Anda di halaman 1dari 6

Tinjauan Pustaka

Mengenal Hepatitis A yang Terjadi di Masyarakat


___________________________________________________________________________

NOVIAJUN DWI PUTRI (102011153)


__________________________________________________________________________________
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Abstrak
Hepatitis A, suatu penyakit yang menyerang hati, yang disebabkan oleh virus hepatitis A
(VHA), meskipun tidak mengakibatkan risiko kematian yang besar, namun berisiko
menghasilkan kejadian yang luar biasa atau outbreak. Oleh karena itulah, penyakit ini
mendapatkan perhatian yang lebih besar baik dari masyarakat kesehatan maupun
pemerintah dan publik secara umum. Insiden hepatitis A lebih banyak terjadi di negara-
negara berkembang karena kondisi sosial ekonomi, higiene (kebersihan diri), dan
sanitasinya yang sangat rendah. Di daerah tropis, puncak insiden cenderung terjadi selama
musim hujan. Semua kelompok umur dapat terkena infeksi virus hepatitis, tetapi di negara
berkembang lebih banyak diderita oleh anak-anak dan orang muda. Gejala pertama
termasuk hilangnya nafsu makan, membenci rokok, mual, sakit otot dan sendi dan demam
ringan. Kemudian termasuk gejala menguningnya kulit (dalam istilah kedokteran disebut
jaundice), selaput lendir, dan urin gelap. Pencegahan melalui vaksinasi, tes antibodi, dan tes
darah.
Kata kunci : hepatiris A, outbreak, virus hepatitis (VHA).
PENDAHULUAN yang dekat dan beberapa oleh makan
Hepatitis berasal dari dua kata, yaitu makanan atau minum air yang
hepa (hepair/hati) dan itis (radang). mengandung VHA. Seseorang yang
Hepatitis merupakan radang yang terjadi memiliki hepatitis A dapat dengan mudah
pada organ hati. Dalam masyarakat, lulus penyakit kepada orang lain dalam
radang hati juga dikenal dengan istilah rumah tangga yang sama. Orang dengan
lever. Padahal lever yang berasal dari hepatitis A seringkali harus dirawat di
bahasa Belanda sendiri berarti organ hati, rumah sakit ( sampai sekitar 1 orang 5).
bukan penyakit hati. Berdasarkan Orang dewasa dengan hepatitis A sering
penyebabnya, hepatitis dibedakan menjadi terlalu sakit untuk bekerja sampai dengan
dua kelompok, yaitu hepatitis virus dan sebulan. Kadang-kadang, orang meninggal
hepatitis non-virus. Hepatitis virus akibat hepatitis A (sekitar 3-6 kematian per
merupan peradangan hati yang disebabkan 1.000 kasus).2
oleh infeksi virus. Sejauh ini ada tujuh tipe
virus yang sudah diketahui dapat ETIOLOGI
menginfeksi sel-sel hati, yaitu virus Virus hepatitis A (HAV) yang
hepatitia A (VHA), virus hepatitis B berbentuk partikel berukuran 27 nanometer
(VHB), virus hepatitis C (VHC), virus merupakan virus RNA berantai tunggal
hepatits D (VHD), dan virus hepatitis E tidak berkapsul diklasifikasikan bersama
(VHE) serta dua jenis hepatitis baru, yaitu dengan kelompok enterovirus dalam famili
virus hepatitis G dan TT. Hepatitis non- Picornaviridae. Banyak jenis picornavirus
virus merupakan bentuk peradangan hati yang lain juga menyebabkan penyakit pada
yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia manusia, termasuk virus-virus polio,
dan obat-obatan. Faktor lainnya karena coxsackie, echovirus, and rhinovirus (virus
mengonsumsi alkohol, imunitas tubuh, penyebab sakit flu). Istilah hepatitis A
infeksi bakteri dan protozoa, dan penyakit (HA) atau hepatitis viral tipe A telah
hati lainnya. 1 menggantikan istilah-istilah lama: hepatitis
Hepatitis A adalah penyakit hati yang infektif, hepatitis epidemik, penyakit
serius yang disebabkan oleh hepatitis A kuning epidemik, penyakit kuning
virus (VHA). VHA ditemukan dalam feses catarrhal, penyakit kuning menular,
dari orang dengan hepatitis A. Hal ini penyakit Botkins (Botkins disease), dan
biasanya menyebar melalui kontak pribadi hepatitis MS-1.3

2
Virus hepatitis A bersifat stabil dan (dengan rata-rata 30 hari atau 2-6
tidak rusak akibat perebusan singkat, tetapi minggu), tergantung pada jumlah
rusak jika dididihkan. Selain itu rusak oleh partikel virus infektif yang
formalin, klor, atau radiasi matahari. dikonsumsi. Apabila partikel virus
Penularan hepatitis A terutama melalui yang menginfeksi sangat sedikit, masa
faecal oral (feses ke mulut), yaitu melalui inkubasinya akan lebih lama. Pada
air dan makanan yang terkontaminasi feces masa inkubasi ini, penderita
(tinja) penderita hepatitis A. Pencemaran mengalami gejala letih, lesu, susah
oleh virus dari feses, seperti melalui menelan, demam (380C-390C),
tangan yang dicuci kurang bersih setelah kehilangan selera makan, mual,
buang air besar, kemudian mencemari bahkan muntah-muntah yang
makanan dan minuman. Feses yang berlebihan. Masa penularan
mengandung virus juga mengotori sumber berlangsung sejak awal masa inkubasi
air minum, biasanya terjadi di lingkungan hingga sekitar seminggu setelah gejala
dengan higiene dan sanitasi yang buruk. kuning. Bahaya terbesar penularan
Penularan infeksi VHA juga dapat terjadi penyakit ini ke orang lain terjadi pada
melalui transmisi endemik, hubungan pertengahan masa inkubasi, jauh
seksual, maupun suntikan. Masa penularan sebelum munculnya gejala-gejala
virus hepatitis A, terutama dua minggu awal. Banyak infeksi HAV tidak
sebelum timbul gejala kuning (ikterik) dan menimbulkan penyakit, terutama pada
satu minggu sesudahnya.1 anak-anak. Apabila timbul penyakit,
biasanya ringan dan dapat sembuh
GEJALA dengan sempurna dalam waktu 1-2
Hepatitis A biasanya merupakan minggu.
penyakit ringan dengan gejala tiba-tiba  Stadium dengan gejala kuning.
demam, lemas, hilangnya nafsu makan, Stadium ini ditandai dengan urine
dan rasa tidak nyaman di perut, yang berwarna teh tua disertai dengan mata
beberapa hari kemudian diikuti gejala dan dan kulit berwarna kuning, nyeri
kuning pada mata dan kulit. Dosis infektif di perut di bagian atas karena adanya
belum diketahui, tetapi diduga antara 10- embesaran hati, tinja berwarna teh tua,
100 partikel virus. Adapun gejala hepatitis terjadi peningkatan tes fungsi hati
A ini dibagi dalam beberapa stadium : (bilirubin, SGOT, SGPT), dan
 Masa inkubasi untuk hepatitis A, yang meningkatnya antibodi terhadap virus
bervariasi antara 10 sampai 50 hari
3
hepatitis A, yang disebut dengan IgM  Makanan atau minuman yang
anti HAV. terkontaminasi VHA;
 Stadium penyembuhan. Stadium ini  Kontak langsung dengan penderita
ditandai dengan menghilangnya warna atau barang-barang milik penderita
kuning pada sklera, kulit, dan hepatitis A;
pembesaran hati tetap. Penyembuhan  Penampungan air yang terkontaminasi
sempurna infeksi VHA membutuhkan VHA;
waktu 3-4 bulan.  Hubungan seksual;
Kadang-kadang, gejala-gejalanya parah  Transfusi darah (sangat jarang).
dan proses penyembuhannya memerlukan Kelompok risiko tinggi tertular VHA
waktu beberapa bulan. Pasien mengalami  Orang-orang yang tinggal di
rasa lelah secara terus menerus selama lingkungan yang buruk dan sosio-
masa penyembuhan, dan ketidakmampuan ekonomi yang rendah
mereka untuk bekerja dapat menyebabkan  Penderita penyakit Hati Kronik:
kerugian keuangan. Kurang dari 0.4% Hepatitis B dan Hepatitis C
kasus yang dilaporkan bersifat fatal.  Kebiasaan beli jajanan di sembarang
Kematian yang jarang terjadi ini biasanya tempat
3,4
terjadi pada orang-orang tua.  Kebiasaan makan makanan mentah
atau setengah matang
PENULARAN  Wisatawan mancanegara
Penularan hepatitis A melalui  Tempat penitipan anak dan asrama
makanan/minuman yang terkontaminasi  Pria homoseksual
VHA yang terdapat pada tinja yang  Pengguna obat terlarang
terinfeksi. Konsentrasi tinja tertinggi  Pekerja laboratorium
terdapat di tinja, yang mulai dikeluarkan  Penyandang cacat dan pengasuhnya
penderita 2 minggu sebelum dan sampai 1  Penyaji makanan
minggu setelah timbul gejala kuning, dan  Petugas ledeng.4
konsentrasi virus masih tetap tinggi 2-3
mg setelah gejala kuning timbul. PENCEGAHAN
Sementara air ludah dan cairan tubuh lain Di suatu daerah pernah dilaporkan
mempunyai konsentrasi yang rendah, terjadi kejadian luarbiasa (outbreak)
sehingga tidak dapat menularkan penyakit. hepatitis A pada anak usia sekolah.
Berikut cara penularan VHA : Setelah ditelusuri, ternyata anak-anak

4
yang sebelumnya membeli es pada Mengingat bahwa hepatitis A menular
penjual yang sama.5 melalui makanan dan minuman, maka
Kebiasaan mencuci tangan setiap orang sebaiknya harus menjaga
menggunakan air bersih dan sabun setelah kebersihan dirinya. Cucilah tangan
keluar dai kamar mandi dapat dengan air mengalir serta gunakan
memutuskan penyebaran hepatitis A. sabun setiap kali selesai buang air
Pencegahan terhadap hepatitis A dapat besar atau kecil. Demikian juga
dilakukan beberapa cara berikut: sebelum makan dan saat mengolah
 Imunisasi maupun menyiapkan makanan. Anak-
Imunisasi merupakan cara yang efektif anak, terutama usia kurang dari 3
dalam mencegah terinfeksi penyakit. tahun sering memasukkan benda-
Setelah imunisasi, tubuh akan benda yang ditemuinya ke dalam
menghasilkan antibodi yang mulut. Awasi dan berikan pengertian
merupakan kekebalan tubuh terhadap kepada anak-anak agar tidak
penyakit tersebut. Vaksin hepatitis A memasukkan benda-benda ke dalam
dibuat secara sintetis dari VHA yang mulut serta pastikan anak-anak selalu
tidak aktif. Imunisasi hepatitis A dapat mencuci tangan dengan sabun
diberikan pada anak-anak, mulai usia  Perbaikan sanitasi pembuangan tinja
2-18 tahun dan aplikasinya cukup 1 dan sampah disertai penyediaan sarana
kali. Sementara orang dewasa air bersih yang menjangkau segenap
membutuhkan imunisasi ulang masyarakat
(booster) setelah 6-12 bulan imunisasi  Di negara maju sudah melakukan
pertama. Individu yang telah vaksinasi hepatitis A terutama kepada
diimunisasikan vaksin hepatitis A golongan berisiko tinggi terinfeksi
akan mempunyai kekebalan terhadap seperti kelompok homoseksual dengan
VHA selama kurang lebih 15-20 pasangan seksualnya, para pengguna
tahun, kecuali jika individu tersebut obat narkotika suntikan, petugas
terinfeksi hepatitis A antara 2-4 laboratoriun yang bekerja menangani
minggu setelah imunisasi. Hal ini kera percobaan, atau para pelancong
disebabkan karena pada saat itu tubuh yang akan bepergian ke negara
belum menghasilkan antibodi yang berkembang seperti Asia dan Afrika.
cukup.  Penderita yang terlihat sedang kuning
 Higiene personal (sudah dikonfirmasikan secara

5
laboratorium) sebaiknya dipisahkan 2. Hepatitis A. Vaccine what you need to
dengan keluarga lain selama know. Edisi Oktober 2011. Diunduh
seminggu. Tetapi bila gejala kuning http://www.cdc.gov/vaccines/pubs/vis/
berlalu, besar kemungkinan penderita downloads/vis-hep-a.pdf,vaksin, 04
tidak mengeluarkan virus lagi, berarti November 2011.
sudah aman bersama-sama keluarga 3. Virus Hepatitis A. Edisi Oktober
lagi.5,6 2011. Diunduh dari http://www.food-
KESIMPULAN info.net/id/virus/hav.htm, 05
 Hepatitis A adalah penyakit hati yang N0vember 2011.
serius yang disebabkan oleh hepatitis 4. Cahyono JBSB, Lusi RA,Verawati,
A virus (VHA) Sitorus S, Utami RCB, Dameria K.
 Penularan hepatitis A terutama Vaksinasi cara ampuh cegah penyakit
melalui faecal oral (feses ke mulut), infeksi. Yogjakarta: Kanisius;
yaitu melalui air dan makanan yang 2010.h.98-100.
terkontaminasi feces (tinja) penderita 5. Sari W, Indarawati L, Djing G. Care
hepatitis A your self hepatitis. Jakarta: Penebar
 Hepatitis A biasanya merupakan Plus+; 2008.h.18-20.
penyakit ringan dengan gejala tiba- 6. Yatim F. Macam-macam penyakit
tiba demam, lemas, hilangnya nafsu menular dan pencegahannya. Edisi 2.
makan, dan rasa tidak nyaman di Jakarta: Pustaka Populer Obor;
perut, yang beberapa hari kemudian 2001.h.52-7.
diikuti gejala kuning pada mata dan 7. Cahyono SB. Hepatitis A. Yogjakarta:
kulit Kanisius; 2009.

 Kebiasaan mencuci tangan


menggunakan air bersih dan sabun
setelah keluar dai kamar mandi dapat
memutuskan penyebaran hepatitis A,
pemberian imunisasi dan vaksin.

DAFTAR PUSTAKA
1. Wijayakusuma HMH. Tumpas
hepatitis dengan ramuan herbal.
Jakarta: Pustaka Hijau; 2008. h.11-2.