Anda di halaman 1dari 2

Nama : Muhammad Afrizaldi Rahman

NIM : P07131118140
Prodi : DIII Gizi
Matkul : Kesehatan Masyarakat
Materi : Penyebab Keracunan Makanan

“SOAL PILIHAN GANDA”


1. Banyak yang tidak menyadari bahwa makanan merupakan perantara penyebaran penyakit
yang paling umum. Sayangnya, makanan yang terkontaminasi bakteri bisa tidak
menunjukkan perubahan rasa, warna, dan aroma apapun. Begitu pula dengan
gejala kontaminasi makanan yang sekilas mirip dengan sakit perut  biasa. Makanya, gejala
keracunan makanan sering tidak disadari benar. Padahal pada beberapa kasus, keracunan
makanan dapat berujung kematian. Dibawah ini langkah-langkah dalam mencegah keracunan
akibat makanan……Kecuali
a. Cuci semua sayur dan buah yang tidak Anda kupas hingga bersih.
b. Bersihkan semua peralatan memasak yang Anda gunakan dengan sabun dan air panas.
c. Tambahkan garam dan penyedap pada masakan agar rasanya lebih enak.
d. Jangan minum air dari sungai atau sumur yang tidak disterilkan.
e. Masukkan makanan sisa ke dalam wadah dengan tutup yang rapat, simpan di kulkas

2. Kontaminasi makanan yang disebabkan oleh organisme menular tertentu bisa terjadi pada
tahap apa pun, misalnya saat proses produksi, penyimpanan, pengiriman, atau  saat
mempersiapkannya. Makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah jenis makanan
mentah dan makanan siap saji. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menyebabkan
makanan terkontaminasi…. Kecuali

a. Makanan yang tidak dimasak hingga matang.


b. Menyimpan makanan tidak di dalam kulkas dan malah membiarkannya di suhu udara biasa
terlalu lama.
c. Adanya risiko kontaminasi silang.
d. Mengonsumsi makanan yang tersentuh orang yang sedang sakit.
e. Makanan yang dihidangkan tanpa tambahan garnish.
3. Setelah Anda mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi, terdapat beberapa faktor
yang menentukan kemunculan dan tingkat keparahan gejala, yaitu
a. Jumlah makanan terkontaminasi yang dikonsumsi.
b. Usia.
c. Jenis organisme penyebab infeksi.
d. Kondisi kesehatan secara umum
e. Semua jawaban benar.

4. Bakteri ini bisa ditemukan pada makanan kaleng dengan tingkat keasaman yang rendah,
seperti asparagus, kacang hijau, buah bit, dan jagung. Selain itu, bakteri ini juga dapat
ditemukan di potongan bawang berminyak, lada, tomat, kentang rebus yang dibungkus
dengan kertas aluminium, hingga ikan kalengan. Bakteri ini menyebabkan konstipasi hingga
kelumpuhan otot-otot tubuh karena adanya racun terhadap saraf. Masa inkubasi bakteri ini
adalah 18-36 jam. Bakteri yang dimaksud adalah…….
a. Clostridium botulinum  (C. botulinum).
b. Salmonella.
c. Escherichia coli (E. coli)
d. Shigella.
e. Listeria.

5. Bayi dan anak-anak rentan terkena keracunan akibat mengkonsumsi makanan. Hal ini
karena….
a. Pada masa ini mereka belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang berkembang.
b. Perubahan metabolisme dan sirkulasi pada masa anak-anak.
c. Sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan yang dipengaruhi usia.
d. Penyakit yang diderita mengakibatkan penurunan kekebalan tubuh.
e. Sistem kekebalan tubuh belum terbentuk.