Anda di halaman 1dari 11

44 tahun IKA RSAA, 7 April 2019

Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
th

Anemia Berat, Dampak, dan Tatalaksana


Dr. Cece Alfalah, M.Biomed, Sp.A (K)
KSM/KJF IKA RSUD Arifin Achmad/FK UNRI
3

Definisi anemia

Anemia didefinisikan sebagai penurunan konsentrasi


hemoglobin, hematokrit, atau jumlah sel darah merah per
milimeter kubik

Lanzkowsky P. Classification and diagnosis of anemia in children. Dalam: Lanzkowksky P, Lipton JM, Fish JD, penyunting. Lanzkowsky manual of pediatric hematology
and oncology. Edisi ke-6 London: Elsevier; 2016. h. 32-41

Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
4
Klasifikasi anemia berat berdasarkan usia

Usia Anemia Berat

6-59 bulan < 7 g/dl

5-11 tahun < 8 g/dl

12-14 tahun < 8 g/dl

≥15 tahun (perempuan) < 8 g/dl

≥15 tahun (laki-laki) World < 8 g/dl


Health Organization. Haemoglobin concentrations for the diagnosis of anaemia and assessment
of severity. 2011. available from: http://www.who.int/vmnis/indicators/haemoglobin.pdf.
Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
5 Prevalensi anemia berat berdasarkan usia
> 2 bulan - < 2 tahun 2 – 5 tahun

6 – 11 tahun > 12 tahun

Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19

Tal Ben Ami et al. Blood. 2015; 126:4454.


Klasifikasi anemia
6 Kelainan produksi sel darah merah
 Sindrom kegagalan sumsum tulang
o Anemia aplastik
o Inherited bone marrow failure syndromes
o Diamond-Blackfan anemia
o Transient erytrhoblastopenia of childhood
 Marrow replacement (keganasan, osteopetrosis, dan myelofibrosis)
 Gangguan produksi eritropoetin (malnutrisi, gagal ginjal)
Anemia akibat ineffective eritropoiesis
 Anemia defisiensi besi
 Anemia sideroblastik
 Anemia defisiensi vit B12 dan asam folat
 Anemia pada penyakit kronik
Anemia akibat kehilangan darah
 Trauma
 Perdarahan saluran cerna/saluran kemih
 Perdarahan akibat menstruasi
 Iatrogenic postoperative
Anemia hemolitik
 Antibody mediated
 Kelainan membran sel darah
 G6PD
 Hemoglobinopaties (thalassemia, sickle-cell disease)
 Infeksi
Nahar A, Ravindranath Y. Approace severe anemia in children in the emergency room . Therapy. 2008;5(4):475-84.
Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
7 Efek anemia dan kerja fungsi Faktor yang memperbaiki efek
jantung anemia

Peningkatan curah jantung Viskositas darah yang menurun dan


dibutuhkan selama aktivitas, secara aliran lebih mudah
khusus saat anemia

Peningkatan curah jantung Transfusi sel darah merah Vasodilatasi arteri koroner dapat
membutuhkan peningkatan kerja akan mempertahankan meningkatkan aliran darah dan
jantung pengiriman oksigen miokardium
oksigenasi miokardium
sampai lima kali
secara adekuat
Peningkatan kerja jantung
membutuhkan O2 Pada anemia, sel darah merah 2,3-
DPG meningkat selama 6-12 jam
untuk meningkatkan pelepasan
Miokardium membutuhkan 60% O2 oksigen pada tekanan parsial O2
dari perfusi darah; peningkatan
kebutuhan O2 terutama dicapai
dengan meningkatkan aliran darah
koroner

Murphy M. Wallis J. Red cell transfusion. Dalam: Contreras M ABC of transfusion. Edisi ke-4. Oxford:
Gambar efek anemia terutama pada jantung Blackweel Publishing; 2009. h. 24-30.

Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
8
Tatalaksana anemia berat
 Komponen sel darah merah (PRC) merupakan pilihan untuk transfusi
 Leukoreduksi
 Dosis transfusi 10-12 ml/kg BB dengan lambat lebih dari 1,5 – 2 jam
 Bila gagal jantung, 5-6 ml/kg untuk mencegah kelebihan volume
 Perdarahan akut tanpa hasil skrining antibodi dan golongan darah dapat
diberikan golongan darah O Rh negatif

Nahar A, Ravindranath Y. Approace severe anemia in children in the emergency room . Therapy. 2008;5(4):475-84.
Murphy M. Wallis J. Red cell transfusion. Dalam: Contreras M. ABC of transfusion. Edisi ke-4. Oxford: Blackweel Publishing; 2009. h. 24-30.

Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
9
Transfusi darah diberikan pada
 Kadar Ht ≤ 12% atau Hb ≤ 4 g/dl
 Ht 13-18%; Hb 4-6 g/dl dengan klinis:
Dehidrasi yang terlihat secara klinis
Syok
Gangguan kesadaran
Gagal jantung
Pernapasan yang dalam dan berat
Parasitemia malaria yang sangat tinggi (>10% sel darah merah
berparasit)
World Health Organization. Haemoglobin concentrations for the diagnosis of anaemia and assessment of severity. 2011.
available from: http://www.who.int/vmnis/indicators/haemoglobin.pdf.

Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
10

Prognosis anemia berat dengan atau tanpa transfusi darah

Transfusi darah Sembuh Meninggal

Transfusi 113 13

Tidak transfusi 8 6

Muoneke VU, Ibekwe RC, Nebe-Agumadu HU, Ibe BC. Factors associated with mortality in under five children with severe
anemia in ebonyi, nigeria. Indian Pediatrics. 2012;49:119-23.

Update Meeting off Pediatric in Arifin Achmad Hospital / UMPin PAAH/ 7 April '19
th

11