehamilan normal biasanya berlangsung 280 hari. Selama itu terjadi perubahan yang
menakjubkan baik pada ibu maupun perkembangan janin. Janin berkembang dari 2 sel suatu
bentuk yang mampu hidup diluar uterus. Badan ibu yang berubah untuk mendukung
perkembangan dari kehidupan baru dan untuk menyiapkan masuknya janin kedunia luar, (Diluar
rahim ibunya). (PUSDIKNAKES, 2006).
1. Trimester pertama
Tanda fisik pertama yang dapat dilihat pada beberapa ibu adalah perdarahan sedikit / spotting
sekitar 11 hari setelah konsepsi pada saat embrio melekat pada lapisan uterus. Jika seseorang ibu
mempunyai siklus menstruasi 28 hari, perdarahan ini terjadi beberapa hari sebelum ia akan
mendapat menstruasi. Perdarahan implantasi ini biasanya kurang dari lamanya menstruasi,
perubahan fisik berikutnya biasanya adalah nyeri dan pembesaran payudara diikuti oleh rasa
kelelahan yang kronis atau menetap dan sering kencing. Ibu akan mengalami dua gejala yang
terakhir selama tiga bulan berikutnya. Morning sickness atau mual dan muntah biasanya
dimulai sekitar 8 minggu dan mungkin terakhir sampai 12 minggu. Pada usia kehamilan 12
minggu pertumbuhan uterus diatas simpisis pubis bila dirasakan. Ibu biasanya mengalami
kenaikan berat badan sekitar 1-2 kg selama trimester pertama. (PUSDIKNAKES, 2006).
2. Trimester kedua
Uterus akan terus tumbuh. Pada usia kehamilan 16 minggu uterus biasanya berada pada
pertengahan antara simpisis pubis dan pusat. Penambahan berat badan sekitar 0,4-0,5 kg/minggu.
Ibu mungkin akan mulai merasa mempunyai banyak energy. Pada usia kehamilan 20 minggu
fundus berada dekat dengan pusat. Payudara mulai mengeluarkan kolostrum. Ibu merasakan
gerakan bayinya, dan juga mengalami perubahan yang normal pada kulitnya meliputi adanya
cloasma, linea nigra, dan strie gravidarum. (PUSDIKNAKES, 2006).
3. Trimester ketiga
Pada usia kehamilan 28 minggu fundus berada pada pertengahan antara pusat dan prosesus
xipoid. Pada usia kehamilan 32-36 minggu fundus mencapai prosesus xipoid. Payudara penuh
dan nyeri tekan. Sering kencing kembali terjadi. Sekitar usia kehamilan 38 minggu bayi masuk /
turun kedalam panggul. Sakit punggung dan sering kencing meningkat. Ibu mungkin menjadi
sulit tidur dan kontraksi brakton hicks meningkat. (PUSDIKNAKES, 2006).

2.2.4 Tanda-tanda dan Gejala Saat Hamil


Tanda-tanda kehamilan adalah sekumpulan tanda dan gejala yang timbul pada wanita hamil,
baik fisiologi pada masa kehamilan.
a. Tanda Tidak Pasti
Perubahan-perubahan yang dirasakan oleh ibu (subyektif) yang timbul selama kehamilan.
1. Amenorhoe (tidak dapat haid)
Gejala ini sangat penting karena umumnya wanita hamil tidak dapat haid lagi. Penting
diketahui dengan tanggal hari pertama haid terakhir, supaya dapat ditentukan tuanya
kehamilan dan kapan persalinan akan terjadi. Menghitung Taksiran Persalinan,
taksiran persalinan maka dapat ditentukan dengan menggunakan hukum Neagele.
Berdasarkan hukum tersebut, taksiran dapat dilakukan dengan menentukan hari
pertama haid terakhir, di tambah 7, kemudian hasilnya dikurangi 3 bulan.
2. TTP: (Hari Pertama Haid Terakhir + 7) dan ( bulan-3). (Aziz Alimul Hidayat : 2008)
3. Nausea dan Emesis (Mual dan Muntah)
Nausea dan Emesis (Mual dan Muntah) sering terjadi pada pagi hari, tetapi tidak
selalu, keadaan ini disebut Morning Sickness.
4. Ngidam
Mengidam sering terjadi pada bulan-bulan pertama akan tetapi menghilang dengan
makin tuanya kehamilan.
5. Pingsan
Sering dijumpai bila berada di tempat-tempat ramai. Dianjurkan untuk tidak pergi
ketempat ramai pada bulan pertama, akan hilang sesudah kehamilan 19 minggu.
6. Mammae terjadi tegang dan membesar
Keadaan ini dipengaruhi oleh hormone estrogen dan progesterone yang merangsang
duktus dan alveoli da mammae.
7. Anoreksia (Tidak Nafsu Makan)
Pada bulan-bulan pertama terjadi anoreksia, tetapi setelah itu nafsu makan akan timbul
lagi.
8. Sering BAK
Terjadi karena kandung kencing pada bilan-bulan pertama kehamilan tertekan oleh
uterus yang membesar keluar dari rongga panggul, pada akhir triwulan kedua
umumnya keluhan ini hilang oleh karena uterus yang membesar keluar dari rongga
panggul, pada akhir triwulan gejala bias timbul karena janin mulai keruang panggul
dan menekan kembali rongga panggul.
9. Obstipasi
Opstipasi terjadi karena tonus otot menurun yang disebabkan oleh pengaruh hormone
steroid.
10. Pigmentasi Kulit
Terjadi pada kehamilan 12 minggu ke atas
11. Varises
Sering terjadi atau dijumpai pada triwulan terakhir.
b. Tanda Mungkin Hamil
Perubahan-perubahan yang di observasi oleh pemeriksa (bersifat obyektif) namun beberapa
dugaan kehamilan saja.
1. Uterus membesar
Pada usia kehamilan 12 minggu, uterus biasanya teraba di dinding abdomen sebagai sebuah
penonjolan tepat diatas simfisis, setelah itu ukuran uterus membesar secara bertahap sampai
akhir kehamilan.
2. Tanda hegar
Uterus segmen bawah lebih lunak dari pada bagian yang lain dan embrio belum mengisi
seluruh ruangan uterus, tetapi biasanya bertempat diatas dekat dengan fundus uteri, jadi uterus
masih kosong.
3. Tanda Chadwick
Berdasarkan adanya kongesti setempat ialah pada uterus sangat banyak membutuhkan darah.
Pada pemeriksaan dalam dapat dilihat adanya perubahan warna pada serviks dan vagina yang
menjadi kebiru-biruan.
4. Tanda piscaseck
Uterus membesar kesalahan satu jurusan sehingga menonjol jelas pembesaran tersebut.
5. Kontraksi Braxton hicks
Selama kehamilan, uterus mengalami kontraksi yang biasanya dapat diraba tetapi tidak nyeri
dengan interval yang irregular sejak masa kehamilan. Kontraksi ini, yang disebut sebagai
kontraksi Braxton Hicks, dapat mengalami peningkatan frekuensi dan amplitude apabila di
masase.
6. Ballottement
Sekitar pertengahan kehamilan, volume janin lebih kecil disbanding volume cairan amnion.
Karena itu, tekanan mendadak pada uterus dapat menyebabkan janin tenggelam kedalam
cairan amnion dan kemungkinan memantul ke posisinya semula, benturan yang ditimbulkan
(ballottement) dapat dirasakan oleh jari-jari pemeriksa.
7. Reaksi kehamilan positif

c. Tanda Pasti Hamil


Tanda-tanda obyektif yang didapatkan dari pemeriksaan yang dapat digunakan untuk
menegakkan diagnosa pada ibu hamil.
1. Terasa gerakan janin
2. Teraba bagian-bagian janin
3. Denyut jantung janin
4. Terlihat kerangka janin pada pemeriksaan sinar rontgen.

2.2.5 Tanda Tanda bahaya Kehamilan


Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam
keadaan bahaya.
1. Perdarahan pervaginam
2. Sakit kepala hebat
3. Gangguan penglihatan atau penglihatan kabur
4. Bengkak pada muka dan tangan
5. Nyeri perut hebat
6. Gerakan janin berkurang