Anda di halaman 1dari 4

MAKALAH PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK

Add Comment
Thursday, 3 December 2015

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah Kami panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah
memberikan Rahmat Inayah serta Magfirah kepada kami sehingga Kami dapat
menyelesaikan “Malakah Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Menjadi Lampion”.
Adapun makalah ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Dalam kehidupan kita tak
terlepas dengan plastik terutama Botol. Banyak sekali botol dibuang sia - sia, tanpa dikelolah
dengan baik. Misalnya botol jenis plastic yang sulit terurai dan yang tidak mudah hancur
dengan air. Di lingkungan kita botol merupakan alat informasi utama yang habis dipakai
dibuang. Kalau diamati bisa di manfaatkan menjadi kerajinan tangan bermacam - macam
bentuk.
Dalam makalah ini, berbagai hambatan telah penulis alami. Oleh karena itu,
terselesaikannya makalah ini tentu saja bukan karena kemampuan kami semata - mata.
Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak - pihak yang terkait.
Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya kelompok dengan ketulusan hati
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan pembantu menyelesaikan
makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini, kelompok menyadari pengetahuan dan pengalaman
penulis masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik
dan saran dari berbagai pihak agar laporan ini lebih baik dan bermanfaat.

Penyusun,

DAFTAR ISI
SAMPUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1          Latar Belakang
BAB II PEMBAHASAN
1.2Cara Pemanfatan Limbah Botol Plastik Menjadi lampion
BAB III PENUTUP
1.3          Kesimpulan
1.4          Saran
   BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Akhir-akhir ini, limbah plastik bekas botol minuman di sekitar kita semakin
meningkat. Bertambahnya jumlah sampah menyebabkan dampak yang cukup buruk kepada
lingkungan. Sampah dalam bentuk plastik cukup susah diuraikan. Penelitian menunjukkan
bahwa sampah plastik akan terurai dalam jangka waktu 50 juta tahun. Bayangkan, apabila hal
ini tidak ditangani maka bumi akan menjadi tempat tinggal yang terbentuk dari sampah dan
barang tidak berguna.
Berdasarkan hal yang telah terurai sebelumnya, sudah seharusnya ada suatu cara
untuk mengolah atau memanfaatkan limbah plastik bekas ini. Dalam pengolahannya, kita
dapat memikirkan aspek ekonomisnya pula, agar kita terpicu untuk terus merecycle alias
mendaur ulang limbah botol plastik bekas untuk menyelamatkan eksistensi kebersihan bumi
tercinta ini.
Akibat dari semakin bertambahnya tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas
lainnya maka bertambah pula buangan/limbah yang dihasilkan. Limbah/buangan yang
ditimbulkan dari aktivitas dan konsumsi masyarakat sering disebut limbah domestik atau
sampah. Limbah tersebut menjadi permasalahan lingkungan karena kuantitas maupun tingkat
bahayanya mengganggu kehidupan makhluk hidup lainnya. Selain itu aktifitas industri yang
kian meningkat tidak terlepas dari isu lingkungan. Industri selain menghasilkan produk juga
menghasilkan limbah. Dan bila limbah industri ini dibuang langsung ke lingkungan akan
menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Limbah adalah buangan yang dihasilkan
dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal
sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki
lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.Jenis limbah pada dasarnya memiliki dua
bentuk yang umum yaitu; padat dan cair, dengan tiga prinsip pengolahan dasar teknologi
pengolahan limbah.  

BAB II
PEMBAHASAN

1.2Cara Pemanfatan Limbah Botol Plastik Menjadi Lampion


Bahan-Bahan yang dibutuhkan:
1. 1 buah Botol Bekas Minuman Gunting
2. Dobble tape
3. Gunting atau Pisau
4.  Sendok plastik
5. Cat warna/pilok
6. Kertas bufalo
7. Mika rental
8. Lampu beserta kabel

Terknik Membuat lampion dari Botol Bekas:


1. Pemotongan dasar botol bekas setengah. Buang bagian yang tersisa.
2. Potong sendok hingga terlepas dengan gagangnya
3. Lapisi botol bekas dengan mika rental
4. Lem sendoknya kemudian pasang ke permukaan botol bekas yang sudah dilapisi mika
5. Setelah membentuk wujud yang kita inginkan, seperti bentuk nanas, kemudian pilok
seluruh bagian lampion tersebut
6. Setelah selesai, pasang lampunya

                                              PENUTUP
1.3 Kesimpulan
Berdasarkan pemaparan yang tertulis pada makalah ini, kami dapat menarik beberapa
simpulan, yaitu sebagai berikut:
1.      Limbah botol plastik adalah barang buangan yang berupa plastik yang dihasilkan dari suatu
proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai
sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki
lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis
2.      Sumber limbah botol plstik tergantung pada produksi plastik itu sendiri dan digolongkan
berdasarkan bahan dasar penyusunnya.
3.      Pemakaian plastik secara terus menerus akan menghabiskan beberapa sumber daya alam
yang tidak dapat diperbaharui, selain itu menghasilkan beberapa zat yang berbahaya bagi
kesehatan manusia.
4.      Pemanfaatan limbah botol plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal
mungkin yang dapat dilakukan dengan pemakaian
5.      Pengolahan limbah botol plastik dapat dilakukan dengan daur ulang (pemakaian kembali),
incinerasi (pembakaran), dan penggunaan plastik biodegradable.
  1.4  Saran
1.      Semoga dengan dibuatnya laporan ini kita bisa menambah wawasan pengetahuan kita, kita
sadar akan bahaya sampah plastik yang dibuang atau dibakar begitu saja tanpa tahu
akibatnya.
2.      Kenali limbah yang ada disekitar kita, dengan mengenali kita bisa
mengetahui jenis-jenis limbah, dengan mengetahui kita dapat menusahakan
untuk mengolah dan memanfaatkan limbah, karena limbah atau sampah
hanya akan merusak lingkungan, jika tidak diolah dan dimanfaatkan sebaik
mungkin.
3.      Demikian laporan yang sudah kami buat, tanpa dukungan dari berbagai pihak, keberhasilan
kegiatan ini tidak mungkin terlaksana. Untuk itu, kerja sama yang ada di antara kita semua
sangat diperlukan. Mudah-mudahan kedepannya rencana ini dapat di lanjutkan kembali bagi
berbagai pihak.
4.      Kritik, saran dan solusi yang membangun tetap kami butuhkan untuk memperbaiki makalah
kami.