Anda di halaman 1dari 1

PEMBERSIHAN RUANGAN PENCUCIAN

NO. DOKUMEN TERBIT KE 1 HALAMAN 1/1


022.00.05.01.2016

Ditetapkan Oleh
Standar Prosedur Tanggal Terbit Direktur Utama
Operasional

Dr. dr. Yefri Zulfiqar, Sp.B-SpU


NIP. 19700906200003105
Pengertian Membersihkan ruangan dari kotoran yang tertinggal dilantai

Tujuan Agar lantai dan ruangan bersih dari kotoran dan sampah medis yang tertinggal

Kebijakan 1. Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Andalas Nomor


023/SPO/RS-UNAND/II/2017 tentang Pembuatan Standar Prosedur
Operasional ( SPO ) Rumah Sakit Universitas Andalas
2. PerMenKes RI.N 1681/MenKes/Per/XII/2005, tanggal 27 Desember
2005

Prosedur 1. Setelah selesai operasional pencucian semua permukaan lantai disiram


dengan air
2. Setelah disiram dengan air baru diberi deterjen dan digundar
3. Kemudian dibiarkan kira-kira ½ jam untuk melunakkan kotoran/darah
yang tinggal dilantai
4. Setelah itu digundarkan kembali sambil disiram dengan air bersih
5. Setelah bersih kemudian dikeringkan dengan karet dan kain pel
6. Terakhir diberi lisol atau disinfektan untuk lantai agar tidak tertular
penyakit yang terbawa oleh linen-linen
7. Kemudian dikeringkan lagi dan ruangan pencucian tidak ada lagi aktifitas
8. Ruangan pencucian bersih dan siap untuk menerima linen besoknya
9. Begitu juga ruang linen bersih dipel dengan memakai desinfektan
10. Setelah ruang linen bersih dibersihkan tidak ada lagi aktivitas diruangan
tesebut
11. Ruangan linen bersih siap menerima proses linen bersih pada esok
harinya

Unit Terkait 1. Instalasi Laundry


2. Unit kerja terkait dilingkungan Rumah Sakit Universitas Andalas