Anda di halaman 1dari 4

46

BAB 8
TITIK LIMIT, INTERIOR,
EXTERIOR DAN BOUNDARY

8.1 Titik Limit


Definisi 8.1:
Jika (X,  ) adalah ruang topologi, titik p  X disebut titik limit dari A, A  X jika dan
hanya jika untuk setiap himpunan terbuka Gi   yang memuat p, memuat sekurang-
kurangnya satu titik dari A yang lain dengan p  Gi , maka G  { p}  A  0 .
Himpunan titik limit dari A disebut himpunan turunan dari A yang dinotasikan A ' .
Contoh 8.1:
X = {a,b,c,d,e},   X ,0 ,{a},{c, d},{a, c, d},{b, c, d , e} merupakan topologi dan A={a,b,c}.
Apakah A merupakan titik limit dari A?
Penyelesaian :
Ga  {a},{a, c, d}, X 
Ga  { p}  A  0
{a} - {a}  A  0
jadi a bukan titik limit dari A
Gb  {b, c, d , e}, X 
Gb  { p}  A  0
{b,c,d,e} - {b}  A
{c,d,e}  {a,b,c}={c}  0
{a,b,c,d,e}-{b}  A
{a,c,d,e}  {a,b,c}={a,c}  0
jadi b titik limit dari A
Gc  {c, d},{a, c, d},{b, c, d , e}, X 
Gc  { p}  A  0
{c,d} - {c}  A
{d}  {a,b,c}= 0
jadi c bukan titik limit dari A
Gd  {c, d},{a, c, d},{b, c, d , e}, X 
Gd  { p}  A  0
{c,d} - {d}  A
{c}  {a,b,c}={c}  0
{a,c,d} - {d}  A
{a,c}  {a,b,c}={a,c}  0

Titik Limit, Interior, Eksterior Dan Boundary Pengantar Topologi


47

{b,c,d,e}-{d}  A
{b,c,e}  {a,b,c}={b,c}  0
{a,b,c,d,e}-{d}  A
{a,b,c,e}  {a,b,c}={a,b,c}  0
jadi d titik limit dari A
Ge  {b, c, d , e}, X 
Ge  { p}  A  0
{b,c,d,e}-{e}  A
{b,c,d}  {a,b,c}={b,c}  0
{a,b,c,d,e}-{e}  A
{a,b,c,d}  {a,b,c}={a,b,c}  0
jadi e titik limit dari A

8.2 Titik Interior


Definisi 8.2:
Jika (X,  ) adalah ruang topologi dan A  X . Titik p  A disebut titik interior A jika
p  G  A dengan G himpunan terbuka.
Himpunan titik-titik dalam A ditulis A  atau int (A) atau interior dari A.

Contoh 8.2:
A=(a,b], S=
Int (a,b]=(a,b) dimana b  G  A
B=[a,b]
Int [a,b] =(a,b) dimana a  Ga  A dan b  Gb  A
Interior dari suatu himpunan A adalah gabungan dari semua himpunan terbuka yang termuat
dalam A, sehingga
(i) A  terbuka
(ii) A  adalah himpunan terbuka terbesar yang termuat dalam A yaitu G  A   A .
(iii) A terbuka jika dan hanya jika A  A

Contoh 8.3:
X = {a,b,c,d,e} dan   X ,0 ,{a},{c, d},{a, c, d},{b, c, d , e}
Misal A={b,c,d} maka Int (A)={c,d}
Misal B={a,c,d} maka Int (B)={a}  {c,d}  {a,c,d}={a,c,d}.

8.3 Titik Eksterior


Definisi 8.3:
Eksterior suatu himpunan A dalam ruang topologi (X,𝜏), Titik eksterior dari A ditulis Eks (A)
adalah interior dari komplemen A. Eks(A)=Int( A C )

Titik Limit, Interior, Exterior Dan Boundary Pengantar Topologi


48

Contoh 8.4 :
X={a,b,c,d,e} dan   X ,0 ,{a},{c, d},{a, c, d},{b, c, d , e}
A={b,c,d}, A C ={a,e} maka Int ( A C )=Int({a,e})={a}, sehingga Eks(A)={a}
B={a,c,d}, B C ={b,e} maka Int({b,e})= 0 , sehingga Eks(B)= 0 .

8.4 Perbatasan ( Boundary)


Definisi 8.4:
Perbatasan (boundary) adalah himpunan titik-titik yang bukan anggota Interior dari A maupun
eksterior dari A. Perbatasan A ditulis b(A).
Dengan kata lain b(A) = (int(A)  eks(A))C
= (int(A))C  (Eks(A))C
Contoh 8.5:
X ={a,b,c,d,e} dan   X ,0 ,{a},{c, d},{a, c, d},{b, c, d , e}
Misal A={b,c,d} maka Int (A)= {c,d}
Misal B={a,c,d} maka Int (B)={a}  {c,d}  {a,c,d}={a}.
A C ={a,e} maka Int ( A C )=Int({a,e})={a}, sehingga Eks(A)= {a}
B C ={b,e} maka Int({b,e})= 0 , sehingga Eks(B)= 0 .
Jadi b(A) = (int(A))C  (Eks(A))C
= {c,d} C  {a} C
= {a,b,e}  {b,c,d,e}
= {b,e}
b(B) = (int(B))C  (Eks(B))C
= {a} C  { 0 } C
= {b,c,d,e}  {a,b,c,d,e}
= {b,c,d,e}

8.5 Titik Batas


Definisi 8.5 :
Jika (X,  ) adalah ruang topologi maka p  X dikatakan titik batas dari A  X jika dan
hanya jika p  G   , maka G  A  0 & G  ( S  A)  0
Contoh 8.6:
A=(a,b] maka Int(A)=(a,b)
AC  (, a]  (b, ) maka Eks (A)=Int( A C )= (, a]  (b, )
Sehingga b(A)={a,b}

Titik Limit, Interior, Exterior Dan Boundary Pengantar Topologi


49

8.6 Titik Terasing


Definisi 8.6:
Jika (X,  ) adalah ruang topologi dan A  X maka A  A  b(A) dan A C  Eks(A) .

Contoh 8.7:
A=(a,b], Int(A)=(a,b) dan b(A)={a,b}.
A  A  b(A) =(a.b)  {a,b}=[a,b]
A ' =[a,b] maka A  A'  A  [a, b]  (a, b)  [a, b]
 A dikatakan tidak rapat dimana-mana pada S jika Int( A )= 0 .
 Titik a  A disebut titik terasing jika a  A  A ' .
 Suatu himpunan bagian dari S disebut sempurna jika himpunan tersebut tertutup dan tidak
mempunyai titik terasing.

Contoh 8.8:
1. Q adalah bilangan Rasional.
Q  Q , maka Int ( Q )= 0  jadi Q tidak rapat dimana-mana.
Q- Q ' = 0 , Q ' =Q  jadi Q tidak mempunyai titik terasing.
 1 1 
2. 1, , , 
 2 3 
 1 1 
Int 1, , ,  = 0  Jadi tidak rapat dimana-mana.
 2 3 
 1 1 
3. A= 1, , ,  ,0 , titik limit dari A = 0
 2 3 
 1 1 
A  A '  1, , , ,0  0
 2 3  jadi semuanya adalah titik terasing kecuali 0.
 1 1 
Int 1, , ,  ,0 = 0  tidak rapat dimana-mana.
 2 3 

Titik Limit, Interior, Exterior Dan Boundary Pengantar Topologi