Anda di halaman 1dari 2

PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS DAWAN II
Jalan Raya Gunaksa Telp.0366-22878

Klungkung, 13 Februari 2019


PRO JUSTITIA
VISUM ET REPERTUM
No. 389/ TU. RS Kopiko/II/4/2014
Yang bertandatangan di bawah ini, dr.Putu Ngurah Pradnya Wibawa, dokter pada
Puskesmas Dawan II, atas permintaan dari kepolisian Sektor Klungkung dengan suratnya
bernomor 112/VER/IV/2014/Sek., tertanggal tiga belas Februari 2019, maka dengan ini
menerangkan bahwa pada tanggal tiga belas Februari tahun dua ribu sembilan belas,
telah melakukan pemeriksaan korban dengan nomor rekam medis 14240323 yang
menurut surat tersebut adalah:
Nama : I Gede Suarjana
Umur : 50 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Warga Negara : Indonesia
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Banjar Papaan, Desa sampalan, Klungkung, Bali.

HASIL PEMERIKSAAN :
I. PEMERIKSAAN LUAR:
1. Tidak terdapat label mayat.
2. Mayat terbungkus dengan kain berwarna coklat
3. Pakaian yang dikenakan mayat adalah:
a. Satu helai baju kaos hitam bertuliskan warna putih dengan kata hongkong
b. Satu helai kamben berwarna kecoklatan
c. Satu helai celana kain berwarna coklat gelap garis-garis putih
d. Satu helai celana dalam berwarna biru dengan garis-garis merah
5. Terdapat kaku mayat di seluruh tubuh yang sukar dilawan. Terdapat lebam mayat
pada punggung, paha dan betis yang bewarna merah gelap dan tidak hilang pada
penekanan
6. Mayat adalah seorang laki-laki, berbangsa Indonesia, berumur sekitar lima puluh
tahun, warna kulit sawo matang, gizi baik.
7. Rambut berwarna hitam tumbuh ikal, alis mata berwarna hitam, bulu mata
berwarna hitam, kumis pendek berwarna hitam dan jenggot pendek berwarna hitam
8. Selaput bening mata kiri dan kanan jernih. Warna tirai mata coklat.
9. Hidung berbentuk mancung. Telinga berbentuk oval terdapat bercak darah di
telinga sebelah kanan. Mulut terbuka. Lidah sedikit terjulur
10. Pada mayat ditemukan luka-luka sebagai berikut:
a. Di leher bagian depan terdapat luka lecet tekan yang melingkari leher dengan
deskripsi sebagai berikut:
 Pada leher terdapat luka lecet tekan, teraba keras dan kaku
 Pada sisi depan, luka lecet tekan terdapat di atas jakun dengan lebar
kurang lebih satu centimeter
 Di leher sisi kanan, terdapat luka lecet tekan dengan lebar kurang lebih
satu centimeter
 Di leher sisi kiri, terdapat luka lecet tekan dengan lebar kurang lebih satu
centimeter
 Luka lecet tekan dari sisi kanan berjalan ke arah belakang, berakhir di
leher samping kiri.
11. Tidak terdapat patah tulang pada pasien ini

KESIMPULAN:
Pada mayat laki-laki yang berusia sekitar lima puluh tahun ditemukan luka lecet tekan
yang melingkari leher bagian depan, leher bagian kanan, dan leher bagian kiri yang
memiliki pola dan gambarannya sesuai dengan kasus gantung. Selanjutnya tidak dilihat
tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh lainnya. Sebab kematian tidak dapat ditentukan
karena tidak dilakukan bedah mayat. Saat kematian diperkirakan enam sampai delapan
belas jam sebelum pemeriksaan luar. (tanggal tiga belas Februari pukul delapan belas
empat puluh waktu indonesia bagian tengah)

Dokter Pemeriksa,

dr. Putu Ngurah Pradnya Wibawa