Anda di halaman 1dari 2

PREWORK MATERI PELAJARAN

NAMA DIKLAT : SPECIALIST EDUCATION (SE) I


MATERI PELAJARAN : DEVELOPING PEOPLE
NAMA INSTRUKTUR : DIDI RAHMAD
HARI / TANGGAL : RABU / 7 APRIL 2021
NAMA PESERTA / NIP : KGS M AMIR AMRULLAH / 93151029ZY
UNIT KERJA : PLN UIW BANGKA BELITUNG

Lesson Learn :
Setiap orang membutuhkan pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan untuk membantu mereka
menjadi lebih efektif, dan mengambil tantangan yang lebih besar. Dalam Pengembangan orang lain
terdapat 3(tiga) unsur yang terkandung:
1. Memulai dari diri sendiri, Sikap Anda dalam mencari pengetahuan dan berhasrat dalam
pengembangan akan menentukan cara anda mengembangkan orang lain. Sikap positif dan
antusias Anda sangat dibutuhkan bawahan ketika mereka akan dikembangkan. Bawahan anda
dapat merasakan bahkan mengikuti ritme Anda dalam melakukan pengembangan. Ketika Anda
bersungguh - sungguh meningkatkan keterampilan anda sendiri maka sikap anda akan menjadi
antusias, penuh gairah dan menunjukkan semangat. Bawahan Anda juga akan merasakan hal itu
dan tertular oleh semangat positif Anda.
2. Mendorong orang lain, Ketika anda dapat membangun sikap positif dalam pengembangan diri
sendiri, maka Anda memiliki modal yang cukup dalam mendorong pengembangan orang lain.
Dalam mengembangkan orang lain, Anda perlu memiliki kesadaran untuk mendorong
pengembangan bawahan Anda. Anda perlu memperluas kemampuan untuk dapat memahami
kebutuhan, menggali potensi dan meningkatkan ketrampilan.
3. Menerima Manfaat, Setelah Anda mengembangkan orang lain, saatnya Anda memetik keuntungan.
Evaluasi dan gali hal – hal yang sudah dipelajari dari orang lain. Anda mulai belajar untuk
memahami dampak proses pengembangan. Anda mulai mencari tahu hal – hal yang dapat
dilakukan untuk memperkuat hasil pengembangan. Tanpa disadari, Anda juga belajar dari bawahan
Anda. Anda menjadi lebih perhatian dan mampu memperhatikan perubahan – perubahan dalam diri
bawahan Anda.

Dalam menjalankan paradigma pengembangan SDM terdapat 5(lima) langkah yang harus dilakukan
yakni :
1. Langkah 1 : MEMAHAMI POTENSI & KOMPETENSI, Untuk memahami potensi harus mengenali
kemampuan bawahan karena kemampuan dan karakteristik setiap bawahan pasti berbeda dari
masing masing individu. Dengan beberapa metode untuk mengenali bawahan antara lain: asusmsi
umum, bertanya kepada bawahan secara langsung, mencari referensi orang lain, pengamatan
lapangan secara acak, observasi lapangan dan data-data kinerja, interview dengan bawahan

“Simple – Inspiring – Performance – Phenomenal”


Resume Maximal 2 halaman 1
PREWORK MATERI PELAJARAN

NAMA DIKLAT : SPECIALIST EDUCATION (SE) I


MATERI PELAJARAN : DEVELOPING PEOPLE
NAMA INSTRUKTUR : DIDI RAHMAD
HARI / TANGGAL : RABU / 7 APRIL 2021
NAMA PESERTA / NIP : KGS M AMIR AMRULLAH / 93151029ZY
UNIT KERJA : PLN UIW BANGKA BELITUNG

2. Langkah 2 : MERENCANAKAN PENGEMBANGAN, Setelah memahami kebutuhan bawahan,


seorang atasan harus mampu merencanakan pengembangan kompetensi bawahannya.
Pengembangan kompetensi dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut: Pelatihan
lokakarya,Pengkayaan Pekerjaan, Penugasan Khusus,e-learning, on the job
development,Mentoring, , seminar, action based learning, coach dan conceling, dll.
3. Langkah 3 : MELAKUKAN COACH DAN COUNCELING, Banyak masalah yang muncul jika tidak
melakukan coaching & counseling, antara lain: Bawahan tidak dapat mengembangkan
kemampuan, Memiliki permasalahan sendiri yang menimbulkan perilaku negatif dalam bekerja dan
terjadi konflik,Coaching dan counseling diperlukan untuk pengembangan SDM sehingga dapat
melaksanakan tugas dengan baik.Coaching dapat dilakukan dengan secara serentak,antara atasan
dengan beberapa bawahan,sedangkan consellig sebaiknya dilakukan dengan cara face to face
atau secara langsung dengan bawahan secara individual,agar dapat lebih terbuka dan focus dalam
penyelesaian karena conselling lebih bersifat pribadi.
4. Langkah 4 : MEMBERIKAN CONTOH DAN DEMONSTRASI, Mendemo suatu pekerjaan atau
meemberikan contoh secara langsung pada sebuah pekerjaan dalam rangka mengembangkan
bawahan, maka seorang atasan terlebih dahulu memahami dan menguasai secara penuh jenis
pekerjaan yang akan didemontrasikan. Selain demo langsung dengan cara membuat modul
pelaksanaan kerja atau SOP dari pekerjaan yang disertai ukuran indikator kinerja.juga dianggap
efektif dan yang terpenting adalah membuat dokumentasi pelaksanaan demontrasi.
5. Langkah 5 : MENGEVALUASI PEMBERDAYAAN, Progres pekerjaan merupakan dasar dari
sebuah evalusai dari suatu pekerjaan ,Evaluasi kemajuan dilaksanakan untuk melihat apakah
proses pengembangan SDM dapat berjalan dengan baik. Setiap evaluasi bisa mengetahui hasil
yang dicapai sehingga bisa memberikan apresiasi kepada bawahan yang sudah menunjukkan
peningkatan perilaku dan dapat memotivasi perubahan perilaku kepada bawahan. Jika belum
tercapai hasil sebaiknya evaluasi akan memberikan gambaran dimana kendala sehingga
pengembangan orang lain tersebut tidak berhasil.

“Simple – Inspiring – Performance – Phenomenal”


Resume Maximal 2 halaman 2