Anda di halaman 1dari 3

Kepemimpinan

Pengertian kepemimpinan dan teori kepemimpinan dalam organisasi – Kali ini dalam learniseasy.com,
akan dijelaskan tentang apa pengertian kepemimpinan itu?, dan bagaimana teori kepemimpinan yang
ada dalam organisasi. Silahkan disimak.

Pengertian kepemimpinan oleh William G. Scott (1973) dalam buku “Leadership Failures, the Distrusting
Public, and Prospects of the Administrative State” bahwa kepemimpinan adalah proses memengaruhi
aktivitas yang diorganisir dalam suatu kelompok dalam usahanya untuk mencapai suatu tujuan yang
telah ditetapkannya.

Pengertian kepemimpinan oleh Edward Lyman Munson, seorang brigadir Jenderal, dalam bukunya “The
Management of Man A Handbook On The Systematic Development Of Morale And The Control Of
Human Behavior. 1905” bahwa kepemimpinan adalah suatu kesanggupan ataupun kemampuan untuk
mengatas orang orang yang sedemikian rupa agar mencapai hasil yang sebesar besarnya dengan
kemungkinan konflik yang sekecil kecilnya dan sebesar mungkin terjalinnya kerja sama.

Kemudian oleh Ordway Tead (1931) dalam bukunya “The art of leadership” bahwa pengertian
kepemimpinan adalah penggabungan perangai yang membuat seseorang mungkin dapat mendorong
beberapa pihak lain untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Kemudian oleh Massarik, Tannenbam dan weschler (1961) bahwa pengertian kepemimpinan adalah
sebuah pengaruh antar pribadi yang dijalankan dalam keadaan tertentu, serta diarahkan melalui proses
komunikasi menuju arah pencapaian satu tujuan tertentu ataupun lebih.

Ilustrasi pengertian kepemimpinan dan teori kepemimpinan

Ilustrasi pengertian kepemimpinan dan teori kepemimpinan

Pengertian kepemimpinan oleh P.Pigors dalam bukunya “Leadership and Domination” bahwa
kepemimpinan adalah suatu proses dorong mendorong yang mengontrol daya guna manusia dalam
mengejar tujuan bersama, melalui interaksi yang berhasil dari bermacam macam perbedaan individual.

Ralph M. Stogdill memberikan pengertian kepemimpinan dalam wilayah manajerial dikarenakan


banyaknya perbedaan mengenai pengertian kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan adalah proses
mengarahkan dan mempengaruhi aktivitas yang berhubungan dengan tugas dari para anggota
kelompok. Terdapat tiga hal yang perlu kita ambil dari definisi kepemimpinan diatas yaitu:
-Baca Juga-

Kepemimpinan harus melibatkan orang lain, yaitu bawahan atau pengikut. Dibutuhkan kesediaan dari
para anggota, bawahan atau pengikut untuk menerima arahan dari pemimpin, untuk mempertegas
status pemimpin dan memungkinkan terjadinya proses kepemimpinan. Tanpa bawahan maka semua
sifat kepemimpinan seorang manajer akan menjadi tidak relevan.

Kepemimpinan memiliki sebaran kekuasaan yang tidak sama antara pemimpin dan anggota kelompok.
Pemimpin memiliki wewenang untuk mengarahkan beberapa aktivitas anggota organisasi ataupun
kelompok, yang caranya tidaklah perlu sama dengan pemimpin satu dan lainnya.

Selain sah dalam memberikan perintah atapun pengarahan kepada anggota ataupun pengikut, dalam
kepemimpinan, pemimpin dapat memengaruhi anggota kelompok atau organisasi dengan berbagai cara.

Ilustrasi kepemimpinan dan teori kepemimpinan

Ilustrasi kepemimpinan dan teori kepemimpinan

Macam Macam Teori Kepemimpinan

Dari beberapa sumber tentang teori kepemimpinan, beberapa teori kepemimpinan diantaranya sebagai
berikut:

Teori Sifat : Teori kepemimpinan yang satu ini disebut trait theory. Ini merupakan teori kepemimpinan
yang mempertanyakan sifat sifat yang membuat seseorang dapat menjadi pemimpin. Dalam teori ini,
tentu saja, memiliki kesimpulan bahwa seorang pemimpin itu ada karena dilahirkan, atau sesuai dengan
sifat yang mereka miliki.

Teori kelompok: Teori kepemimpinan yang mengutamakan pertukaran positif dari pemimpin kepada
para anggota dalam mencapai tujuan tujuan kelompok ataupun organisasi. Dalam teori ini, dipercaya
bahwa dengan adanya hubungan saling tukar pendapat antara pemimpin dan anggota, tujuan organisasi
ataupun kelompok dapat tercapai.
Teori situasional dan model kontijensi: Teori kepemimpinan yang berisikan tentang seorang pemimpin
itu lahir dan ada karena adanya berbagai faktor situasional yang membuat anggota dan pemimpin saling
bergantung satu sama lain dalam organisasi.

Teori situasional Hersey dan Blanchard: Teori kepemimpin yang memungkinkan pemusatan perhatian
pada para anggota dengan mengatur gaya kepemimpinan tergantung pada kesiapan dan tingkat
kedewasaan para anggota.

Teori pertukaran Pemimpin – anggota: Dalam teori ini dijelaskan bahwa dalam seorang pemimpin
haruslah membagi dua area dalam organisasi ataupun kelompok mereka, yaitu kelompok luar dan
kelompok dalam. Anggota dari kelompok dalam memiliki status kinerja yang lebih tinggi dari kelompok
luar begitupun dengan tingkat kepuasan bersama pemimpin mereka.

Teori jalur tujuan: Teori kepemimpin ini beranggapan bahwa tugas seorang pemimpin adalah membantu
para anggota dalam mencapai tujuan dan memberikan arahan ataupun dukungan yang perlu guna
memastikan tujuan mereka sesuai dengan sasaran keseluruhan dari kelompok ataupun organisasi.

Teori Sumber Daya Kognitif: Ini merupakan teori kepemimpinan yang menyatakan bahwa seorang
pemimpin memperoleh kinerja kelompok yang efektif dengan membuat rencana rencana keputusan dan
strategi yang efektif lalu mengomunikasikan kepada para anggota melalui pengaruh perilaku.

Teori Neokharismatik: Teori kepemimpinan yang cukup keren namanya ini menekankan pada
simbolisme yang dimiliki seorang pemimpin. Seorang pemimpin dalam organisasi haruslah memiliki daya
tarik emosional dan para angggota mempunyai komitmen yang luar biasa.

Teori Kepemimpinan kharismatik: Teori ini mengemukakan bahwa para anggota organisasi mengakui
kepemimpinan seorang pemimpin dengan mengamati perilaku perilaku tertentu yang dimilikinya
khususnya yang bersifat heroik. Teori ini sedikit berbeda dengan teori kepemimpinan neokharismatik
yang seakan akan pemimpin adalah orang yang paling diakui dan lebih dari semua anggotanya.

Anda mungkin juga menyukai