Anda di halaman 1dari 11

Dosen ; Ir. M.

Ali Topan, MSP


TEORI PERANCANGAN ARSITEKTUR KOTA
Identifikasi Detail Tentang Elemen Urban Design
“OPEN SPACE (RUANG TERBUKA)”
Disusun Oleh :

JURUSAN ARSITEKTUR AJI RIZKY WAHYUDINATA


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS TRISAKTI NIM : 052.0014.00006
2016/2017
Identifikasi Elemen Urban Design “Ruang Terbuka (Open Space)” & Contoh Pada Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan
I. Pengertian Ruang Terbuka
• Ruang Terbuka (open space) selalu berkaitan dengan lansekap. Elemen Lansekap • Ruang Terbuka berdasarkan Kegiatan
terdiri dari elemen keras (hardscape, seperti jalan, trotoar, bebatuan dan sebagainya) dapat dibagi atas 2 (dua) jenis, (Hakim,
serta elemen lunak (softscape) berupa tanaman dan air. Dengan demikian yang 2003) yaitu:
termasuk Ruang terbuka berupa lapangan, jalan, sempadan sungai, green belt, taman 1. Ruang Terbuka Aktif adalah ruang
dan sebagainya. The Urban Design Process, Hamid Shirvani (1985). terbuka yang mengundang unsur- a.1
• unsur kegiatan didalamnya, antara a.1
Ruang Terbuka merupakan ruang yang terdiri dari ruang keras (hard space) dibatasi lain; bermain, olahraga, upacara,
oleh dinding arsitektural serta digunakan untuk aktfitas social seperti plaza. dan berkomunikasi, berjalan-jalan, tempat Gambar : Ruang terbuka aktif berupa taman

ruang lunak (soft space) didominasi oleh lingkungan alam seperti kebun, jalur hijau, dan bermain, penghijauan di tepi sungai bermain anak sebagai sarana bermain bagi
anak anak
taman (Trancik,1986). sebagai tempat rekreasi, dll. Sumber : www.google.com

Ruang terbuka (Open Space) merupakan ruang terbuka yang selalu terletak di luar 2. Ruang Terbuka Pasif, adalah Ruang
massa bangunan yang dapat dimanfaatkan dan dipergunakan oleh setiap orang serta terbuka yang didalamnya tidak
memberikan kesempatan untuk melakukan bermacam-macam kegiatan. Yang dimaksud mengandung kegiatan manusia antara
a.2
dengan ruang terbuka antara lain jalan, pedestrian, taman lingkungan, plaza, lapangan lain berupa penghijauan, atau taman a.2
olahraga, taman kota dan taman rekreasi (Hakim, 2003 : 50. sebagai sumber pengudaraan Gambar: Penghijauan lingkungan, berupa taman
Berdasarkan dari pengertian ruang terbuka menurut beberapa ahli maka dapat di simpukan lingkungan, penghijauan sebagai jarak
pasif sebagai pengudaraan
Ruang Terbuka adalah elemen lansekap berupa, hardscape/hardspace seperti : jalan, trotoar, terhadap Rel Kereta api, dll. Sumber: www.google.com
berbatuan, dan plaza, serta softscape/softspace seperti: tanaman, air, kebun, jalur hijau, dan • Menurut sifatnya (Hakim,1993:18) ruang terbuka dibagi menjadi 2, yaitu :
taman
1. Ruang Terbuka Lingkungan, yaitu ruang terbuka yang terdapat pada suatu lingkungan
II. Klasifikasi Ruang Terbuka dan sifatnya umum.

• Menurut Rob Krier dalam buku Urban 2. Ruang Terbuka Bangunan, yaitu ruang terbuka oleh dinding bangunan dan lantai
Space (1979) ada dua bentuk ruang A B A,B,C halaman bangunan. Ruang terbuka ini berfungsi umum atau pribadi sesuai dengan
terbuka yaitu : fungsi bangunannya.
1. Berbentuk Memanjang, yaitu ruang
terbuka yang hanya memiliki batas- • Bentuk ruang terbuka sebagai wadah kegiatan bersama, dapat dibedakan menjadi dua
batas disisi-sisinya misalnya jalan, kelompok besar, (Hakim, 2003). Yaitu :
sungai, pedestrian, dan lain-lain.
1. Ruang terbuka umum, dapat diuraikan bentuk dasar dari ruang terbuka selalu terletak
Gambar : (A. jalan) (B. pedestrian) ruang terbuka diluar massa bangunan, dapat dimanfaatkan dan dipergunakan oleh setiap orang
berbentuk memanjang
(warga), dan memberi kesempatan untuk bermacam-macam kegiatan (multi fungsi).
2. Berbentuk Cluster, yaitu ruang Sumber: www.google.com
Contoh ruang terbuka umum adalah jalan, pedestrian, taman lingkungan, plaza lapangan
terbuka yang memiliki batas-batas di olahraga, taman kota dan taman rekreasi.
sekelilingnya. Misalnya plaza, square, C
lapangan, bundaran, dan lain-lain. 2. Ruang terbuka khusus, pengertiannya adalah bentuk dasar ruang terbuka selalu
Ruang terbuka bentuk ini membentuk terletak di luar massa bangunan, dimanfaatkan untuk kegiatan terbatas dan
kantong kantong yang berfungsi dipergunakan untuk keperluan khusus/ spesifik. Contoh ruang terbuka khusus adalah
sebagai ruang ruang akumulasi taman rumah tinggal, taman lapangan upacara, daerah lapangan terbang, dan daerah
aktifitas kegiatan. untuk latihan kemiliteran
Gambar : (C Lapangan) Ruang terbuka berbentuk
cluster dengan batasan di sekelilingnya
Sumber: www.google.com
Identifikasi Elemen Urban Design “Ruang Terbuka (Open Space)” & Contoh Pada Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan
III. Fungsi Ruang Terbuka V. Katagori Ruang Terbuka

Ruang Terbuka memiliki fungsi Social dan Ekologi. (Menurut Hakim, 1993: 18) Sebagaimana keragaman definisinya, jenis ruang terbuka juga bermacam-macam sesuai
• Fungsi Sosial ruang terbuka, yaitu ; karakteristiknya. Peng-kategorian jenis ruang terbuka dapat dilihat sebagai berikut :
1. Tempat bermain, berolahraga
1. Ruang Terbuka skala lingkungan dengan luas dan lingkup pelayanan kecil, seperti :
2. Tempat bersantai
1.1 Ruang sekitar tempat tinggal ( home-oriented space ), disebut sebagai ruang privat (M.
3. Tempat komunikasi social
Gald, 1980: 117).
4. Tempat peralihan, tempat menunggu
5. Tempat mendapatkan udara segar, dari lingkungan.
6. Sarana penghubung antar tempat
7. Pembatas atau jarak antar massa bangunan.
• Fungsi Ekologi ruang terbuka, yaitu:
Gambar 1.1 Ruang Terbuka pada halaman rumah bersifat privat
1. Penyegaran udara
Sumber: www.google.com
2. Menyerap air hujan
3. Pengendalian banjir 1.2 Ruang dalam perumahan, merupakan bagian luas penggunaan lahan dalam satu unit
4. Pemeliharaan kosistem lingkungan yang terdiri dari jalan, fasilitas rekreasi serta area lain seperti taman dan
5. Pelembut arsitektur bangunan penyangga ( Rapuano,1964: 24-28).

V. Manfaat RuangTerbuka
Manfaat ruang terbuka dapat dirasakan dalam berbagai fungsi dan lingkup B A
pelayannya. Sebuah ruang terbuka selalu menjadi kebutuhan, baik dalam fungsinya
sebagai ruang terbuka umum maupun sebagai sarana rekreasi. Dalam lingkup pelayanan
kecil maupun yang lebih luas , ruang terbuka selalu dimanfaatkan masyarakat untuk
melakukan berbagai aktivitas. Beberapa manfaat yang dapat diberikan adalah sebagai A B
berikut : Gambar 1.2 Ruang Dalam Perumahan (A. Taman) (B. Jalan & Buffer)
1. Ruang terbuka dapat memperkenalkan hal-hal dan pengalaman baru melalui Sumber: Data Pribadi & www.google.com

interaksi, memberi makna, serta kekuatan dalam kehidupan masyarakat , menjadi 2. Ruang Terbuka dalam fungsi tertentu dalam kawasan tertentu skala lingkungan dengan luas
penawar setelah sibuk kerja , memberikan kesempatan bersantai, hiburan dan dan lingkup pelayanan kecil, seperti :
kontak sosial serta memberikan kesempatan belajar melalui musik dan hiburan lain 2.1 Ruang sirkulasi kendaraan, terdiri dari jalan raya lintas (freeways), jalan arteri , jalan-
yang menjadi program dari fungsi ruang terbuka tersebut ( Carr, 1992:45 ). jalan dikawasan perdagangan dan perumahan, parkir (Rapuana,1964: 21-24).

2. •Ruang terbuka merupakan pegikat sosial untuk menciptakan interaksi antara B


kelompok masyarakat, sebagai tempat berkumpul sehari-hari dan pada kesempatan C
khusus (Carr, 1992:3).
A
3. Ruang terbuka merupakan alternatif bagi masyarakat kota dalam melakukan C
A B
pergerakan. Selain merupakan wadah pertemuan dan sarana kegiatan
pendidikan,ruang terbuka dapat menjadi persinggahan dalam pergerakan Gambar 1.2 Ruang-Ruang Sirkulasi Kndaraan(A. Jalan Lokal) (B. Parkir) (C. Jalan Lingkungan)
Sumber: Data Pribadi & www.google.com
(Hesfer,JR,1984:15)..
Identifikasi Elemen Urban Design “Ruang Terbuka (Open Space)” & Contoh Pada Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan
V. Katagori Ruang Terbuka

2.2 Ruang terbuka dipusat komersial, terdiri dari area parkir dan pelayanan serta 3 Ruang Terbuka skala bagian kota yang melayani beberapa unit lingkungan,
plaza, mall atau area dekoratif lainnya (Rapuana,1964: 33-34). seperfi :

A B 3.1 Taman, yang mencakup sarana bermain dan olahraga serta tempat interaksi
masyarakat. Taman (Park) adalah area yang disediakan untuk penggunaan estetika,
pendidikan, rekreasi, atau budaya. Sistem taman kota pada prinsipnya terkait dengan
kebutuhan rekreasi aktif , terrnasuk taman kecil yang indah dan taman kota yang
A,B lebih besar yang umumnya berkarakter alami ( Rapuano,1964: 28-29 )

Gambar 2.2 (A. Parkir) (B.Perusahaan) parkir yang disediakan oleh perusahaan/kantor kepada konsumen
untuk memenuhi kepentingan orang lain 3.2 Taman Umum (Public Park), yang dikembangkan dan dikelola sebagai bagian
Sumber: Data Pribadi
dari sistem ruang terbuka kota ; seringkali berlokasi dekat pusat kota dan lebih
2.3 Ruang dalam institusi kota, yaitu ruang terbuka kampus dan ruang institusi lainnya besar dari taman lingkungan. Termasuk jenis ini adalah central park, downtown
seperti : kuburan, museum, perpustakaan umum dan tempat ibadah ( Rapuana,1964: 36).
park, commons, neighbourhood park, dan mini/vest-pocket park ( Carr, J992: 79).

3.3 Ruang Terbuka untuk masyarakat luas ( community space), melayani 20.000
penduduk (3 sampai 6 lingkungan) dan berorientasi pada pejalan kaki dan
pengguna kendaraan. Ruang terbuka ini berlokasi didekat sekolah menengah dan
A
A. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Drama Bumiputera pusat keramaian / perbelanjaan (M.G old, 1980:1 17) .
Gambar 2.2 Ruang terbuka yang terdapat pada halaman kamupus
Sumber: www.google.com

2.4 Ruang untuk peringatan ( memorial J, yaitu ruang terbuka yang memperingati
seseorang atau peristiwa penting, lokal maupun nasional (Carr, 1992: 79).
2.5 Pasar terbuka (markets) ,yaitu ruang terbuka atau jalan yang digunakan untuk `perdagangan
kaki lima atau pasar loak ;bersifat temporer atau terjadi hanya selama
jangka waktu
tertentu pada ruang yang ada seperti taman, daerah pinggir jalan atau area
parkir.
Termasuk dalam jenis ini adalah farmers'markets (Carr,1992:79).
A

A
Gambar 2.2 (A. Pedagang Kaki Lima) ruang terbuka yang digunakan oleh pedagang kaki lima yang
berada di pinggir jalan
Sumber: Data Pribadi
DAFTAR PUSTAKA

Anes Belia , Ely Solikhah (2010) “ANALISA ALUN ALUN KOTA TEGAL”. Diperoleh dari http://eprints.undip.ac.id/28055/

VeronikaWidi. “RuangTerbuka Kota” Diperoleh dari http://veronika.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/38955/Ruang+Terbuka+Kota.pdf.

AYulianto (2010) “ALUN ALUN KOTA JEPARA”. Diperoleh dari http://eprints.undip.ac.id/24711/1/alun_-_alun_kota_Jepara.pdf

https://maps.google.co.id