Anda di halaman 1dari 7

Kot.Pmkmn: Anak : .. Bunga /cucu : Bacaan: Maz.

119: 65-72, Roma


R(Saya mendengar berita kematian 8:28.
anak kekasih kita dari ibu Beeh, Kesulitan hidup, penderitaan,
ketika saya di Jakarta sedang pergumulan-pergumulan hidup
mengurus untuk membeli obat dan adalah biasa dalam kehidupan kita.
urusan lainnya untuk kemoterapi ke Selama kita hidup di dunia ini
4,5,6 di Kupang. Saya hanya dapat kesulitan, pergumulan hidup masih
berdoa untuk pak dan ibu Kadja, agar saja kita temui.Kita tidak bebas dari
Tuhan yang memberi dan memanggil semua kesulitan di dunia ini. Namun
kembali buah hati mereka, kiranya sebagai org percaya Tuhan tentu kita
Tuhan sendiri juga yang menguatkan punya kiat ttt untuk menghadapi dan
dan menghibur mereka. ) upidara- mengatasinya. Pemazmur 37 tadi
Lona,7/8/06. mengalami kesulitan-kesulitan hidup,
dan satu hal yang dia buat yaitu:
Introitus: Maz 37:5-7a Dalam ayat 5: Menyerahkan hidup
kepada Tuhan serta percaya bahwa
Tuhan akan bertindak. atasnya. Jadi itulah kiat pertama.
Menyerahkan diri pada Tuhan tidak Kalau kita hadapi kesulitan,
berarti bahwa pemazmur tidak katakanlah dukacita seperti sekarang
berusaha lagi Dia berusaha sambil ini kita diajak oleh pemazmur utk
percaya bahwa Tuhan akan menyerahkan semua keluhan kita
memberkati usahanya.Dia berusaha kpd Tuhan. Menyerahkannya kepd
sambil berharap bahwa Tuhan akan Tuhan melalui doa-doa kita.
memberkati usahanya. Dalam ayat 7 Menyerahkannya sambil berusaha
: Berdiam diri di hadapan Tuhan dan dan berharap bahwa Tuhan akan
menantikan Tuhan. Maksudnya memberkati serta menjawab doa dan
pemazmur berdoa dan juga bekerja permohonan kita. Saya percaya
sambil percaya bahwa Tuhan akan bahwa keluarga Bunga-Rupidara
bertindak. “berdiam diri” maksudnya sudah berusaha semampu mereka,
setelah berdoa dan berusaha dia agar anak/cucu kksh bisa tetap hidup,
berdiam diri di hadapan Tuhan namun Tuhan berkenan mengambil
sambil menanti jawaban Tuhan kembali nafas hidupnya.
Kiat yang berikut yaitu kita bagiku, spy aku belajar ketetapan-
hendaknya melihat peristiwa ketetapanMU” Banyak org menolak
sedih/dukacita ini dari segi situasi hidup yang tertindas, sedih,
positifnya. Sering kita melihat tetapi pemazmur malah bersyukur
kematian hanya dari segi negatifnya, bahwa dia tertindas. Karena melalui
yaitu kita akan berpisah dengan kksh situasi hidupnya yg tertindas dia
kita, kita akan sedih sendiri, atau kita sempat belajar kehendak Tuhan.
anggap persitiwa kematian sebagai Pemazmur ini tidak cengeng, terus
suatu peristiwa sial, bahwa Tuhan menerus menangis, tetapi ia berusaha
sudah meninggalkan kita dsb. untuk membuat perenungan atas
Sebaiknya kita lihat dari segi peristiwa sedih yang dihadapinya.
positifnya: kalau kematian itu sudah Dan hasil perenungannya yaitu: ia
mesti terjadi pada kita manusia, memandang ketertindasan yang
maka pastilah ada maknanya atau dialaminya itu adalah baik. Baik
artinya bagi kita. Maz 119: 71; karena dengan pengalamannya itu ia
“Bahwa aku tertindas itu baik berkesempatan untuk belajar
ketetapan atau firman Tuhan. Dengan meninggal ia berdoa, berpuasa,
ketertindasan yang dialaminya ia berusaha agar anaknya bisa sembuh.
dapat menilai diri sendiri Tetapi sesudah meninggal dia
berdasarkan firman Tuhan. Dari mengatakan: aku yang harus pergi
pengalamannya yang tertindas itu ia menyusulnya dan bukan sebaliknya.
juga berusaha untuk belajar Jadi ssd kematian datang ia
mengetahui apa yang Tuhan menyerahkan semua kesedihannya
kehendaki dengan kehidupannya. pada Tuhan karena dia yakin bahwa
Hal ini juga yang dibuat oleh raja manusia fana, termasuk anaknya.
Daud ketika anaknya yang pertama Tuhan telah berkenan memanggil
mati. Ia malah pergi ke rumah Tuhan kembali anaknya. Dan pastilah
berdoa di sana untuk menyerahkan Tuhan akan menyertainya,
semua yang terjadi dan berusaha menolongnya di hari-hari depan
untuk mengetahui apa maksud Tuhan kehidupannya. Hal ini hampir sama
dengan peristiwa sedih yang dengan pemz 119:65, di mana pemaz
dihadapinya. Sebelum anaknya malah mengaku bahwa dengan
penderitaan yang dialaminya berdukacita dengan mereka. Namun
sebenarnya Tuhan telah berbuat tadi kita sudah mendengarkan firman
kebajikan kepadanya. Tuhan Tuhan, kiranya firman Tuhan tadi
berkenan memakai juga dapat menjadi pedoman bagi
penderitaan/kesulitan hidup kita keluarga, khususnya bagi kedua ortu.
sebagai kesempatan untuk Bahwa apa yang keluarga alami
mengatakan kepada kita kehendak- sekarang ini hendaknya dilihat dari
kehendakNya. Pemazmur ini juga segi positifnya yaitu: peristiwa sedih
mengaku bahwa sebelum dia ini sebagai kesempatan untuk ortu
tertindas, dia menyimpang dari bisa membuat refleksi atas kejadian
Tuhan, tetapi sekarang dia sudah ini dan akhirnya mendengarkan apa
berubah yaitu ia sudah mulai yang Tuhan kehendaki dari
berpegang pada Firman Tuhan. kehidupan sdr berdua dan keluarga
Hari ini kita bersama-sama besar: Bunga, Rupidara. Sekali lagi
keluarga: Bunga, Rupidara, kita pengalaman Raja Daud waktu lalu
datang berhimpun di sini untuk ikut ketika anaknya mati, kiranya menjadi
pelajaran bagi kita. Ketika anaknya kita semua berharap kedua ortu dapat
masih hidup ia berusaha, yaitu berusaha belajar mendengarkan
berdoa agar kiranya Tuhan kehendak Tuhan atas kehidupan dan
mengampuni dan mendengarkan hari depanmu. Belajar dari Tuhan
permintaannya , tetapi ketika apa maksdNya dengan kehidupan
anaknya sudah mati, semua orang keluarga sdr berdua. Kita juga
menangis dan bersedih, tetapi Daud diingatkan untuk menyerahkan dan
berhenti berkabung, mandi dan pergi berdoa , berusaha sambil percaya dan
ke rumah Tuhan, dan berdoa sambil berharap bahwa Tuhan hadir bersama
menanti jawaban Tuhan baginya. kita. Ia tidak membiarkan kita sendiri
Karena bagi Daud: anaknya sudah dlm menghadapi semua kesedihan
mati, ia tidak bisa bangkit sekarang, ini. Pesan firman Tuhan tadi yaitu
tetapi dialah yang akan menyusul hendaklah sdr mencari saat teduh
anaknya. Maka Daud hanya bisa untuk menghampiri Tuhan,
menyerahkan hari depan menyatakan semua isi hatimu kepada
kehidupannya kepada Tuhan. Maka
Tuhan, maka pastilah Ia akan kekuatiran sdr kepada Tuhan yang
mendengar keluhan-keluhanmu. MahaKuasa, Dia Tuhan pemberi
Roma 8:28, mengatakan bahwa kehidupan kekal, Dia Tuhan
Tuhan berkuasa merubah semua pemelihara hidup kita. Selama kita
peristiwa sedih, kecelakaan yang kita terus berharap dan percaya kepada
alami menjadi sesuatu yang berguna Tuhan pastilah pengharapan kita
bagi kita. Saya yakin bahwa melalui tidak sia-sia. Amin.
peristiwa sedih ini, Tuhan mau
menyatakan kehendakNYa bagi
keluarga. Dia punya rencana yang
indah bagi keluarga. Ia berkuasa
memakai peristiwa sedih ini menjadi
sesuatu yang berguna bagi kehidupan
keluarga kedua anak kekasih kita,
yang lebih bahagia. Maka jangan
putus asa, tetapi serahkanlah semua