Anda di halaman 1dari 444

Bab I.

Penyelenggaraan Pelayanan Puskesmas (PPP)

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar: 1.1. Analisis Kebutuhan Masyarakat dan Perencanaan Puskesmas


Kebutuhan
Kriteria: masyarakat akan pelayanan Puskesmas diidentifikasi dan tercermin dalam Upaya Puskesmas. Peluang untuk pengembangan dan peningkatan pelayanan diidentifikasi dan dituangkan
1.1.1. Di Puskesmas dalamjenis-jenis
ditetapkan perencanaan dan pelaksanaan
pelayanan kegiatan.
yang disediakan bagi masyarakat dan dilakukan kerja sama untuk mengid
merespons kebutuhan
Pokok Pikiran: dan harapan masyarakat akan pelayanan Puskesmas yang dituangkan dalam perencanaan.
• Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyediakan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu ditetapkan jenis-jenis pelayanan yang disediakan bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan permasalahan kesehatan yang ada di wilayah kerjan
•mendapatkan masukan dari
Penilaian kebutuhan masyarakat
masyarakat melalui
dilakukan prosesmelakukan
dengan pemberdayaan masyarakat.
pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat, sektor terkait, dan kegiatan survei mawas diri, serta memperhatikan data surveilans untuk kemudian dilakukan analisis kesehatan komunitas (
Puskesmas.
• Rencana Puskesmas dituangkan dalam bentuk rencana lima tahunan dan rencana tahunan berupa Rencana Usulan Kegiatan untuk anggaran tahun berikut dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan untuk anggaran tahun berjalan, yang diuraikan lebih lanjut dalam rencana kegiatan bulanan, baik untuk ke
preventif, kuratif dan rehabilitatif.
• Dalam penyusunan rencana usulan kegiatan memperhatikan siklus perencanaan yang ada di daerah melalui mekanisme musrenbang desa, kecamatan, kabupaten, dengan memperhatikan potensi daerah masing-masing dan waktu pelaksanaan musrenbang.
• Bagi Puskesmas yang ditetapkan sebagai PPK-BLUD harus menyusun rencana strategi bisnis dan rencana bisnis anggaran, sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan tentang PPK-BLUD.
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Ditetapkan jenis-jenis pelayanan yang disediakan berdasarkan


prioritas

2. Tersedia informasi tentang jenis pelayanan dan jadwal pelayanan.

3. Ada upaya untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat. Tokoh masyarakat, Kepala Puskesmas, Petugas. Komunikasi Puskesmas dg masyarakat

4. Ada Informasi tentang kebutuhan dan harapan masyarakat yang


dikumpulkan melalui survei atau kegiatan lainnya.

5. Ada perencanaan Puskesmas yang disusun berdasarkan analisis Kepala Puskesmas, pengelola program, lintas sektor, tokoh Proses penyusunan perencanaan Puskesmas
kebutuhan masyarakat dengan melibatkan masyarakat dan sektor terkait masyarakat
yang bersifat komprehensif, meliputi promotif, preventif, kuratif, dan
rehabilitatif.

6. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab, dan Pelaksana Kegiatan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Proses penyusunan perencanaan Puskesmas:
menyelaraskan antara kebutuhan dan harapan masyarakat dengan visi, Puskesmas, pelaksana kegiatan. keselarasan antara rencana, kebutuhan dan
misi, fungsi dan tugas pokok Puskesmas harapan masyarakat, visi, misi, tupoksi.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.1.2. Dilakukan pembahasan bersama dengan masyarakat secara proaktif untuk mengetahui dan menanggapi respons masyarakat terhadap m
pelayanan, untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan, pelaksanaan upaya Puskesmas, dan terhadap sarana prasarana pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Mutu dan Kinerja Pelayanan perlu diupayakan untuk ditingkatkan secara berkesinambungan, oleh karena itu umpan balik dari masyarakat dan pengguna pelayanan Puskesmas secara aktif diidentifikasi sebagai bahan untuk penyempurnaan pelayanan Puskesmas.
• Pembahasan dengan masyarakat dapat dilakukan melalui survey mawas diri (SMD), musyawarah masyarakat desa (MMD), maupun pertemuan-pertemuan konsultatif dengan masyarakat.
Telusur
Elemen Penilaian 1
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Pengguna pelayanan diikutsertakan secara aktif untuk memberikan Tokoh masyarakat, sasaran program, pasien/keluarga pasien Umpan balik pelayanan
umpan balik tentang mutu, kinerja pelayanan dan kepuasan terhadap
pelayanan Puskesmas

2
2. Ada proses identifikasi terhadap tanggapan masyarakat tentang mutu Kepala Puskesmas, Penanggung jawab program, pelaksana Proses identifikasi dan analisis umpan balik
pelayanan kegiatan. masyarakat

3. Ada upaya menanggapi harapan masyarakat terhadap mutu Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk
pelayanan dalam rangka memberikan kepuasan bagi pengguna Puskesmas, pelaksana kegiatan, tokoh masyarakat, pasien. menanggapi umpan balik
pelayanan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.1.3. Peluang pengembangan dalam penyelenggaraan upaya Puskesmas dan pelayanan diidentifikasi dan ditanggapi secara inovatif
Pokok Pikiran:
• Kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan tidak sama antara daerah yang satu dengan daerah yang lain, prioritas masalah kesehatan dapat berbeda antar daerah, oleh karena itu perlu diidentifikasi peluang pengembangan Upaya dan kegiatan Puskesmas, serta peluang perbaikan mutu dan k
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Peluang pengembangan dalam penyelenggaraan upaya Puskesmas Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Identifikasi dan respons peluang pengembangan
dan pelayanan diidentifikasi dan ditanggapi untuk perbaikan Puskesmas, pelaksana kegiatan. pelayanan

2. Didorong adanya inovasi dalam pengembangan pelayanan, dan Penanggung jawab Program/Upaya Puskesmas, pelaksana Motivasi dari Kepala Puskesmas untuk
diupayakan pemenuhan kebutuhan sumber daya kegiatan melakukan inovasi melalui diterapkannya siklus
PDSA/PDCA

3. Mekanisme kerja dan teknologi diterapkan dalam pelayanan untuk Penanggung jawab program, pelaksana kegiatan Perbaikan dalam mekanisme kerja (SOP) dan
memperbaiki mutu pelayanan dalam rangka memberikan kepuasan teknologi sebagai hasil inovasi perbaikan
kepada pengguna pelayanan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.1.4. Perencanaan Operasional Puskesmas disusun secara terintegrasi berdasark


Puskesmas, dan perencanaan strategis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Pokok Pikiran:
• Berdasarkan hasil analisis kebutuhan masyarakat dan analisis kesehatan masyarakat, Puskesmas bersama dengan sektor terkait dan masyarakat menyusun Rencana Lima Tahunan (rencana strategis). Berdasarkan rencana lima tahunan tersebut, Puskesmas menyusun Rencana Operasional Puskesm
dalam Rencana
• Rencana Usulan
Usulan Kegiatan
Kegiatan (RUK)
(RUK) untuk
disusun periode
secara tahun yang
terintegrasi akan pembentukan
melalui datang yang merupakan usulanTingkat
tim Perencanaan ke DinasPuskesmas
Kesehatan(Tim
Kabupaten/Kota, dan dibahas
PTP), yang akan menyusun Rencana
dalam Pelaksanaan
musrenbang Kegiatan
desa dan (RPK) kecamatan
musrenbang untuk tahununtuk
berjalan berdasarkan
kemudian anggaran
diusulkan yangKesehatan
ke Dinas tersedia untuk tahun tersebut.
Kabupaten/Kota.
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Ada Rencana Usulan Kegiatan (RUK) disusun berdasarkan Rencana


Lima Tahunan Puskesmas, melalui analisis kebutuhan masyarakat.

2. Ada Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Puskesmas sesuai dengan


anggaran yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk
tahun berjalan.

3
3. Penyusunan RUK dan RPK dilakukan secara lintas program dan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Proses penyusunan RUK dan RPK
lintas sektoral. Puskesmas dan lintas sektor

4. RUK dan RPK merupakan rencana terintegrasi dari berbagai Upaya


Puskesmas.

4
5. Ada kesesuaian antara Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) dengan
Rencana Usulan kegiatan (RUK) dan Rencana Lima Tahunan
Puskesmas.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.1.5. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas wajib memo
pencapaian pelaksanaan pelayanan dan Upaya Puskesmas dan mengambil langkah tindak lanjut untuk revisi/perbaikan rencana bila diperlukan.
Pokok Pikiran:
• Perubahan rencana operasional dimungkinkan apabila terjadi perubahan kebijakan pemerintah tentang Upaya/Kegiatan Puskesmas maupun dari hasil monitoring dan pencapaian Upaya/Kegiatan Puskesmas. Revisi terhadap rencana harus dilakukan dengan alasan yang tepat sebagai upaya pencap
kinerja Puskesmas. Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Ada mekanisme monitoring yang dilakukan oleh Pimpinan


Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas untuk menjamin
bahwa pelaksana melaksanakan kegiatan sesuai dengan perencanaan
operasional.

2. Ada indikator yang digunakan untuk monitoring dan menilai proses


pelaksanaan dan pencapaian hasil pelayanan.

3. Ada mekanisme untuk melaksanakan monitoring penyelenggaraan Penanggung jawab Program/Upaya Puskesmas, pelaksana Pelaksanaan monitoring oleh Kepala Puskesmas,
pelayanan dan tindaklanjutnya baik oleh Pimpinan Puskesmas maupun kegiatan. Pelaksanaan monitoring oleh Penanggung jawab
Penanggung jawab Upaya Puskesmas. Program/Upaya Puskesmas dan Penanggung
jawab pelayanan

4. Ada mekanisme untuk melakukan revisi terhadap perencanaan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Revisi rencana berdasarkan hasil monitoring
operasional jika diperlukan berdasarkan hasil monitoring pencapaian Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan
kegiatan dan bila ada perubahan kebijakan pemerintah.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar: 1.2. Akses dan Pelaksanaan Kegiatan


Strategi perbaikan yang berkesinambungan diterapkan agar penyelenggaraan pelayanan tepat waktu, dilakukan secara profesional dan memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat,
Kriteria: serta tujuan
1.2.1. Jenis-jenis Puskesmas.
pelayanan Puskesmas memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna pelayanan dan masyarakat
Pokok Pikiran:
• Puskesmas sebagai fasiltas kesehatan tingkat pertama wajib menyediakan pelayanan kesehatan sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku dan pedoman dari Kementerian Kesehatan dengan memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat. Jenis-jenis pelayanan yang disediakan perlu d
dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, sebagai wujud pemenuhan akses masyarakat terhadap pelayanan yang dibutuhkan Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

5
1. Ditetapkan jenis-jenis pelayanan sesuai dengan Peraturan
Perundangan dan Pedoman dari Kementerian Kesehatan untuk
memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat

2. Pengguna pelayanan mengetahui jenis-jenis pelayanan yang Sasaran program, pasien, keluarga pasien Pemahaman tentang jenis pelayanan yang
disediakan oleh Puskesmas dan memanfaatkan jenis-jenis pelayanan disediakan
yang disediakan tersebut.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

6
Kriteria: 1.2.2. Seluruh jajaran Puskesmas dan masyarakat memperoleh informasi yang memadai tenta
Puskesmas sesuai dengan perencanaan yang disusun.
Pokok Pikiran:
• Pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas perlu diketahui oleh masyarakat sebagai pengguna pelayanan, oleh lintas program, dan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama, saling memberi dukungan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dan upaya lain yang terkait dengan kesehatan untu
pembangunan berwawasan kesehatan Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Masyarakat dan pihak terkait baik lintas program maupun lintas Sasaran program, masyarakat, pasien, keluarga pasien, lintas Informasi ttg tujuan, sasaran, tupoksi, dan
sektoral mendapat informasi yang memadai tentang tujuan, sasaran, program, lintas sektor. kegiatan Puskesmas.
tugas pokok, fungsi dan kegiatan Puskesmas

2. Ada penyampaian informasi dan sosialisasi yang jelas dan tepat Sasaran program, masyarakat, pasien, keluarga pasien, lintas Kejelasan dan ketepatan pemberian informasi
berkaitan dengan program kesehatan dan pelayanan yang disediakan program, lintas sektor
oleh Puskesmas kepada masyarakat dan pihak terkait.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.2.3. Akses masyarakat terhadap pengelola dan pelaksana pelayanan dalam pelaksanaan ke
tepat
Pokok waktu, serta terjadi komunikasi timbal balik antara pengelola dan pelaksana pelayanan Puskesmas dengan masyarakat.
Pikiran:
• Sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik pengelola maupun pelaksana pelayanan harus mudah diakses oleh masyarakat ketika masyarakat membutuhkan baik untuk pelayanan preventif, promotif, kuratif maupun rehabilitatif sesuai dengan kemampuan Puskesmas.
• Berbagai strategi komunikasi untuk memudahkan akses masyarakat terhadap pelayanan dapat dikembangkan, antara lain melalui papan pengumuman, pemberian arah tanda yang jelas, media cetak, telepon, sms, media elektronik, ataupun internet.
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Puskesmas mudah dijangkau oleh pengguna pelayanan Sasaran program, pasien, keluarga pasien Kemudahan menjangkau Puskesmas

2. Proses penyelenggaraan pelayanan memberi kemudahan bagi Sasaran program, pasien, keluarga pasien Kemudahan memperoleh pelayanan Puskesmas
pelanggan untuk memperoleh pelayanan

3. Tersedia pelayanan sesuai jadwal yang ditentukan. Petugas pelaksana program, pelayanan di Puskesmas Pelaksanaan jadwal pelayanan

4. Teknologi dan mekanisme kerja dalam penyelenggaraan pelayanan Petugas pelaksana program, pelayanan di Puskesmas Mekanisme penyelenggaraan pelayanan
memudahkan akses terhadap masyarakat.

5. Ada strategi komunikasi untuk memfasilitasi kemudahan akses Petugas pelaksana program, pelayanan di Puskesmas Strategi komunikasi dengan masyarakat untuk
masyarakat terhadap pelayanan. memfasilitasi kemudahan akses masyarakat
terhadap pelayanan

6. Tersedia akses komunikasi dengan pengelola dan pelaksana untuk


membantu pengguna pelayanan dalam memperoleh pelayanan sesuai
kebutuhan spesifik pengguna pelayanan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

7
Kriteria: 1.2.4. Penjadwalan pelaksanaan pelayanan disepakati bersama dan dilaksanakan tepat wa
direncanakan
Pokok Pikiran:
• Kegiatan pelayanan baik di dalam gedung maupun di luar gedung Puskesmas harus dijadwalkan dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang direncanakan dalam rangka mewujudkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pelayanan.
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Ada kejelasan jadwal pelaksanaan kegiatan Puskesmas.

8
2. Jadwal pelaksanaan kegiatan disepakati bersama. Penanggung jawab Program/Upaya Puskesmas, pelaksana Proses/cara penyusunan jadwal dan memperoleh
kegiatan kesepakatan dengan pengguna/masyarakat

3. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan jadwal dan rencana yang disusun Pelaksana program dan pelayanan di Puskesmas Pelaksanaan program sesuai dengan jadwal

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.2.5. Penyelenggaraan pelayanan dan Upaya Puskesmas didukung oleh suatu mekanisme ker
kebutuhan dan harapan pengguna pelayanan, dilaksanakan secara efisien, minimal dari kesalahan dan mencegah terjadinya keterlambatan dalam pelaksanaan.
Pokok Pikiran:
• Kegiatan pelayanan dan upaya Puskesmas perlu dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip efektif dan efisien. Perlu ada suatu mekanisme kerja yang terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi sehingga tidak terjadi keterlambatan dan kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan.
• Kesalahan yang mungkin terjadi dalam proses kegiatan perlu diantisipasi, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan sehingga tidak terjadi kesalahan ataupun risiko dalam penyelenggaraan proses kegiatan. Prinsip-prinsip manajemen risiko yang sederhana, baik yang bersifat reaktif maupun pro
diterapkan dalam
• Koordinasi penyelenggaraan
dalam pelayanan
pelaksanaan kegiatan Puskesmas.
dilakukan baik dengan komunikasi lisan maupun tertulis, dan dilakukan koordinasi melalui mekanisme lokakarya mini Puskesmas baik secara lintas program maupun lintas sektoral.
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Ada koordinasi dan integrasi dalam penyelenggaraan pelayanan dan Lintas program, lintas sektor. Koordinasi dan integrasi dalam penyelenggaraan
Upaya Puskesmas dengan pihak terkait, sehingga terjadi efisiensi dan program dan pelayanan di Puskesmas
menjamin keberlangsungan pelayanan.

2. Mekanisme kerja, prosedur dan pelaksanaan kegiatan Pelaksana program dan pelayanan di Puskesmas Pelaksanaan pendokumentasian prosedur dan
didokumentasikan. pencatatan kegiatan

3. Dilakukan kajian terhadap masalah-masalah spesifik yang ada dalam Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Proses identifikasi, kajian, tindak lanjut masalah-
proses penyelenggaraan pelayanan dan Upaya Puskesmas, untuk Puskesmas, pelaksana. masalah spesifik yang terkait dg penyelenggaraan
kemudian dilakukan koreksi dan pencegahan agar tidak terulang program dan pelayanan Puskesmas
kembali

4. Dilakukan kajian terhadap masalah-masalah yang potensial terjadi Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Proses identifikasi, kajian, tindak lanjut masalah-
dalam proses penyelenggaraan pelayanan dan dilakukan upaya Puskesmas, pelaksana. masalah potensial yang mungkin terjadi dalam
pencegahan. penyelenggaraan program dan pelayanan
Puskesmas

5. Penyelenggara pelayanan secara konsisten mengupayakan agar Pelaksana program dan pelayanan di Puskesmas Monitoring pelaksanaan kegiatan dan pelayanan
pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tertib dan akurat agar Puskesmas
memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan.

6. Informasi yang akurat dan konsisten diberikan kepada pengguna Tokoh masyarakat, sasaran program, pasien/keluarga pasien Pemberian informasi ttg kegiatan program dan
pelayanan dan pihak terkait. pelayanan Puskesmas

7. Dilakukan perbaikan proses alur kerja untuk meningkatkan efesiensi


agar dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna pelayanan

8. Ada kemudahan bagi pelaksana pelayanan untuk memperoleh Pelaksana program dan pelayanan di Puskesmas Kesempatan konsultasi dalam pelaksanaan
bantuan konsultatif jika membutuhkan program dan pelayanan

9. Ada mekanisme yang mendukung koordinasi dalam pelaksanaan Pelaksana program dan pelayanan di Puskesmas Koordinasi dalam pelaksanaan program dan
kegiatan pelayanan pelayanan

9
10. Ada kejelasan prosedur, kejelasan tertib administrasi, dan dukungan Penanggung jawab Program/Upaya Puskesmas, pelaksana Pelaksanaan SOP, tertib administrasi, dan
tehnologi sehingga pelaksanaan pelayanan minimal dari kesalahan, tidak kegiatan. pengembangan teknologi.
terjadi penyimpangan maupun keterlambatan.

11. Pelaksana kegiatan mendapat dukungan dari pimpinan Puskesmas Penanggung jawab Program/Upaya Puskesmas, pelaksana Dukungan kepala Puskemas dalam pelaksanaan
kegiatan. kegiatan program dan pelayanan di Puskesmas

10
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.2.6. Adanya mekanisme umpan balik dan penanganan keluhan pengguna pelayan
penyelenggaraan
Pokok Pikiran: pelayanan. Keluhan dan ketidaksesuaian pelaksanaan dimonitor, dibahas dan ditindaklanjuti oleh penyelenggara pelayanan untuk mencegah terjadinya masalah dan untuk meningkatkan penyelenggaraan pelayanan.
• Mekanisme untuk menerima umpan balik dari pengguna pelayanan diperlukan untuk memperoleh masukan dari pengguna dan masyarakat dalam upaya perbaikan sistem pelayanan dan penyelenggaraan Upaya Puskesmas. Berbagai mekanisme dapat dipergunakan sesuai dengan kemampuan yan
Puskesmas
• Responsdengan tehnologi
terhadap informasi
keluhan/umpan yangdiwujudkan
balik tersedia. dalam upaya perbaikan dan diinformasikan kepada pengguna pelayanan.
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Ada mekanisme yang jelas untuk menerima keluhan dan umpan balik
dari pengguna pelayanan, maupun pihak terkait tentang pelayanan dan
penyelenggaraan Upaya Puskesmas.

2. Keluhan dan umpan balik direspons, diidentifikasi, dianalisa, dan Pelaksana program dan pelayanan di Puskesmas Jenis-jenis keluhan
ditindaklanjuti

3. Ada tindak lanjut sebagai tanggapan terhadap keluhan dan umpan Pelaksana program dan pelayanan di Puskesmas Tindak lanjut keluhan
balik.

4. Ada evaluasi terhadap tindak lanjut keluhan/umpan balik.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar: 1.3. Evaluasi


Evaluasi
Kriteria:dilakukan terhadap efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pelayanan, apakah sesuai dengan rencana dan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna1.3.1.pelayanan.
Kinerja Puskesmas dan strategi pelayanan dan penyelenggaraan Upaya Puskesmas dianalisis sebagai bahan untuk perbaikan. H
dan ditindaklanjuti.
Pokok Pikiran:
• Evaluasi terhadap kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator yang jelas sebagai dasar perbaikan penyelenggaraan pelayanan dan perencanaan pada periode berikutnya.
• Indikator penilaian untuk tiap jenis pelayanan dan Upaya/Kegiatan Puskesmas perlu disusun, dimonitor dan dianalisis secara periodik sebagai bahan untuk perbaikan.
• Indikator-indikator tersebut meliputi indikator-indikator UKM dan indikator-indikator UKP. Dalam menyusun indikator-indikator tersebut harus mengacu pada indikator-indikator yang ada pada Standar Pelayanan Minimal Kabupaten, Kebijakan/Pedoman dari Kementerian Kesehatan, Kebijakan
Kesehatan Provinsi dan Kebijakan/Pedoman dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Ada mekanisme untuk melakukan penilaian kinerja yang dilakukan


oleh Pimpinan Puskesmas dan Pelanggung jawab Upaya Puskesmas dan
kegiatan pelayanan puskesmas

2. Penilaian kinerja difokuskan untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Fokus penilaian kinerja dalam upaya peningkatan
Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas pelayanan kinerja

3. Ada indikator yang jelas untuk melakukan penilaian kinerja Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Indikator-indikator yang digunakan untuk
pelaksana penilaian kinerja

11
4. Pimpinan Puskesmas menetapkan tahapan cakupan Upaya Puskesmas Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas Penetapan tahapan untuk mencapai target yang
untuk mencapai indikator dalam mengukur kinerja Puskesmas sesuai ditetapkan
dengan target yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

5. Monitoring dan Penilaian Kinerja dilakukan secara periodik untuk Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program/Upaya Pelaksanaan monitoring dan penilaian kinerja
mengetahui kemajuan dan hasil pelaksanaan penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan pelayanan
Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

12
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 1.3.2. Evaluasi meliputi pengumpulan data dan analisis terha


Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Untuk melakukan evaluasi kinerja perlu disusun ketentuan, prosedur, indikator dan cara pengumpulan data yang jelas, dengan metode evaluasi yang dapat dilakukan secara kualitatif maupun kuantitatif.
Telusur
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur

1. Hasil penilaian kinerja Puskesmas dianalisis dan diumpan balikkan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, dan umpan balik hasil penilaian kinerja
pada pihak terkait pelaksana

2. Hasil analisis data kinerja dibandingkan dengan acuan standar atau Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, dan perbandingan data kinerja terhadap standar dan
jika dimungkinkan dilakukan juga kajibanding (benchmarking)dengan pelaksana kajibanding dengan Puskesmas lain
Puskesmas lain

3. Hasil penilaian kinerja digunakan untuk memperbaiki kinerja Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, dan Pemanfaatan hasil penilaian kinerja untuk
pelaksanaan kegiatan Puskesmas pelaksana perbaikan kinerja

4. Hasil penilaian kinerja digunakan untuk perencanaan periode Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, dan Pemanfaatan hasil penilaian kinerja untuk
berikutnya pelaksana perencanaan puskesmas

5. Hasil penilaian kinerja dan tindak lanjutnya dilaporkan kepada Dinas


Kesehatan Kabupaten/Kota

13
kesmas (PPP)

20% - 79%
terpenuhi sebagian
ILAIAN

< 20% tidak


terpenuhi
1. Analisis Kebutuhan Masyarakat dan Perencanaan Puskesmas
fikasi dan dituangkan
. Di Puskesmas dalamjenis-jenis
ditetapkan perencanaan dan pelaksanaan
pelayanan kegiatan.
yang disediakan bagi masyarakat dan dilakukan kerja sama untuk mengidentifikasi dan

g disediakan bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan permasalahan kesehatan yang ada di wilayah kerjanya dengan
an data surveilans untuk kemudian dilakukan analisis kesehatan komunitas (community health analysis) sebagai bahan penyusunan rencana
ksanaan Kegiatan untuk anggaran tahun berjalan, yang diuraikan lebih lanjut dalam rencana kegiatan bulanan, baik untuk kegiatan promotif,
mperhatikan potensi daerah masing-masing dan waktu pelaksanaan musrenbang.
entang PPK-BLUD.
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Skor
Dokumen Eksternal sebagai acuan
Jenis-jenis pelayanan yang disediakan di puskesmas (baik UKM maupun
UKP) ditetapkan dalam bentuk Surat Keputusan Kepala Puskesmas 5

Informasi tentang jenis pelayanan disediakan dalam bentuk, antara lain:


Brosur, flyer, papan pemberitahuan, poster. 5

Rekam kegiatan menjalin komunikasi


5

Ada bukti dokumen yang berisi hasil-hasil identifikasi kebutuhan dan harapan
masyarakaat yang dikumpulkan melalui kegiatan survei dan/atau kegiatan lain 5

0
RUK dan RPK Puskesmas, yang didalamnya menunjukkan bahwa
perencanaan disusun berdasar hasil analisis kebutuhan masyarakat
5

0 10
Pada dokumen rencana, memuat visi, misi, fungsi dan tugas pokok puskesmas
yang menjadi dasar dalam penyusunan rencana. Pada rapat penyusunan
5
rencana, kepala puskesmas menjelaskan kembali tentang visi,misi, fungsi dan
tugas pokok puskesmas
10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
mbahasan bersama dengan masyarakat secara proaktif untuk mengetahui dan menanggapi respons masyarakat terhadap mutu dan kinerja
esmas.
as secara aktif diidentifikasi sebagai bahan untuk penyempurnaan pelayanan Puskesmas.
an masyarakat.
Dokumen
Skor 14
Dokumen di Puskesmas Skor
Dokumen Eksternal sebagai acuan
0
Bukti dilakukannya upaya mendapat umpan balik dari masyarakat, bisa
melalui survei, kotak saran, keluhan, klaim, maupun pertemuan di puskesmas
5
atau di lapangan yang mengundang pengguna pelayanan untuk memperoleh
umpan balik
10

15
SOP identifikasi kebutuhan masyarakat dan tanggap masyarakat terhadap
mutu pelayanan. Hasil identifikasi dan analisis umpan balik masyarakat 5

Dokumen bukti respons terhadap umpan balik masyarakat


5

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
ang pengembangan dalam penyelenggaraan upaya Puskesmas dan pelayanan diidentifikasi dan ditanggapi secara inovatif

karena itu perlu diidentifikasi peluang pengembangan Upaya dan kegiatan Puskesmas, serta peluang perbaikan mutu dan kinerja.
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan Skor

Hasil identifikasi peluang perbaikan dan tindak lanjutnya


5

Bukti-bukti inovasi perbaikan program/pelayanan di Puskesmas,dengan


metoda PDSA/PDCA 5

0
Hasil-hasil perbaikan program/pelayanan (melalui siklus PDSA/PDCA)
ditunjukan dengan adanya perbaikan mekanisme kerja (SOP) dan/atau
5
penggunaan tehnologi untuk perbaikan mutu pelayanan

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
1.1.4. Perencanaan Operasional Puskesmas disusun secara terintegrasi berdasarkan visi, misi, tujuan

hunan (rencana strategis). Berdasarkan rencana lima tahunan tersebut, Puskesmas menyusun Rencana Operasional Puskesmas yang dituangkan
aandan
esa Kegiatan (RPK) kecamatan
musrenbang untuk tahununtuk
berjalan berdasarkan
kemudian anggaran
diusulkan yangKesehatan
ke Dinas tersedia untuk tahun tersebut.
Kabupaten/Kota.
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan Skor

RUK Puskesmas: bandingkan dengan rencana lima tahunan puskesmas SPM Kesehatan Kabupaten dan 0
apakah sesuai atau tidak rencana pencapaian SPM
Kabupaten yang menjadi dasar 5
penyusunan rencana lima tahunan
Puskesmas
10
0
RPK Puskesmas: periksa apakah kegiatan-kegiatan dalam RPK sesuai dengan Pedoman Perencanaan Tingkat
rencana anggaran yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Puskesmas (Kementerian
5
Kesehatan Republik Indonesia)

10
16
Notulen rapat penyusunan perencanaan Puskesmas: keselarasan rencana
dengan informasi kebutuhan harapan masyarakat, serta visi, misi, tupoksi 5
Puskesmas

RUK dan RPK Puskesmas merupakan rencana terintegrasi baik UKM maupun
UKP 5

17
RUK dan RPK Puskesmas merupakan rencana terintegrasi, dan rencana lima
tahunan pencapaian SPM Puskesmas 5

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
1.1.5. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas wajib memonitor pelaksanaan dan

aian Upaya/Kegiatan Puskesmas. Revisi terhadap rencana harus dilakukan dengan alasan yang tepat sebagai upaya pencapaian yang optimal dari
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Skor
Dokumen Eksternal sebagai acuan
Ketentuan tentang mekanisme monitoring yang dituangkan dalam kebijakan
Kepala Puskesmas (mekanisme monitoring antara lain dilakukan melalui 0
minilokakarya bulanan, pertemuan oleh masing-masing penanggung jawab
upaya puskesmas, telaah terhadap laporan bulanan, atau supervisi oleh kepala 5
puskesmas ataupun penanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan
10

SK Kepala Puskesmas tentang penetapan indikator prioritas untuk monitoring SK Kepala Dinas Kesehatan 0
dan menilai kinerja Kabupaten/Kota tentang indikator-
indikator prioritas dalam 5
pelayanan kesehatan di
Kabupaten/Kota
10
SOP monitoring, analisis thd hasil monitoring, dan tindak lanjut monitoring 0

10
0
Revisi rencana, program kegiatan, pelaksanaan program berdasar hasil
monitoring
5

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
ILAIAN

< 20% tidak


terpenuhi
. Akses dan Pelaksanaan Kegiatan
arakat, serta tujuan
. Jenis-jenis Puskesmas.
pelayanan Puskesmas memenuhi kebutuhan dan harapan pengguna pelayanan dan masyarakat

erian Kesehatan dengan memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat. Jenis-jenis pelayanan yang disediakan perlu diketahui dan
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan Skor

18
Ketetapan Kepala Puskesmas ttg jenis pelayanan yang disediakan oleh
Puskesmas 5

Bukti dilakukannya sosialisasi tentaang jenis-jenis pelayanan pada pengguna


pelayanan 5

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi

19
1.2.2. Seluruh jajaran Puskesmas dan masyarakat memperoleh informasi yang memadai tentang kegiatan-kegiatan

ama, saling memberi dukungan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dan upaya lain yang terkait dengan kesehatan untuk mengupayakan
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan Skor

Rekam bukti pemberian informasi lintas program dan lintas sektor tentang
tujuan, sasaran, tugas pokok, fungsi, dan kegiatan puskesmas 5

0
Hasil evaluasi dan tindak lanjut terhadap penyampain informasi kepada
masyarakat, sasaran program, lintas program, lintas sektor
5

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
1.2.3. Akses masyarakat terhadap pengelola dan pelaksana pelayanan dalam pelaksanaan kegiatan memadai dan

butuhkan baik untuk pelayanan preventif, promotif, kuratif maupun rehabilitatif sesuai dengan kemampuan Puskesmas.
yang jelas, media cetak, telepon, sms, media elektronik, ataupun internet.
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan Skor

Hasil evaluasi tentang akses terhadap petugas yang melayani program, dan
akses terhadap Puskesmas 5

Hasil evaluasi tentang kemudahan untuk memperoleh pelayanan yang


dibutuhkan 5

Jadwal pelayanan dan bukti pelaksanaan


5

Bukti pelaksanaan komunikasi dengan masyarakat untuk memfasilitasi


kemudahan akses 5

Media komunikasi yang disediakan dan rekam bukti adanya komunikasi


masyarakat/pengguna pelayanan dengan pengelola dan/atau pelaksana 5

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
20
1.2.4. Penjadwalan pelaksanaan pelayanan disepakati bersama dan dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan yang

ewujudkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pelayanan.


Dokumen
Dokumen di Puskesmas Skor
Dokumen Eksternal sebagai acuan
Jadwal pelaksanaan kegiatan Puskesmas
5

21
5

Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan apakah sesuai dengan jadwal


5

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
1.2.5. Penyelenggaraan pelayanan dan Upaya Puskesmas didukung oleh suatu mekanisme kerja agar tercapai

eningkatkan efektivitas dan efisiensi sehingga tidak terjadi keterlambatan dan kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan.
penyelenggaraan proses kegiatan. Prinsip-prinsip manajemen risiko yang sederhana, baik yang bersifat reaktif maupun proaktif perlu mulai
aik secara lintas program maupun lintas sektoral.
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Skor
Dokumen Eksternal sebagai acuan
0
SOP koordinasi dan integrasi penyelenggaraan program dan penyelenggaraan Pedoman Mini lokakarya
pelayanan Puskesmas (Kementerian
5
Kesehatan Republik Indonesia)

10
Bukti pendokumentasian prosedur dan pencatatan kegiatan
5

0
SOP tentang kajian dan tindak lanjut thd masalah-masalah spesifik dalam
penyelenggaraan program dan pelayanan di Puskesmas. Hasil kajian terhadap
5
masalah-masalah spesifik dalam penyelenggaraan program dan pelayanan di
Puskesmas
0 10
Hasil kajian dan tindak lanjut thd masalah-masalah yang potensial terjadi
dalam penyelenggaran pelayanan
5

10
Bukti pelaksanaan kegiatan monitoring pelaksanaan kegiatan dan pelayanan
Puskesmas, serta tindak lanjutnya. 5

Bukti pemberian informasi kepada masyarakat kegiatan program dan


pelayanan Puskesmas. Hasil evaluasi pemberian informasi apakah sesuai 5
kebutuhan dan konsisten.

Bukti-bukti perbaikan alur kerja dalam pelaksanaan program dan pelayanan


Puskesmas 5

Bukti pelaksanaan konsultasi antara pelaksana dan pimpinan atau penanggung


jawab program/pelayanan 5

SOP koordinasi dalam pelaksanaan program


5

22
SOP tentang penyelenggaraan program untuk masing-masing UKM
Puskesmas, SOP tentang penyelenggaraan pelayanan klinis, SOP tentang
tertib administrasi (misal tertib adminstrasi surat menyurat, tertib administrasi 0
keuangan, tertib administrasi kepegawaian, tertib adminstrasi logistik),
Pemanfaatan teknologi (bila dimungkinkan) untuk mempercepat proses 5
pelayanan maupun untuk meminimalkan kesalahan, misalnya penggunaan
tehnologi informasi
10

23
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
1.2.6. Adanya mekanisme umpan balik dan penanganan keluhan pengguna pelayanan dalam
ah dan untuk meningkatkan penyelenggaraan pelayanan.
layanan dan penyelenggaraan Upaya Puskesmas. Berbagai mekanisme dapat dipergunakan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh

Dokumen
Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan Skor

SOP untuk menerima keluhan dan umpan balik dari masyarakat, pengguna
pelayanan, media komunikasi yang disediakan untuk menyampaikan umpan 5
balik

Hasil analisis dan rencana tindak lanjut keluhan dan umpan balik
5

Bukti tindak lanjut terhadap keluhan dan umpan balik.


5

Bukti evaluasi thd tindak lanjut keluhan/umpan balik


5

20% - 79%
terpenuhi sebagian
ILAIAN

< 20% tidak


terpenuhi
valuasi
nan.
ja Puskesmas dan strategi pelayanan dan penyelenggaraan Upaya Puskesmas dianalisis sebagai bahan untuk perbaikan. Hasil evaluasi dibahas

a.

ikator yang ada pada Standar Pelayanan Minimal Kabupaten, Kebijakan/Pedoman dari Kementerian Kesehatan, Kebijakan/Pedoman dari Dinas
Dokumen
Dokumen di Puskesmas Skor
Dokumen Eksternal sebagai acuan
SOP penilaian kinerja oleh Pimpinan dan Penanggung jawab
5

Dalam kebijakan perencanaan puskesmas dan evaluasi kinerja menyebutkan


fokus penilaian kinerja adalah untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan UKM 5
maupun UKP

Kebijakan perencanaan puskesmas dan penilaian kinerja menyebutkan


Indikator-indikator yang ditetapkan untuk penilaian kinerja 5

24
0

0 10
Rencana monitoring dan penilaian kinerja, hasil dan tindak lanjutnya
5

10

25
20% - 79%
terpenuhi sebagian
N

< 20% tidak


terpenuhi
1.3.2. Evaluasi meliputi pengumpulan data dan analisis terhadap indikator kinerja

kualitatif maupun kuantitatif.


Dokumen
Dokumen di Puskesmas Skor
Dokumen Eksternal sebagai acuan
Hasil penilaian kinerja dan distribusi hasil penilaian kinerja pada pihak-pihak
terkait 5

Hasil pembandingkan data kinerja terhadap standar dan kajibanding dengan


Puskesmas lain, serta tindak lanjutnya 5

Rekam tindak lanjut penilaian kinerja dalam bentuk upaya perbaikian kinerja
5

RUK yang memuat data dan analisis penilaian kinerja


5

Laporan penilaian kinerja dan tindak lanjut kepada Dinas Kesehatan


Kabupaten/Kota 5

26
Bab II. Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas (KMP)

≥ 80% terpenuhi
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Tata kelola sarana Puskesmas
Standar : 2.1 Persyaratan Puskesmas sebagai Fasilitas
Pelayanan Kesehatan
Persyaratan Lokasi Tingkat Pertama.
Kriteria : 2.1.1.Lokasi pendirian Puskesmas harus sesuai dengan
tata
Pokokruang daerah
Pikiran:
• Pendirian Puskesmas perlu memperhatikan persyaratan lokasi: dibangun di setiap Kecamatan, memperhatikan kebutuhan pelayanan sesuai rasio ketersediaan pelayanan kesehatan dengan jumlah penduduk, mudah diakses,
dan mematuhi
• Analisis persyaratan
yang kesehatan tata
mempertimbangkan lingkungan
ruang daerah dan rasio ketersediaan pelayanan kesehatan dan jumlah penduduk dituangkan dalam rencana strategis atau rencana pembangunan Puskesmas
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Dilakukan analisis terhadap pendirian Bukti analisis kebutuhan pendirian
Puskesmas yang mempertimbangkan tata Puskesmas
ruang daerah dan rasio jumlah penduduk 0
dan ketersediaan pelayanan kesehatan 5
10

2. Pendirian Puskesmas Bukti pertimbangan tata ruang daerah 0


mempertimbangkan tata ruang daerah dalam pendirian puskesmas 5
10
3. Pendirian Puskesmas Bukti pertimbangan rasio jumlah
mempertimbangkan rasio jumlah penduduk dan ketersediaan pelayanan 0
penduduk dan ketersediaan pelayanan 5
kesehatan 10

4. Puskesmas memiliki perizinan yang Bukti izin operasional puskesmas 0


berlaku 5
10

13
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Persyaratan Bangunan dan Ruangan
Kriteria: 2.1.2.
Bangunan Puskesmas bersifat permanen dan tidak bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja yang lain. Bangunan harus memenuhi persyaratan lingkungan sehat.
Pokok Pikiran:
• Untuk menghindari gangguan dan dampak keberadaan Puskesmas terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap lingkungan, maka pendirian Puskesmas perlu didirikan di atas bangunan yang permanen dan tidak bergabung
dengan
• Yangtempat tinggal
dimaksud unit atau
kerjaunit
yangkerja
lainyang lain.
adalah unit kerja yang tidak ada kaitan langsung dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Puskesmas diselenggarakan di atas Bangunan fisik Puskesmas Apakah bangunan 0
bangunan yang permanen. Puskesmas adalah 5
bangunan permanen 10
2. Puskesmas tidak bergabung dengan Bangunan fisik Puskesmas. Tidak bergabung dengan 0
tempat tinggal atau unit kerja yang lain. tempat tinggal dan unit 5
kerja lain. 10
3. Bangunan Puskesmas memenuhi Bangunan fisik Puskesmas Persyaratan bangunan 0
persyaratan lingkungan yang sehat. Puskesmas 5
10
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN ≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.1.3.Bangunan
Puskesmas memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan dalam pelayanan kesehatan, dengan ketersediaan ruangan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan yang disediakan.
Pokok Pikiran:
• Ketersediaan ruang untuk pelayanan harus sesuai dengan jenis pelayanan kesehatan yang disediakan oleh Puskesmas.
• Ruangan yang minimal harus tersedia adalah: ruang pendaftaran dan ruang tunggu, ruang administrasi, ruang pemeriksaan, ruang konsultasi doker, ruang tindakan, ruang farmasi, ruang ASI, kamar mandi dan WC, dan
ruang lain sesuai
• Pengaturan kebutuhan
ruangan pelayanan. fungsi, keamanan, kenyamanan dan kemudahan dalam pemberian pelayanan untuk memudahkan pasien/keluarga pasien untuk akses yang mudah termasuk memberi kemudahan pada
memperhatikan
orang dengan disabilitas, anak-anak, dan orang usia lanjut, demikianTelusur
juga memperhatikan keamanan dan kemudahan bagi petugas dalam memberikan
Dokumen pelayanan.
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ketersediaan memenuhi persyaratan Pelayanan Puskesmas Ketersediaan pelayananan 0
minimal dan kebutuhan pelayanan dan kemudahan akses 5
10
2. Tata ruang memperhatikan akses, Tata ruang Kemudahan akses, Denah Puskesmas
keamanan, dan kenyamanan. pertimbangan keamanan 0
dan kenyamanan 5
10

3. Pengaturan ruang mengakomodasi Pengaturan ruang Apakah mengakomodasi


kepentingan orang dengan disabilitas, kepentingan orang dengan
anak-anak, dan orang usia lanjut disabilitas, anak-anak, dan 0
usia lanjut 5
10

14
≥ 80% terpenuhi

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian


< 20% tidak terpenuhi
Persyaratan Prasarana Puskesmas
Kriteria: 2.1.4.
Prasarana Puskesmas tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan baik untuk menunjang akses, keamanan, kelancaran dalam memberikan pelayanan sesuai dengan pelayanan yang disediakan.
Pokok Pikiran:
• Untuk kelancaran dalam memberikan pelayanan dan manjamin kesinambungan pelayanan maka Puskesmas harus dilengkapi dengan prasarana yang dipersyaratkan.
• Prasarana yang dipersyaratkan tersebut meliputi: sumber air bersih, instalasi sanitasi, instalasi listrik, sistem tata udara, sistem pencahayaan, pencegahan dan penanggulangan kebakaran, kendaraan Puskesmas Keliling,
pagar, selasar,klinis
• Prasarana rumah dinas tenaga
tersebut kesehatan,dan
harus dipelihara danberfungsi
prasaranadengan
lain sesuai
baik.dengan kebutuhan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Tersedia prasarana Puskesmas sesuai Prasarana Puskesmas Pemenuhan kebutuhan
kebutuhan sesuai pada Pokok Pikiran:
sumber air bersih, instalasi 0
sanitasi, dsb 5
10

2. Dilakukan pemeliharaan yang Pelaksana pemeliharaan Jadwal dan Pelaksanaan Jadwal pemeliharaan dan bukti 0
terjadwal terhadap prasarana Puskesmas pemeliharaan pelaksanaan pemeliharaan 5
10
3. Dilakukan monitoring terhadap Kepala Puskesmas, Pelaksana Monitoring pelaksanaan Bukti pelaksanaan monitoring, hasil 0
pemeliharaan prasarana Puskesmas pemeliharaan pemeliharaan monitoring 5
10
4. Dilakukan monitoring terhadap fungsi Kepala Puskesmas, Pelaksana Monitoring fungsi Bukti monitoring 0
prasarana Puskesmas yang ada pemeliharaan prasarana yang ada 5
10
5. Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil Kepala Puskesmas, Pelaksana Tindak lanjut hasil Bukti tindak lanjut monitoring 0
monitoring pemeliharaan monitoring 5
10
≥ 80% terpenuhi

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian


< 20% tidak terpenuhi
Persyaratan Peralatan Puskesmas
Kriteria: 2.1.5.
Peralatan medis dan non medis tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan baik untuk menunjang akses, keamanan, kelancaran dalam memberikan pelayanan sesuai dengan pelayanan yang disediakan.
Pokok Pikiran:
• Untuk kelancaran dalam memberikan pelayanan dan manjamin kesinambungan pelayanan maka Puskesmas harus dilengkapi dengan peralatan medis dan non medis klinis sesuai dengan jenis pelayanan yang disediakan
• Agar pelayanan diberikan dengan aman dan bermutu, maka peralatan medis dan non medis tersebut dipelihara dan berfungsi dengan baik, dan dikalibrasi untuk alat-alat ukur yang digunakan sesuai dengan peraturan
perundangan yangmemerlukan
• Peralatan yang berlaku perizinan harus memiliki izin yang berlaku.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Tersedia peralatan medis dan non Kepala Puskesmas, Ketersediaan peralatan Daftar inventaris peralatan medis dan 0
medis sesuai jenis pelayanan yang penanggung jawab logistik medis dan non medis non medis 5
disediakan 10

15
2. Dilakukan pemeliharaan yang Kepala Puskesmas, Jadwal dan Pelaksanaan Jadwal pemeliharaan dan bukti
terjadwal terhadap peralatan medis dan penanggung jawab peralatan pemeliharaan pelaksanaan pemeliharaan
non medis medis dan penanggung jawab 0
peralatan non medis 5
10

3. Dilakukan monitoring terhadap Kepala Puskesmas, Monitoring pemeliharaan Bukti pelaksanaan monitoring, hasil
pemeliharaan peralatan medis dan non penanggung jawab peralatan peralatan monitoring
medis medis dan penanggung jawab 0
peralatan non medis 5
10

4. Dilakukan monitoring terhadap fungsi Kepala Puskesmas, Monitoring fungsi Bukti pelaksanaan monitoring, hasil
peralatan medis dan non medis penanggung jawab peralatan peralatan medis dan non monitoring
medis dan penanggung jawab medis 0
peralatan non medis 5
10

5. Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil Kepala Puskesmas, Tindak lanjut hasil Bukti tindak lanjut
monitoring penanggung jawab peralatan monitoring
medis dan penanggung jawab 0
peralatan non medis 5
10

6. Dilakukan kalibrasi untuk peralatan Kepala Puskesmas, Pelaksanaan kalibraisi Daftar peralatan yang perlu dikalibrasi,
medis dan non medis yang perlu penanggung jawab peralatan jadwal, dan bukti pelaksanaan kalibrasi
dikalibrasi medis dan penanggung jawab 0
peralatan non medis 5
10

7. Peralatan medis dan non medis yang Penanggung jawab peralatan Perizinan alat-alat yang Bukti izin peralatan 0
memerlukan izin memiliki izin yang medis dan non medis memerlukan izin 5
berlaku 10
≥ 80% terpenuhi
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Ketenagaan Puskesmas
Standar: 2.2 Persyaratan Ketenagaan Puskesmas
Puskesmas
Persyaratanharus memenuhijawab
Penanggung jenis Puskesmas
dan jumlah ketenagaan yang dipersyaratkan dalam peraturan perundangan.
Kriteria : 2.2.1. Kepala Puskesmas adalah tenaga kesehatan yang
kompeten sesuai dengan peraturan perundangan.
Pokok Pikiran:
• Agar Puskesmas dikelola dengan baik, efektif dan efisien, maka harus dipimpin oleh tenaga kesehatan yang kompeten untuk mengelola fasilitas tersebut.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Kepala Puskesmas adalah tenaga Profil kepegawaian Kepala Puskesmas: 0
kesehatan kepala puskesmas adalah tenaga 5
kesehatan 10

16
2. Ada kejelasan persyaratan Kepala Persyaratan kompetensi Kepala 0
Puskesmas Puskesmas. 5
10
3. Ada kejelasan uraian tugas Kepala Uraian tugas Kepala Puskesmas 0
Puskesmas 5
10
4. Terdapat bukti pemenuhan Kepala Puskesmas Kesesuaian profil Dokumen profil kepegawaian dan Permenkes tentang Puskesmas
persyaratan penanggung jawab sesuai kepegawaian Kepala persyaratan Kepala Puskesmas 0
dengan yang ditetapkan. Puskesmas dengan 5
persyaratan 10

17
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.2.2. Tersedia
tenaga
Pokok medis, tenaga kesehatan lain, dan tenaga non kesehatan sesuai dengan kebutuhan dan jenis pelayanan yang disediakan
Pikiran:
• Agar Puskesmas dapat memberikan pelayanan yang optimal dan aman bagi pasien dan masyarakat yang dilayani perlu dilakukan analisis kebutuhan tenaga dan diupayakan untuk memenuhi ketersedian tenaga baik jenis
dan jumlahKesehatan
• Tenaga dan memenuhi persyaratan
yang bekerja kompetensi.
di Puskesmas harus mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR), dan atau Surat Ijin Praktik (SIP) sesuai ketentuan perundang-undangan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Dilakukan analisis kebutuhan tenaga Kepala Puskesmas Analisis kebutuhan tenaga Bukti analisis kebutuhan tenagan 0
sesuai dengan kebutuhan dan pelayanan 5
yang disediakan 10
2. Ditetapkan persyaratan kompetensi Persyaratan kompetensi untuk tiap jenis 0
untuk tiap-tiap jenis tenaga yang tenaga yang ada 5
dibutuhkan 10
3. Dilakukan upaya untuk pemenuhan Kesesuaian kebutuhan Hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan
kebutuhan tenaga sesuai dengan yang tenaga tenaga terhadap persyaratan, rencana 0
dipersyaratkan pemenuhan kebutuhan, dan tindak lanjut 5
10

4. Ada kejelasan uraian tugas untuk Uraian tugas untuk tiap tenaga yang ada 0
setiap tenaga yang bekerja di Puskesmas 5
10
5. Persyaratan perizinan untuk tenaga Bukti berupa surat izin sesuai yang
medis, keperawatan, dan tenaga dipersyaratkan 0
kesehatan yang lain dipenuhi 5
10

≥ 80% terpenuhi
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Standar: 2.3 Kegiatan Pengelolaan Puskesmas
Pengelola Puskesmas
Pengorganisasian menjamin efektivitas dan efisiensi dalam mengelola program dan kegiatan sejalan dengan tata nilai, visi, misi, tujuan, tugas pokok dan fungsi Puskesmas
Puskesmas
Kriteria: 2.3.1. Struktur organisasi ditetapkan dengan kejelasan
tugas
Pokokdan tanggung jawab, ada alur kewenangan dan komunikasi, kerjasama, dan keterkaitan dengan pengelola yang lain.
Pikiran:
• Dalam mengemban tugas pokok dan fungsi, perlu disusun pengorganisasian yang jelas di Puskesmas, sehingga setiap karyawan yang memegang posisi baik pimpinan, penanggung jawab maupun pelaksana akan melakukan
tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangan yang diberikan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada struktur organisasi Puskesmas Stuktur organisasi Puskesmas yang 0
yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan ditetapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan 5
Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota 10
2. Pimpinan Puskesmas menetapkan SK Kepala Puskesmas tentang 0
Penanggung jawab Program/Upaya penetapan Penanggung jawab program 5
Puskesmas Puskesmas 10

18
3. Ditetapkan alur komunikasi dan Kepala Puskesmas, Alur komunikasi dan SOP komunikasi dan koordinasi
koordinasi pada posisi-posisi yang ada Penanggung jawab koordinasi 0
pada struktur Program/Upaya Puskesmas 5
10

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.2.
Kejelasan tugas, peran, dan tanggung jawab pimpinan Puskesmas, penanggung jawab dan karyawan.
Pokok Pikiran:
• Dengan adanya uraian tugas, tangggung jawab, dan kewenangan, pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan pelaksana kegiatan Puskesmas akan dapat melakukan pekerjaan dengan tepat, efektif dan
efisien. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada uraian tugas, tanggung jawab dan Uraian tugas Kepala Puskesmas,
kewenangan yang berkait dengan Penanggung jawab program dan 0
struktur organisasi Puskesmas pelaksana kegiatan 5
10

2. Pimpinan Puskesmas, Penanggung Kepala Puskesmas, Pemahaman terhadap Uraian tugas Kepala Puskesams,
jawab Upaya Puskesmas, dan karyawan Penanggung jawab uraian tugas masing- Penanggung jawab program dan
memahami tugas, tanggung jawab dan Program/Upaya Puskesmas masing pelaksana kegiatan 0
peran dalam penyelenggaraan 5
Program/Upaya Puskesmas. 10

3. Dilakukan evaluasi terhadap Kepala Puskesmas, Evaluasi pelaksanaan Bukti evaluasi pelaksanaan uraian tugas
pelaksanaan uraian tugas Penanggung jawab uraian tugas 0
Program/Upaya Puskesmas 5
10

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.3. Struktur
organisasi pengelola dikaji ulang secara reguler dan kalau perlu dilakukan perubahan
Pokok Pikiran:
• Evaluasi terhadap struktur perlu dilakukan secara periodik untuk menyempurnakan struktur yang ada agar sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Dilakukan kajian terhadap struktur Kepala Puskesmas, Kajian terhadap struktur Bukti evaluasi terhadap struktur
organisasi Puskesmas secara periodik Penanggung jawab organisasi Puskesmas organisasi Puskesmas 0
Program/Upaya Puskesmas 5
10

2. Hasil kajian ditindaklanjuti dengan Kepala Puskesmas, Tindak lanjut hasil kajian Bukti tindak lanjut kajian struktur
perubahan/ penyempurnaan struktur Penanggung jawab struktur organisasi organisasi, berupa usulan ke Dinas 0
Program/Upaya Puskesmas Kesehatan Kabupaten/Kota 5
10

19
≥ 80% terpenuhi

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian


< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.4.
Pengelola dan pelaksana Puskesmas memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan dan ada rencana pengembangan sesuai dengan standar yang telah ditentukan
Pokok Pikiran:
• Kinerja Puskesmas hanya dapat dicapai secara optimal jika dilakukan oleh SDM yang kompeten baik pengelola, Penanggung jawab program maupun pelaksana kegiatan. Pola Ketenagaan Puskesmas perlu disusun
berdasarkan kebutuhan dan/atau beban kerja. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada kejelasan persyaratan/standar Persyaratan kompetensi Kepala Pedoman tentang standar dan
kompetensi sebagai Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab program, kompetensi tenaga kesehatan
Puskesmas, Penanggung jawab Upaya dan Pelaksana kegiatan 0
Puskesmas, dan Pelaksana Kegiatan. 5
10

2. Ada rencana pengembangan pengelola Kepala Puskesmas, Proses penyusunan Pola ketenagaan, pemetaan kompetensi,
Puskesmas dan karyawan sesuai dengan Penanggung jawab rencana pengembangan rencana pengembangan kompetensi
standar kompetensi. Program/Upaya Puskesmas kompetensi Kepala Puskesmas, Penanggung jawab 0
program, dan pelaksana kegiatan 5
10

3. Ada pola ketenagaan Puskesmas yang Pola ketenagaan, pemetaan kompetensi. 0


disusun berdasarkan kebutuhan 5
10
4. Ada pemeliharaan catatan/ dokumen Kelengkapan file kepegawaian untuk
sesuai dengan kompetensi, pendidikan, semua pegawai di Puskesmas yang 0
pelatihan, keterampilan dan pengalaman update 5
10

5. Ada dokumen bukti kompetensi dan Kepala Puskesmas, Pelaksanaan Bukti pelaksanaan rencana
hasil pengembangan pengelola dan Penanggung jawab pengembangan pengembangan kompetensi (STTPL,
pelaksana pelayanan Program/Upaya Puskesmas, kompetensi melalui sertifikat pelatihan, dsb) 0
pelaksana pendidikan dan pelatihan 5
10

6. Ada evaluasi penerapan hasil Kepala Puskesmas, Pelaksanaan evaluasi Bukti evaluasi dan tindak lanjut
pelatihan terhadap pengelola dan Penanggung jawab penerapan hasil pelatihan penerapan hasil pelatihan 0
pelaksana pelayanan Program/Upaya Puskesmas, 5
pelaksana 10

20
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.5. Karyawan baru
harus
Pokokmengikuti
Pikiran: orientasi supaya memahami tugas pokok dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Karyawan wajib mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dipersyaratkan untuk menunjang keberhasilan
• Agar memahami tugas, peran, dan tanggung jawab, karyawan baru baik yang diposisikan sebagai Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas maupun Pelaksana kegiatan harus mengikuti orientasi dan
pelatihan yang dipersyaratkan. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada ketetapan persyaratan bagi SK Kepala Puskesmas tentang
Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab kewajiban mengikuti program orientasi
Upaya Puskesmas dan Pelaksana bagi Kepala Puskesmas, Penanggung 0
kegiatan yang baru untuk mengikuti jawab program dan pelaksana kegiatan 5
orientasi dan pelatihan. yang baru. 10

2. Ada kegiatan pelatihan orientasi bagi Kepala Puskesmas, Pelaksanaan kegiatan Kerangka acuan program orientasi, bukti
karyawan baru baik Pimpinan Penanggung jawab orientasi pelaksanaan kegiatan orientasi
Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Program/Upaya Puskesmas, 0
Puskesmas, maupun Pelaksana kegiatan pelaksana 5
dan tersedia kurikulum pelatihan 10
orientasi.

3. Ada kesempatan bagi Pimpinan Kepala Puskesmas, Peluang mengikuti SOP untuk mengikuti seminar,
Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Penanggung jawab kegiatan seminar pendidikan dan pelatihan.
Puskesmas, maupun Pelaksana kegiatan Program/Upaya Puskesmas,
untuk mengikuti seminar atau pelaksana. 0
kesempatan untuk meninjau pelaksanaan 5
di tempat lain. 10

21
≥ 80% terpenuhi

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian


< 20% tidak terpenuhi
Pengelolaan Puskesmas
Kriteria : 2.3.6.
Pimpinan Puskesmas menetapkan visi, misi, tujuan, dan tata nilai dalam penyelenggaraan Puskesmas yang dikomunikasikan kepada semua pihak yang terkait dan kepada pengguna pelayanan dan masyarakat
Pokok Pikiran:
• Kegiatan penyelenggaraan Puskesmas harus dipandu oleh visi, misi, tujuan dan tata nilai yang ditetapkan oleh Pimpinan Puskesmas agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
• Setiap karyawan diharapkan memahami visi, misi, tujuan dan tata nilai, dan diterapkan dalam kegiatan penyelenggaraan Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada kejelasan visi, misi, tujuan, dan Kepala Puskesmas Dokumen proses SK Kepala Puskesmas tentang visi, misi,
tata nilai Puskesmas yang menjadi acuan penyusunan tujuan dan tata nilai Puskesmas
dalam penyelenggaraan pelayanan, 0
Upaya/Kegiatan Puskesmas 5
10

2. Ada mekanisme untuk Pelaksana, sasaran program, Komunikasi ttg visi, misi, SOP tentang Komunikasi visi, misi,
mengkomunikasikan tata nilai dan tujuan tokoh masyarakat tata nilai tujuan dan tata nilai Puskesmas 0
Puskesmas kepada pelaksana pelayanan, 5
dan masyarakat 10

3. Ada mekanisme untuk meninjau ulang Pelaksana, sasaran program, Peninjauan ulang tata nilai SOP tentang peninjauan kembali tata
tata nilai dan tujuan, serta menjamin tokoh masyarakat dan tujuan dalam nilai dan tujuan Puskesmas. Bukti
bahwa tata nilai dan tujuan relevan penyelenggaraan program pelaksanaan peninjauan ulang tata nilai 0
dengan kebutuhan dan harapan pengguna dan pelayanan dan tujuan penyelenggaraan program 5
pelayanan dan pelayanan 10

4. Ada mekanisme untuk menilai apakah Pelaksana, sasaran program, Pelaksanaan penilaian SOP tentang penilaian kinerja yang
kinerja Puskesmas sejalan dengan visi, tokoh masyarakat. kinerja untuk disesuaikan mencerminkan penilaian kesesuaian
misi, tujuan dan tata nilai Puskesmas. dengan visi, misi, tujuan, terhadap visi, misi, tujuan, tata nilai 0
tata nilai Puskesmas. Puskesmas 5
10

22
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.7. Pimpinan
Puskesmas menunjukkan arah strategi dalam pelaksanaan pelayanan, Upaya/Kegiatan Puskesmas, dan bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan, kualitas kinerja, dan terhadap penggunaan sumber daya.
Pokok Pikiran:
• Pimpinan mempunyai kewajiban untuk memberikan arahan dan dukungan bagi karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Arahan dan dukungan dapat diberikan dalam bentuk kebijakan lokal, pertemuan-
pertemuan, maupun konsultasi dan pembimbingan oleh pimpinan. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada mekanisme yang jelas bahwa Pelaksana program dan Pelaksanaan Pengarahan Bukti-bukti pelaksanaan pengarahan
Pimpinan Puskesmas mengarahkan dan kegiatan. dan dukungan pimpinan. yang dilakukan oleh kepala Puskesmas
mendukung Penanggung jawab Upaya kepada penanggung jawab, penanggung
Puskesmas dan pelaksana dalam jawab pada pelaksana, baik melalui rapat 0
menjalankan tugas dan tanggung jawab pertemuan maupun kegiatan konsultatif 5
mereka. 10

2. Ada mekanisme penelusuran kinerja Pelaksana program dan Pelaksanan penilaian SOP penilaian kinerja, bukti penilaian 0
pelayanan untuk mencapai tujuan yang kegiatan. kinerja. kinerja. 5
ditetapkan. 10
3. Ada struktur organisasi Penanggung Stuktur organisasi tiap program. 0
jawab Upaya Puskesmas yang efektif. 5
10
4. Ada mekanisme pencatatan dan SOP pencatatan dan pelaporan. 0
pelaporan yang dibakukan. Dokumen pencatatan dan pelaporan. 5
10
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.8.
Puskesmas memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat dalam program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan.
Pokok Pikiran:
• Memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat merupakan fungsi Puskesmas dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerja. Fungsi tersebut tercermin dalam
perencanaan dan pelaksanaan
• Pemberdayaan Upayadilakukan
masyarakat dapat Puskesmas.
mulai dari pelaksanaan survei mawas diri, perencanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi kegiatan Puskesmas
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada kejelasan tanggung jawab Uraian tugas Kepala Puskesmas,
Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Penanggung jawab program dan
Upaya Puskesmas dan pelaksana pelaksana kegiatan yang menunjukkan
kegiatan untuk memfasilitasi kegiatan tanggung jawab untuk memfasilitasi
pembangunan berwawasan kesehatan kegiatan pembangunan berwawasan
dan pemberdayaan masyarakat mulai kesehatan dan pemberdayaan 0
dari perencanaan, pelaksanaan, dan masyarakat. 5
evaluasi. 10

23
2. Ada mekanisme yang jelas untuk Penanggung jawab Pelaksanaan SOP SOP pemberdayaan masyarakat dalam
memfasilitasi peran serta masyarakat Program/Upaya Puskesmas pemberdayaan perencanaan maupun pelaksanaan
dalam pembangunan berwawasan dan pelayanan dan pelaksana masyarakat. program Puskesmas. 0
kesehatan dan Upaya Puskesmas. kegiatan program. 5
10

3. Ada komunikasi yang efektif dengan Sasaran program, tokoh Pelaksanaan komunikasi SOP komunikasi dengan sasaran
masyarakat dalam penyelenggaraan masyarakat. dg sasaran program dan program dan masyarakat tentang
Upaya Puskesmas. masyarakat tentang penyelenggaraan program dan kegiatan 0
program dan kegiatan Puskesmas. 5
Puskesmas. 10

24
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.9.
Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas menunjukkan kepemimpinan untuk melaksanakan strategi, mendelegasikan wewenang apabila meninggalkan tugas dan memberikan pengarahan dalam
Pokok Pikiran:
• Akuntabilitas merupakan bentuk tanggung jawab pengelola Puskesmas dalam melaksanakan Upaya Puskesmas sesuai dengan rencana yang disusun. Akuntabilitas ditunjukkan dalam pencapaian kinerja dengan
menggunakan indikator-indikator
• Sebagai wujud yang telah
akuntabilitas, pimpinan ditetapkan.
dan/atau Penanggungjawab
penanggung jawab upayaUpaya Puskesmas
Puskesmas wajib mempunyai kewajiban untuk
melakukan pendelegasian mempertanggungjawabkan
wewenang pencapaian
kepada pelaksana kegiatan kinerja
apabila Upaya Puskesmas
meninggalkan kepada Pimpinan
tugas. Kriteria yang jelas Puskesmas dan
perlu ditetapkan
untuk menentukan kepada siapa pendelegasian wewenang itu akan diberikan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Dilakukan kajian secara periodik Kepala Puskesmas, Pelaksanaan penilaian SOP, kerangka acuan/pedoman
terhadap akuntabilitas Penanggungjawab Penanggung jawab akuntabilitas Penanggung penilaian, instrumen penilaian
Upaya Puskesmas oleh Pimpinan Program/Upaya Puskesmas/ jawab akuntabilitas para penanggung jawab
Puskesmas untuk mengetahui apakah pelayanan
tujuan pelayanan tercapai dan tidak 0
menyimpang dari visi, misi, tujuan, 5
kebijakan Puskesmas, maupun strategi 10
pelayanan.

2. Ada kriteria yang jelas dalam Penanggung jawab Pendelegasian wewenang SK Kepala Puskesmas dan SOP tentang
pendelagasian wewenang dari Pimpinan Program/Upaya Puskesmas pendelegasian wewenang dengan
dan/atau Penanggung jawab Upaya dan pelayanan dan pelaksana kriteria yang jelas 0
Puskesmas kepada Pelaksana Kegiatan kegiatan program. 5
apabila meninggalkan tugas. 10

25
3. Ada mekanisme untuk memperoleh Kepala Puskesmas, Laporan umpan balik SOP umpan balik (pelaporan) dari
umpan balik dari pelaksana kegiatan Penanggung jawab pelaksanaan program pelaksana kepada Penanggung jawab
kepada Penanggung jawab Upaya Program/Upaya Puskesmas kepada pimpinan. program dan pimpinan Puskesmas untuk
Puskesmas dan Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab perbaikan kinerja. 0
untuk perbaikan kinerja dan tindak pelayanan. 5
lanjut. 10

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria:
2.3.10. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas membina tata hubungan kerja dengan pihak terkait baik lintas program maupun lintas sektoral. Adanya cara yang dilakukan dalam
Pokok Pikiran:
• Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan sendiri, program kesehatan perlu didukung oleh sektor di luar kesehatan, demikian juga pembangunan berwawasan kesehatan
harus dipahamipembinaan,
• Mekanisme oleh sektor komunikasi,
terkait. dan koordinasi perlu ditetapkan dengan prosedur yang jelas, misalnya melalui pertemuan/lokakarya lintas sektoral.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Pihak-pihak yang terkait dalam Hasil lokakarya mini lintas program dan
penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan lintas sektor yang membahas identifikasi
kegiatan pelayanan Puskesmas dan peran pihak-pihak terkait dalam 0
diidentifikasi. penyelenggaran program dan kegiatan 5
Puskesmas 10

2. Peran dari masing-masing pihak Uraian tugas dari masing-masing pihak 0


ditetapkan. terkait. 5
10
3. Dilakukan pembinaan, komunikasi dan Lintas program dan lintas Pelaksanaan komunikasi Bukti pelaksanaan komunikasi dan 0
koordinasi dengan pihak-pihak terkait. sektor. dan koordinasi. koordinasi dg pihak-pihak tekait. 5
10

26
4. Dilakukan evaluasi terhadap peran Kepala Puskesmas, Pelaksanaan evaluasi Bukti pelaksanaan evaluasi peran pihak
serta pihak terkait dalam Penanggung jawab peran pihak terkait. terkait dan tindak lanjut.
penyelenggaraan Upaya Puskesmas. Program/Upaya Puskesmas 0
dan Penanggung jawab 5
pelayanan. 10

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.11. Pedoman
dan prosedur
Pokok penyelenggaraan Program/Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas disusun, didokumentasikan, dan dikendalikan. Semua rekaman hasil pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan
Pikiran:
• Untuk memastikan bahwa program dan kegiatan terlaksana secara konsisten dan reliabel, perlu disusun pedoman kerja dan prosedur kerja. Pedoman kerja dan prosedur disusun tidak hanya untuk penyelenggaraan Upaya
Puskesmas
• Prosedurtetapi
kerja juga
perlupedoman kerja untukdengan
didokumentasikan peningkatan mutu.
baik dan dikendalikan, demikian juga rekaman sebagai bentuk pelaksanaan prosedur juga harus dikendalikan sebagai bukti pelaksanaan kegiatan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada panduan pedoman (manual) mutu Panduan (manual) mutu Puskesmas,
dan/atau panduan mutu/kinerja Pedoman Pelayanan Puskesmas, 0
Puskesmas. Pedoman/Kerangka acuan 5
Penyelenggaraan Program 10

2. Ada pedoman atau panduan kerja Pedoman dan panduan kerja


penyelenggaraan untuk tiap Upaya penyelenggaraan untuk masing-masing 0
Puskesmas dan kegiatan pelayanan Upaya Puskesmas 5
Puskesmas. 10

3. Ada prosedur pelaksanaan Upaya SOP pelaksanaan kegiatan-kegiatan


Puskesmas dan kegiatan pelayanan Upaya Puskesmas 0
Puskesmas sesuai kebutuhan. 5
10

4. Ada kebijakan, pedoman, dan prosedur SK, Pedoman, dan SOP pengendalian
yang jelas untuk pengendalian dokumen dokumen dan SOP pengendalian
dan pengendalian rekaman pelaksanaan rekaman 0
kegiatan. 5
10

5. Ada mekanisme yang jelas untuk Panduan penyusunan pedoman, 0


menyusun pedoman dan prosedur. panduan, kerangka acuan, dan SOP. 5
10
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria:
2.3.12.Komunikasi
Pokok Pikiran: internal antara Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana, dilaksanakan agar Upaya Puskesmas dan kegiatan Puskesmas dilaksanakan secara efektif dan efisien.
• Untuk melaksanakan Upaya/Kegiatan Puskesmas secara efektif dan efisien, Pimpinan Puskesmas perlu melakukan komunikasi internal dengan Penanggung jawab dan Pelaksana kegiatan. Komunikasi internal dapat dilakuk
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan

27
1. Ada ketetapan tentang pelaksanaan SK Kepala Puskesmas tentang
komunikasi internal di semua tingkat komunikasi internal, Komunikasi
manajemen. internal dapat dilakukan melalui 0
kegiatan lokakarya mini, pertemuan- 5
pertemuan, kegiatan konsultasi maupun 10
koordinasi

2. Ada prosedur komunikasi internal. SOP komunikasi internal. 0


5
10
3. Komunikasi internal dilakukan untuk Penanggung jawab Proses kegiatan Dokumentasi pelaksanaan komunikasi
koordinasi dan membahas pelaksanaan Program/Upaya Puskesmas komunikasi internal. internal.
dan permasalahan dalam pelaksanaan dan Penanggung jawab 0
Upaya/Kegiatan Puskesmas. pelayanan dan pelaksana 5
kegiatan program. 10

4. Komunikasi internal dilaksanakan dan Bukti pendokumentasian pelaksanaan 0


didokumentasikan. komunikasi internal. 5
10

28
5. Ada tindak lanjut yang nyata terhadap Bukti tindak lanjut rekomendasi hasil 0
rekomendasi hasil komunikasi internal. komunikasi internal. 5
10
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.13. Lingkungan kerja dikelola
untuk
Pokok meminimalkan
Pikiran: risiko bagi pengguna Puskesmas dan karyawan.
• Dalam pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas diupayakan agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan. Kajian perlu dilakukan untuk menilai sejauh mana dampak negatif mungkin terjadi
sehingga dapat kerja
• Lingkungan dilakukan upaya
meliputi perbaikan danpekerjaan
kondisi-kondisi pencegahan.
termasuk kondisi fisik, lingkungan dan faktor-faktor lain seperti kebisingan, temperatur, kelembaban, pencahayaan atau cuaca terhadap keamanan gangguan
lingkungan. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada kajian dampak kegiatan Bukti dilakukan kajian dampak negatif
Puskesmas terhadap gangguan/dampak kegiatan Puskesmas terhadap 0
negatif terhadap lingkungan. lingkungan. 5
10

2. Ada ketentuan tertulis tentang Penanggung jawab Pelaksanaan manajemen SK Kepala Puskesmas tentang
pengelolaan risiko akibat Program/Upaya Puskesmas risiko. penerapan manajemen risiko. Panduan
penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan dan Penanggung jawab manajemen risiko. Hasil pelaksanaan 0
kegiatan pelayanan Puskesmas. pelayanan dan pelaksana manajemen risiko: identifikasi risiko, 5
kegiatan program. analisis risiko pencegahan risiko. 10

29
3. Ada evaluasi dan tindak lanjut Penanggung jawab Pelaksanaan tindak lanjut Hasil kajian dan tindak lanjut terhadap
terhadap gangguan/dampak negatif Program/Upaya Puskesmas hasil kajian dampak ganggung/dampak negatif thd
terhadap lingkungan, untuk mencegah dan Penanggung jawab negatif thd lingkungan. lingkungan dan pencegahannya. 0
terjadinya dampak tersebut. pelayanan dan pelaksana 5
kegiatan. 10

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.14. Jaringan pelayanan Puskesmas
dan
Pokokjejaring fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja dikelola dan dioptimalkan untuk meningkatkan akses dan pelayanan kepada masyarakat.
Pikiran:
• Pimpinan Puskesmas dan Penanggungjawab Upaya Puskesmas mempunyai kewajiban untuk melakukan pembinaan terhadap jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan agar jaringan
pelayanan dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan pelayanan UKM dan UKP yang mudah diakses oleh masyarakat. Dokumen
Telusur
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Dilakukan identifikasi jaringan dan Identifikasi jaringan dan jejaring fasilitas
jejaring faslitas pelayanan kesehatan pelayanan kesehatan yang ada di 0
yang ada di wilayah kerja Puskesmas wilayah kerja 5
10

2. Disusun program pembinaan terhadap Kepala Puskesmas, Program pembinaan Program pembinaan jaringan dan
jaringan dan jejaring fasilitas pelayanan Penanggung Upaya Puskesmas jaringan dan jejaring jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
kesehatan dengan jadual dan penanggung dan Penanggung jawab fasilitas pelayanan jadual dan penanggung jawab tiap 0
jawab yang jelas pelayanan. kesehatan kegiatan pembinaan 5
10

3. Program pembinaan terhadap jaringan Kepala Puskesmas, Pelaksanaan pembinaan Rekam kegiatan pelaksanaan pembinaan
dan jejaring fasilitas pelayan kesehatan Penanggung Upaya Puskesmas jaringan dan jejaring jaringan dan jejaring
dilaksanakan sesuai rencana. dan Penanggung jawab 0
pelayanan. 5
10

4. Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil Kepala Puskesmas, Tindak lanjut hasil Rekam tindaklanjut kegiatan pembinaan
pembinaan Penanggung Upaya Puskesmas pembinaan jejaring
dan Penanggung jawab 0
pelayanan. 5
10

30
5. Dilakukan pendokumentasian dan Rekam pelaksanaan pembinaan jaringan
pelaporan terhadap pelaksanaan kegiatan dan jejaring dan pelaporannya
pembinaan jaringan dan jejaring fasilitas 0
pelayanan kesehatan 5
10

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Pengelolaan keuangan pelayanan
Kriteria: 2.3.15. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung
jawab
PokokUpaya Puskesmas menunjukkan profesionalisme dalam mengelola keuangan pelayanan
Pikiran:
• Anggaran yang tersedia di Puskesmas baik untuk pelayanan di dalam gedung Puskesmas, maupun untuk pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas perlu dikelola dengan baik untuk akuntabilitas
dan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Pimpinan Puskesmas Kepala Puskesmas, Keterlibatan dalam
mengikutsertakan Penanggung jawab Penanggung jawab perencanaan, penggunaan,
Upaya Puskesmas dan pelaksana dalam Program/Upaya Puskesmas monitoring penggunaan
pengelolaan anggaran Puskesmas mulai dan Penanggung jawab anggaran.
0
dari perencanaan anggaran, penggunaan pelayanan, dan pelaksana.
anggaran maupun monitoring 5
penggunaan anggaran. 10

2. Ada kejelasan tanggung jawab SK dan uraian tugas dan tanggung jawab 0
pengelola keuangan Puskesmas. pengelola keuangan. 5
10
3. Ada kejelasan mekanisme penggunaan Panduan penggunaan anggaran. Pedoman Pengelolaan Keuangan (sesuai
anggaran dalam pelaksanaan Upaya dengan dana yang tersedia di 0
Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas, misalnya BOK, Jamkesmas, 5
Puskesmas. dsb). 10

4. Ada kejelasan pembukuan. Panduan pembukuan anggaran. 0


5
10
5. Ada mekanisme untuk melakukan SOP audit penilaian kinerja pengelola 0
audit penilaian kinerja pengelola keuangan. 5
keuangan Puskesmas. 10

31
6. Ada hasil audit/penilaian kinerja Kepala Puskesmas, pengelola Proses audit kinerja Hasil audit kinerja pengelola keuangan. 0
keuangan. keuangan. pengelola keuangan. 5
10
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.3.16. Pengelolaan keuangan Puskesmas
sesuai
Pokokdengan peraturan yang berlaku
Pikiran:
• Untuk menegakkan akuntabilitas keuangan, maka pengelolaan keuangan Puskesmas perlu dilakukan secara transparan, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
• Untuk Puskesmas yang menerapkan PPK BLUD harus mengikuti peraturan perundangan dalam pengelolaan keuangan BLUD dan menerapkan Standar Akuntansi Profesi (SAP).
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ditetapkan Petugas Pengelola SK dan uraian tugas dan tanggung jawab 0
Keuangan pengelola keuangan. 5
10
2. Ada uraian tugas dan tanggung jawab SK dan uraian tugas dan tanggung jawab 0
pengelola keuangan. pengelola keuangan. 5
10
3. Pengelolaan keuangan sesuai dengan Pengelola keuangan Pelaksanaan pengelolaan Panduan pengelolaan keuangan, Pedoman pengelolaan keuangan
standar, peraturan yang berlaku dan keuangan, dan penyusunan dokumen rencana anggaran, dokumen program dari Dinas Kesehatan
rencana anggaran yang disusun sesuai rencana anggaran proses pengelolaan keuangan. Kabupaten/Kota. 0
dengan rencana operasional. Puskesmas. 5
10

4. Laporan dan Pertanggungjawaban Dokumen laporan dan Pedoman pengelolaan keuangan


keuangan dilaksanakan sesuai ketentuan pertanggungjawaban keuangan. program dari Dinas Kesehatan 0
yang berlaku. Kabupaten/Kota. 5
10

32
5. Dilakukan audit terhadap pengelolaan Kepala Puskesmas, pengelola Proses audit dan tindak Bukti pelaksanaan dan tindak lanjut 0
keuangan dan hasilnya ditindaklanjuti. keuangan. lanjut audit keuangan. audit keuangan. 5
10
≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Pengelolaan Data dan Informasi di Puskesmas (Puskesmas sebagai bank data)
Kriteria: 2.3.17. Dalam menjalankan fungsi Puskesmas,
harus
Pokoktersedia data dan informasi di Puskesmas yang digunakan untuk pengambilan keputusan baik untuk peningkatan pelayanan di Puskesmas maupun untuk pengambilan keputusan di tingkat Kabupaten.
Pikiran:
• Pengambilan keputusan dalam upaya meningkatkan status kesehatan masyarakat perlu didukung oleh ketersediaan data dan informasi. Data dan informasi tersebut digunakan baik untuk pengambilan keputusan di Puskesmas
dalam
• Data peningkatan
dan informasipelayanan maupun minimal:
tersebut meliputi pengembangan program-program
data wilayah kesehatan
kerja yang menjadi sesuai dengan
tanggung jawab, kebutuhan
demografi,masyarakat,
budaya dan maupun
kebiasaanpengambilan
masyarakat,keputusan padaterbanyak,
pola penyakit tingkat kebijakan di Dinas
surveilans Kesehatan.
epidemiologi, evaluasi dan pencapaian
kinerja pelayanan, evaluasi dan pencapaian kinerja, data dan informasi lain
Telusur yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan
Dokumen Provinsi dan Kementerian Kesehatan. (Sesuai kebutuhan).
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Dilakukan identifikasi data dan SK Kepala Puskesmas tenatang data
informasi yang harus tersedia di dan informasi apa saja yang harus ada di
Puskesmas. Puskesmas (lihat pada pokok pikiran). 0
SK pengelola informasi dengan uraian 5
tugas dan tanggung jawab. 10

2. Tersedia prosedur pengumpulan, Penanggung jawab Pengumpulan, SOP pengumpulan, penyimpanan, dan
penyimpanan, dan retrieving (pencarian Program/Upaya Puskesmas penyimpanan, retrieving retrieving (pencarian kembali) data.
kembali) data. dan Penanggung jawab data. 0
pelayanan dan pelaksana 5
kegiatan program. 10

3. Tersedia prosedur analisis data untuk Penanggung jawab Analisis data dan SOP analisis data.
diproses menjadi informasi. Program/Upaya Puskesmas informasi.
dan Penanggung jawab 0
pelayanan dan pelaksana 5
kegiatan program. 10

4. Tersedia prosedur pelaporan dan Penanggung jawab Pelaksanaan pelaporan dan SOP pelaporan dan distribusi informasi.
distribusi informasi kepada pihak-pihak Program/Upaya Puskesmas distribusi informasi.
yang membutuhkan dan berhak dan Penanggung jawab 0
memperoleh informasi. pelayanan dan pelaksana 5
kegiatan program. 10

33
5. Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut Bukti evaluasi dan tindak lanjut 0
terhadap pengelolaan data dan informasi. pengelolaann data dan informasi. 5
10
≥ 80% terpenuhi
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Standar: 2.4. Hak dan Kewajiban Pengguna Puskesmas
Adanya
Hak dankejelasan
kewajiban hakpengguna
dan kewajiban pengguna Puskesmas
Puskesmas
Kriteria: 2.4.1. Hak dan kewajiban pengguna Puskesmas ditetapkan
dan disosialisasikan
Pokok Pikiran: kepada masyarakat dan semua pihak yang terkait, dan tercermin dalam kebijakan dan prosedur penyelenggaraan Puskesmas.
• Keberadaan Puskesmas dalam mengemban misi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat harus berfokus pada pelanggan. Pengelola dan Pelaksana Puskesmas perlu memahami dan memperhatikan hak dan
kewajiban pengguna Puskesmas dalam penyelenggaraan pelayanan dan pelaksanaan Upaya/Kegiatan Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada kejelasan hak dan kewajiban SK Kepala Puskesmas tentang hak dan
pengguna Puskesmas. kewajiban sasaran program dan pasien
pengguna pelayanan Puskesmas.
Brosur, leaflet, poster ttg hak dan 0
kewajiban sasaran program dan 5
pasien/pengguna jasa Puskesmas. 10

2. Ada sosialisasi kepada masyarakat dan Sasaran program, tokoh Hak dan kewajiban Brosur, leaflet, poster ttg hak dan
pihak-pihak yang terkait tentang hak dan masyarakat. sasaran program dan kewajiban sasaran program dan 0
kewajiban mereka. pasien/ pengguna jasa pasien/pengguna jasa Puskesmas. 5
Puskesmas. 10

3. Ada kebijakan dan prosedur Penanggung jawab Sikap dan perilaku SK Kepala Puskesmas dan SOP untuk
pemyelenggaraan Puskesmas Program/Upaya Puskesmas pelayanan. memenuhi hak dan kewajiban pengguna.
mencerminkan pemenuhan terhadap hak dan Penanggung jawab 0
dan kewajiban pengguna. pelayanan dan pelaksana 5
kegiatan program. 10

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Kriteria: 2.4.2. Adanya peraturan internal yang jelas untuk
mengatur perilaku Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana dalam proses penyelenggaraan Upaya/Kegiatan Puskesmas. Aturan tersebut mencerminkan tata nilai, visi, misi, dan tujuan
Pokok Pikiran:
• Perlu disusun peraturan internal (code of conduct) yang mengatur perilaku Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana Upaya/Kegiatan Puskesmas yang sesuai dengan tata nilai, visi, misi,
dan tujuan Puskesmas. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan

34
1. Ada peraturan internal yang Kepala Puskesmas, Pelaksanaan aturan main. SK Kepala Puskesmas dan kesepakatan
disepakati bersama oleh pimpinan Penanggung jawab tentang peraturan internal yang berisi
Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Program/Upaya Puskesmas peraturan bagi karyawan dalam
Puskesmas dan Pelaksana dalam dan Penanggung jawab pelaksanaan Upaya Puskesmas dan 0
melaksanakan Upaya Puskesmas dan pelayanan, pelaksana. kegiatan pelayanan di Puskesmas. 5
kegiatan Pelayanan Puskesmas. 10

35
2. Peraturan internal tersebut sesuai Peraturan internal karyawan sesuai 0
dengan visi, misi, tata nilai, dan tujuan dengan visi, misi, tata nilai dan tujuan 5
Puskesmas. Puskesmas 10
≥ 80% terpenuhi
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Standar: 2.5. Kontrak Pihak Ketiga
Jika sebagian
Kriteria : kegiatan dikontrakkan kepada pihak ketiga, pengelola menjamin bahwa penyelenggaraan oleh pihak ketiga memenuhi standar yang ditetapkan 2.5.1. Adanya dokumen kontrak yang jelas dengan
pihak
Pokok Pikiran: ditandatangani oleh pihak ketiga dan pengelola dengan spesifikasi pekerjaan yang jelas dan memenuhi standar yang berlaku.
ketiga yang
• Jika ada kewenangan pada pengelola Puskesmas untuk mengontrakkan sebagian kegiatan kepada pihak ketiga, maka proses kontrak harus mengikuti peraturan perundangan yang berlaku, dan menjamin bahwa kegiatan
yang dikontrakkan pada pihak ketiga tersebut dilaksanakan sesuai dengan rencana dan menaati peraturan perundangan yang berlaku.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada penunjukkan secara jelas petugas SK Kepala Puskesmas tentang
pengelola Kontrak / Perjanjian Kerja penyelenggaraan kontrak/perjanjian
Sama kerja sama dengan pihak ketiga, SK 0
Penetapan Pengelola Kontrak Kerja 5
10

2. Ada dokumen Kontrak/Perjanjian Dokumen kontrak/perjanjian kerja sama Peraturan Presiden No 70/2012
Kerja Sama yang jelas dan sesuai dengan dengan pihak ketiga. 0
peraturan yang berlaku. 5
10

3. Dalam dokumen Kontrak/Perjanjian Dokumen kontrak/perjanjian kerja sama


Kerja Sama ada kejelasan, kegiatan dengan pihak ketiga.
yang harus dilakukan, peran dan
tanggung jawab masing-masing pihak,
personil yang melaksanakan kegiatan,
kualifikasi, indikator dan standar kinerja,
masa berlakunya Kontrak/Perjanjian 0
Kerja Sama, proses kalau terjadi 5
perbedaan pendapat, termasuk bila 10
terjadi pemutusan hubungan kerja.

≥ 80% terpenuhi
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi

36
Kriteria: 2.5.2. Kinerja pihak ketiga dalam penyelenggaraan
pelayanan dimonitor dan dievaluasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan ditindaklanjuti.
Pokok Pikiran:
• Kinerja pihak ketiga harus dimonitor untuk menilai kesesuaian terhadap Kontrak/Perjanjian Kerja Sama dan rencana kegiatan yang ditetapkan dengan menggunakan indikator penilaian yang jelas. Hasil penilaian harus
ditindaklanjuti untuk menjamin tujuan tercapai secara efektif dan efisien.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada kejelasan indikator dan standar Kejelasan indikator dan standar kinerja
kinerja pada pihak ketiga dalam yang dituangkan dalam dokumen 0
melaksanakan kegiatan. kontrak atau perjanjian kerja sama 5
10

2. Dilakukan monitoring dan evaluasi Kepala Puskesmas, Monitoring kinerja pihak Bukti pelaksanaan monitoring kinerja
oleh pengelola pelayanan terhadap pihak Penanggung jawab ketiga. pihak ketiga berdasar kontrak atau
ketiga berdasarkan indikator dan standar Program/Upaya Puskesmas perjanjian kerjasama 0
kinerja. dan Penanggung jawab 5
pelayanan 10

37
3. Ada tindak lanjut terhadap hasil Bukti tindak lanjut hasil monitoring 0
monitoring dan evaluasi 5
10
≥ 80% terpenuhi
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Standar: 2.6. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
Sarana dan peralatan Puskesmas harus dipelihara agar dapat digunakan sesuai kebutuhan dan sesuai peraturan yang berlaku
Kriteria: 2.6.1. Pemeliharaan sarana dan peralatan Puskesmas
dilaksanakan
Pokok Pikiran:dan didokumentasikan secara jelas dan akurat.
• Untuk pelaksanaan kegiatan pelayanan maupun penyelenggaraan program dan kegiatan perlu didukung oleh ketersediaan sarana dan peralatan yang siap pakai dan terpelihara dengan baik.
• Seluruh sarana dan peralatan yang ada perlu diinventarisasi dan diperiksa ulang apakah kondisi memenuhi syarat dan jumlah serta jenis sesuai dengan standar sarana dan peralatan Puskesmas.
• Program pemeliharaan sarana dan peralatan perlu disusun dan dilaksanakan secara konsisten agar pelayanan dan penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas berjalan dengan lancar dan tidak
terjadi hambatan akibat ketidaksediaan sarana dan peralatan yang siap pakai.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ditetapkan Penanggung jawab barang SK dan uraian tugas dan tanggung jawab 0
inventaris Puskesmas. pengelola barang. 5
10
2. Ada daftar inventaris sarana dan Daftar inventaris
peralatan Puskesmas yang digunakan
untuk pelayanan maupun untuk 0
penyelenggaraan Upaya Puskesmas. 5
10

3. Ada program kerja pemeliharaan Penanggungjawab pengelola Pelaksanaan program Program pemeliharaan dan bukti 0
sarana dan peralatan Puskesmas. barang. kerja. pelaksanaan program pemeliharaan. 5
10
4. Pelaksanaan pemeliharaan sarana dan Penanggung jawab pengelola Pelaksanaan program 0
peralatan sesuai program kerja. barang. kerja. 5
10
5. Ada tempat penyimpanan/ gudang Penanggung jawab pengelola Ketersediaan tempat, dan Peraturan tentang pengelolaan barang
sarana dan peralatan yang memenuhi barang, Gudang tempat pemenuhan persyaratan dan bahan berbahaya. 0
persyaratan. penyimpanan. penyimpanan 5
10

6. Ada program kerja kebersihan Penanggung jawab kebersihan. Penyusunan program SK penanggung jawab kebersihan 0
lingkungan Puskesmas. kerja. lingkungan Puskesmas. Program kerja 5
kebersihan lingkungan. 10
7. Pelaksanaan kebersihan lingkungan Penanggung jawab kebersihan. Pelaksanaan program 0
Puskesmas sesuai dengan program kerja. kerja. 5
10
8. Ada program kerja perawatan Penanggung jawab kendaraan. Bukti pelaksanaan SK Penanggung jawab kendaraan 0
kendaraan, baik roda empat maupun kegiatan pemeliharaan Program kerja perawatan kendaraan. 5
roda dua. 10

38
9. Pelaksanaan pemeliharaan kendaraan Penanggung jawab Pelaksanaan program 0
sesuai program kerja pemeliharaan kendaraan. kerja. 5
10
10. Pencatatan dan pelaporan barang Dokumen pencatatan dan pelaporan 0
inventaris. barang inventaris. 5
10

39
40
BAB III. Peningkatan Mutu Puskesmas (PMP)

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
3.1. Perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas konsisten dengan tata nilai, visi, misi dan tujuan
dilaksanakan oleh Pimpinan Puskemas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana.

Kriteria:
3.1.1. Pimpinan Puskesmas menetapkan Penanggung jawab manajemen mutu yang bertanggung jawa
mengkoordinasikan, memonitor kegiatan peningkatan mutu dan kinerja Puskesmas dan membudayakan perbaikan ki
berkesinambungan secara konsisten dengan tata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas.

Pokok Pikiran:
• Supaya mutu dapat dikelola dengan baik maka perlu ditetapkan Penanggung jawab manajemen mutu (wakil mana
untuk melakukan koordinasi, monitoring, dan membudayakan kegiatan perbaikan mutu dan kinerja secara berkesina
menjamin pelaksanaan kegiatan perbaikan mutu dan kinerja dilakukan secara konsisten dan sistematis.

• Penanggung jawab manajemen mutu tersebut bertanggung jawab dalam menyusun pedoman (manual) mutu dan k
Pimpinan Puskesmas yang akan menjadi acuan bagi Pimpinan, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan pelaksana

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Pimpinan Puskesmas SK penanggung jawab


menetapkan Penanggung manajemen mutu
jawab manajemen mutu.

2. Ada kejelasan tugas, Uraian tugas,wewenang


wewenang dan tanggung dan tanggung jawab
jawab Penanggung jawab penanggung jawab
manajemen mutu. manajemen mutu.

3. Ada Pedoman Kepala Proses Pedoman peningkatan


Peningkatan Mutu dan Puskesmas, penyusunan mutu dan kinerja
Kinerja disusun bersama Penanggung pedoman. puskesmas.
oleh Penanggung jawab jawab
manajemen mutu dengan Manajemen
Kepala Puskesmas dan Mutu.
Penanggung jawab Upaya
Puskesmas.

38
4. Kebijakan mutu dan tata Kepala Proses SK Kepala Puskesmas
nilai disusun bersama dan Puskesmas, penyusunan tentang Kebijakan mutu.
dituangkan dalam pedoman Penanggung kebijakan mutu.
(manual) mutu/Pedoman jawab
Peningkatan Mutu dan Manajemen
Kinerja sesuai dengan visi, Mutu.
misi dan tujuan Puskesmas.

5. Pimpinan Puskesmas, Kepala Proses Bukti yang menunjukkan


Penanggung jawab Upaya Puskesmas, penggalangan adanya Komitmen bersama
Puskesmas, dan Pelaksana Penanggung komitmen seluruh jajaran puskesmas
Kegiatan Puskesmas jawab bersama. untuk meningkatkan mutu
berkomitmen untuk Manajemen dan kinerja (pernyataan
meningkatkan mutu dan Mutu. tertulis, foto).
kinerja secara konsisten
dan berkesinambungan.

39
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
3.1.2. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Manajemen Mutu, Penanggung jawab U
bertanggung jawab menerapkan perbaikan kinerja yang berkesinambungan yang tercermin dalam pengelolaan dan p
hari.
Pokok Pikiran:
• Pelaksanaan perbaikan mutu dan kinerja direncanakan dan dimonitor serta ditindaklanjuti. Pimpinan dan Penangg
secara periodik melakukan pertemuan tinjauan manajemen untuk membahas umpan balik pelanggan, keluhan pelang
hasil penilaian kinerja, perubahan proses penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas, ma
mutu jika diperlukan, serta membahas hasil pertemuan tinjauan manajemen sebelumnya, dan rekomendasi untuk per

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada rencana kegiatan Rencana tahunan


perbaikan mutu dan kinerja program/kegiatan
Puskesmas. perbaikan mutu dan kinerja
puskesmas.

2. Kegiatan perbaikan mutu Kepala Pelaksanaan Bukti-bukti pelaksanaan


dan kinerja Puskesmas Puskesmas, kegiatan perbaikan mutu dan
dilakukan sesuai dengan Penanggung perbaikan mutu kinerja, notulen tinjauan
rencana kegiatan yang jawab dan kinerja. manajemen.
tersusun dan dilakukan Manajemen
pertemuan tinjauan Mutu.
manajemen yang
membahas kinerja
pelayanan dan upaya
perbaikan yang perlu
dilaksanakan.

40
3. Pertemuan tinjauan Kepala Pelaksanaan SOP pertemuan tinjauan
manajemen membahas Puskesmas, pertemuan manajemen. Hasil-hasil
umpan balik pelanggan, Penanggung tinjauan pertemuan dan
keluhan pelanggan, hasil jawab manajemen. rekomendasi.
audit internal, hasil Manajemen
penilaian kinerja, Mutu.
perubahan proses
penyelenggaraan Upaya
Puskesmas dan kegiatan
pelayanan Puskesmas,
maupun perubahan
kebijakan mutu jika
diperlukan, serta
membahas hasil pertemuan
tinjauan manajemen
sebelumnya, dan
rekomendasi untuk
perbaikan

4. Rekomendasi hasil Kepala Pelaksanaan Rencana tindak lanjut


pertemuan tinjauan Puskesmas, rekomendasi hasil terhadap temuan tinjauan
manajemen ditindaklanjuti Penanggung temuan tinjauan manajemen, bukti dan hasil
dan dievaluasi. jawab manajemen. pelaksanaan tindak lanjut.
Manajemen
Mutu.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
3.1.3. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, dan Pelaksana Kegiat
menunjukkan peran serta dalam memperbaiki mutu dan kinerja.

Pokok Pikiran:
• Peningkatan mutu dan kinerja Puskesmas memerlukan peran serta aktif baik pimpinan Puskesmas, Penanggung ja
pelaksana kegiatan dan pihak-pihak terkait, sehingga perencanaan dan pelaksanaan perbaikan mutu dapat terwujud s
pada pengguna Puskesmas.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

41
1. Pimpinan Puskesmas, Pimpinan Pemahaman
Penanggung jawab Upaya puskesmas, peran masing-
Puskesmas dan Pelaksana penanggung masing dalam
Kegiatan memahami tugas jawab Program/ peningkatan
dan kewajiban mereka Upaya mutu.
untuk meningkatkan mutu Puskesmas,
dan kinerja Puskesmas. pelaksana.

42
2. Pihak-pihak terkait Pimpinan Keterlibatan Identifikasi pihak-pihak
terlibat dan berperan aktif puskesmas, pihak terkait terkait dan peran masing-
dalam peningkatan mutu Penanggung dalam masing.
dan kinerja Puskesmas. jawab Program/ peningkatan mutu
Upaya dan kinerja
Puskesmas, Puskesmas.
pelaksana.

3. Ide-ide yang Pimpinan Tindak lanjut ide- Notulen rapat atau catatan
disampaikan oleh pihak- puskesmas, ide peningkatan yang menunjukkan adanya
pihak terkait untuk penanggung mutu. penjaringan aspirasi atau
meningkatkan mutu dan jawab Program/ ide-ide dari pihak terkait
kinerja Puskesmas Upaya untuk perbaikan. Rencana
ditindaklanjuti. Puskesmas, program perbaikan mutu,
pelaksana, dan bukti pelaksanaan.
penanggung
jawab mutu.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
3.1.4. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas melakukan evaluas
melalui audit internal yang dilaksnakan secara periodik.

Pokok Pikiran:
• Upaya perbaikan mutu dan kinerja perlu dievaluasi apakah mencapai sasaran-sasaran/indikator-indikator yang dite
internal disampaikan kepada Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab manajemen mutu, Penanggung jawab Program
pelaksana kegiatan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan.

• Jika ada permasalahan yang ditemukan dalam audit internal tetapi tidak dapat diselesaikan sendiri oleh Pimpinan da
maka permasalahan tersebut dapat dirujuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk ditindak lanjuti.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Data kinerja Laporan kinerja, Analisis


dikumpulkan, dianalisis data kinerja.
dan digunakan untuk
meningkatkan kinerja
Puskesmas.

43
2. Dilakukan audit internal Kepala Pelaksanaan audit SOP audit internal.
secara periodik terhadap Puskesmas, internal. Pembentukan tim audit
upaya perbaikan mutu dan Penanggung internal. Pelatihan tim
kinerja dalam upaya jawab audit internal. Program
mencapai sasaran- Manajemen kerja audit internal.
sasaran/indikator-indikator Mutu.
mutu dan kinerja yang
ditetapkan.

44
3. Ada laporan dan umpan Laporan hasil audit
balik hasil audit internal internal.
kepada Pimpinan
Puskesmas, Penanggung
jawab Manajemen mutu
dan Penanggung jawab
Upaya Puskesmas untuk
mengambil keputusan
dalam strategi perbaikan
program dan kegiatan
Puskesmas.

4. Tindak lanjut dilakukan Laporan tindak lanjut


terhadap temuan dan temuan audit internal.
rekomendasi dari hasil
audit internal.

5. Terlaksananya rujukan Kepala Rujukan masalah Ada bukti melakukan


untuk menyelesaikan Puskesmas, yang tidak dapat rujukan ke Dinas
masalah dari hasil Penanggung diselesaikan. Kesehatan atau pihak lain
rekomendasi jika tidak jawab yang berkompeten jika
dapat diselesaikan sendiri Manajemen Puskesmas tidak dapat
oleh Puskesmas. Mutu. menyelesaikan masalah
hasil rekomendasi audit
internal. (Jika tidak ada
masalah yang perlu dirujuk
ke pihak yang lebih
kompeten, maka untuk EP
ini dapat diberlakukan
TDD)

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
3.1.5. Adanya upaya memberdayakan pengguna Puskesmas untuk berperan serta dalam mem

Pokok Pikiran:
• Sesuai dengan prinsip perbaikan mutu dan kinerja yang berfokus pada pengguna, maka pengguna dan masyarakat
dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas. Kegiatan pemberdayaan pengguna dan masyarakat tidak hanya
penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas, tetapi juga terhadap upaya perbaikan mutu.
dalam memberikan masukan, ide-ide yang diperoleh dari survei, maupun keterlibatan langsung dalam pertemuan-per
Puskesmas dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja.

• Pemberdayaan pengguna dapat dilakukan melalui survei masyarakat desa, musyawarah masyarakat desa atau mek
upaya perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas.

45
• Bentuk-bentuk pemberdayaan/peran masyarakat, antara lain adalah: peran serta dalam memberikan pelayanan, me
melakukan pengawasan, melalui forum-forum pemberdayaan masyarakat yang ada.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada mekanisme untuk SOP untuk mendapatkan


mendapatkan asupan dari asupan pengguna tentang
pengguna tentang kinerja kinerja Puskesmas.
Puskesmas.

2. Dilakukan survei atau Bukti pelaksanaan survei


masukan melalui forum- atau kegiatan forum-forum
forum pemberdayaan pemberdayaan masyarakat.
masyarakat untuk
mengetahui bahwa
kebutuhan dan harapan
pengguna terpenuhi.

3. Asupan dan hasil survei Analisis dan tindak lanjut


maupun forum-forum terhadap asupan.
pemberdayaan masyarakat
dianalisis dan
ditindaklanjuti.

46
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
3.1.6. Peningkatan kinerja Puskesmas dilakukan secara berkesinambungan. Jika hasil pelay
Upaya/Kegiatan yang tidak mencapai target, maka dilakukan upaya perbaikan berupa koreksi, tindakan korektif mau
Pokok Pikiran:
• Sasaran/indikator perbaikan mutu dan kinerja perlu disusun sebagai tolok ukur upaya perbaikan mutu dan kinerja.
• Dalam penilaian kinerja Puskesmas, jika terjadi hasil yang tidak sesuai harus ditindaklanjuti dengan koreksi, dan t
• Koreksi merupakan upaya perbaikan atau pembetulan terhadap adanya suatu kejadian atau hasil yang tidak sesuai.
tidak sesuai tersebut perlu dianalisi untuk menentukan akar penyebab masalah, untuk kemudian dilakukan tindakan k
tersebut dilakukan untuk mengatasi penyebab kejadian atau hasil yang tidak sesuai, agar tidak terulang kembali
• Upaya preventif dilakukan dengan mengantisipasi kemungkinan terjadinya hasil yang tidak sesuai.
• Puskesmas harus menyusun prosedur tindakan korektif dan prosedur tindakan preventif dalam upaya mencapai ha
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ditetapkan indikator SK Kepala Puskesmas


mutu dan kinerja yang tentang penetapan
dikumpulkan secara indikator mutu dan kinerja
periodik untuk menilai Puskesmas, data hasil
peningkatan kinerja pengumpulan indikator
pelayanan. mutu dan kinerja yang
dikumpulkan secara
periodik.

2. Peningkatan kinerja Kepala Pelaksanaan


pelayanan tersebut sebagai Puskesmas, perbaikan mutu
akibat adanya upaya Penanggung dan kinerja.
perbaikan mutu dan kinerja jawab
penyelenggaraan pelayanan Manajemen
Mutu, pelaksana.

3. Ada prosedur tindakan Kepala Analisis masalah SOP tindakan korektif.


korektif. Puskesmas, mutu/hasil yang
Penanggung tidak sesuai dan
jawab tindak korektif.
Manajemen
Mutu, pelaksana.

47
4. Ada prosedur tindakan Kepala Analisis masalah SOP tindakan preventif.
preventif. Puskesmas, mutu/hasil yang
Penanggung tidak sesuai dan
jawab tindak preventif.
Manajemen
Mutu, pelaksana.

5. Hasil pelayanan/program Kepala Hasil tindak Bukti pelaksanaan tindak


dan kegiatan yang tidak Puskesmas, lanjut terhadap lanjut terhadap hasil yang
sesuai ditindaklanjuti Penanggung hasil yang tidak tidak sesuai.
dalam bentuk koreksi, jawab sesuai.
tindakan korektif, dan Manajemen
tindakan preventif. Mutu, pelaksana.

48
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
3.1.7. Dilakukan kegiatan kaji banding (benchmarking) dengan Puskesmas lain tentang kiner
Pokok Pikiran:
• Bila dimungkinkan kegiatan kaji banding pengelolaan dan pelaksanaan Upaya/Kegiatan Puskesmas dengan Puske
banding merupakan kesempatan untuk belajar dari pengelolaan dan pelaksanaan di Puskesmas yang lain, dan akan m
belah pihak untuk perbaikan pelaksanaan Upaya/Kegiatan Puskesmas.

• Kajibanding dapat difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota melalui pertemuan kajibanding kinerja antar p
dilakukan atas insiatif beberapa puskesmas untuk bersama-sama melakukan kajibanding kinerja.

• Instrumen kajibanding yang disusun untuk membandingkan kinerja dengan puskesmas lain dapat berupa instrumen
capaian indikator-indikator kinerja atau perbandingan proses pelaksanaan kegiatan (best practices).

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Kepala Penyusunan Rencana kajibanding


bersama dengan Puskesmas, rencana kaji (kerangka acuan kaji
Penanggung jawab Upaya Penanggung banding. banding).
Puskesmas menyusun jawab Program/
rencana kaji banding. Upaya
Puskesmas.

2. Kepala Puskesmas Kepala Penyusunan Instrumen kaji banding.


bersama dengan Puskesmas, instrumen kaji
Penanggung jawab Upaya Penanggung banding.
Puskesmas dan pelaksana jawab
menyusun instrumen kaji Program/Upaya
banding. Puskesmas.

3. Kegiatan kaji banding Kepala Pelaksanaan Dokumen pelaksanaan kaji


dilakukan sesuai dengan Puskesmas, kegiatan kaji banding.
rencana kaji banding. Penanggung banding.
jawab Program/
Upaya
Puskesmas.

4. Hasil kaji banding Kepala Analisis hasil kaji Analisis hasil kaji banding.
dianalisis untuk Puskesmas, banding.
mengidentifikasi peluang Penanggung
perbaikan. jawab Program/
Upaya
Puskesmas,
pelaksana.

49
5. Disusun rencana tindak Kepala Penyusunan Rencana tindak lanjut kaji
lanjut kaji banding. Puskesmas, rencana tindak banding.
Penanggung lanjut kaji
jawab Program/ banding.
Upaya
Puskesmas,
pelaksana.

6. Dilakukan pelaksanaan Kepala Pelaksanaan


tindak lanjut kaji banding Puskesmas, tindak lanjut kaji
dalam bentuk perbaikan Penanggung banding.
baik dalam pelayanan jawab Program/
maupun dalam pelaksanaan Upaya
program dan kegiatan. Puskesmas,
pelaksana.

7. Dilakukan evaluasi Kepala Pelaksanaan Hasil evaluasi dan tindak


terhadap pelaksanaan kaji Puskesmas, evaluasi terhadap lanjut terhadap
banding, tindak lanjut dan Penanggung penyelenggaraan penyelenggaraan kegiatan
manfaatnya. jawab Program/ kegiatan kaji kaji banding.
Upaya banding.
Puskesmas,
pelaksana.

50
mas (PMP)

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

a nilai, visi, misi dan tujuan Puskesmas, dipahami dan


sana.

mutu yang bertanggung jawab untuk


membudayakan perbaikan kinerja yang

anajemen mutu (wakil manajemen mutu) yang bertugas


dan kinerja secara berkesinambungan dalam upaya
dan sistematis.

doman (manual) mutu dan kinerja bersama dengan


a Puskesmas dan pelaksana kegiatan Puskesmas.

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
0

10
0

10

10

51
0

10

10

52
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

Mutu, Penanggung jawab Upaya Puskesmas


min dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan sehari-

juti. Pimpinan dan Penanggung jawab Manajemen Mutu


k pelanggan, keluhan pelanggan, hasil audit internal,
n pelayanan Puskesmas, maupun perubahan kebijakan
dan rekomendasi untuk perbaikan.

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10

53
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

smas, dan Pelaksana Kegiatan bertanggung jawab dan

Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas,


aikan mutu dapat terwujud serta memberikan kepuasan

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

54
0

10

55
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

skesmas melakukan evaluasi kegiatan perbaikan kinerja

indikator-indikator yang ditetapkan. Hasil temuan audit


Penanggung jawab Program/ Upaya Puskesmas dan

kan sendiri oleh Pimpinan dan karyawan Puskesmas,


tindak lanjuti.

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

56
0

10

57
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

uk berperan serta dalam memperbaiki kinerja Puskesmas

a pengguna dan masyarakat diharapkan berperan serta


dan masyarakat tidak hanya terbatas pada
dap upaya perbaikan mutu. Masyarakat dapat dilibatkan
gsung dalam pertemuan-pertemuan yang dilakukan oleh

h masyarakat desa atau mekanisme yang lain dalam

58
memberikan pelayanan, melakukan advokasi, dan

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10

10

59
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ambungan. Jika hasil pelayanan atau hasil


reksi, tindakan korektif maupun tindakan preventif.

perbaikan mutu dan kinerja.


anjuti dengan koreksi, dan tindakan korektif.
tau hasil yang tidak sesuai. Kejadian atau hasil yang
mudian dilakukan tindakan korektif. Tindakan korektif
tidak terulang kembali
tidak sesuai.
if dalam upaya mencapai hasil yang optimal.
Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
SK Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota tentang
indikator mutu dan kinerja
puskesmas, SK Kepala 0
Dinas Kesehatan
5
Kabupaten/Kota tentang
SPM. 10

10

10

60
0

10

10

61
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

uskesmas lain tentang kinerja Puskesmas.

an Puskesmas dengan Puskesmas lain. Kegiatan kaji


esmas yang lain, dan akan memberi manfaat bagi kedua

n kajibanding kinerja antar puskesmas, atau dapat


kinerja.

lain dapat berupa instrumen untuk membandingkan


practices).

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10

10

10

62
0

10

10

10

63
BAB IV. Upaya Kesehatan Masyarakat yang Berorientasi Sasaran (

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
4.1. Kebutuhan akan Upaya Kesehatan Masyarakat dianalisis.
Penanggung jawab UKM Puskesmas mengidentifikasi kegiatan-kegiatan upaya tersebut sesuai dengan kebutu

Kriteria:
4.1.1. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas menetapkan jenis
yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan serta harapan masyarakat yang dituangkan dalam rencana kegia

Pokok Pikiran:
• Kegiatan-kegiatan dalam setiap UKM Puskesmas disusun oleh Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab U
mengacu pada pedoman atau acuan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Pro
Kabupaten/Kota, tetapi perlu memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat terutama sasaran program.

• Kebutuhan dan harapan masyarakat maupun sasaran dari UKM Puskesmas dapat diidentifikasi melalui surv
dengan tokoh masyarakat.
• Komunikasi perlu dilakukan untuk menyampaikan informasi tentang UKM Puskesmas kepada masyarakat,
individu yang menjadi sasaran.

• Komunikasi dan koordinasi perlu juga dilakukan kepada lintas program maupun lintas sektor terkait.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan identifikasi Kepala Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


kebutuhan dan harapan Puskesmas, identifikasi identifikasi kebutuhan dan
masyarakat, kelompok Penanggung kebutuhan harapan masyarakat/
masyarakat, dan individu jawab UKM masyarakat/ sasaran terhadap kegiatan
yang merupakan sasaran Puskesmas, sasaran. UKM.
kegiatan. Tokoh
masyarakat,
sasaran kegiatan.

48
2. Identifikasi kebutuhan Penanggung Proses Kerangka acuan, metode,
dan harapan masyarakat, jawab UKM penyusunan instrumen analisis
kelompok masyarakat, dan Puskesmas. kerangka acuan, kebutuhan
individu yang merupakan metode, masyarakat/sasaran
sasaran kegiatan dilengkapi instrumen analisis kegiatan UKM.
dengan kerangka acuan, kebutuhan.
metode dan instrumen, cara
analisis yang disusun oleh
Penanggung jawab UKM
Puskesmas.

3. Hasil identifikasi dicatat Catatan hasil analisis dan


dan dianalisis sebagai identifikasi kebutuhan
masukan untuk penyusunan kegiatan UKM dan rencana
kegiatan. kegiatan UKM

4. Kegiatan-kegiatan Kepala Proses Rencana kegiatan UKM


tersebut ditetapkan oleh Puskesmas, penyusunan yang ditetapkan oleh
Kepala Puskesmas bersama Penanggung rencana kegiatan kepala Puskesmas.
dengan Penanggung jawab jawab UKM program apakah
UKM Puskesmas dengan Puskesmas. berdasar hasil
mengacu pada pedoman analisis
dan hasil analisis kebutuhan dan
kebutuhan dan harapan pedoman sebagai
masyarakat, kelompok acuan.
masyarakat, dan individu
sebagai sasaran kegiatan
UKM.

5. Kegiatan-kegiatan Kepala Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


tersebut dikomunikasikan Puskesmas, sosialisasi sosialisasi kegiatan kepada
kepada masyarakat, Penanggung kegiatan. masyarakat, kelompok
kelompok masyarakat, jawab UKM masyarakat, dan sasaran.
maupun individu yang Puskesmas,
menjadi sasaran. pelaksana,
kelompok
masyarakat,
sasaran kegiatan.

49
6. Kegiatan-kegiatan Lintas program, Komunikasi dan Bukti-bukti pelaksanaan
tersebut dikomunikasikan lintas sektor. koordinasi lintas koordinasi dan komunikasi
dan dikoordinasikan program dan lintas program dan lintas
kepada lintas program dan lintas sektor. sektor.
lintas sektor terkait sesuai
dengan pedoman
pelaksanaan kegiatan UKM

7. Kegiatan-kegiatan Rencana kegiatan UKM


tersebut disusun dalam yang ditetapkan oleh
rencana kegiatan untuk tiap kepala Puskesmas.
UKM Puskesmas.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
4.1.2. Dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan pembahasan konsultatif dengan masyarak
individu yang menjadi sasaran kegiatan oleh Penanggung jawab UKM Puskesmas dan pelaksana untuk meng
perubahan kebutuhan dan harapan sasaran.

Pokok Pikiran:
• Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan sasaran kegiatan diperlukan umpan balik dari masy
melakukan penyesuaian dan perbaikan-perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan UKM Puskesmas.

• Umpan balik dapat diperoleh melalui pembahasan atau pertemuan konsultatif dengan tokoh masyarakat, kel
yang merupakan sasaran program melalui forum-forum yang ada, misalnya badan penyantun Puskesmas, kon
forum-forum komunikasi yang lain.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas dan Kepala Proses Kerangka acuan untuk


Penanggung jawab UKM Puskesmas, penyusunan memperoleh umpan balik
Puskesmas menyusun Penanggung kerangka acuan (asupan) pelaksanaan
kerangka acuan untuk jawab UKM agar dapat program kegiatan UKM.
memperoleh umpan balik Puskesmas. memperoleh
dari masyarakat dan umpan balik
sasaran program tentang (asupan)
pelaksanaan kegiatan UKM pelaksanaan
Puskesmas. program kegiatan
UKM.

50
2. Hasil identifikasi umpan Kepala Proses analisis Dokumen hasil identifikasi
balik didokumentasikan Puskesmas, dan tindak lanjut umpan balik, analisis dan
dan dianalisis. Penanggung hasil identifikasi tindak lanjut terhadap hasil
jawab UKM umpan balik. identifikasi umpan balik.
Puskesmas,
pelaksana.

3. Dilakukan pembahasan Kepala Pembahasan SOP pembahasan umpan


terhadap umpan balik dari Puskesmas, umpan balik balik, dokumentasi
masyarakat maupun Penanggung program. pelaksanaan pembahasan,
sasaran oleh Kepala jawab UKM hasil pembahasan, tindak
Puskesmas, Penanggung Puskesmas, lanjut pembahasan.
jawab UKM Puskesmas, pelaksana, lintas
pelaksana, lintas program, program, lintas
dan jika diperlukan dengan sektor.
lintas sektor terkait.

4. Hasil identifikasi Penanggung Pemanfaatan Bukti perbaikan rencana


digunakan untuk perbaikan jawab UKM hasil pembahasan pelaksanaan program
rencana dan/atau Puskesmas. umpan balik kegiatan UKM.
pelaksanaan kegiatan. untuk perbaikan
rencana dan/atau
pelaksanaan
program kegiatan
UKM.

5. Dilakukan tindak lanjut Bukti tindak lanjut dan


dan evaluasi terhadap evaluasi terhadap
perbaikan rencana maupun perbaikan yang dilakukan.
pelaksanaan kegiatan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
4.1.3. Penanggung jawab UKM Puskesmas mengidentifikasi dan menanggapi peluang in
kegiatan UKM Puskesmas
Pokok Pikiran:
• Sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan harapan masyarakat, perubahan regulasi, perkembangan tekno
upaya inovatif untuk memperbaiki perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas.
• Usulan-usulan inovatif untuk perbaikan dapat diperoleh melalui masukan dari masyarakat, tokoh masyaraka
masyarakat, lintas program maupun lintas sektor terkait.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian

51
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas, Kepala Identifikasi Hasil identifikasi masalah,


Penanggung jawab UKM Puskesmas, permasalahan perubahan regulasi, dsb.
Puskesmas, dan Pelaksana Penanggung dalam
mengidentifikasi jawab UKM pelaksanaan,
permasalahan dalam Puskesmas, perubahan
pelaksanaan kegiatan pelaksana. regulasi, dsb.
penyelenggaraan UKM
Puskesmas, perubahan
regulasi, pengembangan
teknologi, perubahan
pedoman/acuan.

2. Kepala Puskesmas, Kepala Identifikasi Hasil identifikasi peluang-


Penanggung jawab UKM Puskesmas, peluang inovatif peluang perbaikan inovatif
Puskesmas, dan Pelaksana Penanggung untuk perbaikan (melalui proses
melakukan identifikasi jawab UKM kegiatan UKM PDSA/PDCA). Catatan:
peluang-peluang inovatif Puskesmas, Puskesmas untuk yang dimaksud inovasi
untuk perbaikan pelaksana. mengatasi adalah segala bentuk
pelaksanaan kegiatan untuk masalah dan perbaikan dalam mengatasi
mengatasi permasalahan perkembangan. masalahmelaluiproses
tersebut maupun untuk PDSA/PDCA)
menyesuaikan dengan
perkembangan teknologi,
regulasi, maupun
pedoman/acuan.

3. Peluang inovatif untuk Kepala Pelaksanaan Bukti pembahasan melalui


perbaikan dibahas melalui Puskesmas, pembahasan forum-forum komunikasi
forum-forum komunikasi Penanggung melalui forum- dengan masyarakat,
atau pertemuan jawab UKM forum sasaran kegiatan UKM,
pembahasan dengan Puskesmas, lintas komunikasi. lintas program, dan lintas
masyarakat, sasaran program, lintas sektor.
kegiatan, lintas program sektor
dan lintas sektor terkait.

4. Inovasi dalam Kepala Pelaksanaan, Rencana perbaikan


pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas, evaluasi, dan inovatif, evaluasi, dan
Puskesmas direncanakan, Penanggung tindak lanjut tindak lanjut terhadap hasil
dilaksanakan, dan jawab UKM inovasi. evaluasi.
dievaluasi. Puskesmas, lintas
program, lintas
sektor.

52
5. Hasil pelaksanaan dan Lintas program, Sosialisasi Bukti pelaksanaan
evaluasi terhadap inovasi lintas sektor, kegiatan inovatif. sosialisasi.
kegiatan dikomunikasikan Dinas Kesehatan
kepada lintas program, Kabupaten/ Kota.
lintas sektor terkait, dan
Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
4.2. Akses masyarakat dan sasaran kegiatan terhadap kegiatan Upaya Kesehatan Masyar
Penanggung jawab UKM Puskesmas memastikan Pelaksanaan Kegiatan secara professional dan tepat waktu,
kegiatan UKM Puskesmas, kebutuhan dan harapan masyarakat

Kriteria:
4.2.1. UKM Puskesmas dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan dan harapa
masyarakat, maupun individu yang menjadi sasaran kegiatan UKM Puskesmas.

Pokok Pikiran:
• Agar tujuan program tercapai dan pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas dapat memenuhi harapan dan keb
Puskesmas, Penanggung jawab, dan pelaksana kegiatan UKM Puskesmas melaksanakan kegiatan sesuai den
yang telah disusun berdasarkan kebutuhan dan harapan masyarakat atau sasaran.

• Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas memastikan jadwal kegiatan, petugas pelaksan
melaksanakan, dan proses pelaksanaan kegiatan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.

• Agar kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik, tujuan, langkah-langkah kegiatan, dan jadwal kegiatan perlu
kelompok masyarakat, maupun individu yang menjadi sasaran.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Jadwal pelaksanaan Jadual kegiatan, rencana


kegiatan ditetapkan sesuai program kegiatan.
dengan rencana.

2. Pelaksanaan kegiatan Data kepegawaian


dilakukan oleh pelaksana pelaksana UKM
yang kompeten. Puskesmas.

3. Jadwal dan pelaksanaan Sasaran program. Informasi tentang Bukti pelaksanaan


kegiatan diinformasikan jadwal kegiatan sosialisasi.
kepada sasaran. UKM Puskesmas.

53
4. Pelaksanaan kegiatan Pelaksana, Pelaksanaan Bukti pelaksanaan kegiatan
sesuai dengan jadwal yang sasaran program. kegiatan UKM UKM Puskesmas.
ditetapkan. Puskesmas.

5. Dilakukan evaluasi, dan Bukti evaluasi dan tindak


tindak lanjut terhadap lanjut.
pelaksanaan kegiatan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
4.2.2. Masyarakat, kelompok masyarakat, individu yang menjadi sasaran, lintas program, da
akses informasi yang jelas tentang kegiatan-kegiatan, tujuan, tahapan, dan jadwal pelaksanaan kegiatan.

Pokok Pikiran:
• Masyarakat, kelompok masyarakat, individu yang menjadi sasaran perlu mendapatkan informasi tentang ke
dilaksanakan, tujuan, tahapan dan jadwal pelaksanaan, sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan h
pelaksanaan kegiatan tepat sasaran dan tepat waktu.
• Lintas program dan lintas sektor terkait juga perlu mendapatkan informasi tentang kegiatan UKM Puskesma
kegiatan, sehingga dapat memberikan kontribusi yang optimal dalam pencapaian tujuan UKM Puskesmas.

54
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Informasi tentang Tokoh Informasi ttg Bukti penyampaian


kegiatan disampaikan masyarakat, kegiatan UKM informasi kepada
kepada masyarakat, kelompok Puskesmas. masyarakat, kelompok
kelompok masyarakat, masyarakat, masyarakat dan sasaran
individu yang menjadi sasaran kegiatan kegiatan UKM
sasaran. UKM.

2. Informasi tentang Lintas program Informasi tentang Bukti penyampaian


kegiatan disampaikan terkait. program kegiatan informasi kepada lintas
kepada lintas program UKM . program terkait
terkait.

3. Informasi tentang Lintas sektor Informasi tentang Bukti penyamppaian


kegiatan disampiakan terkait. kegiatan UKM informasi kepada lintas
kepada lintas sektor terkait. Puskesmas. sektor terkait

4. Dilakukan evaluasi Sasaran program, Evaluasi terhadap Bukti evaluasi tentang


terhadap kejelasan lintas program, kejelasan pemberian informasi
informasi yang lintas sektor informasi. kepada sasaran, lintas
disampaikan kepada terkait. program, dan lintas sektor
sasaran, lintas program, terkait
dan lintas sektor terkait.

5. Dilakukan tindak lanjut Rencana tindak lanjut, dan


terhadap evaluasi Tindak lanjut hasil
penyampaian informasi. evaluasi.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
4.2.3. Sasaran Kegiatan UKM Puskesmas memperoleh akses yang mudah untuk tepa
pelaksanaan kegiatan.
Pokok Pikiran:
• Keberhasilan pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas tergantung pada peran aktif masyarakat, kelompok ma
sasaran. Penanggung jawab UKM Puskesmas dan pelaksana kegiatan mengupayakan kemudahan bagi sasara
tentang kegiatan, maupun untuk berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan, dan memberikan umpan balik ten

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

55
1. Penanggung jawab dan Penanggung Cara memastikan Jadwal pelaksanaan
pelaksana kegiatan UKM jawab UKM ketepatan waktu kegiatan UKM Puskesmas.
Puskesmas memastikan Puskesmas, dan pelaksanaan
waktu dan tempat pelaksana UKM UKM Puskesmas,
pelaksanaan kegiatan yang Puskesmas, kemudahan akses
mudah diakses oleh sasaran program. terhadap kegiatan
masyarakat. UKM Puskesmas.

2. Pelaksanaan kegiatan Pelaksana Metode dan Rencana kegiatan program,


dilakukan dengan metode kegiatan, sasaran teknologi dalam hasil evaluasi tentang
dan teknologi yang dikenal program. pelaksanaan metode dan teknologi
oleh masyarakat atau kegiatan, cara dalam pelaksanaan
sasaran. untuk mengetahui program, dan tindak
bahwa metode lanjutnya.
dan teknologi
yang digunakan
sesuai dengan
kebutuhan
masyarakat.

3. Alur atau tahapan Sasaran kegiatan Sosialisasi alur Jadwal sosialisasi, daftar
kegiatan dikomunikasi UKM, dan tahapan hadir, notulen dalam
dengan jelas kepada masyarakat. pelaksanaan mengkomunikasikan
masyarakat. kegiatan UKM program kegiatan dan
tahapan pelaksanaan
UKM dengan masyarakat.

4. Dilakukan evaluasi Sasaran kegiatan Evaluasi terhadap Hasil evaluasi terhadap


terhadap akses masyarakat UKM, akses. akses.
dan/atau sasaran terhadap masyarakat.
kegiatan dalam
pelaksanaan UKM
Puskesmas.

5. Dilakukan tindak lanjut Pelaksana Tindak lanjut Bukti tindak lanjut.


terhadap evaluai akses kegiatan UKM, terhadap hasil
masyarakat dan/atau sasaran kegiatan evaluasi akses.
sasaran terhadap kegiatan UKM, tokoh
dalam pelaksanaan UKM masyarakat.
Puskesmas.

56
6. Informasi tentang waktu Pelaksana Informasi jika Bukti dilakukannya
dan tempat pelaksanaan kegiatan UKM, terjadi perubahan komunikasi tentang
kegiatan UKM termasuk sasaran kegiatan waktu dan tempat penyampaian informasi
jika terjadi perubahan UKM, tokoh pelaksanaan waktu dan tempat
diberikan dengan jelas dan masyarakat. kegiatan. pelaksanaan kegiatan
mmudah diakses oleh termasuk jika terjadi
masyarakat dan sasaran perubahan waktu atau
kegiatan UKM tempa.

57
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
4.2.4. Penjadwalan pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas disepakati bersama denga
pelanggan dan dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan rencana.

Pokok Pikiran:
• Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan dalam pelaksanaan UKM Puskesmas perlu disepakai bersama oleh
sasaran, lintas program, dan lintas sektor terkait untuk menjamin program dilakukan tepat sasaran dan tepat w
antara pengelola, pelaksana, sasaran, lintas program dan lintas sektor terkait.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Tokoh Kesepakatan cara SOP tentang penyusunan


menetapkan cara untuk masyarakat, dan waktu jadual dan tempat
menyepakati waktu dan kelompok pelaksanaan pelaksanaan kegiatan yang
tempat pelaksanaan masyarakat, kegiatan. mencerminkan
kegiatan dengan sasaran kegiatan kesepakatan bersama
masyarakat dan/atau UKM. dengan sasaran kegiatan
sasaran. UKM dan/atau masyarakat.

2. Kepala Puskesmas Lintas program Kesepakatan cara SOP tentang penyusunan


menetapkan cara untuk dan lintas sektor. dan waktu jadual dan tempat
menyepakati waktu dan pelaksanaan pelaksanaan kegiatan yang
tempat pelaksanaan kegiatan. mencerminkan
kegiatan dengan lintas kesepakatan bersama
program dan lintas sektor dengan lintas program dan
terkait. lintas sektor.

3. Penanggung jawab Penanggung Monitoring Hasil monitoring.


UKM Puskesmas jawab UKM pelaksanaan
memonitor pelaksanaan Puskesmas, kegiatan.
kegiatan tepat waktu, tepat pelaksana.
sasaran dan sesuai dengan
tempat yang direncanakan.

4. Penanggung jawab Penanggung Evaluasi Bukti pelaksanaan


UKM Puskesmas jawab UKM pelaksanaan monitoring dan evaluasi
melakukan evaluasi Puskesmas, kegiatan UKM terhadap ketepatan waktu,
terhadap ketepatan waktu, pelaksana. Puskesmas. sasaran, dan tempat
ketepatan sasaran dan pelaksanaan kegiatan
tempat pelaksanaan. UKM.

58
5. Penanggung jawab Kepala Tindak lanjut Bukti tindak lanjut hasil
UKM Puskesmas dan Puskesmas, terhadap hasil evaluasi.
Pelaksana menindaklanjuti Penanggung evaluasi akses.
hasil evaluasi. jawab UKM
Puskesmas,
pelaksana.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
4.2.5. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan kajian t
hambatan dalam pelaksanaan kegiatan.

Pokok Pikiran:
• Dalam pelaksanaan kegiatan dapat terjadi ketidaktepatan waktu, ketepatan sasaran, maupun tidak tercapainy
oleh karena itu Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas perlu melakukan kajian terhadap
pelaksanaan kegiatan, dan melakukan upaya tindak lanjut untuk mengatasi.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas, Kepala Masalah dan Hasil identifikasi masalah


Penanggung jawab UKM Puskesmas, hambatan dan hambatan pelaksanaan
Puskesmas, dan pelaksana Penanggung pelaksanaan kegiatan UKM.
mengidentifikasi jawab UKM kegiatan UKM.
permasalahan dan Puskesmas,
hambatan dalam pelaksana.
pelaksanaan kegiatan.

2. Kepala Puskesmas, Kepala Analisis masalah Bukti pelaksanaan analisis


Penanggung jawab UKM Puskesmas, dan hambatan. masalah dan hambatan,
Puskesmas, dan Pelaksana Penanggung rencana tindak lanjut.
melakukan analisis jawab UKM
terhadap permasalahan dan Puskesmas,
hambatan dalam pelaksana.
pelaksanaan.

3. Penanggung jawab Penanggung Tindak lanjut Rencana tindak lanjut.


UKM Puskesmas dan jawab UKM terhadap hasil
Pelaksana merencanakan Puskesmas, analisis masalah
tindak lanjut untuk pelaksana. dan hambatan.
mengatasi masalah dan
hambatan dalam
pelaksanaan kegiatan.

59
4. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan tindak
UKM Puskesmas dan jawab UKM tindak lanjut. lanjut.
Pelaksana melaksanakan Puskesmas dan
tindak lanjut. pelaksanan
program.

5. Penanggung jawab Penanggung Tindak lanjut Evaluasi terhadap tindak


UKM Puskesmas dan jawab UKM terhadap rencana lanjut masalah dan
Pelaksana mengevaluasi Puskesmas dan mengatasi hambatan.
keberhasilan tindak lanjut pelaksana. masalah dan
yang dilakukan. hambatan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
4.2.6. Ada umpan balik dan tindak lanjut terhadap keluhan masyarakat, kelompok masy
sasaran.
Pokok Pikiran:
• Umpan balik yang berupa kepuasan maupun ketidakpuasan sasaran yang berupa keluhan diperlukan untuk m
pengelolaan maupun pelaksanaan kegiatan agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat/sasaran.

• Keluhan masyarakat/sasaran dapat diperoleh secara pasif, yaitu masyarakat/sasaran menyampaikan langsun
Kepala Puskesmas, Penanggung jawab, atau Pelaksana, ataupun secara aktif dilakukan oleh Puskesmas.

• Tata cara untuk memperoleh keluhan masyarakat/sasaran dapat dilakukan dengan menyediakan media komu
misalnya melalui sms, kotak saran, pertemuan dengan tokoh masyarakat maupun forum-forum komunikasi de

• Tindak lanjut dilakukan secara rasional sesuai dengan ketersediaan sumber daya yang ada di Puskesmas.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Penanggung Media Surat Keputusan tentang


menetapkan media jawab UKM komunikasi untuk media komunikasi yang
komunikasi untuk Puskesmas dan menangkap digunakan untuk
menangkap keluhan pelaksana. keluhan. menangkap keluhan
masyarakat/sasaran. masyarakat atau sasaran
kegiatan UKM.

2. Kepala Puskesmas Penanggung Media Surat Keputusan tentang


menetapkan media jawab UKM komunikasi untuk media komunikasi yang
komunikasi untuk Puskesmas dan memberikan digunakan untuk umpan
memberikan umpan balik pelaksana. umpan balik balik terhadap keluhan
terhadap keluhan yang keluhan. masyarakat atau sasaran
disampaikan. kegiatan UKM.

60
3. Kepala Puskesmas, Penanggung Penerimaan Bukti analisis keluhan.
Penanggung jawab UKM jawab UKM keluhan dan
Puskesmas dan Pelaksana Puskesmas dan analisis keluhan.
melakukan analisis pelaksana.
terhadap keluhan.

4. Kepala Puskesmas, Kepala Tindak lanjut Bukti pelaksanaan tindak


Penanggung jawab UKM Puskesmas, terhadap keluhan. lanjut.
Puskesmas, dan Pelaksana Penanggung
melakukan tindak lanjut jawab UKM
terhadap keluhan. Puskesmas,
pelaksana.

5. Kepala Puskesmas, Sasaran kegiatan Umpan balik dan Bukti penyampaian


Penanggung jawab UKM UKM, tindak lanjut informasi tentang umpan
Puskesmas, dan pelaksana masyarakat. keluhan. balik dan tindak lanjut
memberikan informasi terhadap keluhan.
umpan balik kepada
masyarakat atau sasaran
tentang tindak lanjut yang
telah dilakukan untuk
menanggapi keluhan.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
4.3. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan eval
kegiatan UKM Puskesmas dalam mencapai tujuan dan memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat/sasaran

Kriteria:
4.3.1. Kinerja UKM Puskesmas dievaluasi dan dianalisis, serta ditindaklanjuti sebagai bahan u
Pokok Pikiran:
• Untuk menilai apakah pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas mencapai tujuan yang diharapkan dan apakah
harapan masyarakat/sasaran perlu dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
• Evaluasi dilakukan dengan adanya indikator-indikator serta target-target pencapaian yang jelas.
· Indikator dan target yang harus dicapai ditetapkan berdasarkan Standar Pelayanan Minimal Kabupaten/Kota
Kementerian Kesehatan, Kebijakan/Pedoman dari Dinas Kesehatan Provinsi, dan Kebijakan/Pedoman dari D
untuk masing- masing UKM Puskesmas
• Hasil evaluasi ditindaklanjuti dalam bentuk perbaikan-perbaikan dalam pengelolaan maupun pelaksanaan ke
• Indikator dan target yang harus dicapai ditetapkan berdasarkan pedoman masing- masing UKM Puskesmas.
• Evaluasi meliputi pengumpulan, pengolahan, dan analisis data terhadap indikator kinerja UKM Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

61
1. Kepala Puskesmas Kepala Penetapan SK Kepala Puskesmas
menetapkan indikator dan Puskesmas, indikator dan tentang indikator dan target
target pencapaian Penanggung target pencapaian pencapaian kinerja UKM.
berdasarkan jawab UKM kinerja UKM.
pedoman/acuan. Puskesmas.

2. Penanggung jawab Penanggung Pengumpulan Hasil pengumpulan data


UKM Puskesmas dan jawab UKM data bedasarkan berdasarkan indikator yang
Pelaksana mengumpulkan Puskesmas dan indikator yang ditetapkan.
data berdasarkan indikator pelaksana. ditetapkan.
yang ditetapkan.

3. Kepala Puskesmas, Kepala Analisis capaian Hasil analisis pencapaian


Penanggung jawab UKM Puskesmas, untuk tiap indikator pencapaian
Puskesmas, dan Pelaksana Penanggung indikator yang kegiatan UKM.
melakukan analisis jawab UKM ditetapkan.
terhadap capaian indikator- Puskesmas,
indikator yang telah pelaksana.
ditetapkan.

4. Kepala Puskesmas, Kepala Tindak lanjut Bukti pelaksanaan tindak


Penanggung jawab UKM Puskesmas, terhadap hasil lanjut.
Puskesmas, dan Pelaksana Penanggung analisis
menindaklanjuti hasil jawab UKM pencapaian
analisis dalam bentuk Puskesmas, indikator.
upaya-upaya perbaikan. pelaksana.

5. Hasil analisis dan tindak Dokumentasi hasil analisis


lanjut didokumentasikan. dan tindak lanjut.

62
rientasi Sasaran (UKMBS)

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi sebagian

< 20% tidak terpenuhi

sis.
sesuai dengan kebutuhanan harapan masyarakat.

mas menetapkan jenis-jenis kegiatan UKM Puskesmas


n dalam rencana kegiatan program.

Penanggung jawab UKM Puskesmas tidak hanya


, Dinas Kesehatan Provinsi, maupun Dinas Kesehatan
ma sasaran program.

entifikasi melalui survei, kotak saran, maupun temu muka

s kepada masyarakat, kelompok masyarakat maupun

sektor terkait.
Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

63
0

10

10

Pedoman-pedoman
penyelenggaraan UKM
Puskesmas dari Kemenkes.

10

10

64
Pedoman penyelenggaraan
UKM dari Kemenkes.

10

10
≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

tatif dengan masyarakat, kelompok masyarakat maupun


pelaksana untuk mengetahui dan menanggapi jika ada

mpan balik dari masyarakat dan sasaran kegiatan untuk


UKM Puskesmas.

okoh masyarakat, kelompok masyarakat atau individu


antun Puskesmas, konsil kesehatan masyarakat dan

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

65
0

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

menanggapi peluang inovatif perbaikan penyelenggaraan

perkembangan teknologi, maka dapat dilakukan upaya-


skesmas.
akat, tokoh masyarakat, forum-forum komunikasi dengan

Dokumen
Skor

66
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
Regulasi yang terkait
dengan program, pedoman
penyelenggaraan program
dari Kemenkes.
0

10

10

10

10

67
0

10

≥ 80% terpenuhi

AN 20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ya Kesehatan Masyarakat
onal dan tepat waktu, tepat sasaran sesuai dengan tujuan

kebutuhan dan harapan masyarakat, kelompok

nuhi harapan dan kebutuhan masyarakat, maka kepala


n kegiatan sesuai dengan pedoman dan rencana kegiatan

atan, petugas pelaksana yang kompeten untuk


masyarakat.

jadwal kegiatan perlu diinformasikan kepada masyarakat,

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
0

10
0

10
0

10

68
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

an, lintas program, dan lintas sektor terkait mendapatkan


sanaan kegiatan.

informasi tentang kegiatan-kegiatan yang akan


ngan kebutuhan dan harapan mereka, dan menjamin

iatan UKM Puskesmas, tujuan, pentahapan, dan jadwal


UKM Puskesmas.

69
Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ang mudah untuk tepat waktu berperan aktif pada saat

yarakat, kelompok masyarakat, individu yang menjadi


emudahan bagi sasaran untuk mengakses informasi
rikan umpan balik tentang pelaksanaan kegiatan.

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

70
0

10

10

10

10

10

71
0

10

72
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

pakati bersama dengan memperhatikan masukan

sepakai bersama oleh Penanggung jawab, pelaksana,


at sasaran dan tepat waktu, dan tidak terjadi konflik di

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10

10

10

73
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

as melakukan kajian terhadap permasalahan dan

aupun tidak tercapainya target kinerja yang diharapkan,


kukan kajian terhadap permasalahan dan hambatan dalam

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10

10

74
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

rakat, kelompok masyarakat, individu yang menjadi

an diperlukan untuk melakukan perbaikan, baik dalam


masyarakat/sasaran.

enyampaikan langsung dengan kehendak sendiri kepada


oleh Puskesmas.

yediakan media komunikasi untuk menerima keluhan,


-forum komunikasi dengan masyarakat.

ada di Puskesmas.

Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10

75
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

esmas melakukan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan


an masyarakat/sasaran.

anjuti sebagai bahan untuk perbaikan.

iharapkan dan apakah sesuai dengan kebutuhan dan

ang jelas.
nimal Kabupaten/Kota, Kebijakan/Pedoman dari
akan/Pedoman dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

aupun pelaksanaan kegiatan.


ng UKM Puskesmas.
rja UKM Puskesmas.
Dokumen
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

76
Indikator dan target dari
Dinas Kesehatan 0
Kabupaten/Kota.
5

10

10

10

10

10

77
BAB V. Kepemimpinan dan Manajemen Upaya Kesehatan Masyara

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
5.1. Tanggung jawab Pengelolaan UKM Puskesmas
Penanggung jawab UKM Puskesmas bertanggung jawab terhadap efektivitas dan efisiensi kegiatan pelaksan
dengan tujuan UKM Puskesmas, tata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas.

Kriteria:
5.1.1. Penanggung jawab UKM Puskesmas memenuhi persyaratan yang ditetap
peningkatan kompetensi agar dapat mengelola sesuai dengan tujuan yang harus dicapai.

Pokok Pikiran:
• Penanggung jawab UKM Puskesmas harus kompeten untuk mengelola UKM Puskesmas yang menjadi tan
tersebut dikelola dan dilaksanakan tepat tujuan, tepat sasaran, dan tepat waktu. Penanggung jawab harus mem
ditetapkan sesuai dengan pedoman yang menjadi acuan dalam pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesma

• Upaya peningkatan kompetensi dapat dilakukan melalui pelatihan-pelatihan atau pendidikan yang dipersya
jawab.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Penanggung Penetapan SK persyaratan


menetapkan persyaratan jawab UKM Penanggung jawab kompetensi
kompetensi Penanggung Puskesmas dan UKM Puskesmas. Penanggung jawab
jawab UKM Puskesmas pelaksana. UKM Puskesmas.
sesuai dengan pedoman
penyelenggaraan UKM
Puskesmas.

2. Kepala Puskesmas SK penetapan


menetapkan Penanggung Penanggung jawab
jawab UKM Puskesmas UKM.
sesuai dengan persyaratan
kompetensi.

3. Kepala Puskesmas Hasil analisis


melakukan analisis kompetensi.
kompetensi terhadap
Penanggung jawab UKM
Puskesmas.

58
4. Kepala Puskesmas Rencana peningkatan
menindaklanjuti hasil kompetensi.
analisis kompetensi
tersebut untuk peningkatan
kompetensi Penanggung
jawab UKM Puskesmas.

59
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.1.2. Penanggung jawab UKM Puskesmas dan Pelaksana yang baru ditugas
mengikuti kegiatan orientasi pelaksanaan UKM Puskesmas agar memahami tugas pokok dan tanggung jawa

Pokok Pikiran:
• Kegiatan orientasi diperlukan bagi Penanggung jawab dan pelaksana yang baru ditugaskan agar dapat mem
tanggung jawab mereka, keterkaitan dengan UKM Puskesmas yang lain, maupun keterkaitan dengan keselur
Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas SK Kepala Puskesmas


mewajibkan Penanggung tentang kewajiban
jawab UKM Puskesmas mengikuti program
maupun Pelaksana yang orientasi.
baru ditugaskan untuk
mengikuti kegiatan
orientasi.

2. Kepala Puskesmas Kerangka acuan


menetapkan kerangka program orientasi yang
acuan kegiatan orientasi ditetapkan oleh Kepala
untuk Penanggung jawab Puskesmas.
maupun Pelaksana yang
baru ditugaskan.

3. Kegiatan orientasi untuk Penanggung Pelaksanaan SOP dan bukti


Penanggung jawab dan jawab UKM orientasi. pelaksanaan orientasi
Pelaksana yang baru Puskesmas dan (laporan pelaksanaan
ditugaskan dilaksanakan pelaksana. orientasi).
sesuai dengan kerangka
acuan.

4. Kepala Puskesmas Kepala Hasil evaluasi dan Hasil evaluasi dan


melakukan evaluasi Puskesmas, tindak lanjut tindak lanjut terhadap
terhadap pelaksanaan Penanggung terhadap pelaksanaan orientasi.
kegiatan orientasi jawab UKM pelaksanaan
Penanggung jawab UKM Puskesmas, orientasi.
Puskesmas dan Pelaksana pelaksana.
yang baru ditugaskan.

60
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.1.3. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas menetapka
pelaksanaan UKM Puskesmas yang dikomunikasikan kepada semua pihak yang terkait dan kepada sasaran

Pokok Pikiran:
• Agar UKM Puskesmas dapat dilaksanakan sesuai dengan pedoman dan memenuhi kebutuhan dan harapan
Puskesmas perlu menetapkan tujuan yang mengacu pada pedoman yang ada.
• Tata nilai dalam pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas perlu disepakati bersama oleh Kepala Pusk
dan pelaksana, dengan memperhatikan tata nilai budaya yang berlaku di masyarakat.

• Tujuan dan tata nilai dalam pengelolaan dan pelaksanaan dikomunikasikan kepada lintas program dan lint
dapat optimal berperan dalam pelaksanaan kegiatan. Pihak terkait adalah sektor-sektor terkait yang ikut berp
UKM Puskesmas.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kejelasan tujuan, Tujuan, sasaran, tata


sasaran, dan tata nilai dari nilai UKM Puskesmas
tiap-tiap UKM Puskesmas yang dituangkan dalam
yang ditetapkan oleh kerangka acuan
Kepala Puskesmas. program kegiatan
UKM.

2. Tujuan, sasaran, dan tata Penanggung Sosialisasi tentang Bukti pelaksanaan


nilai tersebut jawab UKM tujuan, sasaran, tata komunikasi tujuan,
dikomunikasikan kepada Puskesmas dan nilai. sasaran dan tata nilai
pelaksana, sasaran, lintas pelaksana, kepada pelaksana,
program dan lintas sektor sasaran kegiatan sasaran, lintas program,
terkait. UKM, lintas dan lintas sektor.
program, lintas
sektor.

3. Dilakukan evaluasi Penanggung Pelaksanaan Hasil evaluasi dan


terhadap penyampaian jawab UKM evaluasi tindak lanjut terhadap
informasi yang diberikan Puskesmas. penyampaian sosialisasi tujuan,
kepada sasaran, pelaksana, informasi. sasaran, dan tata nilai.
lintas program dan lintas
sektor terkait untuk
memastikan informasi
tersebut dipahami dengan
baik.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

61
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.1.4. Penanggung jawab UKM Puskesmas bertanggung jawab terhadap penc
kinerja, pelaksanaan, dan penggunaan sumber daya, melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif.

Pokok Pikiran:
• Penanggung jawab UKM Puskesmas mempunyai kewajiban untuk memberikan arahan dan dukungan bagi
melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Arahan dapat dilakukan dalam bentuk pembinaan, pendampingan,
maupun konsultasi dalam pelaksanaan kegiatan.

• Komunikasi dan koordinasi lintas program dan lintas sektor diperlukan untuk keberhasilan pencapaian kine
mini lokakarya, pertemuan koordinasi di kecamatan, maupun forum yang lain.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Penanggungjawab UKM Pelaksana Pembinaan oleh Bukti-bukti pelaksanaan


Puskesmas melakukan kegiatan UKM. Penanggung jawab. pembinaan oleh
pembinaan kepada penanggung jawab
pelaksana dalam kepada pelaksana
melaksanakan kegiatan.

2. Pembinaan meliputi Penanggung isi pembinaan Notulen pembinaan


penjelasan tentang tujuan, jawab UKM antara lain yang antara lain berisi:
tahapan pelaksanaan Puskesmas. meliputi: tujuan, tujuan, tahapan
kegiatan, dan teknis tahapan pelaksanaan, dan tehnis
pelaksanaan kegiatan pelaksanaan, dan pelaksanaan kegiatan
berdasarkan pedoman yang teknis pelaksanaan
berlaku. kegiatan

3. Pembinaan dilakukan Pelaksana Kesesuaian jadwal Bukti pelaksanaan


secara periodik sesuai program. pelaksanaan pembinaan dan jadwal
dengan jadwal yang pembinaan. pelaksanaan pembinaan.
disepakati dan pada waktu-
waktu tertentu sesuai
kebutuhan.

4. Penanggung jawab Lintas program, Komunikasi Bukti komunikasi


UKM Puskesmas lintas sektor. tentang tujuan, dengan lintas program
mengkomunikasikan tahapan, jadwal dan lintas sektor tentang
tujuan, tahapan kegiatan UKM. tujuan, thapan, jadual
pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan.i
penjadwalan kepada lintas
program dan lintas sektor
terkait.

62
5. Penanggung jawab Lintas program, Pelaksanaan Bukti pelaksanaan
UKM Puskesmas lintas sektor. koordinasi dalam koordinasi lintas
melakukan koordinasi pelaksanaan program dan lintas
dalam pelaksanaan kegiatan. sektor.
kegiatan kepada lintas
program dan lintas sektor
terkait.

6. Ada kejelasan peran Lintas program, Kejelasan peran Adanya bukti


lintas program dan lintas lintas sektor. masing-masing kesepakatan peran
sektor terkait yang program atau masing-masing yang
disepakati bersama dan sektor terkait. diidentifikasi dan
sesuai pedoman disepakati melalui
penyelenggaraan UKM lokakarya mini
Puskesmas.

7. Penanggung jawab Penanggung Evaluasi dan tindak Bukti hasil evaluasi dan
UKM Puskesmas jawab UKM lanjut komunikasi tindak lanjut
melakukan evaluasi dan Puskesmas. dan koordinasi pelaksanaan
tindak lanjut terhadap lintas program dan komunikasi dan
pelaksanaan komunikasi lintas sektor. koordinasi lintas
dan koordinasi lintas program dan lintas
program dan lintas sektor. sektor.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.1.5. Penanggung jawab UKM Puskesmas mengupayakan minimalisasi risiko
terhadap lingkungan.
Pokok Pikiran:
• Pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas dapat menimbulkan risiko terhadap lingkungan. Risiko terhadap lin
oleh Penanggung jawab dan Pelaksana untuk mengupayakan langkah-langkah pencegahan dan/atau minimal
kegiatan terhadap lingkungan.

• Yang termasuk risiko terhadap lingkungan adalah: gangguan terhadap kondisi fisik, seperti kebisingan, suh
cuaca, bahan beracun/berbahaya, limbah medis, sampah infeksius.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

63
1. Penanggung jawab Penanggung Identifikasi risiko. Hasil identifikasi risiko
UKM Puskesmas jawab UKM terhadap lingkungan
melakukan identifikasi Puskesmas. dan masyarakat akibat
kemungkinan terjadinya pelaksanaan kegiatan
risiko terhadap lingkungan UKM.
dan masyarakat dalam
pelaksanaan kegiatan.

2. Penanggung jawab Penanggung Analisis risiko. Hasil analisis risiko.


UKM Puskesmas dan jawab UKM
pelaksana melakukan Puskesmas dan
analisis risiko. pelaksana.

3. Penanggung jawab Penanggung Proses penyusunan Rencana pencegahan


UKM Puskesmas dan jawab UKM rencana dan minimalisasi risiko.
pelaksana merencanakan Puskesmas dan pencegahan risiko.
upaya pencegahan dan pelaksana.
minimalisasi risiko.

4. Penanggung jawab Penanggung Upaya pencegahan Rencana upaya


UKM Puskesmas dan jawab UKM dan minimalisasi pencegahan risiko dan
pelaksana melakukan Puskesmas dan risiko. minimalisasis risiko
upaya pencegahan dan pelaksana. dengan bukti
minimalisasi risiko. pelaksanaan.

5. Penanggung jawab Penanggung Proses evaluasi Hasil evaluasi terhadap


UKM Puskesmas jawab UKM terhadap upaya upaya pencegahan dan
melakukan evaluasi Puskesmas dan pencegahan dan minimalisasi risiko.
terhadap upaya pencegahan pelaksana. minimalisasi risiko.
dan minimalisasi risiko.

6. Jika terjadi kejadian Penanggung Kejadian tidak Bukti pelaporan dan


yang tidak diharapkan jawab UKM diharapkan akibat tindak lanjut.
akibat risiko dalam Puskesmas dan risiko.
pelaksanaan kegiatan, pelaksana.
dilakukan minimalisasi
akibat risiko, dan kejadian
tersebut dilaporkan oleh
Kepala Puskesmas kepada
Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

64
Kriteria:
5.1.6. Penanggung jawab UKM Puskesmas memfasilitasi pemberdayaan mas
dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi

Pokok Pikiran:
• Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerja, perlu dilakukan fasilitasi pembangunan yan
dan pemberdayaan masyarakat yang merupakan salah satu fungsi Puskesmas. Fungsi tersebut tercermin dala
pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas.

• Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan mulai dari pelaksanaan survei mawas diri, keterlibatan dalam p
monitoring dan evaluasi.

• Dalam memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan dan pemberdayaan, dapat dilakukan komu
media yang tersedia di masyarakat, baik leaflet, brosur, lembar balik, dan pertemuan-pertemuan yang dilaku
serta masyarakat.
• Kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut direncanakan dan dilaksanakan sesuai dengan kebijakan, kera
yang jelas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas SK Kepala Puskesmas


menetapkan kebijakan yang tentang kewajiban
mewajibkan Penanggung Penanggung jawab
jawab dan Pelaksana UKM UKM Puskesmas dan
Puskesmas untuk pelaksana untuk
memfasilitasi peran serta memfasilitasi peran
masyarakat dan sasaran serta masyarakat.
dalam survei mawas diri,
perencanaan, pelaksanaan,
monitoring dan evaluasi
pelaksanaan UKM
Puskesmas.

2. Penanggung jawab Rencana, kerangka


UKM Puskesmas acuan, SOP
menyusun rencana, pemberdayaan
kerangka acuan, dan masyarakat.
prosedur pemberdayaan
masyarakat.

3. Ada keterlibatan Tokoh Keterlibatan dalam SOP pelaksanaan SMD,


masyarakat dalam survey masyarakat SMD Dokumentasi
mawas diri, perencanaan, pelaksanaan SMD, dan
pelaksanaan, monitoring, hasil SMD
dan evaluasi pelaksanaan
UKM Puskesmas.

65
4. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan SOP komunikasi
UKM Puskesmas jawab UKM komunikasi dengan dengan masyarakat dan
melakukan komunikasi Puskesmas, masyarakat dan sasaran UKM
dengan masyarakat dan pelaksana, tokoh sasaran UKM Puskesmas.
sasaran, melalui media masyarakat, Puskesmas.
komunikasi yang sasaran UKM
ditetapkan. Puskesmas.

5. Adanya kegiatan dalam Bukti perencanaan dan


pelaksanaan UKM pelaksanaan UKM
Puskesmas yang bersumber Puskesmas yang
dari swadaya masyarakat bersumber dari swadaya
serta kontribusi swasta. masyarakat/swasta.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
5.2. Perencanaan Kegiatan
Perencanaan kegiatan UKM Puskesmas disusun berdasarkan perencanaan Puskesmas dan mengacu pada ped
kebutuhan dan harapan masyarakat.

Kriteria:
5.2.1. Rencana kegiatan dalam pelaksanaan UKM Puskesmas terintegrasi den
UKM Puskesmas yang lain, dan disusun melalui proses perencanaan Puskesmas dengan indikator kinerja ya
visi, misi, dan tujuan Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Agar pelaksanaan UKM Puskesmas dapat dilaksanakan dengan lancar dan mencapai tujuan, perlu disusun
indikator kinerja yang jelas.
• Perencanaan UKM Puskesmas dilakukan secara terintegrasi melalui tahapan perencanaan Puskesmas, yaitu
Usulan Kegiatan (RUK) untuk tahun anggaran mendatang, dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) untuk
• Penyusunan RUK perlu memperhatikan waktu pelaksanaan musrenbang desa dan musrenbang kecamatan
• Anggaran untuk pelaksanaan kegiatan dapat bersumber dari APBN, APBD, peran serta swasta, dan swada
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Rencana untuk tahun RUK Puskesmas


mendatang terintegrasi dengan kejelasan
dalam RUK Puskesmas. kegiatan tiap UKM.

2. Rencana untuk tahun RPK Puskesmas,


berjalan terintegrasi dalam dengan kejelasan
RPK Puskesmas. kegiatan tiap UKM.

66
3. Ada kejelasan sumber RUK dan RPK.
pembiayaan baik pada
RUK maupun RPK yang
bersumber dari APBN,
APBD, swasta, dan
swadaya masyarakat.

4. Kerangka Acuan tiap Kerangka acuan


UKM Puskesmas disusun kegiatan tiap UKM.
oleh Penanggung jawab
UKM Puskesmas.

5. Jadwal kegiatan disusun Jadwal kegiatan tiap


oleh Penanggung jawab UKM.
UKM Puskesmas dan
Pelaksana.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.2.2. Perencanaan kegiatan dalam pelaksanaan UKM Puskesmas disusun berd
dan pihak-pihak terkait untuk peningkatan status kesehatan masyarakat.

Pokok Pikiran:
• Agar UKM Puskesmas diterima oleh masyarakat dan sesuai dengan kebutuhan sasaran, maka rencana pela
memperhatikan hasil-hasil analisis kebutuhan dan harapan masyarakat dan/atau sasaran.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kajian kebutuhan Kepala Pelaksanaan kajian Hasil kajian kebutuhan


masyarakat (community Puskesmas, kebutuhan masyarakat.
health analysis) dilakukan. Penanggung masyarakat.
jawab UKM
Puskesmas,
pelaksana.

2. Kajian kebutuhan dan Kepala Pelaksanaan kajian Hasil kajian kebutuhan


harapan sasaran dilakukan Puskesmas, kebutuhan sasaran. dan harapan sasaran.
Penanggung
jawab, pelaksana.

67
3. Kepala Puskesmas, Kepala Analisis Hasil analisis kajian
Penanggung jawab Puskesmas, pembahasan hasil kebutuhan dan harapan
membahas hasil kajian Penanggung kajian. masayarakat dan
kebutuhan masyarakat, dan jawab UKM sasaran
hasil kajian kebutuhan dan Puskesmas,
harapan sasaran dalam pelaksana.
penyusunan RUK.

4. Kepala Puskesmas, Kepala Proses penyusunan RPK Puskesmas.


Penanggung jawab UKM Puskesmas, RPK dengan
Puskesmas membahas hasil Penanggung mempertimbangka
kajian kebutuhan jawab UKM n hasil kajian.
masyarakat, dan hasil Puskesmas,
kajian kebutuhan dan pelaksana.
harapan sasaran dalam
penyusunan RPK.

5. Jadwal pelaksanaan Jadwal pelaksanaan


kegiatan dilaksanakan kegiatan apakah sesuai
dengan memperhatikan dengan usulan
usulan masyarakat atau masyarakat/sasaran.
sasaran.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.2.3. Perencanaan kegiatan yang sedang dilaksanakan dapat direvisi bila perlu
kebijakan pemerintah dan/atau perubahan kebutuhan masyarakat atau sasaran, serta usulan-usulan perbaikan
jawab wajib memonitor pencapaian kegiatan, dan proses pelaksanaan serta mengambil langkah tindak lanju

Pokok Pikiran:
• Perubahan rencana kegiatan dimungkinkan apabila terjadi perubahan kebijakan pemerintah dan/atau perub
dan sasaran, maupun hasil monitoring dan pencapaian kinerja.
• Perubahan rencana kegiatan dapat memperhatikan usulan-usulan dari pelaksana, lintas program, dan lintas
• Revisi terhadap rencana harus dilakukan dengan alasan yang tepat sebagai upaya pencapaian yang optimal
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Hasil monitoring


UKM Puskesmas jawab UKM monitoring
melakukan monitoring Puskesmas.
pelaksanaan kegiatan.

68
2. Pelaksanaan monitoring Penanggung Pelaksanaan SOP monitoring, jadwal
dilakukan dengan prosedur jawab UKM monitoring. dan pelaksanaan
yang jelas. Puskesmas dan monitoring.
pelaksana.

3. Dilakukan pembahasan Kepala Pembahasan hasil SOP pembahasan hasil


terhadap hasil monitoring Puskesmas, monitoring. monitoring, bukti
oleh Kepala Puskesmas, Penanggung pembahasan,
Penanggung jawab UKM jawab UKM rekomendasi hasil
Puskesmas dan Pelaksana. Puskesmas, pembahasan.
pelaksana.

4. Dilakukan penyesuaian Kepala Tindak lanjut hasil Hasil penyesuaian


rencana kegiatan oleh Puskesmas, monitoring rencana.
Kepala Puskesmas, Penanggung disesuaikan dalam
Penanggung jawab UKM jawab UKM perencanaan
Puskesmas, lintas program Puskesmas, kegiatan.
dan lintas sektor terkait pelaksana.
berdasarkan hasil
monitoring, dan jika ada
perubahan yang perlu
dilakukan untuk
menyesuaikan dengan
kebutuhan dan harapan
masyarakat atau sasaran.

5. Pembahasan untuk Kepala Proses perubahan SOP perubahan rencana


perubahan rencana kegiatan Puskesmas, rencana kegiatan. kegiatan.
dilakukan berdasarkan Penanggung
prosedur yang jelas. jawab UKM
Puskesmas,
pelaksana.

6. Keseluruhan proses dan Dokumentasi hasil


hasil monitoring monitoring.
didokumentasikan.

7. Keseluruhan proses dan Dokumentasi proses


hasil pembahasan dan hasil pembahasan.
perubahan rencana kegiatan
didokumentasikan.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

69
Standar:
5.3. Pengorganisasian Upa
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, Penanggung jawab UKM Puskesmas dan pelaksana dipand
kewenangan yang jelas.

Kriteria:
5.3.1. Uraian tugas Penanggung jawab UKM Puskesmas, dan Pelaksana dit
Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Agar Penanggung jawab UKM Puskesmas dan Pelaksana dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab d
tujuan, perlu disusun uraian tugas yang jelas yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas.
• Uraian tugas meliputi tugas paling tidak berisi: tugas, tanggung jawab, dan kewenangan, dengan kejelasan
tugas integrasi.
• Uraian tugas harus dipahami oleh pengemban tugas.

70
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada uraian tugas Dokumen uraian tugas


Penanggung jawab UKM Penanggung jawab.
Puskesmas yang ditetapkan
oleh Kepala Puskesmas.

2. Ada uraian tugas Dokumen uraian tugas


Pelaksana yang ditetapkan pelaksana.
oleh Kepala Puskesmas.

3. Uraian tugas berisi Isi dokumen uraian


tugas, tanggung jawab, dan tugas.
kewenangan.

4. Uraian tugas meliputi Isi dokumen uraian


tugas pokok dan tugas tugas.
integrasi.

5. Uraian tugas Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


disosialisasikan kepada jawab dan sosialisasi uraian sosialisasi uraian tugas.
pengemban tugas pelaksana. tugas.

6. Dokumen uraian tugas Bukti pendistribusian


didistribusikan kepada uraian tugas.
pengemban tugas.

7. Uraian tugas Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


disosialisasikan kepada jawab UKM sosialisasi uraian sosialisasi urairan tugas
lintas program terkait. Puskesmas dan tugas. pada lintas program.
pelaksana, lintas
program.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.3.2. Penanggung jawab dan pelaksana UKM Puskesmas melaksanakan tugas
dengan uraian tugas.
Pokok Pikiran:
• Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sesuai uraian tugas akan menjamin pelaksanaan program sesuai den
hasil kinerja yang diharapkan.
• Pelaksanaan tugas sesuai dengan uraian tugas memberikan jaminan hukum bagi Penanggung jawab dan P
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian

71
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Kepala Monitoring Hasil monitoring


melakukan monitoring Puskesmas, pelaksanaan uraian pelaksanaan uraian
terhadap Penanggung Penanggung tugas. tugas.
jawab UKM Puskesmas jawab UKM
dalam melaksanakan tugas Puskesmas.
berdasarkan uraian tugas.

2. Penanggung jawab Penanggung Monitoring Hasil monitoring.


UKM Puskesmas jawab UKM pelaksanaan uraian
melakukan monitoring Puskesmas, tugas.
terhadap pelaksana dalam pelaksana
melaksanakan tugas program.
berdasarkan uraian tugas.

3. Jika terjadi Kepala Tindak lanjut hasil Bukti tindak lanjut.


penyimpangan terhadap Puskesmas. monitoring uraian
pelaksanaan uraian tugas tugas.
oleh Penanggung jawab
UKM Puskesmas, Kepala
Puskesmas melakukan
tindak lanjut terhadap hasil
monitoring.

4. Jika terjadi Penanggung Tindak lanjut hasil Bukti tindak lanjut.


penyimpangan terhadap jawab UKM monitoring uraian
pelaksanaan uraian tugas Puskesmas. tugas.
oleh pelaksana,
Penanggung jawab UKM
Puskesmas melakukan
tindak lanjut terhadap hasil
monitoring.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.3.3.Uraian tugas dikaji ulang secara reguler dan jika perlu dilakukan perubah
Pokok Pikiran:
• Untuk menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan/atau sasaran program serta perubah
Penanggung jawab dan Pelaksana perlu dikaji ulang secara periodik.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur
Dokumen di Puskesmas

72
1. Periode untuk SK Kepala Puskesmas
melakukan kajian ulang tentang kajian ulang
terhadap uraian tugas uraian tugas, SOP
ditetapkan oleh Kepala kajian ulang uraian
Puskesmas. tugas.

2. Dilaksanakan kajian Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


ulang terhadap uraian jawab UKM tinjauan ulang. kajian ulang dan Hasil
sesuai dengan waktu yang Puskesmas dan tinjauan ulang.
ditetapkan oleh penangung pelaksana.
jawab dan pelaksana.

3. Jika berdasarkan hasil Kepala Proses dan Uraian tugas yang


kajian perlu dilakukan Puskesmas, Pelaksanaan revisi direvisi.
perubahan terhadap uraian Penanggung uraian tugas.
tugas, maka dilakukan jawab UKM
revisi terhadap uraian Puskesmas, dan
tugas. pelaksana.

4. Perubahan uraian tugas Ketetapan hasil revisi


ditetapkan oleh Kepala uraian tugas.
Puskesmas berdasarkan
usulan dari Penanggung
jawab UKM Puskesmas
sesuai hasil kajian.

73
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
5.4. Komunikasi dan Koordinasi
Penanggung jawab UKM Puskesmas membina komunikasi dan tata hubungan kerja lintas program dan linta
dan pencapaian hasil yang optimal.

Kriteria:
5.4.1. Penanggung jawab UKM Puskesmas membina tata hubungan kerja d
lintas program, maupun lintas sektoral.
Pokok Pikiran:
• Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat hanya dilakukan oleh sektor kesehatan sendir
didukung oleh sektor di luar kesehatan, demikian juga pembangunan berwawasan kesehatan harus dipahami

• Pembinaan, komunikasi, dan koordinasi perlu ditetapkan dengan prosedur yang jelas, melalui mekanime lo
lintas program, dan lokakarya mini tribulan untuk lintas sektor, atau mekanisme koordinasi yang lain.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Kepala Identifikasi pihak Hasil identifikasi pihak


bersama dengan Puskesmas, terkait dalam UKM terkait dan peran
Penanggung jawab UKM Penanggung Puskesmas. masing-masing.
Puskesmas jawab UKM
mengidentifikasi pihak- Puskesmas.
pihak terkait baik lintas
program maupun lintas
sektor untuk berperan serta
aktif dalam pengelolaan
dan pelaksanaan UKM
Puskesmas.

2. Penanggung jawab Penanggung Identifkasi peran Uraian peran lintas


UKM Puskesmas bersama jawab UKM lintas program. program untuk tiap
dengan lintas program Puskesmas, lintas program Puskesmas.
mengidentifikasi peran program.
masing-masing lintas
program terkait.

74
3. Penanggung jawab Penanggung Identifkasi peran Uraian peran lintas
UKM Puskesmas bersama jawab UKM lintas sektor. sektor untuk tiap
dengan lintas sektor Puskesmas, lintas program Puskesmas.
mengidentifikasi peran sektor.
masing-masing lintas
sektor terkait.

4. Peran lintas program dan Kerangka acuan


lintas sektor program memuat peran
didokumentasikan dalam lintas program dan
kerangka acuan. lintas sektor.

5. Komunikasi lintas Lintas program, Pertemuan lintas Bukti pelaksanaan


program dan lintas sektor lintas sektor. program dan lintas pertemuan lintas
dilakukan melalui sektor. program dan lintas
pertemuan lintas program sektor.
dan pertemuan lintas
sektor.

75
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.4.2. Dilakukan komunikasi dan koordinasi yang jelas dalam pengelolaan UKM Puskesmas
Pokok Pikiran:
• Proses maupun hasil pengelolaan program dikomunikasikan oleh Penanggung jawab kepada pelaksana ser
sektor terkait agar ada kesamaan persepsi untuk efektivitas pelaksanaan program.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas SK Kepala Puskesmas


menetapkan kebijakan dan dan SOP tentang
prosedur komunikasi dan mekanisme komunikasi
koordinasi program. dan koordinasi
program.

2. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


UKM Puskesmas jawab UKM komunikasi lintas komunikasi lintas
melakukan komunikasi Puskesmas, lintas program dan lintas program dan lintas
kepada pelaksana, lintas program, lintas sektor. sektor.
program terkait, dan lintas sektor.
sektor terkait.

3. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


UKM Puskesmas dan jawab UKM koordinasi. koordinasi.
pelaksana melakukan Puskesmas,
koordinasi untuk tiap pelaksana
kegiatan dalam program, lintas
pelaksanaan UKM program, lintas
Puskesmas kepada lintas sektor.
program terkait, lintas
sektor terkait, dan sasaran.

4. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Hasil evaluasi, rencana


UKM Puskesmas jawab UKM evaluasi terhadap tindak lanjut, dan tindak
melakukan evaluasi Puskesmas. pelaksanaan lanjut terhadap
terhadap pelaksanaan koordinasi lintas pelaksanaan koordinasi
koordinasi dalam program dan lintas lintas program dan
pelaksanaan kegiatan. sektor. lintas sektor.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

76
Standar:
5.5. Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan
Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur dalam pelaksanaan UKM Puskesmas

Kriteria:
5.5.1. Peraturan, kebijakan, kerangka acuan, prosedur pengelolaan UKM Pus
pengelolaan dan pelaksanaan ditetapkan, dikendalikan dan didokumentasikan.

Pokok Pikiran:
• Agar pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas sesuai dengan tujuan dan pentahapan yang direncanak
peraturan, kebijakan, kerangka acuan, prosedur yang dijadikan sebagai acuan.
• Peraturan perundangan dan pedoman-pedoman sebagai dokumen eksternal yang digunakan sebagai acuan
dan prosedur yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas harus didokumentasikan.
• Format-format dokumen yang digunakan dalam pengelolaan UKM Puskesmas harus ditetapkan.
• Kegiatan pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas harus dicatat. Catatan hasil pengelolaan dan pelak
harus dikendalikan.
• Pengendalian dokumen meliputi: penomoran, tanggal terbit, catatan tentang revisi, pemberlakuan, dan tand
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas SK Kepala Puskesmas


menetapkan peraturan, tentang peraturan,
kebijakan, dan prosedur kebijakan, dan
yang menjadi acuan prosedur-prosedur yang
pengelolaan dan digunakan sebagai
pelaksanaan UKM acuan dalam
Puskesmas. pengelolaan dan
pelaksanaan UKM

77
2. Peraturan, kebijakan, Panduan Pengendalian
prosedur, dan format- dokumen Kebijakan dan
format dokumen yang SOP.
digunakan dikendalikan.

3. Peraturan perundangan SOP Pengendalian


dan pedoman-pedoman dokumen eksternal dan
yang menjadi acuan pelaksanaan
dikendalikan sebagai pengendalian dokumen
dokumen eksternal. eskternal.

4. Catatan atau rekaman SOP dan bukti


yang merupakan hasil Penyimpanan dan
pelaksanaan kegiatan pengendalian arsip
disimpan dan dikendalikan. perencanaan dan
penyelenggaraan UKM
Puskesmas.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.5.2. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur evaluasi kepatuh
kerangka acuan, prosedur dalam pengelolaan dan pelaksanaan Upaya Puskesmas.

Pokok Pikiran:
• Agar sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dicapai dengan optimal, maka pengelola dan pelaksana perlu
yang telah ditetapkan.
• Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku perlu dimonitor dan dievaluasi sesuai dengan kebutuhan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Kepala Monitoring SK Kepala Puskesmas


menetapkan kebijakan Puskesmas. pengelolaan dan tentang monitoring
monitoring kesesuaian pelaksanaan UKM pengelolaan dan
pengelolaan dan Puskesmas sesuai pelaksanaan UKM
pelaksanaan UKM kerangka acuan, Puskesmas. Hasil
Puskesmas terhadap rencana dan monitoring pengelolaan
peraturan, pedoman, prosedur. dan pelaksanaan UKM
kerangka acuan, rencana Puskesmas.
kegiatan, dan prosedur
pelaksanaan kegiatan.

78
2. Kepala Puskesmas SOP monitoring, jadwal
menetapkan prosedur dan pelaksanaan
monitoring. monitoring.

3. Penanggung jawab Penanggung Pemahaman


UKM Puskesmas jawab UKM terhadap kebijakan
memahami kebijakan dan Puskesmas. dan prosedur
prosedur monitoring. monitoring.

4. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Hasil monitoring.


UKM Puskesmas jawab UKM monitoring.
melaksanakan monitoring Puskesmas dan
sesuai dengan ketentuan pelaksana.
yang berlaku.

5. Kebijakan dan prosedur Kepala Evaluasi terhadap Hasil evaluasi terhadap


monitoring dievaluasi Puskesmas. kebijakan dan kebijakan dan prosedur
setiap tahun. prosedur monitoring.
monitoring.

79
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.5.3. Kepala Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur evaluasi kinerja
dilaksanakan oleh Penanggung jawab.
Pokok Pikiran:
• Agar sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan tercapai secara optimal, maka kepala Puskesmas dan Penang
Puskesmas perlu melakukan evaluasi kinerja
• Ketentuan yang berupa kebijakan dan prosedur penilaian kinerja perlu ditetapkan untuk memperlancar keg
tiap UKM Puskesmas

80
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas SK evaluasi kinerja


menetapkan kebijakan UKM
evaluasi kinerja tiap UKM
Puskesmas.

2. Kepala Puskesmas SOP evaluasi kinerja.


menetapkan prosedur
evaluasi kinerja.

3. Penanggung jawab Penanggung Pemahaman


UKM Puskesmas jawab UKM terhadap kebijakan
memahami kebijakan dan Puskesmas. dan prosedur
prosedur evaluasi kinerja. evaluasi kinerja.

4. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan SOP evaluasi kinerja,


UKM Puskesmas jawab UKM evaluasi kinerja. hasil evaluasi.
melaksanakan evaluasi Puskesmas.
kinerja secara periodik
sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.

5. Kebijakan dan prosedur Hasil evaluasi terhadap


evaluasi terhadap UKM kebijakan dan prosedur
Puskesmas tersebut evaluasi UKM
dievaluasi setiap tahun. Puskesmas.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
5.6. Akuntabilitas pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas
Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas menunjukkan akuntabiltas dalam pengelolaan d
Kriteria:
5.6.1. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan
Puskesmas secara periodik
Pokok Pikiran:
• Monitoring dalam proses pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas perlu dilakukan secara periodik o
Penanggung jawab UKM Puskesmas untuk menjaga agar pelaksanaan kegiatan sesuai dengan kerangka acu
dan mencapai sasaran dan target yang ditetapkan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

81
1. Kepala Puskesmas dan Kepala Pelaksanaan SOP monitoring
Penanggung jawab UKM Puskesmas, monitoring. kesesuaian proses
Puskesmas melakukan Penanggung pelaksanaan program
monitoring sesuai dengan jawab UKM kegiatan UKM. Bukti
prosedur yang ditetapkan. Puskesmas. pelaksanaan monitoring

2. Hasil monitoring Kepala Hasil dan tindak Hasil monitoring,


ditindaklanjuti untuk Puskesmas, lanjut hasil rencana tindak lanjut
perbaikan dalam Penanggung monitoring. dan bukti tindak lanjut
pengelolaan dan jawab UKM hasil monitoring.
pelaksanaan kegiatan. Puskesmas.

3. Hasil monitoring dan Dokumentasi hasil


tindak lanjut perbaikan monitoring dan tindak
didokumentasikan. lanjut.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.6.2. Penanggung jawab UKM Puskesmas menunjukkan akuntabilitas dalam
UKM Puskesmas, dan memberikan pengarahan kepada pelaksana sesuai dengan tata nilai, visi, misi, dan tu

Pokok Pikiran:
• Akuntabilitas merupakan bentuk tanggung jawab Penanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan, sesuai
disusun.
• Akuntabilitas ditunjukkan dalam pencapaian kinerja dengan menggunakan indikator-indikator yang telah d
Kinerja Puskesmas (PKP). Penanggung jawab mempunyai kewajiban untuk mempertanggung jawabkan pen
Kepala Puskesmas dan melakukan tindak lanjut untuk perbaikan.

• Penanggungjawab UKM Puskesmas mempunyai kewajiban untuk memberikan arahan pada pelaksana untu
program.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Penanggung jawab Pelaksana. Arahan tentang Bukti pelaksanaan


UKM Puskesmas pelaksanaan pengarahan kepada
memberikan arahan kepada kegiatan UKM . pelaksana.
pelaksana untuk
pelaksanaan kegiatan.

2. Penanggung jawab Penanggung Kajian pencapaian Bukti pelaksanaan


UKM Puskesmas jawab UKM kinerja. kajian.
melakukan kajian secara Puskesmas,
periodik terhadap pelaksana.
pencapaian kinerja.

82
3. Penanggung jawab Penanggung Tindak lanjut hasil Bukti pelaksanaan
UKM Puskesmas bersama jawab UKM penilaian kinerja. tindak lanjut.
pelaksana melakukan Puskesmas dan
tindak lanjut terhadap hasil pelaksana.
penilaian kinerja.

4. Hasil kajian dan tindak Dokumentasi hasil


lanjut didokumentasikan kajian dan pelaksanaan
dan dilaporkan kepada tindak lanjut.
Kepala Puskesmas.

5. Dilakukan pertemuan Penanggung Pembahasan hasil Bukti pelaksanaan


untuk membahas hasil jawab UKM penilaian kinerja. pertemuan penilaian
penilaian kinerja bersama Puskesmas, kinerja.
dengan Kepala Puskesmas. pelaksana.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.6.3. Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan
secara periodik
Pokok Pikiran:
• Kepala Puskesmas bersama Penanggung jawab UKM Puskesmas perlu melakukan penilaian terhadap penc
periodik, paling sedikit dua kali setahun.
• Penilaian kinerja dimaksudkan untuk menunjukkan akuntabilitas dalam pengelolaan dan pelaksanaan UKM
perbaikan jika hasil penilaian kinerja tidak mencapai target yang diharapkan.
• Penilaian tersebut dilakukan dalam rapat Kepala Puskesmas bersama dengan Penanggung jawab UKM Pus
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas dan Kepala Penilaian kinerja. Hasil penilaian kinerja.


Penanggung jawab UKM Puskesmas,
Puskesmas melakukan Penanggung
penilaian kinerja sesuai jawab UKM
dengan kebijakan dan Puskesmas.
prosedur penilaian kinerja.

2. Dilaksanakan pertemuan Kepala Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


penilaian kinerja paling Puskesmas, pertemuan pertemuan penilaian
sedikit dua kali setahun. Penanggung penilaian kinerja. kinerja paling sedikit
jawab UKM dua kali setahun
Puskesmas.

83
3. Hasil penilaian kinerja Bukti tindak lanjut,
ditindaklanjuti, laporan ke Dinas
didokumentasikan, dan Kesehatan
dilaporkan. Kabupaten/Kota.

84
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
5.7. Hak dan kewajiban sasaran
Ada kejelasan hak dan kewajiban sasaran

Kriteria:
5.7.1. Hak dan kewajiban sasaran ditetapkan dan disosialisasikan kepada sasara
terkait, dan dilaksanakan dalam pelaksanaan UKM Puskesmas.

Pokok Pikiran:
• Upaya Kesehatan Masyarakat dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat m
yang berfokus pada kebutuhan masyarakat pada umumnya, dan sasaran pada khususnya.
• Hak dan kewajiban sasaran harus ditetapkan, dan menjadi pertimbangan dalam pengelolaan dan pelaksan
sehingga terwujud proses pemberdayaan masyarakat sesuai dengan tujuan Puskesmas.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas SK hak dan kewajiban


menetapkan hak dan sasaran.
kewajiban sasaran sesuai
dengan kerangka acuan.

2. Hak dan kewajiban Sasaran, Sosialisasi hak dan Bukti sosialisasi hak
sasaran dikomunikasikan pelaksana, lintas kewajiban sasaran. dan kewajiban sasaran.
kepada sasaran, pelaksana, program, lintas
lintas program dan lintas sektor.
sektor terkait.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
5.7.2. Ada aturan yang jelas yang mengatur perilaku Penanggung jawab UKM
dalam proses pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan. Aturan tersebut mencerminkan tata nilai, visi, misi, dan
tujuan dari masing-masing UKM Puskesmas.

Pokok Pikiran:
• Perlu disusun aturan yang mengatur perilaku Penanggung jawab UKM Puskesmas dan Pelaksana yang ses
misi, tujuan Puskesmas, serta tujuan dari masing-masing UKM Puskesmas.

• Adanya aturan tersebut akan mengarahkan Penanggung jawab dan Pelaksana dalam memberikan pelayanan
• Aturan tersebut merupakan bagian dari peraturan internal Puskesmas

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian

85
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Kepala Aturan, tata nilai, SK aturan, tata nilai,


menentukan aturan, tata Puskesmas, budaya dalam budaya dalam
nilai dan budaya dalam Penanggung pelaksanaan UKM pelaksanaan UKM
pelaksanaan UKM jawab UKM Puskesmas. Puskesmas (Kebijakan
Puskesmas yang disepakati Puskesmas. ini sebaiknya masuk
bersama dengan dalam peraturan internal
Penanggung jawab UKM yang ada pada Bab2
Puskesmas dan Pelaksana. kriteria 2.4.2

2. Penanggung jawab Penanggung Pemahaman


UKM Puskesmas dan jawab UKM terhadap aturan,
Pelaksana memahami Puskesmas dan tata nilai, dan
aturan tersebut. pelaksana. budaya dalam
penyelenggaraan
UKM Puskesmas.

3. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan


UKM Puskesmas dan jawab UKM aturan, tata nilai,
Pelaksana melaksanakan Puskesmas dan dan budaya dalam
aturan tersebut. pelaksana. penyelenggaraan
UKM Puskesmas.

4. Penanggung jawab Penanggung Tindak lanjut jika Bukti tindak lanjut.


UKM Puskesmas jawab UKM pelaksanaan tidak
melakukan tindak lanjut Puskesmas dan sesuai dengan
jika pelaksana melakukan pelaksana. aturan, tata nilai,
tindakan yang tidak sesuai dan budaya.
dengan aturan tersebut.

86
Kesehatan Masyarakat

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

Puskesmas
siensi kegiatan pelaksanaan UKM Puskesmas sejalan

ersyaratan yang ditetapkan dan melakukan


ai.

esmas yang menjadi tanggung jawabnya, agar upaya


ggung jawab harus memenuhi persyaratan yang
sanaan UKM Puskesmas.

ndidikan yang dipersyaratkan sebagai Penanggung


Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Pedoman
penyelenggaraan UKM
Puskesmas. 0

10

10

10

87
0

10

88
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ksana yang baru ditugaskan di Puskesmas harus


kok dan tanggung jawab.

ugaskan agar dapat memahami apa yang menjadi


erkaitan dengan keseluruhan tugas pokok dan fungsi

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

89
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

Puskesmas menetapkan tujuan dan tata nilai dalam


ait dan kepada sasaran

kebutuhan dan harapan sasaran, maka Kepala

rsama oleh Kepala Puskesmas, Penanggung jawab,

lintas program dan lintas sektor terkait agar mereka


or terkait yang ikut berperan dalam penyelenggaraan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

≥ 80% terpenuhi

90
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ng jawab terhadap pencapaian tujuan, pencapaian


asi yang efektif.

han dan dukungan bagi pelaksana dalam


binaan, pendampingan, pertemuan-pertemuan,

hasilan pencapaian kinerja antara lain melalui forum

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

91
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

akan minimalisasi risiko pelaksanaan kegiatan

gan. Risiko terhadap lingkungan perlu diidentifikasi


gahan dan/atau minimalisasi risiko pelaksanaan

seperti kebisingan, suhu, kelembaban, pencahayaan,

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

92
0

10

10

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

93
tasi pemberdayaan masyarakat dan sasaran mulai

litasi pembangunan yang berwawasan kesehatan


tersebut tercermin dalam perencanaan dan

ri, keterlibatan dalam perencanaan kegiatan,

, dapat dilakukan komunikasi dengan berbagai


pertemuan yang dilakukan dengan melibatkan peran
dengan kebijakan, kerangka acuan, dan prosedur
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

94
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi

Perencanaan Kegiatan UKM Puskesmas


s dan mengacu pada pedoman untuk memenuhi

skesmas terintegrasi dengan rencana pelaksanaan


gan indikator kinerja yang jelas, dan mencerminkan

i tujuan, perlu disusun rencana terintegrasi dengan

anaan Puskesmas, yaitu penyusunan Rencana


Kegiatan (RPK) untuk tahun berjalan.
musrenbang kecamatan.
serta swasta, dan swadaya masyarakat
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

95
0

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
< 20% tidak terpenuhi

Puskesmas disusun berdasarkan kebutuhan sasaran

ran, maka rencana pelaksanaan kegiatan perlu


ran.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

96
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

dapat direvisi bila perlu, sesuai dengan perubahan


sulan-usulan perbaikan yang rasional. Penanggung
bil langkah tindak lanjut untuk perbaikan.

merintah dan/atau perubahan kebutuhan masyarakat

tas program, dan lintas sektor terkait.


ncapaian yang optimal dari kinerja.
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

97
0

10

10

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

98
. Pengorganisasian Upaya Kesehatan Masyarakat
s dan pelaksana dipandu dengan uraian tugas dan

mas, dan Pelaksana ditetapkan oleh Kepala

s dan tanggung jawab dengan baik dalam mencapai


.
ngan, dengan kejelasan tentang tugas pokok dan

99
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10
0

10
0

10
0

10
0

10

10

≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

mas melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai

aan program sesuai dengan pedoman dan mencapai

enanggung jawab dan Pelaksana.


Dokumen
Skor

100
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

erlu dilakukan perubahan

n program serta perubahan regulasi, uraian tugas

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

101
0

10

10

10

10

102
≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


AN
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

lintas program dan lintas sektor untuk pelaksanaan

a tata hubungan kerja dengan pihak terkait baik

sektor kesehatan sendiri, program kesehatan perlu


sehatan harus dipahami oleh sektor terkait.

s, melalui mekanime lokakarya mini bulanan untuk


dinasi yang lain.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Pedoman
penyelenggaraan UKM
Puskesmas.

10

10

103
0

10

10

10

104
≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

olaan UKM Puskesmas

b kepada pelaksana serta lintas program dan lintas

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


AN
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

105
skesmas

pengelolaan UKM Puskesmas yang menjadi acuan

ahapan yang direncanakan, maka harus jelas

gunakan sebagai acuan, kebijakan, kerangka acuan


s ditetapkan.
l pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas

pemberlakuan, dan tanda tangan Kepala Puskesmas.


Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

106
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

osedur evaluasi kepatuhan terhadap peraturan,

ola dan pelaksana perlu mematuhi segala ketentuan

engan kebutuhan.
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

107
0

10

10

10

10

108
≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

osedur evaluasi kinerja UKM Puskesmas yang

Puskesmas dan Penanggung jawab UKM

ntuk memperlancar kegiatan penilaian kinerja tiap-

109
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10
0

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

Puskesmas
as dalam pengelolaan dan pelaksanaan program

Puskesmas melakukan monitoring terhadap UKM

kukan secara periodik oleh Kepala Puskesmas dan


ai dengan kerangka acuan dan rencana yang disusun,

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

110
0

10

10

10
≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

an akuntabilitas dalam mengelola dan melaksanakan


nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas.

anakan kegiatan, sesuai dengan rencana yang


r-indikator yang telah ditetapkan dalam Penilaian
tanggung jawabkan pencapaian kinerja kepada

han pada pelaksana untuk menjamin keberhasilan


Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

111
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

Puskesmas melakukan pertemuan penilaian kinerja

penilaian terhadap pencapaian kinerja secara

n dan pelaksanaan UKM Puskesmas, dan melakukan

ggung jawab UKM Puskesmas dan Pelaksana.


Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

112
0

10

113
≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

alisasikan kepada sasaran serta semua pihak yang

kesehatan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan


nya.
ngelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas,
s.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10
≥ 80% terpenuhi

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

nanggung jawab UKM Puskesmas dan Pelaksana


ata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas serta

dan Pelaksana yang sesuai dengan tata nilai, visi,

memberikan pelayanan kepada sasaran.

Dokumen
Skor

114
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

115
Bab VI. Sasaran Kinerja Upaya Kesehatan Masyarakat

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
6.1. Perbaikan kinerja masing-masing UKM Puskesmas konsisten den
dan tujuan Puskesmas, dipahami dan dilaksanakan oleh Kepala Puskesmas, Penanggung jawab UKM Puskesm
ditunjukkan dalam sikap kepemimpinan.
Kriteria:
6.1.1. Kepala Puskesmas, Penanggung jawab UKM Puskesmas dan Pelak
dalam membudayakan perbaikan kinerja secara berkesinambungan, konsisten dengan tata nilai, visi, misi, da

Pokok Pikiran:
• Peningkatan mutu dan kinerja memerlukan peran serta aktif baik Kepala Puskemas, Penanggung jawab UKM
dan pihak-pihak terkait, sehingga perencanaan dan pelaksanaan perbaikan mutu dapat terwujud dan memberik
sasaran.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada komitmen Kepala Kepala Proses Bukti adanya komitmen


Puskesmas, Penanggung Puskesmas, penggalangan bersama untuk
jawab UKM Puskesmas Penanggung komitmen. meningkatkan kinerja
dan Pelaksana untuk jawab UKM (bukti-bukti proses
meningkatkan kinerja Puskesmas, pertemuan, maupun
pengelolaan dan pelaksana. dokumen lain yang
pelaksanaan kegiatan membuktikan adanya
UKM Puskesmas secara kegiatan penggalangan
berkesinambungan. komitmen).

2. Kepala Puskesmas SK Kepala Puskesmas


menetapkan kebijakan tentang peningkatan
peningkatan kinerja dalam kinerja.
pengelolaan dan
pelaksanaan UKM
Puskesmas.

3. Kepala Puskesmas SK Kepala Puskesmas


menetapkan tata nilai tentang tata nilai dalam
dalam pengelolaan dan pengelolaan dan
pelaksanaan kegiatan. pelaksanaan kegiatan.

74
4. Penanggung jawab Penanggung Pemahaman
UKM Puskesmas dan jawab UKM terhadap
Pelaksana memahami Puskesmas dan kebijakan dan tata
upaya perbaikan kinerja pelaksana. nilai.
dan tata nilai yang berlaku
dalam pelaksanaan
kegiatan UKM Puskesmas.

5. Penanggung jawab Penanggung Proses Rencana perbaikan


UKM Puskesmas jawab UKM penyusunan kinerja, dan tindak
menyusun rencana Puskesmas dan rencana lanjut.
perbaikan kinerja yang pelaksana. perbaikan kinerja.
merupakan bagian
terintegrasi dari
perencanaan mutu
Puskesmas.

6. Penanggung jawab Pelaksana, lintas Kesempatan Bukti-bukti inovasi


UKM Puskesmas program, lintas untuk program kegiatan UKM
memberikan peluang sektor. menyampaikan (melalui proses
inovasi kepada pelaksana, pendapat inovatif PDSA/PDCA) atas
lintas program, dan lintas untuk perbaikan masukan pelaksana,
sektor terkait untuk program kegiatan lintas program, lintas
perbaikan kinerja UKM. sektor.
pengelolaan dan
pelaksanaan UKM
Puskesmas.

75
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
6.1.2. Penanggung jawab UKM Puskesmas melaksanakan perbaikan kinerja secara berkes
dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan

Pokok Pikiran:
• Upaya perbaikan kinerja perlu dievaluasi apakah mencapai target dari indikator-indikator yang ditetapkan.
disampaikan kepada Kepala Puskesmas dan Penanggung jawab Manajemen Mutu
• Dalam menyusun dan menetapkan indikator digunakan acuan yang jelas, yaitu: Standar Pelayanan Minimal
Kebijakan/Pedoman dari Kementerian Kesehatan, Kebijakan/Pedoman dari Dinas Kesehatan Provinsi, Kebija
Kesehatan Kabupaten/Kota.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Bukti pertemuan


UKM Puskesmas bersama jawab UKM pertemuan pembahasan kinerja dan
pelaksana melakukan Puskesmas dan pembahasan upaya perbaikan.
pertemuan membahas pelaksana. kinerja dan upaya
kinerja dan upaya perbaikan.
perbaikan yang perlu
dilakukan.

2. Penilaian kinerja Penanggung Indikator yang Indikator penilaian


dilakukan berdasarkan jawab UKM digunakan untuk kinerja dan hasil-
indikator-indikator kinerja Puskesmas dan penilaian kinerja, hasilnya.
yang ditetapkan untuk pelaksana. dan acuan yang
masing-masing UKM digunakan.
Puskesmas mengacu
kepada Standar Pelayanan
Minimal Kabupaten/Kota,
dan Kebijakan Dinas
Kesehatan
Kabupaten/Kota.

3. Penanggung jawab Penanggung Komitmen dalam Bukti komitmen untuk


UKM Puskesmas dan jawab UKM meningkatan meningkatkan kinerja
Pelaksana menunjukkan Puskesmas dan kinerja dan wujud secara
komitmen untuk pelaksana. kegiatan. berkesinambungan.
meningkatkan kinerja
secara berkesinambungan.

76
4. Penanggung jawab Penanggung Proses Rencana perbaikan
UKM Puskesmas bersama jawab UKM penyusunan kinerja berdasarkan hasil
dengan Pelaksana Puskesmas dan rencana monitoring.
menyusun rencana pelaksana. perbaikan kinerja.
perbaikan kinerja
berdasarkan hasil
monitoring dan penilaian
kinerja.

5. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


UKM Puskesmas bersama jawab UKM perbaikan kinerja. perbaikan kinerja.
dengan pelaksana Puskesmas dan
melakukan perbaikan pelaksana.
kinerja secara
berkesinambungan.

77
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
6.1.3. Penanggung jawab UKM Puskesmas dan Pelaksana bertanggung jawab dan menunju
dalam memperbaiki kinerja dengan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada sasaran.
Pokok Pikiran:
• Sesuai dengan prinsip perbaikan mutu dan kinerja yang berfokus pada pelanggan, maka semua pihak dihara
dalam upaya perbaikan kinerja. Kegiatan pemberdayaan pihak terkait tidak hanya terbatas pada pelaksanaan
Puskesmas, tetapi juga terhadap upaya perbaikan mutu. Pihak terkait dapat dilibatkan dalam memberikan ma
diperoleh dari survei, maupun keterlibatan langsung dalam pertemuan-pertemuan yang dilakukan dalam upay
ikut berperan dalam pelaksanaan kegiatan perbaikan kinerja.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Keterlibatan lintas Lintas program, Keterlibatan Bukti pelaksanaan


program dan lintas sektor lintas sektor. dalam pertemuan pertemuan monitoring
terkait dalam pertemuan monitoring dan dan evaluasi kinerja
monitoring dan evaluasi evaluasi kinerja. yang melibatkan lintas
kinerja. program dan lintas
terkait.

2. Lintas program dan Kepala Saran-saran Bukti-bukti saran


lintas sektor terkait Puskesmas, inovatif lintas inovatif dari lintas
memberikan saran-saran Penanggung program dan program dan lintas
inovatif untuk perbaikan jawab UKM lintas sektor, dan sektor.
kinerja. Puskesmas, proses
pelaksana. menyampaikan
saran.

3. Lintas program dan Lintas program, Keterlibatan Bukti keterlibatan dalam


lintas sektor terkait lintas sektor. dalam penyusunan rencana
berperan aktif dalam penyusunan perbaikan kinerja.
penyusunan rencana rencana
perbaikan kinerja. perbaikan kinerja.

4. Lintas program dan Lintas program, Keterlibatan Bukti-bukti keterlibatan


lintas sektor terkait lintas sektor. dalam dalam pelaksanaan
berperan aktif dalam pelaksanaan perbaikan kinerja.
pelaksanaan perbaikan perbaikan kinerja.
kinerja.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

78
Kriteria:
6.1.4. Ada upaya memberdayakan sasaran untuk berperan serta dalam memperbaiki kinerja

Pokok Pikiran:
• Sesuai dengan prinsip perbaikan mutu dan kinerja yang berfokus pada pelanggan, maka sasaran dan masyar
serta dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja. Kegiatan pemberdayaan pengguna dan masyarakat tidak hany
pelaksanaan UKM Puskesmas, tetapi juga terhadap upaya perbaikan mutu. Masyarakat dapat dilibatkan dalam
yang diperoleh dari survei, maupun keterlibatan langsung dalam pertemuan-pertemuan yang dilakukan dalam
dan kinerja
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan survei untuk Kepala Proses Panduan dan instrumen


memperoleh masukan dari Puskesmas, pelaksanaan survei, bukti
tokoh masyarakat, lembaga Penanggung survei, metode, pelaksanaan survei
swadaya masyarakat jawab UKM analisis, hasil- untuk memperoleh
dan/atau sasaran dalam Puskesmas, hasil yang masukan dari tokoh
upaya untuk perbaikan pelaksana. diperoleh. masyarakat, LSM,
kinerja. dan/atau sasaran.

2. Dilakukan pertemuan Tokoh Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


bersama dengan tokoh masyarakat, pertemuan untuk pertemuan dengan tokoh
masyarakat, lembaga LSM, sasaran memberikan masyarakat, LSM,
swadaya masyarakat kegiatan UKM. masukan untuk sasaran kegiatan UKM
dan/atau sasaran untuk perbaikan kinerja. untuk memperoleh
memberikan masukan masukan.
perbaikan kinerja.

3. Ada keterlibatan tokoh Tokoh Keterlibatan Bukti keterlibatan dalam


masyarakat, lembaga masyarakat, dalam penyusunan rencana
swadaya masyarakat LSM, sasaran penyusunan perbaikan kinerja,
dan/atau sasaran dalam kegiatan UKM. rencana rencana (plan of action)
perencanaan perbaikan perbaikan kinerja. perbaikan program
kinerja. kegiatan UKM.

4. Ada keterlibatan tokoh Tokoh Keterlibatan Bukti keterlibatan dalam


masyarakat, lembaga masyarakat, dalam pelaksanaan perbaikan
swadaya masyarakat LSM, sasaran pelaksanaan kinerja.
dan/atau sasaran dalam kegiatan UKM. perbaikan kinerja.
pelaksanaan kegiatan
perbaikan kinerja.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
6.1.5.Kegiatan perbaikan kinerja masing-masing UKM Puskesmas didokumentasikan
Pokok Pikiran:

79
• Seluruh rangkaian kegiatan perbaikan kinerja mulai dari monitoring dan penilaian kinerja, analisis kinerja, p
perbaikan, pelaksanaan perbaikan dan evaluasi terhadap kegiatan perbaikan kinerja perlu didokumentasikan u
kesinambungan proses perbaikan kinerja dan merupakan sarana pembelajaran bagi Penanggung jawab, pelaks
lintas sektor terkait.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas SK Kepala Puskesmas,


menetapkan kebijakan dan SOP pendokumentasian
prosedur kegiatan perbaikan
pendokumentasian kinerja.
kegiatan perbaikan kinerja.

2. Kegiatan perbaikan Dokumentasi kegiatan


kinerja didokumentasikan perbaikan kinerja.
sesuai prosedur yang
ditetapkan.

3. Kegiatan perbaikan Lintas program, Sosialisasi Bukti sosialisasi


kinerja disosialisasikan lintas sektor. kegiatan kegiatan perbaikan
kepada pelaksana, lintas perbaikan kinerja. kinerja ke lintas program
program dan lintas sektor dan lintas sektor.
terkait.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
6.1.6. Puskesmas melakukan kaji banding (benchmarking) dengan Puskesmas lain tentang ki
Pokok Pikiran:
• Bila dimungkinkan kegiatan kaji banding pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas dengan Puskesma
banding merupakan kesempatan untuk belajar dari pengelolaan dan pelaksanaan UKM Puskesmas di Puskesm
memberi manfaat bagi kedua belah pihak untuk perbaikan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas Kepala Rencana dan Rencana kaji banding


bersama dengan Puskesmas, pelaksanaan kaji pelaksanaan UKM
Penanggung jawab UKM Penanggung banding. Puskesmas.
Puskesmas menyusun jawab UKM
rencana kaji banding. Puskesmas,
pelaksana.

80
2. Kepala Puskesmas Kepala Proses Instrumen kaji banding.
bersama dengan Puskesmas, penyusunan
Penanggung jawab UKM Penanggung instrumen kaji
Puskesmas dan Pelaksana jawab UKM banding.
menyusun instrumen kaji Puskesmas,
banding. pelaksana.

3. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Laporan pelaksanaan


UKM Puskesmas bersama jawab UKM kegiatan kaji kaji banding.
dengan Pelaksana Puskesmas dan banding.
melakukan kegiatan kaji pelaksana.
banding.

4. Penanggung jawab Penanggung Identifikasi Rencana perbaikan


UKM Puskesmas bersama jawab dan peluang pelaksanaan program
dengan Pelaksana pelaksana. perbaikan, dan kegiatan UKM berdasar
mengidentifikasi peluang proses hasil kaji banding.
perbaikan berdasarkan perencanaan
hasil kaji banding yang perbaikan.
dituangkan dalam rencana
perbaikan kinerja.

5. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Laporan pelaksanaan


UKM Puskesmas bersama jawab dan perbaikan kinerja perbaikan.
dengan Pelaksana pelaksana. berdasarkan hasil
melakukan perbaikan kaji banding.
kinerja.

6. Penanggung jawab Penanggung Evaluasi kegiatan Hasil evaluasi kegiatan


UKM Puskesmas jawab UKM kaji banding. kaji banding.
melakukan evaluasi Puskesmas dan
kegiatan kaji banding. pelaksana.

7. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Hasil evaluasi perbaikan


UKM Puskesmas jawab UKM evaluasi kinerja sesudah kegiatan
melakukan evaluasi Puskesmas dan perbaikan kinerja kaji banding.
terhadap perbaikan kinerja pelaksana. sesudah kegiatan
setelah dilakukan kaji kaji banding.
banding.

81
n Masyarakat

≥ 80% terpenuhi
IAN 20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
Puskesmas konsisten dengan tata nilai, visi, misi
ung jawab UKM Puskesmas dan Pelaksana yang

KM Puskesmas dan Pelaksana, bertanggung jawab


n tata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas

Penanggung jawab UKM Puskesmas, Pelaksana


t terwujud dan memberikan kepuasan pada

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10
0

10

82
0

10

10

10

83
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
kan kinerja secara berkesinambungan, tercermin

ikator yang ditetapkan. Hasil penilaian kinerja

ndar Pelayanan Minimal Kabupaten/Kota,


sehatan Provinsi, Kebijakan/Pedoman dari Dinas

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

84
0

10

10

85
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
gung jawab dan menunjukkan peran serta mereka
saran.

maka semua pihak diharapkan berperan serta


rbatas pada pelaksanaan kegiatan UKM
n dalam memberikan masukan, ide-ide yang
g dilakukan dalam upaya perbaikan kinerja, dan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

86
am memperbaiki kinerja.

maka sasaran dan masyarakat diharapkan berperan


n masyarakat tidak hanya terbatas pada kegiatan
at dapat dilibatkan dalam memberikan masukan
n yang dilakukan dalam upaya perbaikan mutu

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
didokumentasikan

87
inerja, analisis kinerja, penyusunan rencana
erlu didokumentasikan untuk menunjukkan
enanggung jawab, pelaksana, lintas program dan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
uskesmas lain tentang kinerja UKM Puskesmas.

esmas dengan Puskesmas lain. Kegiatan kaji


M Puskesmas di Puskesmas yang lain, dan akan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

88
0

10

10

10

10
0

10
0

10

89
Bab VII. Layanan Klinis yang Berorientasi Pasien (LK

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.1. Proses Pendaftaran Pasien.
Proses pendaftaran pasien memenuhi kebutuhan pelanggan dan didukung oleh sarana dan lingkunga

Kriteria :
7.1.1. Prosedur pendaftaran dilaksanakan dengan efektif dan efisien denga
pelanggan
Pokok Pikiran:
• Kebutuhan pasien perlu diperhatikan, diupayakan dan dipenuhi sesuai dengan misi dan sumber day
Keterangan yang didapat tentang kebutuhan pasien dapat diperoleh pada saat pendaftaran. Jika kebut
maka dapat dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi. Keselamatan pasien dan petug
pertama pasien kontak dengan Puskesmas, dengan demikian prosedur pendaftaran sudah mencermin
pasien, terutama dalam identifikasi pasien.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia prosedur SOP pendaftaran


pendaftaran.

2. Tersedia bagan alur Bagan alur pendaftaran


pendaftaran.

3. Petugas mengetahui dan Petugas Pemahaman SOP pendaftaran


mengikuti prosedur pendaftaran prosedur,
tersebut. pelaksanaan
prosedur

4. Pelanggan mengetahui Pasien Pemahaman alur


dan mengikuti alur yang pendaftaran
ditetapkan.

82
5. Terdapat cara Petugas Pelaksanaan survei SOP untuk menilai
mengetahui bahwa pendaftaran pelanggan atau kepuasan pelanggan,
pelanggan puas terhadap mekanisme lain form survei pasien
proses pendaftaran. (misalnya kotak
saran, sms, dsb)
untuk mengetahui
kepuasan
pelanggan, hasil
survei pelanggan

6. Terdapat tindak lanjut Hasil survei dan tindak


jika pelanggan tidak puas lanjut survei

7. Keselamatan pelanggan Petugas Pelaksanaan SOP identifikasi pasien


terjamin di tempat pendaftaran pendaftaran yang
pendaftaran. menunjukkan
upaya menjamin
keselamatan/
mencegah
terjadinya
kesalahan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.1.2. Informasi tentang pendaftaran tersedia dan terdokumentasi pada w

Pokok Pikiran:
• Pasien membutuhkan informasi yang jelas di tempat pendaftaran, oleh karena itu informasi pendaft
dapat dengan mudah diakses dan dipahami oleh pasien. Penyediaan informasi kepada pasien mempe
bahasa yang dimiliki oleh pasien.

83
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia media informasi Media informasi di


tentang pendaftaran di tempat pendaftaran
tempat pendaftaran

2. Semua pihak yang Pasien, petugas Proses pemberian Hasil evaluasi terhadap
membutuhkan informasi pendaftaran informasi di tempat penyampaian informasi
pendaftaran memperoleh pendaftaran di tempat pendaftaran
informasi sesuai dengan
yang dibutuhkan

3. Pelanggan dapat Pasien, petugas Proses pemberian SOP penyampaian


memperoleh informasi lain pendaftaran informasi di tempat informasi, ketersediaan
tentang sarana pelayanan, pendaftaran informasi lain
antara lain tarif, jenis
pelayanan, rujukan,
ketersediaan tempat tidur
untuk Puskesmas
perawatan/rawat inap dan
informasi lain yang
dibutuhkan

4. Pelanggan mendapat Pasien, petugas Proses pemberian


tanggapan sesuai yang pendaftaran informasi di tempat
dibutuhkan ketika meminta pendaftaran
informasi kepada petugas

5. Tersedia informasi Pasien, petugas Proses pemberian Ketersediaan informasi


tentang kerjasama dengan pendaftaran informasi di tempat tentang fasilitas
fasilitas rujukan lain pendaftaran rujukan, MOU dengan
tempat rujukan

6. Tersedia informasi MOU dengan tempat


tentang bentuk kerjasama rujukan
dengan fasilitas rujukan
lain

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.1.3. Hak dan kewajiban pasien, keluarga, dan petugas dipertimbangka
pendaftaran.

84
Pokok Pikiran:
• Pimpinan Puskesmas bertanggung jawab atas kebijakan pemberian pelayanan kepada pasien. Pimp
dan mengerti hak dan kewajiban petugas, pasien dan keluarganya, serta tanggung jawab Puskesmas s
peraturan yang berlaku. Kemudian pimpinan wajib mengarahkan untuk memastikan agar seluruh pet
hak dan kewajiban tersebut. Untuk melindungi secara efektif dan mengedepankan hak pasien, pimpi
memahami tanggung jawab mereka dalam hubungannya dengan komunitas yang dilayani, sedangkan
memperoleh hak dan melaksanakan kewajibannya sebagaimana ditetapkan.

• Hak pasien dan keluarga merupakan salah satu elemen dasar dari proses pelayanan di Puskesmas, y
pasien dan keluarga. Oleh karena itu, kebijakan dan prosedur harus ditetapkan dan dilaksanakan untu
Puskesmas yang terkait dalam pelayanan pasien memberi respons terhadap hak pasien dan keluarga,
pasien tersebut perlu dipahami baik oleh pasien maupun oleh petugas yang memberikan pelayanan, o
mendapatkan informasi tentang hak dan kewajiban pasien sejak proses pendaftaran.

85
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Hak dan kewajiban Pasien Pemahaman Informasi tentang hak


pasien/keluarga terhadap hak-hak dan kewajiban
diinformasikan selama dan kewajiban pasien/keluarga
proses pendaftaran dengan pasien
cara dan bahasa yang
dipahami oleh pasien
dan/keluarga

2. Hak dan kewajiban Petugas Proses pendaftaran


pasien/keluarga pendaftaran pasien, apakah
diperhatikan oleh petugas memerhatikan hak-
selama proses pendaftaran hak pasien

3. Terdapat upaya agar Pasien dan Pelaksanaan Bukti penyampaian


pasien/keluarga dan petugas penyampaian informasi tetang hak
petugas memahami hak dan pendaftaran informasi tentang dan kewajiban pasien
kewajiban masing-masing hak dan kewajiban kepada pasien dan
pasien petugas

4. Pendaftaran dilakukan Persyaratan kompetensi


oleh petugas yang terlatih petugas, pola
dengan memperhatikan ketenagaan, dan
hak-hak pasien/ keluarga kesesuaian terhadap
pasien persyaratan kompetensi
dan pola ketenagaan,
pelatihan yang diikuti

5. Terdapat kriteria petugas Persyaratan kompetensi


yang bertugas di ruang petugas pendaftaran
pendaftaran

6. Petugas tersebut bekerja Pasien, petugas Proses pendaftaran SOP pendaftaran


dengan efisien, ramah, dan pendaftaran. pasien
responsif terhadap
kebutuhan pelanggan

86
7. Terdapat mekanisme Petugas Proses koordinasi SOP koordinasi dan
koordinasi petugas di ruang pendaftaran dan dan komunikasi, komunikasi antara
pendaftaran dengan unit petugas terkait pelaksanaan pendaftaran dengan
lain/ unit terkait agar komunikasi dan unit-unit penunjang
pasien/ keluarga pasien koordinasi antar terkait (misal SOP rapat
memperoleh pelayanan unit termasuk antar unit kerja, SOP
transfer pasien transfer pasien)

8. Terdapat upaya Pasien, petugas Proses pendaftaran Bukti sosialisasi hak


Puskemas memenuhi hak pendaftaran yang dan kewajiban pasien
dan kewajiban memperhatikan hak baik kepada pasien
pasien/keluarga, dan dan kewajiban (misal brosur, leaflet,
petugas dalam proses pasien/keluarga poster) maupun
pemberian pelayanan di karyawan (misal
Puskesmas melalui rapat)

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
7.1.4. Tahapan pelayanan klinis diinformasikan kepada pasien untuk me
Pokok Pikiran:
• Pasien mempunyai hak untuk memperoleh informasi tentang tahapan pelayanan klinis yang akan d
pemulangan. Informasi tentang tahapan pelayanan yang ada di Puskesmas perlu diinformasikan kepa
kesinambungan pelayanan. Informasi tersebut termasuk apabila pasien perlu dirujuk ke fasilitas yang
kesinambungan pelayanan. Tahapan pelayanan klinis adalah tahapan pelayanan sejak mendaftar, dipe
tempat pelayanan dan tindak lanjut di rumah jika diperlukan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia tahapan dan SOP alur pelayanan


prosedur pelayanan klinis pasien
yang dipahami oleh
petugas

2. Sejak awal Pasien dan Pemberian SOP alur pelayanan


pasien/keluarga petugas informasi tentang pasien
memperoleh informasi dan pendaftaran alur pelayanan
paham terhadap tahapan klinis
dan prosedur pelayanan
klinis

87
3. Tersedia daftar jenis Brosur, papan
pelayanan di Puskesmas pengumuman tentang
berserta jadwal pelayanan jenis dan jadwal
pelayanan

4. Terdapat kerjasama Pasien dan Proses rujukan ke Perjanjian kerja sama


dengan sarana kesehatan petugas klinis sarana kesehatan dengan sarana
lain untuk menjamin lain kesehatan untuk
kelangsungan pelayanan rujukan klinis, rujukan
klinis (rujukan klinis, diganostik, dan rujukan
rujukan diagnostik, dan konsultatif, bukti
rujuakn konsultatif) pelaksanaan rujukan.

88
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.1.5. Kendala fisik, bahasa, budaya dan penghalang lain dalam memberik

Pokok Pikiran:
• Puskesmas sering melayani berbagai populasi masyarakat, yang di antaranya mempunyai keterbata
dengan disabilitas, bicara dengan berbagai bahasa dan dialek, budaya yang berbeda atau ada penghal
asesmen dan penerimaan asuhan sangat sulit. Kesulitan atau hambatan tersebut perlu diantisipasi dan
dan menghilangkan kesulitan atau hambatan tersebut pada saat pendaftaran. Dampak dari rintangan t
memberikan pelayanan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Pimpinan dan staf Pimpinan Proses identifikasi Hasil identifikasi


Puskesmas Puskesmas, hambatan hambatan bahasa,
mengidentifikasi hambatan petugas budaya, bahasa,
bahasa, budaya, kebiasaan, kebiasaan dan
dan penghalang yang penghalang lain.
paling sering terjadi pada
masyarakat yang dilayani

2. Ada upaya tindak lanjut Petugas Pelaksanaan Bukti adanya upaya


untuk mengatasi atau pendaftaran dan prosedur untuk tindak lanjut untuk
membatasi hambatan pada pemberi mengatasi mengatasi hambatan
waktu pasien pelayanan hambatan dalam pelayanan.
membutuhkan pelayanan di
Puskesmas.

3. Upaya tersebut telah Petugas Pelaksanaan upaya


dilaksanakan. pendaftaran dan untuk mengatasi
pemberi hambatan dalam
pelayanan pelayanan

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.2. Pengkajian
Kajian awal dilakukan secara paripurna untuk mendukung rencana dan pelaksanaan pelayanan.

Kriteria:
7.2.1. Proses kajian awal dilakukan secara paripurna, mencakup berbagai kebutu
Pokok Pikiran:

89
• Ketika pasien diterima di Puskesmas untuk memperoleh pelayanan perlu dilakukan kajian awal yan
kenapa pasien perlu mendapat pelayanan klinis di Puskesmas. Pada tahap ini, Puskesmas membutuh
untuk mendapat informasi, tergantung pada kebutuhan pasien dan jenis pelayanan yang harus diberik
ditetapkan tentang bagaimana proses ini dilaksanakan, informasi apa yang harus dikumpulkan dan di

• Agar kajian kebutuhan pasien konsisten, perlu ditetapkan kebijakan Kepala Puskesmas tentang kaji
isi minimal dari kajian yang harus dilaksanakan oleh dokter, bidan dan perawat. Kajian dilaksanakan
praktik, profesi, perizinan, undang-undang dan peraturan terkait atau sertifikasi. Hanya mereka yang
melaksanakan kajian. Setiap formulir kajian yang digunakan mencerminkan kebijakan ini.

90
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Terdapat prosedur SOP pengkajian awal


pengkajian awal yang klinis
paripurna (meliputi
anamesis/alloanamnesis,
pemeriksan fisik dan
pemeriksaan penunjang
serta kajian sosial) untuk
mengidentifikasi berbagai
kebutuhan dan harapan
pasien dan keluarga pasien
mencakup pelayanan
medis, penunjang medis
dan keperawatan

91
2. Proses kajian dilakukan Petugas pemberi Proses kajian awal Persyaratan
oleh tenaga yang kompeten pelayanan klinis: medis dan kajian kompetensi, pola
untuk melakukan kajian dokter dan awal keperawatan ketenagaan, dan kondisi
perawat ketenagaan yang
memberikan pelayanan
klinis

3. Pemeriksaan dan Dokter, perawat, Observasi proses SOP pelayanan medis,


diagnosis mengacu pada rekam medis penegakan SOP asuhan
standar profesi dan standar diagnosis dan keperawatan
asuhan pemberian asuhan,
mencocokkan
proses penegakan
diagnosis

4. Prosedur pengkajian Rekam medis Ada tidaknya SOP pelayanan medis


yang ada menjamin tidak pengulangan yang
terjadi pengulangan yang tidak perlu
tidak perlu

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.2.2. Hasil kajian dicatat dalam catatan medis dan mudah diakses oleh pe
terhadap pelayanan pasien
Pokok Pikiran:
• Untuk menjamin kesinambungan pelayanan, maka hasil kajian harus dicatat dalam rekam medis pa
medis harus mudah diakses oleh petugas yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kep
dapat digunakan pada saat dibutuhkan demi menjamin kesinambungan dan keselamatan pasien. Rek
tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pelayanan medis, penunjang medis dan keperawata

• Temuan pada kajian awal dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis dan menetapkan pelayanan
rencana tindak lanjut dan evaluasinya.
• Temuan dan kajian awal juga dapat digunakan untuk membuat keputusan perlunya review/kajian u
Oleh karena itu sangat perlu bahwa kajian medis, kajian penunjang medis, kajian keperawatan dan k
didokumentasikan dengan baik. Hasil kajian ini harus dapat dengan cepat dan mudah ditemukan kem
lokasi lain yang ditentukan standar dan digunakan oleh petugas yang melayani pasien.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

92
1. Dilakukan identifikasi Petugas Pelaksanaan SOP, SOP dan formulir
informasi apa saja yang pelayanan klinis, kelengkapan kajian awal yang
dibutuhkan dalam rekam medis catatan dalam memuat informasi apa
pengkajian dan harus rekam medis saja yang harus
dicatat dalam rekam medis pasien diperoleh selama proses
pengkajian (tim
pelayanan klinis perlu
menetapkan informasi
apa saja yang perlu
dicantumkan dalam
rekam medis pasien)

2. Informasi tersebut Petugas Pelaksanaan SOP SOP dan formulir


meliputi informasi yang pelayanan klinis, kajian awal yang
dibutuhkan untuk kajian rekam medis memuat informasi apa
medis, kajian keperawatan, saja yang harus
dan kajian lain yang diperoleh selama proses
diperlukan pengkajian

3. Dilakukan koordinasi Petugas Pelaksanaan


dengan petugas kesehatan pelayanan klinis, koordinasi dan
yang lain untuk menjamin rekam medis komunikasi tentang
perolehan dan pemanfaatan informasi kajian
informasi tersebut secara kepada
tepat waktu petugas/unit terkait

93
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
7.2.3. Pasien dengan kebutuhan darurat, mendesak, atau segera diberikan
pengobatan.
Pokok Pikiran:
• Pasien dengan dengan kebutuhan darurat, mendesak, atau segera emergensi, diidentifikasi dengan p
sebagai keadaan dengan kebutuhan darurat, mendesak, atau segera (seperti infeksi melalui udara/airb
diperiksa dan mendapat asuhan. Pasien-pasien tersebut didahulukan diperiksa dokter sebelum pasien
diagnostik sesegera mungkin dan diberikan pengobatan sesuai dengan kebutuhan.

• Pasien harus distabilkan terlebih dahulu sebelum dirujuk yaitu bila tidak tersedia pelayanan di Pusk
pasien dengan kondisi emergensi dan pasien memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang mempu

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Petugas Gawat Darurat Pasien dan Proses pelaksanaan SOP Triase


Puskesmas melaksanakan Petugas gawat triase di unit gawat
proses triase untuk darurat darurat
memprioritaskan pasien
dengan kebutuhan
emergensi.

2. Petugas tersebut dilatih Petugas unit Pelaksanaan Kerangka acuan


menggunakan kriteria ini. gawat darurat pelatihan pelatihan petugas unit
gawat darurat, bukti
pelaksanaan

3. Pasien diprioritaskan Pasien dan Proses pelaksanaan


atas dasar urgensi Petugas gawat triase di unit gawat
kebutuhan. darurat darurat dan
pemilahan pasien
berdasarkan triase

94
4. Pasien emergensi Pasien dan Proses stabilisasi SOP rujukan pasien
diperiksa dan dibuat stabil Petugas gawat pasien sebelum emergensi (yang
terlebih dahulu sesuai darurat dirujuk. Proses memuat proses
kemampuan Puskesmas komunikasi ke stabilisasi, dan
sebelum dirujuk ke fasilitas rujukan memastikan kesiapan
pelayanan yang yang menjadi tempat rujukan untuk
mempunyai kemampuan tujuan rujukan. menerima rujukan)
lebih tinggi

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.3. Keputusan Layanan Klinis.
Hasil kajian awal pasien dianalisis oleh petugas kesehatan profesional dan/atau tim kesehatan antar p
menyusun keputusan layanan klinis.

Kriteria:
7.3.1. Tenaga kesehatan dan/atau tim kesehatan antar profesi yang profesional m
menetapkan diagnosis medis dan diagnosis keperawatan

Pokok Pikiran:
• Kajian hanya boleh dilakukan oleh tenaga professional yang kompeten. Proses kajian tersebut dapa
diperlukan oleh tim kesehatan antar profesi yang terdiri dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, dan
dengan kebutuhan pasien. Kajian awal tersebut memberikan informasi untuk:

- Memahami pelayanan apa yang dicari pasien


- Menetapkan diagnosis awal
- Mengetahui riwayat pasien terhadap pengobatan sebelumnya
- Memahami respons pasien terhadap pengobatan sebelumnya
- Memilih jenis pelayanan/tindakan yang terbaik bagi pasien serta rencana tindak lanjut dan evaluasi
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kajian dilakukan oleh Pasien Proses pelaksanaan Persyaratan


tenaga kesehatan yang kajian oleh tenaga kompetensi, pola
profesional dan kompeten profesional sesuai ketenagaan, dan kondisi
persyaratan ketenagaan yang
memberikan pelayanan
klinis.

95
2. Tersedia tim kesehatan Pasien, keluarga Pelaksanaan kajian ketersediaan tim
antar profesi yang pasien, petugas dan penanganan interprofesi bila
profesional untuk pasien secara tim dibutuhkan (termasuk
melakukan kajian jika bila diperlukan pelaksanaan perawatan
diperlukan penanganan kesehatan
secara tim masyarakat/home care

3. Terdapat kejelasan Petugas pemberi Proses pelaksanaan SOP pendelegasian


proses pendelegasian pelayanan klinis: pelayanan klinis wewenang
wewenang secara tertulis dokter dan sesuai
(apabila petugas tidak perawat pendelegasian
sesuai kewenangannya) wewenang

4. Petugas yang diberi Persyaratan pelatihan


kewenangan telah yang harus diikuti dan
mengikuti pelatihan yang pemenuhannya untuk
memadai, apabila tidak tenaga profesional yang
tersedia tenaga kesehatan belum memenuhi
profesional yang persyaratan
memenuhi persyaratan kompetensi, bukti
mengikuti
pelatihan:sertifikat,
kerangka acuan
pelatihan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.3.2. Terdapat peralatan dan tempat yang memadai untuk melakukan kaji
Pokok Pikiran:
• Keputusan diagnosis dan rencana layanan/tindakan klinis tergantung pada hasil kajian. Pada pelaks
memperhatikan privasi dari pasien. Oleh karena itu, proses kajian harus dilakukan pada tempat yang
melakukan kajian, menggunakan peralatan yang sesuai dengan standar Puskesmas, berfungsi dengan
memberikan hasil yang akurat.

• Jaminan kualitas dilakukan dengan pemeliharaan yang teratur, proses sterilisasi yang benar terhada

96
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia peralatan dan Persyaratan peralatan


tempat pemeriksaan yang klinis di Puskesmas,
memadai untuk melakukan Daftar inventaris
pengkajian awal pasien peralatan klinis di
secara paripurna Puskesmas

2. Ada jaminan kualitas Petugas Pelaksanaan SOP pemeliharaan


terhadap peralatan di pemeliharaan, pemeliharaan peralatan, SOP
tempat pelayanan Petugas sterilisasi sesuai SOP dan sterilisasi peralatan
jadwal yang perlu disterilisasi,
jadwal pemeliharaan
alat

3. Peralatan dan sarana Petugas Pelaksanaan SOP pemeliharaan


pelayanan yang digunakan pemeliharaan pemeliharaan sarana (gedung), jadwal
menjamin keamanan pasien sarana, Petugas sarana. pelaksanaan, SOP
dan petugas sterilisasi. Pelaksanaan sterilisasi peralatan
sterilisasi sesuai yang perlu disterilkan.
dengan SOP.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.4. Rencana Layanan Klinis.
Rencana tindakan dan pengobatan serta rencana layanan terpadu jika diperlukan penanganan oleh tim
dengan tujuan yang jelas, terkoordinasi dan melibatkan pasien/keluarga.

Kriteria:
7.4.1. Terdapat prosedur yang efektif untuk menyusun rencana layanan baik lay
jika pasien membutuhkan penanganan oleh tim kesehatan yang terkoordinasi.

Pokok Pikiran:
• Rencana layanan ditetapkan berdasarkan hasil kajian yang dinyatakan dalam bentuk diagnosis. Dal
dipandu oleh kebijakan dan prosedur yang jelas sesuai dengan kebutuhan pasien dan sesuai dengan s
Luaran klinis tergantung dari ketepatan dalam penyusunan rencana layanan yang sesuai dengan kond
klinis.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

97
1. Terdapat kebijakan dan Kebijakan dan SOP
prosedur yang jelas untuk penyusunan rencana
menyusun rencana layanan layanan medis. SOP
medis dan rencana layanan penyusunan rencana
terpadu jika diperlukan layanan terpadu jika
penanganan secara tim. diperlukan penanganan
secara tim.

2. Setiap petugas yang Petugas pemberi Pemahaman


terkait dalam pelayanan pelayanan klinis: tentang kebijakan
klinis mengetahui dokter dan dan prosedur
kebijakan dan prosedur perawat penyusunan
tersebut serta menerapkan rencana layanan
dalam penyusunan rencana medis, dan layanan
terapi dan/atau rencana terpadu
layanan terpadu

3. Dilakukan evaluasi Petugas pemberi Pelaksanaan Bukti evaluasi


kesesuaian pelaksanaan pelayanan klinis: evaluasi layanan kesesuaian layanan
rencana terapi dan/atau dokter dan klinis klinis dengan rencana
rencana asuhan dengan perawat terapi/rencana asuhan
kebijakan dan prosedur

4. Dilakukan tindak lanjut Petugas pemberi Pelaksanaan tindak Hasil evaluasi. Bukti
jika terjadi ketidaksesuaian pelayanan klinis: lanjut hasil tindak lanjut terhadap
antara rencana layanan dokter dan evaluasi hasil evaluasi
dengan kebijakan dan perawat
prosedur

5. Dilakukan evaluasi Bukti evaluasi terhadap


terhadap pelaksanaan dan pelaksanaan tindak
hasil tindak lanjut. lanjut

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.4.2. Rencana layanan klinis disusun bersama pasien dengan memperhati
sosial, spiritual dan tata nilai budaya pasien
Pokok Pikiran:
• Pasien mempunyai hak untuk mengambil keputusan terhadap layanan yang akan diperoleh. Pasien/
bekerjasama dalam menyusun rencana layanan klinis yang akan dilakukan. Dalam menyusun rencan
memperhatikan kebutuhan biologis, psikologis, sosial, spiritual dan memperhatikan nilai-nilai buday

98
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Petugas kesehatan Pasien, petugas Proses penyusunan


dan/atau tim kesehatan pemberi layanan rencana layanan:
melibatkan pasien dalam klinis apakah melibatkan
menyusun rencana layanan pasien,
menjelaskan,
menerima reaksi
pasien,
memutuskan
bersama pasien.

2. Rencana layanan disusun Rekam medis Rencana layanan


untuk setiap pasien dengan
kejelasan tujuan yang ingin
dicapai

3. Penyusunan rencana Rekam medis, Rencana layanan,


layanan tersebut Pasien, petugas proses penyusunan
mempertimbangkan pemberi rencana layanan.
kebutuhan biologis, pelayanan.
psikologis, sosial, spiritual
dan tata nilai budaya pasien

4. Bila memungkinkan dan Pasien, petugas Proses pemberian SK Kepala Puskesmas


tersedia, pasien/keluarga pemberi layanan layanan tentang hak dan
pasien diperbolehkan untuk klinis. kewajiban pasien yang
memilih tenaga/ profesi di dalamnya memuat
kesehatan hak untuk memilih
tenaga kesehatan jika
dimungkinkan
(informed choice)

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.4.3. Rencana layanan terpadu disusun secara komprehensif oleh tim kese
tanggung jawab dari masing-masing anggotanya.

Pokok Pikiran:

99
• Pada kondisi tertentu pasien membutuhkan layanan yang melibatkan tim kesehatan. Rencana layan
yang akan diberikan, pendidikan kesehatan pada pasien dan/atau keluarga pasien, jadwal kegiatan, su
kejelasan tanggung jawab tiap anggota tim kesehatan dalam melaksanakan layanan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Layanan dilakukan Pasien, petugas Pelaksanaan Bukti Kajian (SOAP)


secara paripurna untuk pemberi layanan layanan terpadu oleh masing-masing
mencapai hasil yang klinis, rekam anggota tim terhadap
diinginkan oleh tenaga medis kondisi pasien
kesehatan dan
pasien/keluarga pasien

2. Rencana layanan Pasien, petugas Pelaksanaan Bukti Kajian (SOAP)


tersebut disusun dengan pemberi layanan layanan terpadu oleh masing-masing
tahapan waktu yang jelas klinis, rekam anggota tim terhadap
medis kondisi pasien, lihat
pentahapan waktu yang
direncanakan)

3. Rencana layanan Pasien, petugas Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


tersebut dilaksanakan pemberi layanan layanan terpadu rencana layanan yang
dengan mempertimbangkan klinis, rekam didokumentasikan
efisiensi pemanfaatan medis dalam rekam medis
sumber daya manusia

4. Risiko yang mungkin Pasien, petugas Pelaksanaan Bukti dalam SOAP jika
terjadi pada pasien pemberi layanan identifikasi risiko ada asesmen risiko
dipertimbangkan sejak klinis, rekam klinis yang mungkin
awal dalam menyusun medis terjadi selama
rencana layanan pelayanan

5. Efek samping dan risiko Pasien, petugas informasi tentang Bukti pemberian
pengobatan diinformasikan pemberi layanan efek samping dan informasi tentang efek
klinis, rekam risiko pengobatan samping dan risiko
medis pengobatan

6. Rencana layanan Rekam medis Pendokumentasian Bukti


tersebut didokumentasikan rencana layanan pendokumentasian
dalam rekam medis terpadu rencana layanan dalam
rekam medis

100
7. Rencana layanan yang Pasien, petugas Pendidikan pasien Bukti dilakukan
disusun juga memuat pemberi layanan pendidikan/penyuluhan
pendidikan/penyuluhan klinis, rekam pasien dan dituliskan
pasien. medis dalam rekam medis

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
7.4.4. Persetujuan tindakan medik diminta sebelum pelaksanaan tindakan
tindakan medik.
Pokok Pikiran:
• Salah satu cara melibatkan pasien dalam pengambilan keputusan tentang pelayanan yang diteriman
informed consent/informed choice. Untuk menyetujui/memilih tindakan, pasien harus diberi penjelas
berhubungan dengan pelayanan yang direncanakan, karena diperlukan untuk suatu keputusan persetu

• lnformed consent dapat diperoleh pada berbagai titik waktu dalam proses pelayanan. Misalnya, info
masuk rawat inap dan sebelum suatu tindakan atau pengobatan tertentu yang berisiko. Proses persetu
Puskesmas dalam kebijakan dan prosedur, yang mengacu kepada undang-undang dan peraturan yang

• Pasien dan keluarga dijelaskan tentang tes/tindakan, prosedur, dan pengobatan mana yang memerlu
mereka dapat memberikan persetujuan (misalnya, diberikan secara lisan, dengan menandatangani fo
lain). Pasien dan keluarga memahami siapa yang dapat memberikan persetujuan selain pasien. Petug
kewenangan telah terlatih untuk memberikan penjelasan kepada pasien dan mendokumentasikan per

101
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Pasien/keluarga pasien Pasien/Keluarga Pemberian Bukti pelaksanaan


memperoleh informasi pasien yang informasi tentang informed consent
mengenai tindakan ditunjuk tindakan
medis/pengobatan tertentu medis/pengobatan
yang berisiko yang akan yang berisiko
dilakukan

2. Tersedia formulir Form informed consent


persetujuan tindakan
medis/pengobatan tertentu
yang berisiko

3. Tersedia prosedur untuk SOP informed consent


memperoleh persetujuan
tersebut

4. Pelaksanaan informed Pasien, Petugas, Pelaksanaan Dokumen bukti


consent didokumentasikan. rekam medis informed consent pelaksanaan informed
consent pada rekam
medis

5. Dilakukan evaluasi dan SOP evaluasi informed


tindak lanjut terhadap consent, hasil evaluasi,
pelaksanaan informed tindak lanjut
consent.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.5. Rencana rujukan.
Rujukan sesuai kebutuhan pasien ke sarana pelayanan lain diatur dengan prosedur yang jelas.
Kriteria:
7.5.1. Terdapat prosedur rujukan yang jelas

Pokok Pikiran:
• Jika kebutuhan pasien tidak dapat dipenuhi oleh Puskesmas, maka pasien harus dirujuk ke fasilitas
pelayanan yang dibutuhkan oleh pasien. Proses rujukan harus diatur dengan kebijakan dan prosedur
memperoleh pelayanan yang dibutuhkan di tempat rujukan pada saat yang tepat.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

102
1. Tersedia prosedur SOP rujukan
rujukan yang jelas serta
jejaring fasilitas rujukan

2. Proses rujukan dilakukan Pasien, petugas Proses rujukan ke Bukti pelaksanaan


berdasarkan kebutuhan pemberi layanan sarana kesehatan rujukan sesuai dengan
pasien untuk menjamin lain kebutuhan pasien, lihat
kelangsungan layanan juga kelengkapan
resume klinis pasien
pada saat rujukan
(buktikan pada waktu
melakukan telusur
rekam medis tertutup
maupun terbuka)

3. Tersedia prosedur Pasien, petugas Pelaksanaan SOP persiapan pasien


mempersiapkan pasien/ pemberi layanan prosedur persiapan rujukan
keluarga pasien untuk pasien rujukan
dirujuk

4. Dilakukan komunikasi Petugas pemberi Komunikasi Bukti komunikasi


dengan fasilitas kesehatan layanan dengan fasilitas dengan fasilitas
yang menjadi tujuan kesehatan sasaran kesehatan yang menjadi
rujukan untuk memastikan rujukan tujuan rujukan
kesiapan fasilitas tersebut
untuk menerima rujukan.

103
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.5.2. Rencana rujukan dan kewajiban masing-masing dipahami oleh tenag
pasien
Pokok Pikiran:
• Pasien/keluarga pasien mempunyai hak untuk memperoleh informasi tentang rencana rujukan. Info
disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh pasien/keluarga pasien. Informasi tentang renca
pasien/keluarga pasien untuk menjamin kesinambungan pelayanan. Informasi yang perlu disampaik
rujukan, fasilitas kesehatan yang dituju, termasuk pilihan fasilitas kesehatan lainnya, jika ada, sehing
fasilitas yang mana yang dipilih, serta kapan rujukan harus dilakukan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Informasi tentang Pasien, petugas Pelaksanaan Bukti penyampaian


rujukan disampaikan pemberi layanan pemberian informasi tentang
dengan cara yang mudah informasi tentang rujukan pada
dipahami oleh rujukan pada pasien/keluarga
pasien/keluarga pasien pasien

2. Informasi tersebut Pasien, petugas Isi informasi Dalam catatan pada


mencakup alasan rujukan, pemberi layanan rujukan rekam medis mencakup
sarana tujuan rujukan, dan informasi tentang
kapan rujukan harus alasan rujukan, tujuan
dilakukan rujukan, dan kapan
rujukan harus
dilakukan

3. Dilakukan kerjasama Perjanjian Kerja Sama


dengan fasilitas kesehatan dengan fasilitas
lain untuk menjamin kesehatan rujukan
kelangsungan asuhan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.5.3. Fasilitas rujukan penerima diberi resume tertulis mengenai kondisi kl
dilakukan oleh Puskesmas pada saat mengirim pasien

Pokok Pikiran:

104
• Untuk memastikan kontinuitas pelayanan, informasi mengenai kondisi pasien dikirim bersama pasi
diberikan kepada fasilitas kesehatan penerima rujukan bersama dengan pasien. Resume tersebut mem
dan pemeriksaan yang telah dilakukan dan kebutuhan pasien lebih lanjut.

105
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Informasi klinis pasien Pasien, petugas Resume klinis Bukti adanya Resume
atau resume klinis pasien kesehatan pasien yang dirujuk klinis pasien yang
dikirim ke fasilitas dirujuk
kesehatan penerima
rujukan bersama pasien.

2. Resume klinis memuat Pasien, petugas Isi resume klinis Resume klinis pasien
kondisi pasien. kesehatan yang dirujuk: lihat isi
resume apakah memuat
kondisi pasien

3. Resume klinis memuat Pasien, petugas Isi resume klinis Resume klinis pasien
prosedur dan tindakan- kesehatan yang dirujuk: apakah
tindakan lain yang telah memuat prosedur atau
dilakukan tindakan klinis yang
dilakukan termasuk
pengobatan yang
diberikan

4. Resume klinis memuat Pasien, petugas Isi resume klinis Resume klinis pasien
kebutuhan pasien akan kesehatan yang dirujuk: apakah
pelayanan lebih lanjut memuat kebutuhan
tindak lanjut

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
7.5.4. Selama proses rujukan pasien secara langsung, staf yang kompeten
Pokok Pikiran:
• Merujuk pasien secara langsung ke fasilitas kesehatan lain dapat merupakan proses yang singkat de
berbicara, atau merujuk pasien koma yang membutuhkan pengawasan keperawatan atau medis yang
tersebut pasien perlu dimonitor, namun kompetensi staf yang melakukan tugas berbeda. Kompetensi
transfer ditentukan oleh kondisi pasien.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Selama proses rujukan Pasien, petugas Monitoring pasien Bukti monitoring


secara langsung semua pemberi selama proses kondisi pasien selama
pasien selalu dimonitor pelayanan rujukan rujukan
oleh staf yang kompeten.

106
2. Kompetensi staf yang Persyaratan kompetensi
melakukan monitor sesuai petugas yang
dengan kondisi pasien. melakukan monitoring
dan bukti
pelaksanaannya

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.6. Pelaksanaan layanan
Pelaksanaan layanan dipandu oleh kebijakan, prosedur, dan peraturan yang berlaku.

Kriteria:
7.6.1. Pedoman pelayanan dipakai sebagai dasar untuk melaksanakan layanan kli
Pokok Pikiran:
• Sebelum layanan dilaksanakan, pasien/keluarga perlu memperoleh informasi yang jelas tentang ren
persetujuan tentang rencana layanan yang akan diberikan, dan jika diperlukan dituangkan dalam dok
choice. Pelaksanaan layanan harus dipandu dengan standar pelayanan yang berlaku di Puskesmas, s
dengan referensi yang jelas, dan bila memungkinkan berbasis evidens terkini yang tersedia untuk me
optimal. Untuk menjamin kesinambungan pelayanan, pelaksanaannya harus dicatat dalam rekam me

• Pelaksanaan pelayanan klinis dilakukan sesuai rencana asuhan dengan menggunakan pedoman atau
contoh: tata laksana balita sakit dengan pendekatan MTBS.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia pedoman dan Pedoman pelayanan


prosedur pelayanan klinis klinis dan/atau SOP
pelayanan klinis

2. Penyusunan dan Pasien, petugas Proses penyusunan


penerapan rencana layanan pemberi layanan dan penerapan
mengacu pada pedoman rencana layanan
dan prosedur yang berlaku

3. Layanan dilaksanakan Pasien, petugas Proses pelaksanaan bukti pelaksanaan


sesuai dengan pedoman pemberi layanan layanan dilihat pada saat telusur
dan prosedur yang berlaku rekam medis

4. Layanan diberikan Pasien, petugas Proses pelaksanaan bukti pelaksanaan


sesuai dengan rencana pemberi layanan layanan dilihat pada saat telusur
layanan rekam medis

107
5. Layanan yang diberikan bukti
kepada pasien pendokumentasian
didokumentasikan dilihat pada saat telusur
rekam medis

6. Perubahan rencana bukti


layanan dilakukan pendokumentasian
berdasarkan perkembangan dilihat pada saat telusur
pasien. rekam medis

7. Perubahan tersebut bukti


dicatat dalam rekam medis pendokumentasian
dilihat pada saat telusur
rekam medis
8. Jika diperlukan tindakan Pasien, petugas Pelaksanaan Bukti pelaksanaan
medis, pasien/keluarga pemberi layanan informed consent informed consent
pasien memperoleh
informasi sebelum
memberikan persetujuan
mengenai tindakan yang
akan dilakukan yang
dituangkan dalam informed
consent.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.6.2. Pelaksanaan layanan bagi pasien gawat darurat dan/atau berisiko ting
prosedur yang berlaku
Pokok Pikiran:
• Kasus-kasus yang termasuk gawat darurat dan/atau berisiko tinggi perlu diidentifikasi, dan ada keje
pelayanan pasien gawat darurat 24 jam

• Penanganan kasus-kasus berisiko tinggi yang memungkinkan terjadinya penularan baik bagi petuga
diperhatikan sesuai dengan panduan dari Kementerian Kesehatan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kasus-kasus gawat Daftar kasus-kasus


darurat dan/atau berisiko gawat darurat/berisiko
tinggi yang biasa terjadi tinggi yang biasa
diidentifikasi ditangani

108
2. Tersedia kebijakan dan Pasien, petugas Pelaksanaan Kebijakan dan SOP
prosedur penanganan pemberi layanan prosedur penanganan pasien
pasien gawat darurat gawat darurat
(emergensi)

3. Tersedia kebijakan dan Pasien, petugas Pelaksanaan Kebijakan dan SOP


prosedur penanganan pemberi layanan prosedur penanganan pasien
pasien berisiko tinggi berisiko tinggi

4. Terdapat kerjasama Pasien, petugas Pelaksanaan MOU kerjasama


dengan sarana kesehatan pemberi layanan rujukan
yang lain, apabila tidak
tersedia pelayanan gawat
darurat 24 jam

5. Tersedia prosedur Petugas pemberi Pelaksanaan Panduan, SOP


pencegahan (kewaspadaan layanan Kewaspadaan Kewaspadaan
universal) terhadap Universal Universal
terjadinya infeksi yang
mungkin diperoleh akibat
pelayanan yang diberikan
baik bagi petugas maupun
pasien dalam penanganan
pasien berisiko tinggi.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.6.3. Penanganan, penggunaan, dan pemberian darah dan produk obat dan
kebijakan dan prosedur yang jelas.
Pokok Pikiran:
• Penggunaan dan pemberian obat dan/atau cairan intravena merupakan kegiatan yang berisiko terha
perlu dipandu dengan kebijakan dan prosedur yang jelas.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Penanganan, SK Kepala Puskesmas


penggunaan dan pemberian dan SOP penggunaan
obat/cairan intravena dan pemberian obat
diarahkan oleh kebijakan dan/atau cairan
dan prosedur yang baku intravena

109
2. Obat/cairan intravena Dokter, perawat, Pelaksanaan Rekam medis pasien:
diberikan sesuai kebijakan bidan pemberian pencatatan pemberian
dan prosedur obat/cairan obat/cairan intravena
intravena

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.6.4. Hasil pemantauan pelaksanaan layanan digunakan untuk menyesuai
Pokok Pikiran:
• Untuk mengetahui mutu layanan yang diberikan perlu dilakukan penilaian. Penilaian tersebut dilak
terhadap indikator-indikator klinis yang ditetapkan. Hasil dan rekomendasi dari penilaian tersebut ha
untuk meningkatkan mutu pelayanan klinis. Penilaian hasil layanan secara kuantitatif antara lain ada
pasien; sedangkan penilaian secara kualitatif adalah deskripsi pengalaman pasien/keluarga pasien, pe
pelayanan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ditetapkan indikator Daftar indikator klinis


untuk memantau dan yang digunakan untuk
menilai pelaksanaan pemantauan dan
layanan klinis. evaluasi layanan klinis

2. Pemantauan dan Petugas pemberi Pelaksanaan


penilaian terhadap layanan layanan pemantauan dan
klinis dilakukan secara penilaian dengan
kuantitatif maupun menggunakan
kualitatif indikator yang
ditetapkan

3. Tersedia data yang Data hasil monitoring


dibutuhkan untuk dan evaluasi
mengetahui pencapaian
tujuan dan hasil
pelaksanaan layanan klinis

4. Dilakukan analisis Petugas pemberi Proses analisis Data analisis hasil


terhadap indikator yang layanan pencapaian monitoring dan
dikumpulkan indikator evaluasi

5. Dilakukan tindak lanjut Petugas pemberi Tindak lanjut hasil Data tindak lanjut
terhadap hasil analisis layanan monitoring dan
tersebut untuk perbaikan evaluasi
layanan klinis

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

110
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.6.5. Seluruh petugas kesehatan memperhatikan dan menghargai kebutuha
layanan
Pokok Pikiran:
• Selama proses pelaksanaan layanan pasien, petugas kesehatan harus memperhatikan dan mengharg
Kebutuhan dan keluhan pasien diidentifikasi selama proses pelaksanaan layanan. Perlu ditetapkan ke
mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan pasien/keluarga pasien, menindaklanjuti, dan menggunakan

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia kebijakan dan SK dan SOP


prosedur untuk identifikasi dan
mengidentifikasi keluhan penanganan keluhan
pasien/keluarga pasien
sesuai dengan kebutuhan
dan hak pasien selama
pelaksanaan asuhan

2. Tersedia prosedur untuk SOP tindak lanjut/


menangani dan penanganan keluhan
menindaklanjuti keluhan
tersebut

3. Keluhan pasien/keluarga Pasien, petugas Tindak lanjut Hasil identifikasi


pasien ditindaklanjuti pemberi layanan keluhan keluhan, analisis dan
pasein/keluarga tindak lanjut

4. Dilakukan dokumentasi Dokumentasi hasil


tentang keluhan dan tindak identifikasi, analisis,
lanjut keluhan dan tindak lanjut
pasien/keluarga pasien. keluhan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.6.6. Pelaksanaan layanan dilakukan untuk menjamin kelangsungan dan m
perlu
Pokok Pikiran:
• Pelayanan klinis harus diberikan dengan efektif dan efisien. Dalam perencanaan maupun pelaksana
yang tidak perlu. Untuk itu diperlukan upaya pendukung yang sesuai dengan kemampuan Puskesma
dalam merencanakan dan melaksanakan layanan klinis bagi pasien.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

111
1. Tersedia kebijakan dan SK Kepala Puskesmas
prosedur untuk yang mewajibkan
menghindari pengulangan penulisan lengkap
yang tidak perlu dalam dalam rekam medis:
pelaksanaan layanan semua pemeriksaan
penunjang diagnostik
tindakan dan
pengobatan yang
diberikan pada pasien
dan kewajban perawat
dan petugas kesehatan
lain untuk
mengingatkan pada
dokter jika terjadi
pengulangan yang tidak
perlu. Dalam SOP
layanan klinis memuat
jika terjadi pengulangan
pemeriksaan penunjang
diagnostik, tindakan,
atau pemberian obat,
petugas kesehatan
wajib memberitahu
kepada dokter yang
bersangkutan.

2. Tersedia kebijakan dan SK Kepala Puskesmas


prosedur untuk menjamin dan SOP layanan klinis
kesinambungan pelayanan yang menjamin
kesinambungan layanan

3. Layanan klinis dan Pasien, Petugas Pelaksanaan


pelayanan penunjang yang pemberi layanan layanan yang
dibutuhkan dipadukan menjamin
dengan baik, sehingga kesinambungan
tidak terjadi pengulangan
yang tidak perlu.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

112
Kriteria:
7.6.7. Pasien dan keluarga pasien memperoleh penjelasan tentang hak dan t
dengan penolakan atau tidak melanjutkan pengobatan, termasuk penolakan untuk dirujuk ke fasilitas

Pokok Pikiran:
• Pasien atau mereka yang membuat keputusan atas nama pasien, dapat memutuskan untuk tidak me
yang direncanakan atau meneruskan pelayanan atau pengobatan setelah kegiatan dimulai, termasuk m
kesehatan yang lebih memadai.

• Pemberi pelayanan wajib memberitahukan pasien dan keluarganya tentang hak mereka untuk mem
keputusan tersebut dan tanggung jawab mereka berkenaan dengan keputusan tersebut. Pasien dan ke
pelayanan dan pengobatan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Petugas pemberi Pasien, petugas Pelaksanaan SK Kepala Puskesmas


pelayanan memberitahukan pemberi pemberian tentang hak dan
pasien dan keluarganya pelayanan informasi tentang kewajiban pasien yang
tentang hak mereka untuk hak menolak dan didalamnya memuat
menolak atau tidak tidak melanjutkan hak untuk menolak atau
melanjutkan pengobatan. pengobatan tidak melanjutkan
pengobatan. SOP
tentang penolakan
pasien untuk menolak
atau tidak melanjutkan
pengobatan

2. Petugas pemberi Pasien, petugas Pelaksanaan


pelayanan memberitahukan pemberi layanan pemberian
pasien dan keluarganya informasi tentang
tentang konsekuensi dari konsekuensi
keputusan mereka. keputusan untuk
menolak dan tidak
melanjutkan
pengobatan

113
3. Petugas pemberi Pasien, petugas Pelaksanaan
pelayanan memberitahukan pemberi layanan pemberian
pasien dan keluarganya informasi tentang
tentang tanggung jawab tanggung jawab
mereka berkaitan dengan berkaitan dengan
keputusan tersebut. keputusan menolak
atau tidak
melanjutkan
pengobatan

4. Petugas pemberi Pasien, petugas Pelaksanaan


pelayanan memberitahukan pemberi layanan pemberian
pasien dan keluarganya informasi tentang
tentang tersedianya tersedianya
alternatif pelayanan dan alternatif pelayanan
pengobatan. dan pengobatan

114
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.7. Pelayanan anestesi lokal, sedasi dan pembedahan
Tersedia pelayanan anestesi sederhana dan pembedahan minor untuk memenuhi kebutuhan pasien

Kriteria:
7.7.1. Pelayanan anestesi lokal dan sedasi di Puskesmas dilaksanakan memenuhi
nasional, undang-undang, dan peraturan serta standar profesi sesuai dengan kebutuhan pasien

Pokok Pikiran:
• Dalam pelayanan rawat jalan maupun rawat inap di Puskesmas terutama pelayanan gawat darurat,
berencana kadang-kadang memerlukan tindakan bedah minor yang membutuhkan lokal anestesi dan
sedasi tersebut harus memenuhi standar dan peraturan yang berlaku, serta kebijakan dan prosedur ya

• Kebijakan dan prosedur memuat:


o Penyusunan r
perbedaan antara dewasa dan anak atau pertimbangan khusus
o Dokumentasi yang diperlukan untuk dapat bekerja dan berkomunikasi efektif
o Persyaratan persetujuan khusus
o Frekuensi dan jenis monitoring pasien yang diperlukan
o Kualifikasi dan keterampilan petugas pelaksana
o Ketersediaan dan penggunaan peralatan anestesi

• Persyaratan kompetensi:

o Teknik melakukan lokal anestesi dan sedasi


o Monitoring yang tepat
o Respons terhadap komplikasi
o Penggunaan zat-zat reversal
o Bantuan hidup dasar
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia pelayanan SK tentang jenis-jenis


anestesi lokal dan sedasi sedasi/anaestesi lokal
sesuai kebutuhan di yang dapat dilakukan di
Puskesmas Puskesmas.

2. Pelayanan anestesi lokal SK tentang tenaga


dan sedasi dilakukan oleh kesehatan yang
tenaga kesehatan yang mempunyai
kompeten kewenangan melakukan
sedasi/anestesi lokal

115
3. Pelaksanaan anestesi Petugas pemberi Pemberian anestesi SOP pemberian
lokal dan sedasi dipandu layanan lokal dan sedasi anestesi lokal dan
dengan kebijakan dan sedasi di Puskesmas
prosedur yang jelas

4. Selama pemberian Petugas pemberi Monitoring pasien Bukti pelaksanaan


anestesi lokal dan sedasi layanan selama pemberian monitoring status
petugas melakukan anestesi lokal dan fisiologi pasien selama
monitoring status fisiologi sedasi pemberian anestesi
pasien lokal dan sedasi

5. Anestesi lokal dan Rekam medis Pencatatan


sedasi, teknik anestesi pemberian anestesi
lokal dan sedasi ditulis lokal dan sedasi
dalam rekam medis pasien dan teknik
pemberian anestesi
lokal dan sedasi
dalam rekam medis

116
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.7.2. Pelayanan bedah di Puskesmas direncanakan dan dilaksanakan meme
nasional, undang-undang, dan peraturan serta standar profesi sesuai dengan kebutuhan pasien

Pokok Pikiran:
• Dalam pelayanan rawat jalan maupun rawat inap di Puskesmas terutama pelayanan gawat darurat,
berencana kadang-kadang memerlukan tindakan bedah minor yang membutuhkan anestesi. Pelaksan
memenuhi standar dan peraturan yang berlaku, serta kebijakan dan prosedur yang berlaku di Puskesm

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dokter atau dokter gigi Pasien, dokter, Proses kajian Catatan pada rekam
yang akan melakukan dokter gigi sebelum medis yang
pembedahan minor melakukan membuktikan
melakukan kajian sebelum tindakan pelaksanaan kajian
melaksanakan pembedahan pembedahan sebelum dilakukan
pembedahan (asesmen
pra bedah)

2. Dokter atau dokter gigi Pasien, dokter, Penyusunan Bukti SOAP


yang akan melakukan dokter gigi rencana asuhan pembedahan minor dan
pembedahan minor pembedahan rencana asuhan
merencanakan asuhan pembedahaan
pembedahan berdasarkan
hasil kajian.

3. Dokter atau dokter gigi Pasien, dokter, Penjelasan pada Bukti penyampaian
yang akan melakukan dokter gigi pasien sebelum informasi/edukasi pada
pembedahan minor melakukan pasien/keluarga
menjelaskan risiko, pembedahan sebelum pembedahan
manfaat, komplikasi
potensial, dan alternatif
kepada pasien/keluarga
pasien

4. Sebelum melakukan Pasien, dokter, Pelaksanaan SOP informed consent


tindakan harus dokter gigi informed consent
mendapatkan persetujuan
dari pasien/keluarga pasien

5. Pembedahan dilakukan Pasien, dokter, Pelaksanaan SOP tindakan


berdasarkan prosedur yang dokter gigi pembedahan pembedahan, dan
ditetapkan prosesnya dicatata
dalam rekammedis

117
6. Laporan/catatan operasi Rekam medis Pencatatan laporan Bukti pencatatan
dituliskan dalam rekam operasi laporan operasi dalam
medis rekam medis

7. Status fisiologi pasien Pasien, dokter, Monitoring status Bukti pelaksanaan


dimonitor terus menerus dokter gigi fisiologis pasien monitoring status
selama dan segera setelah fisiologi pasien selama
pembedahan dan dituliskan pembedahan dan
dalam rekam medis setelah pembedahan

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.8. Penyuluhan/pendidikan kesehatan dan konseling kepada pasien/keluarga
Penyuluhan kepada pasien/keluarga pasien mendukung peran serta mereka dalam setiap pengambilan

Kriteria:
7.8.1.Pasien/keluarga memperoleh penyuluhan kesehatan dengan pendekatan yan
mudah dipahami
Pokok Pikiran:
• Untuk meningkatkan luaran klinis yang optimal perlu ada kerjasama antara petugas kesehatan dan
mendapatkan penyuluhan kesehatan dan edukasi yang terkait dengan penyakit dan kebutuhan klinis
pendidikan pasien/keluarga perlu dipadukan dalam pelayanan klinis. Pendidikan dan penyuluhan kep
bersih dan sehat (PHBS). Agar penyuluhan dan pendidikan pasien/keluarga dilaksanakan dengan efe
pendekatan komunikasi interpersonal antara pasien dan petugas kesehatan, dan menggunakan bahasa
pasien/keluarga.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Penyusunan dan Pasien, petugas Pendidikan/ Bukti pelaksanaan


pelaksanaan layanan pemberi layanan, penyuluhan pada pendidikan/penyuluhan
mencakup aspek rekam medis pasien, catatan pada pasien
penyuluhan kesehatan pendidikan/
pasien/keluarga pasien penyuluhan pada
pasien pada rekam
medis

2. Pedoman/materi Pasien, petugas Materi pendidikan/ Panduan penyuluhan


penyuluhan kesehatan pemberi layanan, penyuluhan pada pada pasien
mencakup informasi rekam medis pasien, catatan
mengenai penyakit, pendidikan/
penggunaan obat, peralatan penyuluhan pada
medik, aspek etika di pasien pada rekam
Puskesmas dan PHBS. medis

118
3. Tersedia metode dan Pasien, petugas Metode Panduan penyuluhan
media pemberi layanan, pendidikan/ pada pasien. Media
penyuluhan/pendidikan rekam medis penyuluhan pada penyuluhan
kesehatan bagi pasien dan pasien, catatan
keluarga dengan pendidikan/
memperhatikan kondisi penyuluhan pada
sasaran/penerima informasi pasien pada rekam
(misal bagi yang tidak bisa medis
membaca

4. Dilakukan penilaian Pasien, petugas Penilaian Hasil evaluasi terhadap


terhadap efektivitas pemberi layanan, efektivitas efektivitas
penyampaian informasi rekam medis pendidikan/ penyampaian
kepada pasien/keluarga penyuluhan pada informasi/edukasi pada
pasien agar mereka dapat pasien, catatan pasien
berperan aktif dalam proses pendidikan/
layanan dan memahami penyuluhan pada
konsekuensi layanan yang pasien pada rekam
diberikan medis

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.9. Makanan dan Terapi Nutrisi *)
Pemberian makanan dan terapi nutrisi sesuai dengan kebutuhan pasien dan ketentuan yang berlaku

Kriteria:
7.9.1. Pilihan berbagai variasi makanan yang sesuai dengan status gizi pasien dan
tersedia secara reguler.
Pokok Pikiran:
• Kondisi kesehatan dan proses pemulihan pasien membutuhkan asupan makanan dan nutrisi yang m
perlu disediakan secra regular, sesuai dengan rencana asuhan, umur, budaya, dan bila dimungkinkan
berperan serta dalam perencanaan dan seleksi makanan.
• Pemesanan dan pemberian makanan atau nutrien yang lain hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan
• Keluarga pasien dapat berpartisipasi dalam menyediakan makanan bila sesuai dan konsisten denga
asuhan dengan sepengetahuan dari petugas kesehatan.
• Bila keluarga pasien atau pihak lain menyediakan makanan pasien, mereka diberikan edukasi tentan
indikasi dengan kebutuhan dan rencana pelayanan, termasuk informasi tentang interaksi obat dengan

119
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Makanan atau nutrisi Pasien, petugas Ketersediaan SOP pemesanan,


yang sesuai untuk pasien pemberi gizi pemberian penyiapan, distribusi
tersedia secara reguler makanan secara dan pemberian
reguler makanan pada pasien
rawat inap

2. Sebelum makanan Petugas gizi Pemesanan Bukti pemesanan dan


diberikan pada pasien, makanan untuk pencatatan dilakukan
makanan telah dipesan dan pasien rawat inap sesuai prosedur
dicatat untuk semua pasien
rawat inap.

3. Pemesanan makanan Petugas gizi Penyusunan Bukti pelaksanaan


didasarkan atas status gizi rencana asuhan gizi SOAP gizi
dan kebutuhan pasien pasien rawat inap

4. Bila disediakan variasi Pasien, petugas Variasi pilihan Jika tidak ada variasi
pilihan makanan, maka gizi makanan pilihan maka EP ini
makanan yang diberikan dianggap TDD. Jika
konsisten dengan kondisi ada variasi, maka harus
dan kebutuhan pasien ada dokumen tentang
informasi adanya
variasi menu pilihan
(informed choice), dan
bukti pelaksanaannya.
Pemberian variasi
menu juga didasarkan
pada hasil SOAP gizi

5. Diberikan edukasi pada Pasien, keluarga, Edukasi pada Bukti pemberian


keluarga tentang petugas pemberi keluarga tentang edukasi tentang
pembatasan diit pasien, bila nutrisi pembatasan diet pembatasan diit pasien
keluarga ikut menyediakan pasien untuk pasien yang
makanan bagi pasien. memerlukan
pembatasan diit, bila
keluarga menyediakan
makanan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

120
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.9.2. Penyiapan, penanganan, penyimpanan dan distribusi makanan dilakuk
peraturan perundangan yang berlaku.

Pokok Pikiran:
• Penyiapan makanan, penyimpanan dan distribusi makanan, termasuk bahan makanan harus dimoni
sesuai dengan peraturan perundang-undang dan praktik terkini yang dapat diterima.
• Risiko kontaminasi dan pembusukan diminimalkan dalam penyiapan dan penyimpanan makanan. M
pada waktu yang telah ditetapkan. Makanan dan produk nutrisi termasuk produk nutrisi enteral, jika
memenuhi kebutuhan khusus pasien.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Makanan disiapkan Petugas gizi Proses penyiapan SOP penyiapan


dengan cara yang baku dan distribusi makanan dan distribusi
mengurangi risiko makanan makanan
kontaminasi dan mencerminkan upaya
pembusukan mengurangi risiko
terhadap kontaminsasi
dan pembusukan

2. Makanan disimpan Petugas gizi Proses


dengan cara yang baku penyimpanan
mengurangi risiko makanan dan
kontaminasi dan bahan makanan
pembusukan

3. Distribusi makanan Pasien, petugas Distribusi Jadual pelaksanaan


secara tepat waktu, dan gizi makanan, distribusi makanan,
memenuhi permintaan ketepatan waktu catatan pelaksanaan
dan/atau kebutuhan khusus distribusi makanan kegiatan distribusi
makanan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
7.9.3. Pasien yang berisiko nutrisi mendapat terapi gizi.**)

Pokok Pikiran:
• Pada asesmen awal, pasien ditapis untuk mengidentifikasi adanya risiko nutrisi. Ahli gizi melakuka
adanya risiko nutrisi untuk disusun rencana terapi gizi. Tingkat kemajuan pasien dimonitor dan dicat
perawat dan ahli gizi dan jika diperlukan keluarga pasien, bekerjasama dalam merencanakan dan me

121
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Pasien yang pada kajian Pasien, ahli gizi Pelaksanaan Bukti pelaksanaan
awal berada pada risiko asuhan gizi pada kajian awal pada pasien
nutrisi, mendapat terapi pasien dengan dengan risiko nutrisi
gizi. risiko nutrisi dan pelaksanaannya

2. Suatu proses kerjasama Pasien, dokter, Komunikasi dan Catatan pada rekam
dipakai untuk perawat, ahli gizi koordinasi dalam medis yang
merencanakan, pemberian nutrisi menunjukkan
memberikan dan pada pasien dengan kerjasama antar profesi
memonitor pemberian risiko nutrisi yang menangani dalam
asuhan gizi perencanaan,
pemberian, monitoring
pemberian asuhan gizi,
misal pada kasus DM
atau hipertensi)

3. Respons pasien terhadap Dokter, perawat, Pelaksanaan Bukti catatan dalam


asuhan gizi dimonitor ahli gizi monitoring respons rekam medis yang
pasien terhadap menunjukkan
terapi gizi dilakukannya monitorin
pelaksanaan asuhan
gizi

4. Respons pasien terhadap Pencatatan respons


asuhan gizi dicatat dalam pasien terhadap asuhan
rekam medis gizi dalam rekam medis

**) kriteria ini juga berlaku untuk Puskesmas yang menjalankan home-care pada pasien yang memer

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar:
7.10. Pemulangan dan tindak lanjut *)
Pemulangan dan/tindak lanjut pasien dilakukan dengan prosedur yang tepat.

Kriteria:
7.10.1. Pemulangan dan/tindak lanjut pasien, baik yang bertujuan untuk kelangsun
dipandu oleh prosedur yang standar

122
Pokok Pikiran:
• Untuk menjamin kesinambungan pelayanan, maka perlu ditetapkan kebijakan dan prosedur pemula
rujukan yang perlu dilakukan pada saat pemulangan. Jika pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan yang l
dari fasilitas kesehatan tersebut.

• Jika puskesmas menerima umpan balik rujukan pasien dari fasilitas kesehatan yang lebih tinggi ata
dilakukan tindak lanjut terhadap pasien melalui proses kajian, dan sesuai prosedur yang berlaku, den
tindak lanjut dari sarana kesehatan yang memberikan umpan balik rujukan

• Perlu ditetapkan kebijakan dan prosedur untuk memberikan alternatif dalam mengatasi hal tersebut
tidak dapat dilaksanakan. Bentuk layanan tindak lanjut dilakukan dengan memperhatikan lingkaran d
kemandirian pasien/keluarga

123
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia prosedur Pasien, Dokter, Pelaksanaan SOP pemulangan


pemulangan dan/tindak perawat pemulangan pasien pasien dan tindak lanjut
lanjut pasien dan tindak lanjut pasien

2. Ada penanggung jawab Dokter, perawat Penanggung jawab SK tentang penetapan


dalam pelaksanaan proses pemulangan pasien penanggung jawab
pemulangan dan/tindak dalam pemulangan
lanjut tersebut pasien

3. Tersedia kriteria yang Dokter, perawat Pelaksanaan Kriteria pemulangan


digunakan untuk pemulangan pasien pasien dan tindak lanjut
menetapkan saat dan tindak lanjut
pemulangan dan/tindak sesuai dengan
lanjut pasien kriteria

4. Dilakukan tindak lanjut Dokter, perawat Pelaksanaan tindak Bukti umpan balik dari
terhadap umpan balik pada lanjut terhadap sarana kesehatan lain,
pasien yang dirujuk umpan balik dari SOP tindak lanjut
kembali sesuai dengan sarana rujukan terhadap umpan balik
prosedur yang berlaku, dan yang merujuk balik dari sarana kesehatan
rekomendasi dari sarana rujukan yang merujuk
kesehatan rujukan yang balik
merujuk balik.

5. Tersedia prosedur dan Pasien, dokter, Pelaksanaan SOP alternatif


alternatif penanganan bagi perawat prosedur penanganan pasien
pasien yang memerlukan yang memerlukan
tindak lanjut rujukan akan rujukan tetapi tidak
tetapi tidak mungkin mungkin dilakukan
dilakukan

*) untuk Puskesmas dengan rawat inap

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.10.2. Pasien/ keluarga pasien memperoleh penjelasan yang memadai tentan
pemulangan atau saat dirujuk ke sarana kesehatan yang lain.

Pokok Pikiran:
• Informasi yang diberikan kepada pasien/keluarga pada saat pemulangan atau rujukan ke fasilitas ke
pasien/keluarga memahami tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk mencapai hasil pelayanan yang

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian

124
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Informasi yang Pasien, dokter, Pemberian Bukti pemberian


dibutuhkan mengenai perawat informasi tentang informasi tentang
tindak lanjut layanan tindak lanjut tindak lanjut layanan
diberikan oleh petugas layanan pada saat ketika pemulangan
kepada pasien/keluarga pemulangan atau pasien atau ketika
pasien pada saat rujukan pasien dirujuk ke faskes
pemulangan atau jika yang lain
dilakukan rujukan ke
sarana kesehatan yang lain

2. Petugas mengetahui Dokter, perawat Cara mengetahui Dalam catatan rekam


bahwa informasi yang bahwa informasi medis tertulis bukti
disampaikan dipahami oleh yang diberikan pemahaman
pasien/keluarga pasien dipahami pasien/keluarga tentang
edukasi yang diberikan

3. Dilakukan evaluasi Dokter, perawat Evaluasi terhadap Bukti evaluasi dan


periodik terhadap prosedur prosedur tindak lanjut terhadap
pelaksanaan penyampaian penyampaian penyampaian informasi
informasi tersebut informasi pada pasien/keluarga
pasien (misalnya
evaluasi ini dilakukan
melalui audit rekam
medis)

125
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
7.10.3. Pelaksanaan rujukan dilakukan atas dasar kebutuhan dan pilihan pasie

Pokok Pikiran:
• Jika pasien perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lain, wajib diupayakan proses rujukan berjalan
pasien agar pasien memperoleh kepastian mendapat pelayanan sesuai dengan kebutuhan dan pilihan
Untuk itu perlu ditetapkan kebijakan dan prosedur pelaksanaan rujukan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan identifikasi Pasien, petugas Proses transportasi SOP tranportasi rujukan


kebutuhan dan pilihan pemberi layanan rujukan
pasien (misalnya
kebutuhan transportasi,
petugas kompeten yang
mendampingi, sarana
medis dan keluarga yang
menemani) selama proses
rujukan.

2. Apabila tersedia lebih Pasien, petugas Pemberian Bukti penyampain


dari satu sarana yang dapat pemberi layanan informasi tentang infromasi tentang
menyediakan pelayanan alternatif sarana pilihan tempat rujukan
rujukan tersebut, tujuan rujukan, (informed choice)
pasien/keluarga pasien peluang bagi
diberi informasi yang pasien dan
memadai dan diberi keluarga untuk
kesempatan untuk memilih memilih tujuan
sarana pelayanan yang rujukan
diinginkan

3. Kriteria rujukan Pasien, dokter, Pelaksanaan SOP rujukan, kriteria


dilakukan sesuai dengan perawat rujukan sesuai pasien-pasien yang
SOP rujukan kriteria rujukan perlu/harus dirujuk

4. Dilakukan persetujuan Pasien, pemberi Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


rujukan dari layanan, rekam persetujuan informed consent
pasien/keluarga pasien medis rujukan rujukan

126
Pasien (LKBP)

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

an lingkungan yang memadai.

efisien dengan memperhatikan kebutuhan

n sumber daya yang tersedia di Puskesmas.


an. Jika kebutuhan pasien tidak dapat dipenuhi,
sien dan petugas sudah harus diperhatikan sejak
h mencerminkan penerapan upaya keselamatan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

0 10

10
0

10
0

10

127
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

mentasi pada waktu pendaftaran

rmasi pendaftaran harus tersedia dengan jelas yang


asien memperhatikan latar belakang budaya dan

128
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

pertimbangkan dan diinformasikan pada saat

129
a pasien. Pimpinan Puskesmas harus mengetahui
b Puskesmas sesuai dengan undang-undang dan
ar seluruh petugas bertanggung jawab melindungi
pasien, pimpinan bekerja sama dan berusaha
ani, sedangkan petugas yang melayani dijamin akan

Puskesmas, yang melibatkan petugas, Puskesmas,


ksanakan untuk menjamin bahwa petugas
dan keluarga, ketika mereka melayani pasien. Hak
n pelayanan, oleh karena itu pasien perlu

130
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
UU No. 36/2009
tentang Kesehatan, UU
No. 44/2009 tentang 0
Rumah Sakit
5

10

10

10

10

10
0

10

131
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ien untuk menjamin kesinambungan pelayanan.

s yang akan dilalui mulai dari proses kajian sampai


masikan kepada pasien untuk menjamin
fasilitas yang lebih tinggi dalam upaya menjamin
mendaftar, diperiksa sampai dengan meninggalkan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

10

132
0

10

10

133
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

lam memberikan pelayanan diusahakan dikurangi

nyai keterbatasan, antara lain: lanjut usia, orang


u ada penghalang lainnya yang membuat proses
antisipasi dan dilakukan upaya untuk mengurangi
ari rintangan tersebut perlu diminimalkan dalam

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

layanan.

erbagai kebutuhan dan harapan pasien/keluarga.

134
ajian awal yang lengkap dalam menetapkan alasan
as membutuhkan informasi khusus dan prosedur
harus diberikan. Kebijakan dan prosedur harus
pulkan dan didokumentasikan.

as tentang kajian kebutuhan pasien, yang memuat:


dilaksanakan oleh setiap disiplin dalam lingkup
mereka yang kompeten dan berwenang yang
ini.

135
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

136
0

10

Standar profesi
pelayanan medis,
Standar asuhan
keperawatan 0

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

iakses oleh petugas yang bertanggung jawab

kam medis pasien. Informasi yang ada dalam rekam


pelayanan kepada pasien, agar informasi tersebut
n pasien. Rekam medis pasien adalah cataran
an keperawatan.

kan pelayanan/tindakan sesuai kebutuhan serta

view/kajian ulang pada situasi yang meragukan.


awatan dan kajian lain yang berarti,
itemukan kembali dalam rekam medis atau dari

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

137
Peraturan tentang
Rekam Medis

10

10

10

138
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

gera diberikan prioritas untuk asesmen dan

kasi dengan proses triase. Bila telah diidentifikasi


alui udara/airborne), pasien ini sesegera mungkin
belum pasien yang lain, mendapat pelayanan

yanan di Puskesmas untuk memenuhi kebutuhan


n yang mempunyai kemampuan lebih tinggi.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Pedoman Triase
0

10

10

10

139
0

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ehatan antar profesi yang digunakan untuk

profesional melakukan kajian awal untuk

tersebut dapat dilakukan secara individual atau jika


at, bidan, dan tenaga kesehatan yang lain sesuai

t dan evaluasi
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

140
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

elakukan kajian awal pasien

n. Pada pelaksanaan kajian juga harus


tempat yang memenuhi persyaratan untuk
fungsi dengan baik, mudah dioperasikan, dan

benar terhadap alat-alat klinis yang digunakan.

141
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Standar peralatan klinis
di Puskesmas 0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ganan oleh tim kesehatan antar profesi disusun

anan baik layanan medis maupun layanan terpadu

iagnosis. Dalam menyusun rencana layanan perlu


suai dengan standar pelayanan yang ditetapkan.
i dengan kondisi pasien dan standar pelayanan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

142
0

10

10

10

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

n memperhatikan kebutuhan biologis, psikologis,

roleh. Pasien/keluarga diberi peluang untuk


yusun rencana layanan tersebut harus
ai-nilai budaya yang dimiliki oleh pasien.

143
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

oleh tim kesehatan antar profesi dengan kejelasan

144
Rencana layanan terpadu meliputi: tujuan layanan
al kegiatan, sumber daya yang akan digunakan, dan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

10
0

10

145
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

aan tindakan bagi yang membutuhkan persetujuan

ang diterimanya adalah dengan cara memberikan


iberi penjelasan/konseling tentang hal yang
utusan persetujuan.

Misalnya, informed consent diperoleh ketika pasien


Proses persetujuan ditetapkan dengan jelas oleh
eraturan yang berlaku.

yang memerlukan persetujuan dan bagaimana


ndatangani formulir persetujuan, atau dengan cara
pasien. Petugas Pelaksana Tindakan yang diberi
entasikan persetujuan tersebut

146
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10
0

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

g jelas.

uk ke fasilitas kesehatan yang mampu menyediakan


dan prosedur yang jelas sehingga pasien dijamin

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

147
0

10

10

10

10

148
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

mi oleh tenaga kesehatan dan pasien/keluarga

rujukan. Informasi tentang rencana rujukan harus


tentang rencana rujukan diberikan kepada
rlu disampaikan kepada pasien meliputi: alasan
ka ada, sehingga pasien/keluarga dapat memutuskan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

nai kondisi klinis pasien dan tindakan yang telah

149
bersama pasien. Salinan resume pasien tersebut
tersebut memuat kondisi klinis pasien, prosedur

150
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ng kompeten terus memonitor kondisi pasien.

ang singkat dengan pasien yang sadar dan dapat


u medis yang terus-menerus. Pada kedua kasus
. Kompetensi staf yang mendampingi selama

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

151
0

10
≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

an layanan klinis

las tentang rencana layanan, dan memberikan


an dalam dokumen informed consent/informed
Puskesmas, sesuai dengan kemampuan Puskesmas
edia untuk memperoleh outcome klinis yang
lam rekam medis pasien.

pedoman atau standar yang berlaku, algoritme,

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Pedoman pelayanan 0
klinis dari organisasi
profesi 5

10
0

10
0

10
0

10

152
0

10
0

10
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

u berisiko tinggi dipandu oleh kebijakan dan

, dan ada kejelasan kebijakan dan prosedur dalam

ik bagi petugas maupun pasien yang lain perlu

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

153
0

10
0

10
0

10
Panduan Kewaspadaan
Universal

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

oduk obat dan/atau cairan intravena dipandu dengan

berisiko terhadap terjadinya infeksi, oleh karena itu

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

154
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

uk menyesuaikan rencana layanan.

tersebut dilakukan dengan pengukuran dan analisis


an tersebut harus ditindaklanjuti sebagai upaya
ntara lain adalah: indikator klinik, survei kepuasan
rga pasien, pendapat, dan persepsi pasien terhadap

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

10

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian

155
< 20% tidak terpenuhi

rgai kebutuhan dan hak pasien selama pelaksanaan

dan menghargasi kebutuhan dan hak pasien.


ditetapkan kebijakan dan prosedur untuk
menggunakan informasi tersebut untuk perbaikan.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

sungan dan menghindari pengulangan yang tidak

pun pelaksanaannya harus menghindari pengulangan


an Puskesmas, dan dipadukan sebagai hasil kajian

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

156
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

157
ang hak dan tanggung jawab mereka berhubungan
uk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

ntuk tidak melanjutkan pelayanan atau pengobatan


ai, termasuk menolak untuk dirujuk ke fasilitas

a untuk membuat keputusan, potensi hasil dari


Pasien dan keluarganya diberitahu tentang alternatif

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

158
0

10

10

159
≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

han pasien

an memenuhi standar di Puskesmas, standar


pasien

awat darurat, pelayanan gigi, dan keluarga


l anestesi dan sedasi. Pelaksanaan lokal anestesi dan
an prosedur yang berlaku di Puskesmas.

Penyusunan rencana termasuk identifikasi

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

10

160
0

10

10

10

161
≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

anakan memenuhi standar di Puskesmas, standar


pasien

awat darurat, pelayanan gigi, dan keluarga


tesi. Pelaksanaan bedah minor tersebut harus
ku di Puskesmas.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10
0

10

162
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

asien/keluarga.
p pengambilan keputusan dan pelaksanaan layanan

endekatan yang komunikatif dan bahasa yang

esehatan dan pasien/keluarga. Pasien/keluarga perlu


utuhan klinis pasien, oleh karena itu penyuluhan dan
enyuluhan kepada pasien termasuk perilaku hidup
an dengan efektif maka dilakukan dengan
unakan bahasa yang mudah dipahami oleh

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

163
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

ang berlaku

izi pasien dan konsisten dengan asuhan klinis

nutrisi yang memadai, oleh karena itu makanan


imungkinkan pilihan menu makanan. Pasien

ga kesehatan yang kompeten.


nsisten dengan kajian kebutuhan pasien dan rencana

edukasi tentang makanan yang dilarang/kontra


i obat dengan makanan.

164
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian

165
< 20% tidak terpenuhi

kanan dilakukan dengan aman dan memenuhi

harus dimonitor untuk memastikan keamanan dan

an makanan. Makanan didistribusikan kepada pasien


i enteral, jika dibutuhkan, harus tersedia untuk

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

gizi melakukan kajian untuk mengidentifikasi


itor dan dicatat dalam rekam medis. Dokter,
nakan dan memberikan terapi gizi.

166
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10
n yang memerlukan terapi gizi.
≥ 80% terpenuhi
AN 20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

tuk kelangsungan layanan, rujukan maupun pulang

167
sedur pemulangan pasien dan tindak lanjut maupun
sehatan yang lain, perlu ada mekanisme umpan balik

bih tinggi atau fasilitas kesehatan lain, maka perlu


g berlaku, dengan memperhatikan rekomendasi

si hal tersebut, jika tindak lanjut yang dibutuhkan


an lingkaran dinamis proses keperawatan, dan

168
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10
0

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

emadai tentang tindak lanjut layanan saat

ke fasilitas kesehatan yang lain diperlukan agar


elayanan yang optimal.

Dokumen
Skor

169
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

170
≥ 80% terpenuhi
20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

n pilihan pasien

ukan berjalan sesuai dengan kebutuhan dan pilihan


n dan pilihan tersebut dengan konsekuensinya.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10
0

10

171
Bab VIII. Manajemen Penunjang Layanan Klinis

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Pelayanan Laboratorium
Standar:
8.1. Pelayanan laboratorium tersedia tepat waktu untuk meme
pengkajian pasien, serta mematuhi standar, hukum dan peraturan yang berlaku.

Kriteria:
8.1.1. Pemeriksaan laboratorium dilakukan oleh petugas yang k
berpengalaman untuk melakukan dan/atau menginterpretasikan hasil pemeriksaan

Pokok Pikiran:
• Petugas laboratorium yang melaksanakan dipastikan mendapat pelatihan secara baik dan adekuat, be
keterampilan dan diorientasikan pada pekerjaannya. Petugas analis laboratorium/penunjang diagnostik
dengan latihan dan pengalamannya. Jumlah dan jenis petugas untuk melaksanakan tes laboratorium cu
jam pelayanan dan untuk gawat darurat. Perlu ditetapkan jenis pelayanan laboratorium/penunjang diag
Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ditetapkan jenis-jenis SK tentang jenis-
pemeriksaan laboratorium jenis pemeriksaan
yang dapat dilakukan di laboratorium yang
Puskesmas tersedia, SOP
pemeriksaan
laboratorium,
brosur pelayanan
laboratorium

2. Tersedia jenis dan Pasien, petugas Jam buka Pola ketenagaan,


jumlah petugas kesehatan laboratorium pelayanan, persyaratan
yang kompeten sesuai ketersediaan kompetensi,
kebutuhan dan jam buka pelayanan, ketentuan jam
pelayanan pelayanan buka pelayanan
laboratorium oleh
petugas yang
kompeten

3. Pemeriksaan Petugas Pemenuhan Persyaratan


laboratorium dilakukan laboratorium persyaratan kompetensi
oleh analis/petugas yang kompetensi analis/petugas
terlatih dan berpengalaman laboratorium

104
4. Interpretasi hasil Petugas Pelaksanaan Persyaratan
pemeriksaan laboratorium laboratorium interpretasi hasil kompetensi
dilakukan oleh petugas pemeriksaan petugas yang
yang terlatih dan laboratorium melakukan
berpengalaman interpretasi hasil
pemeriksaan
laboratorium

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.1.2. Terdapat kebijakan dan prosedur spesifik untuk setiap je
laboratorium
Pokok Pikiran:
• Agar pelaksanaan pelayanan laboratorium dapat menghasilkan hasil pemeriksaan yang tepat, maka p
kebijakan dan prosedur pelayanan laboratorium mulai dari permintaan, penerimaaan, pengambilan dan
pengelolaan reagen pelaksanaan pemeriksaan, penyampaian hasil pemeriksaan kepada pihak yang me
pengelolaan limbah medis dan bahan berbahaya dan beracun (B3).

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas

1. Tersedia kebijakan dan Petugas Pelaksanaan Kebijakan dan


prosedur untuk permintaan laboratorium prosedur SOP permintaan
pemeriksaan, penerimaan pemeriksaan,
spesimen, pengambilan dan penerimaan
penyimpan spesimen spesimen,
pengambilan dan
penyimpanan
spesimen

2. Tersedia prosedur Petugas Pelaksanaan SOP pemeriksaan


pemeriksaan laboratorium laboratorium prosedur laboratorium

3. Dilakukan pemantauan Kepala Pemantauan SOP pemantauan


secara berkala terhadap Puskesmas, berkala pelaksanaan
pelaksanaan prosedur penanggung pelaksanaan prosedur
tersebut jawab/koordinator prosedur pemeriksaan
layanan klinis laboratorium, hasil
pemantauan,
tindak lanjut
pemantauan

105
4. Dilakukan evaluasi Kepala Evaluasi dan tindak SOP penilaian
terhadap ketepatan waktu Puskesmas, lanjut pemantauan ketepatan waktu
penyerahan hasil penanggung ketepatan waktu penyerahan hasil,
pemeriksaan laboratorium jawab/koordinator penyerahan hasil hasil evaluasi dan
layanan klinis laboratorium tindak lanjut hasil
evaluasi

5. Tersedia kebijakan dan Pasien, dokter, Pemeriksaan di SK dan SOP


prosedur pemeriksaan di perawat, Petugas luar jam kerja pelayanan di luar
luar jam kerja (pada laboratorium jam kerja
Puskesmas rawat inap atau
pada Puskesmas yang
menyediakan pelayanan di
luar jam kerja)

6. Ada kebijakan dan Dokter, perawat, Pelaksanaan SOP pemeriksaan


prosedur untuk petugas prosedur laboratorium yang
pemeriksaan yang berisiko laboratorium berisiko tinggi
tinggi (misalnya spesimen
sputum, darah dan lainnya)

7. Tersedia prosedur Petugas Pelaksanaan SOP kesehatan dan


kesehatan dan keselamatan laboratorium prosedur keselamatan kerja
kerja, dan alat pelindung bagi petugas
diri bagi petugas
laboratorium

8. Dilakukan pemantauan Petugas Pelaksanaan SOP penggunaan


terhadap penggunaan alat laboratorium prosedur, alat pelindung diri,
pelindung diri dan pemantauan SOP pemantauan
pelaksanaan prosedur terhadap terhadap
kesehatan dan keselamatan pelaksanaan penggunaan alat
kerja prosedur pelindung diri

9. Tersedia prosedur Petugas Pelaksanaan SOP pengelolaan


pengelolaan bahan laboratorium prosedur bahan berbahaya
berbahaya dan beracun, dan beracun, SOP
dan limbah medis hasil pengelolaan
pemeriksaan laboratorium limbah hasil
pemeriksaan
laboratorium
10. Tersedia prosedur Petugas Pelaksanaan SOP pengelolaan
pengelolaan reagen di laboratorium prosedur reagen
laboratorium

106
11. Dilakukan pemantauan Petugas Pelaksanaan SOP pengelolaan
dan tindak lanjut terhadap laboratorium prosedur limbah
pengelolaan limbah medis
apakah sesuai dengan
prosedur

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.1.3. Hasil pemeriksaan laboratorium selesai dan tersedia dala
ketentuan yang ditetapkan
Pokok Pikiran:
• Pimpinan Puskesmas perlu menetapkan jangka waktu yang dibutuhkan untuk melaporkan hasil tes la
dilaporkan dalam kerangka waktu berdasarkan kebutuhan pasien, pelayanan yang ditawarkan, dan keb
pelayanan klinis. Pemeriksaan pada gawat darurat dan di luar jam kerja serta pada akhir minggu terma
Hasil pemeriksaan yang urgen, seperti dari unit gawat darurat diberikan perhatian khusus. Sebagai tam
laboratorium dilakukan bekerja sama dengan pihak luar, laporan hasil pemeriksaan juga harus tepat w
kebijakan yang ditetapkan atau yang tercantum dalam kontrak

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Pimpinan Puskesmas Pasien, dokter, Ketepatan waktu SK tentang waktu
menetapkan waktu yang perawat, petugas penyampaian hasil penyampaian
diharapkan untuk laporan laboratorium pemeriksaan laporan hasil
hasil pemeriksaan. laboratorium pemeriksaan
laboratorium, SK
tentang waktu
penyampaian
laporan hasil
pemeriksaan
laboratorium untuk
pasien urgen (cito)

2. Ketepatan waktu Pasien, dokter, Pemantauan SOP pemantauan


melaporkan hasil perawat, Petugas pelaksanaan waktu
pemeriksaan yang laboratorium pelaporan hasil penyampaian hasil
urgen/gawat darurat diukur. pemeriksaan pemeriksaan
laboratorium untuk laboratorium untuk
pasien urgen/gawat pasien urgen/gawat
darurat darurat. Hasil
pemantauan.

107
3. Hasil laboratorium Pasien, dokter, Ketepatan waktu Hasil pemantauan
dilaporkan dalam kerangka perawat, Petugas penyampaian hasil pelaporan hasil
waktu guna memenuhi laboratorium pemeriksaan pemeriksaan
kebutuhan pasien laboratorium laboratorium

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.1.4. Ada prosedur melaporkan hasil tes diagnostik yang kritis
Pokok Pikiran:
• Pelaporan dari tes diagnostik yang kritis adalah bagian dari pokok persoalan keselamatan pasien. Ha
signifikan di luar batas nilai normal dapat memberi indikasi risiko tinggi atau kondisi yang mengancam
Sangat penting bagi Puskesmas untuk mengembangkan suatu sistem pelaporan formal yang jelas men
praktisi kesehatan mewaspadai hasil kritis dari tes diagnostik dan bagaimana staf mendokumentasikan

• Proses ini dikembangkan untuk pengelolaan hasil kritis dari tes diagnostik untuk menyediakan pedom
untuk meminta dan menerima hasil tes pada keadaan gawat darurat. Prosedur ini meliputi juga penetap
nilai kritis bagi setiap tipe tes, oleh siapa dan kepada siapa hasil tes kritis harus dilaporkan, dan menet
monitoring yang memenuhi ketentuan.

108
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Metode kolaboratif Dokter, perawat, Kolaborasi dalam Bukti proses
digunakan untuk petugas penyampaian hasil kolaboratif dalam
mengembangkan prosedur laboratorium laboratorium yang menyusun
untuk pelaporan hasil yang kritis prosedur pelaporan
kritis dan pemeriksaan hasil krtis dan
diagnostik pemeriksaan
diagnostik

2. Prosedur tersebut adanya penetapan


menetapkan nilai ambang nilai ambang kritis
kritis untuk setiap tes untuk tiap tes pada
prosedur pelaporan
hasil pemeriksaan

3. Prosedur tersebut Dokter, perawat, Pelaksanaan dalam SOP


menetapkan oleh siapa dan petugas prosedur: siapa dan pelaporan hasil
kepada siapa hasil yang laboratorium kepada siapa hasil pemeriksaan
kritis dari pemeriksaan pemeriksaan kritis laboratorium yang
diagnostik harus dilaporkan dilaporkan kritis, disebutkan
oleh siapa dan
kepada siapa hasil
harus dilaporkan

4. Prosedur tersebut Rekam medis Pencatatan hasil dalam SOP terseut


menetapkan apa yang laboratorium yang ditetapkan apa yang
dicatat di dalam rekam kritis dicatat dalam rekam
medis pasien medis pasien

5. Proses dimonitor untuk Kepala Monitoring Bukti hasil


memenuhi ketentuan dan puskesmas, pelaksanaan montiroing, tindak
dimodifikasi berdasarkan penanggung prosedur lanjut monitoring,
hasil monitoring jawab/koordinator penyampaian hasil terhadap
layanan klinis laboratorium yang penyampaian hasil
kritis kritis, misalnya
melalui rapat

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.1.5. Reagensia esensial dan bahan lain yang diperlukan sehari-ha
dievaluasi untuk memastikan akurasi dan presisi hasil.

109
Pokok Pikiran:
• Reagensia dan bahan-bahan lain yang selalu harus ada untuk pelayanan laboratorium bagi pasien har
ditetapkan. Suatu proses yang efektif untuk pemesanan atau menjamin ketersediaan reagensia esensial
diperlukan. Semua reagensia disimpan dan didistribusikan sesuai prosedur yang ditetapkan. Evaluasi p
untuk memastikan akurasi dan presisi hasil pemeriksaan. Pedoman tertulis memastikan pemberian lab
akurat untuk reagensia dan larutan yang digunakan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ditetapkan reagensia SK tentang jenis
esensial dan bahan lain reagensia esensial
yang harus tersedia dan bahan lain
yang harus tersedia

2. Reagensia esensial dan Petugas Ketersediaan SK tentang


bahan lain tersedia, dan ada laboratorium reagensia, buffer menyatakan kapan
proses untuk menyatakan stock reagen di reagensia tidak
jika reagen tidak tersedia laboratorium tersedia (batas
buffer stock untuk
melakukan order)

3. Semua reagensia Petugas Penyimpanan dan SOP penyimpanan


disimpan dan didistribusi laboratorium distribusi reagensia dan distribusi
sesuai pedoman dari reagensia
produsen atau instruksi
penyimpanan dan distribusi
yang ada pada kemasan

4. Tersedia pedoman Petugas Pelaksanaan Panduan tertulis


tertulis yang dilaksanakan laboratorium panduan untuk evaluasi
untuk mengevaluasi semua reagensia, bukti
reagensia agar memberikan evaluasi dan tindak
hasil yang akurat dan lanjut
presisi

5. Semua reagensia dan Bukti dilakukan


larutan diberi label secara pelabelan yang
lengkap dan akurat lengkap pada
reagensia

110
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.1.6. Ditetapkan nilai normal dan rentang nilai yang digunakan u
pelaporan hasil laboratorium
Pokok Pikiran:
• Sesuai dengan peralatan dan prosedur yang dilaksanakan di laboratorium, perlu ditetapkan nilai/renta
untuk setiap tes yang dilaksanakan. Rentang nilai harus tercantum dalam catatan klinis, sebagai bagian
dokumen terpisah dengan daftar yang baru dari nilai-nilai yang ditetapkan kepala laboratorium. Renta
bila pemeriksaan dilaksanakan laboratorium luar. Rujukan nilai ini disesuaikan harus dievaluasi dan d
pemeriksaan berubah.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Kepala Puskesmas SK rentang nilai
menetapkan nilai/rentang yang menjadi
nilai rujukan untuk setiap rujukan hasil
pemeriksaan yang pemeriksaan
dilaksanakan laboratorium

2. Rentang nilai rujukan ini Dokter, perawat, Laporan hasil Form laporan hasil
harus disertakan dalam petugas pemeriksaan pemeriksaan
catatan klinis pada waktu laboratorium laboratorium laboratorium
hasil pemeriksaan memuat rentang
dilaporkan nilai normal

3. Pemeriksaan yang Dokter, perawat, Laporan hasil Form laporan hasil


dilakukan oleh petugas pemeriksaan pemeriksaan
laboratorium luar harus laboratorium laboratorium luar laboratorium luar
mencantumkan rentang memuat rentang
nilai nilai normal

4. Rentang nilai dievaluasi Dokter, petugas Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


dan direvisi berkala laboratorium evaluasi terhadap evaluasi terhadap
seperlunya rentang nilai rentang nilai, hasil
evaluasi dan tindak
lanjut

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.1.7. Pengendalian mutu dilakukan, ditindaklanjuti dan didokumentasi u
laboratorium
Pokok Pikiran:
• Untuk menjamin mutu pelayanan laboratorium maka perlu dilakukan upaya pengendalian mutu inter
Puskesmas. Pengendalian mutu dilakukan sesuai dengan jenis dan ketersediaan peralatan laboratorium
sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian
111
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Tersedia kebijakan dan Petugas Pelaksanaan SOP SK dan SOP
prosedur pengendalian laboratorium pengendalian mutu pengendalian mutu
mutu pelayanan laboratorium
laboratorium

2. Dilakukan kalibrasi atau Petugas Pelaksanaan SOP Kalibrasi, dan


validasi instrumen/alat ukur laboratorium kalibrasi dan Bukti pelaksanaan
tepat waktu dan oleh pihak validasi kalibrasi dan
yang kompeten sesuai validasi instrumen
prosedur

3. Terdapat bukti Bukti-bukti


dokumentasi dilakukannya pelaksanaan
kalibrasi atau validasi, dan kalibrasi atau
masih berlaku validasi

4. Apabila ditemukan Petugas Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


penyimpangan dilakukan laboratorium perbaikan perbaikan, bukti
tindakan perbaikan pelaksanaan
perbaikan

5. Dilakukan pemantapan Bukti pelaksanaan


mutu eksternal terhadap PME, Hasil PME.
pelayanan laboratorium
oleh pihak yang kompeten

6. Terdapat mekanisme Petugas Pelaksanaan SOP rujukan


rujukan spesimen dan laboratorium rujukan laboratorium
pasien bila pemeriksaan
laboratorium tidak
dilakukan di Puskesmas,
dan Puskesmas
memastikan bahwa
pelayanan tersebut
diberikan sesuai dengan
kebutuhan pasien

7. Terdapat bukti Petugas Pelaksanaan PMI Bukti pelaksanaan


dokumentasi dilakukannya laboratorium dan PME PMI dan PME
pemantapan mutu internal
dan eksternal

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.1.8. Program keselamatan (safety) direncanakan, dilaksanakan,

112
Pokok Pikiran:
• Ada program keamanan yang aktif di laboratorium dengan tingkatan sesuai dengan risiko dan kemun
laboratorium. Program ini mengatur praktik keamanan dan langkah-langkah pencegahan bagi staf labo
pasien apabila berada di laboratorium. Program laboratorium ini merupakan program yang terintegras
keselamatan di Puskesmas
• Program keselamatan di laboratorium termasuk :
o Kebijakan dan prosedur tertulis yang mendukung pemenuhan standar dan peraturan.
o Kebijakan dan prosedur tertulis untuk penanganan dan pembuangan bahan infeksius dan berbahaya.
o Tersedianya peralatan keamanan sesuai praktik di laboratorium dan untuk bahaya yang dihadapi.
o Orientasi bagi semua staf laboratorium untuk prosedur dan praktik keamanan kerja.
o Pendidikan (in service education) untuk prosedur-prosedur baru dan pengenalan bahan berbahaya ya
dikenali/diperoleh, maupun peralatan yang baru.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Terdapat program Petugas Pelaksanaan Kerangka acuan
keselamatan/keamanan laboratorium program program
laboratorium yang keselamatan/ keselamatan/keam
mengatur risiko keamanan anan laboratorium,
keselamatan yang potensial laboratorium bukti pelaksanaan
di laboratorium dan di area program
lain yang mendapat
pelayanan laboratorium.

2. Program ini adalah Kerangka acuan


bagian dari program program
keselamatan di Puskesmas keselamatan/keam
anan laboratorium,
dan Panduan
Program
Keselamatan
Pasien di
Puskesmas

3. Petugas laboratorium Petugas Pelaporan kegiatan SOP pelaporan


melaporkan kegiatan laboratorium program program
pelaksanaan program keselamatan keselamatan dan
keselamatan kepada pelaporan insiden,
pengelola program bukti laporan.
keselamatan di Puskesmas
sekurang-kurangnya
setahun sekali dan bila
terjadi insiden keselamatan

113
4. Terdapat kebijakan dan Kepala Proses Penanganan SK dan SOP
prosedur tertulis tentang Puskesmas, dan pembuangan tentang
penanganan dan petugas bahan berbahaya penanganan dan
pembuangan bahan laboratorium. pembuangan bahan
berbahaya berbahaya

5. Dilakukan identifikasi, Petugas Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


analisis dan tindak lanjut laboratorium manajemen risiko manajemen risiko:
risiko keselamatan di di laboratorium identifikasi risiko,
laboratorium analisis, dan tindak
lanjut risiko

6. Staf laboratorium Petugas Pelaksanaan SOP orientasi


diberikan orientasi untuk laboratorium orientasi prosedur dan
prosedur dan praktik praktik
keselamatan/keamanan keselamatan/keam
kerja anan kerja, bukti
pelaksanaan
program orientasi

7. Staf laboratorium Petugas Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


mendapat laboratorium pendidikan dan pelatihan dan
pelatihan/pendidikan untuk pelatihan pendidikan untuk
prosedur baru dan prosedur baru,
penggunaan bahan bahan berbahaya,
berbahaya yang baru, peralatan baru (jika
maupun peralatan yang ada)
baru.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

114
Pelayanan obat
Standar:
8.2. Obat yang tersedia dikelola secara efisien untuk memenuhi
Kriteria:
8.2.1. Berbagai jenis obat yang sesuai dengan kebutuhan tersedia
memadai
Pokok Pikiran:
• Untuk memenuhi kebutuhan pasien, harus ditetapkan jenis obat yang harus tersedia untuk diresepkan
praktisi pelayanan kesehatan. Keputusan ini didasarkan pada misi Puskesmas, kebutuhan pasien, dan j
disiapkan. Perlu disusun suatu daftar (formularium) dari semua obat yang ada di stok atau sudah terse
Dalam beberapa kasus, undang-undang atau peraturan bisa menentukan obat dalam daftar atau sumbe
obat adalah suatu proses kerja sama/kolaboratif yang mempertimbangkan baik kebutuhan dan keselam
kondisi ekonomisnya. Kadang-kadang terjadi kehabisan obat karena terlambatnya pengiriman, kurang
sebab lain yang tidak diantisipasi dalam pengendalian inventaris yang normal. Ada suatu proses untuk
dokter/dokter gigi tentang kekurangan obat tersebut dan saran untuk penggantinya.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Terdapat metode yang Petugas farmasi Metode penilaian, Pedoman/SOP
digunakan untuk menilai pengendalian, penilaian,
dan mengendalikan penyediaan dan pengendalian,
penyediaan dan penggunaan obat penyediaan dan
penggunaan obat penggunaan obat

2. Terdapat kejelasan Petugas farmasi Pelaksanaan SOP penyediaan


prosedur penyediaan dan prosedur dan penggunaan
penggunaan obat obat

3. Ada kejelasan siapa yang SK Penanggung


bertanggung jawab jawab pelayanan
obat

4. Ada kebijakan dan Kepala Bagaimana SK dan SOP


prosedur yang menjamin Puskesmas, menjamin tentang penyediaan
ketersediaan obat-obat penanggung jawab ketersediaan obat obat yang
yang seharusnya ada farmasi, pelaksana di Puskesmas menjamin
ketersediaan obat

5. Tersedia pelayanan obat- Petugas farmasi Pelaksanaan SK tentang


obatan selama tujuh hari kebijakan pelayanan obat 24
dalam seminggu dan 24 pelayanan obat 24 jam
jam pada Puskesmas yang jam
memberikan pelayanan
gawat darurat

115
6. Tersedia daftar Formularium obat
formularium obat
Puskesmas

7. Dilakukan evaluasi dan Petugas farmasi Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


tindak lanjut ketersediaan evaluasi evaluasi
obat dibandingkan dengan ketersediaan obat ketersediaan obat
formularium terhadap
formularium, hasil
evaluasi dan tindak
lanjut

8. Dilakukan evaluasi dan Petugas farmasi Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


tindak lanjut kesesuaian evaluasi kesesuaian evaluasi
peresepan dengan peresepan dengan kesesuaian
formularium. formularium peresepan dengan
formularium, hasil
evaluasi dan tindak
lanjut

116
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.2.2. Peresepan, pemesanan dan pengelolaan obat dipandu kebija
efektif
Pokok Pikiran:
• Pemberian obat untuk mengobati seorang pasien membutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang s
bertanggung jawab untuk mengidentifikasi petugas dengan pengetahuan dan pengalaman sesuai persy
diizinkan berdasarkan lisensi, sertifikasi, undang-undang atau peraturan untuk pemberian obat. Dalam
diidentifikasi petugas tambahan yang diizinkan untuk memberikan obat. Untuk menjamin agar obat te
dalam kondisi baik, tidak rusak, dan tidak kedaluwarsa, maka perlu ditetapkan dan diterapkan kebijak
mulai dari proses analisis kebutuhan, pemesanan, pengadaan, pendistribusian, pelayanan peresepan, p

• Untuk Puskesmas rawat inap penggunaan obat oleh pasien/pengobatan sendiri, baik yang dibawa ke
diresepkan atau dipesan di Puskesmas, diketahui dan dicatat dalam status pasien. Harus dilaksanakan
obat, terutama obat-obat psikotropika sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Terdapat ketentuan Petugas farmasi Pelaksanaan SK tentang
petugas yang berhak kebijakan persyaratan
memberikan resep petugas yang
berhak memberi
resep

2. Terdapat ketentuan Petugas farmasi Pelaksanaan SK tentang


petugas yang menyediakan kebijakan persyaratan
obat dengan persyaratan petugas yang
yang jelas berhak
menyediakan obat

3. Apabila persyaratan Petugas farmasi Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


petugas yang diberi kebijakan pelatihan bagi
kewenangan dalam petugas yang
penyediaan obat tidak diberi kewenangan
dapat dipenuhi, petugas menyediakan obat
tersebut mendapat jika belum sesuai
pelatihan khusus persyaratan

4. Tersedia kebijakan dan Petugas farmasi Pelaksanaan SOP SK dan SOP


proses peresepan, peresepan,
pemesanan, dan pemesanan, dan
pengelolaan obat pengelolaan obat

117
5. Terdapat prosedur untuk Petugas farmasi Pelaksanaan SOP menjaga tidak
menjaga tidak terjadinya prosedur terjadinya
pemberian obat yang pemberian obat
kedaluwarsa kepada pasien kedaluwarsa,
pelaksanaan FIFO
dan FEFO, Kartu
stok/kendali

6. Dilakukan pengawasan Petugas farmasi Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


terhadap penggunaan dan pengawasan oleh pengawasan
pengelolaan obat oleh Dinas Kesehatan
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Kabupaten/Kota secara
teratur

7. Terdapat ketentuan siapa Petugas farmasi Pelaksanaan SK dan SOP


yang berhak menuliskan kebijakan dan SOP peresepan
resep untuk obat-obat psikotropika dan
tertentu (misal psikotropika narkotika
dan narkotika)

8. Ada kebijakan dan Dokter, petugas Pelaksanaan SK dan SOP


prosedur penggunaan obat- farmasi kebijakan dan SOP penggunaan obat
obatan pasien rawat inap, yang dibawa
yang dibawa sendiri oleh sendiri oleh
pasien/ keluarga pasien pasien/keluarga
(rekonsiliasi obat)

9. Penggunaan obat-obatan Petugas farmasi Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


psikotropika/narkotika dan kebijakan dan SOP pengawasan dan
obat-obatan lain yang pengendalian
berbahaya diawasi dan penggunaan
dikendalikan secara ketat psikotropika dan
narkotika, antara
lain: lemari
narkotika terkunci
dengan dua kunci,
pembatasan siapa
yang boleh
meresepkan, dan
memberikan)

118
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.2.3. Ada jaminan kebersihan dan keamanan dalam penyimpanan,
penyampaian obat kepada pasien serta penatalaksanaan obat kedaluwarsa/rusak

Pokok Pikiran:
• Agar obat layak dikonsumsi oleh pasien, maka kebersihan dan keamanan terhadap obat yang tersedia
dari proses pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, dan penyampaian obat kepada pasien serta pena
kedaluwarsa/rusak. Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur dalam penyampaian obat kepada p
memahami indikasi, dosis, cara penggunaan obat, dan efek samping yang mungkin terjadi

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Terdapat persyaratan SOP penyimpanan
penyimpanan obat obat

2. Penyimpanan dilakukan Petugas farmasi Pelaksanaan SOP


sesuai dengan persyaratan penyimpanan obat

3. Pemberian obat kepada Petugas farmasi Pelaksanaan SOP SOP pemberian


pasien disertai dengan label obat kepada pasien
obat yang jelas (mencakup dan pelabelan
nama, dosis, cara
pemakaian obat dan
frekuensi penggunaannya)

4. Pemberian obat disertai Pasien, petugas Pelaksanaan SOP SOP pemberian


dengan informasi farmasi informasi
penggunaan obat yang penggunaan obat
memadai dengan bahasa
yang dapat dimengerti oleh
pasien/keluarga pasien

5. Petugas memberikan Pasien, petugas Pelaksanaan SOP Bukti pemberian


penjelasan tentang farmasi (lakukan informasi tentang
kemungkinan terjadi efek juga observasi efek samping obat
samping obat atau efek dalam pemberian atau efek yang
yang tidak diharapkan informasi) tidak diharapkan

119
6. Petugas menjelaskan Pasien, petugas Pelaksanaan SOP Bukti penjelasan
petunjuk tentang farmasi (lakukan tentang petunjuk
penyimpanan obat di juga observasi penyimpanan obat
rumah dalam pemberian di rumah
informasi)

7. Tersedia kebijakan dan SK dan SOP


prosedur penanganan obat penanganan obat
yang kedaluwarsa/rusak kedaluwarsa/rusak

8. Obat kedaluwarsa/rusak Petugas farmasi Pelaksanaan SOP Bukti pelaksanaan


dikelola sesuai kebijakan penanganan obat
dan prosedur. kedaluwarsa/rusak

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.2.4. Efek samping yang terjadi akibat pemberian obat-obat yang direse
terhadap obat-obatan tertentu harus didokumentasikan dalam rekam medis pasien

Pokok Pikiran:
• Pasien, dokternya, perawat dan petugas kesehatan yang lain bekerja bersama untuk memantau pasien
Tujuan pemantauan adalah untuk mengevaluasi efek pengobatan terhadap gejala pasien atau penyakitn
mengevaluasi pasien terhadap Kejadian yang Tidak Diharapkan (KTD).

• Berdasarkan pemantauan, dosis atau jenis obat bila perlu dapat disesuaikan. Sudah seharusnya dilaku
ketat respons pasien terhadap dosis pertama obat yang baru diberikan kepada pasien. Pemantauan dim
mengidentifikasi respons terapetik yang diantisipasi maupun reaksi alergik, interaksi obat yang tidak d
mencegah risiko bagi pasien. Memantau efek obat termasuk mengobservasi dan mendokumentasikan

• Perlu disusun kebijakan tentang identifikasi, pencatatan dan pelaporan semua KTD yang terkait deng
misalnya sindroma Stephen Johnson, KIPI dan lainnya. Puskesmas membangun suatu mekanisme pel

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Tersedia prosedur Pasien, petugas Pelaksanaan SOP SOP pelaporan
pelaporan efek samping farmasi efek samping obat
obat

2. Efek samping obat Rekam medis Pendokumentasian


didokumentasikan dalam efek samping obat
rekam medis

120
3. Tersedia kebijakan dan Petugas farmasi Pelaksanaan SOP SOP pencatatan,
prosedur untuk mencatat, pemantauan,
memantau, dan melaporkan pelaporan efek
bila terjadi efek samping samping obat,
penggunaan obat dan KTD, KTD,
termasuk kesalahan
pemberian obat

4. Kejadian efek samping Petugas farmasi, Pelaksanaan tindak Bukti pelaksanaan


obat dan KTD rekam medis lanjut, pencatatan tindak lanjut efek
ditindaklanjuti dan kejadian efek samping obat dan
didokumentasikan samping obat, KTD
KTD dan
tindaklanjut

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.2.5. Kesalahan obat (medication errors) dilaporkan melalui proses dan da
yang ditetapkan oleh Puskesmas
Pokok Pikiran:
• Puskesmas mempunyai proses untuk mengidentifikasi dan melaporkan kesalahan obat dan near miss
(KNC). Proses termasuk mendefinisikan suatu kesalahan obat dan KNC, menggunakan format pelapo
mengedukasi staf tentang proses dan pentingnya pelaporan. Definisi-definisi dan proses-proses dikem
kerjasama yang mengikutsertakan semua yang terlibat di berbagai langkah dalam manajemen obat. Pr
bagian dari program mutu dan program keselamatan pasien di Puskesmas. Perbaikan dalam proses pen
staf digunakan untuk mencegah kesalahan di kemudian hari.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Terdapat prosedur untuk SOP identifikasi
mengidentifikasi dan dan pelaporan
melaporkan kesalahan kesalahan
pemberian obat dan KNC pemberian obat
dan KNC

2. Kesalahan pemberian Petugas farmasi Pelaksanaan Laporan kesalahan


obat dan KNC dilaporkan pelaporan pemberian obat
tepat waktu menggunakan kesalahan dan KNC
prosedur baku pemberian obat dan
KNC sesuai waktu
yang ditentukan

121
3. Ditetapkan petugas Penanggung jawab Penanggung jawab SK Penanggung
kesehatan yang farmasi, petugas untuk mengambil jawab tindak lanjut
bertanggung jawab farmasi tindak lanjut pelaporan
mengambil tindakan untuk terhadap pelaporan
pelaporan diidentifikasi

4. Informasi pelaporan Penanggung jawab Pemanfaatan Laporan dan bukti


kesalahan pemberian obat farmasi, petugas pelaporan untuk perbaikan
dan KNC digunakan untuk farmasi perbaikan
memperbaiki proses
pengelolaan dan pelayanan
obat.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.2.6. Obat-obatan emergensi tersedia, dimonitor dan aman bilamana disim

Pokok Pikiran:
• Bila terjadi kegawatdaruratan pasien, akses cepat terhadap obat emergensi yang tepat adalah sangat p
lokasi penyimpanan obat emergensi di tempat pelayanan dan obat-obat emergensi yang harus disuplai
memastikan akses ke obat emergensi bilamana diperlukan, perlu tersedia prosedur untuk mencegah pe
atau kehilangan terhadap obat dimaksud. Prosedur ini memastikan bahwa obat diganti bilamana digun
kedaluwarsa. Keseimbangan antara akses, kesiapan, dan keamanan dari tempat penyimpanan obat em

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Obat emergensi tersedia Dokter, perawat, Penyediaan obat SK dan SOP
pada unit-unit dimana akan petugas farmasi emergensi di unit penyediaan obat-
diperlukan atau dapat pelayanan obat emergensi di
terakses segera untuk unit kerja. Daftar
memenuhi kebutuhan yang obat emergensi di
bersifat emergensi unit pelayanan

2. Ada kebijakan yang Dokter, perawat, Pelaksanaan SK dan SOP


menetapkan bagaimana petugas farmasi penyimpanan obat penyimpanan obat
obat emergensi disimpan, emergensi di unit emergensi di unit
dijaga dan dilindungi dari pelayanan pelayanan
kehilangan atau pencurian

122
3. Obat emergensi Dokter, perawat, Pelaksanaan SOP monitoring
dimonitor dan diganti petugas farmasi monitoring penyediaan obat
secara tepat waktu sesuai penyediaan obat emergensi di unit
kebijakan Puskesmas emergensi di unit kerja. Hasil
setelah digunakan atau bila kerja monitoring dan
kedaluwarsa atau rusak tindak lanjut.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Pelayanan Radiodiagnostik (jika tersedia)


Standar:
8.3. Pelayanan radiodiagnostik disediakan sesuai kebutuhan pasien
tenaga yang kompeten, dan mematuhi persyaratan perundangan yang berlaku

Kriteria:
8.3.1. Pelayanan radiodiagnostik disediakan untuk memenuhi ke
memenuhi standar nasional, perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.

Pokok Pikiran:
• Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan pada masyarakat di wilayah kerja, dan kebutuhan pemberi pe
disediakan pelayanan radiodiagnostik sebagai upaya untuk meningkatkan ketepatan dalam menetapka
• Pelayanan radiodiagnostik tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perun
untuk menjaga keselamatan pasien, masyarakat dan petugas.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Pelayanan Petugas Pelaksanaan SK dan SOP
radiodiagnostik memenuhi radiodiagnostik kebijakan dan SOP tentang jenis dan
standar nasional, undang- pelaksanaan
undang dan peraturan yang pelayanan
berlaku. radiodiagnostik

2. Pelayanan Petugas Pelaksanaan SOP pelayanan


radiodiagnostik dilakukan radiodiagnostik, kebijakan dan SOP radiodiagnostik
secara adekuat, teratur, dan (lakukan observasi
nyaman untuk memenuhi pelaksanaan
kebutuhan pasien. pelayanan)

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

123
Kriteria:
8.3.2. Ada program pengamanan radiasi, dilaksanakan dan didokumenta
Pokok Pikiran:
• Puskesmas memiliki suatu program aktif dalam keamanan radiasi yang meliputi semua komponen pe
Program keamanan radiologi mencerminkan antisipasi risiko dan bahaya yang dihadapi. Program me
dan langkah pencegahan bahaya untuk petugas radiologi karyawan lain, dan pasien. Program ini dikoo
keselamatan Puskesmas.
• Program pengelolaan keamanan radiasi termasuk :

- Kebijakan dan prosedur tertulis yang menunjang kesesuaian dengan standar, undang-undang dan pe
- Kebijakan dan prosedur tertulis untuk penanganan dan pembuangan bahan infeksius dan berbahaya.
- Ketersediaan alat pelindung diri yang sesuai dengan praktik dan antisipasi bahaya yang dihadapi.
- Ada orientasi bagi staf radiologi dan diagnostik imajing untuk prosedur dan praktik keselamatan kerj
- Ada pendidikan/pelatihan inhouse untuk prosedur baru atau adanya bahan berbahaya yang baru dike

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Terdapat program Petugas Pelaksanaan Kerangka acuan
keamanan radiasi yang radiodiagnostik program dan SOP program dan SOP
mengatur risiko keamanan pengamanan
dan antisipasi bahaya yang radiasi
bisa terjadi di dalam atau di
luar unit kerja

2. Program keamanan Kerangka acuan


merupakan bagian dari program dan
program keselamatan di dokumen program
Puskesmas, dan wajib keselamatan di
dilaporkan sekurang- Puskesmas
kurangnya sekali setahun
atau bila ada kejadian

3. Kebijakan dan prosedur Kepala Pelaksanaan Kebijakan dan


tertulis yang mengatur dan Puskesmas, kebijakan dan SOP SOP tentang
memenuhi standar terkait, penanggung jawab pemenuhan standar
undang-undang dan pelayanan dan peraturan
peraturan yang berlaku. radiodiagnostik perundangan
penggunaan
peralatan
radiodiagnostik

4. Kebijakan dan prosedur Kepala Pelaksanaan SK dan SOP


tertulis yang mengatur Puskesmas, kebijakan dan SOP penangan dan
penanganan dan penanggung jawab pembuangan bahan
pembuangan bahan pelayanan infeksius dan
infeksius dan berbahaya. radiodiagnostik berbahaya

124
5. Risiko keamanan radiasi Petugas Pelaksanaan SOP manajemen
yang diidentifikasi radiodiagnostik manajemen risiko, risiko pelayanan
diimbangi dengan prosedur dan penggunaan radiodiagnostik,
atau peralatan khusus untuk peralatan khusus SOP penggunaan
mengurangi risiko (seperti untuk mengurangi peralatan khusus
apron timah, badge radiasi risiko untuk mengurangi
dan yang sejenis) risiko radiasi

6. Petugas pemberi Petugas Pelaksanaan SOP program


pelayanan radiodiagnostik radiodiagnostik program evaluasi orientasi,
diberi orientasi tentang pelaksanaan
prosedur dan praktik program orientasi,
keselamatan evaluasi dan tindak
lanjut program
evaluasi. Bukti
pelaksanaan,
evaluasi dan tindak
lanjut

7. Petugas pemberi Petugas Pelaksanaan SOP pendidikan


pelayanan radiodiagnostik radiodiagnostik program untuk prosedur
mendapat pendidikan untuk pendidikan jika ada baru dan bahan
prosedur baru dan bahan prosedur baru berbahaya, bukti
berbahaya ataupun bahan pelaksanaan,
berbahaya evaluasi, dan
tindak lanjut

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.3.3. Staf yang kompeten dengan pengalaman memadai, melaksanakan
radiodiagnostik menginterpretasi hasil, dan melaporkan hasil pemeriksaan.

Pokok Pikiran:
• Pimpinan Puskesmas menetapkan petugas pemberi pelayanan radiodiagnostik yang melaksanakan pe
siapa yang kompeten menginterpretasi hasil atau memverifikasi dan membuat laporan hasil.

• Petugas tersebut mendapat latihan yang baik dan memadai, berpengalaman, dan keterampilan yang m
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ditetapkan petugas yang SK penanggung
melakukan pemeriksaan jawab dan petugas
diagnostik pemeriksaan
radiodiagnostik

125
2. Tersedia petugas yang Penanggung jawab Kesesuaian dengan SK tentang
kompeten dan pengalaman farmasi, petugas persyaratan persyaratan
yang memadai radiodiagnostik penanggung jawab
melaksanakan pemeriksaan dan petugas
radiodiagnostik pemeriksaan
radiodiagnostik,
pola ketenagaan,
profil pegawai dan
kesesuaian dengan
persyaratan

3. Petugas yang kompeten Petugas Pelaksanaan SK tentang


dan pengalaman yang radiodiagnostik kebijakan ketentuan petugas
memadai menginterpretasi yang
hasil pemeriksaan. menginterpretasi
hasil pemeriksaan
radiodiagnostik

4. Petugas yang kompeten Petugas Pelaksanaan SK tentang


yang memadai, radiodiagnostik kebijakan ketentuan petugas
memverifikasi dan yang
membuat laporan hasil memverifikasi dan
pemeriksaan membuat laporan
hasil pemeriksaan
radiodiagnostik

5. Tersedia staf dalam Penanggung jawab Pemenuhan pola Pola ketenagaan,


jumlah yang adekuat untuk radiodiagnostik ketenagaan dan pemenuhan
memenuhi kebutuhan tindak lanjut terhadap pola
pasien ketenagaan, tindak
lanjut jika tidak
sesuai

126
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.3.4. Hasil pemeriksaan radiologi tersedia tepat waktu sesuai ketentuan y

Pokok Pikiran:
• Jangka waktu pelaporan hasil pemeriksaan radiologi diagnostik perlu ditetapkan. Hasil yang dilapork
waktu didasarkan pada kebutuhan pasien, pelayanan yang ditawarkan, dan kebutuhan pemberi pelayan
untuk pelayanan gawat darurat, pemeriksaan di luar jam kerja serta akhir minggu termasuk dalam kete

• Hasil pemeriksaan radiologi yang cito untuk pasien gawat darurat harus diberi perhatian khusus dala
mutu. Hasil pemeriksaan radiodiagnostik yang dilaksanakan dengan kontrak pelayanan oleh pihak di l
dilaporkan sesuai dengan kebijakan atau ketentuan dalam kontrak.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Kepala Puskesmas SK tentang waktu
menetapkan tentang pelaporan hasil
harapan waktu pelaporan pemeriksaan
hasil pemeriksaan.

2. Ketepatan waktu Penanggung jawab Monitoring Bukti pelaksanaan


pelaporan hasil radiodiagnostik ketepatan waktu monitoring
pemeriksaan diukur, ketepatan waktu
dimonitor, dan dan tindak lanjut
ditindaklanjuti monitoring

3. Hasil pemeriksaan Petugas Ketepatan waktu Hasil evaluasi


radiologi dilaporkan dalam radiodiagnostik penyampaian ketepatan waktu
kerangka waktu untuk laporan hasil penyampaian hasil
memenuhi kebutuhan pemeriksaan pemeriksaan
pasien radiodiagnostik laboratorium

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.3.5. Semua peralatan yang digunakan untuk pemeriksaan radiologi dan d
diperiksa, dirawat dan dikalibrasi secara teratur, dan disertai catatan memadai yang dipelihara dengan

Pokok Pikiran:

127
• Petugas radiologi bekerja untuk menjamin bahwa semua peralatan berfungsi dengan baik pada tingk
dan aman bagi para operator. Program pengelolaan peralatan radiologi meliputi:
o Identifikasi dan inventarisasi peralatan.
o Asesmen penggunaan peralatan melalui inspeksi, testing, kalibrasi, perawatan.
o Monitoring dan bertindak terhadap laporan peralatan bila ada peringatan bahaya, penarikan kembali
masalah dan kegagalan.
o Mendokumentasi program pengelolaan

• Frekuensi testing, perawatan, dan kalibrasi berhubungan dengan pemakaian peralatan dan riwayat p
didokumentasi /dicatat.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ada program Penanggung Pelaksanaan Program/Kerangka
pemeliharaan peralatan jawab, petugas program acuan atau
radiologi dan dilaksanakan radiodiagnostik pemeliharaan panduan program
pemeliharan
peralatan radiologi

2. Program termasuk Penanggung Pelaksanaan Dalam program


inventarisasi peralatan jawab, petugas program pemeliharaan ada
radiodiagnostik pemeliharaan kegiatan
inventarisasi
peralatan

3. Program termasuk Penanggung Pelaksanaan Dalam progra


inspeksi dan testing jawab, petugas program pemeliharaan ada
peralatan radiodiagnostik pemeliharaan jadwal dan
kegiatan inspeksi
dan testing

4. Program termasuk Penanggung Pelaksanaan Dalam program


kalibrasi dan perawatan jawab, petugas program pemeliharaan ada
peralatan radiodiagnostik pemeliharaan kegiatan kalibrasi
dan perawatan
peralatan

5. Program termasuk Penanggung Pelaksanaan Dalam program


monitoring dan tindak jawab, petugas program pemeliharaan ada
lanjut radiodiagnostik pemeliharaan kegiatan
monitoring dan
tindak lanjut,

128
6. Ada dokumentasi yang Dokumen bukti
adekuat untuk semua pelaksanaan hasil
testing, perawatan dan testing, perawatan,
kalibrasi peralatan dan kalibrasi
peralatan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.3.6. Film X-ray dan perbekalan lain tersedia secara teratur.
Pokok Pikiran:
• Kebutuhan akan film, reagensia dan perbekalan lain ditetapkan secara teratur untuk menjamin pelaya
sesuai kebutuhan dan tepat waktu. Proses untuk memesan atau menjamin tersedianya film, reagensia d
lain perlu dilaksanakan secara efektif.

• Semua perbekalan disimpan dan distribusi sesuai prosedur yang ditetapkan yang memasukkan juga r
pembuat. Evaluasi periodik dari reagen sesuai rekomendasi pembuat menjamin akurasi dan presisi has

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. X-ray film, reagensia SK tentang film,
dan semua perbekalan reagensia, dan
penting ditetapkan perbekalan yang
harus disediakan

2. X-ray film, reagensia Petugas Ketersediaan film,


dan perbekalan penting lain radiodiagnostik reagensia, dan
tersedia perbekalan

3. Semua perbekalan di Petugas Pelaksanaan SOP SOP dan Bukti


simpan dan didistribusi radiodiagnostik penyimpanan dan
sesuai dengan pedoman distribusi
perbekalan

4. Semua perbekalan Penanggung jawab Monitoring SOP dan Bukti


dievaluasi secara periodik radiodiagnostik ketersediaan monitoring
untuk akurasi dan hasilnya. perbekalan ketersediaan
perbekalan, hasil
monitoring, dan
tindak lanjut

5. Semua perbekalan diberi Bukti Pemberian


label secara lengkap dan label pada semua
akurat perbekalan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN


129
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.3.7. Pelayanan radiologi dikelola, dipimpin, dan dilaksanakan oleh petugas ya

Pokok Pikiran:
• Pelayanan radiodiagnostik yang berada di Puskesmas dipimpin oleh seorang yang kompeten sesuai d
terdokumentasi, keahlian, dan pengalaman, sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku. Individ
bertanggung jawab atas fasilitas dan pelayanan radiologi.

• Bila individu ini memberikan konsultasi klinis atau pendapat medis maka dia harus seorang dokter, s
spesialis radiologi. Pelaksanaan pelayanan radiologi dilakukan oleh petugas radiografer yang kompete

• Tanggung jawab pimpinan radiologi termasuk:


o Mengembangkan, melaksanakan, mempertahankan kebijakan dan prosedur.
o Pengawasan administrasi.
o Mempertahankan (maintaining) setiap program kontrol mutu yang perlu.
o Memberikan rekomendasi pelayanan radiologi dan diagnostik imajing di luar.
o Memonitor dan me-review semua pelayanan radiologi yang tersedia.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Pelayanan radiologi Kepala Kesesuai terhadap SK tentang
dibawah pimpinan Puskesmas, persyaratan persyaratan
seseorang yang kompeten penanggung jawab penanggung jawab
pelayanan
radiodiagnostik

2. Pelayanan radiologi Penanggung Kesesuaian SK tentang


dilaksanakan oleh petugas jawab, petugas terhadap persyaratan
yang kompeten. radiodiagnostik persyaratan pelaksana
pelayanan

3. Penanggung jawab Penanggung jawab Pengembangan Bukti


pelayanan radiologi radiodiagnostik kebijakan prosedur, pengembangan
mengembangkan, monitoring kebijakan dan
melaksanakan, pelaksanaan prosedur,
mempertahankan kebijakan pelayanan pelaksanaan
dan prosedur, ditetapkan radiodiagnostik monitoring, hasil
dan dilaksanakan. monitoring dan
tindak lanjut

4. Penanggung jawab Penanggung jawab Monitoring Bukti monitoring


pelayanan radiologi radiodiagnostik admistrasi administrasi
melakukan pengawasan radiodiagnostik radiodiagnostik
administrasi ditetapkan dan
dilaksanakan.

130
5. Penanggung jawab Penanggung jawab Pelaksanaan Program
pelayanan radiologi radiodiagnostik program pengendalian mutu
mempertahankan program pengendalian mutu pelayanan
kontrol mutu ditetapkan radiodiagnostik,
dan dilaksanakan. bukti pelaksanaan
pengendalian,
pelaporan, tindak
lanjut

6. Penanggung jawab Penanggung Pelaksanaan Hasil pemantauan


pelayanan memantau dan jawab, petugas pemantauan dan dan review
me-review pelayanan radiodiagnostik review serta tindak pelayanan
radiologi yang disediakan lanjut radiologi, tindak
lanjut hasil
pemantauan dan
review

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.3.8. Ada prosedur kontrol mutu, dilaksanakan dan didokumentasikan.

Pokok Pikiran:
• Sistem kontrol mutu yang baik adalah penting untuk dapat memberikan pelayanan radiodiagnostik y
• Prosedur kontrol mutu termasuk:
o Validasi metode tes yang digunakan untuk ak
o Pengawasan harian hasil pemeriksaan imajing oleh staf radiologi yang kompeten
o Langkah perbaikan cepat bila ditemukan kekurangan (deficiency) teridentifikasi..
o Pendokumentasian hasil dan langkah-langkah perbaikan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ada program kontrol Penanggung jawab Pelaksanaan Dokumen Program
mutu untuk pelayanan dan petugas program pengendalian mutu
radiodiagnostik, dan radiodiagnostik pengendalian mutu
dilaksanakan.

2. Program kontrol mutu Penanggung jawab Pelaksanaan Program


termasuk validasi metode dan petugas program pengendalian mutu
tes. radiodiagnostik pengendalian mutu memuat validasi
metoda tes

131
3. Program kontrol mutu Penanggung jawab Pelaksanaan Program
termasuk pengawasan dan petugas program pengendalian mutu
harian hasil pemeriksaan. radiodiagnostik pengendalian mutu memuat
pengawasan harian
hasil pemeriksaan

4. Program kontrol mutu Penanggung jawab Pelaksanaan Program


termasuk perbaikan cepat dan petugas program pengendalian mutu
bila ditemukan kekurangan. radiodiagnostik pengendalian mutu memuat perbaikan
cepat bila
ditemukan masalah

5. Program kontrol mutu Penanggung jawab Pelaksanaan Program


termasuk dan petugas program pengendalian mutu
pendokumentasian hasil radiodiagnostik pengendalian mutu memuat
dan langkah-langkah pendokumentasian
perbaikan. kegiatan
perbaikan,
langkah perbaikan
dan hasil-hasilnya

132
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Manajemen informasi – rekam medis


Standar:
8.4. Kebutuhan data dan informasi asuhan bagi petugas kesehatan
pihak terkait di luar organisasi dapat dipenuhi melalui proses yang baku.
Kriteria:
8.4.1. Ada pembakuan kode klasifikasi diagnosis, kode prosedur,
dipakai
Pokok Pikiran:
• Standarisasi terminologi, definisi, kosakata dan penamaan memfasilitasi pembandingan data dan info
di luar Puskesmas (fasilitas kesehatan rujukan). Keseragaman penggunaan kode diagnosa dan kode pr
mendukung pengumpulan dan analisis data.
• Singkatan dan simbol juga distandarisasi dan termasuk daftar “yang tidak boleh digunakan”. Standar
dengan standar lokal dan nasional yang berlaku.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Terdapat standarisasi SK tentang
kode klasifikasi diagnosis standarisasi kode
dan terminologi lain yang klasifikasi
konsisten dan sistematis diagnosis dan
terminologi yang
digunakan

2. Terdapat standarisasi Standarisasi kode


kode klasifikasi diagnosis klasifikasi
dan terminologi yang diagnosis dan
disusun oleh Puskesmas terminologi di
(minimal 10 besar Puskesmas
penyakit)

3. Dilakukan pembakuan Pembakuan


singkatan-singkatan yang singkatan yang
digunakan dalam pelayanan digunakan
sesuai dengan standar
nasional atau lokal

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.4.2. Petugas memiliki akses informasi sesuai dengan kebutuhan d
pekerjaan
Pokok Pikiran:

133
• Berkas rekam medis pasien adalah suatu sumber informasi utama mengenai proses asuhan dan perke
sehingga merupakan alat komunikasi yang penting. Agar informasi ini berguna dan mendukung asuha
maka perlu tersedia selama pelaksanaan asuhan pasien dan setiap saat dibutuhkan, serta dijaga selalu d

• Catatan medis keperawatan dan catatan pelayanan pasien lainnya tersedia untuk semua praktisi keseh
Kebijakan Puskesmas mengidentifikasi praktisi kesehatan mana saja yang mempunyai akses ke berkas
untuk menjamin kerahasiaan informasi pasien.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ditetapkan kebijakan SK dan SOP
dan prosedur akses petugas tentang akses
terhadap informasi medis terhadap rekam
medis

2. Akses petugas terhadap Petugas rekam Pelaksanaan akses


informasi yang dibutuhkan medis terhadap rekam
dilaksanakan sesuai dengan medis
tugas dan tanggung jawab

3. Akses petugas terhadap Petugas rekam Pelaksanaan akses Bukti sosialisasi


informasi dilaksanakan medis terhadap rekam kebijakan dan
sesuai dengan kebijakan medis prosedur akses
dan prosedur terhadap rekam
medis

4. Hak untuk mengakses Kepala Pertimbangan


informasi tersebut Puskesmas, pemberian hak
mempertimbangkan tingkat penanggung jawab akses
kerahasiaan dan keamanan
informasi

134
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.4.3. Adanya sistem yang memandu penyimpanan dan pemrosesan rekam m
Pokok Pikiran:
• Puskesmas menetapkan dan melaksanakan suatu kebijakan yang menjadi pedoman retensi berkas rek
data serta informasi lainnya. Berkas rekam medis klinis pasien, serta data dan informasi lainnya disim
jangka waktu yang cukup dan mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku guna mend
manajemen, dokumentasi yang sah secara hukum, riset dan pendidikan. Kebijakan tentang penyimpan
dengan kerahasiaan dan keamanan informasi tersebut. Ketika periode retensi yang ditetapkan terpenuh
medis klinis pasien dan catatan lain pasien, data serta informasi dapat dimusnahkan dengan semestiny

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Puskesmas mempunyai Rekam medis Pelaksanaan SK pelayanan
rekam medis bagi setiap kebijakan rekam medis dan
pasien dengan metoda metode identifikasi
identifikasi yang baku

2. Sistem pengkodean, Petugas rekam Pelaksanaan SK pelayanan


penyimpanan, dan medis Kebijakan rekam medis
dokumentasi memudahkan memuat tentang
petugas untuk menemukan sistem
rekam pasien tepat waktu pengkodean,
maupun untuk mencatat penyimpanan,
pelayanan yang diberikan dokumentasi
kepada pasien rekam medis

3. Ada kebijakan dan Petugas rekam Pelaksanaan SK pelayanan


prosedur penyimpanan medis penyimpanan rekam medis
berkas rekam medis dengan rekam medis memuat kebijakan
kejelasan masa retensi penyimpanan dan
sesuai peraturan masa retensi rekam
perundangan yang berlaku. medis. SOP
penyimpanan
rekam medis

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.4.4. Rekam berisi informasi yang memadai dan dijaga kerahasiaannya tentang ide
dokumentasi prosedur kajian, masalah, kemajuan pasien dan hasil asuhan

135
Pokok Pikiran:
• Kelengkapan isi rekam medis diperlukan untuk menjamin kesinambungan pelayanan, memantau kem
terhadap asuhan yang diberikan. Puskesmas menetapkan kebijakan dan prosedur kelengkapan rekam m
• Privasi dan kerahasiaan data serta informasi wajib dijaga, terutama data dan informasi yang sensitif.
berbagi (sharing) data dan kerahasiaan data perlu diatur. Perlu ditetapkan tingkat privasi dan kerahasia
untuk kategori beragam informasi (misalnya: rekam medis pasien, data riset dan lainnya).

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Isi rekam medis Rekam medis Isi rekam medis SK tentang isi
mencakup diagnosis, rekam medis
pengobatan, hasil
pengobatan, dan
kontinuitas asuhan yang
diberikan

2. Dilakukan penilaian dan Penanggung jawab Penilaian Bukti pelaksanaan


tindak lanjut kelengkapan dan petugas rekam kelengkapan dan penilaian
dan ketepatan isi rekam medis ketepatan isi rekam kelengkapan dan
medis medis ketepatan isi rekam
medis, hasil dan
tindak lanjutnya

3. Tersedia prosedur Petugas rekam Pelaksanaan SOP SOP kerahasiaan


menjaga kerahasiaan rekam medis rekam medis
medis

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Manajemen Keamanan Lingkungan


Standar :
8.5. Lingkungan pelayanan mematuhi persyaratan hukum, regulasi d
berlaku.
Kriteria:
8.5.1. Lingkungan fisik Puskesmas, instalasi listrik, air, ventilasi, g
dipersyaratkan diperiksa secara rutin, dipelihara, dan diperbaiki bila perlu

Pokok Pikiran:
• Untuk menjamin keamanan pasien/keluarga yang berkunjung ke Puskesmas, perlu dilakukan monito
pemeliharaan, dan perbaikan bila terjadi kerusakan pada fisik bangunan Puskesmas termasuk di dalam
ventilasi, gas, dan sistem lain. Pemantauan, pemeliharaan, dan perbaikan dipandu oleh kebijakan dan p
oleh petugas yang kompeten.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas

136
1. Kondisi fisik lingkungan Petugas Pelaksanaan Bukti pelaksanaan
Puskesmas dipantau secara pemeliharaan kebijakan, SOP dan pemantauan
rutin. lingkungan pemantauan lingkungan fisik
lingkungan Puskesmas: jadwal
pelaksanaan dan
bukti pelaksanaan

2. Instalasi listrik, kualitas Petugas Pelaksanaan SOP Bukti pelaksanaan


air, ventilasi, gas dan pemeliharaan pemeliharaan dan
sistem lain yang digunakan lingkungan pemantauan
dipantau secara periodik instalasi listrik, air,
oleh petugas yang diberi ventilasi, gas dan
tanggung jawab sistem lain, dan
tindak lanjut

3. Tersedia sarana untuk Petugas Pelaksanaan SOP jika terjadi


menangani masalah pemeliharaan pelatihan kebakaran,
listrik/api apabila terjadi lingkungan penggunaan APAR, ketersediaan
kebakaran simulasi jika terjadi APAR, pelatihan
kebakaran penggunaan
APAR, pelatihan
jika terjadi
kebakaran

4. Tersedia kebijakan dan SK dan SOP


prosedur inspeksi, pemantauan,
pemantauan, pemeliharaan pemeliharaan,
dan perbaikan perbaikan sarana
dan peralatan

5. Inspeksi, pemantauan, Petugas Pelaksanaan SOP Bukti pelaksanaan


pemeliharaan, dan pemeliharaan pemantauan,
perbaikan alat dilakukan lingkungan pemeliharaan,
sesuai dengan prosedur dan perbaikan alat
jadwal yang ditetapkan

6. Dilakukan dokumentasi Dokumentasi


pelaksanaan, hasil dan pelaksanaan
tindak lanjut inspeksi, pemantauan,
pemantauan, pemeliharaan pemeliharaan, dan
dan perbaikan yang telah perbaikan
dilakukan.

137
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
8.5.2. Inventarisasi, pengelolaan, penyimpanan dan penggunaan bahan berbaha
dan pembuangan limbah berbahaya dilakukan berdasarkan perencanaan yang memadai

Pokok Pikiran:
• Bahan dan limbah berbahaya perlu diidentifikasi dan dikendalikan secara aman, yang meliputi bahan
uap berbahaya serta limbah medis dan infeksius lain sesuai ketentuan. Harus disusun rencana pengend
berbahaya dan ditetapkan proses untuk:
o inventarisasi bahan dan limbah berbahaya;
o penanganan, penyimpanan dan penggunaan bahan berbahaya;
o pelaporan dan investigasi dari tumpahan, paparan (exposure) dan insiden lainnya;
o pembuangan limbah berbahaya yang benar;
o peralatan dan prosedur perlindungan yang benar pada saat penggunaan, ada tumpahan (spill) atau pa
o pendokumentasian, meliputi setiap izin dan perizinan/lisensi atau ketentuan persyaratan lainnya;
o pemasangan label yang benar pada bahan dan limbah berbahaya.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ditetapkan kebijakan SK dan SOP
dan prosedur inventarisasi, inventarisasi,
pengelolaan, penyimpanan pengelolaan,
dan penggunaan bahan penyimpanan dan
berbahaya penggunaan bahan
berbahaya

2. Ditetapkan kebijakan SK dan SOP


dan prosedur pengendalian pengendalian dan
dan pembuangan limbah pembuangan
berbahaya limbah berbahaya

3. Dilakukan pemantauan, Penanggung jawab Pelaksanaan Bukti pemantauan


evaluasi dan tindak lanjut farmasi, pemantauan pelaksanaan
terhadap pelaksanaan penanggung jawab kebijakan dan
kebijakan dan prosedur radiodiagnostik, prosedur
penanganan bahan penganggung penanganan bahan
berbahaya jawab berbahaya, dan
pemeliharaan tindak lanjut
lingkungan

138
4. Dilakukan pemantauan, Penanggung jawab Pelaksanaan Bukti pemantauan
evaluasi dan tindak lanjut farmasi, pemantauan pelaksanaan
terhadap pelaksanaan penanggung jawab kebijakan dan
kebijakan dan prosedur radiodiagnostik, prosedur
penanganan limbah penanggung jawab penanganan
berbahaya pelayanan klinis limbah berbahaya,
penganggung dan tindak lanjut
jawab
pemeliharaan
lingkungan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
8.5.3. Perencanaan dan pelaksanaan program
menjamin keamanan lingkungan fisik dikelola oleh petugas yang kompeten
Pokok Pikiran:
• Untuk mengelola risiko di lingkungan dimana pasien dirawat dan staf bekerja memerlukan perencan
perlu disusun, yang meliputi:
a) Keselamatan dan Keamanan. Keselamatan adalah suatu keadaan tertentu dimana gedung, halaman/
tidak menimbulkan bahaya atau risiko bagi pasien, staf dan pengunjung. Keamanan adalah proteksi da
pengrusakan dan kerusakan, atau akses serta penggunaan oleh mereka yang tidak berwenang.
b) Bahan berbahaya, yang meliputi: penanganan, penyimpanan dan penggunaan bahan berbahaya lain
dan limbah bahan berbahaya dibuang secara aman.
c) Manajemen emergensi, yaitu tanggapan terhadap wabah, bencana dan keadaan emergensi direncana
d) Pengamanan kebakaran: Puskesmas wajib melindungi properti dan penghuninya dari kebakaran dan
e) Peralatan medis: untuk mengurangi risiko, peralatan dipilih, dipelihara dan digunakan sesuai denga
f) Sistem utilitas, meliputi listrik, air dan sistem pendukung lainnya dipelihara untuk meminimalkan ri
pengoperasian.

• Rencana tersebut didokumentasikan dan di up-date yang merefleksikan keadaan-keadaan terkini da


Puskesmas. Ada proses untuk me-review dan meng-update

139
Telusur Dokumen
Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ada rencana program Rencana program
untuk menjamin keamanan
lingkungan fisik yang aman lingkungan fisik
Puskesmas

2. Ditetapkan petugas yang SK penanggung


bertanggung jawab dalam jawab pengelolaan
perencanaan dan keamanan
pelaksanaan program untuk lingkungan fisik
menjamin lingkungan fisik Puskesmas
yang aman

3. Program tersebut Rencana program


mencakup perencanaan, keamanan
pelaksanaan, pendidikan lingkungan fisik
dan pelatihan petugas, Puskesmas
pemantauan, dan evaluasi memuat:
perencanaan,
pelaksanaan,
pendidikan dan
pelatihan petugas,
pemantauan, dan
evaluasi

4. Dilakukan monitoring, Penanggung jawab Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


evaluasi dan tindak lanjut program monitoring, program, evaluasi,
terhadap pelaksanaan evaluasi dan tindak dan tindak lanjut
program tersebut. lanjut pelaksanaan
program

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Manajemen Peralatan
Standar:
8.6. Peralatan dikelola dengan tepat.
Kriteria:
8.6.1. Peralatan ditempatkan di lingkungan pelayanan dengan tepa

Pokok Pikiran:
• Untuk menjaga agar peralatan siap pakai dan dalam kondisi baik pada saat dibutuhkan maka Puskesm
ketentuan dan prosedur kebersihan dan sterilisasi alat-alat yang perlu disterilkan, dan menempatkan al
tempat yang tepat sesuai persyaratan dan fungsi alat.

140
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ditetapkan kebijakan Petugas pengelola Pelaksanaan SOP SK dan SOP
dan prosedur untuk instrumen memisahkan alat
memisahkan alat yang yang bersih dan
bersih dan alat yang kotor, alat yang kotor,
alat yang memerlukan alat yang
sterilisasi, alat yang memerlukan
membutuhkan perawatan sterilisasi, alat
lebih lanjut (tidak siap yang
pakai), serta alat-alat yang membutuhkan
membutuhkan persyaratan perawatan lebih
khusus untuk peletakannya lanjut (tidak siap
pakai), serta alat-
alat yang
membutuhkan
persyaratan khusus
untuk
peletakannya

2. Tersedia prosedur Petugas pengelola Pelaksanaan SOP SOP sterilisasi


sterilisasi alat-alat yang instrumen
perlu disterilkan

3. Dilakukan pemantauan Kepala Pelaksanaan Pelaksanaan


terhadap pelaksanaan Puskesmas, pemantauan pemantauan
prosedur secara berkala Petugas pemantau berkala
pengelola pelaksanaan
instrumen prosedur
pemeliharaan dan
sterilisasi
instrumen, SK
petugas pemantau,
bukti pelaksanaan
pemantauan, hasil
pemantauan,
tindak lanjut
pemantauan

141
4. Apabila memperoleh Kepala Pelaksanaan SOP SOP tentang
bantuan peralatan, Puskesmas, penanganan
persyaratan-persyaratan bendahara barang, bantuan peralatan
fisik, tehnis, maupun petugas pengelola
petugas yang berkaitan instumen
dengan operasionalisasi
alat tersebut dapat dipenuhi

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
8.6.2. Peralatan dipelihara dan dikalibrasi secar
Pokok Pikiran:
• Untuk menjamin ketersediaan dan berfungsi/laik pakainya peralatan medis, Puskesmas:
o melakukan inventarisasi peralatan medis;
o melakukan pemeriksaan peralatan medis secara teratur;
o melakukan uji coba peralatan medis sesuai dengan penggunaan dan ketentuannya;
o melaksanakan pemeliharaan;
o melakukan inventarisasi peralatan yang harus dikalibrasi;
o memastikan bahwa alat yang perlu dikalibrasi, dilakukan kalibrasi sesuai peraturan perundangan yan

• Pemeliharaan alat dilakukan oleh petugas yang kompeten yang ditetapkan oleh Kepala Puskesmas. P
diuji coba sejak masih baru dan seterusnya, sesuai umur dan penggunaan peralatan tersebut atau sesua
Pemeriksaan, hasil uji coba dan setiap kali pemeliharaan, dan kalibrasi didokumentasikan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Dilakukan Daftar inventaris
inventarisasi peralatan yang peralatan klinis di
ada di Puskesmas Puskesmas

2. Ditetapkan Penanggung SK penanggung


jawab pengelola alat ukur jawab pengelolaan
dan dilakukan kalibrasi peralatan dan
atau yang sejenis secara kalibrasi
teratur, dan ada buktinya

3. Ada sistem untuk Penanggung jawab Pelaksanaan SOP SOP kontrol


kontrol peralatan, testing, pengelolaan peralatan, testing,
dan perawatan secara rutin peralatan dan perawatan
secara rutin untuk
peralatan klinis
yang digunakan

142
4. Hasil pemantauan Penanggung jawab Pelaksanaan Dokumentasi hasil
tersebut didokumentasikan pengelolaan pemantauan pemantauan
peralatan

5. Ditetapkan kebijakan Penanggung jawab Pelaksanaan SOP penggantian


dan prosedur penggantian pengelolaan penggantian dan dan perbaikan alat
dan perbaikan alat yang peralatan perbaikan alat yang yang rusak
rusak agar tidak rusak
mengganggu pelayanan

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Manajemen Sumber Daya Manusia


Standar:
8.7. Terdapat proses rekrutmen, retensi, pengembangan dan pendi
tenaga klinis yang baku
Kriteria :
8.7.1. Penilaian dan evaluasi kompetensi tenaga klinis dilakukan m
tenaga yang efektif
Pokok Pikiran:
• Untuk menjamin pelayanan klinis dilakukan oleh tenaga yang kompeten, maka perlu ditetapkan kebi
kredensial yang meliputi penilaian kompetensi petugas klinis, termasuk persyaratan sertifikasi, lisensi
tersebut, dan upaya untuk peningkatan kompetensi, untuk memenuhi kecukupan kebutuhan tenaga kli

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Ada penghitungan Kepala Penghitungan pola Pola ketenagaan
kebutuhan tenaga klinis di Puskesmas, ketenagaan dan persyaratan
Puskesmas dengan penanggung jawab kompetensi tenaga
persyaratan kompetensi pelayanan klinis yang memberi
dan kualifikasi. pelayanan klinis

2. Ada cara menilai Kepala Penilaian SOP penilaian


kualifikasi tenaga untuk Puskesmas, kualifikasi tenaga kualifikasi tenaga
memberikan pelayanan penanggung jawab dan penetapan
yang sesuai dengan pelayanan klinis kewenangan
kewenangan

3. Dilakukan proses Kepala Pelaksanaan SOP kredensial,


kredensial yang mencakup Puskesmas, kredensial tim kredensial,
sertifikasi dan lisensi penanggung jawab bukti bukti
pelayanan klinis sertifikasi dan
lisensi

143
4. Ada upaya untuk Kepala Peningkatan Pemetaan
meningkatkan kompetensi Puskesmas, kompetensi kompetensi,
tenaga klinis agar sesuai penanggung jawab petugas pemberi rencana
persyaratan dan kualifikasi pelayanan klinis pelayanan klinis peningkatan
kompetensi, bukti
pelaksanaan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
8.7.2. Adanya proses yang menjamin kesesuaian
keterampilan tenaga dengan kebutuhan pasien
Pokok Pikiran:
• Agar pasien memperoleh asuhan klinis sesuai dengan kebutuhan dan dilaksanakan dengan optimal, p
klinis yang kompeten sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Puskesmas perlu
kinerja tenaga klinis dan menyusun dan menerapkan rencana untuk peningkatan kompetensi tenaga kl
asuhan pada pasien. Tenaga klinis mempunyai kewajiban untuk ikut berperan serta dalam meningkatk
kesehatan dan mutu pelayanan klinis.

144
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Dilakukan evaluasi Kepala Pelaksanaan SOP penilaian
kinerja tenaga kesehatan Puskesmas, evaluasi kinerja kinerja petugas
yang memberikan penanggung jawab pemberi pelayanan
pelayanan klinis secara pelayanan klinis klinis, proses
berkala evaluasi, hasil
evaluasi dan tindak
lanjut

2. Dilakukan analisis dan Kepala Pelaksanaan Bukti analisis,


tindak lanjut terhadap hasil Puskesmas, analisis kinerja dan bukti tindak lanjut
evaluasi penanggung jawab tindak lanjut
pelayanan klinis

3. Tenaga kesehatan yang Petugas pemberi Keterlibatan dalam SK tentang


memberikan pelayanan pelayanan klinis peningkatan mutu keterlibatan
klinis berperan aktif dalam pelayanan klinis petugas pemberi
meningkatkan mutu pelayanan klinis
pelayanan klinis dalam peningkatan
mutu klinis

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
8.7.3. Setiap tenaga mendapat kesempatan menge
ketrampilan yang diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan bagi pasien

Pokok Pikiran:
• Dalam upaya peningkatan kompetensi dari tenaga kesehatan yang memberikan asuhan klinis, perlu d
kesempatan bagi tenaga klinis untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan/atau pelatihan

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Tersedia informasi Bukti penyediaan
mengenai peluang informasi tentang
pendidikan dan pelatihan peluang
bagi tenaga kesehatan yang pendidikan dan
memberikan pelayanan pelatihan
klinis

145
2. Ada dukungan dari Petugas pemberi Dukungan Bentuk-bentuk
manajemen Puskesmas pelayanan klinis pendidikan dan dukungan
bagi tenaga kesehatan pelatihan manajemen untuk
untuk memanfaatkan pendidikan dan
peluang tersebut pelatihan

3. Jika ada tenaga Kepala SOP evaluasi hasil


kesehatan yang mengikuti Puskesmas, mengikuti
pendidikan atau pelatihan, penanggung jawab pendidikan dan
dilakukan evaluasi pelayanan klinis pelatihan, bukti
penerapan hasil pelatihan pelaksanaan
di tempat kerja. evaluasi

4. Dilakukan Dokumentasi
pendokumentasian pelaksanaan
pelaksanaan kegiatan pendidikan dan
pendidikan dan pelatihan pelatihan
yang dilakukan oleh tenaga
kesehatan.

146
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
8.7.4. Wewenang tenaga diuraikan dengan jelas da
profesional dan legal dalam pelaksanaan asuhan
Pokok Pikiran:
• Untuk menjamin bahwa asuhan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang tepat dan kompeten, maka har
dan wewenang untuk tiap tenaga kesehatan yang memberikan asuhan klinis di Puskesmas. Dalam kon
kesehatan yang memenuhi persyaratan tidak tersedia, maka dapat ditetapkan tenaga kesehatan dengan
untuk menjalankan asuhan klinis tertentu oleh pejabat yang berwenang.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di
Puskesmas
1. Setiap tenaga kesehatan Uraian tugas
yang memberikan petugas pemberi
pelayanan klinis pelayanan klinis
mempunyai uraian tugas dan kewenangan
dan wewenang yang klinis
didokumentasikan dengan
jelas

2. Jika tidak tersedia tenaga SK tentang


kesehatan yang memenuhi pemberian
persyaratan untuk kewenangan jika
menjalankan kewenangan tidak tersedia
dalam pelayanan klinis, tenaga kesehatan
ditetapkan petugas yang memenuhai
kesehatan dengan persyaratan, bukti
persyaratan tertentu untuk pemberian
diberi kewenangan khusus kewenangan
khusus pada
petugas

3. Apabila tenaga kesehatan Kepala Penilaian Penilaian oleh tim


tersebut diberi Puskesmas, kompetensi kredensial ttg
kewenangan khusus, Penanggung jawab petugas yang diberi kompetensi
dilakukan penilaian pelayanan klinis kewenangan petugas yang
terhadap pengetahuan dan khusus diberi kewenangan
keterampilan yang terkait khusus, bukti
dengan kewenangan penilaian
khusus yang diberikan

147
4. Dilakukan evaluasi dan Kepala Evaluasi dan tindak Bukti pelaksanaan
tindak lanjut terhadap Puskesmas, lanjut terhadap evaluasi terhadap
pelaksanaan uraian tugas Penanggung jawab uraian tugas dan uraian tugas dan
dan wewenang bagi setiap pelayanan klinis kewenangan pemberian
tenaga kesehatan kewenangan pada
petugas pemberi
pelayanan klinis,
dan tindak lanjut

148
n Klinis

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

aktu untuk memenuhi kebutuhan

h petugas yang kompeten dan

k dan adekuat, berpengalaman, punya


unjang diagnostik diberikan tugas, sesuai
s laboratorium cukup dan tersedia selama
m/penunjang diagnostik yang tersedia di

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Panduan
pemeriksaan
laboratorium 0

10

10

10

149
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
fik untuk setiap jenis pemeriksaan

ang tepat, maka perlu ditetapkan


pengambilan dan penyimpanan spesimen,
da pihak yang membutuhkan, serta

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

150
0

10

10

10

10

10

10

10

151
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
dan tersedia dalam waktu sesuai dengan

porkan hasil tes laboratorium. Hasil


awarkan, dan kebutuhan petugas pemberi
hir minggu termasuk dalam ketentuan ini.
usus. Sebagai tambahan, bila pelayanan
uga harus tepat waktu sesuai dengan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

152
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
k yang kritis

matan pasien. Hasil tes yang secara


i yang mengancam kehidupan pasien.
al yang jelas menggambarkan bagaimana
ndokumentasikan komunikasi ini.

enyediakan pedoman bagi para praktisi


iputi juga penetapan tes kritis dan ambang
orkan, dan menetapkan metode

153
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
erlukan sehari-hari selalu tersedia dan

154
m bagi pasien harus diidentifikasi dan
eagensia esensial dan bahan lain yang
apkan. Evaluasi periodik semua reagensia
an pemberian label yang lengkap dan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10
0

10

155
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
yang digunakan untuk interpretasi dan

etapkan nilai/rentang nilai rujukan normal


is, sebagai bagian dari laporan atau dalam
oratorium. Rentang nilai harus dilengkapi
dievaluasi dan direvisi apabila metode

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

10

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
n didokumentasi untuk setiap pemeriksaan

dalian mutu internal maupun eksternal di


atan laboratorium yang digunakan dan

Dokumen
Skor
156
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10
0

10
0

10
0

10
0

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
n, dilaksanakan, dan didokumentasikan

157
risiko dan kemungkinan bahaya dalam
han bagi staf laboratorium, staf lain dan
yang terintegrasi dengan program

n.
s dan berbahaya.
ang dihadapi.
.
han berbahaya yang baru

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

158
0

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

159
untuk memenuhi kebutuhan pasien.

ebutuhan tersedia dalam jumlah yang

untuk diresepkan dan dipesan oleh


uhan pasien, dan jenis pelayanan yang
atau sudah tersedia, dari sumber luar.
aftar atau sumber obat tersebut. Pemilihan
uhan dan keselamatan pasien maupun
ngiriman, kurangnya stok nasional atau
uatu proses untuk mengingatkan para

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10
0

0 10
5

10
0

10

10

160
0

10

10

10

161
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

at dipandu kebijakan dan prosedur yang

engalaman yang spesifik. Puskesmas


man sesuai persyaratan dan yang juga
erian obat. Dalam situasi emergensi, perlu
amin agar obat tersedia dengan cukup dan
terapkan kebijakan pengelolaan obat
nan peresepan, pencatatan dan pelaporan

k yang dibawa ke Puskesmas atau yang


us dilaksanakan pengawasan penggunaan
laku

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

162
0

10

10

10

10

Pedoman
penggunaan
psikotropika dan
narkotika

10

163
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
am penyimpanan, penyiapan, dan

obat yang tersedia harus dilakukan mulai


pasien serta penatalaksanaan obat
ian obat kepada pasien agar pasien
erjadi

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

0 10

10
0

10

10

10

164
0

10
0

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
-obat yang diresepkan atau riwayat alergi

memantau pasien yang mendapat obat.


en atau penyakitnya dan untuk

seharusnya dilakukan pemantauan secara


Pemantauan dimaksudkan untuk
obat yang tidak diantisipasi, untuk
dokumentasikan setiap KTD.

yang terkait dengan penggunaan obat,


u mekanisme pelaporan dari KTD.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

0 10

10

165
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
lui proses dan dalam kerangka waktu

bat dan near miss-Kejadian Nyaris Cedera


an format pelaporan yang ditentukan serta
ses-proses dikembangkan melalui proses
najemen obat. Proses pelaporan adalah
dalam proses pengobatan dan pelatihan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

166
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

n bilamana disimpan di luar farmasi.

at adalah sangat penting. Perlu ditetapkan


ng harus disuplai ke lokasi tersebut. Untuk
ntuk mencegah penyalahgunaan, pencurian
ti bilamana digunakan, rusak atau
mpanan obat emergensi perlu dipenuhi.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

167
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

kebutuhan pasien, dilaksanakan oleh

tuk memenuhi kebutuhan pasien, dan

tuhan pemberi pelayanan klinis, dapat


dalam menetapkan diagnosis.
n peraturan perundangan yang berlaku

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Peraturan
perundangan tentang 0
pelayanan
radiodiagnostik 5

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

168
dan didokumentasi

mua komponen pelayanan radiodiagnostik.


api. Program mengatur praktik yang aman
Program ini dikoordinasi dengan program

g-undang dan peraturan yang berlaku.


s dan berbahaya.
ang dihadapi.
keselamatan kerja.
a yang baru diketahui dan digunakan.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

Peraturan
perundangan tentang
pelayanan
radiodiagnostik 0

10

10

169
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
ai, melaksanakan pemeriksaan

melaksanakan pemeriksaan diagnostik,


n hasil.

erampilan yang memadai.


Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

170
0

10

10

10

10

171
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
sesuai ketentuan yang ditetapkan.

asil yang dilaporkan dalam kerangka


n pemberi pelayanan klinis. Kebutuhan tes
masuk dalam ketentuan ini.

atian khusus dalam proses pengukuran


an oleh pihak di luar Puskesmas

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10
0

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
n radiologi dan diagnostik imajing
dipelihara dengan baik.

172
n baik pada tingkatan yang dapat diterima

enarikan kembali, laporan insiden,

atan dan riwayat pelayanannya

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

10

10

173
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
atur.

menjamin pelayanan dapat diberikan


film, reagensia dan perbekalan penting

emasukkan juga rekomendasi perusahaan


asi dan presisi hasil pemeriksaan.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10
0

10
0

10

10
0

10
≥ 80% terpenuhi

174
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
n oleh petugas yang kompeten

kompeten sesuai dengan pelatihan yang


g berlaku. Individu ini secara profesional

seorang dokter, sedapat mungkin seorang


fer yang kompeten

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10
0

10

10

10

175
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
entasikan.

radiodiagnostik yang unggul.

gunakan untuk akurasi dan presisi

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10
0

10

176
0

10

10

10

177
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

petugas kesehatan, pengelola sarana, dan

s, kode prosedur, simbol, dan istilah yang

ngan data dan informasi di dalam maupun


nosa dan kode prosedur/tindakan

unakan”. Standarisasi tersebut konsisten

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Klasifikasi diagnosis
0

10

Klasifikasi diagnosis
0

10

Standar pelayanan 0
rekam medis
5

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

ngan kebutuhan dan tanggung jawab

178
asuhan dan perkembangan pasien,
mendukung asuhan pasien keberlanjutan,
rta dijaga selalu diperbaharui (up to date).

mua praktisi kesehatan pasien tersebut.


ai akses ke berkas rekam medis pasien

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10
0

10

10

10

179
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
rosesan rekam medis

retensi berkas rekam medis pasien dan


asi lainnya disimpan (retensi) untuk suatu
rlaku guna mendukung asuhan pasien,
ntang penyimpanan (retensi) konsisten
tetapkan terpenuhi, maka berkas rekam
dengan semestinya.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

annya tentang identifikasi pasien,

180
an, memantau kemajuan respons pasien
engkapan rekam medis.
asi yang sensitif. Keseimbangan antara
vasi dan kerahasiaan yang harus dijaga
nya).

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

ukum, regulasi dan perizinan yang

ik, air, ventilasi, gas dan sistim lain yang

dilakukan monitoring secara rutin,


ermasuk di dalamnya instalasi listrik, air,
h kebijakan dan prosedur, dan dilakukan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

181
0

10

10

10

10

10

10

182
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

an bahan berbahaya serta pengendalian


dai

ng meliputi bahan kimia, bahan, gas dan


rencana pengendalian bahan dan limbah

han (spill) atau paparan (exposure);


ratan lainnya;

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

183
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

ksanaan program yang efektif untuk

erlukan perencanaan. Rencana tahunan

edung, halaman/ground dan peralatan


adalah proteksi dari kehilangan,
wenang.
an berbahaya lainnya harus dikendalikan

ergensi direncanakan dan efektif.


ari kebakaran dan asap.
kan sesuai dengan ketentuan.
meminimalkan risiko kegagalan

eadaan terkini dalam lingkungan

184
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

10

10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

yanan dengan tepat

kan maka Puskesmas perlu menetapkan


menempatkan alat yang siap pakai pada

185
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

186
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
n dikalibrasi secara rutin

mas:

perundangan yang berlaku.

ala Puskesmas. Peralatan diperiksa dan


rsebut atau sesuai instruksi pabrik.
ikan.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10
0

10

10

187
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

bangan dan pendidikan berkelanjutan

klinis dilakukan melalui proses kredensial

u ditetapkan kebijakan dan prosedur


sertifikasi, lisensi dari petugas klinis
utuhan tenaga klinis.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
0

10

10

10

188
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

jamin kesesuaian antara pengetahuan dan

dengan optimal, perlu dilayani oleh tenaga


. Puskesmas perlu melakukan penilaian
petensi tenaga klinis dalam memberikan
alam meningkatkan kinerja tenaga

189
Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi

sempatan mengembangkan ilmu dan

han klinis, perlu direncanakan, dan diberi


an/atau pelatihan.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

190
0

10

10

10

191
≥ 80% terpenuhi
20% - 79%
terpenuhi sebagian
< 20% tidak
terpenuhi
n dengan jelas dan dilaksanakan secara

mpeten, maka harus ada kejelasan tugas


smas. Dalam kondisi tertentu, jika tenaga
kesehatan dengan pemberian kewenangan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

192
0

10

193
Bab IX. Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Tanggung jawab tenaga klinis


Standar:
9.1. Perencanaan, monitoring, dan evaluasi mutu layanan klinis dan kesel
tenaga yang bekerja di pelayanan klinis
Kriteria:
9.1.1. Tenaga klinis berperan aktif dalam proses peningkatan mutu layanan k
Pokok Pikiran:
• Upaya peningkatan mutu layanan klinis, dan keselamatan pasien menjadi tanggung jawab seluruh t
pasien.
• Tenaga klinis adalah dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lain yang bertanggung jawab me
• Tenaga klinis wajib berperan aktif mulai dari identifikasi permasalahan mutu layanan klinis, melak
perbaikan, melaksanakan, dan menindaklanjuti. Identifikasi permasalahan mutu layanan klinis, poten
menggunakan indikator-indikator pelayanan klinis yang ditetapkan oleh Puskesmas dengan acuan ya

• Upaya keselamatan pasien dilakukan untuk mencegah terjadinya Kejadian Tidak Diharapan (KTD)
sesuai dengan harapan, yang terjadi bukan karena kondisi pasien tetapi oleh karena penanganan klin
klinis yang tidak sesuai kadang tidak menimbulkan cedera, maka kejaditan ini disebut dengan Kejad

• Kejadian Nyaris Cedera (KNC) terjadi jika hampir saja dilakukan kesalahan dalam penanganan kin
dilakukan.

• Keadaan-keadaan tertentu dalam pelayanan klinis, misalnya tempat tidur yang tidak dilengkapi den
berisiko terjadi pasien terjatuh, berpotensi menimbulkan cedera. Keadaan ini disebut Kondisi berpo

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Adanya peran aktif Pemberi Keterlibatan SK tentang kewajiban


tenaga klinis dalam pelayanan klinis dalam tenaga klinis dalam
merencanakan dan peningkatan mutu peningkatan mutu klinis
mengevaluasi mutu layanan dan keselamatan dan keselamatan pasien.
klinis dan upaya pasien.
peningkatan keselamatan
pasien.

130
2. Ditetapkan indikator dan Pemilihan dan
standar mutu klinis untuk penetapan prioritas
monitoring dan penilaian indikator mutu klinis di
mutu klinis. Puskesmas menurut
kriteria Puskesmas
berdasarkan
ketersediaan sumber
daya yang tersedia dan
standar pencapaian

3. Dilakukan pengumpulan Kepala Pengumpulan Hasil pengumpulan data,


data, analisis, dan Puskesmas, data, analisis, bukti analisis, dan
pelaporan mutu klinis Penanggung pelaporan pelaporan berkala
dilakukan secara berkala. jawab pelayanan pencapaian indikator mutu klinis
klinis, indikator mutu
Penanggung klinis
jawab
manajemen mutu
klinis Puskesmas

4. Pimpinan Puskesmas Kepala Evaluasi dan Bukti monitoring, bukti


bersama tenaga klinis Puskesmas, tindak lanjut hasil evaluasi, bukti analisis,
melakukan evaluasi dan Penanggung monitoring dan bukti tindak lanjut
tindak lanjut terhadap hasil jawab pelayanan penilaian mutu
monitoring dan penilaian klinis, klinis
mutu klinis. Penanggung
jawab
manajemen mutu
klinis Puskesmas

5. Dilakukan identifikasi Kepala Pelaksanaan Bukti identifikasi,


dan dokumentasi terhadap Puskesmas, identifikasi, dokumentasi dan
Kejadian Tidak Diharapkan Penanggung dokumentasi dan pelaporan kasus KTD,
(KTD), Kejadian Tidak jawab pelayanan pelaporan KTD, KTC, KPC, KNC
Cedera (KTC), Kondisi klinis, KPC, KNC
Potensial Cedera (KPC), Penanggung
maupun Kejadian Nyaris jawab
Cedera (KNC). manajemen mutu
Puskesmas

6. Ditetapkan kebijakan SK dan SOP


dan prosedur penanganan penanganan KTD, KTC,
KTD, KTC, KPC, KNC, KPC, KNC.
dan risiko dalam pelayanan
klinis.

131
7. Jika terjadi KTD, KTC, Kepala Analisi dan Bukti analisis, dan
dan KNC dilakukan Puskesmas, Tindak lanjut jika tindak lanjut KTD,
analisis dan tindak lanjut. Penanggung terjadi KTD, KTC, KPC, KNC
jawab pelayanan KPC, KNC
klinis,
Penanggung
jawab
manajemen mutu
Puskesmas

8. Risiko-risiko yang Kepala Pelaksanaan Panduan Manajemen


mungkin terjadi dalam Puskesmas, manajemen risiko risiko klinis, bukti
pelayanan klinis Penanggung klinis di identifikasi risiko,
diidentifikasi, dianalisis jawab pelayanan Puskesmas analisis, dan tindak
dan ditindaklanjuti. klinis, lanjut risiko pelayanan
Penanggung klinis (minimal
jawab dilakukan FMEA untuk
manajemen mutu satu kasus)
Puskesmas

9. Dilakukan analisis risiko Kepala Analisis risiko Bukti analisis dan upaya
dan upaya-upaya untuk Puskesmas, dan upaya meminimalkan risiko
meminimalkan risiko Penanggung meminimalkan
pelayanan klinis jawab pelayanan risiko
klinis,
Penanggung
jawab
manajemen mutu
Puskesmas

10. Berdasarkan hasil Kepala Pelaksanaan Kerangka acuan,


analisis risiko, adanya Puskesmas, program Perencanaan Program
kejadian KTD, KTC, KPC, Penanggung keselamatan keselamatan pasien,
dan KNC, upaya jawab pelayanan pasien Bukti Pelaksanaan,
peningkatan keselamatan klinis, Bukti evaluasi, dan
pasien direncanakan, Penanggung tindak lanjut
dilaksanakan, dievaluasi, jawab
dan ditindaklanjuti manajemen mutu
Puskesmas

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
9.1.2. Tenaga klinis berperan penting dalam memperbaiki peril

132
Pokok Pikiran:
• Mutu layanan klinis tidak hanya ditentukan oleh sistem pelayanan yang ada, tetapi juga perilaku da
klinis perlu melakukan evaluasi terhadap perilaku dalam pemberian pelayanan dan melakukan upaya
maupun perilaku pelayanan yang mencerminkan budaya keselamatan, dan budaya perbaikan pelayan

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan evaluasi dan Penanggung Pelaksanaan Bukti pelaksanaan


perbaikan perilaku dalam jawab pelayanan evaluasi dan evaluasi perilaku
pelayanan klinis oleh klinis, perbaikan petugas dalam
tenaga klinis dalam Penanggung perilaku pelayanan klinis, bukti
pelayanan klinis yang jawab evaluasi pelayanan klinis pelaksanaan evaluasi,
mencerminkan budaya perilaku dan tindak lanjut
keselamatan dan budaya pelayanan
perbaikan yang
berkelanjutan.

2. Budaya mutu dan Kepala Pelaksanaan


keselamatan pasien Puskesmas, budaya mutu dan
diterapkan dalam Penanggung keselamatan
pelayanan klinis jawab pelayanan pasien dalam
klinis, pelayanan
Penanggung
jawab
manajemen mutu
klinis Puskesmas
pemberi
pelayanan klinis

3. Ada keterlibatan tenaga Kepala Keterlibatan Bukti peran aktif tenaga


klinis dalam kegiatan Puskesmas, dalam klinis dalam kegiatan
peningkatan mutu yang Penanggung penyusunan peningkatan mutu antara
ditunjukkan dalam jawab pelayanan indikator mutu lain: dalam penyusunan
penyusunan indikator klinis, klinis dan indikator mutu/kinerja
untuk menilai perilaku Penanggung indikator perilaku klinis, indikator
dalam pemberian jawab pemberi perilaku, kegiatan
pelayanan klinis dan ide- peningkatan pelayanan klinis, perbaikan mutu melalui
ide perbaikan mutu klinis, serta peningkatan proses PDSA/PDCA,
dokter, perawat mutu dan menyampaikan ide-ide
keselamatan perbaikan dalam
pasien pertemuan-pertemuan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

133
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
9.1.3. Sumber daya untuk peningkatan mutu layanan klinis dan
peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien tersebut dilaksanakan

Pokok Pikiran:
• Mutu layanan klinis dapat ditingkatkan jika ada komitmen dari pihak pengelola Puskesmas dan ten
klinis kepada pasien. Pimpinan Puskesmas perlu memfasilitasi, mengalokasikan dan menyediakan su
kegiatan perbaikan mutu layanan klinis dan upaya keselamatan pasien sesuai dengan ketersediaan an
Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dialokasikan sumber Kepala Alokasi dan Rencana peningkatan


daya yang cukup untuk Puskesmas, ketersediaan mutu dan keselamatan
kegiatan perbaikan mutu Penanggung sumber daya pasien dengan kejelasan
layanan klinis dan upaya jawab pelayanan untuk alokasi dan kepastian
keselamatan pasien. klinis, penangung peningkatan mutu ketersediaan sumber
jawab klinis dan daya
peningkatan keselamatan
mutu pelayanan pasien
klinis

2. Ada program/kegiatan Kepala Perencanaan Kerangka acuan,


peningkatan mutu layanan Puskesmas, program Perencanaan Program
klinis dan keselamatan Penanggung peningkatan mutu peningkatan mutu klinis
pasien yang disusun dan jawab pelayanan klinis dan dan keselamatan pasien,
direncanakan oleh tenaga klinis, keselamatan Bukti Pelaksanaan,
klinis. Penanggung pasien Bukti evaluasi, dan
jawab tindak lanjut
peningkatan
mutu pelayanan
klinis

3. Program/kegiatan Kepala Pelaksanaan, Rencana peningkatan


tersebut dilaksanakan Puskesmas, evaluasi, tindak mutu dan keselamatan
sesuai rencana, dievaluasi, Penanggung lanjut program pasien, bukti
dan ditindak lanjuti jawab pelayanan peningkatan mutu pelaksanaan, bukti
klinis, klinis dan monitoing, bukti
Penanggung keselamatan evaluasi dan tindak
jawab pasien lanjut
peningkatan
mutu pelayanan
klinis

134
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Pemahaman mutu layanan klinis.


Standar:
9.2. Mutu layanan klinis dan keselamatan dipahami dan didefinisikan de
berkepentingan.
Kriteria:
9.2.1. Fungsi dan proses layanan klinis yang utama diidentifikasi dan dip
mutu layanan klinis dan menjamin keselamatan.
Pokok Pikiran:
• Dengan adanya keterbatasan sumber daya yang ada di Puskesmas, maka upaya perbaikan mutu lay
karena itu tenaga klinis bersama dengan pengelola Puskesmas menetapkan prioritas fungsi dan prose
disempurnakan. Penetapan prioritas dilakukan dengan kriteria tertentu misalnya: high risk, high volu
terjadi masalah, atau didasarkan atas penyakit, kelompok sasaran, program prioritas atau pertimbang

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan identifikasi Kepala Identifikasi Bukti penetapan


fungsi dan proses Puskesmas, proses prioritas, pelayanan prioritas
pelayanan yang prioritas Penanggung kriteria, proses untuk diperbaiki dengan
untuk diperbaiki dengan jawab identifikasi, siapa kriteria pemilihan yang
kriteria yang ditetapkan peningkatan saja yang terlibat jelas.
mutu klinis dan
keselamatan
pasien

2. Terdapat dokumentasi Penanggung Penggalangan Dokumentasi


tentang komitmen dan jawab pelayanan komitmen dan penggalangan
pemahaman terhadap klinis, sosialisasi mutu komitmen, Dokumentasi
peningkatan mutu dan Penanggung klinis dan pelaksanaan sosialisasi
keselamatan secara jawab keselamatan tentang mutu klinis dan
berkesinambungan peningkatan pasien keselamatan pasien yang
ditingkatkan dalam mutu klinis dan dilaksanakan secara
organisasi keselamatan periodik
pasien, petugas
pemberi
pelayanan

135
3. Setiap tenaga klinis dan Petugas pemberi Pemahaman
manajemen memahami layanan klinis tentang
pentingnya peningkatan peningkatan mutu
mutu dan keselamatan klinis dan
dalam layanan klinis keselamatan
pasien

4. Kepala Puskesmas Kepala Keterlibatan Bukti keterlibatan


bersama dengan tenaga Puskesmas, dalam kepala Puskesmas dan
klinis menetapkan Penanggung menetapkan tenaga klinis dalam
pelayanan prioritas yang jawab pelayanan prioritas menetapkan prioritas
akan diperbaiki klinis, petugas pelayanan yang akan
pemberi layanan diperbaiki
klinis

5. Kepala Puskesmas Kepala Keterlibatan Rencana perbaikan


bersama dengan tenaga Puskesmas, dalam pelayanan klinis yang
klinis menyusun rencana Penanggung penyusunan prioritas, bukti
perbaikan pelayanan jawab pelayanan rencana keterlibatan dalam
prioritas yang ditetapkan klinis, petugas perbaikan penyusun rencanan
dengan sasaran yang jelas pemberi layanan pelayanan klinis
klinis yang prioritas

6. Kepala Puskesmas Kepala Pelaksanaan Rencana perbaikan


bersama dengan tenaga Puskesmas, perbaikan pelayanan klinis yang
klinis melaksanakan Penanggung pelayanan klinis prioritas, bukti
kegiatan perbaikan jawab layanan monitoring dalam
pelayanan klinis sesuai klinis, dan pelaksanaan
dengan rencana petugas pemberi
layanan klinis

7. Dilakukan evaluasi Kepala Evaluasi dan Bukti evaluasi dan


terhadap pelaksanaan Puskesmas, tindak lanjut tindak lanjut perbaikan
kegiatan perbaikan Penanggung peningkatan mutu
pelayanan klinis jawab pelayanan layanan klinis
klinis,
Penanggung
jawab
peningkatan
mutu pelayanan
klinis

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
9.2.2. Ada pembakuan standar layanan klinis yang disusun berdas

136
Pokok Pikiran:
• Agar pelayanan klinis dapat dikendalikan dengan baik, maka perlu dilakukan pembakuan standar d
dan prosedur tersebut perlu disusun berdasarkan acuan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan
bukti ilmiah terkini dan yang terbaik (the best available evidence).

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Standar/prosedur Kepala Pelaksanaan Adanya Panduan Praktik


layanan klinis disusun dan Puskesmas, penyusunan Klinis dan SOP layanan
dibakukan didasarkan atas Penanggung Standar/SOP klinis
prioritas fungsi dan proses jawab layanan pelayanan klinis
pelayanan klinis, pemberi berdasarkan
layanan klinis prioritas fungsi
dan proses
pelayanan

2. Standar tersebut disusun Kepala Adanya laporan SOP-SOP pelayanan


berdasarkan acuan yang Puskesmas, pembahasan SOP klinis yang
jelas Penanggung layanan klinis di menunjukkan adanya
jawab layanan Puskesmas acuan referensi yang
klinis, pemberi jelas
layanan klinis

3. Tersedia dokumen yang SK tentang penetapan


menjadi acuan dalam dokumen eksternal yang
penyusunan standar menjadi acuan dalam
penyusunan standar
pelayanan klinis

4. Ditetapkan prosedur Kepala Pemahaman SOP tentang prosedur


penyusunan Puskesmas, semua pihak yang penyusunan layanan
standar/prosedur layanan Penanggung terlibat dalam klinis
klinis jawab layanan penyusunan SOP
klinis, pemberi tentang prosedur
layanan klinis penyusunan SOP
layanan klinis

5. Penyusunan Kepala Proses Dokumentasi proses


standar/prosedur layanan Puskesmas, penyusunan penyusunan Pedoman
klinis sesuai dengan Penanggung standar dan SOP Praktik Klini/SOP
prosedur jawab layanan layanan klinis, layanan klinis di
klinis, pemberi mengacu pada Puskesmas
layanan klinis prosedur
penyusunan yang
disepakati

137
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Pengukuran mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasien


Standar:
9.3. Mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasien diukur, dikump

Kriteria:
9.3.1. Pengukuran menggunakan instrumen-instrumen yang efektif untuk
sasaran keselamatan pasien

138
Pokok Pikiran:
• Dalam upaya peningkatan mutu layanan klinis perlu ditetapkan ukuran-ukuran mutu layanan klinis
layanan klinis. Untuk meningkatkan keselamatan pasien perlu dilakukan pengukuran terhadap sasara
Indikator pengukuran keselamatan pasien meliputi: tidak terjadinya kesalahan identifikasi pasien, ter
dalam pelayanan kinis, tidak terjadinya kesalahan pemberian obat, tidak terjadinya kesalahan prosed
pengurangan terjadinya risiko infeksi di Puskesmas, dan tidak terjadinya pasien jatuh.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Disusun dan ditetapkan Kepala Proses SK tentang indikator


indikator mutu layanan Puskesmas, menyepakati mutu layanan klinis
klinis yang telah disepakati Penanggung penetapan
bersama jawab layanan indikator mutu
klinis, pemberi layanan klinis
layanan klinis

2. Ditetapkan sasaran- SK tentang sasaran-


sasaran keselamatan pasien sasaran keselamatan
sebagaimana tertulis dalam pasien
Pokok Pikiran.

3. Dilakukan pengukuran Kepala Pelaksanaan Bukti pengukuran mutu


mutu layanan klinis Puskesmas, pengukuran mutu layanan klinis yang
mencakup aspek penilaian Penanggung layanan klinis, mencakup aspek
pasien, pelayanan jawab layanan monitoring, dan penilaian pasien,
penunjang diagnosis, klinis, pemberi tindak lanjut pelayanan penunjang
penggunaan obat layanan klinis diagnosis, penggunaan
antibiotika, dan obat antibiotika, dan
pengendalian infeksi pengendalian infeksi
nosokomial nosokomial, bukti
monitoring dan tindak
lanjut pengukuran mutu
layanan klinis

4. Dilakukan pengukuran Kepala Pelaksanaan Bukti pengukuran


terhadap indikator- Puskesmas, pengukuran sasaran keselamatan
indikator keselamatan Penanggung sasaran pasien, bukti monitoring
pasien sebagaimana tertulis jawab layanan keselamatan dan tindak lanjut
dalam Pokok Pikiran klinis, pemberi pasien, pengukuran mutu
layanan klinis monitoring, dan layanan klinis
tindak lanjut

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

139
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria :
9.3.2. Target mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasie

Pokok Pikiran:
• Untuk mengetahui nilai keberhasilan pencapaian mutu layanan klinis dan keselamatan pasien, mak
harus dicapai untuk tiap-tiap indikator yang dipilih dengan acuan yang jelas.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada penetapan target Kepala Proses penetapan Penetapan target yang


mutu layanan klinis dan Puskesmas, target yang akan akan dicapai dari tiap
keselamatan pasien yang Penanggung dicapai indikator mutu klinis
akan dicapai jawab layanan dan keselamatan pasien
klinis,
Penanggung
jawab
peningkatan
mutu layanan
klinis, pemberi
layanan klinis

2. Target tersebut Kepala Proses penetapan Adanya target


ditetapkan dengan Puskesmas, target yang akan pencapaian mutu klinis
mempertimbangkan Penanggung dicapai: yang rasional di
pencapaian mutu klinis jawab layanan pertimbangan Puskesmas berdasarkan
sebelumnya, pencapaian klinis, dalam berbagai pertimbangan
optimal pada sarana Penanggung menetapkan
kesehatan yang serupa, dan jawab target
sumber daya yang dimiliki peningkatan
mutu layanan
klinis, pemberi
layanan klinis

3. Proses penetapan target Kepala Proses penetapan Bukti keterlibatan


tersebut melibatkan tenaga Puskesmas, target yang akan tenaga-tenaga pemberi
profesi kesehatan yang Penanggung dicapai: layanan klinis dalam
terkait jawab layanan keterlibatan menetapkan tingkat
klinis, tenaga klinis pencapaian mutu klinis
Penanggung dalam untuk pelayanan yang
jawab menetapkan prioritas akan diperbaiki
peningkatan target
mutu layanan
klinis, pemberi
layanan klinis

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN


140
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
9.3.3. Data mutu layanan klinis dan sasaran keselamatan pasien di

Pokok Pikiran:
• Untuk memonitor mutu layanan klinis dan keselamatan pasien, perlu dilakukan pengukuran-pengu
ditetapkan secara periodik, dianalisis, untuk menentukan strategi dan rencana perbaikan mutu layana

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Data mutu layanan klinis Pemberi layanan Proses Bukti pengumpulan data
dan keselamatan pasien klinis, pengumpulan mutu layanan klinis dan
dikumpulkan secara Penanggung data keselamatan pasien
periodik jawab secara periodik
peningkatan
mutu klinis dan
keselamatan
pasien, dan
Kepala
Puskesmas

2. Data mutu layanan klinis Pemberi layanan Proses Bukti dokumentasi


dan keselamatan pasien klinis, dokumentasi data pengumpulan data
didokumentasikan Penanggung mutu layanan layanan klinis
jawab klinis
peningkatan
mutu klinis dan
keselamatan
pasien, dan
Kepala
Puskesmas

3. Data mutu layanan klinis Kepala Pelaksanaan Bukti analisis,


dan keselamatan pasien Puskesmas, analisis, penyusunan rencana
dianalisis untuk Penanggung penetapan peningkatan mutu
menentukan rencana dan jawab strategi, dan layanan klinis dan
langkah-langkah perbaikan peningkatan penyusunan keselamatan pasien
mutu layanan klinis dan mutu klinis dan rencana
keselamatan pasien keselamatan peningkatan mutu
pasien klinis dan
keselamatan
pasien

141
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien


Standar:
9.4. Perbaikan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien diupayakan, d
baik.
Kriteria:
9.4.1. Upaya peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien did
baik
Pokok Pikiran:
• Upaya peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien hanya dapat terlaksana jika ada ke
dalam upaya tersebut. Penanggung jawab pelaksanaan dapat dilakukan dengan membentuk tim peni
keselamatan pasien di Puskesmas, yang mempunyai program kerja yang jelas

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kejelasan siapa yang Kepala Tanggung jawab SK peningatan mutu


bertanggung jawab untuk Puskesmas, dan uraian tugas, puskesmas dan
peningkatan mutu layanan Penanggung pihak-pihak keselamatan pasien,
klinis dan keselamatan jawab terlibat dalam memuat kewajiban
pasien peningkatan peningkatan mutu semua pihak yang
mutu klinis dan layanan klinis dan terlibat dalam upaya
keselamatan keselamatan peningkatan mutu
pasien pasien pelayanan klinis dan
keselamatan pasien,
dengan uraian tugas
berdasarkan peran dan
fungsi masing-masing
dalam tim

2. Terdapat tim Tim peningkatan Pembentukan tim, SK pembentukan tim


peningkatan mutu layanan mutu layanan penyusunan peningkatan mutu
klinis dan keselamatan klinis dan program kerja, layanan klinis dan
pasien yang berfungsi keselamatan pelakasanaan keselamatan pasien.
dengan baik pasien program kerja Uraian tugas, program
kerja tim.

3. Ada kejelasan uraian Tim peningkatan Pemahaman Uraian tugas dan


tugas dan tanggung jawab mutu layanan terhadap uraian tanggung jawab masing-
tim klinis dan tugas tim masing anggota tim
keselamatan
pasien

142
4. Ada rencana dan Tim peningkatan Pelaksanaan Rencana dan program
program peningkatan mutu mutu layanan peningkatan mutu tim peningkatan mutu
layanan klinis dan klinis dan pelayanan klinis layanan klinis dan
keselamatan pasien yang keselamatan dan keselamatan keselamatan pasien,
dilaksanakan sesuai dengan pasien pasien yang bukti pelaksanaan
rencana yang disusun mengacu pada program kerja,
rencana yang monitoring, dan evaluasi
disusun oleh tim

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
9.4.2. Rencana peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan di
hasil evaluasi
Pokok Pikiran:
• Agar pelaksanaan peningkatan mutu pelayanan klinis dan keselamatan pasien dapat dilakukan seca
perencanaan yang matang berdasarkan data monitoring mutu layanan klinis dan sasaran-sasaran kes

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Data monitoring mutu Laporan hasil


layanan klinis dan monitoring mutu
keselamatan dikumpulkan layanan klinis dan
secara teratur keselamatan pasien yang
disusun secara periodik

2. Dilakukan analisis dan Kepala Analisis dan Hasil analisis,


diambil kesimpulan untuk Puskesmas, pembahsan kesimpulan, dan
menetapkan masalah mutu Penanggung berkala hasil rekomendasi hasil
layanan klinis dan masalah jawab layanan monitoring dan monitoring mutu
keselamatan pasien klinis, evaluasi program layanan klinis dan
Penanggung peningkatan mutu keselamatan pasien
jawab mutu pelayanan klinis,
layanan klinis kesimpulan dan
dan keselamatan rekomendasi
pasien

143
3. Dilakukan analisis Kepala Pelaksanaan Bukti analisis penyebab
penyebab masalah Puskesmas, analisis penyebab masalah
Penanggung masalah dan
jawab layanan hambatan
klinis, peningkatan mutu
Penanggung layanan klinis dan
jawab mutu keselamatan
layanan klinis pasien
dan keselamatan
pasien

4. Ditetapkan program- Kepala Penyusunan Rencana program


program perbaikan mutu Puskesmas, program perbaikan mutu layanan
yang dituangkan dalam Penanggung perbaikan mutu klinis dan keselamatan
rencana perbaikan mutu jawab layanan layanan klinis dan pasien berdasarkan
klinis, keselamatan analisis masalah
Penanggung pasien mutu/kinerja
jawab mutu
layanan klinis
dan keselamatan
pasien

5. Rencana perbaikan mutu Kepala Pertimbangan Rencana program


layanan klinis dan Puskesmas, dalam menyusun perbaikan mutu layanan
keselamatan pasien disusun Penanggung rencana klinis dan keselamatan
dengan mempertimbangkan jawab layanan pasien
peluang keberhasilan, dan klinis,
ketersediaan sumber daya Penanggung
jawab mutu
layanan klinis
dan keselamatan
pasien

6. Ada kejelasan Ada kejelasan


Penanggung jawab untuk penanggung jawab tiap-
melaksanakan kegiatan tiap kegiatan yang
perbaikan yang direncanakan dalam
direncanakan program perbaikan mutu

7. Ada kejelasan SK tentang petugas


Penanggung jawab untuk yang berkewajiban
memantau pelaksanaan melakukan pemantauan
kegiatan perbaikan pelaksanaan kegiatan

144
8. Ada tindak lanjut Kepala Pelaksanaan Bukti pelaksanaan, bukti
terhadap hasil pemantauan Puskesmas, program, monitoring, bukti
upaya peningkatan mutu Penanggung monitoring analisis dan tindak lanjut
layanan klinis dan jawab program, analisis terhadap monitoring
keselamatan pasien pelaksanaan dan tindak lanjut pelaksanaan perbaikan
kegiatan, monitoring mutu layanan klinis dan
Penanggung keselamatan pasien
jawab pemantau
kegiatan

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
9.4.3. Upaya peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasi
Pokok Pikiran:
• Agar terjadi perbaikan yang berkesinambungan, maka perlu dilakukan monitoring dan evaluasi ter
peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien. Jika dari hasil evaluasi ternyata menunjuk
sebagai standar dalam pemberian pelayanan.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Petugas mencatat Bukti pencatatan


peningkatan setelah pelaksanaan kegiatan
pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu
peningkatan mutu layanan layanan klinis dan
klinis dan keselamatan keselamatan pasien
pasien

2. Dilakukan evaluasi Kepala Pelaksanaan Bukti evaluasi penilaian


terhadap hasil penilaian Puskesmas, evaluasi dengan dengan menggunakan
dengan menggunakan Penanggung menggunakan indikator mutu layanan
indikator-indikator mutu jawab layanan indikator mutu klinis dan keselamatan
layanan klinis dan klinis, layanan klinis dan pasien
keselamatan pasien untuk Penanggung keselamatan
menilai adanya perbaikan jawab mutu pasien
layanan klinis
dan keselamatan
pasien

145
3. Hasil perbaikan ditindak Kepala Tindak lanjut Bukti tindak lanjut,
lanjuti untuk perubahan Puskesmas, perbaikan dan bukti perubahan
standar/prosedur Penanggung perubahan SOP prosedur jika diperlukan
pelayanan. jawab layanan untuk perbaikan layanan
klinis, klinis
Penanggung
jawab mutu
layanan klinis
dan keselamatan
pasien

4. Dilakukan Dokumentasi
pendokumentasian keseluruhan upaya
terhadap keseluruhan peningkatan mutu
upaya peningkatan mutu layanan klinis dan
layanan klinis dan keselamatan pasien
keselamatan pasien

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria:
9.4.4. Hasil evaluasi upaya peningkatan mutu layanan klinis dan kese

Pokok Pikiran:
• Hasil evaluasi terhadap upaya peningkatan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien perlu dikom
motivasi petugas dan meningkatkan keberlangsungan upaya peningkatan mutu layanan klinis dan ke

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ditetapkan kebijakan SK dan SOP


dan prosedur distribusi penyampaian informasi
informasi dan komunikasi hasil peningkatan mutu
hasil-hasil peningkatan layanan klinis dan
mutu layanan klinis dan keselamatan pasien
keselamatan pasien

146
2. Proses dan hasil kegiatan Kepala Sosialisasi dan Dokumen/laporan
peningkatan mutu layanan Puskesmas, komunikasi hasil- kegiatan peningkatan
klinis dan keselamatan Penanggung hasil peningkatan mutu klinis dan
pasien disosialisasikan dan jawab layanan mutu layanan keselamatan pasien,
dikomunikasikan kepada klinis, klinis dan laporan pemantauan dan
semua petugas kesehatan Penanggung keselamatan evaluasi kegiatan, dan
yang memberikan jawab mutu pasien hasil-hasil kegiatan
pelayanan klinis layanan klinis peningkatan mutu klinis
dan keselamatan dan keselamatan pasien
pasien

3. Dilakukan evaluasi Penanggung Pelaksanaan Hasil evaluasi dan


terhadap pelaksanaan jawab evaluasi tindak lanjut terhadap
sosialisasi dan komunikasi peningkatan sosialisasi dan pelaksanaan sosialisasi
tersebut mutu layanan komunikasi dan komunikasi proses
klinis dan hasil peningkatan
mutu dan keselamatan
pasien

4. Dilakukan pelaporan Dokumen pelaporan


hasil peningkatan mutu kegiatan peningkatan
layanan klinis dan mutu layanan klinis dan
keselamatan pasien ke keselamatan pasien ke
Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota

147
matan Pasien (PMKP)

≥ 80% terpenuhi
N 20% - 79 % terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

linis dan keselamatan menjadi tanggung jawab

mutu layanan klinis dan upaya keselamatan pasien

awab seluruh tenaga klinis yang memberikan asuhan

ung jawab melaksanakan asuhan pasien.


n klinis, melakukan analisis, menyusun rencana
an klinis, potensi terjadinya risiko dilakukan dengan
engan acuan yang jelas.

harapan (KTD), yaitu cedera atau hasil yang tidak


enanganan klinis (clinical management). Penanganan
dengan Kejadian Tidak Cedera (KTC).

enanganan kinis, tetapi kesalahan tersebut tidak jadi

dilengkapi dengan pengaman, lantai yang licin yang


Kondisi berpotensi menyebabkan Cedera (KPC)

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan
Pedoman Keselamatan
Pasien (Rumah Sakit)
0

10

148
0

10

10

10

10

10

149
0

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

mperbaiki perilaku dalam pemberian pelayanan

150
uga perilaku dalam pemberian pelayanan. Tenaga
lakukan upaya perbaikan baik pada sistem pelayanan
baikan pelayanan klinis yang berkelanjutan.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

≥ 80% terpenuhi

151
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

nan klinis dan keselamatan pasien disediakan, upaya

esmas dan tenaga klinis yang memberikan layanan


menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk
ketersediaan anggaran dan sumber daya yang ada di

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

152
≥ 80% terpenuhi
N 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

definisikan dengan baik oleh semua pihak yang

fikasi dan diprioritaskan dalam upaya perbaikan

aikan mutu layanan klinis perlu diprioritaskan. Oleh


ngsi dan proses pelayanan yang perlu
risk, high volume, high cost, dan kecenderungan
au pertimbangan lain.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

153
0

10

10

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

disusun berdasarkan acuan yang jelas.

154
kuan standar dan prosedur layanan klinis. Standar
gungjawabkan, dan bila memungkinkan berdasarkan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

Acuan yang digunakan


untuk menyusun
standar dan SOP 0
layanan klinis
5

10

Acuan yang digunakan


untuk menyusun 0
standar dan SOP
layanan klinis 5

10

10

10

155
≥ 80% terpenuhi
N 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

iukur, dikumpulkan dan dievaluasi dengan tepat.

g efektif untuk mengukur mutu layanan klinis dan

156
layanan klinis yang menjadi sasaran peningkatan
erhadap sasaran-sasaran keselamatan pasien.
kasi pasien, terlaksananya komunikasi yang efektif
salahan prosedur tindakan medis dan keperawatan,

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

Dokumen/Panduan
sebagai acuan berupa:
(1) Pedoman
pemeriksaan fisik
diagnostik, (2)
Pedoman pemeriksaan 0
penunjang medik, (3)
Pedoman pengobatan 5
dasar, (4) Pedoman
Pengobatan rasional, 10
(5) Pedoman PI/UP

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian

157
< 20% tidak terpenuhi

elamatan pasien ditetapkan dengan tepat

an pasien, maka perlu ditetapkan target (batasan) yang

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

≥ 80% terpenuhi

158
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

atan pasien dikumpulkan dan dikelola secara efektif

ukuran-pengukuran dengan indikator yang telah


an mutu layanan klinis.

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

159
≥ 80% terpenuhi
N 20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

n diupayakan, dievaluasi dan dikomunikasikan dengan

atan pasien didukung oleh tim yang berfungsi dengan

ana jika ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab


entuk tim peningkatan mutu layanan klinis dan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

10

160
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

keselamatan disusun dan dilaksanakan berdasarkan

dilakukan secara efektif dan efisien, maka perlu


an-sasaran keselamatan pasien yang telah disusun

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

161
0

10

10

10

10

10

162
0

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

selamatan pasien dievaluasi dan didokumentasikan

an evaluasi terhadap pelaksanaan program


yata menunjukkan perbaikan, maka perlu dibakukan

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

10

163
0

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

klinis dan keselamatan pasien dikomunikasikan

ien perlu dikomunikasikan untuk meningkatkan


n klinis dan keselamatan pasien

Dokumen
Dokumen Eksternal Skor
sebagai acuan

10

164
0

10

10

10

165
Bab II. Kepemimpinan dan Manajemen Puskesmas (KMP)

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Tata kelola sarana Puskesmas


Standar : 2.1 Persyaratan Puskesmas sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.
Puskesmas
Persyaratanharus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan dan ruang, prasarana, peralatan, dan ketenagaan.
Lokasi
Kriteria : 2.1.1.Lokasi pendirian Puskesmas harus sesuai dengan tata ruang daerah
Pokok Pikiran:
• Pendirian Puskesmas perlu memperhatikan persyaratan lokasi: dibangun di setiap Kecamatan, memperhatikan kebutuhan pelayanan sesuai rasio ketersediaan pelayanan kesehatan dengan jumlah penduduk, mudah diakses, dan mematuhi persyaratan kesehatan lingkungan
• Analisis yang mempertimbangkan tata ruang daerah dan rasio ketersediaan pelayanan kesehatan dan jumlah penduduk dituangkan dalam rencana strategis atau rencana pembangunan Puskesmas
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan analisis terhadap pendirian Puskesmas yang Bukti analisis kebutuhan pendirian Puskesmas
mempertimbangkan tata ruang daerah dan rasio jumlah penduduk
dan ketersediaan pelayanan kesehatan

2. Pendirian Puskesmas mempertimbangkan tata ruang daerah Bukti pertimbangan tata ruang daerah dalam pendirian
puskesmas

3. Pendirian Puskesmas mempertimbangkan rasio jumlah penduduk Bukti pertimbangan rasio jumlah penduduk dan ketersediaan
dan ketersediaan pelayanan kesehatan pelayanan

4. Puskesmas memiliki perizinan yang berlaku Bukti izin operasional puskesmas

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Persyaratan Bangunan dan Ruangan


Kriteria: 2.1.2. Bangunan Puskesmas bersifat permanen dan tidak bergabung dengan tempat
tinggal atau unit kerja yang lain. Bangunan harus memenuhi persyaratan lingkungan sehat.
Pokok Pikiran:
• Untuk menghindari gangguan dan dampak keberadaan Puskesmas terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap lingkungan, maka pendirian Puskesmas perlu didirikan di atas bangunan yang permanen dan tidak bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja yang lain.
• Yang dimaksud unit kerja yang lain adalah unit kerja yang tidak ada kaitan langsung dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Puskesmas diselenggarakan di atas bangunan yang permanen. Bangunan fisik Puskesmas Apakah bangunan Puskesmas adalah bangunan
permanen

2. Puskesmas tidak bergabung dengan tempat tinggal atau unit kerja Bangunan fisik Puskesmas. Tidak bergabung dengan tempat tinggal dan unit
yang lain. kerja lain.
3. Bangunan Puskesmas memenuhi persyaratan lingkungan yang Bangunan fisik Puskesmas Persyaratan bangunan Puskesmas
sehat.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.1.3.Bangunan Puskesmas memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan, dan


kemudahan dalam pelayanan kesehatan, dengan ketersediaan ruangan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan yang disediakan.
Pokok Pikiran:
• Ketersediaan ruang untuk pelayanan harus sesuai dengan jenis pelayanan kesehatan yang disediakan oleh Puskesmas.
• Ruangan yang minimal harus tersedia adalah: ruang pendaftaran dan ruang tunggu, ruang administrasi, ruang pemeriksaan, ruang konsultasi doker, ruang tindakan, ruang farmasi, ruang ASI, kamar mandi dan WC, dan ruang lain sesuai kebutuhan pelayanan.
• Pengaturan ruangan memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan dan kemudahan dalam pemberian pelayanan untuk memudahkan pasien/keluarga pasien untuk akses yang mudah termasuk memberi kemudahan pada orang dengan disabilitas, anak-anak, dan orang usia lanjut, demikian
juga memperhatikan keamanan dan kemudahan bagi petugas dalam memberikan pelayanan. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ketersediaan memenuhi persyaratan minimal dan kebutuhan Pelayanan Puskesmas Ketersediaan pelayananan dan kemudahan akses
pelayanan

2. Tata ruang memperhatikan akses, keamanan, dan kenyamanan. Tata ruang Kemudahan akses, pertimbangan keamanan dan Denah Puskesmas
kenyamanan

3. Pengaturan ruang mengakomodasi kepentingan orang dengan Pengaturan ruang Apakah mengakomodasi kepentingan orang dengan
disabilitas, anak-anak, dan orang usia lanjut disabilitas, anak-anak, dan usia lanjut

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Persyaratan Prasarana Puskesmas


Kriteria: 2.1.4. Prasarana Puskesmas tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan baik untuk
menunjang akses, keamanan, kelancaran dalam memberikan pelayanan sesuai dengan pelayanan yang disediakan.
Pokok Pikiran:
• Untuk kelancaran dalam memberikan pelayanan dan manjamin kesinambungan pelayanan maka Puskesmas harus dilengkapi dengan prasarana yang dipersyaratkan.
• Prasarana yang dipersyaratkan tersebut meliputi: sumber air bersih, instalasi sanitasi, instalasi listrik, sistem tata udara, sistem pencahayaan, pencegahan dan penanggulangan kebakaran, kendaraan Puskesmas Keliling, pagar, selasar, rumah dinas tenaga kesehatan, dan prasarana lain sesuai
dengan kebutuhan.
• Prasarana klinis tersebut harus dipelihara dan berfungsi dengan baik.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia prasarana Puskesmas sesuai kebutuhan Prasarana Puskesmas Pemenuhan kebutuhan sesuai pada Pokok Pikiran:
sumber air bersih, instalasi sanitasi, dsb

2. Dilakukan pemeliharaan yang terjadwal terhadap prasarana Pelaksana pemeliharaan Jadwal dan Pelaksanaan pemeliharaan Jadwal pemeliharaan dan bukti pelaksanaan pemeliharaan
Puskesmas

3. Dilakukan monitoring terhadap pemeliharaan prasarana Kepala Puskesmas, Pelaksana pemeliharaan Monitoring pelaksanaan pemeliharaan Bukti pelaksanaan monitoring, hasil monitoring
Puskesmas
4. Dilakukan monitoring terhadap fungsi prasarana Puskesmas yang Kepala Puskesmas, Pelaksana pemeliharaan Monitoring fungsi prasarana yang ada Bukti monitoring
ada

5. Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil monitoring Kepala Puskesmas, Pelaksana pemeliharaan Tindak lanjut hasil monitoring Bukti tindak lanjut monitoring

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Persyaratan Peralatan Puskesmas


Kriteria: 2.1.5. Peralatan medis dan non medis tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan
baik
Pokokuntuk menunjang akses, keamanan, kelancaran dalam memberikan pelayanan sesuai dengan pelayanan yang disediakan.
Pikiran:
• Untuk kelancaran dalam memberikan pelayanan dan manjamin kesinambungan pelayanan maka Puskesmas harus dilengkapi dengan peralatan medis dan non medis klinis sesuai dengan jenis pelayanan yang disediakan
• Agar pelayanan diberikan dengan aman dan bermutu, maka peralatan medis dan non medis tersebut dipelihara dan berfungsi dengan baik, dan dikalibrasi untuk alat-alat ukur yang digunakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
• Peralatan yang memerlukan perizinan harus memiliki izin yang berlaku.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Tersedia peralatan medis dan non medis sesuai jenis pelayanan Kepala Puskesmas, penanggung jawab Ketersediaan peralatan medis dan non medis Daftar inventaris peralatan medis dan non medis
yang disediakan logistik

2. Dilakukan pemeliharaan yang terjadwal terhadap peralatan medis Kepala Puskesmas, penanggung jawab Jadwal dan Pelaksanaan pemeliharaan Jadwal pemeliharaan dan bukti pelaksanaan pemeliharaan
dan non medis peralatan medis dan penanggung jawab
peralatan non medis

3. Dilakukan monitoring terhadap pemeliharaan peralatan medis dan Kepala Puskesmas, penanggung jawab Monitoring pemeliharaan peralatan Bukti pelaksanaan monitoring, hasil monitoring
non medis peralatan medis dan penanggung jawab
peralatan non medis

4. Dilakukan monitoring terhadap fungsi peralatan medis dan non Kepala Puskesmas, penanggung jawab Monitoring fungsi peralatan medis dan non medis Bukti pelaksanaan monitoring, hasil monitoring
medis peralatan medis dan penanggung jawab
peralatan non medis

5. Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil monitoring Kepala Puskesmas, penanggung jawab Tindak lanjut hasil monitoring Bukti tindak lanjut
peralatan medis dan penanggung jawab
peralatan non medis

6. Dilakukan kalibrasi untuk peralatan medis dan non medis yang Kepala Puskesmas, penanggung jawab Pelaksanaan kalibraisi Daftar peralatan yang perlu dikalibrasi, jadwal, dan bukti
perlu dikalibrasi peralatan medis dan penanggung jawab pelaksanaan kalibrasi
peralatan non medis

7. Peralatan medis dan non medis yang memerlukan izin memiliki Penanggung jawab peralatan medis dan non Perizinan alat-alat yang memerlukan izin Bukti izin peralatan
izin yang berlaku medis

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Ketenagaan Puskesmas
Standar: 2.2 Persyaratan Ketenagaan Puskesmas
Puskesmas harus memenuhi jenis dan jumlah ketenagaan yang dipersyaratkan dalam peraturan perundangan.
Persyaratan Penanggung jawab Puskesmas
Kriteria : 2.2.1. Kepala Puskesmas adalah tenaga kesehatan yang kompeten sesuai dengan peraturan perundangan.
Pokok Pikiran:
• Agar Puskesmas dikelola dengan baik, efektif dan efisien, maka harus dipimpin oleh tenaga kesehatan yang kompeten untuk mengelola fasilitas tersebut.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Kepala Puskesmas adalah tenaga kesehatan Profil kepegawaian Kepala Puskesmas: kepala puskesmas
adalah tenaga kesehatan

2. Ada kejelasan persyaratan Kepala Puskesmas Persyaratan kompetensi Kepala Puskesmas.

3. Ada kejelasan uraian tugas Kepala Puskesmas Uraian tugas Kepala Puskesmas

4. Terdapat bukti pemenuhan persyaratan penanggung jawab sesuai Kepala Puskesmas Kesesuaian profil kepegawaian Kepala Puskesmas Dokumen profil kepegawaian dan persyaratan Kepala
dengan yang ditetapkan. dengan persyaratan Puskesmas

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.2.2. Tersedia tenaga medis, tenaga kesehatan lain, dan tenaga non kesehatan sesuai
dengan kebutuhan dan jenis pelayanan yang disediakan
Pokok Pikiran:
• Agar Puskesmas dapat memberikan pelayanan yang optimal dan aman bagi pasien dan masyarakat yang dilayani perlu dilakukan analisis kebutuhan tenaga dan diupayakan untuk memenuhi ketersedian tenaga baik jenis dan jumlah dan memenuhi persyaratan kompetensi.
• Tenaga Kesehatan yang bekerja di Puskesmas harus mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR), dan atau Surat Ijin Praktik (SIP) sesuai ketentuan perundang-undangan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan analisis kebutuhan tenaga sesuai dengan kebutuhan dan Kepala Puskesmas Analisis kebutuhan tenaga Bukti analisis kebutuhan tenagan
pelayanan yang disediakan

2. Ditetapkan persyaratan kompetensi untuk tiap-tiap jenis tenaga Persyaratan kompetensi untuk tiap jenis tenaga yang ada
yang dibutuhkan

3. Dilakukan upaya untuk pemenuhan kebutuhan tenaga sesuai Kesesuaian kebutuhan tenaga Hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan tenaga terhadap
dengan yang dipersyaratkan persyaratan, rencana pemenuhan kebutuhan, dan tindak lanjut

4. Ada kejelasan uraian tugas untuk setiap tenaga yang bekerja di Uraian tugas untuk tiap tenaga yang ada
Puskesmas

5. Persyaratan perizinan untuk tenaga medis, keperawatan, dan Bukti berupa surat izin sesuai yang dipersyaratkan
tenaga kesehatan yang lain dipenuhi

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN


STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar: 2.3 Kegiatan Pengelolaan Puskesmas


Pengelola Puskesmas
Pengorganisasian menjamin efektivitas dan efisiensi dalam mengelola program dan kegiatan sejalan dengan tata nilai, visi, misi, tujuan, tugas pokok dan fungsi Puskesmas
Puskesmas
Kriteria: 2.3.1. Struktur organisasi ditetapkan dengan kejelasan tugas dan tanggung jawab, ada alur kewenangan dan komunikasi,
kerjasama, dan keterkaitan dengan pengelola yang lain.
Pokok Pikiran:
• Dalam mengemban tugas pokok dan fungsi, perlu disusun pengorganisasian yang jelas di Puskesmas, sehingga setiap karyawan yang memegang posisi baik pimpinan, penanggung jawab maupun pelaksana akan melakukan tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangan yang
diberikan. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada struktur organisasi Puskesmas yang ditetapkan oleh Dinas Stuktur organisasi Puskesmas yang ditetapkan oleh Kepala
Kesehatan Kabupaten/Kota Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

2. Pimpinan Puskesmas menetapkan Penanggung jawab SK Kepala Puskesmas tentang penetapan Penanggung jawab
Program/Upaya Puskesmas program Puskesmas

3. Ditetapkan alur komunikasi dan koordinasi pada posisi-posisi Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Alur komunikasi dan koordinasi SOP komunikasi dan koordinasi
yang ada pada struktur Program/Upaya Puskesmas

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.2. Kejelasan tugas, peran, dan tanggung jawab pimpinan Puskesmas,
penanggung jawab dan karyawan.
Pokok Pikiran:
• Dengan adanya uraian tugas, tangggung jawab, dan kewenangan, pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan pelaksana kegiatan Puskesmas akan dapat melakukan pekerjaan dengan tepat, efektif dan efisien.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada uraian tugas, tanggung jawab dan kewenangan yang berkait Uraian tugas Kepala Puskesmas, Penanggung jawab program
dengan struktur organisasi Puskesmas dan pelaksana kegiatan

2. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, dan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Pemahaman terhadap uraian tugas masing-masing Uraian tugas Kepala Puskesams, Penanggung jawab program
karyawan memahami tugas, tanggung jawab dan peran dalam Program/Upaya Puskesmas dan pelaksana kegiatan
penyelenggaraan Program/Upaya Puskesmas.

3. Dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan uraian tugas Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Evaluasi pelaksanaan uraian tugas Bukti evaluasi pelaksanaan uraian tugas
Program/Upaya Puskesmas

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.3. Struktur organisasi pengelola dikaji ulang secara reguler dan kalau perlu dilakukan
perubahan
Pokok Pikiran:
• Evaluasi terhadap struktur perlu dilakukan secara periodik untuk menyempurnakan struktur yang ada agar sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan kajian terhadap struktur organisasi Puskesmas secara Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Kajian terhadap struktur organisasi Puskesmas Bukti evaluasi terhadap struktur organisasi Puskesmas
periodik Program/Upaya Puskesmas

2. Hasil kajian ditindaklanjuti dengan perubahan/ penyempurnaan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Tindak lanjut hasil kajian struktur organisasi Bukti tindak lanjut kajian struktur organisasi, berupa usulan ke
struktur Program/Upaya Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.4. Pengelola dan pelaksana Puskesmas memenuhi standar kompetensi


yang
Pokokdipersyaratkan
Pikiran: dan ada rencana pengembangan sesuai dengan standar yang telah ditentukan
• Kinerja Puskesmas hanya dapat dicapai secara optimal jika dilakukan oleh SDM yang kompeten baik pengelola, Penanggung jawab program maupun pelaksana kegiatan. Pola Ketenagaan Puskesmas perlu disusun berdasarkan kebutuhan dan/atau beban kerja.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kejelasan persyaratan/standar kompetensi sebagai Pimpinan Persyaratan kompetensi Kepala Puskesmas, Penanggung jawab
Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, dan Pelaksana program, dan Pelaksana kegiatan
Kegiatan.

2. Ada rencana pengembangan pengelola Puskesmas dan karyawan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Proses penyusunan rencana pengembangan Pola ketenagaan, pemetaan kompetensi, rencana
sesuai dengan standar kompetensi. Program/Upaya Puskesmas kompetensi pengembangan kompetensi Kepala Puskesmas, Penanggung
jawab program, dan pelaksana kegiatan

3. Ada pola ketenagaan Puskesmas yang disusun berdasarkan Pola ketenagaan, pemetaan kompetensi.
kebutuhan

4. Ada pemeliharaan catatan/ dokumen sesuai dengan kompetensi, Kelengkapan file kepegawaian untuk semua pegawai di
pendidikan, pelatihan, keterampilan dan pengalaman Puskesmas yang update

5. Ada dokumen bukti kompetensi dan hasil pengembangan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Pelaksanaan pengembangan kompetensi melalui Bukti pelaksanaan rencana pengembangan kompetensi
pengelola dan pelaksana pelayanan Program/Upaya Puskesmas, pelaksana pendidikan dan pelatihan (STTPL, sertifikat pelatihan, dsb)

6. Ada evaluasi penerapan hasil pelatihan terhadap pengelola dan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Pelaksanaan evaluasi penerapan hasil pelatihan Bukti evaluasi dan tindak lanjut penerapan hasil pelatihan
pelaksana pelayanan Program/Upaya Puskesmas, pelaksana

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.5. Karyawan baru harus mengikuti orientasi supaya memahami tugas pokok dan
tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Karyawan wajib mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dipersyaratkan untuk menunjang keberhasilan Upaya Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Agar memahami tugas, peran, dan tanggung jawab, karyawan baru baik yang diposisikan sebagai Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas maupun Pelaksana kegiatan harus mengikuti orientasi dan pelatihan yang dipersyaratkan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada ketetapan persyaratan bagi Pimpinan Puskesmas, Penanggung SK Kepala Puskesmas tentang kewajiban mengikuti program
jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana kegiatan yang baru untuk orientasi bagi Kepala Puskesmas, Penanggung jawab program
mengikuti orientasi dan pelatihan. dan pelaksana kegiatan yang baru.

2. Ada kegiatan pelatihan orientasi bagi karyawan baru baik Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Pelaksanaan kegiatan orientasi Kerangka acuan program orientasi, bukti pelaksanaan kegiatan
Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, maupun Program/Upaya Puskesmas, pelaksana orientasi
Pelaksana kegiatan dan tersedia kurikulum pelatihan orientasi.

3. Ada kesempatan bagi Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Peluang mengikuti kegiatan seminar SOP untuk mengikuti seminar, pendidikan dan pelatihan.
Upaya Puskesmas, maupun Pelaksana kegiatan untuk mengikuti Program/Upaya Puskesmas, pelaksana.
seminar atau kesempatan untuk meninjau pelaksanaan di tempat lain.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Pengelolaan Puskesmas
Kriteria : 2.3.6. Pimpinan Puskesmas menetapkan visi, misi, tujuan, dan tata nilai dalam
penyelenggaraan
Pokok Pikiran: Puskesmas yang dikomunikasikan kepada semua pihak yang terkait dan kepada pengguna pelayanan dan masyarakat
• Kegiatan penyelenggaraan Puskesmas harus dipandu oleh visi, misi, tujuan dan tata nilai yang ditetapkan oleh Pimpinan Puskesmas agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
• Setiap karyawan diharapkan memahami visi, misi, tujuan dan tata nilai, dan diterapkan dalam kegiatan penyelenggaraan Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kejelasan visi, misi, tujuan, dan tata nilai Puskesmas yang Kepala Puskesmas Dokumen proses penyusunan SK Kepala Puskesmas tentang visi, misi, tujuan dan tata nilai
menjadi acuan dalam penyelenggaraan pelayanan, Upaya/Kegiatan Puskesmas
Puskesmas

2. Ada mekanisme untuk mengkomunikasikan tata nilai dan tujuan Pelaksana, sasaran program, tokoh Komunikasi ttg visi, misi, tata nilai SOP tentang Komunikasi visi, misi, tujuan dan tata nilai
Puskesmas kepada pelaksana pelayanan, dan masyarakat masyarakat Puskesmas

3. Ada mekanisme untuk meninjau ulang tata nilai dan tujuan, serta Pelaksana, sasaran program, tokoh Peninjauan ulang tata nilai dan tujuan dalam SOP tentang peninjauan kembali tata nilai dan tujuan
menjamin bahwa tata nilai dan tujuan relevan dengan kebutuhan dan masyarakat penyelenggaraan program dan pelayanan Puskesmas. Bukti pelaksanaan peninjauan ulang tata nilai dan
harapan pengguna pelayanan tujuan penyelenggaraan program dan pelayanan

4. Ada mekanisme untuk menilai apakah kinerja Puskesmas sejalan Pelaksana, sasaran program, tokoh Pelaksanaan penilaian kinerja untuk disesuaikan SOP tentang penilaian kinerja yang mencerminkan penilaian
dengan visi, misi, tujuan dan tata nilai Puskesmas. masyarakat. dengan visi, misi, tujuan, tata nilai Puskesmas. kesesuaian terhadap visi, misi, tujuan, tata nilai Puskesmas

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.7. Pimpinan Puskesmas menunjukkan arah strategi dalam pelaksanaan pelayanan,
Upaya/Kegiatan
Pokok Pikiran: Puskesmas, dan bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan, kualitas kinerja, dan terhadap penggunaan sumber daya.
• Pimpinan mempunyai kewajiban untuk memberikan arahan dan dukungan bagi karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Arahan dan dukungan dapat diberikan dalam bentuk kebijakan lokal, pertemuan-pertemuan, maupun konsultasi dan pembimbingan oleh pimpinan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada mekanisme yang jelas bahwa Pimpinan Puskesmas Pelaksana program dan kegiatan. Pelaksanaan Pengarahan dan dukungan pimpinan. Bukti-bukti pelaksanaan pengarahan yang dilakukan oleh
mengarahkan dan mendukung Penanggung jawab Upaya Puskesmas kepala Puskesmas kepada penanggung jawab, penanggung
dan pelaksana dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jawab pada pelaksana, baik melalui rapat pertemuan maupun
mereka. kegiatan konsultatif

2. Ada mekanisme penelusuran kinerja pelayanan untuk mencapai Pelaksana program dan kegiatan. Pelaksanan penilaian kinerja. SOP penilaian kinerja, bukti penilaian kinerja.
tujuan yang ditetapkan.

3. Ada struktur organisasi Penanggung jawab Upaya Puskesmas yang Stuktur organisasi tiap program.
efektif.

4. Ada mekanisme pencatatan dan pelaporan yang dibakukan. SOP pencatatan dan pelaporan. Dokumen pencatatan dan
pelaporan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.8. Puskesmas memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan, dan


pemberdayaan
Pokok Pikiran:masyarakat dalam program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan.
• Memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat merupakan fungsi Puskesmas dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerja. Fungsi tersebut tercermin dalam perencanaan dan pelaksanaan Upaya Puskesmas.
• Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan mulai dari pelaksanaan survei mawas diri, perencanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi kegiatan Puskesmas
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kejelasan tanggung jawab Pimpinan Puskesmas, Penanggung Uraian tugas Kepala Puskesmas, Penanggung jawab program
jawab Upaya Puskesmas dan pelaksana kegiatan untuk dan pelaksana kegiatan yang menunjukkan tanggung jawab
memfasilitasi kegiatan pembangunan berwawasan kesehatan dan untuk memfasilitasi kegiatan pembangunan berwawasan
pemberdayaan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
evaluasi.

2. Ada mekanisme yang jelas untuk memfasilitasi peran serta Penanggung jawab Program/Upaya Pelaksanaan SOP pemberdayaan masyarakat. SOP pemberdayaan masyarakat dalam perencanaan maupun
masyarakat dalam pembangunan berwawasan kesehatan dan Upaya Puskesmas dan pelayanan dan pelaksana pelaksanaan program Puskesmas.
Puskesmas. kegiatan program.

3. Ada komunikasi yang efektif dengan masyarakat dalam Sasaran program, tokoh masyarakat. Pelaksanaan komunikasi dg sasaran program dan SOP komunikasi dengan sasaran program dan masyarakat
penyelenggaraan Upaya Puskesmas. masyarakat tentang program dan kegiatan tentang penyelenggaraan program dan kegiatan Puskesmas.
Puskesmas.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.9. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas


menunjukkan kepemimpinan untuk melaksanakan strategi, mendelegasikan wewenang apabila meninggalkan tugas dan memberikan pengarahan dalam pelaksanaan kegiatan, sesuai dengan tata nilai, visi, misi, tujuan Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Akuntabilitas merupakan bentuk tanggung jawab pengelola Puskesmas dalam melaksanakan Upaya Puskesmas sesuai dengan rencana yang disusun. Akuntabilitas ditunjukkan dalam pencapaian kinerja dengan menggunakan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Penanggungjawab
Upaya Puskesmas
• Sebagai mempunyai kewajiban
wujud akuntabilitas, untuk mempertanggungjawabkan
pimpinan dan/atau penanggung jawab upayapencapaian
Puskesmas kinerja Upaya Puskesmas
wajib melakukan kepadawewenang
pendelegasian Pimpinan Puskesmas dan melakukan
kepada pelaksana tindak lanjut
kegiatan apabila untuk perbaikan.
meninggalkan tugas. Kriteria yang jelas perlu ditetapkan untuk menentukan kepada siapa pendelegasian wewenang itu akan
diberikan. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan kajian secara periodik terhadap akuntabilitas Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Pelaksanaan penilaian akuntabilitas Penanggung SOP, kerangka acuan/pedoman penilaian, instrumen penilaian
Penanggungjawab Upaya Puskesmas oleh Pimpinan Puskesmas Program/Upaya Puskesmas/ pelayanan jawab akuntabilitas para penanggung jawab
untuk mengetahui apakah tujuan pelayanan tercapai dan tidak
menyimpang dari visi, misi, tujuan, kebijakan Puskesmas, maupun
strategi pelayanan.

2. Ada kriteria yang jelas dalam pendelagasian wewenang dari Penanggung jawab Program/Upaya Pendelegasian wewenang SK Kepala Puskesmas dan SOP tentang pendelegasian
Pimpinan dan/atau Penanggung jawab Upaya Puskesmas kepada Puskesmas dan pelayanan dan pelaksana wewenang dengan kriteria yang jelas
Pelaksana Kegiatan apabila meninggalkan tugas. kegiatan program.

3. Ada mekanisme untuk memperoleh umpan balik dari pelaksana Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Laporan umpan balik pelaksanaan program kepada SOP umpan balik (pelaporan) dari pelaksana kepada
kegiatan kepada Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pimpinan Program/Upaya Puskesmas dan Penanggung pimpinan. Penanggung jawab program dan pimpinan Puskesmas untuk
Puskesmas untuk perbaikan kinerja dan tindak lanjut. jawab pelayanan. perbaikan kinerja.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.10. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab


Upaya
Pokok Puskesmas
Pikiran: membina tata hubungan kerja dengan pihak terkait baik lintas program maupun lintas sektoral. Adanya cara yang dilakukan dalam membina tata hubungan kerja untuk mencapai tujuan keberhasilan pelayanan.
• Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan sendiri, program kesehatan perlu didukung oleh sektor di luar kesehatan, demikian juga pembangunan berwawasan kesehatan harus dipahami oleh sektor terkait.
• Mekanisme pembinaan, komunikasi, dan koordinasi perlu ditetapkan dengan prosedur yang jelas, misalnya melalui pertemuan/lokakarya lintas sektoral.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Pihak-pihak yang terkait dalam penyelenggaraan Upaya Hasil lokakarya mini lintas program dan lintas sektor yang
Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas diidentifikasi. membahas identifikasi dan peran pihak-pihak terkait dalam
penyelenggaran program dan kegiatan Puskesmas

2. Peran dari masing-masing pihak ditetapkan. Uraian tugas dari masing-masing pihak terkait.

3. Dilakukan pembinaan, komunikasi dan koordinasi dengan pihak- Lintas program dan lintas sektor. Pelaksanaan komunikasi dan koordinasi. Bukti pelaksanaan komunikasi dan koordinasi dg pihak-pihak
pihak terkait. tekait.

4. Dilakukan evaluasi terhadap peran serta pihak terkait dalam Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Pelaksanaan evaluasi peran pihak terkait. Bukti pelaksanaan evaluasi peran pihak terkait dan tindak
penyelenggaraan Upaya Puskesmas. Program/Upaya Puskesmas dan Penanggung lanjut.
jawab pelayanan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.11. Pedoman dan prosedur penyelenggaraan Program/Upaya Puskesmas dan kegiatan
pelayanan Puskesmas disusun, didokumentasikan, dan dikendalikan. Semua rekaman hasil pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan dikendalikan.
Pokok Pikiran:
• Untuk memastikan bahwa program dan kegiatan terlaksana secara konsisten dan reliabel, perlu disusun pedoman kerja dan prosedur kerja. Pedoman kerja dan prosedur disusun tidak hanya untuk penyelenggaraan Upaya Puskesmas tetapi juga pedoman kerja untuk peningkatan mutu.
• Prosedur kerja perlu didokumentasikan dengan baik dan dikendalikan, demikian juga rekaman sebagai bentuk pelaksanaan prosedur juga harus dikendalikan sebagai bukti pelaksanaan kegiatan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada panduan pedoman (manual) mutu dan/atau panduan Panduan (manual) mutu Puskesmas, Pedoman Pelayanan
mutu/kinerja Puskesmas. Puskesmas, Pedoman/Kerangka acuan Penyelenggaraan
Program

2. Ada pedoman atau panduan kerja penyelenggaraan untuk tiap Pedoman dan panduan kerja penyelenggaraan untuk masing-
Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas. masing Upaya Puskesmas

3. Ada prosedur pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan SOP pelaksanaan kegiatan-kegiatan Upaya Puskesmas
pelayanan Puskesmas sesuai kebutuhan.

4. Ada kebijakan, pedoman, dan prosedur yang jelas untuk SK, Pedoman, dan SOP pengendalian dokumen dan SOP
pengendalian dokumen dan pengendalian rekaman pelaksanaan pengendalian rekaman
kegiatan.

5. Ada mekanisme yang jelas untuk menyusun pedoman dan Panduan penyusunan pedoman, panduan, kerangka acuan, dan
prosedur. SOP.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.12.Komunikasi internal antara Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya


Puskesmas dan Pelaksana, dilaksanakan agar Upaya Puskesmas dan kegiatan Puskesmas dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Pokok Pikiran:
• Untuk melaksanakan Upaya/Kegiatan Puskesmas secara efektif dan efisien, Pimpinan Puskesmas perlu melakukan komunikasi internal dengan Penanggung jawab dan Pelaksana kegiatan. Komunikasi internal dapat dilakukan dalam bentuk pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan secara
periodik maupun sesuai kebutuhan, serta menggunakan media dan teknologi komunikasi yang tersedia. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada ketetapan tentang pelaksanaan komunikasi internal di semua SK Kepala Puskesmas tentang komunikasi internal,
tingkat manajemen. Komunikasi internal dapat dilakukan melalui kegiatan
lokakarya mini, pertemuan-pertemuan, kegiatan konsultasi
maupun koordinasi

2. Ada prosedur komunikasi internal. SOP komunikasi internal.

3. Komunikasi internal dilakukan untuk koordinasi dan membahas Penanggung jawab Program/Upaya Proses kegiatan komunikasi internal. Dokumentasi pelaksanaan komunikasi internal.
pelaksanaan dan permasalahan dalam pelaksanaan Upaya/Kegiatan Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan
Puskesmas. dan pelaksana kegiatan program.

4. Komunikasi internal dilaksanakan dan didokumentasikan. Bukti pendokumentasian pelaksanaan komunikasi internal.

5. Ada tindak lanjut yang nyata terhadap rekomendasi hasil Bukti tindak lanjut rekomendasi hasil komunikasi internal.
komunikasi internal.
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.13. Lingkungan kerja dikelola untuk meminimalkan risiko bagi pengguna Puskesmas dan karyawan.
Pokok Pikiran:
• Dalam pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas diupayakan agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan. Kajian perlu dilakukan untuk menilai sejauh mana dampak negatif mungkin terjadi sehingga dapat dilakukan upaya perbaikan dan pencegahan.
• Lingkungan kerja meliputi kondisi-kondisi pekerjaan termasuk kondisi fisik, lingkungan dan faktor-faktor lain seperti kebisingan, temperatur, kelembaban, pencahayaan atau cuaca terhadap keamanan gangguan lingkungan.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kajian dampak kegiatan Puskesmas terhadap Bukti dilakukan kajian dampak negatif kegiatan Puskesmas
gangguan/dampak negatif terhadap lingkungan. terhadap lingkungan.

2. Ada ketentuan tertulis tentang pengelolaan risiko akibat Penanggung jawab Program/Upaya Pelaksanaan manajemen risiko. SK Kepala Puskesmas tentang penerapan manajemen risiko.
penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan Panduan manajemen risiko. Hasil pelaksanaan manajemen
Puskesmas. dan pelaksana kegiatan program. risiko: identifikasi risiko, analisis risiko pencegahan risiko.

3. Ada evaluasi dan tindak lanjut terhadap gangguan/dampak negatif Penanggung jawab Program/Upaya Pelaksanaan tindak lanjut hasil kajian dampak Hasil kajian dan tindak lanjut terhadap ganggung/dampak
terhadap lingkungan, untuk mencegah terjadinya dampak tersebut. Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan negatif thd lingkungan. negatif thd lingkungan dan pencegahannya.
dan pelaksana kegiatan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.14. Jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja dikelola dan
dioptimalkan untuk meningkatkan akses dan pelayanan kepada masyarakat.
Pokok Pikiran:
• Pimpinan Puskesmas dan Penanggungjawab Upaya Puskesmas mempunyai kewajiban untuk melakukan pembinaan terhadap jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan agar jaringan pelayanan dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan
pelayanan UKM dan UKP yang mudah diakses oleh masyarakat. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan identifikasi jaringan dan jejaring faslitas pelayanan Identifikasi jaringan dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan
kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas yang ada di wilayah kerja

2. Disusun program pembinaan terhadap jaringan dan jejaring Kepala Puskesmas, Penanggung Upaya Program pembinaan jaringan dan jejaring fasilitas Program pembinaan jaringan dan jejaring fasilitas pelayanan
fasilitas pelayanan kesehatan dengan jadual dan penanggung jawab Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan. pelayanan kesehatan kesehatan, jadual dan penanggung jawab tiap kegiatan
yang jelas pembinaan

3. Program pembinaan terhadap jaringan dan jejaring fasilitas Kepala Puskesmas, Penanggung Upaya Pelaksanaan pembinaan jaringan dan jejaring Rekam kegiatan pelaksanaan pembinaan jaringan dan jejaring
pelayan kesehatan dilaksanakan sesuai rencana. Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan.

4. Dilakukan tindak lanjut terhadap hasil pembinaan Kepala Puskesmas, Penanggung Upaya Tindak lanjut hasil pembinaan jejaring Rekam tindaklanjut kegiatan pembinaan
Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan.

5. Dilakukan pendokumentasian dan pelaporan terhadap pelaksanaan Rekam pelaksanaan pembinaan jaringan dan jejaring dan
kegiatan pembinaan jaringan dan jejaring fasilitas pelayanan pelaporannya
kesehatan
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Pengelolaan keuangan pelayanan


Kriteria: 2.3.15. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas menunjukkan profesionalisme dalam
mengelola keuangan pelayanan
Pokok Pikiran:
• Anggaran yang tersedia di Puskesmas baik untuk pelayanan di dalam gedung Puskesmas, maupun untuk pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas perlu dikelola dengan baik untuk akuntabilitas dan efisiensi dalam penggunaan anggaran.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Pimpinan Puskesmas mengikutsertakan Penanggung jawab Upaya Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Keterlibatan dalam perencanaan, penggunaan,
Puskesmas dan pelaksana dalam pengelolaan anggaran Puskesmas Program/Upaya Puskesmas dan Penanggung monitoring penggunaan anggaran.
mulai dari perencanaan anggaran, penggunaan anggaran maupun jawab pelayanan, dan pelaksana.
monitoring penggunaan anggaran.

2. Ada kejelasan tanggung jawab pengelola keuangan Puskesmas. SK dan uraian tugas dan tanggung jawab pengelola keuangan.

3. Ada kejelasan mekanisme penggunaan anggaran dalam Panduan penggunaan anggaran.


pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas.

4. Ada kejelasan pembukuan. Panduan pembukuan anggaran.

5. Ada mekanisme untuk melakukan audit penilaian kinerja SOP audit penilaian kinerja pengelola keuangan.
pengelola keuangan Puskesmas.

6. Ada hasil audit/penilaian kinerja keuangan. Kepala Puskesmas, pengelola keuangan. Proses audit kinerja pengelola keuangan. Hasil audit kinerja pengelola keuangan.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.3.16. Pengelolaan keuangan Puskesmas sesuai dengan peraturan yang berlaku
Pokok Pikiran:
• Untuk menegakkan akuntabilitas keuangan, maka pengelolaan keuangan Puskesmas perlu dilakukan secara transparan, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
• Untuk Puskesmas yang menerapkan PPK BLUD harus mengikuti peraturan perundangan dalam pengelolaan keuangan BLUD dan menerapkan Standar Akuntansi Profesi (SAP).
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ditetapkan Petugas Pengelola Keuangan SK dan uraian tugas dan tanggung jawab pengelola keuangan.
2. Ada uraian tugas dan tanggung jawab pengelola keuangan. SK dan uraian tugas dan tanggung jawab pengelola keuangan.

3. Pengelolaan keuangan sesuai dengan standar, peraturan yang Pengelola keuangan Pelaksanaan pengelolaan keuangan, dan Panduan pengelolaan keuangan, dokumen rencana anggaran,
berlaku dan rencana anggaran yang disusun sesuai dengan rencana penyusunan rencana anggaran Puskesmas. dokumen proses pengelolaan keuangan.
operasional.

4. Laporan dan Pertanggungjawaban keuangan dilaksanakan sesuai Dokumen laporan dan pertanggungjawaban keuangan.
ketentuan yang berlaku.

5. Dilakukan audit terhadap pengelolaan keuangan dan hasilnya Kepala Puskesmas, pengelola keuangan. Proses audit dan tindak lanjut audit keuangan. Bukti pelaksanaan dan tindak lanjut audit keuangan.
ditindaklanjuti.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Pengelolaan Data dan Informasi di Puskesmas (Puskesmas sebagai bank data)


Kriteria: 2.3.17. Dalam menjalankan fungsi Puskesmas, harus tersedia data dan informasi di Puskesmas yang digunakan
untuk
Pokokpengambilan
Pikiran: keputusan baik untuk peningkatan pelayanan di Puskesmas maupun untuk pengambilan keputusan di tingkat Kabupaten.
• Pengambilan keputusan dalam upaya meningkatkan status kesehatan masyarakat perlu didukung oleh ketersediaan data dan informasi. Data dan informasi tersebut digunakan baik untuk pengambilan keputusan di Puskesmas dalam peningkatan pelayanan maupun pengembangan program-
program kesehatan
• Data dan informasisesuai dengan
tersebut kebutuhan
meliputi masyarakat,
minimal: maupun
data wilayah kerjapengambilan
yang menjadikeputusan
tanggungpada tingkat
jawab, kebijakan
demografi, di Dinas
budaya Kesehatan.
dan kebiasaan masyarakat, pola penyakit terbanyak, surveilans epidemiologi, evaluasi dan pencapaian kinerja pelayanan, evaluasi dan pencapaian kinerja, data dan informasi
lain yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kementerian Kesehatan.Telusur
(Sesuai kebutuhan). Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Dilakukan identifikasi data dan informasi yang harus tersedia di SK Kepala Puskesmas tenatang data dan informasi apa saja
Puskesmas. yang harus ada di Puskesmas (lihat pada pokok pikiran). SK
pengelola informasi dengan uraian tugas dan tanggung jawab.

2. Tersedia prosedur pengumpulan, penyimpanan, dan retrieving Penanggung jawab Program/Upaya Pengumpulan, penyimpanan, retrieving data. SOP pengumpulan, penyimpanan, dan retrieving (pencarian
(pencarian kembali) data. Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan kembali) data.
dan pelaksana kegiatan program.

3. Tersedia prosedur analisis data untuk diproses menjadi informasi. Penanggung jawab Program/Upaya Analisis data dan informasi. SOP analisis data.
Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan
dan pelaksana kegiatan program.

4. Tersedia prosedur pelaporan dan distribusi informasi kepada Penanggung jawab Program/Upaya Pelaksanaan pelaporan dan distribusi informasi. SOP pelaporan dan distribusi informasi.
pihak-pihak yang membutuhkan dan berhak memperoleh informasi. Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan
dan pelaksana kegiatan program.

5. Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pengelolaan data Bukti evaluasi dan tindak lanjut pengelolaann data dan
dan informasi. informasi.

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN


STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar: 2.4. Hak dan Kewajiban Pengguna Puskesmas


Adanya
Hak dankejelasan hakpengguna
kewajiban dan kewajiban pengguna Puskesmas
Puskesmas
Kriteria: 2.4.1. Hak dan kewajiban pengguna Puskesmas ditetapkan dan disosialisasikan kepada masyarakat dan semua pihak yang
terkait, dan tercermin dalam kebijakan dan prosedur penyelenggaraan Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Keberadaan Puskesmas dalam mengemban misi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat harus berfokus pada pelanggan. Pengelola dan Pelaksana Puskesmas perlu memahami dan memperhatikan hak dan kewajiban pengguna Puskesmas dalam penyelenggaraan pelayanan dan
pelaksanaan Upaya/Kegiatan Puskesmas. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kejelasan hak dan kewajiban pengguna Puskesmas. SK Kepala Puskesmas tentang hak dan kewajiban sasaran
program dan pasien pengguna pelayanan Puskesmas. Brosur,
leaflet, poster ttg hak dan kewajiban sasaran program dan
pasien/pengguna jasa Puskesmas.

2. Ada sosialisasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terkait Sasaran program, tokoh masyarakat. Hak dan kewajiban sasaran program dan pasien/ Brosur, leaflet, poster ttg hak dan kewajiban sasaran program
tentang hak dan kewajiban mereka. pengguna jasa Puskesmas. dan pasien/pengguna jasa Puskesmas.

3. Ada kebijakan dan prosedur pemyelenggaraan Puskesmas Penanggung jawab Program/Upaya Sikap dan perilaku pelayanan. SK Kepala Puskesmas dan SOP untuk memenuhi hak dan
mencerminkan pemenuhan terhadap hak dan kewajiban pengguna. Puskesmas dan Penanggung jawab pelayanan kewajiban pengguna.
dan pelaksana kegiatan program.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.4.2. Adanya peraturan internal yang jelas untuk mengatur perilaku Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya
Puskesmas dan Pelaksana dalam proses penyelenggaraan Upaya/Kegiatan Puskesmas. Aturan tersebut mencerminkan tata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas serta tujuan program kegiatan.
Pokok Pikiran:
• Perlu disusun peraturan internal (code of conduct) yang mengatur perilaku Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana Upaya/Kegiatan Puskesmas yang sesuai dengan tata nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada peraturan internal yang disepakati bersama oleh pimpinan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Pelaksanaan aturan main. SK Kepala Puskesmas dan kesepakatan tentang peraturan
Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana Program/Upaya Puskesmas dan Penanggung internal yang berisi peraturan bagi karyawan dalam
dalam melaksanakan Upaya Puskesmas dan kegiatan Pelayanan jawab pelayanan, pelaksana. pelaksanaan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan di
Puskesmas. Puskesmas.

2. Peraturan internal tersebut sesuai dengan visi, misi, tata nilai, dan Peraturan internal karyawan sesuai dengan visi, misi, tata nilai
tujuan Puskesmas. dan tujuan Puskesmas

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN


Standar: 2.5. Kontrak Pihak Ketiga
Jika sebagian
Kriteria : kegiatan dikontrakkan kepada pihak ketiga, pengelola menjamin bahwa penyelenggaraan oleh pihak ketiga memenuhi standar yang ditetapkan 2.5.1. Adanya dokumen kontrak yang jelas dengan pihak ketiga yang ditandatangani oleh pihak ketiga dan pengelola dengan
spesifikasi pekerjaan yang jelas dan memenuhi standar yang berlaku.
Pokok Pikiran:
• Jika ada kewenangan pada pengelola Puskesmas untuk mengontrakkan sebagian kegiatan kepada pihak ketiga, maka proses kontrak harus mengikuti peraturan perundangan yang berlaku, dan menjamin bahwa kegiatan yang dikontrakkan pada pihak ketiga tersebut dilaksanakan sesuai
dengan rencana dan menaati peraturan perundangan yang berlaku. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada penunjukkan secara jelas petugas pengelola Kontrak / SK Kepala Puskesmas tentang penyelenggaraan
Perjanjian Kerja Sama kontrak/perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga, SK
Penetapan Pengelola Kontrak Kerja

2. Ada dokumen Kontrak/Perjanjian Kerja Sama yang jelas dan Dokumen kontrak/perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga.
sesuai dengan peraturan yang berlaku.

3. Dalam dokumen Kontrak/Perjanjian Kerja Sama ada kejelasan, Dokumen kontrak/perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga.
kegiatan yang harus dilakukan, peran dan tanggung jawab masing-
masing pihak, personil yang melaksanakan kegiatan, kualifikasi,
indikator dan standar kinerja, masa berlakunya Kontrak/Perjanjian
Kerja Sama, proses kalau terjadi perbedaan pendapat, termasuk bila
terjadi pemutusan hubungan kerja.

KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Kriteria: 2.5.2. Kinerja pihak ketiga dalam penyelenggaraan pelayanan dimonitor dan dievaluasi berdasarkan kriteria yang telah
ditetapkan dan ditindaklanjuti.
Pokok Pikiran:
• Kinerja pihak ketiga harus dimonitor untuk menilai kesesuaian terhadap Kontrak/Perjanjian Kerja Sama dan rencana kegiatan yang ditetapkan dengan menggunakan indikator penilaian yang jelas. Hasil penilaian harus ditindaklanjuti untuk menjamin tujuan tercapai secara efektif dan
efisien. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ada kejelasan indikator dan standar kinerja pada pihak ketiga Kejelasan indikator dan standar kinerja yang dituangkan dalam
dalam melaksanakan kegiatan. dokumen kontrak atau perjanjian kerja sama

2. Dilakukan monitoring dan evaluasi oleh pengelola pelayanan Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Monitoring kinerja pihak ketiga. Bukti pelaksanaan monitoring kinerja pihak ketiga berdasar
terhadap pihak ketiga berdasarkan indikator dan standar kinerja. Program/Upaya Puskesmas dan Penanggung kontrak atau perjanjian kerjasama
jawab pelayanan

3. Ada tindak lanjut terhadap hasil monitoring dan evaluasi Bukti tindak lanjut hasil monitoring

STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

Standar: 2.6. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana


Sarana dan peralatan Puskesmas harus dipelihara agar dapat digunakan sesuai kebutuhan dan sesuai peraturan yang berlaku
Kriteria: 2.6.1. Pemeliharaan sarana dan peralatan Puskesmas dilaksanakan dan didokumentasikan secara jelas dan akurat.
Pokok Pikiran:
• Untuk pelaksanaan kegiatan pelayanan maupun penyelenggaraan program dan kegiatan perlu didukung oleh ketersediaan sarana dan peralatan yang siap pakai dan terpelihara dengan baik.
• Seluruh sarana dan peralatan yang ada perlu diinventarisasi dan diperiksa ulang apakah kondisi memenuhi syarat dan jumlah serta jenis sesuai dengan standar sarana dan peralatan Puskesmas.
• Program pemeliharaan sarana dan peralatan perlu disusun dan dilaksanakan secara konsisten agar pelayanan dan penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas berjalan dengan lancar dan tidak terjadi hambatan akibat ketidaksediaan sarana dan peralatan yang siap
pakai. Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas

1. Ditetapkan Penanggung jawab barang inventaris Puskesmas. SK dan uraian tugas dan tanggung jawab pengelola barang.

2. Ada daftar inventaris sarana dan peralatan Puskesmas yang Daftar inventaris
digunakan untuk pelayanan maupun untuk penyelenggaraan Upaya
Puskesmas.

3. Ada program kerja pemeliharaan sarana dan peralatan Puskesmas. Penanggungjawab pengelola barang. Pelaksanaan program kerja. Program pemeliharaan dan bukti pelaksanaan program
pemeliharaan.

4. Pelaksanaan pemeliharaan sarana dan peralatan sesuai program Penanggung jawab pengelola barang. Pelaksanaan program kerja.
kerja.

5. Ada tempat penyimpanan/ gudang sarana dan peralatan yang Penanggung jawab pengelola barang, Gudang Ketersediaan tempat, dan pemenuhan persyaratan
memenuhi persyaratan. tempat penyimpanan. penyimpanan

6. Ada program kerja kebersihan lingkungan Puskesmas. Penanggung jawab kebersihan. Penyusunan program kerja. SK penanggung jawab kebersihan lingkungan Puskesmas.
Program kerja kebersihan lingkungan.

7. Pelaksanaan kebersihan lingkungan Puskesmas sesuai dengan Penanggung jawab kebersihan. Pelaksanaan program kerja.
program kerja.

8. Ada program kerja perawatan kendaraan, baik roda empat Penanggung jawab kendaraan. Bukti pelaksanaan kegiatan pemeliharaan SK Penanggung jawab kendaraan Program kerja perawatan
maupun roda dua. kendaraan.

9. Pelaksanaan pemeliharaan kendaraan sesuai program kerja Penanggung jawab pemeliharaan kendaraan. Pelaksanaan program kerja.

10. Pencatatan dan pelaporan barang inventaris. Dokumen pencatatan dan pelaporan barang inventaris.
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

dan mematuhi persyaratan kesehatan lingkungan

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

nan Puskesmas bersifat permanen dan tidak bergabung dengan tempat

g dengan tempat tinggal atau unit kerja yang lain.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
skesmas memperhatikan fungsi, keamanan, kenyamanan, dan

ng lain sesuai kebutuhan pelayanan.


rang dengan disabilitas, anak-anak, dan orang usia lanjut, demikian

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

10

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

na Puskesmas tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan baik untuk

ar, selasar, rumah dinas tenaga kesehatan, dan prasarana lain sesuai

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

10
0

0 10

10

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

an medis dan non medis tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan

dangan yang berlaku

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

0 10

0 10

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
kompeten sesuai dengan peraturan perundangan.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

0 10
Permenkes tentang Puskesmas
5

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
ga medis, tenaga kesehatan lain, dan tenaga non kesehatan sesuai

n jumlah dan memenuhi persyaratan kompetensi.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

as dan tanggung jawab, ada alur kewenangan dan komunikasi,

n tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangan yang

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
an tugas, peran, dan tanggung jawab pimpinan Puskesmas,

fisien.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
nisasi pengelola dikaji ulang secara reguler dan kalau perlu dilakukan
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
0

0 10

10

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi
. Pengelola dan pelaksana Puskesmas memenuhi standar kompetensi

arkan kebutuhan dan/atau beban kerja.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
Pedoman tentang standar dan 0
kompetensi tenaga kesehatan
5

0 10

0 10

0 10

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
harus mengikuti orientasi supaya memahami tugas pokok dan

tihan yang dipersyaratkan.

Skor
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
0

10
0

10
0

10

20% - 79% terpenuhi


sebagian
< 20% tidak terpenuhi

an Puskesmas menetapkan visi, misi, tujuan, dan tata nilai dalam

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
Puskesmas menunjukkan arah strategi dalam pelaksanaan pelayanan,

ertemuan, maupun konsultasi dan pembimbingan oleh pimpinan.

Skor
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
0

10
0

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
mas memfasilitasi pembangunan yang berwawasan kesehatan, dan

ncanaan dan pelaksanaan Upaya Puskesmas.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan

10
0

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
n Puskesmas dan Penanggung jawab Upaya Puskesmas
mas.
an indikator-indikator yang telah ditetapkan. Penanggungjawab
n untuk menentukan kepada siapa pendelegasian wewenang itu akan

Skor
Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan

10

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
2.3.10. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab
anan.
harus dipahami oleh sektor terkait.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
n prosedur penyelenggaraan Program/Upaya Puskesmas dan kegiatan

uskesmas tetapi juga pedoman kerja untuk peningkatan mutu.


Dokumen Eksternal sebagai Skor
acuan
0

0 10

0 10

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
nikasi internal antara Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya

kan dalam bentuk pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan secara

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

10
0

10
0

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
k meminimalkan risiko bagi pengguna Puskesmas dan karyawan.

sehingga dapat dilakukan upaya perbaikan dan pencegahan.


n.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
n jejaring fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja dikelola dan

n dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

g jawab Upaya Puskesmas menunjukkan profesionalisme dalam

n efisiensi dalam penggunaan anggaran.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

10
Pedoman Pengelolaan
Keuangan (sesuai dengan dana 0
yang tersedia di Puskesmas,
misalnya BOK, Jamkesmas, 5
dsb).
10
0

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
ai dengan peraturan yang berlaku

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

10
Pedoman pengelolaan 0
keuangan program dari Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota. 5

10
Pedoman pengelolaan 0
keuangan program dari Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota. 5

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

harus tersedia data dan informasi di Puskesmas yang digunakan

s dalam peningkatan pelayanan maupun pengembangan program-


erja pelayanan, evaluasi dan pencapaian kinerja, data dan informasi

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

10
0

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

n dan disosialisasikan kepada masyarakat dan semua pihak yang

ban pengguna Puskesmas dalam penyelenggaraan pelayanan dan

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan

10
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
ngatur perilaku Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya

an tujuan Puskesmas.

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

10
0

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
ak ketiga yang ditandatangani oleh pihak ketiga dan pengelola dengan

ng dikontrakkan pada pihak ketiga tersebut dilaksanakan sesuai

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10
Peraturan Presiden No 70/2012
5

10

10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi
elayanan dimonitor dan dievaluasi berdasarkan kriteria yang telah

indaklanjuti untuk menjamin tujuan tercapai secara efektif dan

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi
sebagian
< 20% tidak terpenuhi

aksanakan dan didokumentasikan secara jelas dan akurat.


jadi hambatan akibat ketidaksediaan sarana dan peralatan yang siap

Dokumen Eksternal sebagai Skor


acuan
0

0 10

0 10

0 10

0 10
Peraturan tentang pengelolaan
barang dan bahan berbahaya. 5

0 10

0 10

0 10

0 10

0 10

10
BAB III. Peningkatan Mutu Puskesmas (PMP)
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
STANDAR, KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

< 20% tidak terpenuhi


Standar: 3.1. Perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas konsisten
dengan tata nilai, visi, misi dan tujuan Puskesmas, dipahami dan dilaksanakan oleh Pimpinan Puskemas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas dan Pelaksana.

Kriteria: 3.1.1. Pimpinan Puskesmas menetapkan Penanggung jawab


manajemen mutu yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan, memonitor kegiatan peningkatan mutu dan kinerja Puskesmas dan membudayakan perbaikan kinerja yang berkesinambungan secara konsisten dengan tata
nilai, visi, misi, dan tujuan Puskesmas.
Pokok Pikiran:
• Supaya mutu dapat dikelola dengan baik maka perlu ditetapkan Penanggung jawab manajemen mutu (wakil manajemen mutu) yang bertugas untuk melakukan koordinasi, monitoring, dan membudayakan kegiatan perbaikan
mutu dan kinerja secara berkesinambungan dalam upaya menjamin pelaksanaan kegiatan perbaikan mutu dan kinerja dilakukan secara konsisten dan sistematis.
• Penanggung jawab manajemen mutu tersebut bertanggung jawab dalam menyusun pedoman (manual) mutu dan kinerja bersama dengan Pimpinan Puskesmas yang akan menjadi acuan bagi Pimpinan, Penanggung jawab Upaya
Puskesmas dan pelaksana kegiatan Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Pimpinan Puskesmas menetapkan Penanggung SK penanggung jawab manajemen mutu 0
jawab manajemen mutu. 5

10
2. Ada kejelasan tugas, wewenang dan tanggung Uraian tugas,wewenang dan tanggung 0
jawab Penanggung jawab manajemen mutu. jawab penanggung jawab manajemen 5
mutu.
10
3. Ada Pedoman Peningkatan Mutu dan Kinerja Kepala Puskesmas, Proses penyusunan Pedoman peningkatan mutu dan kinerja
disusun bersama oleh Penanggung jawab manajemen Penanggung jawab pedoman. puskesmas. 0
mutu dengan Kepala Puskesmas dan Penanggung Manajemen Mutu. 5
jawab Upaya Puskesmas.
10

4. Kebijakan mutu dan tata nilai disusun bersama dan Kepala Puskesmas, Proses penyusunan SK Kepala Puskesmas tentang
dituangkan dalam pedoman (manual) mutu/Pedoman Penanggung jawab kebijakan mutu. Kebijakan mutu. 0
Peningkatan Mutu dan Kinerja sesuai dengan visi, Manajemen Mutu. 5
misi dan tujuan Puskesmas.
10

5. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Kepala Puskesmas, Proses penggalangan Bukti yang menunjukkan adanya
Puskesmas, dan Pelaksana Kegiatan Puskesmas Penanggung jawab komitmen bersama. Komitmen bersama seluruh jajaran 0
berkomitmen untuk meningkatkan mutu dan kinerja Manajemen Mutu. puskesmas untuk meningkatkan mutu 5
secara konsisten dan berkesinambungan. dan kinerja (pernyataan tertulis, foto).
10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

< 20% tidak terpenuhi


Kriteria: 3.1.2. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab
Manajemen Mutu, Penanggung jawab Upaya Puskesmas bertanggung jawab menerapkan perbaikan kinerja yang berkesinambungan yang tercermin dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan sehari-hari.
Pokok Pikiran:
• Pelaksanaan perbaikan mutu dan kinerja direncanakan dan dimonitor serta ditindaklanjuti. Pimpinan dan Penanggung jawab Manajemen Mutu secara periodik melakukan pertemuan tinjauan manajemen untuk membahas umpan
balik pelanggan, keluhan pelanggan, hasil audit internal, hasil penilaian kinerja, perubahan proses penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas, maupun perubahan kebijakan mutu jika diperlukan, serta
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada rencana kegiatan perbaikan mutu dan kinerja Rencana tahunan program/kegiatan 0
Puskesmas. perbaikan mutu dan kinerja puskesmas. 5

10
2. Kegiatan perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas Kepala Puskesmas, Pelaksanaan kegiatan Bukti-bukti pelaksanaan perbaikan mutu
dilakukan sesuai dengan rencana kegiatan yang Penanggung jawab perbaikan mutu dan dan kinerja, notulen tinjauan
tersusun dan dilakukan pertemuan tinjauan Manajemen Mutu. kinerja. manajemen. 0
manajemen yang membahas kinerja pelayanan dan 5
upaya perbaikan yang perlu dilaksanakan.
10

3. Pertemuan tinjauan manajemen membahas umpan Kepala Puskesmas, Pelaksanaan pertemuan SOP pertemuan tinjauan manajemen.
balik pelanggan, keluhan pelanggan, hasil audit Penanggung jawab tinjauan manajemen. Hasil-hasil pertemuan dan rekomendasi.
internal, hasil penilaian kinerja, perubahan proses Manajemen Mutu.
penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan
pelayanan Puskesmas, maupun perubahan kebijakan 0
mutu jika diperlukan, serta membahas hasil 5
pertemuan tinjauan manajemen sebelumnya, dan
rekomendasi untuk perbaikan 10

4. Rekomendasi hasil pertemuan tinjauan manajemen Kepala Puskesmas, Pelaksanaan rekomendasi Rencana tindak lanjut terhadap temuan
0
ditindaklanjuti dan dievaluasi. Penanggung jawab hasil temuan tinjauan tinjauan manajemen, bukti dan hasil
5
Manajemen Mutu. manajemen. pelaksanaan tindak lanjut.
10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

< 20% tidak terpenuhi


Kriteria: 3.1.3. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya
Puskesmas, dan Pelaksana Kegiatan bertanggung jawab dan menunjukkan peran serta dalam memperbaiki mutu dan kinerja.
Pokok Pikiran:
• Peningkatan mutu dan kinerja Puskesmas memerlukan peran serta aktif baik pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Puskesmas, pelaksana kegiatan dan pihak-pihak terkait, sehingga perencanaan dan pelaksanaan
perbaikan mutu dapat terwujud serta memberikan kepuasan pada pengguna Puskesmas.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab Upaya Pimpinan puskesmas, Pemahaman peran masing-
0
Puskesmas dan Pelaksana Kegiatan memahami tugas penanggung jawab masing dalam peningkatan
5
dan kewajiban mereka untuk meningkatkan mutu dan Program/ Upaya mutu.
kinerja Puskesmas. Puskesmas, pelaksana.
10
2. Pihak-pihak terkait terlibat dan berperan aktif Pimpinan puskesmas, Keterlibatan pihak terkait Identifikasi pihak-pihak terkait dan
0
dalam peningkatan mutu dan kinerja Puskesmas. Penanggung jawab dalam peningkatan mutu peran masing-masing.
5
Program/ Upaya dan kinerja Puskesmas.
Puskesmas, pelaksana.
10
3. Ide-ide yang disampaikan oleh pihak-pihak terkait Pimpinan puskesmas, Tindak lanjut ide-ide Notulen rapat atau catatan yang
untuk meningkatkan mutu dan kinerja Puskesmas penanggung jawab peningkatan mutu. menunjukkan adanya penjaringan
ditindaklanjuti. Program/ Upaya aspirasi atau ide-ide dari pihak terkait 0
Puskesmas, pelaksana, untuk perbaikan. Rencana program 5
penanggung jawab mutu. perbaikan mutu, dan bukti pelaksanaan.
10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

< 20% tidak terpenuhi


Kriteria: 3.1.4. Pimpinan Puskesmas dan Penanggung jawab
Upaya Puskesmas melakukan evaluasi kegiatan perbaikan kinerja melalui audit internal yang dilaksnakan secara periodik.

Pokok Pikiran:
• Upaya perbaikan mutu dan kinerja perlu dievaluasi apakah mencapai sasaran-sasaran/indikator-indikator yang ditetapkan. Hasil temuan audit internal disampaikan kepada Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab manajemen
mutu, Penanggung jawab Program/ Upaya Puskesmas dan pelaksana kegiatan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan.
• Jika ada permasalahan yang ditemukan dalam audit internal tetapi tidak dapat diselesaikan sendiri oleh Pimpinan dan karyawan Puskesmas, maka permasalahan tersebut dapat dirujuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk
ditindak lanjuti.
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Data kinerja dikumpulkan, dianalisis dan digunakan Laporan kinerja, Analisis data kinerja. 0
untuk meningkatkan kinerja Puskesmas. 5

10
2. Dilakukan audit internal secara periodik terhadap Kepala Puskesmas, Pelaksanaan audit internal. SOP audit internal. Pembentukan tim
upaya perbaikan mutu dan kinerja dalam upaya Penanggung jawab audit internal. Pelatihan tim audit 0
mencapai sasaran-sasaran/indikator-indikator mutu Manajemen Mutu. internal. Program kerja audit internal. 5
dan kinerja yang ditetapkan.
10

3. Ada laporan dan umpan balik hasil audit internal Laporan hasil audit internal.
kepada Pimpinan Puskesmas, Penanggung jawab
Manajemen mutu dan Penanggung jawab Upaya 0
Puskesmas untuk mengambil keputusan dalam 5
strategi perbaikan program dan kegiatan Puskesmas.
10
4. Tindak lanjut dilakukan terhadap temuan dan Laporan tindak lanjut temuan audit 0
rekomendasi dari hasil audit internal. internal. 5

10
5. Terlaksananya rujukan untuk menyelesaikan Kepala Puskesmas, Rujukan masalah yang Ada bukti melakukan rujukan ke Dinas
masalah dari hasil rekomendasi jika tidak dapat Penanggung jawab tidak dapat diselesaikan. Kesehatan atau pihak lain yang
diselesaikan sendiri oleh Puskesmas. Manajemen Mutu. berkompeten jika Puskesmas tidak dapat
menyelesaikan masalah hasil
rekomendasi audit internal. (Jika tidak 0
ada masalah yang perlu dirujuk ke pihak 5
yang lebih kompeten, maka untuk EP ini
dapat diberlakukan TDD) 10

≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

< 20% tidak terpenuhi


Kriteria: 3.1.5. Adanya upaya memberdayakan pengguna Puskesmas
untuk berperan serta dalam memperbaiki kinerja Puskesmas

Pokok Pikiran:
• Sesuai dengan prinsip perbaikan mutu dan kinerja yang berfokus pada pengguna, maka pengguna dan masyarakat diharapkan berperan serta dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas. Kegiatan pemberdayaan
pengguna dan masyarakat tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan Upaya Puskesmas dan kegiatan pelayanan Puskesmas, tetapi juga terhadap upaya perbaikan mutu. Masyarakat dapat dilibatkan dalam memberikan masukan,
• Pemberdayaan pengguna dapat dilakukan melalui survei masyarakat desa, musyawarah masyarakat desa atau mekanisme yang lain dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas.
• Bentuk-bentuk pemberdayaan/peran masyarakat, antara lain adalah: peran serta dalam memberikan pelayanan, melakukan advokasi, dan melakukan pengawasan, melalui forum-forum pemberdayaan masyarakat yang ada.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ada mekanisme untuk mendapatkan asupan dari SOP untuk mendapatkan asupan 0
pengguna tentang kinerja Puskesmas. pengguna tentang kinerja Puskesmas. 5

10
2. Dilakukan survei atau masukan melalui forum- Bukti pelaksanaan survei atau kegiatan
0
forum pemberdayaan masyarakat untuk mengetahui forum-forum pemberdayaan masyarakat.
5
bahwa kebutuhan dan harapan pengguna terpenuhi.
10
3. Asupan dan hasil survei maupun forum-forum Analisis dan tindak lanjut terhadap 0
pemberdayaan masyarakat dianalisis dan asupan. 5
ditindaklanjuti.
10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

< 20% tidak terpenuhi


Kriteria: 3.1.6. Peningkatan kinerja Puskesmas dilakukan secara
berkesinambungan. Jika hasil pelayanan atau hasil Upaya/Kegiatan yang tidak mencapai target, maka dilakukan upaya perbaikan berupa koreksi, tindakan korektif maupun tindakan preventif.
Pokok Pikiran:
• Sasaran/indikator perbaikan mutu dan kinerja perlu disusun sebagai tolok ukur upaya perbaikan mutu dan kinerja.
• Dalam penilaian kinerja Puskesmas, jika terjadi hasil yang tidak sesuai harus ditindaklanjuti dengan koreksi, dan tindakan korektif.
• Koreksi merupakan upaya perbaikan atau pembetulan terhadap adanya suatu kejadian atau hasil yang tidak sesuai. Kejadian atau hasil yang tidak sesuai tersebut perlu dianalisi untuk menentukan akar penyebab masalah, untuk
kemudian dilakukan tindakan korektif. Tindakan korektif tersebut dilakukan untuk mengatasi penyebab kejadian atau hasil yang tidak sesuai, agar tidak terulang kembali
• Upaya preventif dilakukan dengan mengantisipasi kemungkinan terjadinya hasil yang tidak sesuai.
• Puskesmas harus menyusun prosedur tindakan korektif dan prosedur tindakan preventif dalam upaya mencapai hasil yang optimal.

Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Ditetapkan indikator mutu dan kinerja yang SK Kepala Puskesmas tentang SK Kepala Dinas Kesehatan
dikumpulkan secara periodik untuk menilai penetapan indikator mutu dan kinerja Kabupaten/Kota tentang indikator mutu
peningkatan kinerja pelayanan. Puskesmas, data hasil pengumpulan dan kinerja puskesmas, SK Kepala Dinas 0
indikator mutu dan kinerja yang Kesehatan Kabupaten/Kota tentang SPM. 5
dikumpulkan secara periodik.
10

2. Peningkatan kinerja pelayanan tersebut sebagai Kepala Puskesmas, Pelaksanaan perbaikan


0
akibat adanya upaya perbaikan mutu dan kinerja Penanggung jawab mutu dan kinerja.
5
penyelenggaraan pelayanan Manajemen Mutu,
pelaksana.
10
3. Ada prosedur tindakan korektif. Kepala Puskesmas, Analisis masalah SOP tindakan korektif.
0
Penanggung jawab mutu/hasil yang tidak
5
Manajemen Mutu, sesuai dan tindak korektif.
pelaksana.
10
4. Ada prosedur tindakan preventif. Kepala Puskesmas, Analisis masalah SOP tindakan preventif.
0
Penanggung jawab mutu/hasil yang tidak
5
Manajemen Mutu, sesuai dan tindak
pelaksana. preventif.
10
5. Hasil pelayanan/program dan kegiatan yang tidak Kepala Puskesmas, Hasil tindak lanjut Bukti pelaksanaan tindak lanjut terhadap
0
sesuai ditindaklanjuti dalam bentuk koreksi, tindakan Penanggung jawab terhadap hasil yang tidak hasil yang tidak sesuai.
5
korektif, dan tindakan preventif. Manajemen Mutu, sesuai.
pelaksana.
10
≥ 80% terpenuhi
20% - 79% terpenuhi sebagian
KRITERIA, Pokok Pikiran, ELEMEN PENILAIAN

< 20% tidak terpenuhi


Kriteria: 3.1.7. Dilakukan kegiatan kaji banding (benchmarking)
dengan Puskesmas lain tentang kinerja Puskesmas.

Pokok Pikiran:
• Bila dimungkinkan kegiatan kaji banding pengelolaan dan pelaksanaan Upaya/Kegiatan Puskesmas dengan Puskesmas lain. Kegiatan kaji banding merupakan kesempatan untuk belajar dari pengelolaan dan pelaksanaan di
Puskesmas yang lain, dan akan memberi manfaat bagi kedua belah pihak untuk perbaikan pelaksanaan Upaya/Kegiatan Puskesmas.
• Kajibanding dapat difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota melalui pertemuan kajibanding kinerja antar puskesmas, atau dapat dilakukan atas insiatif beberapa puskesmas untuk bersama-sama melakukan kajibanding
kinerja.
• Instrumen kajibanding yang disusun untuk membandingkan kinerja dengan puskesmas lain dapat berupa instrumen untuk membandingkan capaian indikator-indikator kinerja atau perbandingan proses pelaksanaan kegiatan (best
practices).
Telusur Dokumen
Elemen Penilaian Skor
Sasaran Materi Telusur Dokumen di Puskesmas Dokumen Eksternal sebagai acuan
1. Kepala Puskesmas bersama dengan Penanggung Kepala Puskesmas, Penyusunan rencana kaji Rencana kajibanding (kerangka acuan
0
jawab Upaya Puskesmas menyusun rencana kaji Penanggung jawab banding. kaji banding).
5
banding. Program/ Upaya
Puskesmas.
10
2. Kepala Puskesmas bersama dengan Penanggung Kepala Puskesmas, Penyusunan instrumen kaji Instrumen kaji banding.
0
jawab Upaya Puskesmas dan pelaksana menyusun Penanggung jawab banding.
5
instrumen kaji banding. Program/Upaya
Puskesmas.
10
3. Kegiatan kaji banding dilakukan sesuai dengan Kepala Puskesmas, Pelaksanaan kegiatan kaji Dokumen pelaksanaan kaji banding.
0
rencana kaji banding. Penanggung jawab banding.
5
Program/ Upaya
Puskesmas.
10
4. Hasil kaji banding dianalisis untuk mengidentifikasi Kepala Puskesmas, Analisis hasil kaji banding. Analisis hasil kaji banding.
0
peluang perbaikan. Penanggung jawab
5
Program/ Upaya
Puskesmas, pelaksana.
10
5. Disusun rencana tindak lanjut kaji banding. Kepala Puskesmas, Penyusunan rencana Rencana tindak lanjut kaji banding.
0
Penanggung jawab tindak lanjut kaji banding.
5
Program/ Upaya
Puskesmas, pelaksana.
10
6. Dilakukan pelaksanaan tindak lanjut kaji banding Kepala Puskesmas, Pelaksanaan tindak lanjut
0
dalam bentuk perbaikan baik dalam pelayanan Penanggung jawab kaji banding.
5
maupun dalam pelaksanaan program dan kegiatan. Program/ Upaya
Puskesmas, pelaksana.
10
7. Dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kaji Kepala Puskesmas, Pelaksanaan evaluasi Hasil evaluasi dan tindak lanjut terhadap
0
banding, tindak lanjut dan manfaatnya. Penanggung jawab terhadap penyelenggaraan penyelenggaraan kegiatan kaji banding.
5
Program/ Upaya kegiatan kaji banding.
Puskesmas, pelaksana.
10

Anda mungkin juga menyukai