Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP ) KESEHATAN

Mata Kuliah: Keperawatan Anak


Topik : Diare
Hari/ Tanggal : Selasa 11 november 2014
Waktu : 11.00–11.20 Wib
Tempat : Ruang Flamboyan II, RSUD Serang
Sasaran : Keluarga yang memiliki anak diare

Latar Belakang

Diare merupakan masalah kesehatan utama pada anak. Sekitar 80% kematian karena

diare terjadi pada anak di bawah 2 tahun. Diperkirakan 1,87 juta anak usia kurang

dari 5 tahun meninggal karena diare (Riskesdas, 2007).

A. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberikan materi penyuluhan, sasaran mampu memahami tentang
penyakit diare.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengamati penyuluhan yang diberikan, sasaran mampu :
a. Menyebutkan pengertian diare dengan benar yang meliputi frekuensi,
konsisten dan warna.
b. Menyebutkan paling sedikit 3 macam penyebab diare
c. Menjelaskan 2 cara penatalaksanaan diare di rumah
d. Mendemonstrasikan cara pembuatan larutan gula garam dan oralit dengan
benar
e. Menyebutkan 4 cara pencegahan diare

B. METODE
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya jawab

C. MEDIA
1. Benda asli: oralit, air mineral, garam, gula, sendok
2. Gambar/media grafis: Leaflet (terlampir)
D. Kegiatan Penyuluhan

No Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta Waktu


1 Pendahuluan
 Memberi salam
Memberi pertanyaan apersepsi  Menjawab salam
 Mengkomunikasikan pokok 5 Menit
bahasan  Menyimak
 Mengkomunikasikan tujuan
 Menyimak

2 Kegiatan Inti
 Memberikan penjelasan tentang
Diare  Menyimak
 Memberikan kesempatan peserta  Bertanya 10 menit
untuk bertanya  Memperhatikan
 Menjawab pertanyaan peserta

3 Penutup 5 Menit
 Menyimpulkan materi  mperhatikan
penyuluhan  menjawab
 Memberikan salam penutup

E. EVALUASI
1. Aspek pengetahuan:
a. Sebutkan pengertian diare?
b. Sebutkan penyebab diare?
c. Jelaskan cara penatalaksanaan diare di rumah?
d. Sebutkan cara pencegahan diare
2. Aspek psikomotor:
a. Demonstrasikan cara pembuatan larutan gula garam ?
b. Demonstrasikan cara pembuatan larutan oralit?

DAFTAR PUSTAKA

1. Corwin, Elizabeth. J, 2000. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta : Penerbit Buku


Kedokteran EGC
2. Hidayat, Azis Alimul A, 2008. Pengantar Ilmu Keperawatan Anak (Edisi 2).
Jakarta: Salemba Medika
3. Nursalam, dkk. 2005. Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak (Untuk Perawat dan
Bidan). Jakarta : Salemba Medika
4. Soegijanto, Soegeng, 2002. Ilmu Penyakit Anak, Diagnosa dan
Penatalaksanaan,Edisi I. Jakarta : Salemba Medika
LAMPIRAN MATERI

A. Pengertian Diare
Diare adalah keadaan frekwensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3
kali pada anak, konsistensi feces encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur
lendir dan darah atau lendir saja.

B. Penyebab Diare
1. Faktor infeksi
Infeksi bakteri (Vibrio, E. Coli, Salmonella, dll), virus (Enterovirus, Rotavirus,
Astrovirus, dll), parasit (cacing, protozoa, jamur)
2. Faktor kegagalan penyerapan makanan (malabsorbsi)
Malabsorbsi karbohidrat, lemak, protein
3. Faktor makanan
Makanan tidak bersih/hygiene, basi, beracun, alergi terhadap makanan
4. Faktor psikologis
Rasa takut dan cemas (jarang, tetapi dapat terjadi pada anak yang lebih besar)

C. Penatalaksanaan Diare di Rumah


1. Segera beri minum sesuai kebutuhan dengan :
a. Cairan yang tersedia di rumah :
 Kuah sayur
 Kuah sup
 Air tajin
 Sari buah, air teh, air matang
 Larutan gula garam (LGG)

b. Bila ada, berikan oralit setiap kali berak
 Umur kurang dari 1 tahun : ¼ - ½ gelas
 Umur 1 – 4 tahun : ½ - 1 gelas
 Umur di atas 5 tahun : 1 – 1½ gelas
Cara menyiapkan oralit
 Sediakan 1 gelas air matang
 Masukkan semua bubuk oralit 200 ml ke dalam gelas
 Aduk sampai larut
2. Teruskan pemberian makanan
Selama diare :
a. Teruskan dan tingkatkan pemberian ASI pada bayi yang masih menyusu
b. Anak di atas 6 bulan, berikan makanan tambahan :
 Bubur dan sayuran
 Sari buah segar
 Beri makanan lebih dari 6 kali/hari
Setelah diare :

Beri makanan lebih sering dari biasanya, selama 3 minggu.


Harus diperhatikan :

 Gunakan botol susu yang bersih


 Berikan makanan yang hygiene dan masih dalam kondisi baik
 Gunakan sumber air bersih.

D. Mencari pengobatan lanjutan


Segera ke Puskesmas atau RS, bila tidak membaik dalam 3 hari atau ada salah
satu tanda :
 Diare terus menerus
 Muntah berulang-ulang rasa haus yang nyata
 Makan / minum sedikit
 Demam
 Ada darah dalam tinja

E. Cara Pencegahan Diare


1. Peningkatan kesehatan perorangan dan lingkungan
 Gunakan air bersih yang cukup
 Cuci tangan dengan sabun dan air bersih
 Berak di jamban
 Buang tinja bayi/anak di jamban
2. Peningkatan daya tahan tubuh
 Pemberian ASI
 Pemberian PASI
 Imunisasi