Anda di halaman 1dari 2

3.

Magma atau lava


Magma: Materi yang terbentuk di dalam mantel bumi (lempeng tektonik)
berupa material lumpur yang berpijar pada suhu sangat tinggi (sampai dengan
1000 derajat Celcius), bersifat asam atau basa, dan mempu menghasilkan gaya
endogen yang besar. Terjadi akibat adanya gesekan/ tumbukan dua lempeng
tektonik, sehingga menghasilkan suhu tinggi dan membentuk dapur magma
yang mendorong keatas dan dapat memunculkan adanya gunung api. Magma
merupakan batu-batuan cair yang terletak di dalam kamar magma di bawah
permukaan bumi. Magma di bumi merupakan larutan silika bersuhu tinggi
yang kompleks dan merupakan asal semua batuan beku. Magma berada dalam
tekanan tinggi dan kadang kala memancut keluar melalui pembukaan gunung
berapi dalam bentuk aliran lava atau letusan gunung berapi.

Sedangkan Lava (“lava flow”): adalah magma yang keluar dari


permukaan dan mengalir dipermukaan, bisa di darat, bisa di dasar laut. Ini
adalah betul-betul material magma (cairan silikat) bersuhu tinggi, bisa
mencapai 1300C. Hasil endapannya adalah batuan ekstrusif yang masif atau
brecciated.
Lava merupakan magma yang keluar dari perut bumi/ gunung api
akibat adanya peningkatan aktifitas vulkanik di dalam gunung api. Lava keluar
dapat berupa leleran yang mengalir menuruni lereng gunung hingga tempat
yang jauh di lembah, magma bisa juga keluar dan berdiam disekitar puncak
gunung api dan membentuk kubah lava (dome) sehingga gunung api tersebut
kelihatan lebih tinggi (contoh pada gunung Merapi di Jawa tengah).
Terakhir adalah Lahar. Lahar yaitu materi Erupsi gunung api yang
berbentuk padat mulai dari ukuran debu vulkanik sampai ukuran bongkah
(Bomb) dan telah bercampur dengan air. Lahar keluar oleh letusan yang
sifatnya explosif.