Anda di halaman 1dari 1

Marmi, 2013. Kesehatan Reproduksi.Yogyakarta: Putaka Pelajar.

Mediskus. 2016. Penyebab Nyeri Haid dan Cara mengatasinnya.


http://mediskus.com/penyakit/penyebab-nyeri-haid-dan-cara-mengatasinya. Diakses tanggal 16
Juni 2016, pukul : 19.30.
Moleong, LJ. 2010. Metodelogi penelitian kualitatif (edisi revisi). Bandung : P.T Remaja
Rosdakarya
Anurogo,D. & Wulandari, A. (2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid.Yogyakarta: ANDI
Yogyakarta.
Moleong, L. J. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Poltekkes Depkes Jakarta 1. 2010. Kesehatan Remaja Problem Dan Solusinya. Jakarta: Salemba
Medika. Hal 1, 66
Prawirohardjo, S. 2007. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo. Hal 103-104, 229-231
Kumalasari, I., & Andhyantoro, I. (2012). Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan
Dan Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Sukarni, I., & Margareth Z.H. (2013). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Yogyakarta : Nuha
Medika.

Paramita, D.P. (2010). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Dismenorea dengan Perilaku
Penanganan Dismenorea Pada Siswi SMK YPKK Sleman Yogyakarta. Diakses tanggal : 14 Juni
2016, pukul : 19.05.
Proverawati, & Misaroh. (2009). Menarche; pertama penuh makna. Bandung:
Nuha Medika.
Mustaqimah, Umi, Widayati, & Puji Pranowati, 2013. Gambaran Pengetahuan Tentang
Dismenorea Dan Penanganandismenorea Pada Siswi Mts Maarif Nyatnyonokabupaten
Semarang. Diakses tanggal 15 Juni 2016, pukul 19.00.
Wiknjosastro, Hanifa. 2007. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo
Nurchasanah.(2014). Ensiklopedia Kesehatan Wanita. Yogyakarta: Familia.