Anda di halaman 1dari 4

TURNAMEN GANSING “ INSTITUT FILM CUP” 2014

PERATURAN DAN SISTEM PERTANDINGAN

A. SYARAT PERTANDINGAN.
1. Satu tim terdiri dari 15 Pemain
10 pemain inti dan 5 pemain cadangan
2. Gansing yang di gunakan berukuran
Gansing Atas 18,2 cm dengan warna seragam
Gansing Bawah 17,7 cm dengan warna seragam
3. Tim harus memakai seragam pertandingan dengan ketentuan
a. Memakai ikat kepala
b. Memakai kain dodot
c. Kostum yang seragam dengan nomer punggung ( jika tidak ada nomer maka panitia
akan menempelkan nomer punggung)
B. SISTEM PERTANDINGAN
a. Pada babak penyisihan Pertandingan menggunakan system setengah kompetisi yang
terdiri dari 2 Pool, Pool A dan Pool B
b. Setiap pool akan meloloskan 4 tim untuk babak selanjutnya
c. Dan pada babak selanjut menggunakan system gugur
C. WAKTU PERTANDINGAN
a. Pertandingan akan di mulai pada tanggal 6 agustus sampai selesai
b. Pertandingan menggunakan waktu 2x 45 menit
c. Setiap hari dilaksanakan 2 pertandingan
d. Pertandingan 1 dimulai pukul 14.00 Wita
e. Pertandingan2 di mulai pukul 16.00 Wita
D. KETENTUAN
1. Tim yang akan bertanding di haruskan datang 10menit sebelum pertandingan di mulai
2. Tim yang terlambat akan di beri toleransi waktu selama 10 menit dari waktu
pertandingan dan jika melewati tolerasi waktu maka panitia berhak menyatakan WO pada
tim tersebut
3. Tim yang akan bertanding harus mengisi daftar pemain yang telah di sediakan panitia
4. Sebelum pertandingan wasit akan mengundi untuk menetukan tim mana yang akan
memukul ( mantok) dan yang akan melepas ( Ngorong) untuk pertama kali
5. Tim yang bertanding harus menaruh gansing yang akan di gunakan bertanding pada rak
yang telah di sediakan oleh panitia.
6. Pemain sudah harus berpakaian lengkap sebelum proses pengundian di mulai.
E. PERATURAN PERTANDINGAN
1. Setiap tim akan di berikan waktu masing masing 45 menit untuk melakukan pemukulan
( Mantok)
2. Waktumantok yang di sediakan biasa di rebut tim lawan jika tim yang punya waktu
kalah dalam adu putaran gansing, pengendel gabok, atau terjadi pelanggaran oleh pemain.
3. Memukul gansing ( Mantok)
a. Pemain yang akan memukul memasuki arena pertandingan setelah pemain pelepas
keluar di sertai dengan tiupan pluit dari wasit sebagai perintah agar pemain
memasuki arena pertandingan
b. Pemain yang sudah masuk arena untuk memukul tidak dapat di gantikan dengan
pemain lain dengan alasan apa pun
c. Pemain yang sudah masuk arena akan di berikan waktu tenggang 10 detik untuk
melakukan pukulan setelah pluit pertama, wasit akan meniup pluit kedua untuk
memperingankan pemain agar segera melakukan pemukulan, dan jika wasit menip
pluit ketiga tapi pemain belum melakukan pukulan maka wasit meniup pluit panjang
tanda pemain tersebut di anggap gagal melakukan pukulan
d. Pemain yang akan memukul harus berada di dalam arena dan tidak boleh melewati
garis batas yang telah ada jika di langgar maka pemukul tersebut di anggap gagal
e. Pemain pemukul tidak boleh menyentuh gansing lawan yang masih berputar baik
menggunakan badan, kaki, Kain dodot, tali ( alit) dan lainnya dan jika di langgar
maka tim tersebut di anggap kalah pada putaran tersebut dan di mulai putaran
selanjutnya.
f. Setelah memukul, gansing pemain pemukul tersebut tidak boleh menyentuh badan,
kaki, ataupun kain dodot pemain bersangkutan. Jika itu terjadi maka pemukul tersebut
di anggap gagal.
g. Ketika akan memukul,Pemain pemukul tidah boleh memasuki arena pertandingan
sambil merokok jika itu terjadi maka wasit akan memberikan peringatan dan jika itu
diulagi maka pemain tersebut di anggap gagal memukul.
h. Pemain harus memukul gansing pada bagian kayu dari gansing pelepas.
i. Gansing pemukul harus mengenai gansing pelepas dengan menggunakan paku.
j. Jika paku gansing mengenai besi gansing pelepas atau paku gansing mengenai tanah
terlebih dahulu maka pukulan itu di anggap gagal.
k. Gansing pemain pemukul harus jatuh di dalam arena pertandingan jika keluar maka di
anggap gagal.
l. Setelah melakukan pemukulan pemain pemukul segera keluar dari arena
pertandingan.
m. Jika Pemukul terakhir ( pengendel) gagal memukul ( Gabok ) maka tim pemukul
tersebut di nyatakan kalah dan putaran selanjutnya sebagai tim pelepas
4. Belepas ( Ngorong)
a. Pemain pelepas memasuki arena pertandingan setelah wasit mempersilahkan dengan
1 tiupan plut. Wasit akan meniup untuk kedua kalinya jika pemain pelepas belum
memasuki arena dan jika wasit telah meniup pluit sampai 3 kali dan pemain pelepas
belum memasuki arena maka pemain pelepas di anggap gagal
b. Kaki maupun anggota badan dari pemain pelepas tidak boleh keluar selama proses
belepas sedang berlansung jika itu terjadi maka pemain tersebut di anggap gagal.
c. Pemain pelepas tidah boleh menyentuh gansing lawan yang masih berputar
menggunakan gansing,badan, kain dodot, tangan, kaki maupun tali dan benda lainya.
jika itu terjadi maka tim tersebut di anggap kalah pada putaran tersebut dan di mulai
putaran baru.
d. Pemain pelepas harus melepas gansingnya dengan jarak minimal 30 cm dari gansing
lawan.
e. Pemain tidak di perbolehkan merokok selama belepas.
f. Pemain pelepas di berikan kesempatan untuk memperbaiki posisi dan jarak
gansingnya sebelum keluar dari arena.
g. Pemain Pelepas di anggap gagal jika gansing pelepas berhenti berputar atau bagian
lengker ( Besi pinggir gansing) menyentuh tanah sedangkan pemainpemukul belum
melakukan pukulan.
h. Jika waktu melepas gansing, gansing pemain pelepas keluar dari arena pemain
tersebut dapat menarik gansingnya ke dalam tetapi kaki pemain tersebut harus tetap di
dalam arena
i. Tidak di perbolehkan melepas gansing di luar arena atau melewati garis yang sudah
di tentukan jika itu terjadi maka pemain itu di anggap gagal.
j. Jika 3 orang gagal melakukan belepas dalam satu putaran sengaja maupun tidak maka
tim tersebut di anggap kalah pada putaran tersebut dan di mulai putaran baru.
k. Jika pelepas terakhir gagal dalam belepas maka tim tersebut dinyatakan kalah dalam
round tersebut dan di mulai round selanjutnya.
5. Adu Putaran.
a. setelah pengendel melakukan pemukulan maka untuk menentukan pemenang pada
round tersebut adalah adu putaran gansing.
b. Adu putaran gansing berlansung selama ada gansing pelepas yang masih berputar dan
pengendel pemukul tidak gabok.
c. Selama adu putaran gansing pemain dari kedua tim tidak di perbolehkan mengambil
gansing yang berda di dalam arena ( gansing mati maupun yang masih berputar)
d. Selama adu putaran gansing pemain harus berada di luar arena pertandingan.
e. Jika dalam adu putaran gansing ada pemain dari salah satu tim yang bertanding
memasuki arena maka tim tersebut menyatakan diri kalah dalam adu putaran gansing
f. Gansing dinyatakan kalah dalam adu putaran jika sisi luar gansing ( lengker gansing)
telah menyentuh tanah.
g. Tim yang menang dalam adu putaran gansing akan menjadi tim pemukul pada round
berikutnya.
F. SISTEM PENILAIAN
1. Tim yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak di nyatakan sebagai pemenang
pertandingan.
2. Pemain yang berhasil dalam memukul mendapat poin 1 ( satu )
3. Pemain yang gagal memukul mendapatkan 0 poin
4. Pemain yang memukul dengan cara yang kasar menggunakan lengker gansing mendapat
Minus poin, ini akan berinplikasi pada pemotongan poin tim tersebut.
5. Tim akan mendapat 1 poni jika tim lawan gagal melepas gansing ,dan seorang tim
pemukul melepas satu gansing dan tidak melakukan pemukulan.
6. Keseragaman pakaian mendapat poin 5
7. Keseragam gansing bawah mendapat poin 5
8. Poin pemain akan di jumlahkan menjadi poin tim jika pada round tersebut tim pemukul
memenang dalam adu putaran gansing ( Bebetahan)
9. Jika tim pemukul kalah dalam adu putaran atau pengendel gabok maka poin tim akan
menjadi nol pada round tersebut
G. PERGANTIAN PERMAIN
1. Jumlah pemain cadangan 5 orang
2. Sebelum melakukan pergantian pemain tim harus melaporkan ke panitia.
3. Tim dapat menggantikan pemain cadangannya selama pemain cadangan yang diganti
tidak pernah bermain.
4. Tidak di perkenankan memasukan pemain cadangan dari pemain yang pernah
bermain dari tim lain
5. Dalam satu pertandingan Pemain yang sudah di gantikan tidak dapat bermain kembali
pada pertandingan tersebut.
6. Jika kelima pemain cadangan yang sudah terdaftar tersebut sudah bermain pada
pertandingan sebelumnya maka tim tidak di perbolehkan lagi mendaftarkan pemain
cadangan baru.
H. KETENTUAN LAIN.
1. Sewaktu waktu jadwal bisa berubah dan akan kami konfirmasikan ke pada semua tim
yang akan bertanding
2. Selam pertandingan berlansung keputusan tidak dapat di gangu gugat.
3. Hal hal yang belum jelas dapat di tanyakan kepada panitia.
Peraturan ini di buat berdasarkan hasil tehnical meting yang berlansung pada hari
minngu 3 agustus 2014.

Panitia
Institut Film Cup

Ketua Sekertaris

Iwan Bangun Farmady Saefuddin Ramdhani