Anda di halaman 1dari 4

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian
Dalam melakukan Penelitian Karya Tulis Ilmiah, penulis melakukan
rancangan penelitian bersifat deskriptif. Deskriptif berarti menggambarkan
atau mendiskripsikan suatu hal atau fenomena yang sedang dialami saat ini.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kasus,
menganalisa apa yang dirasakan pasien khususnya pasien nyeri pada Infeksi
Saluran Kemih. Dengan penelitian ini akan didapat informasi tentang nyeri
yang dirasakan mulai dari nyeri ringan hingga nyeri yang sangat hebat.
Berdasarkan uraian diatas, penulis akan melakukan Pengelolaan
Keperawatan Nyeri Pada Infeksi Saluran Kemih di RSUD Bendan
Pekalongan.

B. Subyek Penelitian

Subyek yang diambil dari penelitian ini adalah dua pasien dengan
masalah Infeksi Saluran Kemih di RSUD Bendan Kota Pekalongan,
pemilihan pasien guna penelitian berdasarkan :

1. Kriteria Inklusi :
a. Pasien Kooperatif
b. Pasien bersedia menjadi responden
c. Pasien dengan diagnosa Infeksi Saluran Kemih
d. Pasien dengan nyeri ringan hingga nyeri sangat hebat

C. Fokus Studi
Fokus Studi dalam penelitian ini adalah nyeri pada Infeksi Saluran
Kemih di RSUD Bendan Kota Pekalongan
D. Definisi Operasional
Rasa nyeri yang dirasakan pasien merupakan rasa nyeri akibat
kuman atau bakteri yang tumbuh dan berkembang biak pada bagian uretra.
Tingkat nyeri yang dirasakan diukur dengan menggunakan skala nyeri atau
dengan mimik wajah pasien terhadap rangsangan nyeri. Upaya yang
dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri dengan cara relaksasi nafas dalam,
distraksi, kompres panas atau dingin, kolaborasi pemberian analgetik.

E. Lokasi dan waktu


Penelitian Karya Tulis Ilmiah Pengelolaan Keperawatan Nyeri Pada
Infeksi Saluran Kemih dilaksanakan di RSUD Bendan Kota Pekalongan
pada...

F. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian yang digunakan penulis sebagai alat pengumpulan
data adalah sebagai berikut :
1. Format asuhan keperawatan
2. Format pengukur intensitas nyeri
3. Alat tulis seperti buku tulis, bolpoin, pensil, penggaris

G. Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah :
1. Wawancara
Peneliti akan mewawancarai pasien dan keluarga pasien mengenai
keluhan yang dirasakannya saat ini, riwayat penyakit dahulu dan
sekarang, riwayat penyakit keluarga pasien, tindakan apa yang sudah
dilakukan untuk mengatasi keluhan tersebut, sudah berapa lama keluhan
yang dirasakan pasien, dan informasi lainnya yang berhubungan dengan
kondisi kesehata pasien.
2. Observasi
Langkah yang dilakukan peneliti selanjutnya dengan melakukan
observasi. Merekam atau mengamati keadaan pasien dan lingkungan
sekitar pasien. Mencatat keadaan pasien sebelum diberikan tindakan dan
respon setelah diberikan tindakan asuhan keperawatan.
3. Pemeriksaan fisik
Penulis akan melakukan pemeriksaan fisik pada pasien mulai dari
inspeksi, palpasi dan auskultasi untuk mengetahui keadaan pasien yang
lebih konkrit.
4. Pendokumentasian
Penulis mengumpulkan dan mencatat semua hasil informasi yang sudah
diperoleh sebagai bukti yang relevan.

H. Analisa dan Penyajian Data


Tahap analisa data dimulai dari mengumpulkan seluruh informasi
yang sudah diperoleh dari hasil wawancara hingga pendokumentasian.
Dengan pengumpulan informasi tersebut, penulis akan menemukan
prioritas masalah keperawatan. Kemudian memberikan tindakan
keperawatan sesuai dengan rencana yang sudah disusun sebelumnya.
Terakhir evaluasi dan tinjau hasil tindakan keperawatan pada pasien Infeksi
Saluran Kemih.
Setelah analisa data sudah selesai dilakukan, penulis akan
memasukan data dan menjabarkan dalam bentuk narasi atau teks yang
berstruktur.

I. Etika Penelitian
Etika Penelitian menurut Hidayat (2014) sebagai berikut :
1. Informed Consent (lembar persetujuan menjadi responden)
Infromed consent merupakan bentuk persetujuan antara peneliti dengan
responden penelitian dengan memberikan lembar persetujuan.
Pemberian informed consent dengan meminta persetujuan kepada
responden jika responden bersedia menjadi responden dalam penelitian
ini
2. Anonimity (tanpa nama)
Penggunaan subjek penelitian dengan cara tidak memberikan atau
mencantumkan nama responden pada lembar alat ukur dan hanya
menuliskan kode pada lembar pengumpulan data.
3. Confidentiality (kerahasiaan)
Semua informasi yang telah dikumpulkan dijamin kerahasiaannya oleh
peneliti, hanya kelompok data tertentu yang akan dilaporkan pada hasil
riset.