Anda di halaman 1dari 8

111111111111

SENYAWA TURUNAN ALKANA

Senyawa karbon turunan alkana adalah senyawa karbon yang dianggap berasal dari senyawa alkana yang satu atau
lebih atom H-nya diganti dengan atom atau gugus atom lain, yakni gugus fungsi.
Gugus fungsi dan jenis senyawa karbon turunan alkana:
Gugus fungsi Jenis Senyawa karbon turunan alkana
senyawa Struktur Nama IUPAC Rumus Contoh
(nama umum
umum)
-OH Alkohol R-OH Alkanol (alkyl CnH2n+2O C2H5OH
(hidroksil) alcohol) (etanol/etil
alcohol)
- O - R’ Eter R-O-R’ Alkoksialkana CnH2n+2O C2H5OC2H5
(alkoksi) (alkyl eter) (Etoksietana/dietil
eter)
O Aldehida O Alkanal CnH2nO C2H5 CHO
║ ║ (propanon/dimetil
-C–H R - C– H keton)
(karbonil)
O Keton O Alkanon CnH2nO CH3COCH3
║ ║ (aseton/dimetil
-C– R- C – R’ keton)
(karbonil)
O Asam O Asam CnH2nO2 CH3COOH (asam
║ karboksilat ║ alkanoat etanoat/asam
- C – OH - C – OH asetat)
(karboksil)
O Ester O Alkyl CnH2nO2 CH3COOCH3
║ ║ alkanoat (metal
- C – OR’ R–C-OR’ metanoat/metil
(karboalkoksi) format)
- Haloalkana R-X haloalkana CnH2n+1X C2H5Cl
X (X = unsur (kloroetana)
(halogen) halogen)

ALKOHOL

Alkohol turunan alkana disebut alkanol.


1. Rumus Umum Alkohol (alkanol monoalkohol): CnH2n+2O
Nama Struktur Rumus molekul
Metanol CH3 – OH CH3OH
Etanol CH3 – CH2 - OH C2H5OH
Propanol CH3 – CH2 – CH2 - OH C3 H7OH
butanol CH3 – CH2 – CH2 - CH2 - OH C4H9OH

2. Tata nama Alkohol


 Tata nama IUPAC
1. Pilih rantai karbon tepanjang yang mengandung gugus – OH sebagi rantai induk. Beri nama sesuai
nama alkananya tetapi akhiran ‘a’ diganti ‘ol’.
OH OH CH 3
│ │ │
CH3 – CH2 – CH2 – CH – CH3 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH – CH3

Rantai terpanjang mempunyai 5 Atom C. jadi Rantai terpanjang mempunyai 6 atom


rantai induknya adalah pentanol. C. jadi rantai induknya adalah
heksanol.
222222222222
2. Penomoran dilakukan sedemikian agar atom C yang mengikat gugus – OH mempunyai nomor
serendah mungkin.
OH OH CH 3
5 4 3 │2 1 1 2 3│ 4 5│ 6
CH3 – CH2 – CH2 – CH – CH3 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH – CH3

Gugus – OH terletak pada atom C nomor 2 Gugus – OH terletak pada atom C


dari kanan (dan bukan 4 dari kiri). Jadi nomor 3 dari kiri (dan bukan 4 dari
dinamakan 2-pentanol. kanan). Jadi, dinamakan 3-heksanol.

3. Jika terdapat cabang, beri nama sesuai tata nama alkana.


OH OH CH3
│ │ │
CH3 – CH2 – CH2 – CH – CH3 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH – CH3

Senyawa tidak bercabang. Jadi, nama Senyawa mempunyai cabang – CH3


senyawa adalah 2-pentanol. di atom nomor 5 dari kiri. Jadi, nama
senyawa adalah 5-metil-3-heksanol.

 Tata nama umum (trivial)


Pilih rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus – OH. Beri nama rantai tersebut dengan nama alkil, yakni
akhiran ‘ana’ pada alkana digantui ‘il’.
CH3 – OH CH3 – CH2 – OH CH3 – CH2 –CH2 -OH CH3 – CH – CH3

OH
Metil alkohol Etil alkohol Propil alkohol Isopropil alkohol

3. Keisomeran alkohol
 Keisomeran fungsi. Alkohol beisomer fungsi dengan eter
CH3 – CH2 – CH2 – OH CH3 – O - CH2 – CH3
1-propanol Metil etil eter

 Keisomeran posisi. Keisomeran posisi pada alkohol disebabkan posisi gugus fungsi – OH yang berbeda pada
rantai karbon terpanjangnya. Contoh:
Alkohol Jumlah keterangan
isomer

Propanol 2 CH3 – CH2 – CH2 – OH OH



(C3H7OH)
CH3 –CH – CH3
1-propanol 2-propanol
Butanol 4 CH3 –– CH2 - CH2 – CH2 CH3 –– CH - CH2 - CH3

(C4H9OH) – OH
OH
1 butanol 2- butanol
OH
CH3 – CH –CH2 – OH │
│ CH3 – C –CH3
CH3 │
CH3
2-metil-1-propanol 2-metil-2-propanol
333333333333
 Keisomeran optic. Keisomeran optik terbentuk jika senyawa mempunyai atom C asimetrik, yakni atom yang
terikat dengan 4 atom atau gugus atom yang berbeda.
H H
│ │
CH3 – C –C2H5 C2H5 – C – CH3
│ │
OH OH

4. Kegunaan alkohol dalam kehidupan sehari-hari


a. Metanol, sebagai pelarut lemak atau senyawa organik lain dan campuran spiritus.
b. Etanol, sebagai pelarut, bahan bakar, obat tonikum, desinfektan, zat warna, parfum, dan serat
sintesis.
c. Gliserol, untuk pelembab pada losion, bahan tambahan dalam obat-obatan, dan bahan peledak.
d. Etilen glikol, sebagai zat antibeku pada radiator dan sebagai bahan baku serat dakron.

ETER

Eter adalah senyawa karbon dengan gugus fungsi –OR’ (alkoksi). Eter yang dianggap berasal dari senyawa
alkana disebut Alkoksi Alkana.
1. Rumus Umum Eter (Alkoksi Alkana)
Nama Struktur Rumus
molekul
Metoksimetana CH3 – O – CH3 C2H6O
(dimetil eter)
Etoksietana C2H5 – O – C2H5 C4H10O
(dietil eter)
Metoksietana CH3 – O – C2H5 C3H8O
(etil metil eter)
Etoksipropana C3H7 – O – C2H5 C5H12O
(etil propel eter)
Rumus umum alkoksialkana dinyatakan sebagai: CnH2n+2O
2. Tata Nama Eter
a. Tata nama IUPAC
 Nama IUPAC untuk eter adalah alkoksi alkana. Pilih gugus alkil yang lebih pendek sebagai gugus
alkoksi, dan gugus alkil yang lebih panjang sebagai rantai induk alkana.

CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – O-


CH2 - CH3

disebut butana karena Disebut etoksi karena


lebih panjang lebih
Jadi, diperoleh nama etoksi pendek
butana

 Beri penomoran berdasarkan rantai induk sedemikian sehingga atom C yang mengikat gugus alkoksi
harus mendapat nomor serendah mungkin.

4 3 2 1
– O - CH - CH
CH3 – CH2 – CH2 –2 CH2 3

gugus etoksi terikat pada atom C nomor 1 dari rantai induk butana. Jadi, nama senyawa 1-etoksibutana
444444444444

 Jika terdapat cabang, beri nama sesuai dengan tata nama alkana

CH
Pada rantai induk terdapat gugus metal pada
3 atom C nomor 3. jadi, nama senyawa 2-etoksi-3-metil butana
4 │3 2
CH3 – CH – CH – O – CH2 –
CH3

CH3 1│

b. Tata nama umum (trivial)


Nama lazim adalah alkil eter.Urutan penulisan nama kedua gugus alkil tidak perlu mendapat urutan abjad.
C2H5 – O – C2H5
Etil etil
Karena kedua gugus alkil sama, maka dapat digunakan awalan di- sehingga nama senyawa dietil eter
3. Kegunaan eter
 Dietil eter
- sebagai pelarut organik untuk ekstraksi senyawa organik dari atau pelarut lainnya.
- sebagai obat bius (anestesi).
 Metil tersier- butyl eter (MTBE atau 2-metil-2metoksipropana)
- sebagai zat aditif pada bensin untuk menggantikan tetra etil timbale Pb(C 2H5)4

REAKSI IDENTIFIKASI ALKOHOL dan ETER


Reaksi dengan logam reaktif
Alcohol dapat bereaksi dengan logam reaktif melepaskan gas H2, sementara eter tidak dapat bereaksi.
Alkohol: 2R – OH + 2Na 2R – ONa + H2
Eter : R – O – R’ + Na tidak bereaksi
Reaksi dengan PCl5
Alcohol bereaksi dengan PCl5 membebaskan gas HCl, sedangkan reaksi eter tidak melepas HCl.
Alcohol : R – OH(l) + PCl5(l) R – Cl(l) + POCl3(l) + HCl(g)
Eter : R – O – R’ + PCl5 R – Cl + R’ – Cl + POCl3

ALDEHIDA

Aldehida adalah senyawa karbon yang memiliki gugus fungsi –CHO pada salah satu ujungnya. Aldehida yang
dianggap berasal dari senyawa alkana disebut alkanal.
1. RUMUS UMUM ALDEHIDA: CnH2nO
Nama Struktur Rumus molekul
Metanal O CH2O

H–C–H
Etanal O C2H4O

CH3 – C – H
Propanal O C3H6O

C2H5 – C – H
555555555555

2. TATA NAMA ALDEHIDA

 Tata nama IUPAC


1. Pilih rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus – CHO. Beri nama rantai alkil tersebut sesuai
nama alkananya tetapi akhiran ‘a’ diganti ‘al’.
O O
║ ║
CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – H CH3 – CH2 – CH2 – CH – C – H

CH 2

CH 3
Rantai terpanjang di mana gugus – CHO berada, Rantai terpanjang di mana gugus – CHO berada,
mengandung 5 atom C. jadi, rantai induknya adalah mengandung 5 atom C. jadi rantai induknya adalah
pentanal. pentanal.

2. Penomoran rantai terpanjang dimulai dari atom C di mana gugus – CHO terikat. Jika terdapat
cabang, beri nama sesuai dengan nama alkana.
O O
║ ║
CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – H CH3 – CH2 – CH2 – CH – C – H

C2H5
Tidak terdapat cabang, sehingga nama senyawa adalah Terdapat cabang etil pada atom C nomor 2. jadi,
pentanal. nama senyawa adalah 2-etil pentanal.

 Tata nama Umum (Trivial)


H – CHO CH3 – CHO CH3 – CH2 – CHO CH3 – CH2 –CH2 – CHO
Formaldehida Asetaldehida Propionaldehida Butiraldehida
(metanal) (etanal) (propanal) (butanal)

3. KEGUNAAN ALDEHIDA

 Metanal (formaldehida)

 untuk membuat larutan formalin (40-45% metanal dalam air), yakni disinfektan dan pengawet
specimen biologi termasuk mayat
 untuk membuat plastiK termoset

 sebagai zat perekat

 Etanal (asetaldehida), bahan baku DDT.

KETON

Keton adalah senyawa karbon yang mengandung gugus fungsi –CO- yang terikat pada dua gugus alkil R dan R’.
keton dianggap berasal dari senyawa alkana disebut alkanon.
1. Rumus umum keton (alkanon): CnH2nO
Alkanon Struktur Rumus molekul
Propanon O C3H6O

CH3 – C – CH3
666666666666
Butanon O C4H8O

CH3 – C – C2H5
pentanon O C5H10O

C2H5 – C – C2H5
2. Tata Nama Keton
 Tata nama IUPAC
1. pilih rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus –CO-. Beri nama rantai alkil tersebut sesuai
nama alkananya tetapi akhiran ‘a’ diganti ‘on’.
O O
║ ║
CH3 – CH2 – CH2 –C – CH3 CH3 – CH2 –C – CH – CH2 – CH

CH3
Rantai terpanjang di mana gugus – CH- berada, Rantai terpanjang di mana gugus – CH- berada,
mengandung 5 atom C. jadi, rantai induknya adalah mengandung 6 atom C. jadi rantai induknya adalah
pentanon. heksanon.

2. beri penomoran berdasarkan rantai induk sedemikian sehingga atom C yang terikat gugus –CO-
mendapat nomor serendah mungkin. Jika terdapat cabang, beri nama sesuai dengan tata nama alkana.
O O
5 4 3 2║ 1 1 2 ║3 4 5 6
CH3 – CH2 – CH2 –C – CH3 CH3 – CH2 –C – CH – CH2 – CH

CH3
Gugus –CO- terletak pada atom C nomor 2. Tidak Gugus –CO- terletak pada atom C nomor 3.
terdapat cabang, sehingga nama senyawa adalah 2- Terdapat cabang metil pada atom C nomor 4,
pentanon. sehingga nama senyawa 4-metil-3-heksanon.

 Tata nama umum (trivial)


O O O
║ ║ ║
CH3 – C – CH3 CH3 ––C – CH2 –CH3 CH3 –– CH2 – C – CH2 –CH3
Dimetil keton (propanon) Etil metil keton (butanon) Dietil keton (3-pentanon)

3. Kegunaan keton
 Propanon
- Sebagai bahan baku pembuatan senyawa ester pada produksi palstik
- Sebagai pelarut senyawa organik seperti dalam pembuatan lilin, rayon, dan plastik.
- Propanon juga dikenal sebagai aseton, pembersih cat kuku.
 Butanon, sebagai pelarut senyawa organik dalam proses industri.

ASAM KARBOKSILAT

Asam karboksilat yang dianggap berasal dari senyawa alkana disebut asam alkanoat.
1. Rumus umum asam karboksilat (asam alkanoat): CnH2nO2
Alkanon Struktur Rumus molekul
Asam metanoat O CH2O2

H – C – OH

Asam etanoat O C2H4O2


777777777777

CH3 – C – OH
Asam propanoat O C3H6O2

C2H5 – C – OH

2. Tata nama asam karboksilat


a. Tata nama IUPAC
1. Pilih rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus – COOH. Beri nama rantai alkil tersebut
sesuai nama alkananya tetapi akhiran ‘a’ diganti ‘oat’. Beri awalan ‘asam’
O O
║ ║
CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C – OH CH3 – CH2 – CH2 – CH – C – OH

CH3
Rantai terpanjang di mana gugus – COOH berada, Rantai terpanjang di mana gugus – COOH
mengandung 5 atom C. Jadi, rantai induknya adalah asam berada, mengandung 5 atom C. Jadi rantai
pentanoal. induknya adalah asam pentanoal.

2. Penomoran rantai terpanjang dimulai dari atom C di mana gugus – COOH terikat. Jika terdapat
cabang, beri nama sesuai dengan nama alkana.
O O
5 4 3 2║ 1 ║
CH3 – CH2 – CH2 –C – OH CH3 – CH2 –CH2 – CH –– C – OH

CH 3
Tidak terdapat cabang, sehingga nama senyawa Terdapat cabang metal pada atom C nomor 2.
adalah asam pentanoat. jadi, nama senyawa adalah asam 2-metil
pentanoat.

b. Tata nama umum (Trivial)


Rumus struktur Nama IUPAC Nama umum Asal-usul
HCOOH Asam metanoat Asam format (formica = semut)
CH3COOH Asam etanoat Asam asetat (asetum = cuka)
C2H5COOH Asam propanoat Asam propianat (protopian = lemak pertama)
C3H7COOH Asam butanoat Asam butirat (butyrum = mentega)
C4H9COOH Asam pentanoat Asam valerat Valere = nama tanaman)
C11H23COOH Asam dodekanoat Asam laurat (laurel = spesies kacang)
C15H31COOH Asam heksadekanoat Asam palmitat (palmitat = tumbuhan palma)
C17H35COOH Asam oktadekanoat Asam stearat (stearin = lemak hewan)

3. kegunaan asam karboksilat


Asam karboksilat Kegunaan
Asam metanoat Untuk produksi tekstil, penyamakan kulit dan untuk menggumpalkan getah karet.
Asam etanoat - asam etanoat disebut juga asam cuka, perasa asam makanan.
(asam asetat) - untuk membuat serat semi-sintesis seperti rayon.
Asam palmitat Digunakan dalam pengolahan sabun
Asam glutamat Untuk penyedap masakan (MSG)

ESTER
888888888888
Ester adalah senyawa karbon yang mengandung gugus fungsi –COO- yang terikat pada dua gugus alkyl, R
dan R’. Ester yang dianggap berasal dari senyawa alkana disebut alkil alkanoat. Rumus umum ester: CnH2nO2
1. Tata nama ester
Rumus struktur Nama IUPAC Nama umum
HCOOCH3 Metil metanoat Metil format
CH3COOCH3 Metil etanoat Metil asetat
C2H5COOC2H5 Metil propanoat Metil propionat
HCOOCH2CH3 Etil metanoat Etil format
CH3COOCH2CH3 Etil etanoat Etil asetat

2. Kegunaan ester
 Ester berupa lemak  Ester memberikan aroma  Ester adalah bahan baku untuk
dan minyak dapat digunakan buah pada berbagai produk membuat polyester, yang digunakan
untuk membuat sabun melalui makanan dan minuman, untuk pakaian, kantong plastic, dan
reaksi dengan NaOH atau perawatan tubuh, serta resin pengikat dalam produk fiberglass.
KOH. pembersih.

HALOALKANA

Haloalkana dapat dianggap berasal dari senyawa alkana yang salah satu atau lebih atom H-nya diganti dengan atom

halogen –X (F, Cl, Br, I).Rumus umum haloalkana: CnH2n+1


1. Tata nama haloalkana
a. Pilih rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus halogen –X.
b. Jika hanya terdapat 1 jenis atom halogen, maka penomoren dimulai dari ujung sedemikian sehingga
atom halogen mendapat nomor terkecil. Atom halogen diberi nama dengan akhiran –O (F= fluoro, Cl= kloro,
Br= bromo, I= iodo). Jika jumlah atom sejenis lebih dari satu, gunakan awalan di-, tri-, atau tetra-.
c. Jika terdapat lebih dari 1 jenis atom halogen, maka urutan penomoran didasarkan atas urutan
kereaktifan halogen: F, Cl, Br, I. Sedangkan urutan penamaan didasarkan atas abjad.
Contoh:
CH3 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH3
Cl Br I
2- kloro pentana 2-bromo-3-iodo pentana
2. Kegunaan haloalkana
a. Freon (CFC), sebagai pendingin dalam AC dan lemari es.
b. Kloroform (CHCl3), sebagai obat bius (zat anestesi).
c. Karbon tetra klorida (CCl4), sebagai zat pengering pada dry cleaning, pelarut oli dan lemak, dan
pemadam kebakaran.
d. Iodoform (CHI3), sebagai zat antiseptik (pembasmi kuman).