Anda di halaman 1dari 2

 Memastikan seluruh kegiatan terlaksana dengan baik

sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai dengan efektif


dan efisien
Perencanaan merupakan suatu proses pemikiran untuk melakukan suatu  Kegiatan dapat terukur, sehingga dapat digunakan
kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu
sebagai alat diagnosis
 Dengan penetapan rencana maka dapat digunakan
sebagai alat kontrol

 Penentuan Tujuan  sejumlah Kegiatan/jenis aktifitas


sebuah program akan terdiri dari serangkaian langkah-
 Pengumpulan Data langkah yang harus diambil dalam rangka pencapaian
tujuan akhir. sebuah proyek yang pada kenyataannya
adalah sebuah rangkaian kesatuan aktivitas-aktivitas
 Penyusunan Program
yang diskrit
 Skala waktu/ durasi kegiatan
Setelah proyek dipecah menjadi serangkaian kegiatan,
persyaratan berikutnya adalah untuk menempatkan
skala waktu terhadap masing-masing dari mereka.

 Urutan Kegiatan
Sebagian besar dari proses perencanaan berkaitan
 Menentukan siklus yang cocok untuk inspeksi
dengan pemesanan dan urutan kegiatan-kegiatan dalam
cara yang logis dan penggantian.
 Perekaman Kemajuan  Menentukan metode yang mungkin
Rangkaian akhir dari suatu perencanaan adalah diterapkan.
pencatatan kemajuan proyek
 Menetapkan siklus kegiatan dalam bagan

1
Perencanaan Program bertujuan antara lain:
 Memepertahankan bangunan agar dapat digunakan, menjaga keselamatan dan dibenarkan  Jangka panjanglima tahunan atau lebih
secara hukum,
 Untuk mempertahankan kondisi bangunan pada level yang bisa diterima dan mencegah  Jangka menengahtahunan
makin buruknya struktur dasar bangunan dan pelayanan menggunakan metode pencegahan.
 Untuk melindungi utilitas bangunan sebagai aset dan mempertahankan nilainya.  Jangka pendekbulanan, mingguan, atau bahkan harian
 Untuk mempertahankan perbaikan mesin dan utilitas dalam kondisi yang maksimal untuk
melindungi kondisi fisik bangunan dan kekuatan produksinya dari sekarang.
 Dengan perencanaan yang efektif, untuk memastikan bahwa perawatan dilakukan, melebihi
jumlah tahun dalam perbuatan nyata yang mencerminkan prioritas pertimbangan yang hati-
hati.
 Dengan perencanaan yang benar, untuk memastikan bahwa penyelenggaraan dilakukan
dengan cara yang paling efektif untuk memastikan bahwa sumber daya yang sulit didapat
adalah nilai tertinggi dari uang yang sedang didapatkan dan kegunaan terbaik yang sedang
dibuat
 Untuk menyediakan kebutuhan untuk manajemen keuangan, khususnya dalam mengontrol
anggaran, dan membantu manajer perawatan dalam tawar-menawar mengenai sumber
keuangan.
 Sebagai bagian dari skenario fasilitas manajemen yang lebih luas, membantu manajemen
untuk menghubungkan perbaikan program dan perawatan kepada permintaan dan alternatif
lain, seperti refurbishment, pengembangan kembali, atau mengubah kebijakan sewa-
menyewa.