Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KOTA BEKASI

DINAS PERUMAHAN KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) /


SPESIFIKASI TEKNIS

SKPD : DINAS PERUMAHAN KAWASAN PERMUKIMAN


DAN PERTANAHAN KOTA BEKASI
NAMA PA/KPA : JUMHANA LUTHFI, S.Sos., M.Si.
NAMA PPK : GIYARTO, S.Sos., M.Si.
KODE ANGGARAN : 1 . 01 . 02 . 2.02 . 13-1
NAMA PROGRAM : Program Pengelolaan Pendidikan
NAMA KEGIATAN : Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah
Pertama
NAMA PEKERJAAN : Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota
Bekasi (Bantuan DKI)

TAHUN ANGGARAN 2021


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)/
SPESIFIKASI TEKNIS
Pekerjaan : Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota Bekasi (Bantuan DKI)

1. Latar Belakang
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat perlu adanya peningkatan
sarana dan prasarana yang mendukung demi kelancaran proses pelayanan
kepada masyarakat oleh sebab itu kebutuhan akan gedung pelayanan masyarakat
sangatlah diperlukan, dari latar belakang tersebut maka perlu adanya
penyelenggaraan kegiatan Belanja Modal Pengadaan Konstruksi untuk pekerjaan
Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota Bekasi (Bantuan DKI)

Selanjutnya dalam rangka memenuhi kebutuhan akan bangunan gedung


Pemerintah perlu adanya dukungan dari berbagai pihak (stakeholders) untuk
membantu memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan seperti sarana
dan prasarana bangunan yang layak yang memenuhi syarat dan setiap
pelaksanaan pembangunan harus diwujudkan sebaik-baiknya sehingga mampu
memenuhi secara optimal fungsi bangunannya, andal dan dapat dijadikan teladan
bagi lingkungannya serta berkontribusi positif terhadap pelayanan kepada
masyarakat.

Adapun seluruh prosesnya terdiri dari kegiatan pengendalian dan pelaksanaan,


yang meliputi tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan serta
tahap pemanfaatan, dan Untuk mencapai Kriteria teknik konstruksi secara
kwalitas yang disesuaikan dengan pembiayaan yang ada diperlukan adanya
kerjasama menyeluruh dalam proses Penyelenggaraan Kegiatan Belanja Modal
Pengadaan Konstruksi pekerjaan Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota
Bekasi (Bantuan DKI) diantaranya bersama kontraktor pelaksana serta konsultan
pengawas.

Kerangka Acuan Kerja ini dibuat sebagai pedoman bagi Pejabat Pembuat
Komitmen dan Pelaksana pekerjaan dalam melaksanakan tugasnya, sehingga
dapat tercapai kinerja yang tinggi dengan hasil sesuai dengan spesifikasi teknis
yang telah ditentukan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
2. Maksud dan Tujuan
a) Maksud
Kerangka Acuan Kerja (KAK) merupakan pedoman yang berisikan persyaratan
dalam pelaksanaan pekerjaan Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota
Bekasi (Bantuan DKI) yang antara lain memuat masukan (input), spesifikasi
Teknis dan keluaran (output) yang harus dipenuhi, dan diperhatikan dalam
pelaksanaan pekerjaan.
b) Tujuan
Tersedianya sarana dan prasarana perkantoran pelayanan umum yang
refresentatif.
Target/Sasaran
Target / sasaran yang ingin dicapai dalam pekerjaan pengadaan konstruksi
adalah hasil 12 tentunya bermanfaat bagi para penentu kebijakan diantaranya
bagi :
• Instansi/Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan;
• Ekonomi;
• Masyarakat

3. Nama Organisasi Pengadaan Barang/Jasa


Nama organisasi yang menyelenggarakan / melaksanakan pekerjaan pengadaan
konstruksi :
a) K/L/D/I : Pemerintah Kota Bekasi
b) Satker/SKPD : Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan
c) PPK : Giyarto, S.Sos., M.Si.

4. Sumber Dana Dan Perkiraan Biaya


a) Sumber dana Pengadaan Konstruksi pekerjaan Belanja Modal Rehabilitasi
Total SMPN 27 Kota Bekasi (Bantuan DKI) dibiayai dari sumber pendanaan
Bantuan Provinsi DKI Jakarta.
b) Total Perkiraan biaya yang diperlukan untuk Pengadaan Konstruksi adalah
sebesar Rp. 3.366.394.080,00
c) Nilai Total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp.3.312.883.860,00

5. Ruang Lingkup, Lokasi Pekerjaan, Fasilitas Penunjang:


a) Ruang Lingkup : Pengadaan Pekerjaan konstruksi Bangunan Gedung Belanja
Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota Bekasi (Bantuan DKI), sesuai yang
tercantum dalam rincian anggaran biaya.
b) Lokasi Pekerjaan Konstruksi di Kel. Sumur Batu Kec. Bantargebang
6. Jangka Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan pekerjaan Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota Bekasi
(Bantuan DKI) Tahun Anggaran 2021 dengan jangka waktu pekerjaan selama 150
(seratus lima puluh) hari Kalender, terhitung dari keluarnya Surat Perintah Mulai
Kerja (SPMK) dan masa pemeliharaaan pekerjaan konstruksi 180 (seratus delapan
puluh) hari kalender.

7. Persyaratan Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa


1. Peserta yang melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) maka jumlah anggota KSO
dapat dilakukan dengan batasan paling banyak 3 (tiga) perusahaan dalam 1
(satu) kerjasama operasi untuk pekerjaan yang bersifat tidak kompleks dan
untuk pekerjaan yang bersifat kompleks dibatasi paling banyak 5 (lima)
perusahaan.
2. Peserta yang berbadan usaha harus memiliki Izin Usaha Jasa Konstruksi
(IUJK);
3. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Kecil (K), serta
disyaratkan:
a. Klasifikasi Bidang Usaha : Bangunan Gedung
b. Subklasifikasi : Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan
Pendidikan (BG007).
Disyaratkan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku.
4. Mempunyai status valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi
Status Wajib Pajak;
5. Memiliki akta pendirian perusahaan dan akta perubahan perusahaan (apabila
ada perubahan);
6. Tidak masuk dalam Daftar Hitam, keikutsertaannya tidak menimbulkan
pertentangan kepentingan pihak yang terkait, tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau
yang bertindak untuk dan atas nama Badan Usaha tidak sedang dalam
menjalani sanksi pidana, dan pengurus/pegawai tidak berstatus Aparatur
Sipil Negara, kecuali yang bersangkutan mengambil cuti diluar tanggungan
Negara;
7. Memiliki pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan konstruksi dalam kurun
waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun
swasta termasuk pengalaman subkontrak;
8. Untuk kualifikasi Usaha Kecil yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun:
a. Dikecualikan dari ketentuan angka 7 untuk pengadaan dengan nilai paket
sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus
juta rupiah);
b. Harus mempunyai pengalaman pada bidang yang sama dalam kurun waktu 1
(satu) tahun, untuk pengadaan dengan nilai paket pekerjaan paling sedikit
Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling
banyak Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah

9. Memenuhi Sisa Kemampuan Paket (SKP) dengan perhitungan:


SKP = KP – P
KP = nilai Kemampuan Paket, dengan ketentuan:
(1) untuk Usaha Kecil, nilai Kemampuan Paket (KP) ditentukan
sebanyak 5 (lima) paket pekerjaan; dan
(2) untuk usaha non kecil (Menangah dan Besar), nilai
Kemampuan Paket (KP) ditentukan sebanyak 6 (enam) atau 1,2
(satu koma dua) N.
P = jumlah paket yang sedang dikerjakan.
N = jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat
bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir

10. Memiliki saldo rekening koran minimal sebesar 10% dari Nilai HPS, Dibuktikan
dengan penyampaian rekening koran 3 bulan terakhir dengan stempel basah
dari Bank.

8. Persyaratan Teknis
Penawaran memenuhi persyaratan teknis sebagai berikut:
a. Peralatan utama sesuai yang dipersyaratkan.
b. Personel manajerial sesuai yang dipersyaratkan.
c. Dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK).

9. Pekerjaan Utama
Pekerjaan utama yang diurai dalam metode pelaksanaan pekerjaan :
1. Pekerjaan Struktur
2. Pekerjaan Arsitektur
3. Pekerjaan Mekanikal Elektrikal

10. Peratalatan Utama


Peralatan utama yang diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan
konstruksi :
1. 2 (dua) unit Concrete Mixer Beton Kapasitas min. 0,25 m3
2. 1 (satu) unit Mobil Pickup min. 1200 CC dilengkapi KIR yang masih berlaku
3. 1 (satu) unit Waterpass Automatic Level akurasi min. 1 mm dalam 1 Km
double run, dilengkapi dengan hasil kalibrasi yamg masih berlaku
4. 1 (Satu) unit Truck Concrete Pump Kapasitas min.60 m3/jam, dilengkapi
KIR yang masih berlaku
5. 1 (satu) unit Bar bender dia. 6 - 30 mm
6. 200 (dua ratus ) set Scafolding min. tinggi 1,7 m'
11. Personel Manajerial
Personel yang diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan konstruksi :
1. 1 (satu) Orang Pelaksana, yang memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT)
Pelaksana Bangunan Gedung (TA 022)
2. 1 (satu) Orang Ahli K3 Konstruksi, yang memiliki Sertifikat Keahlian (SKA)
Ahli Muda K3 Konstruksi (603), yang memiliki pengalaman 3 (tiga) tahun.

12. Rencana Keselamatan Konstruksi


Menyampaikan rencana keselamatan konstruksi sesuai tabel jenis pekerjaan dan
identifikasi bahayanya di bawah ini :
No. Uraian Identifikasi
Pekerjaan Bahaya
1. Pekerjaan Struktur Beton :
1.Pekerjaan Pembesian 1.Tertusuk besi
2.Pekerjaan bekisting 2.Tertimpa kayu
3.pekerjaan pengecoran 3.Terjeblos saat pengecoran akibat
Bekisting/perancah rubuh.

13. Keluaran Produk Yang Dihasilkan


Keluaran / produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pengadaan konstruksi
Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota Bekasi (Bantuan DKI) adalah hasil
dari pembangunan fisik dari Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota
Bekasi (Bantuan DKI) Belanja Modal Rehabilitasi Total SMPN 27 Kota Bekasi
(Bantuan DKI) dan pekerjaaan lainnya sesuai dengan spesifikasi Teknis dan
Gambar.

14. Spesifikasi Teknis Pekerjaan Konstruksi


Spesifikasi Teknis Pekerjaan Konstruksi, meliputi :
1. Ketentuan penggunaan bahan / material yang diperlukan;
2. Ketentuan penggunaan peralatan yang diperlukan;
3. Ketentuan penggunaan tenaga kerja;
4. Metode kerja/prosedur pelaksanaan pekerjaan;
5. Ketentuan gambar kerja;
6. Ketentuan perhitungan prestasi pekerjaan untuk pembayaran;
7. Ketentuan pembuatan laporan dan dokumentasi;
8. Ketentuan mengenai penerapan manajemen K3 konstruksi (keselamatan dan
Kesehatan Kerja);

9. Lampiran-lampiran yang menjadi satu kesatuan dengan Kerangka Acuan


Kerja (KAK);
1. Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS)
2. Spesifikasi teknis (Material/Bahan)
3. Metode Pelaksanaan

Bekasi, 2021
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN

GIYARTO, S.Sos., M.Si.


NIP. 19640501 199203 1 008

Anda mungkin juga menyukai