Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang


Hutan Rawa merupakan suatu ekosistem yang unik dan di dalamnya terdapat
beranekaragam flora dan fauna. Hutan rawa gambut memainkan suatu peranan yang
penting dalam memelihara keseimbangan lingkungan, mencegah kebanjiran di musim
basah dan melepaskan kelembaban kembali ke udara selama musim kering. Meskipun
demikian, hutan rawa gambut adalah suatu ekosistem yang rapuh, sehingga rentan
terhadap gangguan dan sulit kembali seperti kondisi awal. Salah satu gangguan di rawa
gambut adalah kebakaran hutan (Syaufina, Nuruddin, Basyaruddin dan Yusof, 2004).

Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi yang memiliki kawasan hutan
rawa gambut cukup luas di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2002 dari Badan
Planologi Departemen Kehutanan (Bismark et al., 2005), wilayah ini memiliki hutan
rawa gambut terluas, yakni mencapai 3.160.000 ha. Data Pemerintah Provinsi
Kalimantan Tengah (2008) menyebutkan bahwa luas kawasan hutan rawa gambut di
provinsi ini adalah 4.361.304 ha, termasuk 1.124.567 ha diantaranya ada di dalam
kawasan hutan konservasi.

Tubang Nusa merupakan sebagian kecil dari wilayah yang memiliki hutan rawa
gambut di bagian hulu Sungai Kapuas, Kalimantan Tengah. Daerah tersebut
merupakan termasuk wilayah Kecamatan Jabiren Raya. Menurut Kawasan Hutan
Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) berdasarkan SK penunjukan Menteri Kehutanan
No. 76/Menhut-II/2005 tanggal 31 Maret 2005. Luas hutan rawa Tumbang Nusa sekitar
5.000 ha. Areal KHDTK Tumbang Nusa berdasarkan Peta Citra ALOS tahun 2007 dan
Peta RTRWP Kalteng tahun 2008 dapat dikelompokkan dalam lima tipe kondisi
suksesi yaitu : hutan lebat 80 %, vegetasi jarang 9 %, semak belukar 5 %, padang
kelakai 4 %, dan vegetasi sedang 2 %. (BP2LHK Banjarbaru, 2012).
Dari pembahasan diatas, maka dilakukan sebuah penelitian untuk menganalisis
perubahan vegetasi hutan rawa di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau
dengan metode Penginderaan Jauh dan memetakan kerapatan vegetasi menggunakan
algoritma Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Maka, data yang
diperlukan untuk penelitian ini adalah Citra Landsat 8 tahun 2014 dan 2019 untuk
mengidentifikasi perubahan kerapatan vegetasi hutan rawa selama dalam kurun 5
tahun.

I.2 Rumusan Masalah


Rumusan masalah daam penelitian ini adalah bagaimana hasil perubahan vegetasi
hutan rawa pada tahun 2014 dan 2019 di wilayah Kecamatan Jabiren Raya ?

I.3 Tujuan dan Maanfaat


A. Tujuan dari penilitian ini adalah sebagai berikut:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perubahan vegetasi hutan
rawa pada tahun 2014 dan 2019.

B. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut:


1. Memberikan informasi perubahan vegetasi daerah hutan rawa pada tahun
2014 dan 2019.
2. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam
pengolahan data dalam mengidentifikasi perubahan vegetasi hutan rawa.
3. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya
untuk mempermudah dalam mengidentifikasi perubahan kerapatan
vegetasi hutan rawa.

I.4 Batasan Masalah


Batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Lokasi Penelitian di Kecamatan Jabiren Raya.
2. Citra yang digunakan Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2014 dan 2019 yang telah
terkoreksi geometrik pada lokasi pada kode Path 118 dan Raw 62.
3. Hasil klasifikasi pada citra di uji ketelitian dengan hasil survey di lapangan.

I.5 Sistematika Penulisan


Adapun sebagai tahapan dalam penelitian ini maka disusun kerangka laporan
penelitian skripsi yang sistematika pembahasanya diatur sesuai dengan tatanan sebagai
berikut :
1. BAB 1: PENDAHULUAN
Berisikan tentang latar belakang yang merupakan alasan penulis mengambil
judul tersebut. Tujuan berisi hal sasaran penulis melakukan penelitian. Rumusan
masalah berisi hal yang akan diteliti oleh penulis dari penelitian. Batasan
masalah berisi batasan ruang lingkup pada penelitian. Sistematika penulisan
berisi tata cara pelaksanaan penelitian
2. BAB II: DASAR TEORI
Bagian ini berisi tentnang gambaran lokasi penelitian serta kajian pustaka dan
teori-teori yang berkaitan dengan penelitian ini.
3. BAB III: METODOLOGI PENELITIAN
Bagian ini menjelaskan tentang bagaimana penelitian ini dilakukan, dimulai
proses pengumpulan data, pengolahan data sampai pada hasil akhir yang
menjadi tujuan dilakukannya penelitian ini.
4. BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN
Bagian ini menjelaskan secara rinci pelaksanaan penelitian dalam mencapai
hasil serta kajian dan pembahasan hasil dari penelitian ini.
5. BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN
Bagian ini merupakan uraian singkat tentang kesimpulan hasil pembahasan yang
mencakup isi dari penelitian, serta saran-saran.