Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam ruang lingkup kebidanan, seperti permasalahan kehamilan,

persalinan, nifas, bayi baru lahir, keluarga berencana kesehatan reproduksi

wanita dan pelayanan kesehatan masyarakat sangat diperlukan seorang bidan

yang berkompeten untuk menangani masalah-masalah tersebut. Maka dari itu,

diperlukan pelayanan yang bersifat khusus berupa asuhan kebidanan.

Asuhan kebidanan adalah penerapan dan fungsi kegiatan yang menjadi

tanggung jawab bidan dalam memberikan pelayanan klien yang mempunyai

kebutuhan atas masalah dalam bidang kesehatan masa hamil, masa ibu bersalin

dan masa nifas.

Laporan organisasi kesehatan dunia World Health Organization ( WHO )

pada tahun 2012 sebanyak 76,8% penyebab Angka Kematian Ibu ( AKI ) di

dunia akibat komplikasi selama hamil dan bersalin, selebihnya selama masa

post partum dan masa neonatal. Disamping itu, negara Etiopia juga merupakan

salah satu penyumbang AKI terbanyak dari negara lainnya. Hal ini disebabkan

baik dari komplikasi yang muncul selama kehamilan, persalinan maupun nifas

(Derek,2009).

Bedasarkan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI ) 2012, rata-

rata angka kematian ibu ( AKI ) tercatat mencapai 359 per 100 ribu kelahiran

hidup. Rata-rata kematian ini jauh melonjak dibandingkan hasil SDKI 2007

1
yang mencapai 228 per 100 ribu dan angka kematian ibu pada 2010 sekitar 226

orang dan pada tahun 2015 ditargetkan turun menjadi 102 orang pertahun.

Penyebab AKI terbesar di Indonesia adalah perdarahan, infeksi dan

eklamsia. Selain itu, juga terdapat faktor lain yang sering diistilahkan dengan 4

terlalu yaitu terlalu muda, terlalua tua, terlalu banyak anak dan terlalu sering

hamil serta faktor psikologis yang dapat menambah anka tersebut (Saifuddin,

2007).

Angka Kematian Bayi Baru Lahir (AKB) tidak pernah mengalami

penurunan yang bermakna sejak tahun 2002 hingga 2007. Hal ini bisa dilihat

dari hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI). Tahun 2002 adalah

AKB 35/1.000 KH sedangkan hasil (SDKI) 2007 AKB 34/1.000 KH.

Sedangkan target pencapaian Millenium Development Goals (MDGs), Depkes

telah mematok target penurunan AKB di Indonesia dari rata-rata 36 meninggal

per 1.000 kelahiran hidup menjadi 23 per 1.000 kelahiran hidup pada 2015.

Berbagai usaha untuk menurunkan AKI dan AKB telah dilakukan, di

antaranya program Safe Motherhood pada tahun 1988, Gerakan Sayang Ibu

pada tahun 1996, dan Gerakan Nasional Kehamilan yang Aman atau Making

Pregnancy Saver (MPS).

Dalam upaya menjamin akses pelayanan persalinan yang dilakukan oleh

dokter atau bidan dalam rangka menurunkan AKI dan AKB, maka pada tahun

2011 Kementerian Kesehatan meluncurkan upaya terobosan berupa

Jaminan Persalinan (Jampersal). Jampersal dimaksudkan untuk menghilangkan

hambatan finansial bagi ibu hamil untuk mendapatkan jaminan persalinan,

2
yang di dalamnya termasuk pemeriksaan kehamilan, pelayanan nifas termasuk

KB pasca persalinan, dan pelayanan bayi baru lahir.

Berdasarkan latar belakang diatas penulis tertarik untuk mengkaji dan

mengobservasi ibu hamil secara komprehensif dari mulai kehamilan,

persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berencana. Sehingga penulis

mengambil kasus dengan judul “Asuhan Kebidanan Pada Ny.A Di Cot

Keueng Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.

B. Tujuan Penulisan

1. Tujuan Umum

Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada ibu hamil, ibu

besalin, masa nifas dan bayi baru lahir sesuai standar pelayanan kebidanan

dengan pendekatan manajemen kebidanan Varney dan di dokumentasikan

dengan metode SOAP.

2. Tujuan Khusus

a) Mampu melaksanakan asuhan kehamilan sesuai dengan standar ANC.

b) Mampu melaksanakan asuhan persalinan sesuai dengan standar APN.

c) Mampu melaksanakan asuhan BBL sesuai dengan standar asuhan BBL.

d) Mampu melaksanakan asuhan nifas sesuai dengan standar asuhan nifas.

e) Mampu melaksanakan asuhan keluarga berencana sesuai dengan standar

asuhan keluarga berencana.

3
C. Ruang Lingkup

Asuhan kebidanan ini dilakukan untuk memberikan asuhan kebidanan

komprehensif pada ibu hamil dengan umur kehamilan 38 minggu, persalinan,

nifas dan bayi baru lahir sampai 6 minggu yang dilakukan dengan sesuai

standar asuhan kebidanan akan dilaksanakan selama kehamilan sampai 40 hari

masa nifas.

D. Sistematika Penulisan

BAB I : Pendahuluan

Berisi tentang latar belakang, tujuan yang terdiri dari tujuan

umum dan tujuan khusus, ruang lingkup dan sistematika

penulisan.

BAB II : Tinjauan Pustaka

Berisi tentang teori kehamilan, persalinan, bayi baru lahir,

nifas, keluarga berencana, dan teori manajemen asuhan

kebidanan menurut Helen varney 2007 dan SOAP.

BAB III : Tinjauan Kasus

Berisi tentang pengkajian data, analisa masalah, masalah

potensial, tindakan segera, perencanaan tindakan,

pelaksanaa/implementasi, evaluasi.

BAB IV : Pembahasan

Membahas tentang asuhan yang telah dilakukan

berdasarkan standar serta teori yang mendukung dan

4
pembahasan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah

varney dan dilanjutkan dengan SOAP yang disesuaikan

dengan teori yang ada.

BAB V : Penutup

Berisi tentang kesimpulan dan saran.

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN