Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

pada Keluarga Tn.A dengan Ibu Hamil Berisiko Tinggi

disusun oleh:
Ketty Cahyaningsih
220112110049

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXII


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2012
A. Pengkajian
 Data Umum
1. Identitas Kepala Keluarga
Nama : Tn. A
Umur : 47 tahun
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Status Pernikahan : Menikah
Pekerjaan : Pegawai Swasta
Alamat : RT 3 RW 8 Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Regol Bandung

No. Nama Umur P/L Suku Status Hubungan Agama Pekerjaan Pendidikan
dgn KK

1. Ny. N 43 P Sunda Menikah Istri Islam IRT SMA


2. An.E 2 L Sunda Belum Menikah Anak Islam Belum bekerja Belum sekolah
2. Tipe Keluarga :
Nuclear family, keluarga ini terdiri dari sepasang suami istri dan seorang anak.
Tidak terdapat masalah akibat tipe keluarga ini.
3. Suku Bangsa :
Seluruh anggota keluarga ini berasal dari suku sunda dan keluarga ini memiliki
budaya yang tidak bertentangan dengan kesehatan.
4. Agama :
Seluruh anggota keluarga menganut agama Islam dan keluarga tidak memiliki
kepercayaan yang bertentangan dengan kesehatan.
5. Status Sosial Ekonomi Keluarga :
Keluarga ini memiliki penghasilan dari Tn.A sebesar kurang lebih Rp 500.000,00 s.d
Rp 1.000.000,00 sebulan. Kebutuhan ekonomi keluarga terdiri dari keluarga
membutuhkan biaya persalinan. Keluarga memiliki alat hiburan berupa televisi.
6. Aktivitas Rekreasi Keluarga :
Keluarga sering berkumpul untuk menonton TV ketika sore dan malam hari.

 Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini : Keluarga dengan anak pertama balita.
2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi : Keluarga telah mengasuh
anaknya dan telah menyediakan kebutuhan anaknya. Namun, keluarga belum
mempersiapkan kelahiran anak berikutnya.
3. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti : Seluruh anggota keluarga sehat. Namun, Ny.N
yang berusia 43 tahun sedang hamil dan belum genap 2 tahun post-SC.
4. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya : Tidak terdapat penyakit keturunan yang
ada baik dari pihak suami maupun istri.
 Data Lingkungan
1. Karakteristik rumah : Luas rumah yang ditempati kurang lebih 45 m 2. Tipe bangunan
rumah permanen. Keadaan lantai dibuat dari keramik, terdapat sinar matahari masuk
ke rumah, namun luas jendela kurang dari 15% luas lantai. Keluarga tidak pernah
membuka jendela. Ventilasi kurang dari 20% dari luas lantai sehingga keadaan
dalam rumah lembab. Sumber air bersih berasal dari PDAM dan sumber air minum
berasal dari air kemasan. Tempat penampungan air yang digunakan berupa tong
tertutup yang dikuras 3-4 kali dalam sebulan. Keluarga memiliki WC sendiri yang
dialirkan ke selokan. Kondisi jamban terawat.

2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW : Tetangga dan komunitas RW sangat


peduli terhadap kesehatan tetangga di sekitarnya. Komunitas RW sangat
menjaga kebersihan lingkungan, dan memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap
petugas kesehatan.
3. Mobilitas keluarga : Sejak menikah, keluarga ini tidak pernah berpindah tempat
tinggal.
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat : Setiap sore hari,
keluarga ini berkumpul untuk berbincang-bincang.
5. Sistem pendukung keluarga : Seluruh anggota keluarga ini sehat. Hanya Ny.N
merupakan ibu hamil yang berisiko tinggi karena hamil pada usia lebih dari 40
tahun dan jarak antara 2 kehamilan kurang dari 2 tahun setelah SC. Keluarga
memiliki sistem pendukung sosial dari masyarakat yang siap membantu baik
secara fisik maupun keuangan ketika ada ada anggota masyarakat yang sakit.
selain itu, RW 06 memiliki kader yang aktif sehingga dapat mengetahui dan
segera melaporkan ketika ada masyarakat yang sakit.
 Struktur Keluarga
1. Pola komunikasi keluarga : Keluarga berkumpul setiap sore hari untuk berbincang-
bincang dan menyelesaikan masalah keluarga. Tn.A merupakan pengambil
keputusan utama dalam keluarga.
2. Struktur kekuatan keluarga : Tn.A mampu mengendalikan dan mengubah perilaku
dalam keluarga.
3. Struktur peran keluarga : Tn.A berperan sebagai pencari nafkah utama. Selain itu,
Tn.A juga berperan sebagai pengambil keputusan utama. Ny.N berperan sebagai ibu
rumah tangga sekaligus pemberi pelayanan kesehatan keluarga yang merawat An.E
ketika sakit.
 Nilai dan norma keluarga : Nilai dan norma keluarga sesuai dengan agama yang dianut
dan norma yang berlaku di lingkungan sekitarnya. Keluarga sangat percaya pada
pelayanan kesehatan.
 Fungsi Keluarga
1. Fungsi afeksi
Tn.A dan Ny.N mengajarkan kepada anaknya untuk saling menghargai antaranggota
keluarga.
2. Fungsi sosial
Keluarga mengajarkan anak-anaknya berperilaku sesuai dengan norma, budaya dan
perilaku yang berlaku di masyarakat. Keluarga mengajarkan anak-anaknya untuk
menghormati tamu dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
3. Fungsi perawatan kesehatan
Ny.N memasak setiap hari. Terkadang, keluarga juga membeli makanan yang telah
dimasak. Keluarga selalu berupaya untuk mencari bantuan pelayanan kesehatan jika
ada anggota keluarga yang sakit.
4. Fungsi reproduksi
Ny.N memiliki 1 orang anak yang sekarang berusia 2 tahun. Ny.S sedang hamil
G2P1A0 dengan HPHT 10 Januari 2012. Persalinan pertama dengan SC.
5. Fungsi ekonomi
Dengan penghasilan yang diperoleh oleh Tn.A belum cukup untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya.