Anda di halaman 1dari 61

7

BAB II

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

Proses pengkajian data diperoleh dengan cara menggunakan kuesioner, observasi


langsung, wawancara, pemeriksaan fisik, pengisian angket, dari Profil Desa
bersangkutan di wilayah Desa Tambak Sirang Laut Kecamatan Gambut Kabupaten
Banjar yang dilaksanakan dari tanggal 28 Oktober sampai dengan 21 Desember 2013.

A. Pengkajian
1. Data Demografi
Wilayah Desa Tambak Sirang Laut yang terdiri dari 3 RT yaitu RT.1,
RT.2, dan RT.3.
Batas wilayah yang dijadikan target pengkajian, sebelah Utara dibatasi
oleh pasar kamis, sebelah Selatan dibatasi oleh desa Tambak Sirang Darat,
sebelah Timur dibatasi oleh desa Malintang dan disebelah Barat dibatasi
oleh Tambak Sirang Baru.
Desa Tambak Sirang Laut sementara ini hanya memiliki fasilitas umum
yaitu sebuah langgar, mesjid, dan tong (tempat penampung air) untuk warga.
Kegiatan rutin yang dilakukan oleh warga Desa Tambak Sirang Laut
meliputi yasinan ibu-ibu setiap jumat sore, Posyandu balita dan Posyandu
Lansia dilaksanakan pada tanggal 13 dan l4 setiap bulan.
Desa Tambak Sirang Laut terdiri atas 235 KK diperoleh berdasarkan
profil Desa Tambak Sirang Laut pada tahun 2013, Setelah dilakukan
pengkajian data dengan teknik wawancara, angket, pemeriksaan fisik, dan
observasi ke rumah-rumah warga dari tanggal 01 November-07 November
2013.
8

B. Hasil Pengkajian
1. Data Penduduk
a. Distribusi penduduk berdasarkan jenis kelamin
Diagram 2.1
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Jenis Kelamin di Desa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

1200
1000
800
600
400
200
0
Laki- Laki Perempuan Total
% 49 51 100
Frekuensi 501 512 1013

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas Jenis Kelamin, Laki-laki sebanyak 501
orang (49 %), sedangkan perempuan sebanyak 512 orang (51 %).
Dapat dilihat bahwa perempuan memiliki frekuensi yang lebih
banyak dari laki-laki tetapi perbedaannya tidak terlalu signifikan. Laki-laki
sebagai pengambil keputusan dalam keluarga, pemikul tanggung jawab
rumah tangga dan sebagai pendidik generasi muda, masih dapat menunjang
berbagai aspek kehidupan terutama bagi anak-anaknya yang akan menjadi
generasi penerus untuk keluarganya. Adapun perempuan adalah mahluk
lembut islam telah menjaga dan menempatkan perempuan pada derajat
yang tinggi, dan islam mengakui hak-hak kekeluargaan dan hak asasi
perempuan secara sempurna sehingga tidak ada bedanya antara lelaki dan
perempuan (Al-Istanbuli & Asy-Syilbi, 2005).
9

b. Distribusi Penduduk Berdasarkan Pendidikan


Diagram 2.2

Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Pendidikan di


Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

300
250
200
150
100
50
0
Tidak SD SMP SMA Perguru Total
Sekolah an
Tinggi
% 9 38 34 14 4 100
Frekuensi 15 61 54 23 7 160

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas distribusi penduduk yang paling banyak
mempunyai pendidikan tingkat SD yaitu 61 orang (38 %), SMP 54 orang
(34 %), SMA 23 orang (14 %), tidak sekolah 15 orang (9 %) dan untuk
perguruan tinggi menempati jumlah terkecil yaitu 7 orang (4 %).
Tingkat pendidikan dapat mempengaruhi dua hal yang saling terkait
yaitu adanya perasaan terhadap masalah kesehatan dan pengambilan
keputusan keluarga terhadap masalah tersebut (Dyer, 1973). Selain itu
persepsi (perasaan) seseorang (terhadap kesehatan) dipengaruhi oleh
adanya stimulus dan rangsangan (Gibson et al, 1995). Rangsangan dan
stimulus tersebut salah satunya dapat diperoleh didalam dunia
pendidikan.
10

c. Distribusi Penduduk Berdasarkan Pekerjaan


Diagram 2.3
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Pekerjaan di
Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

700
600
500
400
300
200
100
0
Petani Tidak PNS TNI/POL Pensiun Lain- Total
Bekerja RI an lain
% 85 1 3 0 0 11 100
Frekuensi 480 7 18 0 0 59 564

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar penduduk bekerja sebagai
petani yaitu sebesar 480 orang (85 %), PNS 18 orang (3 %), Lain-lain 59
orang (11%) Namun masih ada penduduk yang tidak bekerja sebesar 7
orang (1 %).
Jenis pekerjaan masyarakat menentukan tingkat penghasilan
sehingga mempengaruhi pemenuhan kebutuhan dasar keluarga yang
dapat berpengaruh terhadap pemeliharaan kesehatan (Lukman. M, 2003).
Selain itu, Annee Mills dan Gibson (1990) menyatakan bahwa ada
hubungan antara tingginya pendapatan (Pekerjaan) dengan pemanfaatan
pelayanan kesehatan, khususnya dalam hal pelayanan moderen. Perlu
diperhatikan pula bahwa kenaikan pendapatan akan menyebabkan
bertambahnya kemampuan mengkonsumsi barang atau jasa termasuk
pelayanan kesehatan
11

d. Distribusi Penduduk Berdasarkan Agama


Diagram 2.4
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Agama diDesa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab.Banjar

1500

1000

500

0
Islam Kristen Total
% 100 0 100
Frekuensi 1013 0 1013

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas mayoritas agama yang dianut oleh
penduduk Desa Tambak Sirang Laut adalah Islam sebanyak 1013 orang
(100%).
12

2. Data Kesehatan Lingkungan


a. Perumahan
1) Data Lingkungan Fisik
Diagram 2.5
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Lingkungan fisik di Desa Tambak Sirang
Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

150

100

50

0
Layak-sehat Tidak layak- Total
sehat
Frekuensi 126 4 130
% 97 3 100

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas yaitu sebanyak 126 rumah (97 %) , 4
rumah (3%) rdi lingkungan rumah penduduk Desa Tambak Sirang Laut
cukup tergolong layak sehat. Untuk rumah kurang layak sebaiknya dapat
ditata dengan baik dan setidaknya bersih dari kotoran sehingga rumah
yang harusnya dapat melindungi penghuninya tidak berubah menjadi
penyebab timbulnya penyakit penghuninya.
13

2) Tipe Perumahan
Diagram 2.6
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Tipe Rumah di Desa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Permanen Semi Tidak Total
Permanen Permanen
% 8 11 81 100
Frekuensi 10 15 105 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar tipe rumah penduduk
adalah tidak permanen yaitu sebesar 105 buah (81 %), semi permanen 15
buah (11%), Permanen 10 buah (8%).
14

3) Status Kepemilikan Rumah


Diagram 2.8
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan kepemilikan rumah di Desa Tambak Sirang
Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Milik Sendiri Menumpang Sewa Total
% 98 0 2 100
Frekuensi 127 0 3 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas status kepemilikan rumah sebagian besar
adalah milik sendiri sebesar 127 rumah (98 %), Sewa 3 rumah (2 %).
15

4) Jenis Lantai
Diagram 2.8
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Jenis Lantai di Desa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Tanah Papan Tegel Semen/pl Total
esteran
% 0 91 8 1 100
Frekuensi 0 118 11 1 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas jenis lantai rumah penduduk sebagian
besar terbuat dari papan yaitu sebesar 118 rumah (91 %), dari tegel 11
rumah (8%), dari semen/ Plesteran 1 rumah (1 %)
16

5) Sistem Ventilasi Rumah


Diagram 2.9
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Sistem Ventilasi Rumah
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Ada Tidak ada Total
% 100 0 100
Frekuensi 130 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas penduduk yang mempunyai system
ventilasi rumah sebanyak 130 rumah (100 % ), sehingga sirkulasi udara
dalam rumah menjadi lebih segar.
Ruangan dalam keadaan yang gelap menyebabkan ruang gerak
orang dalam rumah menjadi tidak bebas, disamping itu banyak binatang-
binatang, serangga yang senang hidup ditempat yang gelap. Sebaliknya
apabila ruangan dalam rumah terang tetapi tidak menyilaukann maka
penerangan tersebut akan menciptakan suasana bebas, gembira dan
nyaman. Sumber penerangan alami adalah matahari yang masuk melalui
jendela (Machfoedz Ircham, 2004).
17

6) Sistem Pencahayaan Rumah pada Siang Hari


Diagram 2.10
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan sistem Pencahayaan Rumah pada Siang
Hari diDesa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

250
200
150
100
50
0
Terang Remang- Gelap Total
remang
% 88 12 0 100
Frekuensi 115 15 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas rumah penduduk yang terang yaitu 115
rumah (88 %), dan Remang-remang yaitu 15 rumah (12 %).
18

7) Jarak Rumah dengan Tetangga


Diagram 2.11
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan jarak rumah dengan tetangga
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Bersatu Dekat Terpisah Total
% 0 8 92 100
Frekuensi 0 10 120 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel di atas sebagian besar terpisah yaitu 120 rumah
(92 %), dan jarak rumah dengan tetangga dekat 10 rumah (8 %).
19

8) Halaman di Sekitar Rumah


Diagram 2.13
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Halaman disekitar
di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250
200
150
100
50
0
Ada Tidak ada Total
% 91 9 100
Frekuensi 119 11 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel di atas sebagian besar yaitu 119 rumah (91 %)
rumah penduduk memiliki halaman rumah,sedangkan yang tidak ada
memiliki halaman rumah ada 11 rumah (9%).
20

9) Pemanfaatan Pekarangan Rumah


Diagram 2.13
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Pemanfaatan Pekarangan Rumah
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Kebun Kolam Kandang Tidak Lain-Lain Total
dimanfaat
kan
% 11 5 80 4 0 100
Frekuensi 15 7 105 3 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel di atas masih banyak pekarangan penduduk yang
tidak dimanfaatkan yaitu sebesar 3 rumah (4 %) sehingga dibiarkan
kosong., di manfaatkan sebagai kolam 7 rumah (5%), di manfaatkan
untuk berkebun 15 rumah (11%), dimanfaatkan untuk membuat kandang
105 rumah (80 %). Suatu rumah sehat harus memiliki halamn rumah
yang sehat dengan memenuhi syarat yang salah satunya adalah adanya
tanaman atau pohon yang diatur sedemikian rupa sebagai taman yang
dapat terlihat dari setiap balik jendela terutama terlihat dari ruang duduk
dan ruang makan sehingga tanmpak pemandangan yang menyenangkan,
selain itu pepohonan dipekarangan dapat menyejukan udara dan
melindungi rumah dari teriknya panas matahari.
21

b. Sumber Air Bersih

1) Sumber Air untuk Memasak dan Minum


Diagram 2.14
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Sumber air bersih di Desa Tambak Sirang
Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

300

250

200

150

100

50

0
PAM Sumur Air Lain-Lain Total
Mineral
% 81 19 0 0 100
Frekuensi 190 45 0 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel di atas mayoritas penduduk di desa Tambak Sirang
Laut yaitu 190 rumah (81 %) menggunakan air dari PAM untuk
keperluan memasak dan minum,sumur 45 (19%).
22

2) Sistem Pengolahan Air Minum


Diagram 2.16
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Pengolahan Air Minum
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Dimasak Tidak dimasak Total
% 100 0 100
Frekuensi 130 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel di atas sebagian besar penduduk desa Tambak
Sirang Laut pengolahan air minum adalah dimasak dengan fresentasi
(100%), hal ini sesuai dengan syarat kesehatan.
Dengan proses pemanasan dan memasak air sampai suhu 100 derajat
akan dapt membunuh bakteri-bakteri serta bibit penyakit (Machfoedz
Irchham, 2004), sehingga air tersebut layak dikonsumsi dan bebas dari
bakteri dan bibit penyakit.
23

3) Sumber Air untuk Mandi, Minum, dan Mencuci


Diagram 2.17
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan sumber air mandi dan minum di Desa
Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
PAM Sumur Air sungai Total
atau
jublang
% 93 7 0 100
Frekuensi 121 9 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel di atas penduduk desa Tambak Sirang Laut 121
rumah (93 %) sudah menggunakan air PAM untuk sumber air mandi dan
mencuci, 9 rumah menggunakan air sumur (7%).
24

4) Jarak Sumber Air dengan Septik Tank


Diagram 2.18
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Jarak air dengan septi Tank
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Kurang dari 10 Lebih dari 10 Total
Meter Meter
% 81 29 110
Frekuensi 105 25 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel di atas masih ada 105 rumah (81 %) jarak sumur
dari septic tank kurang dari 10 merter , lebih dari 10 meter 25 rumah
(29%). hal ini tidak memenuhi syarat kesehatan karena memungkinkan
tarjadi proses peresapan air septic tank ke sumur air bersih.
25

5) Tempat Penampungan Air Sementara


Diagram 2.18
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Tempat Penampungan Air Sementara di
Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Bak Ember Gentong Lain-lain Total
% 7 8 84 1 100
Frekuensi 9 11 109 1 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar penduduk menampung air
dalam gentong 109 rumah (84 %), menampung air dalam ember 11
rumah (8%), menampung air di bak 9 rumah (7%).
26

6) Kondisi Tempat Penampungan Air


Diagram 2.20
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kondisi Tempat Penampungan air di Desa
Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Tertutup Terbuka Total
% 97 3 100
Frekuensi 126 4 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas mayoritas penduduk dari Desa Tambak
Sirang Laut 126 (97 %) menampung air ditempat yang tertutup sehingga
dapat mencegah perkembangan biakan nyamuk Aedes aegypti.
Menampung air di tempat terbuka 4 (3%).
27

7) Kondisi Air
Diagram 2.20
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kondisi air diDesa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

250
200
150
100
50
0
Berwarna Berbau Berasa Tidak Lain-lain Total
berasa/tid
ak
berwarna
/ tidak
berbau
% 0 0 0 100 0 100
Frekuensi 0 0 0 130 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas 130 rumah (100 %) kondisi airtidak berasa/
tidak berwarna/tidak bebau.
28

8) Pembuangan Sampah
Diagram 2.21
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Pembuangan Sampah
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Tempat Di Ditimb Dibakar Disemb Lain- Total
Pembu sungai un arang lain
angan tempat
Umum
% 0 5 14 78 3 0 100
Frekuensi 0 6 18 102 4 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 120 rumah (78 %)
pembuangan sampah adalah dibakar, hal ini sebenarnya kurang
memenuhi syarat kesehatan,karena akan menimbulkan dampak
lingkungan berupa dampak asap yang dapat menyebabkan infeksi saluran
nafas.
29

9) Tempat Penampungan Sampah Sementara


Diagram 2.22
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Tempat Penampungan Sampah
Di desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Ada Tidak Total
ada/sembarang
an
% 96 4 100
Frekuensi 125 5 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas 125 rumah(96%) memiliki penampungan
sampah sementara sedangkan masih ada membuang sampah secara
sembarangan 5 rumah (4%), hal tersebut dapat menimbulkan bahaya
kesehatan lingkungan misalnya penyakit diare, typoid dan DHF.
30

10) . Kondisi Tempat Penampungan Sampah Sementara


Diagram 2.23
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kondisi Tempat Penampungan Sampah di
Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Terbuka Tertutup Iain-lain Total
% 76 24 0 100
Frekuensi 99 31 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 99 rumah (76 %) kondisi tempat
pembuangan sampah sementara terbuka, kondisi ini dapat menimbulkan
bahaya lingkungan bila tidak dirawat dengan baik , tertutup 31 rumah (24%).
31

11) Jarak Tempat Pembuangan Sampah dengan Rumah


Diagram 2.24
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Jarak Tempat pembuangan sampah dengan
rumah di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Kurang dari 5 Lebih dari 5 Total
Meter Meter
% 8 92 100
Frekuensi 11 119 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas lebih dari 5 meter jarak pembuangasn
sampah ada 119 rumah (92%), kurang dari 5 meter 11 rumah (8 %)
tempat pembuangan sampah jaraknya kurang dari 5 meter, sehingga hal
ini tidak sesuai dengan syarat kesehatan.
32

c. Sistem Pembuangan Kotoran Rumah Tangga


12) Kebiasaan Keluarga Buang Air Besar

Diagram 2.25
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan kebiasaan keluarga buang air besar di Desa
Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
WC Sungai Sembara Lain-lain Total
ng
Tempat
% 94 6 0 0 100
Frekuensi 122 8 0 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 122 rumah (94 %) penduduk
Desa Tambak Sirang Laut memiliki WC sendiri.
33

13) Jenis Jamban yang Digunakan


Diagram 2.26
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Jenis jamban yang digunakan
Di Desa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Cemplung Plengseng Leher Lain-lain Total
an Angsa
% 6 0 94 0 100
Frekuensi 8 0 122 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 122 rumah (94 %) jenis
jamban yang digunakan oleh penduduk Desa Tambak Sirang Laut adalah
Leher angsa ,hal ini sudah sesuai dengan syarat kesehatan.
34

14) Sistem Pembuangan Air Limbah


Diagram 2.27
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Sistem pembuangan air limbah
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

140
120
100
80
60
40
20
0
resapan selokan sembaran lain-lain total
g tempat
% 25 0 75 0 100
Frekuensi 33 0 97 0 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas 97 rumah (75 %) penduduk Desa Tambak
Sirang Laut membuang air limbah secara sembarangan tanpa dibuatkan
saluran khusus untuk pembuangan air limbahnya, hal ini dapat
menyebabkan lingkungan kurang bersih, berbau seingga terjadi
pencemaraan lingkung
35

e. Hewan Peliharaan
15) Kepemilikan Hewan Ternak di Rumah

Diagram 2.29
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kepemilikan hewan ternak dirumah di Desa
Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Ada Tidak ada Total
% 95 5 100
Frekuensi 123 7 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 123 rumah (95 %) memiliki
ternak dirumah.
Dengan memiliki hewan ternak dilihat dari segi ekonomi dapat
membantu menambah pengahasilan sampingan. Akan tetapi kepemilikan
kandang ternak harus sesuai dengan standar kesehatan. Karena bila tidak
sesuai denngan standar kesehatan akan dapt menimbulkan penyakit yang
bisa ditularkan oleh hewan.
36

16) Letak Kandang

Diagram 2.29
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Letak kandang diDesa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Dalam Luar rumah Lain-lain Total
rumah
% 6 89 5 100
Frekuensi 8 115 7 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 115 (89 %) penduduk yang
memiliki ternak letak kandangnya ternak diluar rumah. Letak kandang
yang berada di luar rumah diharapkan dapat meminimalkan penularan
penyakit yang dibawa oleh hewan itu sendiri.
37

17) Kondisi Kandang


Diagram 2.30
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan diDesa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Terawat Tidak terawat Total
% 91 9 100
Frekuensi 118 12 130

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 118 rumah (91 %) kandang
ternak warga tidak terawat dengan baik ,sehingga dapat menimbulkan
dampak pada penghuni rumah.
38

3. Kondisi Kesehatan Umum


a. Pelayanan Kesehatan
1) Sarana Kesehatan yang Paling Dekat
Diagram 2.32
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Sarana Kesehatan yang paling dekat di Desa
Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

350
300
250
200
150
100
50
0
Puskesma Praktek Balai Lain-lain Total
s swasta pengobat
an
% 15 0 84 1 100
Frekuensi 35 0 198 2 235

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar 198 orang (84 %) penduduk
desa Tambak Sirang Laut mengatakan sarana kesehatan yang paling dekat
adalah puskesmas..
Untuk meningkatkan derajat kesehatan pemerintah telah
memperbaiki sistem pelayanan kesehatan salah satunya dengan cara
tempat-tempat pelayanan kesehatan serta tenaga medis sampai kedaerah-
daerah. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat lebih mudah
menggunakan tempat maupun tenega medis, sehingga secara tidak
langsung dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat (DepKes RI,
2002).
39

2) Tempat Berobat Keluarga

Diagram 2.32
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Tempat Berobat di Desa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

350
300
250
200
150
100
50
0
Puskes Rumah Dokter Bidan/P Balai Total
mas Sakit Praktik erawat pengob
Swasta atan/Po
liklinik
% 15 1 2 82 0 100
Frekuensi 35 2 3 195 0 235

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas seluruh penduduk 195 orang (82 %) tempat
berobat penduduk Desa Tambak Sirang Laut adalah Bidan / Perawat dan
35 orang (15 %) berobat kepuskesmas.
Dari jumlah masyarakat yang sakit kebanyakan memilih tempat
praktek swasta dan puskesmas untuk menjadi tempat berobat. Hal ini
dikarenakan jarak tempat pelayanan tersebut dekat dan mudah dijangkau.
Sesuai pendapat yang dikemukakan oleh Mills bahwa ; Sulitnya
pelayanan kesehatan icapai secara fisik (Sehingga banyak yang menuntut
pengobanan waktu) akan menurunkan pemanfaatan pelayanan kesehatan
(Mills et al, 1990).
40

3) Kebiasaan Sebelum Berobat

Diagram 2.33
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kebiasaan sebelum berobat di Desa Tambak
Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

350
300
250
200
150
100
50
0
Beli obat Jamu Tidak ada Lain-lain Total
bebas
% 8 0 92 0 100
Frekuensi 18 0 217 0 235

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas 18 orang (8 %) kebiasaan sebelum berobat
beli obat bebas yang terjual di warung dan 217 orang (92 %) tidak ada
warga yang sakit langsung di bawa ke puskesmas terdekat/perawat.

4) Sumber Pendanaan Kesehatan Keluarga


41

Diagram 2.34
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Sumber pendanaan kesehatan keluarga di
Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

350
300
250
200
150
100
50
0
Askes/Ast Dana JPS/Askin Lain-lain Total
ek sehat /Jamkes
mas
% 9 0 15 76 100
Frekuensi 21 0 36 178 235

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa sumber pendanaan
kesehatan mayoritas penduduk menggunakan Lain- Lain (76 %),
sedangkan untuk dana sehat tidak ada (0%.).

5) Penyakit yang sering Diderita Keluarga dalam 6 Bulan Terakhir


42

Diagram 2.35
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Penyakit yang sering diderita 6 bulan
terakhir di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

350
300
250
200
150
100
50
0
Batuk TBC Typho Asam Hyper Tidak Lain- Total
/pilek id urat tensi ada lain
% 8 1 0 19 63 5 4 100
Frekuensi 20 1 0 45 148 11 10 235

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (63 %) penyakit yang sering
diderita oleh keluarga dalam 6 bulan terakhir adalah penyakit Hypertensi,
(19 %) Asam Urat, (8 %) Batuk/pilek. hal ini berhubungan dengan gaya
hidup masyarakat disini megkonsumsi ikan asin dan juga bertani.
43

b. Keluarga Sadar Gizi


Diagram 3. 1. Gizi
Ya Tidak Kadang-kadang

No Makanan F % F % F %

1 Nasi 235KK 100 0 0 0 0

2 Lauk 235KK 100 0 0 0 0

3 Sayur-sayuran 235KK 100 0 0 0 0

4 Buah-buahan 85KK 36,2 39KK 17,26 111KK 49,12

5 Susu 75KK 31,4 104KK 46,02 56KK 24,78

6 Vitamin/suplemen 0 0 116KK 49,36 119KK 52,65

 Interprestasi dan analisa data


o Nasi
Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa dari 235KK (100%) yang
ada di desa Tambak Sirang Laut semuanya memilih nasi sebagai
makanan pokok.
o Lauk
Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa dari 235KK (100%) yang
ada di desa Tambak Sirang Laut semuanya memilih lauk sebagai
makanan pokok. Protein sangat dibutuhkan oleh tubuh,karena protein
dijadikan tubuh sebagai bahan pembentukan sel baru dan mengganti
sel yang rusak.
o Sayur-sayuran
Berdasarkan tabel diatas diketahui kebiasaan keluarga dalam
mengkonsumsi sayuran di desa Tambak Sirang Laut adalah yang
mengkonsumsi sayuran sebanyak 235 KK (100%) dan Kadang-kadang
sebanyak 0 KK (0%), sayuran sangat dibutuhkan oleh tubuh karena
44

dalam sayuran banyak terkandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh.


Seperti contohnya bayam yang banyak mengandung zat besi yang
dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah

o Buah-buahan
Berdasarkan tabel diatas diketahui kebiasaan keluarga dalam
mengkonsumsi buah-buahan didesa Tambak Sirang Laut adalah
mengkunsumsi buah 85KK (36,2%), yang tidak 39KK (17,26%), dan
yang kadang-kadang 111KK (49,12%). Buah – buahan sangat
dibutuhkan sebagai sumber vitamin dan mineral untuk pemenuhan
nutrisi yang dituhkan untuk pembentukan sel baru dan menggantikan
sel yang rusak.

o Susu
Berdasarkan tabel diatas diketahui kebiasaan keluarga dalam
mengkonsumsi buah-buahan didesa Tambak Sirang Laut adalah
mengkonsumsi susu 75KK (31,4%), yang tidak 104KK (46,02%),
kadang-kadang 56KK (24,78%), di dalam susu mengandung kalsium
yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang, dengan pola konsumsi
masyarakat yang hanya kadang-kadang mengkonsusmsi sususnya
maka, akan dapat menigkatkan resiko terjadinya penyakit
osteoporiosis.
o Vitamin/suplemen
Berdasarkan tabel diatas diketahui kebiasaan keluarga dalam
mengkonsumsi buah-buahan didesa Tambak Sirang Laut adalah
mengkunsumsi vitamin/suplemen tidak ada, yang tidak 116KK
(49,36%), kadang-kadang 119KK (52,65%).
45

c. Ibu Hamil dan Menyusui


1) Jumlah Pasangan Usia Subur

Diagram 2.36
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Ibu hamil dan menyusui
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

300

250

200

150

100

50

0
21-30 tahun 31-40 tahun 41-50 tahun Total
% 36 39 25 100
Frekuensi 68 73 48 189

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar keluarga adalah pasangan
usia subur (39 %).
46

2) Pasangan Usia Subur yang menjadi Akseptor KB


Diagram 2.37
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan pasangan usia subur yang menjadi akseptor
KB di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

300
250
200
150
100
50
0
Ya menggunakan Tidak Total
KB menggunakan KB
% 84 16 100
Frekuensi 159 30 189

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas masih tinggi (84 %) pasangan usia subur
yang menggunakan program KB. Kesadaran masyarakat yang tinggi
dalam merencanakan kelahiran melalui keikutsertaan menjadi aseptor KB
akan mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera. Pada PUS dengan usia
< 20 tahun dan > 35 tahun akan beresiko tinggi terhadap kehamilan
ataupun untuk melahirkan.
47

3) Jenis Kontrasepsi yang Digunakan


Diagram 2.38
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Jenis kontrasepsi yang di gunakan di Desa
Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

300

250

200

150

100

50

0
IUD Suntik Pil Susuk Tubekt Kalend Total
omi er
% 0 69 30 0 10 0 100
Frekuensi 0 110 48 0 1 0 159

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (69 %) pasangan usia subur
yang ada di Desa Tambak Sirang Laut menggunakan suntik KB.
48

4) Jumlah Ibu Hamil


Diagram 2.39
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan jumlah ibu hamil di Desa Tambak Sirang
Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

250

200

150

100

50

0
Ya (hamil) Tidak (tidak Total
hamil)
% 3 97 100
Frekuensi 4 101 105

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas ada 101 KK (97 %) yang saat ini tidak hamil.
49

5) Usia Kehamilan
Diagram 2.40
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan usia kehamilan di Desa Tambak Sirang Laut
Kec. Gambut Kab. Banjar

120

100

80

60

40

20

0
Trimester I Trimester II Trimester III Total
% 0 0 100 100
Frekuensi 0 0 4 4

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas ada dalam usia kehamilan Trimester III yaitu
sebanyak 4 KK(100 %).
50

6) Frekuensi Kehamilan
Diagram 2.41
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Frekuensi Kehamilan
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

120

100

80

60

40

20

0
I II III Lebih dari Total
III
% 75 25 0 0 100
Frekuensi 3 1 0 0 4

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas ada 3 KK (75 %) dalam usia frekuensi
kehamilan I dan Trimester II yaitu sebanyak 1 KK(25 %).
51

7) Usia Ibu Hamil

Diagram 2.42
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Usia Ibu Hamil di Desa Tambak Sirang
Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

120
100
80
60
40
20
0
Kurang dari Lebih dari 35 Total
25/sampai
dengan 35
% 75 25 100
Frekuensi 3 1 4

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas usia kehamilan ada 3 KK (75 %) yang
kurang dari 25 s/d 35 dan lebih dari 35 yaitu 1KK (25 %).
52

8) Tempat Periksa Ibu Hamil


Diagram 2.43
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Tempat Periksa Ibu Hamil
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

120

100

80

60

40

20

0
Puskesmas Bidan Lainnya Total
% 0 100 0 100
Frekuensi 0 4 0 4

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas tempat periksa ibu hamil di desa Tambak
Sirang Laut (100%) di tempat Bidan desa.
53

9) Frekuensi Periksa Kehamilan

Diagram 2.44
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Frekuensi Periksa Kehamilan
Di Desa Tambak Sirang Laut kec. Gambut Kab. Banjar

120

100

80

60

40

20

0
2 kali 4 kali Lain-lain Total
% 0 100 0 100
Frekuensi 0 4 0 4

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas frekuensi periksa kehamilan di desa Tambak
Sirang Laut (100%) sebanyak 4 kali periksa kehamilan. Disebabkan
kehamilan yang dijalani akan memasuki usia trimester III.
54

10) Imunisasi Tetanus Toksoid (TT)

Diagram 2.46
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Imunisasi Tetanus Toksoid (TT)
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

350
300
250
200
150
100
50
0
Lengkap Tidak Lengkap Total
% 0 100 100
Frekuensi 0 4 235

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas ITT di desa Tambak Sirang Laut (100%)
lengkap sebanyak 4 orang.
55

11) Penyakit Yang Diderita Ibu Hamil

Diagram 2.46
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Penyakit Yang Diderita Ibu Hamil
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

120
100
80
60
40
20
0
Hiperte Anemia Bengka Mual/ Varises Tidak Total
nsi k Muntah ada
keluhan
% 0 0 0 0 0 100 100
Frekuensi 0 0 0 0 0 4 4

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas berdasarkan penyakit yang diderita ibu hamil
di desa Tambak Sirang Laut (100 %) tidak ada mengalami mkeluhan.
56

12) Jumlah Ibu Menyusui

Diagram 2.47
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Jumlah Ibu Menyusui
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

300

250

200

150

100

50

0
Ya menyusui Tidak menyusui Total
% 24 76 100
Frekuensi 38 121 159

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian kecil (24 %) ibu-ibu di desa
Tambak Sirang Laut sedang menyusui.dan (76 %) tidak menyusui.
57

13) Lama Ibu Menyusui

Diagram 2.48
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Lama Ibu Menyusui
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

140
120
100
80
60
40
20
0
Kurang 1-4 bulan 5-12 > 12 Total
dari 1 bulan bulan
bulan
% 0 0 0 100 100
Frekuensi 0 0 0 38 38

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (100 %) lama meneteki > 12
bulan.
58

c. Balita
14) Jumlah Balita

Diagram 2.49
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Jumlah Balita di
Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

200
180
160
140
120
100
80
60
40
20
0
Ya, tergolong Tidak, tergolong Total
Balita Balita
% 31 69 100
Frekuensi 27 61 88

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (31 %) keluarga di desa
Tambak Sirang Laut mempunyai anak usia balita, dan (69 %) tidak
mempunyai anak balita.
59

15) Imunisasi Balita

Diagram 2.51
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Imunisasi Balita di Desa Tambak Sirang
Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

140
120
100
80
60
40
20
0
Lengkap Belum Tidak Total
lengkap lengkap
% 75 25 0 100
Frekuensi 27 9 0 36

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (75 %) anak balita telah
mendapat imunisasi secara lengkap. Dengan pemberian imunisasi
lengkap akan memberikan bayi kekebalan yang akan melindungi bayi
dari serangan penyakit-penyakit tertentu seperti hepatitis B, TBC,
campak, polio dan sebagainya.
60

16) Kepemilikan Kartu Menuju Sehat

Diagram 2.52
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kepemilikan Kartu Menuju Sehat
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

140
120
100
80
60
40
20
0
Ya memiliki Tidak memiliki Total
% 100 0 100
Frekuensi 36 0 36

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas mayoritas (100%) anak balita mempunyai
kartu KMS, sehingga mudah untuk mengawasi tumbuh kembangnya.
Dengan memiliki KMS setatus kesehatan bayi dan balita dapat dikontrol.
Maka diharapkan semua balita memiliki KMS sehingga akhirnya dapat
mewujudkan generasi muda yang sehat.
61

17) Hasil Penimbangan Balita

Diagram 2.53
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Hasil Penimbangan Balita
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

140
120
100
80
60
40
20
0
Hijau Diatas Di bawah Di bawah Total
hijau titik-titik merah
kuning
% 8 92 0 0 100
Frekuensi 3 33 0 0 36

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (92 %) anak balita dari hasil
penimbangan mempunyai gizi yang sehat yaitu di atas hijau kuning.
62

d. Remaja
18) Kegiatan Remaja di Luar Sekolah

Diagram 2.54
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kegiatan Remaja di Luar Sekolah
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

160
140
120
100
80
60
40
20
0
Keagama Karang Olahraga Lain-lain Total
an Taruna
% 61 0 26 17 100
Frekuensi 28 0 12 6 46

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas kegiatan remaja yang terbanyak adalah
keagamaan (61 %).
63

19) Penggunaan Waktu Luang

Diagram 2.55
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Penggunaan Waktu Luang
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

160
140
120
100
80
60
40
20
0
Musik/TV Olahraga Keagama Lain-lain Total
an
% 17 26 61 0 100
Frekuensi 6 12 28 0 46

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas penggunaan waktu luang yang terbanyak
dipergunakan oleh remaja adalah Keagamaan (61 %).
64

20) Kebiasaan Remaja

Diagram 2.56
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Kebiasaan Remaja
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

160
140
120
100
80
60
40
20
0
Merokok Alkohol Tidak ada Total
atau lainnya
% 0 0 100 100
Frekuensi 0 0 46 46

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas mayoritas remaja yang tidak mempunyai
kebiasaan buruk seperti meroko dan minum minuman ber alkohol (100
%) tidak ada / lainnya.
65

e. Lansia
1) Keluhan Lansia

Diagram 2.58
Distribusi frekuensi keluarga berdasarkan Keluhan Lansia di Desa Tambak Sirang
Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

140
120
100
80
60
40
20
0
Ya mengeluh Tidak ada Total
keluhan
% 76 24 100
Frekuensi 19 6 25

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas mayoritas (76 %) lansia yang ada di desa
Tambak Sirang Laut mempunyai keluhan fisik.
66

2) Penanganan Penyakit Lansia

Diagram 2.59
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Penanganan Penyakit Lansia
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

120
100
80
60
40
20
0
Sarana Non- Diobati Lain-lain Total
kesehata medis sendiri
n
% 84 0 16 0 100
Frekuensi 16 0 3 0 19

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (84%) penanganan penyakit
pada lansia adalah sarana kesehatan.
67

3) Penggunaan Waktu Senggang

Diagram 2.60
Distribusi frekuensi keluaraga berdasarkan Penggunaan Waktu Senggang
Di Desa Tambak Sirang Laut Kec. Gambut Kab. Banjar

140
120
100
80
60
40
20
0
Berkebun Rekreasi Senam Lain-lain Total
% 100 0 0 0 100
Frekuensi 25 0 0 0 25

 Interprestasi dan analisa data


Berdasarkan tabel diatas sebagian besar (100 %) penggunaan waktu
luang lansia di desa Tambak Sirang Laut adalah berkebun.