Anda di halaman 1dari 2

INDIKATOR MEDIS ANESTESIOLOGI

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

04.38.08 0 1/2

TANGGAL TERBIT Ditetapkan,


DIREKTUR RSUD KEMAYORAN
01/08/2016
SPO

dr. Ani Sri Wiryaningsih, MKK


NIP. 196009191991032001
Suatu alat ukur objektif yang digunakan sebagai panduan untuk evaluasi
PENGERTIAN tatalaksana dan outcome pelayanan pasien anestesia di RSUD Kemayoran
1. Meningkatkan perbaikan terhadap mutu pelayanan yang
berkesinambungan
2. Mengurangi morbiditas dan mortalitas
TUJUAN 3. Meningkatkan pelayanan yang efisiendanefektif
4. Memberikan alat ukur yang objektif dan kuantitatif terhadap
aplikasi pelayananklinis serta cost effectiveness dari pelayanan
kesehatan.
Kebijakan Direktur RSUD Kemayoran Nomor 01.38.01 Tahun 2016
KEBIJAKAN tentang Pemberlakuan Standar Prosedur Oprasional Pelayanan Anestesi
dan Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Kemayoran

1. Data indikator pelayanan didapat dari hasil pencatatan departemen


anestesiologi dan unit terkait, dengan melakukan persentase dari
jumlah pasien yang dilakukan tindakan anestesi dalam satu bulan.
2. Indikator pelayanan anestesia yang dinilai adalah:
a. Teknik anestesia yang dilakukan
b. Teknik anestesia khusus
c. Kesulitan atau kegagalan intubasi
d. Komplikasi Pemasangan Central Vein Catheter (CVC)
e. VAS > 4 dalam 30 menit setelah sadar di RR
f. Pasien pasca bedah di ruang pulih yang mengalami masalah
jalan nafas dan membutuhkan bantuan jalan nafas di RR
3. Data indikator pelayanan didapat dari hasil pencatatan departemen
anestesiologi dan unit terkait, dengan melakukan persentase dari
PROSEDUR
jumlah pasien yang dilakukan tindakan anestesi dalam satu bulan.
4. Indikator pelayanan anestesia yang dinilai adalah:
a. Teknik anestesia yang dilakukan
b. Teknik anestesia khusus
c. Kesulitan atau kegagalan intubasi
d. Komplikasi Pemasangan Central Vein Catheter (CVC)
e. Pasien radioterapi yang mengalami efek samping selama dan
sesudah anestesia
f. VAS > 4 dalam 30 menit setelah sadar di RR
g. Pasien pasca bedah di ruang pulih yang mengalami masalah
jalan nafas dan membutuhkan bantuan jalan nafas di RR
h. Rawat HCU tak terencana pasien pasca bedah
i. Mortalitas dan morbiditas
j. Setiap unit terkait melakukan pencatatan terhadap jenis
INDIKATOR MEDIS ANESTESIOLOGI
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

04.38.08 0 2/2

tindakan anestesia.
5. Indikator pelayanan untuk menilai mengenai kemungkinan
adanya masalah dalam pelayanan medis, seperti KTD (Kejadian
Tidak Diharapkan), komplikasi dan kematian pasca anestesia.
6. Penilaian indikator medis akan dikaji serta dinilai ulang setiap 1
bulan, bila terdapat perubahan ataupun ditemukan masalah dalam
penilaian indikator medis maka akan dibahas dan dicari solusinya
untuk bulan berikutnya.
1. Kamar Operasi
UNIT 2. UGD
TERKAIT 3. Radioterapi
4. HCU