Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR TILIK NO DOK :

TGL TERBIT :
NO REVISI :
HALAMAN:
DEMAM TIFOID

PUSKESMAS KALASAN

UNIT :
NAMA PETUGAS :
TANGGAL PELAKSANAAN :
LANGKAH KEGIATAN Ya Tidak Tidak
APAKAH Berlaku
1. Petugas melakukan anamnesis tentang gejala klinis
a. Demam turun naik terutama sore dan malam hari
(demam intermiten).
b. Keluhan disertai dengan sakit kepala (pusing-pusing)
yang sering dirasakan di area frontal, nyeri otot,
pegal-pegal, insomnia, anoreksia dan mual muntah.
c. Gangguan gastrointestinal berupa konstipasi dan
meteorismus atau diare, nyeri abdomen dan BAB
berdarah.
d. Pada anak dapat terjadi kejang demam.
e. Demam tinggi dapat terjadi terus menerus (demam
kontinu) hingga minggu kedua
2. Petugas melakukan pemeriksaan fisik head to toe
3. Petugas melakukan pemeriksaan laboratorium : darah rutin
dan pemeriksaan widal
4. Petugas melakukan penegakan diagnosis demam tifoid
5. Petugas memberikan KIE tentang penyakit pasien, istirahat
(tirah baring), diet harus mengandung kalori dan protein
yang cukup, sebaiknya rendah serat, makanan lunak.
6. Petugas menuliskan resep obat sesuai gejala:
Antipiretik : paracetamol 3x500 mg
Antibiotik :
a. Kloramfenikol, dewasa : 4 x 500 mg selama 14 hari,
anak : 50-100 mg/kgBB 4 x sehari selama 10 – 14
hari.
b. Amoksisilin, dewasa : (1.5-2) gr/hr selama 7-10 hari,
anak : 50 –100 mg/kgbb/hari selama 7-10 hari
c. Kotrimoxazole (TMP-SMX), dewasa: 2x(160-800)
selama 7-10 hari, anak: TMP 6-19 mg/kgbb/hari
atau SMX 30-50 mg/kgbb/hari selama 10 hari
d. Ciprofloxasin 2x500mg pada dewasa

7. Petugas menjelaskan tentang kapan petugas kontrol ulang


untuk evaluasi pengobatan

Compliance Rate (CR)…………………….%

…………………………………

Pelaksana

(…………………………………)