Anda di halaman 1dari 11

Contoh perhitungan :

Diketahui: ṁair: 4507.19 kg/s


Ditanya: Efektifitas cooling tower?
Neraca Massa Cooling Tower

Air Udara
masuk keluar

Udara
masuk

Air
keluar
Neraca Energi Cooling Tower

Air Udara
masuk keluar

ω air 1 , h air 1 h uap air 2 ,W uap air 2


, h udara 2

Udara
masuk

h uap air 1 ,W uap air 1


, h udara 1
ω air 2 , h air 2

Air
keluar

Persamaan energi balance dibawah menggunakan asumsi bahwa energi potensial ,


energi kinetic, serta perpindahan panas diabaikan. Tidak aja kerja mekanik yang
dilakukan. Sistem berada dalam keadaaan steady. (MM. El Wakil Power Plant
Technology)
Udara masuk + Air masuk = Udara keluar + Air keluar
h udara 1 + (W uap air 1 x h uap air 1) + (ω air 1 x hair 1) = h udara 2 + (W uap air
2 x h uap air 2) + (ω air 2 x h air 2)

Mencari nilai entalpi udara terlebih dahulu


Pada tekanan absolut 101.3 kPa, Twb CT in: 16.131 0C, Tdb CT in: 17.755 0C dapat
diketahui nilai entalpi udara masuk (h udara 1) sebesar 45.21 kJ/kg menggunakan Cool
pack.
Pada tekanan absolut 101.3 kPa, Twb CT out: 17.131 0C, Tdb CT out: 18.755 0C dapat
diketahui nilai entalpi udara keluaran (h udara 2) sebesar 48.17 kJ/kg menggunakan
Cool pack.
Mencari kelembapan uap air
Massa uap air per udara kering masukkan (W uap air 1) diapatkan sebesar 0.00202
Massa uap air per udara kering keluaran (W uap air 2) didapatkan sebesar 0.0022806
Mencari entapi air terlebih dahulu
Pada Tw CT in: 48.137 0C menggunakan tabel A 9 didapatkan entapi air masuk (h air
1) sebesar 201.551 kJ/kg
Pada Tw CT out: 25.943 0C menggunakan tabel A 9 didapatkan entalpi air keluaran
(h air 2) sebesar 108.722 kJ/kg
Mencari entalpi uap air terlebih dahulu
Pada temperatur air 48.137 0C menggunakan tabel A 9 didapatkan entalpi uap air
masukkan (h uap air 1) sebesar 2887.99 kJ/kg
Pada temperatur air 25.943 0C menggunakan tabel A 9 didapatkan entalpi uap air
keluaran (h uap air 2) sebesar 2548.21 kJ/kg
Mencari rasio jumlah air dan udara
Rasio jumlah air dan udara masukkan (ω air 1) sebesar 34.740
Rasio jumlah air dan udara keluar (ω air 2) sebesar 34.74044

Persamaan energi balance


Energi input = energi output
Udara masuk + Air masuk = Udara keluar + Air keluar
h udara 1 + (W uap air 1 x h uap air 1) + (ω air 1 x hair 1) = h udara 2 + (W uap air
2 x h uap air 2) + (ω air 2 x h air 2)
45.21 kJ/kg + (0.00202 x 2587.99 kJ/kg) + (34.740 x 201.551 kJ/kg) = 48.17 kJ/kg +
(0.00286 x 2530.39 kJ/kg) + (34.74044 x 108.772 kJ/kg)
Sehingga didapatkan energi input sebesar 7052.41 kJ/s
Energi ouput sebesar 3832.742 kJ/s
Efisiensi sebesar 54.346 %

Daya listrik konsumsi pompa= √3 x V x I x Cos Phi


Daya hidrolis pompa: ρ x g x H x Q
Daya listrik konsumsi fan= √3 x V x I x Cos Phi
Static Air Horse Power:
SAHP= Q debit udara ft3/menit x Hs head statis air ft x d massa jenis air lb/ ft3
33,000 (12)
Perrys Chemical 1158
Pembuktian dengan rumus
Diketahui: Tw CT in: 48.137 0C Tw CT out: 25.943 0C
Twb CT in: 16.131 0C Tdb CT in: 17.755 0C
Twb CT out: 17.1310C Tdb CT out: 18.755 0C
ṁw: 4507.19 kg/s
TDS pada air sirkulasi: 1032.3 ppm
TDS pada make up water: 242.06 ppm
Ditanya: Efektifitas cooling tower
Make up water
Rasio cair - gas
Jawab:
Efektifitas cooling tower merupakan perbedaan antara range dengan range ideal
Efektifitas cooling tower= (Range) / (Range+Approach)
Tahap 1 Mencari Range
Range merupakan perbedaaan antara temperatur air masuk cooling tower dengan
temperatur air keluar cooling tower
Range (0C) = Tw CT in - Tw CT out = 48.137 0C - 25.943 0C = 22.194 0C
Tahap 2 Mencari Approach
Approach merupakan perbedaan antara temperatur air yang masuk CT dengan wet
bulb temperature pada sisi udara masukkan
Approach (0C) = Tw CT in – Twb in = 48.137 0C - 16.131 0C = 9.812 0C
Tahap 3 Mencari Efektifitas Cooling Tower
Efektifitas CT (%) = Range x 100 % = 22.194 0C x 100 %
Range + Approach 22.194 0C - 9.812 0C
= 69.343 %

Make up water merupakan jumlah air yang hilang akibat evaporation loss, blowdown
loss, dan drift loss
Make up water = evaporation loss + blowdown loss + drift loss
Tahap 4 Mencari Evaporation Loss
Evaporation loss merupakan kerugian yang diakibatkan oleh penguapan air yang
terjadi karena pendinginan air oleh udara, sebagai hasil perkalian dari laju aliran massa
air (ṁw), perbedaan temperatur air yang masuk CT (Tw CT in) dan air yang keluar CT
(Tw CT out)
Evaporation Loss (kg/s) = 0.00085 x ṁw x (Tw CT out – Tw CT in)
= 0.00085 x ṁw x Range
= 0.00085 x 4507.19 kg/s x 22.194 0C
= 153.050 kg/s
Blow down loss merupakan kerugian yang diakibatkan oleh pembuangan air didalam
CT agar menghindari terjadinya jumlah kandungan ppm yang tidak diinginkan pada air
didalam CT.
Blow down loss (kg/s)= Evaporation Loss / (C.O.C-1)
Tahap 5 Mencari C.O.C (Siklus konsentrasi)
Siklus kosentrasi merupakan perbandingan antara jumlah kandungan ppm zat padat
yang terlarut dalam air sirkulasi dengan zat padat yang terlarut dalam make up water.
COC= TDS pada air sirkulasi (ppm) = 1032.03 ppm = 4.625
TDS pada make up water (ppm) 242.06 ppm
Tahap 6 Mencari Blowdown Loss
Blow down loss (kg/s) = Evaporation Loss / (C.O.C-1)
= 153.050 kg/s / (4.625-1)
= 46.881 kg/s
Tahap 7 Mencari Drift Loss
Drift loss merupakan kerugian yang diakibatkan oleh air yang terbawa oleh udara
keluaran CT dan biasanya besarnya kurang dari 0.02 % dari laju aliran massa air (ṁw)
(Perry’s chemical engineering book)
Drift loss = 0.02 % x ṁw kg/s = 0.02% x 4507.19 kg/s = 0.901 kg/s
Tahap 8 Mencari Make Up Water
Make up water (kg/s) = evaporation loss + blowdown loss + drift loss
= 153.050 kg/s + 46.881 kg/s + 0.901 kg/s
= 200.832 kg/s
Tahap 9 Mencari Rasio Cair-Gas
Rasio air-udara merupakan perbandingan antara perubahan entalpi udara dengan
range.
L/G = (h out-h in)/ (Tw CT in/Tw CT out)
L/G = (h out-h in)/Range
Mencari nilai entalpi udara terlebih dahulu
Pada tekanan absolut 101.3 kPa, Twb CT in: 16.131 0C, Tdb CT in: 17.755 0C dapat
diketahui nilai entalpi udara masuk sebesar 45.21 kJ/kg menggunakan Cool pack.
Pada tekanan absolut 101.3 kPa, Twb CT out: 17.131 0C, Tdb CT out: 18.755 0C dapat
diketahui nilai entalpi udara keluaran sebesar 48.17 kJ/kg menggunakan Cool pack.
Sehingga, L/G = (h out-h in)/Range
= (48.17 - 45.21)kJ/kg / (22.194 0C)
= 0.133
Pada tekanan absolut 101.3 kPa, Twb CT in: 16.131 0C, Tdb CT in: 17.755 0C

CoolPack MOIST AIR


> THERMODYNAMICAL AND THERMOPHYSICAL (TRANSPORT) PROPERTIES
SPECIFY STATE THERMODYNAMIC PROPERTIES

Temperature (DRY) [°C] : 17.76 Temperature 17.76 [°C]


Pressure 101.30 [kPa]
Absolute pressure [kPa] 101.3 Relative humidity 85.0 [%]
Dewpoint temperature 15.20 [°C]
Wet tem perature [°C] 16.13
Wet temperature 16.13 [°C]
MOLLIER DIAGRAM (Enthalpy, Abs. Humidity) SPECIFIC PROPERTIES (per kg dry air)

= Specified state point Humidity ratio 0.01079 [kg/kg]


3
Specific volume 0.8386 [m /kg]
3
Const. relative humidity ( ) Density 1.193 [kg/m ]
Specific enthalpy 45.21 [kJ/kg]
Const. specific enthalpy (h)
Specific heat capacity 1.026 [kJ/(kg·K)]
SPECIFIC PROPERTIES (per kg humid air)
Const. temperature (TDRY )
3
Specific volume 0.8386 [m /kg]
3
Density 1.205 [kg/m ]
TRANSPORT PROPERTIES
Wet temperature (TWET )
Dynamic viscosity 1.807E-05 [Pa·s]
2
Kinematic viscosity 1.515E-05 [m /s]
© 1999 - 2001 Thermal conductivity 0.025 [W/(m·K)]
Dewpoint temperature (TDEW )
Department of Saturation curve
Mechanical Engineering
Note: Transport properties can't be calculated for
tem peratures low er than -3 °C
Technical Univ ersity Const. humidity ratio (x)
of Denmark SATURATION PRESSURE
Version 1.48
TOOL A.13
pSAT (eqlib. with water) 2034 [Pa]

Pada tekanan absolut 101.3 kPa, Twb CT out: 17.131 0C, Tdb CT out: 18.755 0C

CoolPack MOIST AIR


> THERMODYNAMICAL AND THERMOPHYSICAL (TRANSPORT) PROPERTIES
SPECIFY STATE THERMODYNAMIC PROPERTIES

Temperature (DRY) [°C] : 18.76 Temperature 18.76 [°C]


Pressure 101.30 [kPa]
Absolute pressure [kPa] 101.3 Relative humidity 85.3 [%]
Dewpoint temperature 16.25 [°C]
Wet tem perature [°C] 17.13
Wet temperature 17.13 [°C]
MOLLIER DIAGRAM (Enthalpy, Abs. Humidity) SPECIFIC PROPERTIES (per kg dry air)

= Specified state point Humidity ratio 0.01156 [kg/kg]


3
Specific volume 0.8425 [m /kg]
3
Const. relative humidity ( ) Density 1.187 [kg/m ]
Specific enthalpy 48.18 [kJ/kg]
Const. specific enthalpy (h)
Specific heat capacity 1.028 [kJ/(kg·K)]
SPECIFIC PROPERTIES (per kg humid air)
Const. temperature (TDRY )
3
Specific volume 0.8425 [m /kg]
3
Density 1.201 [kg/m ]
TRANSPORT PROPERTIES
Wet temperature (TWET )
Dynamic viscosity 1.811E-05 [Pa·s]
2
Kinematic viscosity 1.526E-05 [m /s]
© 1999 - 2001 Thermal conductivity 0.026 [W/(m·K)]
Dewpoint temperature (TDEW )
Department of Saturation curve
Mechanical Engineering
Note: Transport properties can't be calculated for
tem peratures low er than -3 °C
Technical Univ ersity Const. humidity ratio (x)
of Denmark SATURATION PRESSURE
Version 1.48
TOOL A.13
pSAT (eqlib. with water) 2166 [Pa]
Tahap 10 Mencari Kapasitas Pendinginan
Kapasitas pendinginan merupakan jumlah panas yang diektraksi dari air, sebagai hasil
perkalian dari laju aliran massa air (ṁw), kapasitas panas air (Cpw), perbedaan
antara temperatur air yang masuk CT (Tw CT in) dengan temperatur air yang keluar
CT (Tw CT out).
Kapasitas pendinginan kJ/s = ṁw x Cpw x (Tw CT in – Tw CT out)
= 4057.19 kg/s x 4.180 kJ/kg0C x Range
= 4057.19 kg/s x 4.180 kJ/kg0C x 22.1940C
= 418208.887 kJ/s
Contoh Perhitungan
Sampel perhitungan dilakukan pada data operasi 28 Mei 2018
Tahap 1 mencari sifat air dan udara
Entalpi air
Diketahui:
Tw in: 29,5 ℃
Tw out: 28,1547 ℃
Ditanya: Nilai hw in dan hw out?
Jawab:
Pada tabel A-2 sifat H2O jenuh, didapatkan nilai:
𝑘𝐽
hw in: 123,765 𝑘𝑔

𝑘𝐽
hw out: 117,967 𝑘𝑔

Entalpi udara masuk


Diketahui:
Tdb in: 29,90 ℃
Tdb out: 26 ℃
Ditanya: Nilai RH in dan 𝛾𝑖𝑛 ?
Jawab:
Pada grafik psikometrik didapatkan nilai:
RH in: 73, 6 %
𝑘𝑔
𝛾𝑖𝑛 : 0, 0197 𝑘𝑔

Pada tabel A-22 sifat ideal gas untuk udara


𝑘𝐽
ha in: 𝑘𝑔
Daftar Simbol