Anda di halaman 1dari 5

1.1.1.

Tujuan Khusus
1.1.1.1. Diketahui karakteristik individu perawat meliputi umur, tingkat pendidikan, jenis
kelamin, masa kerja, pelatihan ICU di ruang Intensif Care Unit RS Cipto
Mangunkusumo Jakarta.
1.1.1.2. Diketahui pengetahuan perawat tentang proses penyapihan pasien dari bantuan
ventilasi mekanik di ruang Intensif Care Unit RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
1.1.1.3. Diketahui pemahaman dan gambaran penerapan proses penyapihan ventilasi
mekanik di ruang Intensif Care Unit RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
1.1.1.4. Diketahui mengenai analisa dan perencanaan perawat dalam proses penyapihan
pasien dari bantuan ventilasi mekanik serta kesiapan ekstubasi pasien dari ventilasi
mekanik di ruang Intensif Care Unit RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Menyapih pasien dari ventilasi mekanis adalah proses yang kompleks dan sangat menantang.
Ini membutuhkan kesinambungan perawatan, penilaian keseluruhan pasien, dan fokus pada
semua aspek kebutuhan pasien oleh perawat perawatan kritis.

Penelitian ini dilakukan di unit perawatan intensif (ICU) dari enam rumah sakit di Ahvaz,
Iran, dari 2014 hingga 2015. Dalam studi kualitatif ini, 25 staf ICU termasuk perawat,
manajer perawat, dan perawat pendidik dipilih dengan menggunakan purposive sampling. .
Wawancara semi-terstruktur digunakan untuk pengumpulan data. Transkrip wawancara
kemudian dianalisis menggunakan analisis konten kualitatif.

Hasil

Empat tema utama yang muncul untuk menjelaskan pengalaman perawat perawatan holistik
ketika menyapih pasien dari ventilasi mekanik termasuk perawatan berkelanjutan, gambaran
holistik pasien, mempromosikan martabat manusia, dan pengembangan kesejahteraan secara
keseluruhan.

Kesimpulan

Ditemukan bahwa menghindari keahlian penting rutin, meningkatkan kesadaran aspek


nonfisik pasien sambil memberikan perawatan dan memberikan perawatan eksklusif,
memanfaatkan perawat ICU berpengalaman, dan menempatkan lebih banyak penekanan pada
komunikasi yang efektif dengan pasien untuk menghormati mereka sebagai manusia dapat
meningkatkan kualitas perawatan holistik.

Menyapih pasien dari ventilator rumit seperti perawat


perlu menghentikan ventilasi sambil memberikan terus menerus
rawat inap, berfokus pada pasien, rencana perawatan menyapih individual dan
menyoroti peran memperluas perawat ICU
Keterlambatan menyapih pasien dari ventilasi mekanis meningkatkan jumlah komplikasi dan
dapat menyebabkan peningkatan pengeluaran sehingga perawat harus terlatih dengan baik,
harus mengembangkan pengetahuan yang sehat dan keterampilan praktis merawat klien
dengan ventilator mekanik untuk mengembangkan mereka sebagai perawat potensial dan
kompeten yang efektif.
Joseph C, Vijayakumar C, Augustine J, et al. Asuhan keperawatan
pasien dengan ventilasi mekanis. Jurnal Keperawatan dari
India. 2006; 95 (10): 231-2

Sekitar 90% dari semua pasien ICU membutuhkan ventilator mekanik mendukung sebagai
ukuran yang menyelamatkan nyawa. Sekitar 30% dari pasien yang membutuhkan ventilasi
mekanis tidak mudah disapih

Todorova L, Vassilev P, Matveev M, dkk. Umum


model net protokol untuk penyapihan dari mekanik
ventilasi. Prosiding Akademi Bulgaria dari
Ilmu pengetahuan. 2013; 66 (4): 611-616.

Perawat harus memiliki pengetahuan tentang fungsi dan keterbatasan mode ventilator,
penyebab gangguan pernapasan dan disinkronisasi dengan ventilator, dan manajemen yang
tepat untuk memberikan perawatan berpusat pada pasien yang berkualitas tinggi

Grossbach I, Chlan L, Tracy MF. Tinjauan mekanis


dukungan ventilasi dan manajemen pasien-dan
tanggapan terkait ventilator. Perawat Perawatan Kritis. 2011;
31 (3): 30-44

Pentingnya praktik perawatan kritis yang berbasis pengetahuan terus


ditingkatkan, dengan harapan bahwa pengambilan keputusan secara kolaborasi di unit
perawatan intensif akan meningkatkan hasil yang optimal pada penyapihan pasien dari
ventilasi mekanik, ( Bonell, 1999).
Datar Pustaka
1. Kusuma IBWP, Atmajaya INK. Penyapihan ventilasi mekanik. 2010.
2. Hudak C, Gallo B, Morton P. Critical care nursing: a holistic approach.
Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 1998.
3. Brunner L, Smeltzer S. Brunner & suddarth’s textbook of medical-surgical
nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2010.
4. Ely EW, Meade MO. Protocols driven by professionals : evidence-based
clinical practice. Chest. 2001;(December):454s–463s.
5. Condessa RL, Brauner JS, Saul AL, Baptista M, Silva ACT, Vieira SRR.
Inspiratory muscle training did not accelerate weaning from mechanical
ventilation but did improve tidal volume and maximal respiratory
pressures: A randomised trial. J Physiother [Internet]. Elsevier;
2013;59(2):101–7.
6. Roh JH, Rn AS, Lim C, Jung H, Rn S, Hong S, et al. A weaning protocol
administered by critical care nurses for the weaning of patients from
mechanical ventilation. Journal Critical Care. Elsevier Inc.;
2012;27(6):549–55.
7. Augustyn B. Ventilator-associated pneumonia. Critical Care Nurse.
2007;27(4):32–40.
8. Hanafie A. Strategi penyapihan dari mechanical ventilation. Majalah
Kedokteran Nusantara. 2006;39(3):339–50.
9. Bien U, Souza G, Campos S, Carvalho E, Fernandez M, Santoro I, et al.
Maximum inspiratory pressure and rapid shallow breathing index as
predictors of successful ventilator weaning. Journal of Physical Therapy
Science. 2015;27(12):3723–7.
10. Elbouhy MS, AbdelHalim HA, Hashem AMA. Effect of respiratory
muscles training in weaning of mechanically ventilated COPD patients.
The Egyptian Society of Chest Diseases and Tuberculosis. 2014;63(3):679–
87.
11. Lee Y-C, Wang H-C, Hsu C-L, Wu H-D, Hsu H-S, Kuo C-D. The
importance of tracheostomy to the weaning success in patients with
conscious disturbance in the respiratory care center. The Chinese Medical
Association. Published by Elsevier Taiwan LLC; 2016;79(2):72–6.
12. Chang SY. Mechanical ventilation weaning methods and extubation
success. 1998;II:1997–8.
13. El MA, Faramawy S, Allah AA, Batrawy S El, Amer H. Impact of high fat
low carbohydrate enteral feeding on weaning from mechanical ventilation.
Egyptian Society of Chest Diseases and Tuberculosis. 2014;63(4):931–8.
14. Mabrouk A a., Mansour OF, El-Aziz A a. A, Elhabashy MM, Alasdoudy A
a. Evaluation of some predictors for successful weaning from mechanical
ventilation. The Egyptian Society of Chest Diseases and Tuberculosis.
2015;64(3):703–7.
15. Rumpke AL, Zimmerman BA. Implementation of a multidisciplinary
ventilator-weaning and sedation protocol in a community intensive care
unit. Dimensions of Critical Care Nursing. 2010;29(1):40–9.
16. Asmadi. Konsep dasar keperawatan. Jakarta: EGC; 2005.
17. Taylor F. A comparative study examining the decision-making processes of
medical and nursing staff in weaning patients from mechanical ventilation.
Intensive Critical Care Nursing. 2006;22(5):253–63.
18. Gelsthorpe T, Crocker C. A study exploring factors which influence the
decision to commence nurse-led weaning. Nursing in Critical Care.
2004;9(5):213–21.
19. Rose L, Nelson S, Johnston L, Presneill JJ. Decisions made by critical care
nurses during mechanical ventilation andweaning in an australian intensive
care unit. American Journal of Critical Care. 2007;16(5):434–43.
20. Eckerblad J, Eriksson H, Kärner A, Edéll-Gustafsson U. Nurses
conceptions of facilitative strategies of weaning patients from mechanical
ventilation-A phenomenographic study. Intensive and Critical Care
Nursing. 2009;25(5):225–32.
21. Lavelle C, Dowling M. The factors which influence nurses when weaning
patients from mechanical ventilation : Findings from a qualitative study.
Intensive Critical Care Nursing. Elsevier Ltd; 2011;27(5):244–52.
Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.iccn.2011.06.002
22. Khalafi A, Elahi N, Ahmadi F. Continuous care and patients ’ basic needs
during weaning from mechanical ventilation : A qualitative study. Intensive
Critical Care Nursing]. Elsevier Ltd; 2016;37:37–45. Available from:
http://dx.doi.org/10.1016/j.iccn.2016.05.005
23. Marrelli T. Nursing documentation handbook. United States: Mosby; 2000.
24. Güler H, Ata F. Design and implementation of training mechanical
ventilator set for clinicians and students. Procedia - Social and Behavioral
Sciences. Elsevier B.V.; 2013;83:493–6. Available from:
http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877042813011622
25. American Thoracic Society. Patient information series: mechanical
ventilation. American Journal Respiratory Critica Care Med.
2013;172(September).
26. Hasan A. Understanding mechanical ventilation: a practical handbook.
London: Springer; 2010.
27. Popat B, Jones AT. Invasive and non-invasive mechanical ventilation.
Medicine (Baltimore). 2016;44(6):346–50.
28. Khalil Y, Ibrahim E, Shabaan A, Imam M, Behairy AEL. Assessment of
risk factors responsible for difficult weaning from mechanical ventilation in
adults. Egyptian Society of Chest Diseases and Tuberculosis.
2012;61(3):159–66.
29. Boles J, Bion J, Connors A, Herridge M, Marsh B, Melot C, et al. Weaning
from mechanical ventilation. 2007;29(5):1033–56.
30. Iwan, Saryono. Mengelola pasien dengan ventilator mekanik. Jakarta:
Rekatama; 2010.
31. Valverdu I. Clinical characteristics, respiratory functional parameters, and
otrial in patients weaning from mechanical ventilation. American Journal
Respiratory Critical Care Med. 1998;158(6):1855–62.
32. Arici E. Weaning from mechanical ventilation driven by non-physician
professionals versus physicians. 2016;9(1):274–83.
33. MacIntyre NR, Cook DJ, Ely EW. Evidence-based guidelines for weaning
and discontinuing, Chest 120 (6). 2001. p. 375S–395S.
34. Sætre B, Severinsson E. Intensive care nurses ’ perceptions of protocoldirected
weaning - a qualitative study. Intensive Crit Care Nurs.
2007;23:196–205.
35. Sudarma M. Sosiologi untuk kesehatan. Jakarta: Salemba Medika; 2008.
36. Kusnanto. Pengantar profesi dan praktik keperawatan profesional. Jakarta:
EGC; 2004.
37. Blackwood B, Alderdice F, Kea B, Cr C, Lavery G, Halloran OP.
Protocolized versus non-protocolized weaning for reducing the duration of
mechanical ventilation in critically ill adult patients ( Review ). 2010;(7).
38. Rose Sioban LN. Issues in weaning from mechanical ventilation: Literature
review. Journal of Advanced Nursing. 2006;54
39. Goldman HG. Role expansion in intensive care: survey of nurses’ views.
Intensive Critical Care Nursing. 1999;15(6):313–23. Available from:
http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0964339799800251
40. Blackwood B. Can protocolised-weaning developed in the United States
transfer to the United Kingdom context : A discussion Can protocolisedweaning
developed in the United States transfer to the United Kingdom
context : a discussion. Intensive and Critical Care Nursing. 2003;19:215–
25.
41. Blackwood B. The art and science of predicting patients ’ readiness to
wean from mechanical ventilation. International Journal of Nursing
Studies. 2000;37:145–51.
42. Moleong L. Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Rosda; 2011.
43. Creswell JW. Penelitian kualitatif & desain riset: memilih di antara lima
pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2013.
44. Wasis. Pedoman riset praktis untuk profesi perawat. Jakarta: EGC; 2008.
45. Nursalam. Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan.
Jakarta: Salemba Medika; 2008.
46. E B. Biostatistik untuk kedoteran dan kesehatan masyarakat. Jakarta: EGC;
2001.
47. Danim. Riset keperawatan : sejarah dan metodologi. Jakarta: EGC; 2003.
48. Raco J. Metode penelitian kualitatif: jenis, karakteristik, dan
keunggulannya. Jakarta: Grasindo; 2010.
49. Dempsey PA, Dempsey AD. Riset keperawatan: buku ajar dan latihan.
Jakarta: EGC; 2002.
50. Pawito. Penelitian komunikasi kualitatif. Yogyakarta: LKiS; 2007