Anda di halaman 1dari 5

A.

Penyuluhan Kesehatan

5. Penyuluhan ASI Eksklusif

Penyuluhan kesehatan merupakan kegiatan penambahan pengetahuan yang

diperuntukkan bagi masyarakat melalui penyebaran pesan atau informasi

kesehatan. Tujuannya agar masyarakat mencapai tujuan hidup sehat melalui

pengetahuan kesehatan dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Penyuluhan

kesehatan merupakan gabungan dari berbagai kegiatan dan kesempatan yang

berlandaskan prinsip-prinsip belajar dan metode penyampaian informasi

kesehatan, sehingga harapannya dapat membuat masyarakat lebih sadar akan

pentingnya pola hidup sehat.

Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang mengedapankan aspek

promotif dan preventif. Perlunya menjaga agar orang sehat agar tetap sehat.

Membentuk masyarakat yang sehat merupakan tujuan didirikannya suatu

puskesmas. Edukasi yang berkelanjutan merupakan salah satu cara yang memang

membutuhkan waktu yang lama tidak secepat penanganan secara langsung. Oleh

sebab itu, sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran alami dari masyarakat.

Faktor terpenting dari suatu penyuluhan adalah materi mudah dimengerti dan

cara penyampaian yang dinamis kepada masyarakat.

ASI eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan tanpa tambahan

cairan lain, seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, dan air putih, serta tanpa

tambahan makanan padat, seperi pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan nasi

tim, kecuali vitamin dan mineral dan obat (Roesli, 2000).


Asi Ekslusif pada bayi yang diberikan ASI saja, tanpa tambahan cairan

lain seperti susu formula,air putih,jeruk,madu,dan tanpa tambahan makanan padat.

Dengan pemberian asi eksklusif maka dapat membantu memulai kehidupannya

dengan baik,mengandung antibodi, asi mengandung komposisi yang tepat,

mengurangi kejadian karies dentis, memberi rasa aman dan nyaman pada bayi dan

adanya ikatan antara ibu dan bayi.

1. Tujuan

Meningkatkan pengetahuan masyarakat manfaat dan kegunaan Asi

Eksklusif bagi ibu dan balita.

2. Pihak Yang Dilibatkan

Petugas puskesmas Siding dan kader

3. Sasaran

Masyarakat Desa Siding

4. Metode kegiatan

Penyuluhan dan diskusi tanya jawab

5. Media

Papan tulis whiteboard

6. Rincian kegiatan

1. Diskusi mengenai kesepakatan waktu untuk melaksanakan kegiatan

tersebut

2. Penyuluhan tentang Asi Eksklusif

3. Tanya jawab

4. Penutup
7. Pencapaian dan indikator Keberhasilan

No Bentuk Interfensi Pencapaian Indikator Ket.

1 Penyuluhan tentang 75% peserta Masyarakat

Asi Eksklusif yang hadir yang hadir

mengetahui dalam

tentang Asi penyuluhan

Eksklusif mengetahui

dan memahami

tentang Asi

Eksklusif

8. Evaluasi dan Rekomendasi

Kegiatan penyuluhan tentang Asi Eksklusif sudah dilaksanakan dengan

baik. Namun, perlu ditingkatkan untuk penggunaan media penyuluhan agar lebih

menarik sehingga peserta lebih aktif saat penyuluhan dan sesi tanya jawab.
9. Dokumentasi

Diskusi mengenai kesepakatan waktu penyampaian penyuluhan

Proses Penyampaian Penyuluhan Kesehatan


Sesi tanya jawab dalam penyuluhan