Anda di halaman 1dari 10

DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104

Version 3, 25 January 2013

Page : 1 from 10

Bab IIIC – Retaining Wall

Gambar dibawah adalah penjelasan studi kasus slope stability analysis pada backfill dengan perkuatan retaining wall
yang berfungsi untuk menambah stabilitas lereng. Tujuan dari analisis adalah menghitung Safety Factor dan
mengidentifikasi critical slip surface pada backfill.

3.1 Menentukan Metode Analisis


• Pada kotak dialog KeyIn Analyses, Analysis Type menggunakan Spencer.

• Pada Settings tab, PWP Conditions from pilih None.

• Pada Slip Surface tab, Direction of Movement = Left to Right ; Slip Surface Option = Fully Specified.
Kemudian Close kotak dialog KeyIn Analyses.

3.2 Menggambar Geometri


• Pada menu Set Page, pilih satuan mm. Masukkan Width 260 dan Height 200.

• Pada menu Set Grid, masukkan Grid Spacing untuk X dan Y masing-masing 0,25.

• Pada menu Sketch Axes, klik koordinat (0,2) tarik dan tahan kursor sampai koordinat (25,20).

• Pada menu Sketch Polyline, sketsa gambar seperti berikut :

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 2 from 10

• Pada menu Draw Region, buat region 1,2, dan 3 seperti ditunjukkan pada gambar:

3.3 Mendefinisikan Material Properties


• Pada menu Draw Material, klik KeyIn.

• Pada kotak dialog KeyIn Materials, klik Add. Pada Name isikan Backfill, Material Model menggunakan
Mohr-Coulomb, Unit Weight 18 kN/m³, Cohesion 10 kPa, dan Phi 35 °.

• Klik Add, kemudian pada Name isikan Foundation Clay, Material Model menggunakan Mohr-Coulomb,
Unit Weight 18 kN/m³, Cohesion 10 kPa, dan Phi 25 °.

• Klik Add, kemudian pada Name isikan Retaining Wall, Material Model menggunakan Mohr-Coulomb,
Unit Weight 24 kN/m³, Cohesion 500 kPa, dan Phi 45 °.

Lalu aplikasikan material pada region seperti ditunjukkan pada gambar.

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 3 from 10

3.4 Menggambar Slip Surface Fully Specified

Pada menu Draw Slip Surface pilih Fully Specified. Pada kotak dialog Draw Fully Specified klik Add lalu klik
Draw.
Buat 7 trial slip surface fully specified seperti ditunjukkan koordinat dalam tabel berikut :

Slip Surface Fully Specified

1 2 3 4 5 6 7
(8,16) (7,16) (6,16) (5,16) (4,16) (3,16) (2,16)

(13,75;3) (13,75;3) (13,75;3) (13,75;3) (13,75;3) (13,75;3) (13,75;3)

(19,25;3) (19,25;3) (19,25;3) (19,25;3) (19,25;3) (19,25;3) (19,25;3)

(20,75;5,25) (20,75;5,25) (20,75;5,25) (20,75;5,25) (20,75;5,25) (20,75;5,25) (20,75;5,25)

3.5 Analisa Slope Safety Factor

Pada menu Window pilih Solve Manager, pada kotak dialog Solve Manager klik Start untuk memulai analisa.

Pada menu Window pilih Slip Surfaces untuk melihat hasil safety factor dari trial slip surface fully specified.

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 4 from 10

Rincian data force pada setiap slice ditampilkan pada Free Body Diagram dan Force Polygon. Pilih slip # 7 pada kotak
dialog Slip Surfaces kemudian klik View Slice Info pada Command bar. Pindahkan kursor di dalam irisan yang
berbeda lalu klik satu per satu irisan. Maka akan tampil kotak dialog Free Body Diagram & Force Polygon.

Pilih Graph dari menu Draw, klik Add kemudian pilih Frictional Strength vs Distance seperti yang ditampilkan
dalam kotak dialog berikut :

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 5 from 10

3.6 Retaining Wall with Optimization

• Klik Define, kemudian pilih KeyIn Analyses, pada kotak dialog KeyIn Analyses dropdown Add pilih
Clone.

• Pada Slip Surface tab, aktifkan Optimize Critical Slip Surface Location. Close kotak dialog KeyIn
Analyses.

• Pada kotak dialog Solve Manager klik Start untuk melakukan analisa.

• Klik View Slice Info untuk melihat Free Body Diagram & Force Polygon.

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 6 from 10

Retaining Wall + Passive Pressure

3.7 Menentukan Metode Analisis


• Pada kotak dialog KeyIn Analyses, Analysis Type menggunakan Spencer.

• Pada Settings tab, PWP Conditions from pilih None.

• Pada Slip Surface tab, Direction of Movement = Left to Right ; Slip Surface Option = Fully Specified.
Kemudian Close kotak dialog KeyIn Analyses.

3.8 Menggambar Geometri


• Pada menu Set Page, pilih satuan mm. Masukkan Width 260 dan Height 200.

• Pada menu Set Grid, masukkan Grid Spacing untuk X dan Y masing-masing 0,25.

• Pada menu Sketch Axes, klik koordinat (0,0) tarik dan tahan kursor sampai koordinat (25,18).

• Pada menu Sketch Polyline, sketsa gambar seperti berikut :

• Pada menu Draw Region, buat region 1,2, dan 3 seperti ditunjukkan pada gambar:

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 7 from 10

3.9 Mendefinisikan Material Properties


• Pada menu Draw Material, kemudian klik KeyIn.

• Pada kotak dialog KeyIn Materials, klik Add. Pada Name isikan Backfill, Material Model menggunakan
Mohr-Coulomb, Unit Weight 18 kN/m³, Cohesion 10 kPa, dan Phi 35 °.

• Klik Add, kemudian pada Name isikan Foundation Clay, Material Model menggunakan Mohr-Coulomb,
Unit Weight 18 kN/m³, Cohesion 10 kPa, dan Phi 25 °.

• Klik Add, kemudian pada Name isikan Retaining Wall, Material Model menggunakan Mohr-Coulomb,
Unit Weight 24 kN/m³, Cohesion 500 kPa, dan Phi 45 °.

Lalu aplikasikan material pada region seperti ditunjukkan pada gambar.

3.10 Menggambar Slip Surface Fully Specified

Pada menu Draw Slip Surface pilih Fully Specified. Pada kotak dialog Draw Fully Specified klik Add lalu klik
Draw.
Buat 7 trial slip surface fully specified seperti ditunjukkan koordinat dalam tabel berikut :

Slip Surface Fully Specified

1 2 3 4 5 6 7

(8,16) (7,16) (6,16) (5,16) (4,16) (3,16) (2,16)

(14,75;4,75) (14,75;4,75) (14,75;4,75) (14,75;4,75) (14,75;4,75) (14,75;4,75) (14,75;4,75)

(19,25;4,75) (19,25;4,75) (19,25;4,75) (19,25;4,75) (19,25;4,75) (19,25;4,75) (19,25;4,75)

(20,5;5,25) (20,5;5,25) (20,5;5,25) (20,5;5,25) (20,5;5,25) (20,5;5,25) (20,5;5,25)

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 8 from 10

3.11 Menggambar Passive Pressure


Tekanan tanah pasif dihitung dengan rumus Rankine, maka didapat:
Pp = ½ . ɤ . H2 . Kp

Pp = ½ . 18 KN/m3 . (1,5m)2 . 2,46

Pp = 49,815 KN

Tekanan tanah pasif diletakkan pada 1/3 dari H, maka pada titik (19,4).
Pada menu Draw, pilih Point Load, masukkan 49,815 KN pada Magnitude. Klik titik (19,4) kemudian klik (20,4).
Klik kanan untuk mengakhiri.

3.12 Analisa Slope Safety Factor

Pada menu Window pilih Solve Manager, pada kotak dialog Solve Manager klik Start untuk memulai analisa.

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 9 from 10

Pada menu Window pilih Slip Surfaces untuk melihat hasil safety factor dari trial slip surface fully specified.

Rincian data force pada setiap slice ditampilkan pada Free Body Diagram dan Force Polygon. Pilih slip # 7 pada kotak
dialog Slip Surfaces kemudian klik View Slice Info pada Command bar. Pindahkan kursor di dalam irisan yang
berbeda lalu klik satu per satu irisan. Maka akan tampil kotak dialog Free Body Diagram & Force Polygon.

Pilih Graph dari menu Draw, klik Add kemudian pilih Frictional Strength vs Distance seperti yang ditampilkan
dalam kotak dialog berikut :

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall
DIVOP-ELC-MANUAL-FAD 104
Version 3, 25 January 2013

Page : 10 from 10

3.13 Retaining Wall + Passive Pressure with Optimization

• Klik Define, kemudian pilih KeyIn Analyses, pada kotak dialog KeyIn Analyses dropdown Add pilih
Clone.

• Pada Slip Surface tab, aktifkan Optimize Critical Slip Surface Location. Close kotak dialog KeyIn
Analyses.

• Pada kotak dialog Solve Manager klik Start untuk melakukan analisa.

• Klik View Slice Info untuk melihat Free Body Diagram & Force Polygon.

FAD 104 – Stability Analysis


Bab 3C – Retaining Wall

Beri Nilai