Anda di halaman 1dari 3

LOGO PEMBERSIHAN RUANGAN DIKAMAR OPERASI

Nomor Dokumen Nomor Revisi Jumlah Halaman


1/3
Ditetapkan,
Tanggal Ditetapkan
SPO Direktur Utama

PENGERTIAN
TUJUAN 1. Untuk memastika tepat lokasi bagian tubuh pasien yang akan
dioperasi
2. Pasien dan atau keluarga memahami lokasi bagian tubuh yang akan
dioperasi

KEBIJAKAN 1. Semua tindakan kedokteran operatif harus sepengetahuan pasien


dan atau keluarga terhadap bagian tubuh yang akan dilakukan
operasi
2. Penandaan lokasi operasi dilakukan oleh operator yang akan
melakukan tindakan

1. Ucapkan salam, “Assalamualaikum, selamat pagi/siang/sore


PROSEDUR Bapak/Ibu”, perkenalkan diri, “Saya.. (nama)”, jelaskan profesi/unit
kerja.
2. Jelaskan tugas yang akan dilakukan
3. Pastikan identitas pasien pada gelang pasien, tanyakan nama,
tempat tanggal lahir, no RM
4. Jelaskan materi tentang penandaan lokasi operasi pada pasien dan
atau keluarga pasien
5. Berikan tanda lokasi operasi dengan tanda yang tidak mudah luntur
dan mudah dikenali dengan melibatkan pasien saat dilakukan
penandaan lokasi operasi tersebut
6. Lakukan verifikasi pada pasien dan atau keluarga bahwa mereka
telah memahami dan mengetahui lokasi yang akan dilakukan
operasi
7. Ucapkan terimakasih, dan semoga semuanya dapat berjalan dengan
baik.
CARA CUCI TANGAN PEMBEDAHAN

Nomor Dokumen Nomor Revisi Jumlah Halaman


HIMPUNAN
PERAWATKAMAR BEDAH
2/3
INDONESIA

Langkah-langkah kegiatan:
1. Memilih larutan antiseptik yang tepat
2. Menjalankan keran otomatis atau membuka keran manual
dengan siku tangan atau dengan menggunakan kaki.
3. Buka kemasan sikat/spon lalu bersihkan kuku jari tangan kiri dan
kanan secara bergantian dengan menggunakan pembersih kuku
dibawah air mengalir,lalu pembersih kuku dibuang
4. Membasahi tangan dan lengan di bawah air mengalir sampai 5 cm
diatas siku
5. Membuka larutan antiseptik dengan siku (untuk pompa tangan) atau
kaki (untuk pompa kaki) secukupnya lebih kurang 5 cml
6. Bila menggunakan spon yang mengandung antiseptik, peras sikat spon
sampai bursa keluar mengalir ke tangan dan lengan.
7. Melumuri seluruh permukaan tangan dan lengan dengan gerakan
memutar ke arah siku sampai 5 cm diatas siku dengan Clorhecxydine 4
% (spon tetap di tangan)
8. Menyikat kuku jari-jari tangan masing-masing tangan selama 1 (satu)
menit.
9. Lalu membuang sikatnya dan spon tetap di tangan membilas dengan
air mengalir mulai dari tangan sampai siku sampai bersih.
10. Lumuri kembali tangan sampai ¾ lengan dengan menggunakan
Clorhecxydine 4 % Gunakan spon untuk membersihkan tangan kiri
dan kanan ( mulailah menggosok telapak tangan selama 15 detik,
punggung tangan 15 detik, kemudian seluruh jari jari digosok seolah
mempunyai 4 sisi,secara berurutan selama 30 detik. Setiap masing-
masing tangan satu menit lalu membuang spon kemudian dibilas
dibawah air mengalir dari tangan ke arah siku sampai bersih.
11. Lumuri kembali dengan Clorhecxydine 4 % hanya pada tangan sampai
pergelangan, gosok tangan sesuai gerakan cuci tangan prosedural
selama satu menit untuk kedua tangan kemudian bilas dibawah air
mengalir dari tangan ke arah siku sampai bersih.

CARA CUCI TANGAN PEMBEDAHAN

Nomor Dokumen Nomor Revisi Jumlah Halaman

3/3
HIMPUNAN
PERAWATKAMAR BEDAH
INDONESIA

12. Biarkan air mengalir dari arah tangan sampai ke siku, untuk
mengcegah kontaminasi.
13. Mematikan keran dengan siku atau atau kaki jika tidak menggunakan
keran otomatis
14. Pertahankan posisi tangan agar lebih tinggi dari bahu.

Kamar bedah
UNIT TERKAIT

Refrensi
Pengendalian Infeksi nosokomial di Rumah Sakit
Tim Departemen Kesehatan RI dan Direktorat Rumah Sakit Umum dan Pendidikan dan Direktorat
Jenderal Pelayanan Medik departemen Kesehatan RI.1994.Prosedur Perawatan Dasar,Persatuan
Perawatan Nasional Indonesia cetakan ke V. Jakarta
AORN, 2013 Perioperative standard and recomendedepractice: For Inpatient And ambulatory Setting.
Denver: AORN
WHO 2009