Anda di halaman 1dari 6

Dasar Teori

Perkembangan embrio ayam adalah perkembangan terjadi di luar tubuh induknya. Selama
berkembang, embrio memperoleh makanan dan perlindungan yang dari telur berupa kuning telur,
albumen, dan kerabang telur. Itulah sebabnya telur unggas selalu relatif besar.
Menurut Adnan (2006), ayam merupakan hewan ovipar. Pembuahan terjadi di dalam tubuh
induk dan telur dikeluarkan dari tubuh sudah terbungkus oleh cangkang yang sangat kuat untuk
melindungi embrio di dalamnya. Setelah telur buahi sehingga menjelang menetas ternyata
menunjukkan perubahan-perubahan berat embrio dan bentuk tubuhnya. Untuk dapat berkembang
menjadi individu baru, telur ayam perlu dierami. Perkembangan embrio pada saat masa
pengeraman adalah yang paling mudah diamati. Adapun beberapa tahap perkembangan embrio
ayam yang dapat diamati dengan jelas adalah sebagai berikut:
a. Masa pengeraman 16 jam
Adanya pertumbuhan yang cepat akan terlihat suatu daerah lekukan yang pinggirnya bertanggul
pada daerah blastodiscus. Daerah ini disebut daerah primitive embrio nantinya akan berkembang
anterior dari garis ini.
b. Masa pengeraman 19-21 jam
Pada stadium ini anterior dari nodus hensen telah berkembang dari sistem syaraf yang masih
berupa lekuk neural dan terbentuk lekukan kepala, anterior dari lipatan kepala terlihat bening.
c. Masa pengeraman 24-26 jam
Telah terbentuk 1 pasang somit lateral notochord, somid berikutnya akan terbentuk posterion dari
yang pertama setiap jam, sedangkan lipatan kepala yang diikuti oleh pembentukan usus depan.
d. Masa pengeraman 33 jam
Jantung sudah mulai membelok kekanan dan sudah terbentuk 1 pasang aorta dan vena vitelina,
sistem-sistem saraf juga sudah mulai berdiferensiasi. Pada jam 35 akan terbentuk jantung yaitu
dari mesoderm spandoris pada kaki, porta usus depan.
e. Masa pengeraman 45-50 jam
Perubahan yang sangat jelas ditentukan adalah terjadinya torsi.
Analisis Data
Pada pengeraman setelah 33 jam beberapa bagian tubuh yang sudah mulai terbentuk antara
lain yaitu:
 Jantung di daerah ventral anterior intestinal. Pembentukanya dimulai dari perapatan
median sepanjang kapiler sub intestinal di ventral foregut diikuti selandus mesoderm
spinalis mesoderm yang membentuk lapisan epicardium direntang mesoderm yang
membentuk lipatan ke dalam.
 Tiga lapisan utama (ektoderm, endoderm dan mesoderm) yang sudah terlihat
perbedaannya.
 Sepasang aorta dan vena vitelina.
 Sudah terbentuk sebelas somit
 Somit berikutnya akan terbentuk pada bagian posterior dari yang pertama dalam setiap jam.
 Lipatan kepala yang diikuti oleh pembentukan usus depan.
Gambar Hasil Pengamatan Gambar Literatur

Pembahasan
Pada pengeraman setelah 33 jam terdapat beberapa bagian tubuh yang sudah berkembang.
Bagian bumbung neural masih berupa keping yang terdiri atas neural groove dan neural fold.
Sistem syarafnya mulai berdiferensiasi. Terlihat penebalan yaitu vesicular optic yang berbeda pada
lateral prosensefalon. Bumbung neural masih berupa keping yang disebut sinus fobbidalis. Porta
usus depan sudah lebih ke posterior. Pada daerah ini coelom disebut sebagai daerah pericardium
yang merupakan lapisan pembungkus jantung. Porta usus depan sudah lebih posterior. Hal tersebut
sesuai dengan pernyataan Adnan (2006) bahwa pada masa pengeraman 33 jam jantung sudah
mulai membelok kekanan dan sudah terbentuk 1 pasang aorta dan vena vitelina, sistem-sistem
saraf juga sudah mulai berdiferensiasi. Pada jam 35 akan terbentuk jantung yaitu dari mesoderm
spandoris pada kaki, porta usus depan.
Bumbung neural telah terbentuk dan dapat dibedakan bagian anterior, bagian tengah serta
posterior yang menyerupai bumbung. Panjang embrio 4nm dan somite yang terbentuk 11 pasang.
Primitive streak tumbuh rudiment dan terlihat optic vesicle yang besar. Persatuan lipatan neural
yang paling akhir di muka dan di belakang, terjadinya lubang-lubang neuroporus-anterior dan
posterior. Neuromeri terjadi pada bagian anterior dari lipatan neural sebagai indikasi pertama
tentang organisasi otak yang metamer. Struktur yang muncul dibagi menjadi Ectodermal Structure,
mesodermal structure dan Endodermal Structure (Susilo, 1993).
Struktur ectodermal yang baru muncul terdiri dari :
 Brain, bagian-bagian otak mulai muncul yaitu Forebrain (Prosencephalon), Midbrain
(Mesencephalon), dan Hindbrain (Rhombencephalon).
 Prosencephalon terjadi dari tiga neuromer pertama dan merupakan bagian anterior otak
yang terbagi menjadi Telencephalon dan Diencephalon.
 Telencephalon merupakan bagian dari forebrain yang akan menjadi bilobed, dan
berasosiasi dengan organ olfaktori serta indra penciuman seperti pusat intelejensi. Kita
biasa menyebutnya Cerebrum.
 Diencephalon merupakan organ bagian dari forebrain. Strukturnya sulit dibedakan dengan
telencephalon, namun dapat diientifikasi dengan lateral evaginasi (pelepasan satu paket
sel) optic vesicle. Sisa evaginasi dinding lateral akan membentuk thalamus (daerah
integrasi sensoris). Bagian dasarnya akan menjadi hypothalamus (sender hormone into
posterior pituitrary). Bagian atas diencephalon akan membentuk anterior choroid Plexus
(secreter spinal fluid). Evaginasi bagian atas diencephalon (epiphysis) akan menjadi pineal
gland.
 Optic vesicle merupakan diferensiasi dari dinding lateral diencephalon yang terevaginasi.
Optic vesicle melakukan invaginasi membentuk optic cup yang akan membentuk bagian
dalam mata seperti syaraf mata, retina dan pigmen retina. akan menjadi cikal bakal organ
penglihatan embrio ayam.
 Invundibulum yang merupakan turunan dari diencephalon (lapisan bawah hasil evaginasi
diencephalon) yang muncul berbentuk setengah lingkaran terletak di daerah ventral-caudal
dari forebrain.
 Mesencephalon merupakan otak bagian tengah yang berbentuk oval dan menyediakan
kebutuhan dalam proses data dari mata dan telinga. Bagian dorsal akan membentuk lobus
optic, dan visual center. Mesencephalon terdiri dari dua neuromer.
 Rombencephalon bagian otak belakang yang berhubungan dengan system pendengaran
dan keseimbangan. Rombencephalon terbagi menjadi Metencephalon dan
Myelencephalon.
 Metencephalon merupakan bagian dari hindbrain yang membentuk cerebellum secara
dorsal dan pons secara vertical. Cerebellum berfungsi untuk mengatur korrdinat dan
keseimbangan tubuh dalam berdiri. Pons berfungsi untuk menghubungkan antara cerebrum
dengan cerebellum.
 Myelencephalon merupakan bagian dari hindbrain yang biasa disebut medulla oblongata
berfungsi untuk mengatur gerakan motoric dan syaraf sensoris serta menghubungkan otak
dengan tulang belakang
 Spinal cord merupakan bagian posterior dari kelanjutan neural tube. Ditandai dengan
perpanjangan bagian belakang embrio.
 Otic placode merupakan bagian tipis epidaermal pada bagian anterior kepala yang
berfungsi untuk awal pem bentukkan organ pendengaran .
Struktur mesodermal yang baru muncul terdiri dari :
 Heart (jantung) merupakan organ penyokong tubuh. Terletak pada bagian foregut.
Perkembangan jantung akan mengalami elongasi dan dibantu oleh vitelin vein yang
tersebar pada bagian ekstraembrionic akan masuk kedalam jantung melalui bagian
posterior sehingga akan menghasilkan beberapa ruang, disebut sinus venosus.
Perkembangan berlanjut dengan membentuk atrium dan kemudian ventrikel hingga
membentuk jantung secara utuh (Susilo, 1993).
Kesimpulan
Embrio ayam berumur 33 jam, telah terbentuk bumbung neural (neural tube) dan dapat dibedakan
antara bagian anterior yang agak lebar, bagian tengah serta posterior yang menyerupai bumbung.
Persatuan lipatan neural yang paling akhir terjadi di muka dan di belakang. Mulai muncul optic
vesicle, infundibulum, jantung, dan 3 bagian otak.
Daftar Pustaka

Adnan. 2006. Reproduksi dan Embriologi. Makassar: Universitas Negeri Makassar


Susilo, Hardi. Dkk. 1993. Struktur dan Perkembangan Hewan. Yogyakarta : UGM.