Anda di halaman 1dari 2

(1) Anemia adalah kelainan hematologis paling umum yang terjadi pada kehamilan.

Menurut standar

terbaru yang ditetapkan oleh 'WHO', anemia hadir ketika konsentrasi Hemoglobin (Hb) dalam darah

perifer adalah 11 gm / dl atau kurang. Penyebab paling umum dari anemia dalam kehamilan adalah

kekurangan zat besi. Lebih jarang, ini disebabkan oleh kekurangan asam folat. Pada beberapa

populasi, 80% wanita hamil mengalami anemia. Yang paling berisiko adalah wanita dari kelompok

sosial ekonomi rendah dan remaja. Anemia didiagnosis dengan memperkirakan konsentrasi

hemoglobin dan memeriksa apusan darah tepi untuk perubahan sel darah merah yang khas.

Suplementasi zat besi dan folat diindikasikan selama kehamilan untuk mencegah komplikasi. Bahkan

pada kehamilan normal, konsentrasi hemoglobin menjadi encer sesuai dengan peningkatan volume

darah yang bersirkulasi. Karena zat besi dan asam folat dalam jumlah yang diperlukan untuk janin

lebih disukai diangkut ke janin, ibu cenderung mengalami anemia defisiensi besi dan anemia

defisiensi asam folat. Seorang wanita dewasa memiliki sekitar 2 g zat besi di tubuhnya. Ketika

seorang wanita hamil, permintaan akan zat besi meningkat, sehingga membutuhkan tambahan 1 g.

1. Sabina S, Iftequar S, Zaheer Z, Khan MM, Khan S. An Overview of Anemia in Pregnancy.

2. Stephen G, Mgongo M, Hashim TH, Katanga J, Stray-pedersen B, Msuya SE. Anaemia in

Pregnancy : Prevalence , Risk Factors , and Adverse Perinatal Outcomes in Northern Tanzania.

2018;2018.

(2) Latar Belakang dan Objektif. Mengetahui riwayat kehamilan

mengisapublichealthproblemmengembangkan negara. Inistudyadimaksudkan untuk

menentukan prevalensi, faktor risiko, dan hasil anemia perinatal yang merugikan pada wanita

hamil di Moshi Municipal, Tanzania Utara. Metode Ini adalah studi tindak lanjut yang

dilakukan dari Oktober 2013 hingga Juni 2015. Sebanyak 539 wanita hamil terdaftar dalam

penelitian ini. Wawancara dilakukan diikuti dengan penentuan kadar hemoglobin. Wanita
ditindaklanjuti di pengiriman mandat 7 hari dan 28 hari setelah pengiriman. Hasil. Jumlah

wanita yang dimasukkan dalam analisis pernikahan adalah 25.8 (SD 5.73). Prevalensi anemia

adalah 18,0% dan 2% mengalami anemia berat. Klinik perekrutan dan pendidikan yang

rendah

levelofthewomenwerethefactorsthatwereindependentlyassociatedwithanaemiaduringpregna

ncy.Atdelivery, therewere10 lahir mati, 16lowbirthweight (BBLR) bayi baru lahir,

and2pretermbirthcases.noassociationwasfoundbetweenanaemiaandlbw, pretermbirth,

orstillbirths.Conclusion.anaemiainpregnancywasamildpublichealthprobleminthestudysettingo

fnorthern Tanzania.