Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.1.1 Masalah yang ditemukan
Masalah yang ditemui di Ruangan Syaraf (Stroke Center) RSUD Ulin
Banjarmasin dari data rekap bulanan tentang angka kejadian dekubitus dari
bulan Januari-April 2018 didapatkan hasil 1 pasien yang mengalami
dekubitus, selain itu setiap pasien yang dirawat di ruang syaraf (stroke
center) berada dalam kondisi tirah baring total dan memerlukan perawatan
total.

4.1.2 Nama proyek inovasi


Dalam menerapkan kepatuhan perawat untuk peningkatan mutu ruangan
syaraf (stroke center) yaitu dengan: penerapan SAK resiko dekubitus, agar
perawat diruangan terbiasa dalam menerapkan pelayanan untuk
menghindari kejadian yang tidak inginkan.

4.1.3 Proses proyek inovasi


Proses awalnya pelaksanaan proyek inovasi tentang penerapan
implementasi miring kanan miring kiri pada pasien yang mengalami
perawatan total dilaksanakan setiap hari dari pukul 08.00–10.00 Wita
pasien dimiringkan ke arah kanan, dilanjutkan dari pukul 10.00–12.00 Wita
pasien di terlentangkan, dan pukul 12.00-14.00 Wita pasien dimiringkan ke
arah kiri. Penerapan implementasi miring kanan miring kiri dilakukan oleh
perawat yang akan berdinas.

4.1.4 Kendala dan pendukung pelaksanaan proyek


Untuk kendalanya di ruang Syaraf (Stroke Center) sudah dijalankan tapi
belum optimalnya penerapan implementasi miring kanan miring kiri pada
pasien yang mengalami perawatan total di ruang syaraf (stroke center)
RSUD Ulin Banjarmasin.
4.2 Saran
4.2.1 Saran tindak lanjut untuk ruangan
Saran untuk diruangan yaitu dengan cara membacakan salah satu SAK
resiko dekubitus (implementasi miring kanan miring kiri pada pasien yang
mengalami perawatan total) dan memperagakan implementasi miring
kanan dan miring kiri pada pasien yang mengalami perawatan total,
kegiatan ini dilakukan setiap hari selama kurang lebih 2 jam dan dilakukan
perawat ruang syaraf (stroke center) di RSUD Ulin Banjarmasin. Kegiatan
ini dilanjutkan oleh perawat ruangan yang berdinas selanjutnya.