Anda di halaman 1dari 3

FIT

Formation Integrity Test is the method to test strength of formation and shoe by increasing
Bottom Hole Pressure (BHP) to designed pressure.

Di dalam drilling, Formation Integrity Test (FIT) dan Leak Off Test (LOT), adalah dua metode
untuk mengetahui:

1. kekuatan cement disekitar shoe setelah setting casing.

2. Mengaproksimasi fracture gradient

3. Untuk menentukan MAASP saat well control event.

LOT dan FIT pada prinsipnya sama, dengan memompa lumpur tanpa sirkulasi ke permukaan.
(BOP ditutup, choke ditutup). LOT biasanya dilakukan pada sumur2 eksplorasi, dan FIT
biasanya dilakukan pada sumur2 development (karena nilai fracture pressurenya sudah
diperkirakan dari data2 sumur tetangganya yang pernah dilakukan LOT).

LOT dilakukan dengan memompa fluida (dalam hal ini lumpur pengeboran) dengan
controlled slow rate hingga tekanan di stand pipe gauge naik perlahan-lahan (bila di gambar
di grafik P vs time dia akan naik terus menerus hingga disaat mendekati tekanan rekahnya
dia grafiknya akan mulai turun), sampai disini kita sampai pada Pf breakdown, dan jangan
diteruskan memompanya karena bisa merekahkan batuan formasi. Pf breakdown ini
biasanya dinyatakan dalam ppg (tergantung kebiasaan perusahaannya masing2).

Untuk FIT, karena kita sudah bisa mengira2 Pf breakdownnya berapa (dari data LOT sumur2
tetangga), maka kita melakukan testnya dengan memompa lumpur tidak mendekati Pf
breakdown seperti di LOT, tapi kita menentukan limitnya (dibawah Pf breakdown) untuk tes
ini. Jika . Kekurangan FIT dibanding LOT disini dia tidak memberikan nilai MAASP yg tepat
untuk penghitungan kick tolerance.

Demikian, semoga membantu.

Tanggapan 3 – Isra Ismail

Formation Integrity Test (FIT) dilakukan hanya sampai batas mud weight equivalent (EMW)
yang diinginkan. Misalnya kita ingin mengetahui apakah formasi tsb bisa menahan mud
weight sampai 13.8 ppg. Maka test yang dilakukan adalah dengan memompa sampai
mencapai tekanan yang

memberikan 13.8ppg EMW saja (plot bbls pumped vs pressurenya tidak sampai break
seperti pada plot LOT). Kalau Leak-off Test (LOT), test dilakukan sampai formasinya leak-off
(mulai pecah), dan plotnya sampai break. Biasanya angka EMW untuk FIT lebih rendah
daripada EMW untuk LOT.
FIT biasanya dilakukan jika data LOT sudah banyak diketahui sehingga kita tidak mau
‘memecah’ formasi dengan LOT. FIT biasa juga dilakukan di formasi yang punya tendensi lost
circulation, atau formasi karbonat yang kalau pecah bisa terjadi lost circulation, dan sukar
‘disembuhkan’.

Semoga bermanfaat dan menjawab pertanyaan anda.

Di dalam drilling, Formation Integrity Test (FIT) dan Leak Off Test (LOT), adalah dua metode
untuk mengetahui: kekuatan cement disekitar shoe setelah setting casing, mengaproksimasi
fracture gradient, untuk menentukan MAASP saat well control event. LOT dan FIT pada
prinsipnya sama, dengan memompa lumpur tanpa sirkulasi ke permukaan. (BOP ditutup,
choke ditutup). LOT biasanya dilakukan pada sumur2 eksplorasi, dan FIT biasanya dilakukan
pada sumur2 development (karena nilai fracture pressurenya sudah diperkirakan dari data2
sumur tetangganya yang pernah dilakukan LOT).

Tanya – deded abdul rohman

Apa kabar semuanya, Semoga dalam kondisi Baik.

Apa artinya Formation integrity Test?

Apa bedanya dengan Leak of Test?

Terima kasih atas perhatiannya.

Tanggapan 1 Ridwan Hardiawan

Kang Deded yang Baik,

Di dalam drilling, Formation Integrity Test (FIT) dan Leak Off Test (LOT), adalah dua metode
untuk mengetahui:

1. kekuatan cement disekitar shoe setelah setting casing.

2. Mengaproksimasi fracture gradient

3. Untuk menentukan MAASP saat well control event.

LOT dan FIT pada prinsipnya sama, dengan memompa lumpur tanpa sirkulasi ke permukaan.
(BOP ditutup, choke ditutup). LOT biasanya dilakukan pada sumur2 eksplorasi, dan FIT
biasanya dilakukan pada sumur2 development (karena nilai fracture pressurenya sudah
diperkirakan dari data2 sumur tetangganya yang pernah dilakukan LOT).

LOT dilakukan dengan memompa fluida (dalam hal ini lumpur pengeboran) dengan
controlled slow rate hingga tekanan di stand pipe gauge naik perlahan-lahan (bila di gambar
di grafik P vs time dia akan naik terus menerus hingga disaat mendekati tekanan rekahnya
dia grafiknya akan mulai turun), sampai disini kita sampai pada Pf breakdown, dan jangan
diteruskan memompanya karena bisa merekahkan batuan formasi. Pf breakdown ini
biasanya dinyatakan dalam ppg (tergantung kebiasaan perusahaannya masing2).

Untuk FIT, karena kita sudah bisa mengira2 Pf breakdownnya berapa (dari data LOT sumur2
tetangga), maka kita melakukan testnya dengan memompa lumpur tidak mendekati Pf
breakdown seperti di LOT, tapi kita menentukan limitnya (dibawah Pf breakdown) untuk tes
ini. Jika . Kekurangan FIT dibanding LOT disini dia tidak memberikan nilai MAASP yg tepat
untuk penghitungan kick tolerance.